cover
Contact Name
Fajar Ari Widiyatmoko, S.Pd., M.Pd.
Contact Email
jendela-olahraga@upgris.ac.id
Phone
+6285726821718
Journal Mail Official
jendela-olahraga@upgris.ac.id
Editorial Address
Universitas PGRI Semarang, Semarang, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jendela Olahraga
ISSN : 25279580     EISSN : 25797662     DOI : https://doi.org/10.26877/jo.vxxix
Core Subject :
Focus and Scope Jendela Olahraga particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of sport areas as follows: 1. Physical Education 2. Sports Tourism 3. Sport Coaching 4. Physical Activities 5. Sports Biomechanics 6. Sports Pedagogy 7. Sports Physiology 8. Sports Psychology 9. Traditional Sports
Arjuna Subject : -
Articles 41 Documents
Pengaruh Latihan Imagery dan Shootlock Terhadap Akurasi Tendangan Sepak Bola di SSB Persisac U-14 Eka Bagas Fahrudiana; Muh. Isna Nurdin Wibisana; Danang Aji Setyawan
Jendela Olahraga Vol. 11 No. 01 (2026): Januari 2026
Publisher : UPT Penerbitan Universitas PGRI Semarang Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v11i1.134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan latihan imagery dan penggunaan alat bantu shootlock terhadap peningkatan akurasi tendangan pada pemain sepak bola. Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya akurasi tendangan yang menyebabkan banyak peluang emas terbuang, serta kejenuhan pemain terhadap metode latihan yang monoton. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pretest dan posttest. Subjek penelitian berjumlah 22 pemain yang seluruhnya diberikan perlakuan imagery training. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest.  Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen murni (true experimental) dengan desain pre-test dan post-test menggunakan pendekatan matched subject design. es yang digunakan adalah  tes  menembak  bola  ke  sasaran  (shooting). Analisis data dilakukan melalui uji statistik deskriptif dan uji hipotesis non-parametrik Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor rata-rata akurasi tendangan, yaitu dari  pada pre-test dan postes meningkat menjadi Rata-rata skor pretest adalah 33.64 dengan standar deviasi 17.333, sedangkan rata-rata skor posttest meningkat menjadi 66.82 dengan standar deviasi 16.442. Hasil uji hipotesis mengonfirmasi signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), yang berarti hipotesis nol ditolak. Kesimpulannya, metode latihan imagery dan shootlock memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan teknik shooting pemain, sehingga metode ini efektif diterapkan dalam program latihan. Temuan penelitian ini diharapkan pada pelatih atau pembina  guru olahraga klub sepak dalam meningkatkan akurasi tendangan pemain, latihan menendang menggunakan imagery merupakan latihan yang  lebih efektif digunakan.
Pengaruh Permainan Tradisional Gobak Sodor Untuk Meningkatkan Minat Siswa Materi Kebugaran Jasmani Rizka Lisa Firnanda; Bertika Kusuma Prastiwi; Osa Maliki
Jendela Olahraga Vol. 11 No. 01 (2026): Januari 2026
Publisher : UPT Penerbitan Universitas PGRI Semarang Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v11i1.165

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk menganalisis efektivitas penerapan permainan tradisional Gobak Sodor dalam meningkatkan minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), terutama pada pokok bahasan kebugaran jasmani. Pendekatan yang diterapkan pada studi ini ialah kuantitatif melalui rancangan pre-eksperimental dan menerapkan desain one group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 59 siswa kelas VII dan VIII SMPN 12 Semarang yang ditentukan menggunakan teknik cluster random sampling. Pengambilan data dilangsungkan dengan memanfaatkan kuesioner tertutup berbasis skala Likert. Data yang diperoleh dianalisis melalui penerapan statistik deskriptif, pengujian normalitas, serta uji Wilcoxon Signed Rank Test. Temuan analisis menjabarkan ada peningkatan skor rata-rata minat belajar siswa, dari 35,24 pada pengukuran awal (pretest) menjadi 68,51 setelah diberikan perlakuan (posttest). Selain itu, hasil uji Wilcoxon menghasilkan skor signifikansi yakni sejumlah 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara minat belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan permainan. Maka, bisa disimpulkan permainan tradisional Gobak Sodor terbukti efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa terhadap materi kebugaran jasmani pada pembelajaran PJOK.
Pengaruh Play-Based Learning dan Motivasi Siswa pada Motorik Dasar Kasti Muhamad Shohibul Marom; Osa Maliki; Titis Nurina
Jendela Olahraga Vol. 11 No. 01 (2026): Januari 2026
Publisher : UPT Penerbitan Universitas PGRI Semarang Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v11i1.194

Abstract

Studi ini mempunyai tujuan guna menganalisis pengaruh penerapan model Play-Based Learning dan motivasi belajar pada kecakapan motorik dasar murid dalam pembelajaran kasti di MA Miftahul Huda. Penelitian memakai pendekatan kuantitatif metode pra-eksperimental melalui desain One Group Pretest–Posttest Design. Populasi studi meliputi semua murid kelas X MA Miftahul Huda, yakni 20 murid, memakai teknik perolehan total sampling. Alat pengumpulan data berupa kuesioner untuk mengukur penerapan Play-Based Learning (X1) dan Motivasi Belajar (X2), serta lembar observasi untuk menilai kemampuan motorik dasar siswa (Y). Analisa data dilakukan memakai pengujian paired t-test serta pengujian Wilcoxon berdasarkan temuan uji normalitas. Temuan studi memperlihatkan adanya peningkatan yang signifikan pada penerapan Play-Based Learning, Motivasi Belajar, dan kemampuan motorik dasar siswa setelah perlakuan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran berbasis bermain bisa menaikkan partisipasi murid, memperkokoh motivasi belajar, juga mengoptimalkan penguasaan keterampilan motorik dasar dalam permainan kasti. Dengan demikian, model Play-Based Learning efektif guna menaikkan motivasi belajar juga kecakapan motorik dasar murid pada pembelajaran pendidikan jasmani. Studi lanjutan dianjurkan memakai desain eksperimen murni dengan kelompok kontrol guna memperkuat validitas temuan.
Evaluasi Implementasi Sport Education Model (SEM) Dalam Pendidikan Jasmani Di Sekolah Dasar Galih Dwi Pradipta; Osa Maliki; Fajar Widiyatmoko; Maftukin Hudah
Jendela Olahraga Vol. 11 No. 01 (2026): Januari 2026
Publisher : UPT Penerbitan Universitas PGRI Semarang Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v11i1.202

Abstract

Penelitian dilakukan untuk menganalisis guru Pendidikan Jasmani dalam menerapkan Sport Education Model (SEM) di sekolah dasar di Kota Semarang. Fokusnya adalah mengidentifikasi sejauh mana guru menerapkan SEM secara konsisten sesuai prinsip dasar model, serta faktor-faktor pendukung maupun penghambat dalam implementasikan SEM. Metode penelitian yang digunakan adalah survei daring kepada guru Pendidikan Jasmani yang telah mengikuti Program Pengembangan Keprofesian Guru (PKG) Pendidikan Jasmani. Guru Pendidikan Jasmani yang di survei untuk diteliti yaitu guru Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar yang sudah memiliki sertifikat pendidik di Kota Semarang sejumlah 79 Guru Pendidikan Jasmani SD. Instrumen penelitian berupa kuesioner disusun berdasarkan fitur utama SEM, meliputi perencanaan pra-musim, pembentukan tim tetap, peran siswa, sistem kompetisi, pencatatan hasil, dan perayaan akhir musim. Pengambilan data melalui google form, dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model SEM di sekolah: a) 68.8% kurang dari 7 pertemuan, b) 27.7% 7 s/d 10 pertemuan, c) 6.4% 11 s/d 14 pertemuan, d) 2.1% lebih dari 14 pertemuan. Kesimpulan bahwa penerapan model SEM sudah semua guru SD menerapkan, hanya saja tingkat pertemuannya masih kurang dari 7 pertemuan menunjukan hasil yang tinggi yaitu 68.8%. Penerapan SEM di pembelajaran PJOK tidak hanya fokus pada pengembangan fisik, tetapi juga untuk pembentukan karakter, keterampilan sosial, dan tanggung jawab siswa melalui pengalaman belajar.
Pengaruh Manajemen Organisasi Tim terhadap Kinerja Atlet dalam Lingkungan Olahraga Perguruan Tinggi Ali Mujadid Yusnit Faizatun Nuzula; Andi Saparia; Didik Purwanto; Amir; Fitriyani
Jendela Olahraga Vol. 11 No. 01 (2026): Januari 2026
Publisher : UPT Penerbitan Universitas PGRI Semarang Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v11i1.204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh manajemen organisasi tim terhadap kinerja atlet dalam konteks olahraga perguruan tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Sampel penelitian melibatkan 120 atlet mahasiswa yang berasal dari tiga perguruan tinggi negeri dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri atas kuesioner manajemen organisasi tim yang mencakup aspek perencanaan, koordinasi, kepemimpinan pelatih, dan komunikasi internal, serta instrumen kinerja atlet yang meliputi aspek fisik, teknis, psikologis, dan taktis. Seluruh instrumen telah melalui proses uji validitas dan reliabilitas. Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen organisasi tim berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja atlet (p < 0,05) dengan kontribusi sebesar 41%. Kepemimpinan pelatih dan komunikasi internal merupakan faktor yang memberikan pengaruh paling dominan terhadap peningkatan kinerja atlet. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan manajemen organisasi tim yang efektif memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan performa atlet di lingkungan olahraga perguruan tinggi.
Pengaruh Kecemasan Atlet Sepak Takraw Jawa Tengah Terhadap Capaian Prestasi POPNAS 2025 Hanif Syiefa Aljabar; Siti Baitul Mukarromah; Wahyu Arbanisa; Dewi Ayu Kusumaningtyas; Yogi Novia Lailla Rahmadhani; Hafit Hairul Amilin; Muhammad Ferdiansyah; Rizqie Windiyarto; Yudi Purnomo; Churia Dina Rahmatin; Bagus Kusuma Putra; Setya Rahayu
Jendela Olahraga Vol. 11 No. 01 (2026): Januari 2026
Publisher : UPT Penerbitan Universitas PGRI Semarang Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v11i1.232

Abstract

Penurunan performa tim sepak takraw Jawa Tengah pada POPNAS 2025 menjadi indikator perlunya pemahaman lebih mendalam mengenai faktor psikologis yang berkaitan dengan pencapaian prestasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tingkat kecemasan kompetitif terhadap prestasi atlet sepak takraw Jawa Tengah selama ajang POPNAS 2025. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif ex post facto, melibatkan 17 atlet melalui teknik total sampling. Tingkat kecemasan diukur menggunakan Sport Competition Anxiety Test (SCAT), sementara data prestasi diperoleh berdasarkan perolehan medali resmi POPNAS. Hasil menunjukkan bahwa 88,24% atlet memiliki kecemasan kategori tinggi, dengan rata-rata prestasi tetap tinggi (M = 4,00). Analisis regresi linear sederhana menghasilkan nilai R = 0,323; R² = 0,105; dan p = 0,206 (p > 0,05), yang menandakan bahwa kecemasan tidak berpengaruh signifikan terhadap capaian prestasi. Temuan ini memberikan pemahaman bahwa kecemasan kompetitif pada atlet berpengalaman dapat berfungsi sebagai pemicu kesiapan dan kewaspadaan tubuh (facilitating anxiety), sehingga performa tetap stabil. Temuan tersebut membuka peluang bagi kajian yang lebih luas mengenai kontribusi faktor teknis, fisik, taktis, dan atribut mental lainnya dalam menjaga konsistensi prestasi pada kompetisi tingkat nasional.
Skateboard Sebagai Ruang Ekspresi Anak Muda: Tren Sosial Baru Di Bumi Silampari Adika Fatahilah; Apri Suyatno; Irawan Adi Prasetyo; Rizki Kurniawan; Hendi Nur Yahya; Al Fahrierdian Saputra
Jendela Olahraga Vol. 11 No. 02 (2026): April 2026
Publisher : UPT Penerbitan Universitas PGRI Semarang Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v11i2.294

Abstract

Lubuklinggau sebagai kota yang berkembang di wilayah barat Sumatera Selatan menunjukkan dinamika sosial dan budaya yang semakin beragam, salah satunya melalui munculnya komunitas skateboard sebagai bentuk ekspresi dan gaya hidup generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna sosial aktivitas skateboard dalam budaya kota, keterkaitannya dengan pelaku UMKM lokal, serta peran pemerintah daerah dalam mendukung ruang publik yang inklusif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan 18 informan, terdiri dari 15 anggota komunitas skateboard aktif, 2 pelaku UMKM di sekitar Taman Olahraga Silampari dan Taman Kurma, serta 1 perwakilan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skateboard tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas olahraga, tetapi juga sebagai sarana ekspresi identitas anak muda, penguat solidaritas sosial komunitas, serta penggerak aktivitas ekonomi kreatif melalui interaksi dengan UMKM lokal. Dukungan pemerintah melalui penyediaan ruang publik turut memperkuat perkembangan kegiatan ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa skateboard memiliki dampak sosial, budaya, dan ekonomi yang positif bagi perkembangan kota, sehingga berpotensi menjadi bagian dari strategi pembangunan kota kreatif berbasis partisipasi pemuda dan pemanfaatan ruang publik secara inklusif.
Studi Biomekanika pada Teknik Shooting Peserta UKM Futsal Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur Minggus; Julianur
Jendela Olahraga Vol. 11 No. 01 (2026): Januari 2026
Publisher : UPT Penerbitan Universitas PGRI Semarang Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v11i1.307

Abstract

Shooting merupakan teknik fundamental dalam futsal yang berperan penting dalam penciptaan gol dan dipengaruhi oleh faktor biomekanika seperti sudut sendi, stabilitas tungkai tumpuan, dan kecepatan gerak tungkai. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik biomekanika teknik shooting peserta UKM Futsal Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif berbasis analisis video dua dimensi dengan perangkat lunak Kinovea. Subjek penelitian terdiri dari 15 pemain aktif UKM Futsal UMKT yang melakukan beberapa percobaan shooting ke arah gawang. Variabel yang dianalisis meliputi sudut lutut kaki tendang dan sudut tungkai tumpuan pada fase perkenaan, serta kecepatan gerak tungkai selama fase ayunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata sudut lutut kaki tendang sebesar 146,6°, sudut tungkai tumpuan sebesar 95,8°, dan kecepatan gerak tungkai sebesar 0,22°/s. Secara umum, nilai-nilai tersebut berada dalam rentang yang mendukung efektivitas shooting, namun masih ditemukan variasi antar individu yang mengindikasikan perbedaan konsistensi teknik, stabilitas tubuh, dan kemampuan transfer energi saat perkenaan bola. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa teknik shooting peserta UKM Futsal UMKT telah memenuhi prinsip biomekanika dasar, tetapi masih memerlukan peningkatan pada aspek konsistensi sudut sendi, stabilitas tungkai tumpuan, dan kecepatan ayunan tungkai melalui program latihan yang lebih spesifik dan berbasis analisis biomekanika.
Tingkat Kemampuan Roll Depan Pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 024 Samarinda Utara Muhammad Julhaedy; Galih Priyambada
Jendela Olahraga Vol. 11 No. 01 (2026): Januari 2026
Publisher : UPT Penerbitan Universitas PGRI Semarang Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v11i1.309

Abstract

Senam lantai merupakan salah satu materi penting dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di sekolah dasar karena berperan dalam mengembangkan keterampilan gerak dasar siswa. Salah satu gerakan dasar senam lantai adalah rol depan yang menuntut koordinasi, keseimbangan, dan kontrol tubuh yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan rol depan pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 024 Samarinda Utara. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 24 siswa melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa tes praktik rol depan yang dinilai menggunakan lembar observasi berdasarkan tiga indikator, yaitu sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa nilai rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator sikap awal memperoleh nilai rata-rata tertinggi (mean = 2,58), diikuti indikator pelaksanaan gerakan (mean = 2,13), sedangkan indikator sikap akhir memperoleh nilai rata-rata terendah (mean = 1,38). Secara kategorikal, sebagian besar siswa berada pada kategori tinggi dan sangat tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa kemampuan rol depan siswa secara umum sudah baik, namun masih diperlukan peningkatan pada aspek pelaksanaan gerakan dan sikap akhir. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi guru PJOK dalam merancang pembelajaran senam lantai yang lebih variatif dan terstruktur guna meningkatkan kualitas keterampilan gerak siswa.
Analisis Biomekanika Passing Bawah Bola Voli Siswa SMAN 2 Tenggarong Menggunakan Aplikasi Kinovea Arman Maulana; Julianur
Jendela Olahraga Vol. 11 No. 01 (2026): Januari 2026
Publisher : UPT Penerbitan Universitas PGRI Semarang Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v11i1.310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biomekanika teknik passing bawah pada dua siswa peserta ekstrakurikuler bola voli di SMA Negeri 2 Tenggarong menggunakan aplikasi Kinovea. Pemilihan subjek dilakukan secara purposive berdasarkan kriteria keaktifan dalam latihan dan penguasaan teknik dasar passing bawah. Analisis sudut persendian dilakukan pada tiga fase, meliputi fase persiapan, perkenaan, dan lanjutan. Pada fase persiapan, Subjek 1 menunjukkan sudut siku 157,6°, pinggul 140,8°, dan lutut 133,8°, sementara Subjek 2 menunjukkan 169,7°, 148,1°, dan 138,3°. Pada fase perkenaan, Subjek 1 memiliki sudut siku 170,7°, pinggul 137,5°, dan lutut 150,3°, sedangkan Subjek 2 memiliki 175,2°, 142,9°, dan 159,5°. Pada fase lanjutan, Subjek 1 memperlihatkan sudut siku 162,5°, pinggul 154,1°, dan lutut 158,8°, sementara Subjek 2 menunjukkan 170,3°, 145,2°, dan 155,2°. Hasil menunjukkan bahwa pola gerak kedua subjek telah mendekati prinsip biomekanika yang efektif, meskipun masih terdapat variasi individu dalam sudut gerak. Penggunaan Kinovea terbukti mendukung analisis gerak secara objektif sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi keterampilan dan peningkatan pembelajaran teknik olahraga di sekolah.