cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Mesin
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 222 Documents
ANALISA DAYA SEBAGAI PENGGERAK PADA MESIN PENGGORENG KERUPUK PASIR SEMI-OTOMATIS DILENGKAPI PENGATUR SUHU RAFI SYIHABUDDIN, MOHAMMAD
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 2, No 03 (2015): JRM. Volume 02 Nomor 03 Tahun 2015
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Mesin penggoreng kerupuk pasir merupakan mesin yang diciptakan untuk mempermudah pekerjaan dalam menggoreng kerupuk dengan media pasir panas. Mesin penggoreng kerupuk pasir yang sudah ada di pasaran merupakan mesin pengoreng kerupuk dengan penggerak motor listrik dan  ada pula yang masih digerakkan dengan penggerak manual. Kelemahan mesin yang sudah ada dipasaran adalah:  terhentinya proses produksi bila listrik padam, pekerja mudah lelah, putaran drum tidak teratur, suhu penggorengan tidak terkontrol sehingga mempengaruhi kualitas dan produktivitas kerupuk.Dalam perencanaan mesin penggoreng kerupuk pasir semi otomatis dilengkapi pengatur suhu ini dimulai dari menentukan kapasitas mesin penggoreng kerupuk pasir semi otomatis, merancang mekanisme mesin yang digunakan, menghitung daya yang dibutuhkan, menentukan komposisi transmisi, mendesain gambar detail mesin penggoreng kerupuk pasir semi otomatis dilengkapi pengatur suhu. Berdasarkan hasil perhitungan dalam perencanaan mesin ini tersusun atas 1 (satu) buah motor listrik AC 0,5 hp 1400 rpm, 1 (satu) buah gearbox dengan rasio reduksi 1/10,  jumlah gigi sprocket penggerak dan yang digerakkan masing-masing z1=14, z2=45, rasio reduksi puli yang direncanakan ipuli=1,06, diameter poros n2 dan n3 masing-masing 37 mm dan 50 mm dengan bahan poros ST42, kecepatan putar drum penggorengan 41,05 rpm, daya yang dibutuhkan P=0,17 hp, kapasitas alat yang didesain 60 kg/jam. Kata Kunci: Analisa Daya, Penggerak Mesin, Pengatur Suhu.
RANCANG BANGUN KOMPOR BATUBARA UNTUK KEBUTUHAN INDUSTRI RUMAH TANGGA SUBIANTORO, IRFAN
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 2, No 03 (2015): JRM. Volume 02 Nomor 03 Tahun 2015
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dunia industri merupakan hal yang tidak terpisahkan dengan proses produksi. Dalam perkembangannya perindustrian dituntut agar menghasilkan produk yang berjumlah besar. Maka dari itu, kita membuat cara manual menjadi lebih modern dimana pengerjaannya lebih mudah dan efisien. Kompor batubara yang ada di industri rumah tangga saat ini masih bersifat manual, belum ada kompor batubara yang panasnya bisa diatur (dinaikkan pada saat dibutuhkan temperatur tinggi dan diturunkan kalau butuh temperatur rendah). Penguasaan teori tanpa diimbangi dengan kegiatan praktek kurang efisien karena mahasiswa tidak mengetahui penerapan dari teori yang dipelajari. Kompor batubara yang berbasis modern dibuat untuk menunjang kebutuhan industri rumah tangga. Pengerjaan pada sistem mekanis meliputi rancangan permukaan ruang pembakaran, rancangan plat bagian atas kompor, rangka kompor briket batubara. Kata Kunci: Kompor Batubara, Rancangan dan Cara Pembuatan, Produktivitas.
RANCANG BANGUN MESIN PENGADUK ADONAN KERUPUK KAPASITAS 5 KG MUKHAFID,
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 2, No 03 (2015): JRM. Volume 02 Nomor 03 Tahun 2015
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kerupuk merupakan makanan ringan favorit masyarakat Indonesia, baik dari kalangan atas maupun kalangan bawah, baik pria maupun wanita, dari berbagai daerah di Indonesia mempunyai ciri khas dan cita rasa serta ukuran kerupuk yang beraneka ragam. Aspek yang dibutuhkan dalam industri kerupuk skala rumah tangga adalah kecepatan waktu produksi. Cara mengaduk adonan sebelum ada mesin dengan menggunakan tangan sambil diremas-remas, sampai adonan tidak lengket di tangan. Dengan begitu akan cepat terasa capai, maka dari itu membutuhkan tenaga dan waktu yang kurang efektif dan afisien. Dan akhirnya menggunakan kaki dengan cara di injak-injak, begitupun keringatnya jatuh ke adonan sehingga tidak higienis.Guna memenuhi aspek tersebut, kami tertarik untuk membuat Mesin Pengaduk Adonan Kerupuk. Melihat permasalahan tersebut, peneliti tertarik untuk membahasnya dalam Tugas Akhir, yang mana pada peneliti akan membahas dan merancang tentang “Rancang Bangun Mesin Pengaduk Adonan Kerupuk Kapasitas 5 Kg” Tahapan dari pembuatan mesin pengaduk adonan kerupuk ini terdiri dari ide rancangan, pengumpulan data, perhitungan yang antara lain adalah daya motor, tegangan yang diijinkan, daya rencana, momen puntir, tegangan geser yang diijinkan, diameter poros, dan tebal pelat yang kemudian adalah merancang produk yang membuat pengembangan konsep berupa gambar sketsa menjadi benda teknik. Dalam pembuatan mesin ini membuat dokumen produk berupa desain gambar kerja. Dan langkah terahir dalam menguji fungsi alat kemudian menyimpulkan hasil dari alat tersebut. Hasil perhitungan mesin pengaduk adonan kerupuk dengan kapasitas 5 kg yaitu, motor yang digunakan adalah motor listrik dengan kecepatan 1440 rpm. Tegangan yang diijinkan 16,78 kg/mm^2, daya rencana mesin 0,895 kw, momen puntir 17092,7 kg.mm, tegangan geser yang diijinkan 5,95 kg/mm^2, diameter poros pengaduk adalah 34 mm, dengan putarannya 51 rpm. Tebal pelat yang digunakan untuk penampung adalah 2 mm. Kata kunci : Rancang Bangun, Pengaduk Adonan Kerupuk
RANCANG BANGUN MESIN PENGADUK PETIS SEMI OTOMATIS FEBRIYANTO, DODI
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 2, No 03 (2015): JRM. Volume 02 Nomor 03 Tahun 2015
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sesuai hasil survey di UKM produsen petis, bahwa proses pemasakkan dan pengadukan petis masih dilakukan secara manual. Pengadukan dilakukan dengan tenaga manusia dan pemanasan menggunakan kayu bakar. Karena pemanasan menggunakan kayu bakar, maka hasil petis sering gosong dan rasanya cenderung pahit. Untuk mengatasi hal tersebut dalam tugas akhir ini dibuat Mesin Pengaduk Petis Semi Otomatis. Mesin ini pengadukannya menggunakan penggerak motor listrik dan pemanasan menggunakan kompor LPG yang sudah dilengkapi sistem kontrol suhu. Selain itu untuk mencegah terjadinya kegosongan petis, tabung pemasakkan didesain tidak bersentuhan langsung dengan api namun dilapisi water jacket. Dalam membuat mesin pengaduk petis semi otomatis ini menggunakan metode OPC, melalui metode ini akan ditentukan berbagai jenis proses produksinya dan urutan pengerjaannya. Berdasarkan hasil uji kinerja mesin pengaduk petis semi otomatis didapatkan data sebagai berikut: 1) Kapasitas produksi 100 Kg/3 jam (sekali proses produksi). 2) Kualitas petis hasil pemasakan tidak gosong dan rasa tidak pahit. 3) Proses pengadukan dengan menggunakan motor listrik sehingga mudah cara pengoperasiannya dan operator tidak mudah lelah . 4) Suhu pemanasan untuk memasak bisa dikendalikan (2000C) sehingga kualitas bisa terjaga dengan baik dan bisa menghemat bahan bakar gas LPG. Hasil rancang bangun Mesin pengaduk petis semi otomatis mempunyai spesifikasi sebagai berikut: 1) Dimensi rangka : Panjang 780 mm, Lebar 480 mm, Tinggi 2000 mm, 2) Penggerak : Motor AC 0,5 Hp; 110/220 V; 1400 Rpm. 3) Transmisi penggerak : Gearbox tipe 80, Rasio 1 : 20 ;Pulley belt motor – gearbox rasio 1:3 ; pulley belt gearbox – pengaduk rasio 1:2 ; kecepatan putar pengaduk 11,6 Rpm 4) Sistim kontrol : Termocontrol NX4 – 25, Selenoid Valve 10 Bar, 5) Dimensi drum penampung adonan petis : Drum Ø550 mm, Tinggi 1006 mm, Kapasitas 100 Kg; Gearbox penumpah drum tipe 50, Rasio 1: 30. Kata Kunci : Rancang Bangun, Pengaduk Petis, Water jacket
KINERJA MESIN PENGEROL PLAT BERGELOMBANG TRI SETYO HARSONO, RIO
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 3, No 01 (2015): JRM. Volume 03 Nomor 01 Tahun 2015
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Selama ini di Usaha Kecil Menengah (UKM) yang memproduksi plat bergelombang untuk pembuatan cetakan roti, pemotong kue dan lain-lain masih belum efisien. Hal ini karena di UKM tersebut proses produksinya masih menggunakan peralatan manual. Oleh karena itu diperlukan usaha untuk membantu industri tersebut dalam meningkatkan produktifitasnya, yaitu dengan cara dibuatkan mesin pengerol plat bergelombang. Untuk mengetahui unjuk kerja mesin pengerol plat bergelombang yang telah dibuat maka dilakukan pengujian kinerja mesin pengerol tersebut. Mesin pengerol yang dibuat ini mempunyai dimensi  panjang 550 mm, lebar 400 mm, dan tinggi 1200 mm. Komponen utama mesin adalah motor listrik 1400 rpm, speed reducer 1:50 dan sprocket dengan diameter 980 mm, 780 mm, 650 mm, dan 600 mm. Pada pengujian pertama menggunakan sprocket diameter 650 mm pada as pengerol dan sprocket diameter 600 mm pada as speed reducer menghasilkan putaran pada pengerol 25 rpm. Untuk mengerol 5 lembar plat ukuran 480 mm x 300 mm x 0,5 mm diperlukan waktu 10 detik. Bentuk gelombang yang dihasilkan kurang baik, yaitu bentuk gelombang kurang lurus, dan tinggi gelombang kurang seragam. Pada pengujian kedua menggunakan sprocket diameter 780 mm pada as pengerol dan sprocket diameter 600 mm pada as speed reducer menghasilkan putaran pada pengerol 21 rpm. Untuk mengerol 5 lembar plat ukuran 480 mm x 300 mm x 0,5 mm diperlukan waktu 12 detik. Bentuk gelombang yang dihasilkan sangat baik. Pada pengujian ketiga menggunakan sprocket diamater 980 mm pada as pengerol dan sprocket diameter 600 mm pada as speed reducer menghasilkan putaran 17 rpm. Untuk mengerol 5 lembar plat ukuran 480 x 300 x 0,5 mm diperlukan waktu 15 detik. Bentuk gelombang yang dihasilkan sangat baik, sama baiknya dengan pengerolan pada putaran pengerol 21 rpm namun membutuhkan waktu yang lebih lama. Berdasarkan hasil pengujian unjuk kerja mesin pengerol plat bergelombang diatas maka untuk meningkatkan produktifitas UKM yang memproduksi plat bergelombang direkomendasikan untuk menggunakan kecepatan putar pengerol 21 rpm. Kata Kunci: Mesin Pengerol Plat Bergelombang
REINSTAL BIKE LIFT PADA LABORATORIUM PRAKTEK SEPEDA MOTOR HIDAYATULLAH, REALISTA
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 3, No 01 (2015): JRM. Volume 03 Nomor 01 Tahun 2015
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Laboraturium sepeda motor Teknik Mesin Unesa terdapat sebuah alat yang digunakan untuk membantu mahasiswa dalam kuliah praktikum. Alat itu digunakan untuk mengangkat kendaraan agar mudah dalam proses pembongkaran dan perbaikan. Selain kendaraan alat untuk memperbaiki kendaraan pun juga harus ikut berkembang agar dapat menyesuaikan dengan teknologi sekarang dan mempermudah mekanik dalam memperbaiki kendaraan. Dari mulai alat yang sederhana sampai yang menggunakan teknologi canggih. Seperti bike lift adalah sebuah alat pengangkat kendaraan sepeda motor agar dapat mempermudah mekanik memperbaiki dan reparasi kembali kendaraan sepeda motor. Perbaikan bike lift pada laboratorium agar dapat digunakan kembali sebagai alat bantu media pembelajaran mahasiswa. Jadi perbiakan dilakukan dengan memahami cara kerja dari bike lift. Kemudian mengamati dan menganalisa kerusakan yang yang terdapat pada bike lift. Menentukan cara perbaikan seperti apa yang dilakukan. Setelah itu memperbaiki bike lift, dengan mengganti komponen yang rusak Serta memperbarui sistem bike lift agar lebih praktis. Setelah itu melakukan pengujian pada bike lift agar mengetahui hasil dari perbaikan apakah masih ada kekurangan. Hasil perbaikan bike lift mengasilkan bike lift yang dapat digunakan kembali dengan menggunakan sistem pengoperasin yang mudah. Bike lift lebih efisien karena sekarang ketinggian bike lift dapat diatur dengan mudah, tinggal menyesuaikan kebutuhan. Serta penggantian sistem pengoprasian dengan tombol agar mempermudah pengguna dalam mengoprasikan bike lift. Pompa pada bike lift juga berfungsi secara optimal karena terustersupali oli dari tanki yang terletak diatas pompa. Dari perbaikan bike lift dapat mengangkat beban kurang lebih 150 kg. Kata kunci: Bike lift, Perbaikan komponen, sistem
RANCANG BANGUN ALAT  PENGUPAS KULIT BIJI METE DENGAN CARA MEMODIFIKASI DARI RANGKA KAYU MENJADI RANGKA BESI miftahul amri, moh
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 3, No 01 (2015): JRM. Volume 03 Nomor 01 Tahun 2015
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan bidang agrobisnis pada saat ini sangat impresif dan merupakan idaman bagi masyarakat indonesia sebagai ladang usaha yang cukup memberikan prospek menjanjikan. Hal yang perlu diperhatikan disini adalah bahwa pada bidang ini ternyata dikuasai oleh Usaha Kecil Menengah (UKM). Saat ini sering kita melihat banyak UKM yang menyajikan makanan ringan (cemilan) olahan kacang mente. Dalam proses produksi olahan kacang mente tersebut masih diproduksi dengan alat manual dari balok kayu dan pisau serta belum ada mesin khusus untuk meningkatkan produksinya. Melihat permasalahan tersebut, maka peneliti tertarik untuk membahasnya dalam Tugas Akhir (TA), yang mana pada penelitian ini akan membahas dan merancang tentang “Rancang Bangun Alat Pengupas Kulit Biji Mete Dengan Cara Memodifikasi Dari Rangka Kayu Menjadi Rangka Besi”Tahapan dari pembuatan alat pengupas kulit biji mete dengan cara memodifikasi dari rangka kayu menjadi rangka besi ini terdiri dari ide rancangan, pengumpulan data, membuat gambar alat, perhitungan yang antara lain adalah momen lengkung pada lengan alat, tegangan yang diijinkan pada besi kanal U, luas penampang besi kanal U yang kemudian adalah merancang produk yang membuat pengembangan konsep berupa gambar sketsa menjadi benda teknik. Dalam pembuatan alat ini membuat dokumen produk berupa desain gambar kerja. Dan langkah terahir dalam menguji fungsi alat kemudian menyimpulkan hasil dari alat tersebut.Spesifikasi dari alat pengupas kulit biji mete dengan cara memodifikasi dari rangka kayu menjadi rangka besi ini adalah dengan spesifikasi jenis besi yang di gunakan ST 37, untuk lengan menggunakan besi pipa panjang lengan alat 220 mm, diameter 30 mm, momen lengkung pada lengan , rangka alat menggunakan besi kanal U 50x30x3, panjang rangka 360 mm, tinggi tiang 200 mm, tegangan yang di izinkan ,luas penampang besi kanal U . Kata Kunci : Rancang bangun, Pengupas kulit biji mete.
ANALISA KEBUTUHAN DAYA MOTOR BERDASARKAN KAPASITAS MESIN PENIRIS DAN PENCAMPUR BUMBU MAKANAN RINGAN MAARIF DEDIK K, M
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 3, No 01 (2015): JRM. Volume 03 Nomor 01 Tahun 2015
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Mesin Peniris dan Mesin Pencampur Bumbu yang ada dipasaran masih merupakan dua alat yang berbeda sehingga membutuhkan banyak tempat untuk dua mesin. Selain itu biaya yang dikeluarkan juga semakin mahal karena harus membeli dua mesin. Berdasarkan permasalahan tersebut dirancanglah suatu  mesin peniris dan mesin pencampur bumbu yang telah dimodifikasi. Hal yang dilakukan untuk menyelesaikan Tugas Akhir ini antara lain: 1) menghitung daya motor yang dibutuhkan, 2) menentukan komposisi transmisi dan komponen yang dibutuhkan. Berdasarkan perhitungan didapatkan hasil sebagai berikut: Motor listrik yang digunakan adalah motor listrik 3 fase dengan kecepatan 1310 rpm dan jumlah kutub 4. Daya motor terpasang 186,425 watt atau 0,25 HP dan daya motor yang dibutuhkan 76,4398 watt atau 0,102 HP. Frekuensi inverter 0-60 Hz. Kecepatan untuk proses meniris sebesar 50 rpm dan kecepatan untuk proses mencampur bumbu sebesar 800 rpm. Ukuran puli penggerak adalah diameter 100 mm dan puli yang digerakkan berdiameter 132 mm. Jarak antar poros direncanakan sebesar 243 mm. Sabuk V tipe 3V 355 dan panjang keliling sabuk 851 mm. Poros Menggunakan bahan ST-37. Diameter minimal poros yaitu 11,80 mm. Modifikasi yang dilakukan yaitu proses penirisan dan pencampuran bumbu digabung menjadi satu mesin dan hanya mengganti panci untuk masing-masing proses produksi. Selain itu, pada mesin ini ditambahkan inverter sebagai pengatur kecepatan. Mesin ini dirancang untuk kapasitas rendah yaitu 2 kg kacang tanah dan 0,25 kg bumbu. Kata Kunci : inverter,  daya motor, transmisi
RANCANG BANGUN MESIN PENGGILING JANGGEL JAGUNG UNTUK BAHAN BAKU PAKAN TERNAK HERSETIANTO, ANJA
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 3, No 01 (2015): JRM. Volume 03 Nomor 01 Tahun 2015
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Janggel jagung merupakan salah satu limbah hasil pertanian yang sangat potensial dimanfaatkan untuk dijadikan bahan baku pakan ternak. Limbah janggel jagung jika diolah dengan cara digiling dapat dimanfaatkan sebagai alternatif bahan baku pakan ternak, sehingga dapat memberikan nilai tambah (added value) bagi petani. Untuk itu diperoleh mesin penggiling yang dapat menghancurkan janggel jagung yang tidak dimanfaatkan. Sehubungan hal tersebut, dalam tugas akhir ini akan dirancang suatu alat mesin penggiling janggel jagung yang dapat menggiling janggel jagung untuk alternatif bahan baku pakan ternak, sehingga memberikan nilai tambah (added value) bagi petani. Dalam perencanaan mesin penggiling janggel jagung ini dimulai dari perhitungan perencanaan daya motor diesel, merancang sistem transmisi pada mesin, memperhitungkan sabuk V yang akan digunakan, dan perhitungan poros yang akan dibuat pada mesin. Berdasarkan perencanaan perhitungan diperoleh spesifikasi mesin penggiling janggel jagung sebagai berikut : mesin menggunakan motor diesel 7 pk dengan merk jiang fa dan kecepatan putar 2200 rpm, daya yang dihasilkan motor diesel sebesar 8,35 kw, sistem transmisi memutar dengan kecepatan 1100 rpm. Mesin menggunakan sabuk V tipe B dengan ukuran diameter puli kecil 101,6 mm, diameter puli besar 203,2 mm, panjang keliling sabuk 996,66 mm. Poros menggunakan bahan ST-42 dengan diameter 40 mm. Mesin ini berkapasitas produksi 65 kg/jam. Kata kunci : rancang bangun, mesin penggiling, janggel jagung, pakan ternak, nilai tambah.
KAJIAN PROSES PRODUKSI DALAM MEMBUAT MESIN PEMECAH KEDELAI afizuhdi, yanuar
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 3, No 01 (2015): JRM. Volume 03 Nomor 01 Tahun 2015
Publisher : Jurnal Rekayasa Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Di era saat ini pengolahan kedelai banyak dilakukan dengan berbagai cara salah satunya menggunakan mesin pemecah kedelai. Perkembangan mesin pemecah sangat cepat, dari manual hingga menjadi modern. Mesin pemecah manual masih banyak kekurangan sehingga perlu adanya inovasi untuk mengembangkannya. Pada mesin pemecah kedelai manual masih menggunakan tenaga manusia sebagai penggerak, pengumpan masih menggunakan bantuan kayu dan bahan masih menggunakan besi cor. Berbeda dengan mesin pemecah kedelai modern, motor sebagai penggerak, bahan menggunakan stainless steel dan pengumpan menggunakan screw. Dalam membangun mesin pemecah kedelai digunakan metode OPC (Operation Process Chart) untuk lebih memudahkan dalam pengerjaan. Pembuatan mesin ini dimulai dari mendapatkan gambar detail mesin pemecah kedelai. Manufaktur dimulai dari unit produksi yaitu hopper, batu gerinda, screw dan body penggilas, unit penggerak v-belt, pully, motor dan pembuatan rangka sebagai unit penyangga. Setelah pembuatan mesin selesai, semua komponen dilakukan uji fungsi dan uji performa dengan cara meghidupkan mesin atau pada saat mesin sedang beroperasi. Pengujian dilakukan bertujuan untuk mengetahui apakah semua unit benar – benar telah memenuhi fungsinya. Dari hasil percobaan pemecahan pada mesin pemecah kedelai ini yaitu 20 kg/menit kedelai rebus dengan sekali proses pemecahan dan diperoleh kualitas pemecahan yang bagus, 95% kedelai terpecah sesuai keinginan dengan kapasitas mesin 10 kg. Kata Kunci : Kedelai, screw, pemecah.

Page 9 of 23 | Total Record : 222