cover
Contact Name
Wulandari Dianningtyas
Contact Email
jurnal.lemigas@esdm.go.id
Phone
+6282121181003
Journal Mail Official
jurna.lemigas@esdm.go.id
Editorial Address
BBPMGB LEMIGAS Jl. Ciledug Raya Kav. 109. Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12230
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
LEMBARAN PUBLIKASI MINYAK DAN GAS BUMI (LPMGB)
Published by LEMIGAS
Core Subject :
LPMGB aims the dissemination of information on research activities, technology engineering development and laboratory testing in the oil and gas field. Manuscripts in English are accepted from all in any institutions, college and industry oil and gas throughout the country and overseas.
Arjuna Subject : -
Articles 584 Documents
Meramu Bensin Ramah Lingkungan dengan Pemanfaatan Butanol Djainuddin Semar; Emi Yuliarita
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 45 No 1 (2011)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.45.1.611

Abstract

Butanol adalah suatu alkohol yang dapat digunakan sebagai bahan bakar mesin bensin padapembakaran internal tanpa modifikasi mesin.Keuntungan dari butanol adalah angka oktana dan kandungan energinya tinggi, hanya sekitar10% lebih rendah daripada bensin. Butanol adalah hidrokarbon rantai panjang bersifat non-polar,tidak larut dalam air dan titik nyalanya tinggi, serta mempunyai tekanan uap rendah (0,3 psi).Kelemahan utama butanol adalah bersifat toksisitas, dan kenyataan pada proses fermentasibutanol (dapat dibuat dari ganggang, mahkota dewa, buah naga) memancarkan bau busuk.Membuat butanol dari minyak tidak menghasilkan bau tersebut, namun pasokan terbatas.Pengujian kinerja sepeda motor di atas dinamometer sasis. Hasil uji daya rata-rata terhadapwaktu akselerasi rata-rata mesin sepeda motor yang berbahan bakar bensin yang mengandung10% volume butanol (Bu10) lebih rendah 3,4% dibandingkan ketika memakai bensin yang tidakmengandung butanol (Bu0). Hasil uji konsumsi bahan bakar Bu10 dibandingkan dengan bensinBu0 adalah meningkat 2,13%, sedangkan emisi gas buang nitrogen oksida, karbon monoksida,hidrokarbon dan karbon dioksida masing-masing lebih rendah.
Penanggulangan Tanah Terkontaminasi Limbah Minyak Menggunakan Teknik Bios (Skala Pilot) Zulkifliani Zulkifliani
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 45 No 1 (2011)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.45.1.613

Abstract

Penanggulangan tanah yang terkontaminasi oleh limbah minyak memerlukan oil separationtechnology yang tepat dan tidak menimbulkan masalah lain. Salah satu usaha penanggulanganlimbah tersebut adalah menggunakan teknik yang terintegritas, feasible (efektif dan efisien) danramah lingkungan yaitu teknik Bios. Aplikasi teknik Bios untuk pengolahan tanah tercemar minyakskala pilot telah dilakukan pada studi ini dengan hasil yang baik. Tanah yang tercemar minyakdengan total hidrokarbon minyak (TPH-Total Petroleum Hydrocarbon) dengan rerata 33,59%dapat diturunkan menjadi 0,98%.). Di samping itu berdasarkan analisis laboratorium, minyakyang berhasil diambil kembali (oil recovery) masih dapat digunakan kembali sebagai oil feed dikilang.
PENGEMBANGAN PROSES PENGILANGAN UNTUK PEMBUATAN SOLAR RAMAH LINGKUNGAN A.S Nasution
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 39 No 1 (2005)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.39.1.651

Abstract

Minyak Bumi yang tersedia cenderung meningkat kadar belerang dan massa jenisnya. Bersamaan dengan itu, kebutuhan akan bahan bakar ringan (bensin, kerosin, solar) tampaknya akan lebih tinggi dari pada bahan bakar berat (minyak bakar), menuntut agar kelebihan produksi residu dimanfaatkan dengan mengolah lebih lanjut residu dengan proses konversi. kedua maslaah tersebut dapat sekaligus diatasi dengan menciptakan minyak solar formulasi baru yang ramah lingkungan.
PRINSIP INVERSI SEISMIK Suprayitno Munadi
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 39 No 1 (2005)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.39.1.652

Abstract

Inversi Seismik (seismic invertion) menjadi sangat populer akhir-akhir ini sehubungan dengan pekerjaan karakterisasi reservoir dan perkiraan besar cadangan migas dari lapangan yang jumlah sumurnya masih sedikit. Pada kedua jenis pekerjaan ini diperlukan peta distribusi porositas diluar sumur-sumur yang ada, dan hal ini didapat dari lintasan-lintasan seismik yang melingkupi lapangan yang bersangkutan. Data Seismik adalah data amplitudo gelombang sewaktu menjalar kedalam lapisan-lapisan batuan bawah permukaan, data amplitudo ni perlu diubah menjadi data kecepatan.
PENGARUH PENGGUNAAN LCO SEBAGAI KOMPONEN MINYAK SOLAR TERHADAP SIFAT-SIFAT FISIKA/KIMIA MINYAK SOLAR Emi Yuliarita
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 39 No 1 (2005)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.39.1.653

Abstract

Meningkatnya populasi kendaraan bermotor bermesin diesel di Indonesia, dan ditambah dnegan banyaknya industri-industri yang benyak menggunakan minyak solar sebagai bahan bakarnya, menyebabkan kebutuhan minyak solar dalam negeri meningkat dari tahun ke tahun. sementara itu persediaan minyak solar dalam negeri tidak mencukupi sehingga untuk memenuhi kebutuhan tersebut Indonesia terpaksa mengimpor minyak solar.
ANALISA KONSUMSI BAHAN BAKAR KENDARAAN BERMOTOR BENSIN DIATAS CHASSIS DYNAMOMETER Pallawagau La Puppung
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 39 No 1 (2005)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.39.1.654

Abstract

Dalam perjalanan setiap pemakai kendaraan selalu menginginkan agar ia dapat berjalan dengan lancar di jalan raya. Kendaraannnya dapat melaju dengan kecepatan tinggi sehingga dapat sampai ketujuan dalam waktu yang singkat. Namun kenyataan berbeda dengan harapan, terutama dikota-kota besar kendaraan merayap pada jam-jam sibuk. Kondisi operasi mesin stop dan jalan terjadi kendaraan berjalan dengan sangat lambatpada kecepatan antara 0 sampai dengan 20 km per jam dengan posisi gigi persneling 1 sampai 2.
MODEL MATEMATIK UNTUK MENGHITUNG BESARAN KOEFISIEN TRANSFER MASSA PADA EKSTRAKSI CAIR-CAIR Hono Witono
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 39 No 1 (2005)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.39.1.655

Abstract

Setiap proses dalam teknik kimia harus dijalankan secara ekonomis dengan suatu pedoman pokok yang selalu dipakai bahwa, setiap biaya yang dikeluarkan harus secukupnya saja. Jadi dalam hal ini setiap pengeluaran misalnya untuk bahan baku, bahan bakar, ukuran alat dan lain-lain diusahakan untuk sejauh mungkin diketahui berapa jumlah yang diperlukan. Kemudian berdasarkan hal ini pengeluaran dibuat sedikit diatas kebutuhan tersebut (over design). Makin tinggi ketepatan perkiraan kebutuhan tersebut, makin kecil (over design) yang harus diberikan.
PERKEMBANGAN BAHAN BAKAR SOLAR DAN SPESIFIKASI WWFC SERTA PENGARUHNYA BAGI INDONESIA Djainuddin Semar
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 39 No 1 (2005)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.39.1.656

Abstract

Desain motor diesel saat ini cenderung memakai prinsip pembakaran miskin, motor multikatup, turbo/supercharging, injeksi bahan bakar multiport, kenaikan perbandingan kompresi, knock limiting control dan multi bahan bakar. Disamping itu pembuat mesin berusaha meningkatkan kinerja (performance) mesin, hemat bahan bakar dan mengurangi kadar emisi gas buangnya
PENINGKATAN PEROLEHAN MINYAK DENGAN METODE INJEKSI SURFAKTAN PETROLEUM SULFONAT SECARA SKLA LABORATORIUM Tjuwati Makmur
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 39 No 1 (2005)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.39.1.657

Abstract

Surfactant Flooding melakukan salah satu cara untuk menurunkan sisa minyak yang tertinggal didalam reservoir dengan jalan menginjeksikan suatu zat aktif permukaan minyak-air. dengan turunnya tegangan antar muka maka gaya kapiler pada daerah penyempitan pori-pori dapat dikurangi, sehingga sisa minyak yang terperangkap didalam pori-pori dapat dikurangi, sehingga sisa minyak yang terperangkap di pori-pori dapat didesak dan diproduksikan.
Potensi Pengembangan CNG Darat (Terrestrial CNG) di Indonesia Aziz Masykur Lubad; Paramita Widiastuti
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 45 No 1 (2011)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.45.1.678

Abstract

Bahan Bakar Minyak (BBM) masih menjadi sumber energi utama di Indonesia hingga saatini. Namum demikian, tingginya harga minyak bumi dalam beberapa tahun terakhir telah mendorongkonsumen BBM mencari sumber energi alternatif yang lebih murah. Di tengah ketidakstabilandan tingginya harga BBM, gas bumi muncul sebagai salah satu sumber energi alternatif. Selainharganya lebih murah, gas bumi lebih ramah lingkungan. Sejauh ini, kendala utama pemanfaatangas bumi di Indonesia adalah ketersediaan infrastruktur transportasi gas bumi yang belum memadai.Jaringan pipa transmisi dan distribusi yang selama ini digunakan sebagai moda transportasi utamagas bumi di Indonesia memiliki beberapa keterbatasan seperti jarak sumber gas ke konsumencukup jauh sehingga secara teknis maupun keekonomian tidak memungkinkan dikembangkanjaringan pipa. Untuk mengatasi hal itu diperlukan suatu solusi alternatif yang ekonomis untukmenyalurkan gas bumi ke sektor konsumen yang membutuhkan. Salah satu solusi untuk mengatasikendala tersebut adalah dengan menggunakan teknologi Compressed Natural Gas (CNG) yangsaat ini telah digunakan secara luas di beberapa negara seperti Amerika Serikat, India, Cina,Thailand dan lain-lain. Teknologi ini diharapkan mampu mengakomodasi kendala transportasi gasbumi ke konsumen-konsumen yang tidak terjangkau oleh infrastruktur jaringan pipa gas bumi.

Filter by Year

1980 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 60 No 2 (2026) Vol 60 No 1 (2026) Vol 59 No 3 (2025) Vol 59 No 2 (2025) Vol 59 No 1 (2025) Vol 58 No 3 (2024) Vol 58 No 2 (2024) Vol 58 No 1 (2024) Vol 57 No 3 (2023) Vol 57 No 2 (2023) Vol 57 No 1 (2023) Vol 56 No 3 (2022) Vol 56 No 2 (2022) Vol 56 No 1 (2022) Vol 55 No 3 (2021) Vol 55 No 2 (2021) Vol 55 No 1 (2021) Vol 54 No 3 (2020) Vol 54 No 2 (2020) Vol 54 No 1 (2020) Vol 53 No 3 (2019) Vol 53 No 2 (2019) Vol 53 No 1 (2019) Vol 52 No 3 (2018) Vol 52 No 2 (2018) Vol 52 No 1 (2018) Vol 51 No 3 (2017) Vol 51 No 2 (2017) Vol 51 No 1 (2017) Vol 50 No 3 (2016) Vol 50 No 2 (2016) Vol 50 No 1 (2016) Vol 49 No 3 (2015) Vol 49 No 2 (2015) Vol 49 No 1 (2015) Vol 48 No 3 (2014) Vol 48 No 2 (2014) Vol 48 No 1 (2014) Vol 47 No 3 (2013) Vol 47 No 2 (2013) Vol 47 No 1 (2013) Vol 45 No 3 (2011) Vol 45 No 2 (2011) Vol 45 No 1 (2011) Vol 44 No 3 (2010) Vol 44 No 2 (2010) Vol 44 No 1 (2010) Vol 43 No 3 (2009) Vol 43 No 2 (2009) Vol 43 No 1 (2009) Vol 42 No 3 (2008) Vol 42 No 2 (2008) Vol 42 No 1 (2008) Vol 41 No 3 (2007) Vol 41 No 2 (2007) Vol 41 No 1 (2007) Vol 40 No 3 (2006) Vol 40 No 2 (2006) Vol 40 No 1 (2006) Vol 39 No 3 (2005) Vol 39 No 2 (2005) Vol 39 No 1 (2005) Vol 38 No 3 (2004) Vol 38 No 2 (2004) Vol 38 No 1 (2004) Vol 37 No 1 (2003) Vol 36 No 3 (2002) Vol 36 No 2 (2002) Vol 36 No 1 (2002) Vol 24 No 2 (1990) Vol 24 No 1 (1990) Vol 23 No 3 (1989) Vol 23 No 1 (1989) Vol 21 No 3 (1987) Vol 21 No 2 (1987) Vol 21 No 1 (1987) Vol 20 No 3 (1986) Vol 20 No 2 (1986) Vol 20 No 1 (1986) Vol 19 No 3 (1985) Vol 19 No 2 (1985) Vol 19 No 1 (1985) Vol 18 No 3 (1984) Vol 18 No 2 (1984) Vol 18 No 1 (1984) Vol 17 No 2 (1983) Vol 15 No 1 (1981) Vol 14 No 3 (1980) Vol 14 No 2 (1980) Vol 14 No 1 (1980) More Issue