cover
Contact Name
Wulandari Dianningtyas
Contact Email
jurnal.lemigas@esdm.go.id
Phone
+6282121181003
Journal Mail Official
jurna.lemigas@esdm.go.id
Editorial Address
BBPMGB LEMIGAS Jl. Ciledug Raya Kav. 109. Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12230
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
LEMBARAN PUBLIKASI MINYAK DAN GAS BUMI (LPMGB)
Published by LEMIGAS
Core Subject :
LPMGB aims the dissemination of information on research activities, technology engineering development and laboratory testing in the oil and gas field. Manuscripts in English are accepted from all in any institutions, college and industry oil and gas throughout the country and overseas.
Arjuna Subject : -
Articles 584 Documents
Kinerja Mesin Spark Ignition (SI) Berbahan Bakar Campuran Bensin-Metanol (M-20) Dan Bensin-Etanol (E-20) Pada Variasi Nilai Oktan Yogi Pramudito; Maymuchar Maymuchar; Cahyo Setyo Wibowo; Riesta Anggarani; Dimaz Warahadi; Nur Allif Fathurrahman; Lies Aisyah
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 56 No 2 (2022)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.56.2.1173

Abstract

Bahan bakar alkohol seperti etanol dan metanol saat ini dianggap sebagai alternatif bahan  bakar yang ramah lingkungan dan dapat digunakan untuk campuran dengan bahan bakar  lain. Dalam penelitian ini, etanol dan metanol dicampurkan ke dalam bensin dengan nilai  RON 88 dan RON 90 menjadi E-20 dan M-20. Selanjutnya digunakan dalam sepeda motor  uji dengan sistem pengapian busi empat langkah satu silinder dengan karburator untuk  mendapatkan keluaran kinerja mesin seperti daya, torsi, konsumsi bahan bakar dalam  satuan liter/km dan emisi gas buang untuk putaran rendah. Hasil pengujian menunjukkan  bahwa daya dan torsi bahan bakar campuran E-20 lebih tinggi dibandingkan M-20,  sedangkan konsumsi bahan bakar untuk variasi kecepatan 40 km/jam, 60km/jam dan  80km/jam bahan bakar campuran M-20 lebih tinggi dibandingkan E-20. Tingkat emisi  CO yang dihasilkan M-20 lebih rendah dibandingkan E-20, namun tingkat emisi HC  yang dihasilkan M-20 lebih tinggi dibandingkan E-20. 
PENGEMBANGAN METODE IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK MINYAK BERAT HASIL EKSTRAKSI OIL SAND ILIRAN HIGH DENGAN FORMULA PERHITUNGAN BERDASARKAN KOMPOSISI ELEMENTER Muhammad Fuad; Dwi Endah Rachmawati; Leni Herlina; Daliya Indra Setiawan; Rezky Iriansyah Anugrah
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 56 No 2 (2022)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.56.2.1174

Abstract

Sampai saat ini, minyak bumi masih memiliki peran strategis sebagai sumber energi  bagi aktivitas kehidupan manusia. Akan tetapi, kebutuhan minyak bumi tidak diimbangi  dengan cadangan yang ada. Oleh karena itu, minyak non-konvensional seperti minyak  berat Iliran High perlu dikembangkan lebih jauh sebagai salah satu sumber cadangan  minyak masa depan. Identifikasi sifat karakteristik minyak ini sangat penting karena  menjadi tolok ukur mutu dan potensi umpan kilang minyak bumi. Namun identifikasi  minyak hasil ekstraksi oil sand tidak mudah, karena sifatnya yang berat, sulit mengalir  serta hasil (yield) yang sedikit. Minyak Iliran High diperoleh dengan mengekstrak oil sand  menggunakan berbagai pelarut organik. Larutan hasil ekstraksi lalu dipisahkan dari padatan  dengan proses filtrasi (penyaringan). Untuk merekoveri minyak dari pelarut dilakukan  proses evaporasi sehingga diperoleh ekstrak berupa minyak berat dan rafinat (pelarut  yang sudah tidak mengandung minyak) yang dapat digunakan kembali (diregenerasi)  untuk proses ekstraksi selanjutnya. Kemudian dilakukan pengujian laboratorium untuk  mengetahui specific gravity, gross heat value dan komposisi elementer. Berdasarkan  data tersebut, dapat dilakukan identifikasi minyak berat Iliran High denfgan pendekatan  rumus perhitungan untuk menentukan sifat karakteristik minyak berat seperti: rasio H/C,  nilai kalor, bobot molekul, titik didih rerata, nilai faktor KUOP, titik anilin, titik tuang,  viskositas, residu karbon, kandungan aspalten dan kadar aromatik. Karakterisasi minyak  Iliran High menunjukkan komposisi elementer C, H, O, N dan S masing-masing sebesar  85,39 – 88,12%wt, 11,34 – 12,26%wt, 0,10 – 0,12%wt, 0 – 2,55%wt, dan >0,01%wt.  Minyak Iliran High merupakan minyak berat, sweet crude dan dikategorikan sebagai  minyak naftenik, dengan kadar aromatik ~40%. 
PENGEMBANGAN METODA EKSPLORASI GEOKIMIA MERKURI ARSENIK DAN H2S DI DAERAH PROSPEK GEOTHERMAL DAN UJI VALIDASINYA Yayun Andriani; Eko Handoyo; Annisa Chairuna; Gathuk Widiyanto
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 56 No 2 (2022)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.56.2.1175

Abstract

Penyelidikan penggunaan paket adsorben terbuat dari membran Polytetrafluoro ethylene  (PTFE) dan karbon aktif yang telah dimpregnasi larutan Kalium Iodida (KI) dan Kalium  Hidroksida (KOH) untuk menangkap merkuri, arsenik dan H2S di area yang terdapat  prospek geothermal. Tujuan dari penyelidikan ini adalah mengembangkan metoda  adsorben penangkap merkuri (Hg) yang selama ini menggunakan adsorben emas dengan  adsorben berbahan baku karbon aktif dalam bentuk paket adsorben yang dapat menangkap  3 senyawa sekaligus yaitu Hg, As dan H2S secara efektif dan efisien. Survei Hg, As, dan  H2S dilakukan dengan metoda passive soil gas sampling dengan cara penanaman paket  adsorben sebanyak 300 paket selama kurun waktu 2 minggu di lapangan geothermal  Ulubelu Lampung dimana terdapat sumber panas bumi sekaligus sebagai lokasi untuk  uji validasinya. Hasil analisa Hg, As, dan H2S terhadap paket adsorben setelah masa  penanaman menunjukkan korelasi yang positif yang mengindikasikan keberadaan struktur  (patahan) di bawah permukaan dan adanya zona-zona temperatur yang bervariasi dan  telah sesuai (80%) dengan peta struktur yang telah valid. Pengembangan metoda survei  ini diharapkan dapat mengurangi biaya survei eksplorasi geothe 
KARAKTERISTIK GEOKIMIA ORGANIK PADA FORMASI CIBULAKAN DI DAERAH CIREBON, JAWA BARAT Praptisih Praptisih
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 56 No 2 (2022)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.56.2.1176

Abstract

Penelitian yang dilakukan pada singkapan batulempung dan rembesan minyak  pada Formasi Cibulakan di daerah Cirebon, Jawa Barat bertujuan untuk mengetahui  karakterisasi geokimia organik yang diduga sebagai batuan sumber hidrokarbon. Metode  yang dilakukan adalah pengambilan conto batuan dan rembesan minyak di lapangan  untuk analisa laboratorium yang meliputi GC dan GCMS. Berdasarkan hasil analisis  GC menunjukkan kromatogram rembesan minyak dan conto ekstrak batuan mengalami  biodegradasi yang dicirikan oleh tidak munculnya puncak-puncak alkana normal, pristana  dan fitana. Dari diagram Pristana/n17 vs Fitana/n18 conto ekstrak batuan berada dalam  kategori Mixed Organic Source (campuran kerogen II-III). Fragmentogram massa m/z  191 menunjukkan fasies sumbernya berasal dari tanaman material darat. Lingkungan  pengendapan asal material organik Formasi Cibulakan di daerah Cirebon berdasarkan  plot diagram segitiga (Huang dan Meinchen, 1979) menunjukkan rembesan minyak dan  ekstrak batuan pada open marine. 
PROSES DESULFURISASI SECARA OKSIDATIF (ODS) MENGGUNAKAN KATALIS TI-MCM-41 Slamet Handoko; Syntha Nardey
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 49 No 2 (2015)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.49.2.1190

Abstract

Selama ini, proses Hydrodesulphurization (HDS) sebagai unit pengurangan kadar sulfur yangada di kilang belum mampu menghilangkan sulfur bermolekul besar seperti diBenzothiophenedan derivatifnya seperti 4,6-dimethydiBenzothiophene (4,6-DMDBT). Pada penelitian ini, prosesdesulfurisasi secara oksidatif (oxidative desulphurization, ODS) dengan menggunakan katalis TiMCM-41C dan Ti-MCM-41S dipelajari untuk menurunkan kandungan sulfur pada proses pembuatanBBM. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan, yaitu pembuatan katalis, karakterisasi katalis,uji coba proses ODS skala laboratorium dan analisis produk proses ODS. Hasil Uji BET SurfaceArea menunjukkan bahwa katalis Ti-MCM-41C dan Ti-MCM-41S memiliki diameter pori ratarata 27.92 Ã… dan 27.10 Ã… sehingga telah memenuhi spesififi kasi sebagai katalis mesopori. Kinerjakedua katalis dalam proses ODS skala laboratorium cukup tinggi dilihat dari terjadinya penurunankandungan senyawa sulfur yakni sebesar 83.98% dengan menggunakan Ti-MCM-41C dan 89.82%untuk Ti-MCM-41S
PRODUKSI BIOBUTANOL SEBAGAI BAHAN BAKAR TERBARUKAN MELALUI PROSES FERMENTASI Yanni Kussuryani; Devitra Saka Rani
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 49 No 2 (2015)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.49.2.1193

Abstract

Selama ini, proses Hydrodesulphurization (HDS) sebagai unit pengurangan kadar sulfur yangada di kilang belum mampu menghilangkan sulfur bermolekul besar seperti diBenzothiophenedan derivatifnya seperti 4,6-dimethydiBenzothiophene (4,6-DMDBT). Pada penelitian ini, prosesdesulfurisasi secara oksidatif (oxidative desulphurization, ODS) dengan menggunakan katalis TiMCM-41C dan Ti-MCM-41S dipelajari untuk menurunkan kandungan sulfur pada proses pembuatanBBM. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan, yaitu pembuatan katalis, karakterisasi katalis,uji coba proses ODS skala laboratorium dan analisis produk proses ODS. Hasil Uji BET SurfaceArea menunjukkan bahwa katalis Ti-MCM-41C dan Ti-MCM-41S memiliki diameter pori ratarata 27.92 Ã… dan 27.10 Ã… sehingga telah memenuhi spesififi kasi sebagai katalis mesopori. Kinerjakedua katalis dalam proses ODS skala laboratorium cukup tinggi dilihat dari terjadinya penurunankandungan senyawa sulfur yakni sebesar 83.98% dengan menggunakan Ti-MCM-41C dan 89.82%untuk Ti-MCM-41S
PEMULIHAN TANAH TERCEMAR MINYAK BUMI DENGAN TEKNIK BIOREMEDIASI MENGGUNAKAN BACILLUS SP. DAN PSEUDOMONAS SP. Moch Moch; Fierdaus Fierdaus
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 49 No 2 (2015)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.49.2.1194

Abstract

Teknik bioremediasi merupakan salah satu cara untuk menanggulangi tanah terkontaminasi /tercemarminyak bumi dengan memanfaatkan mikroorganisme yang dapat mendegradasi total petroleumhydrocarbon (TPH). Pada percobaan ini digunakan bakteri Bacillus sp. dan Pseudomonas sp. dominanyang diperoleh dari isolasi sampel minyak bumi dari Lapangan Minyak Meruap Jambi. Pengujian TPHdilakukan berdasarkan metode ekstraksi sokletasi-gravimetri dan pengukuran pH. Hasil menunjukkanbahwa Pseudomonas sp. dapat mendegradasi TPH hanya dalam waktu 3 minggu untuk mencapaikadar TPH < 1% yaitu dari 1,52 menjadi 0,79%, sedangkan Bacillus sp. dalam waktu 4 minggu (dari1,53 menjadi 0,83%). Nilai ini telah mencapai standar yang ditetapkan Menteri Negara LingkunganHidup No.128 tahun 2003.
PENGARUH PENCAMPURAN MINYAK SAWIT DAN MINYAK SOLAR SEBAGAI PENGGANTI MINYAK SOLAR TERHADAP KINERJA MESIN Chairil Anwar
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 49 No 2 (2015)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.49.2.1195

Abstract

Telah dilakukan evaluasi mutu pengaruh pencampuran minyak sawit dan minyak solar melalui ujilubrisitas dari berbagai campuran (05/95, 10/90, 15/85 dan 20/80) %v/v menggunakan metode ASTMD 6079 dan kinerja terbatas dari campuran sawit dengan minyak solar pada pencampuran (20/80)%v/v. Evaluasi lubrisitas dari berbagai campuran menunjukkan hasil yang lebih baik dari minyaksolar 100%, pada campuran (20/80) %v/v lubrisitas meningkat sampai 20,52%. Pengamatan selanguji kinerja terbatas menunjukkan bahwa operasi mesin berjalan normal, tidak ada perbedaan yangcukup berarti dibandingkan dengan menggunakan minyak solar 100%. Penurunan torsi dan dayamasing masing sebesar 4,25%, konsumsi bahan bakar spesififi k naik sebesar 7,37%. Opasitas gasbuang campuran (20/80) %v/v lebih baik 33,33% dibandingkan dengan kepekatan gas buang 100%minyak solar. Dari analisis dan evaluasi mutu pencampuran pada penelitian ini, dari unjuk kinerjaminyak sawit potensial sebagai pensubstitusi minyak solar sampai 20% volume
KAJIAN TEKNIS PENGGUNAAN BAHAN BAKAR DME (DIMETHYL ETHER) MURNI SEBAGAI SUBTITUSI LPG ( ELPIJI) PADA BURNER INDUSTRI KECIL Emi Yuliarita; Cahyo Setyo Wibowo; Dimitri Rulianto
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 49 No 2 (2015)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.49.2.1196

Abstract

Dimethylether (DME) merupakan salah satu sumber energy alternatif yang diharapkan dapatmengantikan LPG sebagai bahan bakar khususnya pada sektor industri kecil yang menggunakanburner berbahan bakar LPG. Hal ini di dukung oleh karakteristik yang dimiliki bahan bakar DMEyang hamper setara dengan LPG. Disamping itu DME dapat dibuat dari berbagai sumber alam yangberlimpah di Indonesia seperti batu bara muda, biomassa dan lain lain. Tujuan penelitian ini adalahmelakukan kajian teknis kinerja burner pada industri kecil terutama burner berbahan bakar LPGyang banyak digunakan pada sektor usaha kecil dan menengah, diharapkan barner tersebut dapatmenggunakan DME murni sebagai bahan bakar. Metodologi yang digunakan dalam penelitian iniadalah pengujian kinerja burner dengan menggunakan bahan bakar DME murni yang mengacu padaSNI 7613;2010. Hasil dari penelitian ini adalah burner untuk bahan bakar LPG pada industri kecil yangada dipasaran tidak bisa langsung menggunakan bahan bakar DME murni, perlu dilakukan modififi kasipada saluran udara burner berbahan bakar LPG apabila diganti langsung dengan bahan bakar DME.Hasil penggunaan ini menunjukan bahwa burner berbahan bakar LPG yang sudah dimodififi kasi dapatmenggunakan bahan bakar DME murni, menghasilkan emisi yang lebih bersih dan efifi siensi kinerjaburner hasil modififi kasi lebih tinggi 45%, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kinerja burneryang ada dipasaran apabila diganti bahan bakarnya dengan DME murni
PENELITIAN DURABILITAS MINYAK LUMAS MESIN SEPEDA MOTOR SAE 10W-40, API SL/JASO MB MELALUI UJI JALAN Rona Malam K; M Hanifuddin; Tri Purnami
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 49 No 3 (2015)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.49.3.1197

Abstract

Penggunaan minyak lumas yang tepat akan berpengaruh pada kinerja mesin yang baik, sehingga masa pakai mesinkendaraan lebih lama dan meningkatkan efifi siensi secara keseluruhan. Penelitian ini dilakukan dengan cara membuatminyak lumas untuk kendaraan sepeda motor SAE 10W 40, API SL/JASO MB yang memerlukan spesififi kasi khususdengan kinerja yang optimum, kemudian melakukan uji jalan sampai mencapai jarak tempuh 5000 km. Analisisminyak lumas bekas (used oil) dilakukan untuk mengetahui unjuk kerja minyak lumas dan pengaruh pemakaiannyaterhadap komponen mesin. Hasil analisis menunjukkan bahwa minyak lumas bekas mesin sepeda motor hasilformulasi, hasilnya masih di bawah nilai batas toleransinya, sehingga dapat disimpulkan bahwa durabilitas minyaklumas hasil formulasi ML-F mampu digunakan sampai jarak tempuh 5000 km.

Filter by Year

1980 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 60 No 2 (2026) Vol 60 No 1 (2026) Vol 59 No 3 (2025) Vol 59 No 2 (2025) Vol 59 No 1 (2025) Vol 58 No 3 (2024) Vol 58 No 2 (2024) Vol 58 No 1 (2024) Vol 57 No 3 (2023) Vol 57 No 2 (2023) Vol 57 No 1 (2023) Vol 56 No 3 (2022) Vol 56 No 2 (2022) Vol 56 No 1 (2022) Vol 55 No 3 (2021) Vol 55 No 2 (2021) Vol 55 No 1 (2021) Vol 54 No 3 (2020) Vol 54 No 2 (2020) Vol 54 No 1 (2020) Vol 53 No 3 (2019) Vol 53 No 2 (2019) Vol 53 No 1 (2019) Vol 52 No 3 (2018) Vol 52 No 2 (2018) Vol 52 No 1 (2018) Vol 51 No 3 (2017) Vol 51 No 2 (2017) Vol 51 No 1 (2017) Vol 50 No 3 (2016) Vol 50 No 2 (2016) Vol 50 No 1 (2016) Vol 49 No 3 (2015) Vol 49 No 2 (2015) Vol 49 No 1 (2015) Vol 48 No 3 (2014) Vol 48 No 2 (2014) Vol 48 No 1 (2014) Vol 47 No 3 (2013) Vol 47 No 2 (2013) Vol 47 No 1 (2013) Vol 45 No 3 (2011) Vol 45 No 2 (2011) Vol 45 No 1 (2011) Vol 44 No 3 (2010) Vol 44 No 2 (2010) Vol 44 No 1 (2010) Vol 43 No 3 (2009) Vol 43 No 2 (2009) Vol 43 No 1 (2009) Vol 42 No 3 (2008) Vol 42 No 2 (2008) Vol 42 No 1 (2008) Vol 41 No 3 (2007) Vol 41 No 2 (2007) Vol 41 No 1 (2007) Vol 40 No 3 (2006) Vol 40 No 2 (2006) Vol 40 No 1 (2006) Vol 39 No 3 (2005) Vol 39 No 2 (2005) Vol 39 No 1 (2005) Vol 38 No 3 (2004) Vol 38 No 2 (2004) Vol 38 No 1 (2004) Vol 37 No 1 (2003) Vol 36 No 3 (2002) Vol 36 No 2 (2002) Vol 36 No 1 (2002) Vol 24 No 2 (1990) Vol 24 No 1 (1990) Vol 23 No 3 (1989) Vol 23 No 1 (1989) Vol 21 No 3 (1987) Vol 21 No 2 (1987) Vol 21 No 1 (1987) Vol 20 No 3 (1986) Vol 20 No 2 (1986) Vol 20 No 1 (1986) Vol 19 No 3 (1985) Vol 19 No 2 (1985) Vol 19 No 1 (1985) Vol 18 No 3 (1984) Vol 18 No 2 (1984) Vol 18 No 1 (1984) Vol 17 No 2 (1983) Vol 15 No 1 (1981) Vol 14 No 3 (1980) Vol 14 No 2 (1980) Vol 14 No 1 (1980) More Issue