cover
Contact Name
Misswar Abd
Contact Email
misswarabd.mt@gmail.com
Phone
+6285262616445
Journal Mail Official
jitem@unida-aceh.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unida-aceh.ac.id/index.php/jitem/about/editorialTeam
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin (JITEM)
ISSN : -     EISSN : 31634273     DOI : https://doi.org/10.55616/10.55616
Core Subject :
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin (JITEM) Merupakan Jurnal Keilmuan dan Terapan Teknik Mesin yang dikelola oleh Fakultas Teknik Jurusan Teknik Mesin Universitas Iskandar Muda yang diterbitkan setiap bulan Mei dan November. Jurnal Ini bertujuan untuk: Menyebarluaskan pengetahuan, teknologi, terapan dan temuan baru para peneliti atau praktisi di bidang teknik mesin dan meningkatkan motivasi para peneliti dan praktisi untuk melakukan penelitian dan pengembangan ilmu di bidang Teknik Mesin. Jurnal Imiah Teknik Mesin (JITEM) menerima artikel ilmiah dalam lingkup penelitian sebagai berikut, yaitu Konversi Energi, Teknik Material, Proses produksi, Otomotif, Teknologi Maritim, Energi Terbarukan, dan Teknologi Pertanian.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
ANALISA TERMODINAMIKA TERHADAP MESIN TOYOTA COROLLA munandar, aris; misswar; kamarullah; Teuku Zulfadli; Muhammad Yusuf
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 2 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan bidang teknologi mesin sekarang ini, khususnya otomotif berkembang dengan sangat pesat. Keadaan ini dipicu oleh adanya tren yang selalu berkembang dimasyarakat yang merupakan tuntutan teknologi itu sendiri. Hal ini dapat dilihat dari berbagai sudut pandang, salah satunya semakin banyak serta beragamnya teknologi-teknologi baru yang diciptakan. Kemajuan bidang otomotif secara prinsip merupakan implikasi dari adanya tuntutan pengguna otomotif itu sendiri. Tuntutan ini tentunya memerlukan pemenuhan baik dari segi kuantitas dan kualitas. Oleh karena itu perlu suatu usaha atau solusi agar mesin tersebut tetap bekerja dengan baik dan optimal. Dari permasalahan diatas, sehingga penelitian ini bertujuan untuk merencanakan suatu analisa termodinamika pada mesin mobil toyota corolla terhadap performa mesin Toyota tersebut. Hasil penelitian menunjukan dimana energi yang dibutuhkan sebesar 1,67 j/det sedangkan energi yang dibuang sebesar 50,1 j/det dan untuk nilai effisiensi termal diperoleh hasil sebesar 89%. Sehingga perlu suatu solusi untuk tetap menjaga kinerja dengan perawatan berskala supaya performa engine pada mesin Toyota corolla dengan nomor mesin 2E005 dapat terus ditingkatkan agar mesin tersebut dapat bekerja dengan baik dan optimal.
ANALISIS VISKOSITAS PADA SISTEM PELUMASAN TOTOYA HARDTOP: perbandingan temperatur minyak pelumas dan nilai viskositas dari penggunaan minyak pelumas Muhammad Daffa; kamarullah; misswar; Andi Mulkan
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 2 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi pada bidang otomotif khususnya motor pembakaran dalam, sirkulasi oli pada mesin berperan sebagai pelumas. Sistem pelumasan adalah suatu zat kimia yang umumnya berupa cairan yang diberikan di antara dua benda bergerak untuk mengurangi gaya gesek. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen, dimana tujuannya adalah untuk mengetahui seberapa besar perbandingan temperatur minyak pelumas dan nilai viskositas dari penggunaan minyak pelumas drum dan minyak pelumas MesranSuper. Pengujian ini dilakukan pada jarak 10 km, 20 km, 30 km, 40 km, 50 km. Data penelitian akan diolah dengan menggunakan rumus perbandingan persentase. Dari hasil penelitian diperoleh temperatur minyak pelumas drum sebesar 44,5˚C, 49,3˚C, 56,5˚C, 63,7˚C, dan 69,1˚C. Penelitian dengan minyak pelumas Mesran Super diperoleh suhu 43,5˚C, 47,9˚C, 54,5˚C, 59,7˚C, dan 62,1˚C. Dari hasil penelitian diketahui nilai kekentalan minya­k pelumas drum adalah 7,1 Pa.s, 6,71 Pa.s, 6,32 Pa.s, 6,00 Pa.s, 5,68 Pa.s. Penelitian dengan minyak pelumas Mesran Super diperoleh nilai viskositas sebesar 8,13 Pa.s, 7,86 Pa.s, 6,71 Pa.s, 6,19 Pa.s, 5,81 Pa.s. Temperatur yang tinggi dapat mengubah nilai kekentalan oli, selain temperatur yang tinggi, faktor lain yang mempengaruhi kekentalan adalah kecepatan putaran mesin dan tekanan pada mesin.
Analisis Proyeksi Jumlah Penduduk dan Dampaknya Terhadap Sistem Penyediaan Air Bersih PDAM Tirta Mountala di Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar Mulkan, Andi; Abd, Misswar; Saifal, Ram
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 2 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat vital bagi kehidupan manusia dan seluruh makhluk hidup. Ketersediaan air bersih, baik dari segi kualitas maupun kuantitas, harus senantiasa dijaga agar memenuhi standar kesehatan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan kebutuhan air bersih di Kecamatan Ingin Jaya dengan memanfaatkan data primer dan sekunder. Estimasi dilakukan berdasarkan proyeksi pertumbuhan penduduk selama dua tahun mendatang. Metode yang digunakan adalah proyeksi aritmatika untuk menghitung pertumbuhan jumlah penduduk, yang kemudian digunakan sebagai dasar dalam menghitung kebutuhan air bersih. Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah penduduk Kecamatan Ingin Jaya pada tahun 2022 adalah 35.670 jiwa, dan meningkat menjadi 36.771 jiwa pada tahun 2023. Berdasarkan angka tersebut, kebutuhan air bersih pada tahun 2022 diperkirakan sebesar 21,46 liter/detik, dan meningkat menjadi 22,12 liter/detik pada tahun 2023. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perencanaan penyediaan air bersih secara berkelanjutan di wilayah tersebut.
Uji Konduktivitas Termal Pada Papan Partikel Komposit Kayu Sembarang Dan Kayu Jati Munawar, Said; misswar; kamarullah; muhammad Nawawi
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 2 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada industri mebel dan industri pengolahan serbuk kayu sembarang dan juga serbuk kayu jati yang merupakan hasil limbah dari kedua industri tersebut kurang termanfaatkan, maka upaya pemanfaatan limbah untuk dijadikan material alternatif berupa papan partikel yang akan digunakan sebagai isolator panas pada dinding, plapon maupun lantai pada bangunan bertingkat. Untuk memperoleh papan partikel dari pengolahan serbuk kayu yang akan digunakan sebagai isolator panas, maka perlu diketahui bagaimana komposisi dari papan partikel dan berapa besar konduktivitas termal dari papan partikel tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan suatu komposisi papan partikel yang terbuat dari serbuk kayu yang mempunyai sifat koduktivitas termal yang sesuai sebagai isolator panas. Dalam penelitian ini material yang digunakan adalah papan partikel yang masing-masing terbuat dari serbuk kayu jati dan serbuk kayu sembarang dengan ukuran (25x25x1,5) cm. Untuk setiap jenis material dibuat 3 sampel, dengan jumlah sampel dari kedua jenis material adalah 6 buah sampel. Proses pembuatan papan partikel dilakukan dengan cara dicetak setelah material, lem dan semen dicampur dan di aduk merata dalam satu wadah. Pengujian dilakukan dengan menggunakan alat Heat Insulation PHYWE SYSTEME GMBH 37070 Göttingen, Germany dengan cara mengikat papan partikel pada setiap sisi dari alat tersebut dan diukur temperaturnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa papan partikel yang memiliki nilai konduktivitas termal yang baik untuk isolator panas pada dinding gedung bertingkat adalah papan partikel serbuk kayu jati 0,032 W/m°C dan papan partikel serbuk sembarang 0,042 W/m°C.
Analisis Sistem PLTU Berbahan Bakar Biomassa di PT. Beurata Subur Persada Kabupaten Nagan Raya Mulkan, Andi; Abd, Misswar
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 2 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Beurata Subur Persada (BSP) merupakan pabrik kelapa sawit yang mengolah tandan buah segar (TBS) menjadi Crude Palm Oil (CPO) dan memanfaatkan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbasis boiler untuk memenuhi kebutuhan energi listrik secara mandiri, tanpa mengandalkan pasokan dari PLN. Sistem ini menjadi bagian vital dalam proses produksi karena seluruh peralatan mekanis dan listrik dalam pabrik bergantung pada kontinuitas pasokan daya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem kerja PLTU di PT. BSP, khususnya dalam aspek efisiensi pembangkitan dan pemanfaatan energi termal dari pembakaran biomassa. Metode yang digunakan mencakup observasi langsung terhadap komponen utama pembangkit seperti boiler, turbin, pompa, dan generator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kapasitas olahan 40 ton TBS per jam, boiler mampu menghasilkan uap sebesar 33,75 ton per jam. Uap jenuh ini digunakan untuk memutar turbin uap yang mampu menghasilkan daya sebesar 992,6 kW, cukup untuk menyuplai beban operasional pabrik yang berkisar di angka 1000 kW. Saat proses produksi tidak berlangsung, kebutuhan listrik domestik sebesar 250 kW dipenuhi oleh genset berbahan bakar solar dengan kapasitas 800 kW. Penggunaan bahan bakar alternatif berupa limbah biomassa, seperti cangkang dan serabut, terbukti efektif dalam menekan biaya operasi dan meningkatkan efisiensi energi. Oleh karena itu, pengembangan PLTU biomassa mandiri patut mendapat dukungan dari pemerintah daerah sebagai bagian dari strategi energi berkelanjutan di sektor industri kelapa sawit.
Perancangan dan Pengujian Prototipe Ekstruder Plastik Skala Kecil untuk Daur Ulang Limbah HDPE ferri festika; Misswar Abd; Yudi Dopi Simanjuntak; Rian Satrizan4
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan limbah plastik yang terus meningkat menuntut solusi lokal berbasis teknologi sederhana dan edukatif. Penelitian ini bertujuan merancang, membangun, dan menguji prototipe mesin ekstruder plastik skala kecil yang mampu mengolah limbah plastik jenis HDPE (High-Density Polyethylene) menjadi filamen daur ulang. Metode penelitian mencakup studi literatur, perancangan mekanik berbasis open-source, perakitan komponen lokal, dan pengujian fungsional dengan observasi kualitatif. Hasil menunjukkan prototipe berhasil mengekstrusi limbah HDPE menjadi filamen berdiameter ~2 mm meskipun tanpa sistem kontrol suhu otomatis. Degradasi termal terjadi akibat fluktuasi suhu, tetapi melalui penyesuaian manual kecepatan motor dan durasi pemanasan, konsistensi filamen dapat dicapai. Prototipe ini terbukti layak sebagai media pembelajaran di laboratorium serta solusi awal pengelolaan limbah plastik skala mikro.
Analisis Daya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sebagai Sumber Energi Alternatif pada Alat Penetas Telur Puyuh: Analisis Daya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sebagai Sumber Energi Alternatif pada Alat Penetas Telur Puyuh Kamarullah; Miswar Abd; Muhammad Nawawi; Andi Mulkan
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji kinerja sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi alternatif pada alat penetas telur puyuh dengan daya beban sebesar 90 watt. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya kebutuhan energi listrik di sektor peternakan unggas, khususnya bagi wilayah pedesaan yang belum sepenuhnya terjangkau jaringan listrik konvensional (PLN). Metodologi penelitian mencakup perancangan sistem PLTS skala kecil yang terdiri atas panel surya, baterai penyimpanan energi, charge controller, dan inverter, dengan dua skenario waktu operasi, yaitu kontinyu 24 jam dan siang hari selama 8 jam. Analisis dilakukan untuk menentukan kapasitas panel surya dan baterai optimal berdasarkan nilai Peak Sun Hours (PSH) rata-rata 4,8 kWh/m²/hari dengan asumsi kerugian sistem sebesar 20%. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa untuk memenuhi kebutuhan energi harian sebesar 720–2.160 Wh, dibutuhkan kapasitas panel surya antara 180–300 Wp dan baterai sebesar 150–200 Ah (12 VDC), tergantung pada durasi operasi dan kondisi cuaca. Pengujian lapangan menunjukkan efisiensi sistem berada pada kisaran 80–85%, dengan performa terbaik diperoleh saat intensitas radiasi matahari tinggi dan suhu lingkungan stabil. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa sistem PLTS berkapasitas kecil mampu menyediakan suplai energi yang cukup stabil dan efisien bagi alat penetas telur puyuh, serta berpotensi diterapkan pada skala peternakan kecil di wilayah pedesaan. Implementasi teknologi ini diharapkan dapat mendukung transisi energi bersih, mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi fosil, dan meningkatkan produktivitas peternak unggas secara berkelanjutan.
Studi Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Untuk Suplai Daya pada Ruang Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda Mulkan, Andi; Abd, Misswar; Kamarullah
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis energi global dan meningkatnya kesadaran terhadap dampak perubahan iklim mendorong percepatan transisi menuju penggunaan energi bersih, di mana tenaga surya menjadi salah satu solusi strategis yang paling potensial. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan merancang sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off-grid sebagai sumber listrik alternatif untuk ruang Jurusan Teknik Universitas Iskandarmuda, yang selama ini masih bergantung penuh pada pasokan listrik PT PLN tanpa sistem cadangan. Metodologi penelitian meliputi studi literatur, pengumpulan data kebutuhan beban listrik, serta analisis teknis perancangan sistem. Studi literatur digunakan untuk memahami karakteristik komponen PLTS dan potensi radiasi surya nasional. Pengumpulan data beban dilakukan dengan mengidentifikasi seluruh perangkat listrik, daya terpasang, lama operasi harian, dan profil penggunaan ruang. Analisis teknis meliputi perhitungan kebutuhan energi harian, kapasitas panel, baterai, Solar Charge Controller, dan inverter berdasarkan standar desain sistem off-grid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang Jurusan Teknik memiliki kebutuhan energi harian sebesar 14.552 Wh dengan beban puncak 1819 W. Data radiasi surya rata-rata tahunan sebesar 4,5 kWh/m²/hari digunakan sebagai dasar estimasi produksi energi. Sistem PLTS dirancang menggunakan 21 panel surya 200 Wp (total 4200 Wp) untuk memenuhi kebutuhan energi dengan efisiensi 80%, baterai 48 V 468 Ah (22.457 Wh) untuk otonomi satu hari dengan DoD 80%, SCC minimal 110 A, serta inverter 2500 W. Desain ini diharapkan menjadi rujukan penerapan energi terbarukan di lingkungan kampus dan mendukung kemandirian energi serta pengembangan teknologi PLTS di sektor pendidikan tinggi
ANALISA KEAUSAN TEPI PADA PAHAT REKONDISI DAN TANPA REKONDISI PADA PROSES GURDING BAJA KARBON SEDANG S45C misswar Abd; kamarullah; Andi Mulkan; ferri festika
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keausan merupakan faktor yang menentukan umur pahat, maka pertumbuhannya perlu ditinjau dengann memperhatikan faktor utama atau faktor dominan dari mekanisme keausan pahat. Agar mata pahat dapat digunakan dalam waktu yang lebih lama, mata pahat ahrus digunakan sebaik mungkin dan dilakukan pengasahan dan perbaikan (Rekondisi) bila terjadi keausan. Tujuan dalam peneliti ini adal untuk mengetahui keausan tepi (VB) pahat dengan memvariasikan diameter pahat (d) dan putaran spindle (n) yang dilakukan pada material benda kerja S45C, kedalaman 7mm dengan menggunakan pendinggin dan tanpa pendingin pada mata pahat HSS ( High Speed Steel) yang baru dan yang telah mengalami pengasahan. Dari hasil pengukuran keausan tepi (VB) pahat untuk tiap-tiap perlakuan ukuran dan putaran spindle pahat, pada fase tanpa pendinginan keausan terbesar terjadi pada pahat yang mengalami pengasahan dan keausan tepi (VB) terkecil terjadi pada pahat yang belum mengalami pengasahan (pahat baru). Sedangkan untuk fase menggunakan pendingin keausan tepi (VB) pahat terkecil terjadi sebelum pahat pengasahan (pahat baru) dan keausan tepi (VB) terbesar terjadi setelah mengalami pengasahan pahat.
PENGEMBANGAN JURNAL PERAWATAN HARIAN DAN PERBAIKAN POMPA WALRUS TPH 2T 3K PADA MESIN CNC SMK STMI BANDA ACEH BERDASARKAN STANDAR KOMPETENSI NASIONAL ferri festika; Budi Perdana Putra; Afdhalul Rajai; Misswar Abd
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Krisbow VDL-1000 CNC machine at SMK STMI Banda Aceh experienced a cooling system failure due to coolant leakage from the Walrus TPH 2T 3K multistage centrifugal pump. The leakage occurred at the flange connection between the motor and pump body, causing pressure drop and coolant flow stoppage. This study aims to document the repair procedure and develop a daily maintenance log template based on SKKNI, specifically units IMG.PM02.008.01 (Performing Machine Repair) and IMG.PM02.007.01 (Planning Machine Maintenance). The methodology includes field observation, technical manual analysis of Walrus pumps, and implementation of repair procedures using non-asbestos gasket replacement. Results show that adding a 1.5 mm non-asbestos gasket completely stopped the leakage. The developed journal template includes daily checklist, repair actions, result verification, and K3LL documentation, making it suitable for operational guidance in vocational schools and industry, as well as evidence of student and teacher competency.

Page 2 of 3 | Total Record : 25