cover
Contact Name
Vivin Setiani
Contact Email
vivinsetiani@ppns.ac.id
Phone
+6289530032201
Journal Mail Official
prodi.tpl@ppns.ac.id
Editorial Address
Jl. Teknik Kimia, Kampus ITS Sukolilo
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
ISSN : -     EISSN : 26231727     DOI : https://doi.org/10.33863/cpwtt
Core Subject :
Aims of the CPWTT: The Conference is aimed at providing grounds for the exchange of ideas and data developed through research experience in the waste treatment dan environmental engineering. Scope of the CPWTT: Waste Treatment Life Cycle Assessment Solid Waste Management and Treatment Pollution Control and Monitoring (Air, Biota, Soil, Water) Water and Wastewater Treatment Environmental Management System Environmental Chemistry Environmental Modeling Environmental Mitigation and Remediation Global Warming Emerging Pollutant Environmental Microbiology
Arjuna Subject : -
Articles 277 Documents
Model Dispersi Emisi SO2 dari Cerobong Sub-Pabrik Asam Sulfat Industri Asam Fosfat Menggunakan Metode Gaussian Inayatul Wulandari; Ahmad Erlan Afiuddin; Ulvi Pri Astuti
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan operasional sub-pabrik asam sulfat industri asam fosfat menghasilkan emisi dominan SO2. Pada subpabrik asam sulfat terdapat unit SO2 Conversion yang berfungsi mengkonversi SO2 menjadi SO3 dengan bantuan katalis V2O5. Pada kondisi lapangan katalis dapat mengalami yang menyebabkan penurunan kualitas produk serta emisi gas buang SO2. Apabila kadar SO2 yang dihasilkan oleh industri asam fosfat melebihi baku mutu maka akan menyebabkan ISPA. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa pola sebaran emisi SO2. Pemodelan emisi SO2 menggunakan metode Gaussian dilakukan dengan software Surfer. Dispersi emisi SO2pada musim hujan tersebar ke arah barat darisumber emisi, sedangkan pada musim kemarau emisi SO2 tersebar ke arah timur dari sumber emisi. Konsentrasi emisiSO2 maksimum pada musim hujan sebesar 126,597 ?g/m3 yangterletak pada koordinat 680768,19 E; 9210461,95 S. Pada musim kemarau konsentrasi emisi SO2 maksimum sebesar 32,331 ?g/m3 yang terletak pada koordinat 680768,19 E; 9210461,95 S.
Pengomposan Limbah Ikan dan Susu Reject menggunakan Larva Black Soldier Fly Firda Dwi Rahmadhani; Vivin Setiani; Ulvi Pri Astuti
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya limbah organik dapat menimbulkan besarnya timbulan sampah yang mengakibatkan pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu upaya pengolahan limbah organik adalah dengan memanfaatkan limbah organik menjadi kompos melalui proses biokonversi. Penelitian ini memanfaatkan limbah organik yaitu limbah ikan dan kotoran sapi dengan penambahan susu reject dan MoL nasi basi. Metode yang digunakan yaitu Black Soldier Fly Larvae Composting. Komposisi limbah ikan dan kotoran sapi pada pengomposan yaitu sebesar 50% limbah ikan dan 50% kotoran sapi. Penelitian ini menggunakan penambahan susu reject sebanyak200 ml/kg dan penambahan MoL sebanyak 20 ml/kg. Proses pengomposan dilakukan selama 15 hari dengan feedinglarva setiap 3 hari sekali. Parameter yang diamati yaitu parameter fisik dan kimia kompos serta karakteristik larva meliputi WRI. Hasil penelitian menunjukkan kualitas fisik (suhu, kadar air) dan kimia (C-Organik, N-Total, rasio C/N, fosfor, kalium) telah memenuhi SNI 19-7030-2004. Penambahan susu reject dan MoL pada pengomposan limbahikan dan kotoran sapi memberikan nilai indeks pengurangan sampah (WRI) sebesar 14,17%
Uji Efektivitas Variasi Gelombang Cahaya dalam Penyisihan Logam Berat Cu(II) dengan Metode Biosorpsi pada Mikroalga Chlorella vulgaris Ani Nur Hayati; Tanti Utami Dewi; Adhi Setiawan
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kandungan logam berat Cu(II) pada limbah cair mempunyai efek toksisitas tinggi sehingga jika dilakukan pengolahan dengan proses kimia akan menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Maka, dibutuhkan pengolahan limbah cair logam berat tanpa menimbulkan dampak lingkungan yang lebih buruk. Beberapa penelitian, didapatkan bahwa mikroalga Chlorella vulgaris dapat menjadi agen remediasi atau biosorben yang baik untuk penyisihan kandungan logam berat Cu(II), dengan penambahan gelombang cahaya menjadi salah satu faktor yang mempercepat pertumbuhan dan menentukan kemampuan biosorpsi mikroalga dalam penyisihan limbah cair logam berat Cu(II). Hasil penelitian didapatkan analisa efisiensi penyerapan kandungan Logam Cu(II) pada variasi gelombang cahaya secara berturut-turut pada gelombang cahaya merah > kuning > biru > putih dengan waktu kontak 60 menit pada konsentrasi maximum sebesar 30 mg/L yaitu 62% penyisihan kandungan logam berat Cu(II).
Analisis Akar Penyebab Kegagalan Instalasi Pengolahan Air Limbah Industri Kecap Menggunakan Metode Root Cause Analysis Ferliyana Ajeng Setyawan; Dika Rahayu Widiana; Alma Vita Sophia
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri kecap merupakan salah satu industri manufaktur yang dalam proses pembuatannya disamping menghasilkan produk utama kecap juga menghasilkan limbah dalam bentuk cair yang berasal dari air bekas pencucian bahan baku maupun wadah, air bekas proses pemasakan, maupun air dari proses produksi. Industri manufaktur kecap memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk mengolah air limbahnya yang merupakan salah satu bentuk upaya pengelolaan lingkungan agar meminimalisir terjadi pencemaran disekitarnya. Komponen IPAL industri kecap seringkali mengalami kerusakan sehingga berpengaruh pada kinerja IPAL. KinerjaIPAL yang kurang optimal akan berdampak pada effluent hasil pengolahan yang dihasilkan, biaya operasional, sertatenaga dan waktu yang dibutuhkan dalam melakukan perbaikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mode kegagalan dan akar penyebab pada IPAL industri kecap. Metode yang digunakan adalah Root Cause Analysis dengan menganalisis akar penyebab kegagalan dari setiap komponen IPAL melalui analisa 5 whys. Hasil analisis menunjukkan terdapat 72 mode kegagalan dari 48 komponen IPAL, sehingga dilakukanidentifikasi akar penyebab pada 3 kegagalan yang memiliki nilai prioritas risiko tertinggi. Mode kegagalan dengan nilai prioritas risiko tertinggi memiliki 11 root cause, mode kegagalan dengan nilai prioritas tertinggi kedua memiliki 7 root cause, danmode kegagalan dengan nilai prioritas risiko tertinggi ketiga memiliki 7 root cause.
Pengaruh Metode Perawatan Siram terhadap Kualitas Paving Block menggunakan Limbah Plastik HDPE – LDPE Bhunga Althavis Urbania; Tanti Utami Dewi; Ayu Nindyapuspa
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plastik merupakan salah satu permasalahan yang dialami di Indonesia karena sifatnya yang sulit diurai. Upaya dalam mengurangi limbah plastik dapat dilakukan dengan memanfaatkan kembali menjadi produk yang memiliki nilai guna.Beberapa penelitian didapatkan pemanfaatan plastik sebagai bahan campuran pada paving block. Paving block merupakan salah satu alternatif dalam mengurangi limbah plastik yang lebih efisien dan memiliki nilai ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas paving block menggunakan campuran semen PPC dengan plastik HDPE-LDPE sebagai agregat pengganti sebagian pasir. Perbandingan komposisi semen dan pasir yang digunakan adalah sebesar 1:4. Penelitian ini menggunakan variasi komposisi plastik dengan metode perawatan siram. Hasil penelitian diperoleh nilai kuat tekan yang terbaik pada komposisi penambahan 25% plastik, yaitu sebesar 18,86 MPa. Nilai ketahanan aus rata-rata yang terbaik pada penambahan komposisi 25% plastik, yaitu sebesar 0,08 mm/menit. Nilai daya serap rata-rata yang terbaik pada komposisi penambahan 50% plastik yaitu sebesar 8,34%. Kualitas mutu paving block plastik HPDE-LDPE dapat dimanfaatkan sebagai Jalan, Pelataran Parkir dan Taman serta Penggunaan lainnya.
Pengomposan Sampah Sisa Makanan dan Daun Mangrove serta LimbahSusu menggunakan Larva Black Soldier Fly Aga Sandya Laksana; Vivin Setiani; Tanti Utami Dewi
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah adalah hasil sisa dari produk atau aktivitas seperti rumah tangga atau kegiatan komersial lainnya. Proses produksi pada industri pengolahan susu akan menghasilkan limbah berupa susu reject yang dapat mencemari lingkungan. Limbah susu memiliki karakteristik berupa kerentanan terhadap bakteri dan kandungan nutrisi yang dapat dimanfaatkan. Pengomposan dapat menjadi sebuah alternatif pengolahan dari sampah dan limbah yang dihasilkan. Sampah berupa sisa makanan, daun mangrove dan limbah susu berbahan dasar organik dapat diolah menjadi produk kompos. Penelitian ini memanfaatkan limbah organik sisa makanan dan daun mangrove dengan penambahan limbah susu cair sebanyak 200 ml/kg. Metode pengomposan dilakukan dengan menggunakan larva Black Soldier Fly (BSF) sebagai agen biokonversi yang mampu mendegradasi sampah dengan menjadikannya sumber makanan. Hasil pengomposan dianalisis sesuai dengan spesifikasi kompos yang telah ditentukan pada SNI 19-7030-2004. Berdasarkan penelitian, proses pengomposan dilakukan selama 15 hari dengan pemberian umpan sebanyak 200 mg/larva/hari setiap 3 hari sekali. Pengamatan pada suhu, kadar air, pH, C-Organik, N-Total, fosfor dan kalium telah memenuhi baku mutu kompos. Sedangkan pada rasio C/N tidak memenuhi baku mutu kompos.
Variasi Penambahan Asam Sulfat terhadap Kualitas Pelumas Hasil Pemurnian menggunakan Metode Acid-Clay Treatment M. Miftah Khoironi; Novi Eka Mayangsari; Adhi Setiawan
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri galangan kapal merupakan salah satu industri yang menghasilkan limbah pelumas. Galangan kapal yang ada di Lamongan menghasilkan limbah pelumas sebesar ±64.800 liter per tahun. Berdasarkan PP No. 101 Tahun 2014 limbah pelumas bekas termasuk limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3). Setiap orang yang menghasilkan limbah B3 diharuskan untuk mengelola limbah tersebut. Pemurnian merupakan salah satu solusi untuk memurnikan pelumas agar dapat dimanfaatkan kembali. Penelitian ini menggunakan metode acid-clay treatment dengan asam sulfat sebagai asam kuat dan bentonit sebagai adsorben. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis konsentrasi optimum asam sulfat dengan konsentrasi 5%wt, 8%wt dan 10%wt. Clay treatment dilakukan dengan menggunakan konsentrasi bentonit 50%. Parameter yang digunakan sebagai indikator kualitas yaitu densitas, viskositas kinematik dan warna Didapatkan hasil optimum dengan variasi asam sulfat 10%. Hasil penelitian menghasilkan pelumas dengan densitas 0,8546 g/ml, viskositas kinematik 147,3713 cSt dan warna 6,0. Pelumas hasil pemurnian hanya memenuhi standar untuk parameter viskositas kinematik, belum memenuhi standar untuk parameter densitas dan warna.
Penyisihan Fosfat dengan Metode Kombinasi Elektrokoagulasi dan Fotokatalis Menggunakan Komposit Kaolin-TiO2 Lintang Indra Liuqil Mahfudz; Adhi Setiawan; Tarikh Azis Ramadani
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fosfat merupakan sumber daya alam yang jumlahnya terbatas dan memiliki peran penting bagi kehidupan. Fosfat yang terlalu banyak dapat menyebabkan ekosistem perairan menjadi buruk seperti eutrofikasi. Alternatif pengolahan limbah fosfat salah satunya menggunakan kombinasi proses elektrokoagulasi dan fotokatalis. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh waktu pada elektrokoagulasi dan waktu penyinaran sinar UV-C untuk menyisihkan fosfat. Bahan kaolin teknis dilakukan aktivasi menggunakan HCl. Penyisihan fosfat ini dilakukan dengan variasi waktu 90, 120, 180 menit dengan tegangan 10 V Limbah fosfat ini disinari sinar UV-C dengan variasi waktu 10, 20, 30 dan 40 menit dengan dosis komposit 120 mg/l. Penyisihan fosfat dianalisis dengan menggunakan spektrofotometri UV-C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses elektrokoagulasi menyisihkan fosfat paling baik yaitu pada waktu 180 menit sebesar 84,01%. Proses fotokatalis dapat menyisihkan fosfat yang optimum pada waktu 40 menit sebesar 60,84%.
Range Finding Test (RFT) Tumbuhan Sambucus javanica sebagai Uji Pendahuluan Ketahanan terhadap Logam Berat Zn Kania Salsabilah Nur Rifanda; Tanti Utami Dewi; Ahmad Erlan Afiuddin
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Logam berat Seng (Zn) yang terkandung dalam air limbah dapat menjadi salah satu faktor penyebab pencemaran tanah. Hal tersebut dikarenakan logam berat diproses secara kimiawi, bersifat toksisitas, dan tidak dapat terdegradasi(non degradable). Berdasarkan permasalahan tersebut, salah satu alternatif pengolahan yang dapat digunakan untuk menurunkan kandungan Zn yang menjadi polutan tanah yaitu dengan memanfaatkan tumbuhan sebagai fitoremediator. Range Finding Test (RFT) sangat diperlukan sebagai uji pendahuluan ketahanan untuk menentukan nilai konsentrasiZn yang mampu ditoleransi oleh tumbuhan uji sehingga mampu bertahan hidup hingga tahap akhir penelitian. Fitoremediator yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sangitan (Sambucus javanica) yang dikembangbiakan secara vegetatif dalam bentuk stek batang. Tumbuhan ditanam dalam dua variasi media tanam, yang pertama dengan 100% tanah (A1), sedangkan variasi kedua adalah 50% tanah dan 50% pupuk kandang (A2). RFT dilakukan selama 7hari dengan pengamatan morfologi tumbuhan, sedangkan rentang konsentrasi Zn yang diberikan sebesar 0% (0 mg/L);50% (2,5 mg/L); dan 100% (5 mg/L). Hasil dari penelitian ini adalah seluruh tanaman mampu bertahan dan toleran hingga persentase konsentrasi tertinggi RFT yaitu 100% (5 mg/L).
Pembuatan Biobriket Menggunakan Campuran Biomassa Bonggol Jagung dan Pelepah Pisang Sofyatika Algama Kusuma; Adhi Setiawan; Ayu Nindyapuspa
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi mempengaruhi penggunaan material bahan bakar fosil secara masif. Sumber energi alternatif diperlukan untuk menanggulangi keterbatasan dari sumber energi fosil. Limbah biomassa yang sering tidak mendapatkan perlakuan kembali menjadi salah satu pilihan dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas yang dihasilkan dari biobriket dengan variasi komposisi antara bonggol jagung dan pelepah pisang. Bonggol jagung dan pelepah pisang adalah salah satu limbah biomassa yang banyak dibuang tanpa adanya pengolahan. Pembuatan biobriket menggunakan limbah biomassa menggunakan standar mutu briket arang kayu yaitu SNI 01-6235-2000. Penelitian ini menggunakan metode pirolisis guna mendekomposisi bahan biomassa bonggol jagung dan pelepah pisang menjadi sebuah arang. Metode pirolisis ini menjadi metode yang paling efektif untuk pengarangan. Variasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah variasi kompisisi dengan persentase (10%:90%), (30%:70%), dan (50%:50%) dengan suhu pirolisis 300°C selama 90 menit. Hasil penelitian menunjukkanbahwa biobriket variasi 2 dengan variasi komposisi 30%:70% adalah variasi pilihan sesuai dengan SNI 01-6235-2000.Kualitas biobriket variasi pilihan yaitu terdapat nilai kalor yang dihasilkan sebesar 9874.63 Kal/g, nilai kadar air sebesar 4.69%, nilai volatile matter sebesar 26.32%, dan nilai kadar abu sebesaar 41.23%.

Page 10 of 28 | Total Record : 277