cover
Contact Name
Aswar
Contact Email
aswar@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6285398358467
Journal Mail Official
aswar@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Jl. Tamangapa Raya III, No. 16, Antang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Al-Azhar Islamic Law Review
ISSN : 26547120     EISSN : 26566133     DOI : 10.37146/ailrev
Core Subject :
The aims of the Al-Azhar Islamic Law Review is to provide a venue for academicians, researchers and practitioners for publishing the original research articles or review articles. The scope of the articles published in this journal deal with a broad range of topics, including: Islamic Jurisprudence (fiqh); Private Law; Criminal Law (fiqh jinayah); Islamic Philosophy; Islamic Legal Policy; Administrative Law; Constitutional Law.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "volume 7 nomor 2, 2025" : 5 Documents clear
Istri Bekerja dan Keseimbangan Keluarga: Telaah Hukum Islam dan Psikologi Peran Ganda Ibu Rumah Tangga Suharna Suharna
Al-Azhar Islamic Law Review VOLUME 7 NOMOR 2, 2025
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah), Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhar Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena istri bekerja semakin umum dalam keluarga Muslim modern. Penelitian ini mengkaji pandangan hukum Islam terhadap keterlibatan istri dalam aktivitas kerja serta implikasinya terhadap keseimbangan peran keluarga dari perspektif psikologi peran ganda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka terhadap literatur fikih klasik dan kontemporer serta psikologi keluarga. Hasil kajian menunjukkan bahwa hukum Islam pada prinsipnya memperbolehkan istri bekerja selama tidak melalaikan kewajiban keluarga dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai syariat. Dari sudut pandang psikologi, peran ganda dapat memberikan dampak positif berupa aktualisasi diri dan peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga, namun juga berpotensi menimbulkan tekanan psikologis dan konflik peran apabila tidak diimbangi dengan pembagian peran yang adil dan dukungan emosional pasangan. Penelitian ini mengintegrasikan pendekatan normatif hukum Islam dan psikologi keluarga untuk menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif dan kontekstual. Kajian ini diharapkan menjadi rujukan akademik dan praktis dalam pengembangan konsep keluarga Muslim yang adaptif terhadap perubahan sosial tanpa mengabaikan prinsip syariat dan kesehatan psikologis keluarga.
Integrasi Hukum Islam dalam Sistem Legislasi Nasional Indonesia: Analisis Normatif terhadap Regulasi Keagamaan Suandi Suandi; Tarmizi Tarmizi; Musyfikah Ilyas; Nurjannah Nurjannah
Al-Azhar Islamic Law Review VOLUME 7 NOMOR 2, 2025
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah), Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhar Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian yang membahas terkait integrasi hukum Islam dalam sistem hukum nasional di Indonesia pada umumnya lebih bersifat deskriptif dengan memposisikan hukum Islam hanya sebagai sumber nilai secara umum, tanpa mendalami secara spesifik regulasi yang dihasilkan dari hukum Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara normatif integrasi hukum Islam dalam regulasi keagamaan nasional yang dispesifikkan pada Undang-Undang Perkawinan, Undang-Undang Zakat, Undang-Undang Haji, dan Kompilasi Hukum Islam (KHI). Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menggunakan pendekatan analisis normatif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi hukum Islam dalam sistem hukum nasional tidak sekedar bersifat formalitas, namun menempatkan pengakuan agama sebagai dasar dari sahnya perkawinan, kewajiban pengelolaan zakat oleh negara, penyelenggaraan ibadah haji dan umrah, serta kodifikasi hukum Islam yang diakomodir dalam KHI. Penelitian ini memiliki kebaruan pada pemetaan model integrasi hukum Islam yang bersifat selektif dan akomodatif sehingga bukan sekedar simbolisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aturan keagamaan yang sudah ada menempatkan hukum Islam sebagai bagian integral dalam kerangka hukum nasional yang bekerja dalam konteks pluralisme hukum di Indonesia.
Pemenuhan Hak dan Kewajiban Suami Istri dalam Perkawinan Long Distance Relationship: Analisis Hukum Islam Muhammad Saleh; Sitti Khadijah; Safaruddin Safaruddin; Abd. Raziq
Al-Azhar Islamic Law Review VOLUME 7 NOMOR 2, 2025
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah), Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhar Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan hukum Islam terhadap hak dan kewajiban suami istri dalam pernikahan jarak jauh (Long Distance Relationship/LDR) serta faktor-faktor yang menyebabkan ketidakseimbangan pemenuhannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka berbasis normatif-yuridis, bersumber dari al-Qur’an, Hadis, Kompilasi Hukum Islam (KHI), Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, kitab fikih empat mazhab, serta literatur klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak dan kewajiban suami istri dalam Islam didasarkan pada prinsip keadilan, kerja sama, dan pemenuhan kebutuhan lahir batin. Ketidakseimbangan dalam LDR dipengaruhi oleh jarak geografis, keterbatasan komunikasi, tuntutan pekerjaan atau studi, lemahnya kesepakatan, dan kurangnya komitmen, sehingga berdampak pada pemenuhan hak emosional dan nafkah. Hukum Islam tidak mengharamkan LDR secara mutlak, tetapi mengaturnya dengan ketentuan syar‘i. Batas waktu ketidakhadiran suami yang ditetapkan ulama klasik dipandang bersifat ijtihādī oleh ulama kontemporer, bergantung pada kondisi dan kerelaan istri. Oleh karena itu, LDR dinilai sah secara hukum, namun harus dikelola berdasarkan prinsip maqāṣid al-syarī‘ah.
Talak dalam Dinamika Perceraian Modern: Analisis Relevansi Hadis dalam Pembaharuan Praktik Hukum Keluarga Islam Mustafa Mustafa; Siti Aisyah; Abdul Rahman Sakka
Al-Azhar Islamic Law Review VOLUME 7 NOMOR 2, 2025
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah), Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhar Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang talak dalam dinamika perceraian modern dalam analisis hadis. Perceraian dalam masyarakat modern menunjukkan dinamika yang semakin kompleks, ditandai oleh meningkatnya angka talak, perubahan pola relasi suami-istri, penetrasi teknologi digital, serta pergeseran nilai sosial yang memengaruhi stabilitas keluarga. Dalam konteks tersebut, hadis-hadis Nabi tentang talak kembali menjadi rujukan penting untuk menilai apakah norma-norma klasik masih relevan dalam merespons problem kontemporer. Artikel ini bertujuan menganalisis relevansi normatif hadis-hadis talak dengan mengkaji prinsip kehati-hatian (tahdzir), keadilan, perlindungan terhadap pihak yang rentan, dan anjuran rekonsiliasi sebagai nilai-nilai etik yang terkandung dalam sunnah. Melalui metode studi pustaka dengan pendekatan maqāṣid al-syarī‘ah dan hermeneutika kontekstual, penelitian ini menemukan bahwa hadis-hadis talak tidak hanya memberikan landasan normatif, tetapi juga menyediakan kerangka etik yang kompatibel dengan kebutuhan hukum modern. Prinsip-prinsip tersebut dapat diintegrasikan ke dalam regulasi kontemporer seperti kewajiban penyelesaian perceraian melalui pengadilan, mediasi wajib, penegakan hak ekonomi perempuan dan anak, serta penolakan talak digital sepihak. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembaruan hukum keluarga Islam bukanlah bentuk penyimpangan dari sunnah, melainkan upaya menghidupkan kembali nilai-nilai hadis dalam bentuk yang lebih adaptif, humanis, dan berkeadilan. Dengan demikian, hadis-hadis talak tetap relevan sebagai fondasi normatif sekaligus inspirasi metodologis dalam merespons dinamika perceraian modern.
Resesi Seks dalam Pernikahan Modern: Analisis Tematik al-Qur’an dan Implikasinya terhadap Ketahanan Keluarga Islam Ammar Munir; Jumadil Jumadil; Aswar Aswar
Al-Azhar Islamic Law Review VOLUME 7 NOMOR 2, 2025
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah), Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhar Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena resesi seks dalam masyarakat modern, termasuk di kalangan pasangan menikah, menghadirkan tantangan serius terhadap stabilitas pernikahan dan ketahanan keluarga. Kajian-kajian sebelumnya umumnya menempatkan fenomena ini dalam kerangka sosiologis atau psikologis. Berbeda dari pendekatan tersebut, penelitian ini menawarkan kerangka Qur’ani yang baru dalam memahami resesi seks melalui integrasi tafsir tematik (tafsīr mawḍū‘ī) dengan maqāṣid al-nikāḥ dalam konteks ketahanan keluarga Islam. Dengan pendekatan kualitatif berbasis penafsiran tematik, penelitian ini menganalisis ayat-ayat al-Qur’an yang berkaitan dengan naluri seksual, relasi intim suami-istri, dan tanggung jawab etis dalam pernikahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Qur’an memandang hubungan seksual sebagai bagian esensial dari fiṭrah manusia yang berfungsi menjaga keturunan (ḥifẓ al-nasl), kehormatan (ḥifẓ al-‘ird), serta keharmonisan emosional dan spiritual keluarga. Ketidakseimbangan pemenuhan kebutuhan seksual tidak hanya bersifat privat, tetapi mencerminkan gangguan etika dan relasional yang berdampak pada ketahanan keluarga. Dengan menekankan mawaddah wa raḥmah, komunikasi, dan komitmen moral, penelitian ini menempatkan resesi seks sebagai persoalan struktural yang mengancam tujuan-tujuan pernikahan, bukan semata problem biologis atau psikologis.

Page 1 of 1 | Total Record : 5