cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 336 Documents
PENGGUNAAN MEDIA MINIATUR INSTALASI GEDUNG (RUMAH TINGGAL BERTINGKAT) DENGAN METODE DRILL AND PRACTICE PADA MATA PELAJARAN APLIKASI PERANGKAT LUNAK DI SMK NEGERI 3 SURABAYA TRI LAKSONO, DODI; DWI HANDAYANI, KRISNA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rata ? rata hasil belajar setelah menggunakan Media Miniatur Instalasi Gedung (Rumah Tinggal Bertingkat) dengan Metode Drill and Practice. Jenis penelitian ini menggunakan Pre-Experimental Design dengan desain penelitian One-Shot Case Study. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI DPIB I dan XI DPIB II SMK Negeri 3 Surabaya, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI DPIB I dengan jumlah 33 siswa. Teknik sampling menggunakan Purposive Sampling. Pengumpulan data menggunakan metode tes berupa pemberian tes menggambar untuk mendapatkan hasil belajar. Hasil uji hipotesis hasil belajar menghasilkan nilai t hitung > nilai t tabel, yaitu 3,513 > 1,693; yang berarti H0 ditolak sedangkan Ha diterima, artinya rata-rata hasil belajar siswa setelah menggunakan Media Miniatur dengan Metode Drill And Practice lebih besar dari KKM (>) dari 78 dan tergolong dalam kriteria Baik. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan dengan Media Miniatur Instalasi Gedung yang sudah tervalidasi dengan hasil Sangat Valid dan penekanan Metode Drill And Practice dalam proses belajar mengajar dapat memberikan hasil belajar siswa yang baik dan memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Kata kunci: Metode Pembelajaran, Drill and Practice, Media Miniatur Instalasi Gedung, Menggambar dengan Aplikasi Perangkat Lunak ABSTRACT This study aims to determine the average learning outcomes after using Building Installation Miniature Media (Multi-storey Houses) with Drill and Practice Method. The type of research using Pre-Experimental Design with One-Shot Case Study research design. The population in this study were students of class XI DPIB I and XI DPIB II of SMK Negeri 3 Surabaya, while the sample in this study was class XI DPIB I with a total of 33 students. The sampling technique using Purposive Sampling. Data collection uses a test method in the from giving a drawing test to get learning outcomes. The result hypothesis test for the average learning outcomes yields a value of t count > t table value, which is 3,513> 1,693; then H0 was rejected and Ha was accepted, meaning that the average student learning outcomes after using miniature media with the drill and practice method is greater than KKM (>) of 78. Based on these results it can be concluded that the Building Installation Miniature Media that has been validated with Very Valid results and emphasis on the Drill and Practice Method in the teaching and learning process can provide good learning outcomes and achieved were also better than standard minimum completeness criteria (KKM). Keywords: Learning Methods, Drill and Practice, Building Installation Miniature Media, DrawingSoftware
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING MENGGUNAKAN MEDIA MAKET PADA MATA PELAJARAN MENGGAMBAR KONSTRUKSI KUSEN PINTU DAN JENDELA KELAS X1 DPIB SMK NEGERI 2 SURABAYA LUTFI GUNAWAN, MUHAMMAD; , SUPARJI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui kelayakan media maket yang digunakan pada saat proses pembelajaran (2) keterlaksanaan proses belajar mengajar menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan media maket; (3) hasil belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan media maket. Jenis penelitian ini adalah One-Shot Case Study dengan sampelnya adalah siswa kelas XI DPIB SMK Negeri 2 Surabaya tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 35 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi perangkat pembelajaran, lembar pengamatan keterlaksanaan kegiatan belajar mengajar, dan lembar tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis keterlaksanaan kegiatan belajar mengajar dan hasil belajar, serta uji t pihak kiri. Hasil penelitian ini adalah (1) persentase rata-rata hasil kelayakan media pembelajaran adalah 86% dengan kategori sangat baik; (2) persentase rata-rata hasil keterlaksanaan pembelajaran pada pertemuan 1 sebsear 83,33%, pada pertemuan 2 sebesar 83,89%, Jadi rata-rata skor interpretasi adalah 83,61 dengan kategori sangat baik; (3) nilai rata-rata hasil belajar siswa adalah 77,14 dengan kategori baik dengan jumlah siswa mencapai KKM (tuntas) sebanyak 27 siswa dan siswa berada di bawah KKM (tidak tuntas) sebanyak 8 siswa. Kata kunci : Media Maket, Model Pembelajaran Problem Based Learning, Hasil Belajar siswa, Kusen. Abstract The purpose of this study was to (1) determine the feasibility of maket media used during the learning process (2) the implementation of the teaching and learning process using Problem Based Learning models with media learning; (3) student learning outcomes after using the Problem Based Learning model with maket media. This type of research is a One-Shot Case Study with a sample of students of class XI DPIB of SMK Negeri 2 Surabaya in 2018/2019 academic year totaling 35 people. The research instruments used were learning device validation sheets, observation sheets for the implementation of teaching and learning activities, and test sheets. The data analysis technique used is the analysis of the implementation of teaching and learning activities and learning outcomes, as well as the t-test on the left. The results of this study are (1) the average percentage of the feasibility of learning media is 86% with a very good category; (2) the average percentage of learning outcomes in meeting 1 is 83.33%, at meeting 2 is 83.89%, so the average interpretation score is 83.61 with a very good category; (3) the average value of student learning outcomes is 77.14 with a good category with the number of students reaching KKM (complete) as many as 27 students and students under the KKM (incomplete) as many as 8 students. Keywords: Maket Media, Problem Based Learning Learning Model, Student Learning Outcomes, frame.
PENGEMBANGAN MEDIA QUESTION CARD DENGAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENTS PADA MATERI SPESIFIKASI DAN KARAKTERISTIK KAYU UNTUK KONSTRUKSI BANGUNAN DI KELAS X DPIB (DESAIN PEMODELAN DAN INFORMASI BANGUNAN) SMK NEGERI 2 BANGKALAN DWI KURNIA FITRIANSYAH, CRIZMA; , SUPARJI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini memiliki latar belakang bahwa proses pembelajaran yang sedang berlangsung guru masih sering menggunakan power point, papan tulis dibantu metode ceramah pada proses pembelajaran sehingga siswa kurang fokus, hal ini berkebalikan dengan penerapan Kurikulum 2013 dimana guru hanya berperan sebagai fasilitator agar dapat melatih siswa lebih aktif dan membangun pengetahuan siswa secara kreatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) kelayakan media Question Card pada materi spesifikasi dan karakteristik kayu (2) Kelayakan perangkat pembelajaran sebagai media pembelajaraan pada materi spsifikasi dan karakteristik kayu (3) keterlaksanaan media question card dengan model teams games tournament pada materi spesifikasi dan karakteristik kayu (4) hasil belajar siswa setelah pengembangan media question card dengan model teams games tournament pada materi spesifikasi dan karakteristik kayu (5) Respon Siswa terhadap penggunaan media pembelajaran question card dengan model teams games tournament pada materi spesifikasi dan karakteristik kayu. Jenis penelitian ini menggunakan pengembangan 4D. Subyek penelitian ini menggunakan 21siswa kelas X DPIB SMK Negeri 2 Bangkalan. Instrumen Penelitian yang digunakan adalah lembar validasi (1) media question card( (2) perangkat pembelajaran 3) keterlaksanaan pembelajaran (4) pretest-posttest (5) angket respon siswa. Teknik analisis data yang digunakan analisis kelayakan perangkat pembelajaran, analisis kelayakan media question card, analisis keterlaksanaan pembelajaran, analisis hasil belajar dan analisis respon siswa. Hasil penelitian ini adalah (1) prosentase rata-rata hasil kelayakan media question card sebesar 84,54% dengan kategori sangat layak; (2) prosentase rata-rata hasil kelayakan perangkat pembelajaran meliputi silabus sebesar 83% dengan kategori sangat layak, RPP sebesar 77,4% dengan kategori sangat layak, materi sebesar 82% dengan kategori sangat layak ; (3) prosentase rata-rata hasil keterlaksanaan pembelajaran pada pertemuan 1 sebesar 82% dengan kategori baik, pada pertemuan 2 sebesar 91% dengan kategori sangat baik; (4) ) nilai rata-rata hasil belajar siswa yang didapat dari pre-test dan posttest, untuk pretest yang dilakukan pada kelas X DPIB masih sangat rendah dari batas KKM yang diberlakukan oleh sekolah yaitu 80. Hanya ada 2 siswa yang tuntas memperoleh nilai diatas nilai KKM 80. Ketuntasan klasikal yang diperoleh pada kelas X DPIB yakni hanya 10% masih kurang dari 80 % sebagai standar ketuntasan, Sedangkan post-test yang diperoleh pada kelas X DPIB yakni ketuntasannya mencapai 100%. Dimana minimal ketuntasannya lebih dari 80%. Jadi kenaikan ketuntasan klasikal dari hasil belajar setelah menggunakan media question Card pada kelas X DPIB yaitu sebesar 100% dengan kategori sangat baik; (5) prosentase rata-rata hasil respon siswa sebesar 73,8% dengan kategori sangat baik. Kata kunci : media question card, hasil belajar Abstract This study has a background that the ongoing learning process teachers still often use power point, the whiteboard is assisted by the lecture method in the learning process so that students kilack focus this is contrary to the application of the 2013 curriculum where the teacher only acts as a facilitator in order to train students more actively and build students knowledge creatively. The purpose of this study was to determine (1) the feasibility of Question Card media on wood specifications and characteristics of material (2)the feasibility of learning devices as learning media on material spesifications and characteristics of wood (3) the implementation of media question cards with games tournament tournament models on material specifications and wood characteristics (4) student learning outcomes after the development of media question card with models games tournament teams on material specifications and wood characteristics(5)Student?s response to the use of question card learning media with the model of games tournament on material specifications and wood characteristics. This type of research uses 4D development. The subjects of this study used 21 students of class X DPIB SMK Negeri 2 Bangkalan. The research instrument used was a validation sheet (1) learning device (2) media question card (3) learning feasibility (4) pretest-posttest (5) student response questionnaire. Data analysis techniques used feasibility analysis of learning devices, feasibility analysis of media question cards, analysis of learning feasibility, analysis of learning outcomes, analysis of student responses. The results of this study are (1) the average percentage of the results of the feasibility of the question card media is 84.54% with a very feasible category; (2) the average percentage of the feasibilty of learning devices includes a syllabus of 83% with a very fesible category, RPP of 77,4 % with a very fesible category, material of 82% with a very fesible category (3) the average percentage of late learning outcomes at 1st meeting was 82% with good categories, at the second meeting 91% with very good categories; (4) the average value of student learning outcomes obtained from the pre-test and posttest, for the pretest conducted on class X DPIB is still very low from the KKM limit imposed by the school, which is 80. There are only 2 students who can obtain added value the value of KKM 80 was obtained. Classical completeness obtained in class X DPIB was only 10%, still less than 80% as the standard of completeness, while the post-test obtained in class X DPIB was 100% completeness. Where the minimum completeness is more than 80%. So the classical completeness rises from learning outcomes after using media question cards in class X DPIB which is equal to 100% with very good categories; (5) the average percentage of student responses is 73.8% with a very good category. . Keywords: media question card, learning outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING DENGAN MENGGUNAKAN LKS PADA MATERI SPESIFIKASI DAN KARAKTERISTIK BAJA FUGUH ROHMAWAN, MUHAMMAD; ESTIDARSANI, NANIK
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING DENGAN MENGUNAKAN LKS PADA MATERI SPESIFIKASI DAN KARAKTERISTIK BAJA Nama : MUHAMMAD FUGUH ROHMAWAN NIM : 14050534014 Program Studi : S1 Pendidikan Teknik Bangunan Jurusan : Teknik Sipil Fakultas : Teknik Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Dr. Nanik Estidarsani, M.Pd Materi spesifikasi dan karakteristik baja merupakan materi mata pelajaran dasar-dasar kontruksi bangunan yang berhubungan dengan bahan bangunan pada spektrum kurikulum 2013 yang telah disesuaikan. Materi tersebut membutuhkan pemahaman yang baik dan proses pembelajaran yang menarik sehingga siswa dapat belajar dan mendapat nilai maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) keterlaksanaan pembelajaran; (2) respon siswa; (3) hasil penerapan antara kelas yang diberi dan tidak diberi model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing dengan menggunakan LKS pada materi spesifikasi dan karakteristik baja. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan rancangan posttest only control group design. Sampel penelitian adalah siswa kelas X KGSP1 dan X KGSP4 SMK Negeri 5 Surabaya semester gasal tahun ajaran 2018/2019 yang masing-masing kelas berjumlah 36 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi perangkat pembelajaran, lembar pengamatan keterlaksanaan pembelajaran, angket respon siswa, dan soal tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kelayakan perangkat pembelajaran, analisis keterlaksanaan pembelajaran, analisis respon siswa, dan uji beda dengan uji-t dua pihak. Hasil penelitian ini adalah (1) rata-rata hasil keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing menggunakan LKS pada pertemuan I sebesar 86,8% dengan kategori sangat baik, pada pertemuan II sebesar 90,8% dengan kategori sangat baik; (2) rata-rata hasil respon siswa terhadap model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing menggunakan LKS sebesar 83.49 % dengan kategori sangat baik; (3) nilai rata?rata kelas model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing dengan LKS adalah 85,28. Sedangkan, kelas metode pembelajaran langsung dengan LKS adalah 80,28. Hasil uji t menunjukkan, nilai thitung = 2,59. Nilai ttabel dengan signifikasi( ) = 2,5% adalah 2,319. Hasil thitung lebih besar dari ttabel. Artinya, ada perbedaan rata-rata hasil belajar yang signifikan antara siswa yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing dengan metode pembelajaran langsung pada materi spesifikasi dan karakteristik baja. Kata Kunci : Snowball Throwing, LKS, Keterlaksanaan Pembelajaran, Respon Siswa. ABSTRACT IMPLEMENTATION OF SNOWBALL THROWING COOPERATIVE LEARNING MODEL BY USING LKS ON SPECIFICATION MATERIALS AND STEEL CHARACTERISTICS Name : MUHAMMAD FUGUH ROHMAWAN NIM : 14050534014 Study Program : S1 Building Engineering Education Department : Civil Engineering Faculty of Engineering Institution : Surabaya State University Advisor : Dr. Nanik Estidarsani, M.Pd Material specifications and steel characteristics are subject matter of the basics of building construction related to building materials in the 2013 curriculum spectrum that have been adjusted. The material requires good understanding and interesting learning processes so students can learn and get maximum grades. The purpose of this study was to determine (1) the implementation of learning; (2) student responses; (3) the results of the application between classes given and not given the snowball throwing cooperative learning model by using LKS on material specifications and steel characteristics. This type of research uses an experimental research method with a posttest only control group design. The research sample was students of class X KGSP1 and X KGSP4 of SMK Negeri 5 Surabaya in odd semester 2018/2019 academic year, each of which consisted of 36 students. The research instruments used were learning device validation sheets, learning implementation observation sheets, student response questionnaires, and test questions. The data analysis technique used is the feasibility analysis of learning devices, analysis of learning feasibility, analysis of student responses, and different tests with two-party t-test. The results of this study are (1) the average results of the implementation of the snowball throwing type cooperative learning model using LKS at the first meeting of 86.8% with a very good category, at the second meeting 90.8% with a very good category; (2) the average student response to the snowball throwing type cooperative learning model uses LKS of 83.49% with a very good category; (3) the average grade of the cooperative learning type snowball throwing model with LKS is 85.28. Meanwhile, the class of direct learning methods with LKS is 80.28. The results of the t test show, the value of tcount = 2.59. The value of t table with significance (?) = 2.5% is 2,319. The result of tcount is greater than t table. That is, there is a significant difference in the average learning outcomes between students who apply the snowball throwing type cooperative learning model with direct learning methods on material specifications and steel characteristics.Keywords : Snowball Throwing, LKS, Implementation of Learning, Student Response.
PENERAPAN MEDIA MAKET TANGGA BETON DENGAN MENGGUNAKAN INSTRUMEN PENILAIAN PADA MATA PELAJARAN ESTIMASI BIAYA KONSTRUKSI DI SMKN 3 SURABAYA SEHWIA F, CHANDRA; PURWADI, DIDIEK
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENERAPAN MEDIA MAKET TANGGA BETON DENGAN MENGGUNAKAN INSTRUMEN PENILAIAN PADA MATA PELAJARAN ESTIMASI BIAYA KONSTRUKSI DI SMKN 3 SURABAYA Chandra Sehwia FadzilaniS1 Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya Email: chandrasfadzilani@gmail.com Drs. Didiek Purwadi, M.Si Dosen Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya Email: didiekpurwadi@yahoo.co.id Abstrak Media pengajaran merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kegiatan belajar mengajar selain strategi dan model pembelajaran. Maket tangga beton merupakan media tiga dimensi berperan dalam proses pembelajaran agar menjadi lebih menarik dan mudah dipahami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1)Kelayakan media dan perangkat pembelajaran, 2)Keterlaksanaan pembelajaran, dan 3)Hasil belajar siswa menggunakan media maket tangga beton. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen semu. Pelaksanaan penelitian di SMK Negeri 3 Surabaya kelas XI DPIB1 yang berjumlah 31 siswa. Pengumpulan data untuk kelayakan media dan perangkat pembelajaran menggunakan lembar validasi, keterlaksanaan pembelajaran menggunakan lembar observasi, dan hasil belajar menggunakan post test. Berdasarkan hasil validasi media menunjukkan presentase 85% dan hasil validasi perangkat pembelajaran menunjukkan presentase 78,8%. Hasil observasi keterlaksanaan mendapatkan rata-rata 83,8%. Hasil belajar siswa mendapatkan rata-rata 79,45 dengan ketuntasan mencapai 93,5%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan media pengajaran maket berperan positif terhadap hasil belajar siswa. Kata Kunci: Media Maket Tangga Beton, Keterlaksanaan Pembelajaran, Hasil Belajar Siswa Abstract Teaching media is one of the factors that influence teaching and learning activities in addition to strategies and learning models. The mockup of concrete stairs is a three-dimensional media that plays a role in the learning process to become more interesting and easy to understand. The purpose of this study was to find out 1) Feasibility of learning media and learning devices, 2) Implementation of learning, and 3) Learning outcomes of students using The mockup media of concrete stairs. The type of research used in this study is a kind of quasi-experimental research. The research was conducted at SMK Negeri 3 Surabaya in class XI DPIB1 totaling 31 students. Data collection for the feasibility of learning media and learning devices using a sheet of validation, implementation of learning using observation sheets, and learning outcomes using post test. Based on the results of media validation showed a percentage of 85% and the results of the validation of learning devices showed a percentage of 78.8%. The results of the observations obtained an average of 83.8%. Student learning outcomes get an average of 79.45 with completeness reaching 93.5%. From these results it can be concluded that the application of mockup teaching media plays a positive role on student learning outcomes. Keywords: The mockup Media of Concrete Stairs, Implementation of Learning, Student Learning Outcomes
PENERAPAN MEDIA MAKET PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI DAN UTILITAS GEDUNG DENGAN MATERI MENGGAMBAR DETAIL PONDASI BATU KALI DAN SLOOF DI KELAS XI DPIB SMK NEGERI 3 SURABAYA , MUDIONO; , KUSNAN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hasil persentase keterlaksanaan dan rata ? rata hasil belajar setelah diterapkan pembelajaran menggunakan media maket dan model pembelajaran langsung (MPL). Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian Pre-Experimental Design dengan desain penelitian One-Shot Case Study. Sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu kelas XI DPIB I dengan jumlah 34 siswa. Teknik sampling yang menjadi dasar penelitian menggunakan Teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi dan metode tes. Hasil analisis observasi keterlaksanaan pembelajaran memperoleh nilai rata - rata 82,15%, artinya penerapan media maket pada mata pelajaran kostruksi dan utilitas gedung dengan model MPL terlaksana dengan baik sesuai dengan skenario pembelajaran pada Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Hasil analisis hipotesis (uji-t) untuk hasil belajar siswa memperoleh nilai t hitung = 10,10; dan nilai t tabel 1,693 - (t hitung > t tabel), artinya Artinya ?Rata-rata hasil belajar siswa kelas XI DPIB di SMK Negeri 3 Surabaya pada mata pelajaran konstruksi dan utilitas gedung melalui pelaksanaan pembelajaran menggunakan media maket pondasi batu kali dan sloof adalah lebih besar (>) dari KKM (80) dengan kriteria Sangat Baik?. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu dengan penerapan Media Maket dengan model pembelajaran langsung (MPL) dapat menciptakan suasana menarik perhatian siswa dan bahan pengajaran lebih jelas maknanya, sehingga proses belajar mengajar dapat terlaksana dengan baik dan hasil belajar siswa dapat memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditentukan. Kata Kunci: Media Maket, Pondasi Batu Kali, Konstruksi dan Utilitas Gedung, Hasil Belajar Menggambar.
PENGEMBANGAN MEDIA SKETCHUP DENGAN MODEL PEMBELAJARAN BASED LEARNING PADA MATERI MENGGAMBAR DETAIL KUSEN PINTU DAN JENDELA KELAS XI DPIB DI SMK NEGERI 2 BOJONEGORO ANDO RYAN TAMA, ALI; DWI HANDAYANI, KRISNA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi dengan sarana dan prasarana di SMK Negeri 2 Bojonegoro yang tergolong sudah memadai untuk dilakukan pengajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) seperti tersedianya LCD proyektor, komputer dll, akan tetapi perangkat tersebut kurang dimaksimalkan sebagai media pembelajaran. Hal ini disebabkan pemahaman siswa terhadap materi diajarkan oleh guru dalam menjelaskan materi masih sangat terbatas sehingga menyebabkan siswa kurang termotivasi dalam belajar dan berpengaruh pada ketuntasan belajar siswa. Oleh karena itu perlu dikembangkan media pembelajaran Sketchup pada mata pelajaran kontruksi dan utilitas gedung pada materi menggambar detail kusen pintu dan jendela.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan media Sketchup dengan pembelajaran model Project Based Learning. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D). Subjek penelitian adalah siswa kelas XI DPIB 1 SMK Negeri 2 Bojonegoro tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 30 siswa dan Objek dalam penelitian ini adalah media sketchup dengan materi menggambar detail kusen pintu dan jendela. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi kelayakan media Sketchup yang divalidasi oleh para ahli dari dua dosen Teknik Sipil Universitas Negeri Surabaya dan Guru mata pelajaran Kontruksi dan Utilitas Gedung. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kelayakan media Sketchup. Berdasarkan analisis hasil penelitian, prosentase rata-rata kelayakan media Sketchup sebesar 83,85% dengan kategori sangat layak, Sehingga media Sketchup dapat digunakan dalam kegiatan belajar mengajar, khususnya pada materi menggambar detail kusen pintu dan jendela kelas XI Desain Permodelan dan Informasi Bangunan 1 SMK Negeri 2 Bojonegoro. Kata Kunci: Media Sketchup, Project Based Learning, Ketuntasan Belajar Abstract . The background of this research is that the facilities and infrastructure in Bojonegoro 2 State Vocational School were sufficient to be carried out based on Information and Communication Technology (ICT) teaching such as the availability of LCD projectors, computers, etc., but these devices were not maximized as learning media. This is due to students understanding of the material though by the teacher in explaining the material was still very limited, causing students were less motivated in learning and influence the completeness of student learning. Therefore, the development of Sketchup learning media on construction subjects and building utilities was developed in detailing material on door and window frames. The purpose of this study was to determine the feasibility of Sketchup media with learning from the Project Based Learning model. This type of research is Research and Development (R & D). The research subjects were students of class XI DPIB 1 in Bojonegoro State Vocational High School 2 2018/2019 which numbered 30 students and the object in this study was sketchup media with material drawing details on door and window frames. The research instrument used was a validation sheet for Sketchup media validation validated by experts from two lecturers of Surabaya State University Civil Engineering and Construction and Building Utilities subject teachers. The data analysis technique used is an analysis of Sketchup media feasibility. Based on the analysis of the research results, the average percentage of Sketchup media eligibility is 83.85% with a very feasible category. So that Sketchup media can be used in teaching and learning activities, especially in detail drawing material on door frames and windows of class XI Model Design and Building Information 1 of SMK Negeri 2 Bojonegoro. Keywords: Media Sketchup, Project Based Learning, Learning Completeness.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENGETAHUI HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI MENGGAMBAR DAN MENGHITUNG RENCANA ANGGARAN BIAYA KELAS XI TGB BURHANUDDIN, MUHAMMAD; ESTIDARSANI, NANIK
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pembelajaran problem based learning (PBL) dalam penelitian ini diberikan kepada dua kelas dengan sistem silang. Sehingga, kedua kelas pernah menerapkan pembelajaran PBL. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, 1) keterlaksanaan pembelajaran, 2) respon siswa, 3) hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran problem based learning. Desain penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen yang berbentuk Non-equivalent Control Group Design. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Surabaya, jurusan Teknik Gambar Bangunan (TGB). Waktu penelitian dilakukan pada semester gasal tahun ajaran 2017/2018. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas XI TGB 1 yang berjumlah 32 siswa dan siswa kelas XI TGB 2 yang berjumlah 32 siswa. Kelas XI TGB 1 adalah kelas yang mendapat perlakuan, kelas XI TGB 2 adalah kelas yang tidak mendapat perlakuan pada materi kusen. Pertemuan selanjutnya perlakuan disilang, kelas XI TGB 2 adalah kelas yang mendapat perlakuan, kelas XI TGB 1 adalah kelas yang tidak mendapat perlakuan pada materi daun pintu. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis komparatif dengan menganalisa hasil belajar menggunakan uji hipotesis uji-t dua pihak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) hasil keterlaksanaan mengalami peningkatan, baik saat diterapkan PBL maupun tidak menerapkan PBL. Rata-rata keterlaksanaan pembelajaran adalah sebesar 77,41%. Rata-rata keterlaksanaan yang dilakukan guru adalah 79,31%. Rata-rata keterlaksanaan yang diberikan kepada siswa adalah 77,83%. 2) Respon siswa kelas XI TGB 1 sebesar 70,86% dan kelas XI TGB 2 sebesar 76,17%, artinya siswa memiliki respon baik terhadap penerapan PBL. 3) Rata-rata hasil belajar materi kusen, kelas TGB 1 yang menerapkan model PBL mendapatkan nilai rata-rata 78,44 dan kelas TGB 2 yang tidak menerapkan model PBL mendapatkan nilai rata-rata 71,13. Rata-rata hasil belajar materi daun pintu, kelas TGB 2 yang menerapkan model PBL mendapatkan nilai rata-rata 79,3 dan kelas TGB 1 yang tidak menerapkan model PBL mendapatkan nilai rata-rata 70,1. Kelas yang mendapat perlakuan model PBL rata-rata hasil belajarnya lebih baik dari pada kelas yang tidak mendapat perlakuan model PBL. Kata Kunci : Hasil Belajar, Problem Based Learnig, Rencana Anggaran Biaya, Respon Siswa. Abstract Problem-based learning (PBL) learning in this study was given to two classes with cross systems. So, both classes have applied PBL learning. This study aims to find out, 1) the feasibility of learning, 2) student responses, 3) student learning outcomes using problem-based learning models. The research design used was quasi-experimental in the form of Non-equivalent Control Group Design. This research was conducted at SMK Negeri 2 Surabaya, majoring in Building Drawing Engineering (TGB). The time of the study is conducted in the odd semester of the 2017/2018 school year. The sample used was class XI TGB 1 students, amounting to 32 students and students of class XI TGB 2, amounting to 32 students. Class XI TGB 1 is a class that gets treatment, class XI TGB 2 is a class that does not get treatment on frame material. The next meeting was crossed treatment, class XI TGB 2 was the class that received treatment, class XI TGB 1 was a class that did not receive treatment on the door leaf material. The data analysis technique used is comparative analysis by analyzing learning outcomes using the two-party t-test hypothesis test. The results of the study showed that 1) the results of the implementation had increased, both when PBL was applied and did not apply PBL. The average implementation of learning is 77.41%. The average implementation done by the teacher is 79.31%. The average implementation given to students was 77.83%. 2) The response of class XI TGB 1 students is 70.86% and class XI TGB 2 is 76.17%, meaning that students have a good response to the application of PBL. 3) The average frame material learning outcomes, class TGB 1 which applies the PBL model get an average value of 78.44 and TGB 2 classes that do not apply the PBL model to get an average value of 71.13. The average door leaf material learning outcomes, the TGB 2 class that applies the PBL model gets an average value of 79.3 and the TGB 1 class that does not apply the PBL model gets an average score of 70.1. The class that received the PBL model treatment had an average learning outcome better than the class that did not receive PBL treatment. Keywords: Budget Cost Plan, Learning Outcomes, Problem Based Learning, Student Respon
PENERAPAN INQUIRY BASED LEARNING DENGAN PENDEKATAN OPEN-ENDED PADA KOMPETENSI DASAR MENGANALISIS GAYA-GAYA BATANG KONSTRUKSI RANGKA SEDERHANA PUTRI ROHMANIYAH, SELVIA; SABARIMAN, BAMBANG
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran Inquiry based learning merupakan pembelajaran yang melibatkan siswa untuk menemukan sesuatu dengan berbekal pengalaman sendiri. Pembelajaran ini menggunakan pendekatan open-ended untuk memperbaiki pemahaman kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui keterlaksanaan pembelajaran, (2) respon siswa, dan (3) perbedaan hasil belajar setelah menerapkan pembelajaran inquiry based learning dengan pendekatan open-ended. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain Single One Shot Case Study menggunakan 2 kelas. Subjek penelitian ini adalah kelas X DPIB SMK Negeri 1 Kediri berjumlah 33 siswa/kelas, dengan perlakuan X DPIB 1 sebagai kelas kontrol dan X DPIB 2 sebagai kelas eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2018-2019. Hasil penelitian ini adalah (1) persentase rata-rata keterlaksanaan pembelajaran adalah 91,23% termasuk penilaian sangat layak (2) persentase respon siswa kelas X DPIB 2 (kelas eksperimen) adalah 83,52%, dan dapat diketahui bahwa siswa kelas X DPIB 2 lebih tertarik dan setuju menggunakan alat peraga rangka batang sederhana dalam pembelajaran (3) Hasil rata-rata tes belajar siswa kelas X DPIB 1 (kontrol) sebesar 71,3; kelas X DPIB 2 (eksperimen) sebesar 79,79. Hasil uji-t dua pihak untuk mengetahui perbedaan hasil belajar dengan t hitung= 3,326>t tabel=2,246 (signifikan, ?=5%). Artinya, terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang mendapatkan perlakuan menggunakan alat peraga rangka batang sederhana, dengan siswa yang tidak mendapatkan perlakuan. Kata Kunci: Alat peraga, Hasil belajar, Inquiry based learning, Open-ended
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TYPE PICTURE AND PICTURE PADA MATA PELAJARAN DASAR-DASAR KONSTUKSI BANGUNAN KELAS X KGSP SMKN 5 SURABAYA ADE PUTRA, ARISKA; PURWADI, DIDIEK
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKarya tulis ini bertujuan untuk mengetahui (a) keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran picture and picture; (b) untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas X-3 KGSP yang menggunakan model pembelajaran picture and picture.Penelitian ini merupakan ?Pre-Experimental Designs? dengan jenis One Shoot Case Study. Waktu penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2018/2019. Sasaran dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-3 KGSP dengan jumlah 30 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh dari validasi perangkat pembelajaran, teknik pengamatan dan tes. Validasi digunakan untuk mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran, teknik pengamatan digunakan untuk memperoleh data keterlaksanaan pembelajaran yaitu aktivitas mengajar guru dan aktivitas belajar siswa, sedangkan tes digunakan untuk memperoleh data hasil belajar.Hasil penelitian menunjukkan keterlaksanaan pengajaran guru memperoleh skor rata-rata yaitu 97,61% dan keterlaksanaan belajar siswa memperoleh skor rata-rata yaitu 97,02%. Berdasarkan kategori tersebut maka keterlaksanaan pembelajaran menggunakan model picture and picture terlaksana dengan sangat baik. Hasil belajar siswa menunjukkan rata-rata hasil belajar adanya perlakuan dengan model pembelajaran picture and picture adalah 66,93 dan hasil nilai tes setelah diterapkan model pembelajaran picture and picture adalah 96,13 dengan thitung = 57,030 sedangkan ttabel = 1,699. Hal ini berarti harga nilai thitung>ttabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, rata-rata hasil belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran picture and picture pada mata pelajaran dasar-dasar konstruksi bangunan kelas X KGSP di SMKN 5 Surabaya lebih besar atau sama dengan KKM 75 (H0 =: ?> 75). Kata Kunci: Model pembelajaran kooperatif, picture and picture.ABSTRACKThis paper aims to find out (a) the implementation of learning using a learning model picture and picture; (b) to find out the learning outcomes of class X-3 KGSP students who use the picture and picture learning model.This research is "Pre-Experimental Designs" with the type of One Shoot Case Study. The time of the study is carried out in the even semester of the 2018/2019 academic year. The target in this study was students of class X-3 KGSP with a total of 30 students. Data collection in this study was obtained from the validation of learning devices, observation and test techniques. Validation is used to determine the feasibility of learning devices, observation techniques are used to obtain learning implementation data, namely teacher teaching activities and student learning activities, while tests are used to obtain learning outcomes data. The results of the study showed that the teaching performance of the teacher obtained an average score of 97.61% and the learning achievement of students gained an average score of 97.02%. Based on these categories, the implementation of learning using the picture and picture model is done very well. Student learning outcomes show the average learning outcomes of treatment with picture and picture learning models is 66.93 and the results of test scores after the applied picture and picture learning model are 96.13 with tcount = 57.030 while t table = 1.699. This means the price of the tcount> t table. So it can be concluded that, the average student learning outcomes after using the picture and picture learning model on the basics of building construction class X KGSP in Surabaya Vocational High School 5 is greater or equal to KKM 75 (H0 =: ?> 75). Keywords: Cooperative learning model, picture and picture.