cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 336 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA GAME EDUKASI MENGGUNAKAN APLIKASI ADOBE FLASH PADA KD PENGGAMBARAN 3 DIMENSI DI KELAS XI DESAIN PEMODELAN DAN INFORMASI BANGUNAN YULIANTO, MUHAMMAD
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran game edukasi menggunakan aplikasi adobe flash pada KD penggambaran 3 dimensi merupakan media pembelajaran yang melibatkan siswa untuk belajar mandiri. Media pembelajaran ini menggunakan apilikasi Corel Draw X6 dan Adobe Flash CS6. Penelitian ini bertujuan untuk mencari konsep pengembangan media pembelajaran game edukasi yang dapat digunakan dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan Research and Development dengan enam langkah pengembangan yaitu (1) Potensi dan Masalah (2) Pengumpulan data (3) Desain Produk (4) Validasi Desain (5) Revisi Desain (6) Uji Coba Produk. Hasil pengembangan Media game edukasi (quiz game) adalah media pembelajaran yang memiliki konsep sebagai media Interaktif. Media game edukasi memfasilitasi siswa untuk belajar secara mandiri dan menyenangkan dengan mengerjakan soal-soal yang dapat dikerjakan secara acak dan akan mendapat feedback berupa pembahasan pada setiap soal.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI MENGANALISA ESTIMASI BIAYA PEKERJAAN KONSTRUKSI GEDUNG DI KELAS DPIB (SMK NEGERI 2 BOJONEGORO) WAHYU CAHYANI, ARDIA; PURWADI, DIDIEK
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) keterlaksanaan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi menganalisa estimasi biaya pekerjaan konstruksi gedung di kelas DPIB SMK Negeri 2 Bojonegoro dan (2) hasil belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi menganalisa estimasi biaya pekerjaan konstruksi gedung di kelas DPIB SMK Negeri 2 Bojonegoro. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eskperimen. Penelitian dilaksanakan di SMK Negeri 2 Bojonegoro pada semester Genap Tahun Ajaran 2018/2019. Sampel pada penelitian ini yaitu kelas XI DPIB 1 dan XI DPIB 2 yang berjumlah 61 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket berupa lembar keterlaksanaan dan tes hasil belajar. Teknik analisis data berupa analisis lembar pengamatan keterlaksanaan pembelajaran dan uji t satu sampel atau one sample t test pihak kanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) keterlaksanaan pembelajaran sangat baik dengan perolehan hasil pada tatap muka pertama sebesar 87% dan tatap muka kedua sebesar 92%. (2) Rerata hasil belajar siswa kelas XI DPIB 1 sebesar 90, sedangkan siswa kelas XI DPIB 2 sebesar 81. Nilai maksimum dari tes yang dilakukan sebesar 100, sedangkan nilai minimum sebesar 60 dengan standar deviasi sebesar 8,82. Hasil uji hipotesis dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi menganalisa estimasi biaya pekerjaan konstruksi di kelas XI DPIB SMK Negeri 2 Bojonegoro lebih besar sama dengan (?) KKM (80). Kata kunci: Hasil Belajar, Inkuiri Terbimbing, Keterlaksanaan Pembelajaran ABSTRACT This study aimed to determine (a) the enforceability of learning and (b) the results of student learning with guided inquiry learning model application on the material to analyze the estimated cost of construction work in the classroom building DPIB SMK Negeri 2 Bojonegoro. This type of researched is a quasi experiments. The research was conducted at SMK Negeri 2 Bojonegoro on even semester academic year of 2018/2019. The samples in this research is class XI and XI DPIB DPIB 1 2 totaling 61 students. Data collection techniques in this study using a questionnaire in the form of sheets of enforceability and achievement test. Data analysis techniques in the form of sheet analysis observations keterlaksanaan learning and one sample t test or one-sample t test right side. The results showed that, (a) is said to be learning keterlaksanaan done very well with the acquisition of the results of the first face of 87% and face to face second 92%. (b) The Average of results of students of class XI DPIB 1 gained 90, while the class XI students DPIB 2 gained 81. The maximum value of the tests carried out at 100, while the minimum value of 60 with standard deviation value of 8,82. Hypothesis test results can be concluded that student learning outcomes after application of guided inquiry learning model in analyzing the material cost estimate of construction work in class XI SMK DPIB 2 Bojonegoro larger equal to (?) KKM (80). Keywords: Learning Outcomes, Guided Inquiry Learning, Enforceability of Learning
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO TUTORIAL MENGGUNAKAN APLIKASI ADOBE FLASH PADA KD MENERAPKAN PROSEDUR PEKERJAAN SURVEY DAN PEMETAAN DI KELAS X DESAIN PEMODELAN DAN INFORMASI BANGUNAN MUSTOFASANI, NURIL; PURWADI, DIDIEK
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian pengembangan yaitu (1) Menganalisis kelayakan Media Pembelajaran video tutorial menggunakan Adobe Flash pada Kompetensi Dasar Menerapkan prosedur Pekerjaan Survey Dan Pemetaan. (2) Menganalisis respon Peserta didik kelas X Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan SMK Negeri 1 Mojokerto terhadap media video tutorial menggunakan adobe flash pada Kompetensi Dasar Menerapkan prosedur Pekerjaan Survey Dan Pemetaan. (3) Menganalisis hasil uji coba Peserta didik kelas X Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan setelah menerima media video tutorial menggunakan adobe flash pada Kompetensi Dasar Menerapkan prosedur Pekerjaan Survey Dan Pemetaan.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan atau Researh and Development menggunakan satu kelas. Subjek penelitian ini adalah kelas X DPIB SMK Negeri 1 Mojokerto berjumlah 33 siswa/kelas, dengan perlakuan X DPIB 2 sebagai kelas perlakuan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2018-2019. Hasil penelitian ini adalah (1) validasi media pembelajaran dengan hasil 85,5 % dengan kategori sangat layak, dan validasi respon peserta didik dengan hasil 80% dengan kategori layak. (2) Hasil perhitungan nilai presentase respon siswa sebesar 80% dapat diketahui bahwa siswa kelas X DPIB 2 lebih tertarik dan setuju menggunakan media video tutorial menggunakan adobe flash. (3) Hasil tes pengetahuan pada Kelas X DPIB 1 SMK Negeri 1 Mojokerto sebanyak 33 peserta didik pada mata pelajaran Konstruksi Bangunan Gedung dan Teknik Pengukuran Tanah memiliki persentase ketuntasan 87,87%.Hal tersebut berarti bahwa dari 33 siswa terdapat 87,87% siswa yang tuntas dengan nilai >75 sesuai dengan KKM. hasil perhitungan di atas didapatkan nilai presentase respon siswa sebesar 80% dapat diketahui bahwa siswa kelas X DPIB 2 lebih tertarik dan setuju menggunakan media video tutorial menggunakan adobe flash.Kata kunci : adobe flash, video tutorial, Researh and DevelopmentABSTRACTThe objectives of the research development are (1) Analyzing the feasibility of a Learning Media video tutorial using Adobe Flash on Basic Competencies Applying Survey and Mapping Work procedures. (2) Analyzing the responses of Grade X Students of Model Design and Building Information of SMK Negeri 1 Mojokerto to video tutorial media using adobe flash on Basic Competence Applying Survey and Mapping Work procedures. (3) Analyzing the test results of Class X Students of Model Design and Building Information after receiving a video tutorial using adobe flash on Basic Competencies Applying Survey and Mapping Work procedures. type of research used is research development or research and development using one class. The subjects of this study were class X DPIB SMK Negeri 1 Mojokerto totaling 33 students / class, with the treatment of X DPIB 2 as the treatment class. This research was conducted in the even semester of the 2018-2019 academic year.The results of this study are (1) the validation of learning media with 85.5% results with a very feasible category, and validating the responses of students with 80% results with a feasible category. (2) The results of the calculation of the percentage response value of students by 80% can be seen that students of class X DPIB 2 are more interested and agree to use media video tutorials using adobe flash. (3) The results of knowledge tests on Class X DPIB 1 of SMK Negeri 1 Mojokerto as many as 33 students in the subjects of Building Construction and Land Measurement Techniques have a percentage of completeness 87.87%. This means that out of 33 students there are 87.87% of students completed with a value of> 75 in accordance with KKM. the results of the above calculations obtained the value of the percentage of students responses of 80% can be seen that students of class X DPIB 2 are more interested and agree to use video media tutorials using adobe flash.Keywords: adobe flash, tutorial video, Researh and Development
PENERAPAN BLENDED LEARNING MENGGUNAKAN APLIKASI GOOGLE CLASSROOM PADA KOMPETENSI DASAR MEMPRESENTASIKAN JENIS-JENIS ALAT BERAT PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI ALI, NUR; AGUS YUDHA PRAWIRA ADISTANA, GDE
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui perbedaan hasil belajar antara siswa yang diajar menggunakan Model Blended Learning menggunakan aplikasi Google Classroom dengan Model Pembelajaran Langsung pada kompetensi dasar mempresentasikan jenis-jenis alat berat pada pekerjaan konstruksi kelas X DPIB di SMKN 1 Tuban.Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain penelitian ?Nonequivalent Control Group Design? yaitu Posttest-only Control Group Design. Subjek penelitian yang digunakan adalah siswa kelas X DPIB SMK Negeri 1 Tuban pada tahun ajaran 2018/2019. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes. Analisis data pada penelitian ini adalah analisis hasil belajar siswa. Hasil belajar siswa dalam penelitian ini didapat dari nilai kongitif siswa. Nilai kognitif diambil dari hasil tes siswa yang diberikan pada akhir kegiatan pembelajaran.Berdasarkan hasil penelitian terhadap hasil nilai post test siswa yang diajar menggunakan Model Pembelajaran Langsung pada kelas X DPIB 1 diperoleh rata-rata kelas nilai hasil post test siswa sebesar 55 dari 31 siswa, nilai median sebesar 55,5, nilai minimum data 38 dan nilai maksimum data 70 sedangkan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan Model Blended Learning menggunakan aplikasi Google Classroom pada kelas X DPIB 2 diperoleh rata-rata kelas nilai hasil post test siswa sebesar 64 dari 31 siswa, nilai median sebesar 60,5, nilai minimum data 34 dan nilai maksimum data 84. Hasil analisis uji hipotesis (uji t) didapat thitung sebesar 2,67 dan ttabel sebesar 2,00. Jadi kesimpulannya terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas yang diajar menggunakan model Blended Learning menggunakan aplikasi Google Classroom dan siswa yang diajar dengan model pembelajaran langsung. Kelas yang diajar menggunakan model Blended Learning lebih termotivasi dalam proses pembelajaran dan siswa juga lebih mudah memahami materi yang disampaikan sehingga hasil post test lebih baik dari kelas yang diajar menggunakan model pembelajaran langsung.Kata kunci: Kuasi Eksperimen, Alat Berat , Hasil Belajar, Dasar-dasar Konstruksi Bangunan.This study aims to determine the differences in learning outcomes between students taught using the Blended Learning Model using the Google Classroom application with the Direct Learning Model on the basic competencies of presenting the types of heavy equipment in class X DPIB construction work at SMKN 1 Tuban.The research method used is a quasi experimental research design with ?Nonequivalent Control Group Design? that is Posttest-only control group design. The research subjects used were grade X DPIB students of SMK Negeri 1 Tuban in the 2018/2019 school year. The instrument for collecting data uses a test. Data analysis in this study is an analysis of student learning outcomes. Student learning outcomes in this study were obtained from students cognitive values. Cognitive value is taken from the results of student tests given at the end of learning activities. Based on the results of research on the results of the post test scores of students who were taught using the Direct Learning Model in class X DPIB 1 obtained an average grade of student test results of 55 of 31 students, a median value of 55.5, a minimum value of data 38 and a maximum value data 70 while student learning outcomes taught using the Blended Learning Model using the Google Classroom application in class X DPIB 2 obtained an average grade of 64 students from 31 post-test results, a median score of 60.5, a minimum score of 34 data and grades maximum data 84. The results of the analysis of the hypothesis test (t test) obtained tcount of 2.67 and ttable of 2.00. So in conclusion there are differences in learning outcomes between classes taught using the Blended Learning model using the Google Classroom application and students who are taught with a direct learning model. Classes taught using the Blended Learning model are more motivated in the learning process and students also more easily understand the material presented so that the results of the post test are better than the classes taught using the direct learning model.Keywords: Quasi Experiment, Heavy Equipment, Learning Outcomes, Building Construction Basics.
PENERAPAN MEDIA SKETCHUP DENGAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG PADA KOMPETENSI DASAR MENERAPKAN PROSEDUR PEMBUATAN GAMBAR DETAIL KONSTRUKSI JEMBATAN DI SMK A INI, ROHMATUL; , KUSNAN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Proses pembelajaran merupakan rangkaian komunikasi antara siswa dan guru, proses tersebut dikatakan efektif apabila materi yang disajikan guru dapat diserap oleh siswa. Upaya yang dapat dilakukan untuk membantu siswa memahami materi adalah dengan media yang menarik, penggunaan media tidak lain adalah untuk mengurangi verbalisme agar siswa mudah memahami media ajar yang disajikan. Salah satu media yang banyak digunakan dalam proses pembelajaran adalah media SketchUp, SketchUp merupakan media tiga dimensi untuk membuat atau mendesain objek tiga dimensi dengan perbandingan panjang, lebar, maupun tinggi. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui hasil belajar antara siswa yang menggunakan media SketchUp dan tidak menggunakan mediasketchup, mengetahui keterlaksanaan pembelajaran dengan media SketchUp, dan untuk mengetahui kelayakan media SketchUp. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Design dengan desain Noneequivalent Control Group Design. Penelitian ini dilakukan pada semester genap 2018/2019 di SMK Negeri 1 Mojokerto. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI DPIB 1 sebagai kelas eksperimen dan XI DPIB 2 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen mendapat perlakuan menggunakan media SketchUp dan kelas kontrol tidak mendapat perlakuan dengan media SketchUp. Instrumen penelitian terdiri dari lembar tes hasil belajar, lembar validasi perangkat pembelajaran, dan lembar keterlaksanaan pembelajaran. Hasil belajar siswa kelas eksperimen rata-rata lebih besar daripada kelas kontrol yaitu kelas eksperimen = 81 dan kelas kontrol = 74. Analisis uji hipotesis menghasilkan t hitung > t tabel yaitu 3,110 > 2,005. Dengan demikian maka, terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen yang menggunakan media SketchUp dan dengan kelas kontrol yang tidak menggunakan media SketchUpdapat meningkatkan hasil belajar siswa karena siswa lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran dikelas. Kelayakan perangkat pembelajaran berdasarkan para ahli menunjukkan presentase kelayakan sebesar 85% dengan kualitatif sangat layak. Keterlaksanaan pembelajaran dengan media SketchUp ini diidentifikasikan melalui kegiatan mengajar guru yang diperoleh sebesar 89% dengan kualitatif sangat baik. Kata Kunci : SketchUp, Model Pembelajaran Langsung, Hasil Belajar Siswa, Keterlaksanaan Pembelajaran, Kelayakan Media.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA SKETCHUP PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI DAN UTILITAS GEDUNG KELAS XI DI SMK NEGERI 2 BOJONEGORO ADAM, BENI; WAHYU CAHYAKA, HENDRA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) kelayakan perangkat pembelajaran pada penerapan model pembelajaran Project Based Learning menggunakan media sketchup; (2) keterlaksanaan pembelajaran terhadap penerapan model pembelajaran Project Based Learning menggunakan media sketchup; (3) hasil belajar siswa terhadap penerapan model pembelajaran Project Based Learning menggunakan media sketchup. Jenis penelitian ini adalah one shot case study dengan bentuk Pre-Experimental Design. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI DPIB 1 SMK Negeri 2 Bojonegoro tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 30 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi perangkat pembelajaran, lembar validasi media pembelajaran, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kelayakan perangkat pembelajaran, analisis keterlaksanaan pembelajaran, analisis hasil belajar serta uji-t satu pihak kiri. Hasil penelitian ini adalah (1) hasil kelayakan silabus sebesar 85,33%, hasil kelayakan rencana perangkat pembelajaran sebesar 87,89%, hasil materi handout sebesar 85,00%, hasil kelayakan soal tes hasil belajar sebesar 84,17% dan hasil kelayakan media sebesar 4,44%; (2) Hasil keterlaksanaan pembelajaran pada pertemuan 1 sebesar 82,92%, pada pertemuan 2 sebesar 83,33% dan pada pertemuan 3 sebesar 84,12%; (3) Hasil penilaian tes hasil kerja rata-rata yang diperoleh seluruh siswa adalah 82,08 dengan jumlah 29 siswa mencapai KKM (tuntas) dan 1 siswa berada di bawah KKM (tidak tuntas) dan ketuntasan klasikal hasil belajar siswa memperoleh prosentase 96,67% dengan skor rata-rata 82,64, sedangkan siswa yang berada di bawah KKM (tidak tuntas) memperoleh prosentase 3,33% dengan skor rata-rata 66,00. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, ketuntasan hasil belajar siswa memperoleh prosentase rata-rata sebesar 96,67% yang berada pada rentang nilai 81-100% dengan kategori sangat tinggi Kata Kunci: Project Based Learning, Sketchup, Hasil Belajar Siswa. Abstract The purpose of this study was to determine (1) the appropriateness of learning tools in the application of Project Based Learning learning models using sketchup media; (2) the implementation of learning towards the application of the Project Based Learning learning model using sketchup media; (3) student learning outcomes towards the application of the Project Based Learning learning model using sketchup media. This research is a one shot case study in the form of Pre-Experimental Design. The research sample was students of class XI DPIB 1 of SMK Negeri 2 Bojonegoro in the 2018/2019 school year totaling 30 students. The research instrument used was a learning device validation sheet, a learning media validation sheet, an observation sheet of learning accomplishment, a learning outcome test sheet. The data analysis technique used is the analysis of the feasibility of the learning kit, analysis of the feasibility of learning, analysis of learning outcomes as well as the left-hand t-test. The results of this study are (1) the results of the feasibility of the syllabus of 85.33%, the results of the feasibility of the learning device plan of 87.89%, the results theory of the handout of 85.00%, the results of the feasibility test results of learning outcomes by 84.17% and the results of the feasibility of the media by 4.44%; (2) The results of the implementation of learning at meeting 1 amounted to 82.92%, at meeting 2 amounted to 83.33% and at meeting 3 amounted to 84.12%; (3) The results of the assessment of the average test results obtained by all students is 82.08 with the number of 29 students reaching KKM (complete) and 1 student under KKM (incomplete) and classical completeness of student learning outcomes obtained a percentage of 96.67 % with an average score of 82.64, while students who are under KKM (incomplete) get a percentage of 3.33% with an average score of 66.00. Thus it can be concluded that, completeness student learning outcomes obtain an average percentage of 96.67% which is in the range of values ??81-100% with a very high category Keywords: Project Based Learning, Sketchup, Student Learning Outcomes.
PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN SAP2000 PADA MATERI ANALISA GAYA BATANG KOSNTRUKSI RANGKA BATANG KELAS X-DPIB SMKN 1 KEMLAGI BAGUS RAMADHAN, ABHI; , SUPRAPTO
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSiswa SMK cenderung tertarik terhadap mata pelajaran yang bersifat penerapan dan praktikum dibanding dengan mata pelajaran yang dominan dengan konsep analisa dan perhitungan gaya yakni mata pelajaran mekanika teknik. Oleh karena itu, untuk menarik perhatian dan mempermudah pemahaman siswa maka diperlukan penerapan media pembelajaran yang relevan dan melibatkan siswa secara langsung yakni program SAP2000. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran, respon siswa, dan perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen (X DPIB 2) dengan kelas kontrol (X DPIB 1) akibat penggunaan program SAP2000 pada materi analisa gaya batang konstruksi rangka batang. Bentuk penelitian yang digunakan ialah True-Experimental dengan jenis Posttest?Only-Control Design pada kelas eksperimen (X DPIB 2) dan kelas kontrol (X DPIB 1) yang dilaksanakan sebanyak tiga kali tatap muka yang berisikan 33 siswa pada tiap kelas di SMKN 1 Kemlagi semester genap 2018/2019. Teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain observasi keterlaksanaan pembelajaran, pengisian angket respon siswa pada tatap muka ketiga atau terakhir, dan tes hasil belajar yang diberikan pada tiap tatap muka. Hasil analisis keterlaksanaan pembelajaran yang dilaksanakan pada kelas eksperimen diperoleh persentase kesesuaian rata-rata pada ketiga pertemuan sebesar 94% yang termasuk kategori sangat sesuai terhadap RPP. Hasil pengisian angket respon siswa pada kelas eksperimen diperoleh persentase sebesar 81% yang termasuk kategori sangat setuju terhadap perlakuan yang diberikan. Sementara itu, rata-rata hasil belajar pada kelas eksperimen sebesar 79,5. Sedangkan rata-rata hasil belajar pada kelas kontrol sebesar 68,3. Berdasarkan rata-rata hasil belajar dari kedua kelas tersebut diperoleh peningkatan hasil belajar sebesar 14,08%. Dengan demikian, pembelajaran menggunakan SAP2000 pada materi analisa gaya batang pada konstruksi rangka batang memberikan perbedaaan hasil belajar yang lebih baik. Kata Kunci: SAP2000, Analisa Gaya Batang, Keterlaksanaan pembelajaran, respon siswa, Hasil belajar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PEER ASSESSMENT DENGAN MEDIA MAKET PADA KOMPETENSI DASAR MENERAPKAN PROSEDUR PEMBUATAN GAMBAR DETAIL STRUKTUR RANGKA ATAP KELAS XI DPIB DI SMK NEGERI 1 SIDOARJO AZHAR, FAIZ; , KUSNAN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) keterlaksanaan model pembelajaran peer assessment dengan media maket pada kompetensi dasar menerapkan prosedur pembuatan gambar detail struktur rangka atap kelas XI DPIB di SMK Negeri 1 Sidoarjo; (2) hasil belajar dari model pembelajaran peer assessment dengan media maket pada kompetensi dasar menerapkan prosedur pembuatan gambar detail struktur rangka atap kelas XI DPIB di SMK Negeri 1 Sidoarjo. Penelitian ini mengunakkan quasi experimental design dengan desain penelitian yang digunakkan dalam penelitian ini adalah posttest-only control design. Instrumen penelitian yang digunakkan adalah lembar validasi perangkat pembelajaran, lembar observasi pengamatan keterlaksanaan pembelajaran, dan lembar tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakkan adalah menganalisa keterlaksanaan pembelajaran peer assessment dalam kelompok dan antar kelompok menggunakkan media maket. Uji hipotesis dengan menggunakkan uji-t pihak kanan. Hasil penelitian ini adalah (1) pengamatan keterlaksanaan pembelajaran diperoleh persentase rata-rata hasil pengamatan selama 3 (tiga) pertemuan adalah sebesar 90,37% dengan kategori sangat baik untuk pertemuan pertama, sebesar 88,15% dengan kategori sangat baik untuk pertemuan kedua dan 89,47% dengan kategori sangat baik untuk pertemuan ketiga; (2) Nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 83,23 untuk XI DPIB 1 dengan hasil analisis uji t satu pihak kanan, diperoleh t hitung = 2,678 ? t tabel = 1,697 pada ? sebesar 5%. Artinya Hasil belajar siswa kelas XI DPIB SMKN 1 Sidoajo pada kompetensi dasar menerapkan prosedur pembuatan gambar detail struktur rangka atap melalui pelaksanaan model pembelajaran peer assessment menggunakan media maket adalah lebih besar atau sama dengan 78. Kata Kunci : Peer Assessment, media maket, hasil belajar siswa. Abstract The purpose of this study was to determine (1) the practicability of the peer assessment learning model with mock-up media on the basic competencies of implementing procedures for making detailed drawings of the roof frame structure of the XI DPIB class at SMK Negeri 1 Sidoarjo; (2) learning outcomes of the peer assessment learning model with mock-up media on the basic conpetencies apply the procedure of making detailed drawings of the roof frame structure of the XI DPIB class at SMK Negeri 1 Sidoarjo. This research uses quasi experimental design with the research design used in yhis study is posttest-only control design. The research instrument used was the validation sheet of learning device, observation sheet on the implementation of learning, and the test sheet of learning outcomes. The data analysis technique used was analyzing peer assessment learning implementation in groups and between groups using mock-up media. Hypothesis testing was done by using the right-party t-test. The results study are (1) from the observation of the learning can be obtained the percentage of observation during 3 (three) meetings wich is 90,37% achieved very good categories for the first meeting, amounting to 88,15% obtained very good categories for the second meeting and 89,47% with very good categories for the third meeting, then there is an increase in each peer assessment learning implementation meeting;(2) the average value of 31 students learning outcomes is 83,23 for XI DPIB 1. The result of the t-test is t count=2,678>t table=1,679 (significant, ?=5%). Which means, the learning outcomes of XI DPIB class of SMK Negeri 1 Sidoarjo on basic competence apply the procedure of making detailed drawings of the roof truss structure through the implementation of the peer assessment learning model using mock-up media which is grearter or equal to 78. Keywords : Peer Assessment, Mock-up, Learning Outcomes.
PENERAPAN PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN MODUL PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG PADA MATERI MENGGAMBAR UTILITAS BANGUNAN GEDUNG DI KELAS XI AJI FARDHANA, DWI; ESTIDARSANI, NANIK
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PENERAPAN PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN MODUL PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN PADA MATERI MENGGAMBAR UTILITAS BANGUNAN GEDUNG DI KELAS XI Nama : Dwi Aji Fardhana NIM : 13050534013 Program Studi : S1 Pendidikan Teknik Bangunan Jurusan : Teknik Sipil Fakultas : Teknik Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Dr. Nanik Estidarsani, M.Pd. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Keterlaksanaan proses pembelajaran PBL menggunakan modul pada materi menggambar instalasi plambing; (2) Hasil belajar siswa setelah menggunakan media modul untuk menggambar instalasi plambing dengan model pembelajaran PBL.Jenis penelitian ini adalah posttest-only control design dengan sampelnya adalah siswa kelas XI KGSP SMK Negeri 5 Surabaya tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 60 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi perangkat pembelajaran, lembar pengamatan keterlaksanaan kegiatan belajar mengajar, dan lembar tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis pengamatan keterlaksanaan kegiatan pembelajaran dan hasil belajar, menggunakan uji t pihak kanan. Hasil penelitian ini adalah (1) persentase rata-rata hasil pengamatan keterlaksanaan kegiatan belajar mengajar adalah 92,3% dengan kategori sangat baik; (2) nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 80,7. Hasil analisis uji hipotesis (uji t) di dapat thitung sebesar 3,13 dan ttabel 2,000 (signifikan, ? = 5%). Dengan demikian hipotesis slternatif H0 di tolak dan Ha diterima. Kata kunci : Model Pembelajaran Problem Based Learning,Media Modul, Hasil Belajar, Instalasi Air Bersih, Instalasi Air Kotor. ABSTRACT APPLICATION OF LEARNING PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) WITH MODULE IN CONSTRUCTION LEARNING IN BUILDING MATERIALS DRAWING UTILITY BUILDING BUILDING IN CLASS XI Name : Dwi Aji Fardhana NIM : 13050534013 Study Program : S1 Technical Education Building Vocational : Civil Engineering Faculty : Engineering Name of Institution : State University of Surabaya Supervisor : Dr. Nanik Estidarsani, M.Pd The purpose of this study was to determine (1) The implementation of the PBL learning process using modules in the plumbing installation drawing material; (2) Student learning outcomes after using the module media to draw plumbing installation with PBL learning models. This type of research is a posttest-only control design with the sample is class XI KGSP Vocational High School 5 Surabaya in the academic year 2018/2019, amounting to 60 people. The research instrument used was a learning device validation sheet, an observation sheet for the implementation of teaching and learning activities, and a test sheet. The data analysis technique used is the analysis of observations of the implementation of teaching and learning activities and learning outcomes, as well as the t-test of the right. The results of this study are (1) the average percentage of observations of the implementation of teaching and learning activities is 92.3% with a very good category; (2) the average value of student learning outcomes is 80.7. T-test results of the analysis of the hypothesis test (t test) cant be tuned at 3,13 and t table 2,000 (significant, ? = 5%). Thus the alternative hypothesis H0 is rejected and Ha is accepted. Keywords: Problem Based Learning Learning Model, Media Module, Learning Outcomes, Water Supply Installation, dirty Water Installation.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE NON EXAMPLE MENGGUNAKAN MEDIA 3D SKETCHUP PADA KOMPETENSI DASAR MEMBUAT GAMBAR POTONGAN SESUAI TANDA PEMOTONGAN DI KELAS X DPIB SMKN 2 SURABAYA DWI PRASETYO, SYAMBADA; WIDJAJA, ANDANG
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran langsung dengan metode ceramah yang digabungkan dengan media spidol dan papan tulis membuat siswa merasa bosan dan sering bermain handphone saat pembelajaran berlangsung. Model pembelajaran example non example menggunakan media 3D sketchup merupakan inovasi pembelajaran. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui (1) kelayakan perangkat pembelajaran model example non example dengan media 3D sketchup (2) mengetahui keterlaksanaan pembelajaran model example non example dengan media 3D sketchup (3) mengetahui perbedaan hasil belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran example non example menggunakan media 3D sketchup dengan yang tidak menggunakan model pembelajaran example non example. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Posttest Only Control Design. Tahapan penelitian dimulai dari penyusunan perangkat dan instrumen pembelajaran, validasi perangkat dan instrumen pembelajaran, pelaksanaan penelitian, posttest menggambar gambar potongan, analisis hasil belajar siswa. Analisis data meliputi analisis kelayakan perangkat pembelajaran, analisis keterlaksanaan pembelajaran, dan analisis hasil belajar. Hasil analisis data penelitian menunjukan kelayakan perangkat pembelajaran memperoleh prosentase 86,91% yang termasuk kategori sangat layak. Keterlaksanaan pembelajaran mendapatkan prosentase 88% yang dikategorikan sangat baik dalam penerapan model example non example menggunakan media 3D sketchup. Hasil belajar siswa diperoleh rata-rata nilai kelas X DPIB 1 (kelas kontrol) sebesar 81,25 dan kelas X DPIB 2 (kelas eksperimen) mendapatkan rata-rata nilai 84,86. Nilai tHitung diperoleh sebesar (2,40) dan t Tabel diperoleh sebesar (1,99). Nilai tHitung (2,40) > t Tabel (1,99), sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil tersebut dapat disimpulkan, bahwa ada perbedaan hasil belajar siswa antara siswa yang menggunakan model pembelajaran example non example menggunakan media 3D sketchup dengan yang tidak menggunakan model pembelajaran example non example pada kompetensi dasar membuat gambar potongan sesuai tanda pemotongan.