cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 336 Documents
PENGGUNAAN MINIATUR PADA MATERI KONSTRUKSI RANGKA ATAP MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN KELAS X TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 5 SURABAYA FITRIANTO, BAYU; , KUSNAN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan miniatur yang digunakan sebagai media pembelajaran pada materi Konstruksi Rangka Atap dan mengetahui hasil belajar siswa kelas X TGB SMK Negeri 5 Surabaya terhadap penggunaan miniatur pada materi Konstruksi Rangka Atap. Media miniatur adalah satu usaha untuk menciptakan pembelajaran baru yang merefleksikan aspek realita agar lebih mempermudah seorang guru dalam menyampaikan materi dan praktik yang diajarkan di sekolah yang diharapkan siswa dapat memiliki pemahaman materi yang diajarkan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu True experimental design, dengan bentuk posttest-only control design. Pengambilan sampel sebanyak 2 kelas, yaitu kelas X TGB 2 dan X TGB 3. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar validasi perangkat pembelajaran, miniatur dan tes hasil belajar. Pelaksanaan model pembelajaran langsung menggunakan miniatur, dimana kelas hanya diberikan pembelajaran dengan model pembelajaran langsung yang ditambahkan dengan miniatur di setiap pertemuannya. Teknik analisis data menggunakan analisis kelayakan perangkat pembelajaran, miniatur dan analisis hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) kelayakan miniatur menunjukkan kriteria layak dengan rerata prosentase 76,25%. (b) hasil belajar pertemuan ke-1 pada kelas eksperimen didapatkan nilai rata-rata sebesar 70,94, sedangkan kelas kontrol didapatkan nilai rata-rata sebesar 50,50. Untuk hasil belajar pertemuan ke-2 pada kelas eksperimen didapatkan nilai rata-rata sebesar 77,96, sedangkan kelas kontrol didapatkan nilai rata-rata sebesar 69,96. Kata Kunci: Konstruksi Rangka Atap, Miniatur, Hasil Belajar. Abstract This study aims to determine the feasibility of miniature that is used as a medium of learning on Roof Frame Construction and knowing the results of student learning class X TGB SMK Negeri 5 Surabaya against the use of miniature on the Roof Frame Construction. Miniature media is an attempt to create new learning that reflects aspects of reality to make it easier for a teacher to deliver materials and practices taught in schools that students are expected to havean understanding of the taught material. The type of research used is True experimental design, with the form of posttest-only control design. Sampling was 2 classes, namely class X TGB 2 and X TGB 3. Instruments for collecting data using learning device validation sheets, miniatures, and learning outcomes tests. The implementation of the direct learning model uses miniatures, where classes are only given learning with direct learning models that are added with miniatures at each meeting. The data analysis technique uses the feasibility analysis of learning devices, miniatures, and analysis of learning outcomes. The results of the study showed that (a) miniature feasibility showed a feasible criterion with an average percentage of 76.25%. (b) 1st meeting learning outcomes in the experimental class obtained an average value of 70.94, while the control class obtained an average value of 50.50. For the second meeting learning outcomes in the experimental class, the average score was 77.96, while the control class obtained an average value of 69.96. Keywords: Roof Frame Construction, Miniature, Learning Outcomes.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN UKUR TANAH DI SMKN 7 SURABAYA RIANDI, TAUFIK; SURYANTO HS, MAS
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Mata pelajaran ukur tanah merupakan salah satu pelajaran produktif yang ada di SMK khususnya jurusan teknik gambar bangunan. Kurangnya minat belajar pada mata pelajaran ukur tanah semakin diperparah oleh tidak adanya buku referensi yang dimiliki siswa. Setiap mata pelajaran yang ada di SMK Negeri 7 Surabaya memiliki standar nilai yang biasa disebut Kriteria Kelulusan Minimum (KKM). Nilai KKM pada mata pelajaran ukur tanah yang telah ditetapkan sekolah yaitu 75. Belajar yang baik dapat dilihat dari hasil belajar siswa, dimana hasil belajar tersebut telah mencapai nilai KKM yang telah ditentukan oleh sekolah. Model pembelajaran Problem Based Learning adalah rangkaian kegiatan pembelajaran yang menekankan pada proses berpikir secara kritis dan analitis untuk mencari dan menemukan sendiri jawaban dari suatu masalah yang dipertanyakan. Proses berpikir itu sendiri biasanya dilakukan melalui tanya jawab antara guru dan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterlaksanaan dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada mata pelajaran ukur tanah. Penelitian ini menggunakan Pre-Experimental Designs tipe One Shot Case Study. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X TGB dengan jumlah 38 siswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi dan teknik tes. Teknik observasi digunakan untuk mengamati keterlaksanaan model pembelajaran Problem Based Learning, dan teknik tes digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prosentase keterlaksanaan model pembelajaran Problem Based Learning pada mata pelajaran ukur tanah yaitu 82%. Maka model pembelajaran Problem Based Learning sudah dilaksanakan dengan sangat baik sesuai dengan sintak. Untuk hasil belajar siswa diperoleh berdasarkan hasil analisis data yaitu nilai maksimal tes akhir siswa pada mata pelajaran ukur tanah sebesar 100. Nilai minimal tes akhir yaitu 75. Nilai hasil belajar siswa menunjukkan hasil yang baik, ini ditunjukkan dengan tingginya persentase peserta didik yang dinyatakan tuntas belajar yaitu sebesar 85,11%. Kata Kunci: Keterlaksanaan Pembelajaran, Hasil Belajar. Abstract Land measuring subjects is one of the productive lessons in the newly acquired Vocational School especially in building drawing engineering. The lack of interest in learning in soil measurement subjects is further compounded by the absence of reference books that students have. Each subject in Vocational High School 7 Surabaya has a value standard commonly called the Minimum Graduation Criteria. Value in land measuring subjects set by the school is 75. Good learning can be seen from student learning outcomes, where the learning outcomes have reached the minimum Graduation Criteria value determined by the school. Problem Based learning model is a series of learning activities that emphasize the process of thinking critically and analytically to find and find the answers to a problem in question. The thinking process itself is usually done through question and answer between the teacher and students. The purpose of this study was to determine the feasibility and learning outcomes of students by using the Problem Based Learning model on land measuring subjects. This study uses the One-Shot Case Study Pre-Experimental Designs. The sample in this study was class X TGB with a total of 38 students. Data was collected using observation techniques and test techniques. Observation techniques were used to observe the feasibility of the Problem Based Learning model, and the test technique was used to determine student learning outcomes using the Problem Based Learning model. The results of this study indicate that the percentage of implementation of the Problem Based Learning model in the land measuring subject is 82%. So the Problem Based learning model has been implemented very well in accordance with the syntax. For student learning outcomes obtained based on the results of data analysis, namely the maximum value of the students final test on a land measuring subject of 100. The minimum value of the final test is 75. The value of student learning outcomes shows good results, this is indicated by the high percentage of students who are declared complete learning that is equal to 85.11%. Keywords: Implementation of Learning, Learning Outcomes.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG (MPL) DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA MINIATUR PADA MATERI MENGGAMBAR DETAIL PINTU DI SMK NEGERI KUDU FARHAN, MUHAMMAD; KUSTINI, INDIAH
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Menerapkan penggunaan media miniatur pada materi menggambar detail kusen pintu untuk mengetahui hasil belajar siswa. Pelaksanaan pembelajaran adalah dengan menggunanakn model pembelajaran langsung yang deiberikan guru kepada siswa. model pembelajaran langsung merupakan cara yang paling efektif untuk mengajarkan konsep dan keterampilan-keterampilan yang eksplisit kepada siswa yang berprestasi rendah. Media miniatur adalah salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman materi yang diajarkan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Quasi Experimental Design, dengan bentuk Nonequivalent Control Group Design. Pengambilan populasi sama dengan sampel yaitu 2 kelas, kelas XI DPIB 1 dan XI DPIB 2. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar validasi perangkat pembelajaran, media miniatur dan tes hasil belajar. Sebelum penelitian dilakukan kelayakan perangkat pembelajaran sebesar , kelayakan media miniatur prosentase 86,67%, dan Soal 84,11%. Hasil penelitian didapat rata ? rata hasil belajar siswa kelas eksperimen 79,67 dan kelas kontrol 77,52 dari hasil tersebut terdapat perbedaan hasil belajar sebesar 2,15 Kata Kunci: Menggambar Detail Kusen Pintu , Media Miniatur, Hasil Belajar. Abstract Applying the use of miniature media to the material drawing detail on the door frame to find out student learning outcomes. The implementation of learning is to use a direct learning model that is given by teachers to students. the direct learning model is the most effective way to teach explicit concepts and skills to low achieving students. Miniature media is an effort to improve the understanding of the material being taught. The type of research used is Quasi-Experimental Design, with the form Nonequivalent Control Group Design. Making equal participation with a sample that is 2 classes, class XI and XI DPIB 1 DPIB 2. The instruments of data collection using validation sheet learning devices, learning media. Miniature and test results. Before the research was conducted the feasibility of learning devices was 82.19%, the feasibility of miniature media was 86.67%, and the question was 84.11%. Research results obtained average - average student learning outcomes 79,67 experimental class and control class 77,52 of these results there are differences in learning outcomes 2,15 Keywords: Drawing Door Frame Details, Miniature Media, Learning Outcomes.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MAKET KONSTRUKSI TANGGA BETON BERTULANG PADA MATA PELAJARAN GAMBAR KONSTRUKSI DAN UTILITAS KELAS XI DPIB SMK NEGERI 3 SURABAYA SUSILOWATI, YETI; WAHYU CAHYAKA, HENDRA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode pembelajaran langsung digunakan pada mata pelajaran gambar konstruksi bangunan di SMK Negeri 3 Surabaya dengan media pembelajaran yang digunakan adalah papan tulis dan Lembar Kerja Siswa. Komunikasi yang terbangun selama proses pembelajaran belum tersampaikan secara utuh sehingga kurang memacumotivasi peserta didik. Oleh karena itu, siswa belum jelas dan masih ada beberapa diantara mereka yang belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan. Mengingat adanya masalah tersebut, maka digunakan media maket yang dapat menarik perhatian siswa dan sekaligus mampu mewakili penjelasan guru. Maka, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rata?rata hasil belajar setelah menggunakan Media Maket konstruksi tangga beton bertulang dengan MetodeResearch and Development (R&D). Jenis penelitian ini menggunakan metode Experimen dengan desain penelitian One-Shot Case Study. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI DPIB SMK Negeri 3 Surabayayang berjumlah 3 kelas, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI DPIB I dengan jumlah 30 siswa. Teknik sampling menggunakan Sampling Purposive. Pengumpulan data menggunakan metode tes berupa pemberian tes menggambar untuk mendapatkan hasil belajar. Hasil uji hipotesis hasil belajar menghasilkan nilai t hitung > nilai t tabel, yaitu 10,10 > 1,669; yang berarti H0 ditolak sedangkan Ha diterima, artinya rata-rata hasil belajar siswa setelah menggunakan Media Maket dengan Metode R&D lebih besar dari KKM (>) dari 73 dan tergolong dalam kriteria Baik.Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan denganMedia Maket Konsrtuksi Tangga Beton Bertulang yang sudah tervalidasi dengan hasil Sangat Valid dan penekananMetode R&D dalam proses belajar mengajar dapat memberikan hasil belajar siswa yang baik dan memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).
PENERAPAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) PADA KOMPETENSI DASAR MENERAPKAN TEKNIK DASAR PERHITUNGAN AZIMUTH NAFIUL HIDAYAT, AHMAD; PURWADI, DIDIEK
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMedia pembelajaran merupakan salah satu faktor yang sangat mempengaruhi dalam kegiatan belajar mengajar. Media pembelajaran Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berperan dalam proses pembelajaran agar siswa menjadi lebih mandiri dan aktif dalam kegiatan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh pembelajaran menggunakan media LKS terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-experimental design dalam bentuk one-shot case study. Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 5 Surabaya dengan sasaran kelas X KGSP yang berjumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket, observasi dan tes. Analisis data menggunakan analisis data kuantitatif yang terdiri dari variabel kelayakan media LKS, keterlaksanaan pembelajaran dan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil validasi media LKS menunjukkan presentase 83,64% dan hasil validasi keseluruhan perangkat pembelajaran menunjukkan rata-rata presentase 83,58%. Hasil observasi keterlaksanaan mendapatkan rata-rata 82,61%. Hasil belajar siswa mendapatkan nilai rata-rata 81,53 dengan ketuntasan klasikal 83,33%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan media LKS berdampak positif terhadap hasil belajar siswa. Kata kunci: Media Pembelajaran, Lembar Kegiatan Siswa, Keterlaksanaan Pembelajaran, Hasil Belajar Siswa.
PENGARUH NILAI PRAKTIK MATA PELAJARAN PRODUKTIF TERHADAP NILAI PRAKTIK KERJA INDUSTRI KELAS XI KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMKN 1 SIDOARJO SYAHRUL AZHAR, MUHAMMAD; IRIANTO, DJONI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan adalah awal dari terbentuknya intelegensi, moral dan karakter bangsa. Dengan konsep tersebut diharapkan mampu mencetak lulusan yang memenuhi persyaratan dalam dunia kerja yang semakin membutuhkan tenaga kerja yang profesional, dengan harapan khusus yaitu memberikan bekal hidup bagi peserta didik dalam pendidikan tersebut. Upaya merealisasikan pendidikan system ganda tersebut salah satu cara yang dapat dilakukan adalah melalui praktik kerja industri. SMK Negeri 1 Sidoarjo memiliki pembagian kompetensi untuk menunjang keberhasilan prakerin yaitu, kompetensi keahlian gambar bangunan dan digunakan sebagai persiapan untuk prakerin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaif. Rancangan penelitian ini bersifat regresi yang bertujuan untuk mencari kuatnya atau besarnya pengaruh antar variabel, dalam bentuk pengaruh antara nilai praktik mata pelajaran produktif sebagai variabel independen terhadap nilai praktik kerja industri sebagai variabel dependen di SMK Negeri 1 Sidoarjo. Waktu dan tempat penelitian ini dilakukan pada siswa kelas XI jurusan bangunan bidang keahlian gambar bangunan tahun ajaran 2017/2018 dengan jumlah sampel 40 siswa. Hasil analisis uji regresi hasil belajar mata pelejaran produktif gambar konstruksi bangunan terhadap nilai prakerin adalah sebesar 0,850 yang dapat dilihat dari persamaan regresi ganda sebagai berikut: Y= 75,798 + 3,424X1 + 0,850X2, di mana Y sebagai variabel nilai prakerin dan X2 sebagai variabel hasil belajar mata pelajaran produktif gambar konstruksi bangunan. Pengaruh hasil belajar mata pelejaran produktif menggambar dengan perangkat lunak terhadap nilai prakerin adalah sebesar 3,424 yang dapat dilihat dari persamaan regresi ganda sebagai berikut: Y= 75,798 + 3,424X1 + 0,850X2, di mana Y sebagai variabel nilai prakerin dan X1 sebagai variabel hasil belajar mata pelajaran produktif menggambar dengan perangkat lunak. Variabel hasil belajar mata pelajaran produktif menggambar dengan perangkat lunak dan hasil belajar mata pelajaran produktif gambar konstruksi bangunan dapat mempengaruhi nilai prakerin sebesar 69,5%. Kata Kunci: Hasil Belajar Mata Pelajaran Produktif, Regresi, Nilai Praktik Kerja Industri. ABSTRACT Education is the beginning of the formation of intelligence, morality and national character. With this concept, it is expected to be able to produce graduates who meet the requirements in the world of work that increasingly require a professional workforce, with special expectations of providing life provisions for students in that education. The effort to realize the dual system education is one way that can be done is through industrial work practices. SMK Negeri 1 Sidoarjo has a division of competencies to support the success of internship, namely, building image skill competencies and is used as preparation for internship. This research uses a quantitative approach. The design of this study is a regression that aims to find the strength or magnitude of the influence between variables, in the form of the influence of the value of practice of productive subjects as an independent variable on the value of industrial work practices as the dependent variable in SMK Negeri 1 Sidoarjo. The time and place of this study was carried out on the eleventh grade students of the building department of building drawing expertise in the 2017/2018 school year with a sample of 40 students. The results of the regression test analysis of productive learning outcomes of eye learning images of building construction on the apprenticeship value are 0.850 which can be seen from the multiple regression equation as follows: Y = 75,798 + 3,424X1 + 0,850X2, where Y is the variable apprenticeship and X2 as the outcome variable productive learning subjects pictures of building construction. The effect of productive learning eye learning outcomes drawing with software on the value of apprenticeship is 3,424 which can be seen from the multiple regression equation as follows: Y = 75,798 + 3,424X1 + 0,850X2, where Y is the variable value of apprenticeship and X1 as variable learning outcomes productive lessons drawing with software. Variables of learning outcomes productive subjects drawing with software and learning outcomes of productive subjects images of building construction can affect the apprenticeship value of 69.5%. Keywords: Learning Outcomes of Productive Subjects, Regression, Value of Industrial Work Practices.
PELAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN HANDOUT PADA PEMBELAJARAN MEKANIKA TEKNIK KELAS X DPIB SMKN 2 SURABAYA KRISTIAN, ABIMANYU; WAHJU HIDAJATI, NINIK
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan Handout, keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan Handout, dan hasil belajar siswa kelas X DPIB yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan Handout. Desain yang digunakan adalah Pre-Experimental Design dengan model One-Shot Case Study. Sasaran penelitian yaitu siswa kelas X DPIB 2 SMK Negeri 2 Surabaya dengan jumlah 36 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui validasi perangkat pembelajaran, teknik pengamatan dan tes. Validasi digunakan untuk mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran. Teknik pengamatan digunakan untuk memperoleh data keterlaksanaan pembelajaran yaitu aktifitas mengajar guru dan aktifitas belajar siswa, sedangkan tes digunakan untuk memperoleh data hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kelayakan perangkat pembelajaran silabus sebesar 82,67%, RPP sebesar 82,22% dan materi 83,33%. Keterlaksanaan pembelajaran menunjukkan rata-rata kegiatan guru sebesar 90,72% dan rata-rata kegiatan siswa sebesar 90,46%. Hasil belajar siswa dengan model pembelajaran Problem Based Learning dengan Handout menunjukkan rata-rata 85,22, hasil tersebut lebih besar dari KKM dan persentase ketuntasan klasikal naik menjadi 75,00% yang sebelumnya hanya sebesar 66,67%. Kata kunci: Hasil Belajar, One-Shot Case Study, Problem Based Learning dengan Handout Abstract This study aims to determine the feasibility of learning devices using the Problem Based Learning learning model with Handouts, the implementation of learning using the Problem Based Learning learning model with Handouts, and the learning outcomes of class X DPIB students who use the Problem Based Learning learning model with Handouts. The design used is Pre-Experimental Design with the One-Shot Case Study model. The target of the study was students of class X DPIB 2 of SMK Negeri 2 Surabaya with 36 students. Data collection in this study was obtained through learning device validation, observation and test techniques. Validation is used to determine the feasibility of learning devices. Observation techniques are used to obtain learning implementation data, namely teacher teaching activities and student learning activities, while tests are used to obtain student learning outcomes data. The results showed that the feasibility of syllabus learning devices was 82.67%, lesson plans were 82.22% and 83.33% material. The implementation of learning shows the average teacher activity of 90.72% and the average activity of students is 90.46%. Student learning outcomes with Problem Based Learning learning models with Handouts show an average of 85.22, these results are greater than KKM and the percentage of classical completeness rises to 75.00%, which was previously only 66.67%. Keywords: Learning Outcomes, One-Shot Case Study, Problem Based Learning with Handouts
RELEVANSI MATERI AJAR MATA KULIAH ESTIMASI BIAYA KONSTRUKSI S1 PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN FT-UNESA DENGAN MATERI AJAR MATA PELAJARAN ESTIMASI BIAYA KONSTRUKSI DI SMK ERICSON SAGUNE, BOB
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Lingkup dalam penelitian ini adalah materi mata kuliah estimasi biaya konstruksi S1 Pendidikan Teknik Bangunan FT-Unesa dan materi Estimasi Biaya Konstruksi pada SMK. Materi mata kuliah Estimasi Biaya Konstruksi S1 PTB FT-Unesa yang ada di dalam Garis Besar Rencana Perkuliahan (GBRP) dengan kode dokumen : GBRP-53324232. Estimasi Biaya Konstruksi merupakan salah satu mata kuliah dalam kurikulum S1 PTB dengan beban 2 SKS. Mata kuliah ini sebelumnya bernama Rencana Anggaran Biaya yang kemudian mengalami perubahan nomenklatur menjadi Estimasi Biaya Konstruksi. Estimasi Biaya Konstruksi pada kompetensi keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) dan Konstruksi Gedung, Sanitasi dan Perawatan (KGSP) ini merupakan mata pelajaran dengan Kompetensi Keahlian (C3) yang diajarkan di kelas XI dan kelas XII. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk memperbaiki GBRP mata kuliah Estimasi Biaya Konstruksi S1 PTB FT-Unesa agar semua materi pada mata pelajaran Estimasi Biaya Konstruksi di SMK diajarkan secara komprehensif di S1 PTB FT-Unesa. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa relevansi antara materi ajar estimasi biaya konstruksi antara S1 Pendidikan Teknik Bangunan FT-Unesa dengan DPIB SMK Negeri Surabaya adalah 70% atau masuk pada kategori cukup relevan. Sedangkan relevansi materi ajar estimasi biaya konstruksi S1 PTB FT-Unesa dengan KGSP SMK Negeri adalah 86.25% atau termasuk kategori sangat relevan. Kata Kunci: Relevansi, Materi Ajar. Abstract The scope of this study is the subject matter of the Estimation of the Construction Costs of the FT-Unesa Building Engineering Education and the estimated material for construction costs at the Vocational School. The subject matter of the Estimation of the Construction Costs of the FT-Unesa PTB S1 which is in the Course Outline (GBRP) with the document code: GBRP-53324232. Construction cost estimation is one of the courses in the PTB S1 curriculum with a load of 2 credits. This course was previously called the Cost Budget Plan which subsequently changed the nomenclature to the estimated construction costs. The Estimated Construction Cost in the Building Modeling and Information Design (DPIB) and Building Construction, Sanitation and Care expertise competencies is a subject with Expertise Competence (C3) taught in class XI and class XII. The purpose of this research was to improve the GBRP of the subject of Estimated Construction Costs of S1 PTB FT-Unesa so that all material in the subject of Estimated Construction Costs in Vocational Schools was comprehensively taught at S1 PTB FT-Unesa. Based on the results of the research that has been carried out, it can be concluded that the relevance of the teaching material for Estimating Construction Costs between S1 Building Engineering Education FT-Unesa and DPIB SMK Negeri Surabaya is 70% or in the fairly relevant category. While the relevance of teaching material Estimates the Construction Costs of S1 PTB FT-Unesa with the Vocational School KGSP is 86.25% or includes a very relevant category Keywords: Relevance, Teaching Material
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASISSTED INDIVIDUALIZATION (TAI) HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN KELAS X DPIB 2 SMK NEGERI 2 SURABAYA , MIRZA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya tulis ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) pada mata pelajaran konstruksi bangunan, yang meliputi (1) keterlaksanaan (2) respon siswa dan (3) hasil belajar.Desain penelitian yang digunakan adalah Pre Experimental Design dengan menggunakan bentuk One Shoot Case Study. Sampel yang digunakan kelas X DPIB 2 yang berjumlah siswa 36 siswa. Teknik Pengumpulan data untuk keterlaksanaan pembelajaran menggunakan lembar observasi, untuk respon siswa menggunakan angket, dan hasil belajar siswa menggunakan Posst test. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t one sample t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) keterlaksanaan pembelajaran rerata kegiatan guru skor 83,67%, dan rerata kegiatan siswa skor 83,60%, kategori terlaksana dengan sangat baik, (2) respon siswa terhadap pembelajaran model TAI memperoleh skor sebesar 81.05%, kategori siswa antusias terhadap pembelajaran dengan model, dan (3) hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TAI menunjukan hasil nilai rerata 82,92, maksimal 95, minimum 58 dan standar deviasi 9,147. Hasil analisis dengan uji t one sample t test menyatakan bahwa, hasil belajar lebih besar dari KKM 75 dan persentase ketuntasan klasikal 86,11%. Kata Kunci: Team Assisted Individualization (TAI), Keterlaksanaan Model Pembelajaran, Respon Siswa. This paper aims to determine the application of cooperative learning models of Team Assisted Individualization (TAI) learning outcomes in building construction subjects. Which includes (1) implementation (2) student responses and (3) learning outcomes The research design used was Pre Experimental Design using the form of One Shoot Case Study. The sample used was class X DPIB 2 which amounted to 36 students. Data collection techniques for learning implementation using the observation sheet, for the response of students using questionnaires, and student learning outcomes using the Posst test. The data analysis technique used is the one sample t test. The results showed that, (1) the implementation of learning activities average teacher scores 83.67%, and the average activity of students score 83.60%, the categories performed very well, (2) the responses of students to learning TAI models scored 81.05%, the category of students enthusiastic about learning with the model, and (3) student learning outcomes using the TAI type cooperative learning model showed results of a mean value of 82.92 maximum of 95, a minimum of 58 and a standard deviation of 9,147. The results of the analysis with the one sample t test t test. Stating that, one sample t test states that, learning outcomes are greater than KKM 75 and the percentage of classical completeness is 86.11%. Keywords: Team Assisted Individualization (TAI). Implementation of Learning Model, Student Response.
PENERAPAN BUKU SAKU SEBAGAI BAHAN AJAR PADA MATERI MEMAHAMI SPESIFIKASI DAN KARAKTERISTIK BETON DI SMK NEGERI 3 SURABAYA NUR AMIN, AHMAD; IRIANTO, DJONI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) kelayakan bahan ajar buku saku; (2) keterlaksanaan pembelajaran menggunakan bahan ajar buku saku; (3) hasil belajar siswa menggunakan bahan ajar buku saku; (4) respon siswa setelah menggunakan buku saku. Desain penelitian adalah eksperimental dengan menggunakan model One-Shot Case Study. Sampel penelitian adalah siswa kelas X SMK Negeri 3 Surabaya tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 33 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah (1) lembar validasi kelayakan perangkat pembelajaran; (2) lembar observasi keterlaksanaan; (3) tes hasil belajar; (4) lembar angket respon siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah (1) analisis kelayakan perangkat pembelajaran; (2) analisis keterlaksanaan pembelajaran; (3) analisis angket respon siswa; (4) analisis hasil belajar; (5) analisis uji hipotesis. Hasil penelitian ini adalah (1) presentase rata-rata hasil kelayakan bahan ajar buku saku sebesar 79,04%; (2) presentase hasil keterlaksanaan pembelajaran pada pertemuan 1 untuk guru mendapatkan 95,63% dan untuk siswa 93,08, pada pertemuan 2 untuk guru mendapatkan 98,75% dan untuk siswa mendapatkan 95,38% keduanya; (3) presentase penilaian hasil belajar siswa pada aspek penilaian kognitif sebanyak 96,97% siswa tuntas; (4) presentase respon siswa mendapatkan 97,35%; (5) hasil uji t adalah t hitung = 4,76 ? t tabel = 1,694, sehingga terima Ho, artinya penerapan bahan ajar buku saku pada materi memahami spesifikasi dan karakteristik beton bagi kelas X DPIB 1 SMK Negeri 3 Surabaya hasil belajarnya dapat melebihi KKM 75 sebesar ?81. Kata kunci: Bahan Ajar Buku Saku, Hasil Belajar Siswa. ABSTRACT The purpose of this study was to find out (1) the feasibility teaching materials using pocket book; (2) the implementation of learning using pocket book; (4) students learning outcomes using pocket book; (3) students respon after using pocket book. The design of research is an experimental using the One-Shot Case Study model. The study sample was a class X student of State 3 Surabaya Vocational High School in the 2018/2019 academic year, totaling 33 students. The research instruments used were (1) the feasibility validation sheet of the learning device; (2) learning implementation sheet; (3) students? response questionnaire (4) learning test outcomes. Data analysis techniques used are (1) feasibility analysis of learning devices; (2) analysis of the implementation of learning; (3) analysis of students? response questionnaire; (4) analysis of students learning outcomes; (5) the research of hypothesis. The results of this study are (1) the average percentage of the feasibility of pocket book is 79,04%; (2) the percentage of the results of the implementation of learning at 1st meeting get 95,63% for teacher and 93,08% for students, at the 2nd meeting get 98,75% for teacher and 95,38% for students; (3) the value of students learning outcomes in the aspects of knowledge (cognitive) show a percentage of 96,97% students in complete; (4) the percentage of students? response questionnaire get 97,35. (5) the result of t test is t ct = 4,76 ? t table = 1,694, so based of the result is implementation of pocket book as teaching materials of understand the spesicications and characteristics of concrete lesson in class X DPIB 1 State 3 Surabaya Vocational High School students learning outcomes exceed KKM 75 of ?81?. Keywords: Teaching Materials of Pocket Book, Student Learning Outcomes.