cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 336 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) MENGGUNAKAN MEDIA FOCUSKY PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG DI SMK NEGERI 5 SURABAYA Utomo Putri, Kanty; KUSTINI, INDIAH
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) peningkatan pelaksanaan kegiatan mengajar guru; (2) peningkatan kegiatan belajar siswa; dan (3) peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) menggunakan media Focusky pada mata pelajaran konstruksi bangunan gedung kelas XI di SMK Negeri 5 Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang berhenti pada siklus ke 2, karena target peningkatan hasil belajar sebanyak 75% siswa memperoleh nilai lebih dari standar KKM sekolah, yakni ? 75 telah tercapai. Subjek penelitian ini adalah 36 siswa kelas XI KGSP-2 SMK Negeri 5 Surabaya tahun ajaran 2018/2019. Instrumen pengambilan data yang digunakan terdiri dari lembar observasi dan lembar tes hasil belajar siswa. Teknik analisa data yang dilakukan meliputi: (1) analisa pengamatan pelaksanaan kegiatan mengajar guru; (2) analisa pengamatan kegiatan belajar siswa; dan (3) analisa hasil belajar siswa. Hasil analisa data yang dilakukan, menunjukkan bahwa: (1) pelaksanaan kegiatan mengajar guru pada siklus 1 memperoleh skor rata-rata 3,45 dengan kategori cukup baik, setelah dilakukan refleksi dapat meningkat pada siklus 2 sehingga memperoleh skor rata-rata 4,11 dengan kategori baik; (2) kegiatan belajar siswa pada siklus 1 memperoleh skor rata-rata 3,46 dengan kategori cukup aktif, setelah dilakukan refleksi dapat meningkat pada siklus 2 sehingga memperoleh skor rata-rata 3,93 dengan kategori aktif; serta (3) hasil belajar siswa yang tuntas pada siklus 1 memperoleh skor rata-rata 81,00 dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 20 siswa (55,56%) dengan kategori sedang, kemudian pada siklus 2 terjadi peningkatan sehingga memperoleh skor rata-rata 81,16 dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 31 siswa (86,11%) dengan kategori sangat tinggi. Kata Kunci: STAD, focusky, dan hasil belajar siswa. Abstract The purpose of this study was to find out: (1) improvement the implementation of teacher teaching activities; (2) improvement the implementation of student learning activities; and (3) improvement of student learning results after the implementation of the Student Teams Achievement Division (STAD) learning model using Focusky media on subjects in class XI building construction at state vocational high school 5 of Surabaya. This research is a classroom action research that stop in the second cycle, because the target of increasing learning results is 75 % of students get more value than the school minimum completeness criteria standard, is ? 75 had been achieved, The subjects of this study was 36 students of class XI KGSP-2 at state vocation high school 5 of Surabaya in the academic year 2018/2019. The research instruments used consisted of observation sheets, and student learning result test sheets. Data analysis techniques carried out include: (1) analysis of observations of the implementation of teacher teaching activities; (2) analysis of observations of student learning activities; and (3) analysis of student learning results. The results of data analysis showed that: (1) the implementation of teacher teaching activities in cycle 1 obtained an average score of 3,45 with a fairy good category, after reflection can increased in cycle 2 so as to obtained an average scrore of 4,11 with a good category; (2) the learning activities of students in cycle 1 obtained an average score of 3,46 with a moderately active category, after reflection can increase in cycle 2 so as to obtain an average score of 3,93 with active category; and (3) student learning result that was completed in cycle 1 obtained an average score of 81,00 with the total number of students completed as many as 20 students (55,56%) with the medium category, then in cycle 2 there was an increase so that they obtained an average score 81,16 with the number of students completed as many as 31 students (86,11%) with a very high category. Keywords: STAD, focusky, and student?s learning result.
PENERAPAN MEDIA BERBASIS AURORA 3D PRESENTATION DENGAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING PADA MATA PELAJARAN DASAR DASAR KONSTRUKSI DI SMK NEGERI 5 SURABAYA PURWATI, DEWI; WAHYU CAHYAKA, HENDRA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) kelayakan media berbasis Aurora 3D Presentation dengan model pembelajaran mind mapping; (2) keterlaksanaan pembelajaran terhadap penerapan media berbasis Aurora 3D Presentation dengan model pembelajaran mind mapping; (3) hasil belajar siswa terhadap penerapan media berbasis Aurora 3D Presentation dengan model pembelajaran mind mapping; (4) respon siswa terhadap penerapan media berbasis Aurora 3D Presentation dengan model pembelajaran mind mapping. Jenis penelitian ini adalah one shot case study dengan bentuk Pre-Experimental Design. Sampel penelitian adalah siswa kelas X KGSP 3 SMK Negeri 5 Surabaya tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 35 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi perangkat pembelajaran, lembar validasi media pembelajaran, lembar keterlaksanaan pembelajaran, lembar tes hasil belajar, lembar angket respon siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kelayakan perangkat pembelajaran, analisis kelayakan media pembelajaran, analisis keterlaksanaan pembelajaran, analisis hasil belajar, analisis respon siswa serta uji-t satu pihak kiri. Hasil penelitian ini adalah (1) prosentase rata-rata hasil kelayakan media pembelajaran sebesar 83,33% dengan kategori sangat layak; (2) prosentase rata-rata hasil keterlaksanaan pembelajaran pada pertemuan 1 sebesar 83,13% dengan kategori sangat baik, pada pertemuan 2 sebesar 84,38% dengan kategori sangat baik dan pada pertemuan 3 sebesar 84,67% dengan kategori sangat baik; (3) nilai rata-rata hasil belajar siswa pada aspek pengetahuan (kognitif) menunjukkan prosentase ketuntasan sebesar 77,14% dari 27 siswa dan siswa yang berada di bawah KKM memperoleh prosentase sebesar 22,86% dari 8 siswa. Sedangkan dalam aspek keterampilan (psikomotorik) pada pertemuan 1 memperolah nilai rata-rata 76,79 dengan kategori baik dan pada pertemuan 2 memperoleh nilai rata-rata 88,17 dengan kategori sangat baik; (4) prosentase rata-rata hasil respon siswa sebesar 82,51% dengan kategori sangat baik. Kata Kunci: Media Aurora 3D Presentation, Mind Mapping, Hasil Belajar Siswa. Abstract The purpose of this study was to find (1) the feasibility of Aurora 3D Presentation based media with mind mapping learning models; (2) the implementation of learning on the application of Aurora 3D Presentation based media with mind mapping learning models; (3) student learning outcomes towards the application of Aurora 3D Presentation based media with mind mapping learning models; (4) student responses to the application of Aurora 3D Presentation based media with mind mapping learning models. The type of research is a one shot case study with a form of Pre-Experimental Design. The research sample was students of class X KGSP 3 of SMK Negeri 5 Surabaya in 2018/2019 academic year, which amounted to 35 students. The research instruments used were learning device validation sheets, learning media validation sheets, learning implementation sheets, learning outcome test sheets, students response questionnaire sheets. The data analysis technique used is the feasibility analysis of the learning device, the feasibility analysis of the learning media, the analysis of the implementation of learning, the analysis of learning outcomes, the analysis of student responses and the one-t test on the left. The results of this study are (1) the average percentage of the results of the feasibility of learning media is 83,33% with a very feasible category; (2) the average percentage of learning outcomes at the 1st meeting was 83,13% with a very good category, at the second meeting 84,38% with a very good category and at the three meeting 84,67% with a very good category; (3) the average value of student learning outcomes in the aspects of knowledge (cognitive) shows the percentage of completeness of 77,14% of 27 students and students who are under the KKM percentage of 22,86% of the 8 students. Whereas in the aspect of skills (psychomotor) at the 1st meeting obtained an average score of 76,79 in the good category and in the second meeting obtained an average value of 88,17 with a very good category; (4) the average percentage of student response resukt is 82,51% with a very good category. Keywords: Aurora 3D Presentation Media, Mind Mapping, Student Learning Outcomes.
PENERAPAN METODE TUTOR SEBAYA DENGAN MEDIA SKETCHUP PADA MATERI PROYEKSI ORTOGONAL KELAS X DI SMK NEGERI 1 SIDOARJO OKY PURMADI, TYAS; DWI HANDAYANI, KRISNA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan metode tutor sebaya dengan media Sketchup dan rata-rata hasil belajar siswa setelah menggunakan metode tutor sebaya dengan media Sketchup. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X DPIB SMK Negeri 1 Sidoarjo, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah 34 siswa kelas X DPIB SMK Negeri 1 Sidoarjo. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi keterlaksanaan pembelajaran dan teknik penilaian hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis hasil keterlaksanaan pembelajaran dan analisis hasil belajar siswa. Hasil penelitian adalah Analisis uji hipotesis keterlaksanaan pembelajaran menghasilkan keterlaksanaan pembelajaran siswa kelas X DPIB SMK Negeri 1 Sidoarjo setelah menggunakan metode tutor sebaya dengan media Sketchup dianggap terlaksana dengan baik (?61%). Analisis uji hipotesis hasil belajar menghasilkan hasil belajar siswa kelas X DPIB SMK 1 Negeri Sidoarjo setelah menggunakan metode tutor sebaya dengan media Sketchup lebih besar atau sama dengan KKM ?75 (?75%). Jadi, pelaksanaan metode tutor sebaya dengan media Sketchup yang terlaksana dengan baik akan mendapatkan hasil belajar yang lebih baik dari siswa. Kata kunci: Tutor Sebaya, Media Sketchup, Menggambar Proyeksi Ortogonal
PENERAPAN MEDIA VIDEO 3D SKETCHUP GAMBAR DETAIL KOLOM DAN BALOK PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI DAN UTILITAS GEDUNG KELAS XI DPIB SMK NEGERI 1 SIDOARJO HARDIANSYAH, MUHAMMAD; AGUS YUDHA PRAWIRA ADISTANA, GDE
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) kelayakan perangkat pembelajaran menggunakan media video 3D Sketchup; (2) keterlaksanaan pembelajaran menggunakan media video 3D Sketchup; (3) hasil belajar siswa menggunakan media video 3D. Desain penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan model One-Shot Case Study. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI SMK Negeri 1 Sidoarjo tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 33 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah (1) lembar validasi kelayakan perangkat pembelajaran; (2) lembar keterlaksanaan pembelajaran; (3) lembar hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah (1) analisis kelayakan perangkat pembelajaran; (2) analisis keterlaksanaan pembelajaran; (3) analisis hasil belajar siswa; (4) hipotesis penelitian menggunakan uji-t satu pihak kiri. Hasil penelitian ini adalah (1) presentase rata-rata hasil kelayakan perangkat pembelajaran 78% dalam kategori baik; (2) presentase hasil keterlaksanaan pembelajaran pada pertemuan 1 mendapatkan 79% dalam kategori baik, pada pertemuan 2 mendapatkan 82% kategori sangat, jadi rata-rata keseluruhan mendapatkan sebesar 81% dalam kategori sangat baik; (3) nilai hasil belajar siswa pada aspek penilaian sikap (afektif) menunjukkan presentase 81% dalam kategori sangat baik. aspek pengetahuan (kognitif) menunjukkan presentase 79% dalam kategori baik. Sedangkan dalam aspek keterampilan (psikomotorik) menunjukkan presentase 82% dalam kategori sangat baik. jadi rata-rata keseluruhan mendapatkan sebesar 81% dalam kategori sangat baik. Kata kunci: Media Video 3D, Sketchup, Hasil Belajar Siswa. Abstract The purpose of this study was to find out (1) the feasibility of learning devices using Sketchup 3D video media; (2) the implementation of learning using Sketchup 3D video media; (3) student learning outcomes using 3D video media. The design of this study is an experimental study using the One-Shot Case Study model. The study sample was a class XI student of SMK Negeri 1 Sidoarjo in the 2018/2019 academic year, totaling 33 students. The research instruments used were (1) the feasibility validation sheet of the learning device; (2) learning implementation sheet; (3) learning outcomes sheet. Data analysis techniques used are (1) feasibility analysis of learning devices; (2) analysis of the implementation of learning; (3) analysis of student learning outcomes; (4) the research hypothesis uses the one-t test on the left. The results of this study are (1) the average percentage of the feasibility of learning devices 78% in the good category; (2) the percentage of the results of the implementation of learning at 1st meeting get 79% in the good category, at the second meeting get 82% the very category, so the overall average gets 81% in the excellent category; (3) the value of student learning outcomes in the aspect of attitude assessment (affective) shows a percentage of 81% in the excellent category. aspects of knowledge (cognitive) show a percentage of 79% in the good category. While in the aspect of skills (psychomotor) shows a percentage of 82% in the excellent category. so the overall average gets 81% in the very good category. Keywords: 3D Media Video, Sketchup, Student Learning Outcomes.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PEER TUTORING BERBANTU JOBSHEET PADA MATA PELAJARAN MENGGAMBAR DENGAN PERANGKAT LUNAK KELAS XI DPIB DI SMK NEGERI 1 SIDOARJO SYAFII, ALI; WAHJU HIDAJATI, NINIK
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran, respon siswa dan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode pembelajaran peer tutoring berbantu jobsheet. Desain penelitian yang digunakan adalah one-shot case study. Pelaksanaannya di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Sidoarjo, jurusan Desain Permodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) dan waktu penelitian dilakukan pada semester gasal 2018/2019. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas XI DPIB 2 dengan jumlah 36 siswa. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dengan menganalisa kelayakan perangkat pembelajaran, keterlaksanaan pembelajaran, respon dan hasil belajar siswa dengan hipotesis yang diuji menggunakan uji-t pihak kiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, keterlaksanaan pembelajaran dengan metode peer tutoring berbantu jobsheet pada pertemuan 1 mendapatkan presentase sebesar 80%, dan pada pertemuan 2 memperoleh presentase sebesar 87%. Artinya, penelitian terlaksana dengan kategori baik dan sangat baik. Respon siswa secara keseluruhan memperoleh presentase sebesar 77,35% yang artinya siswa memiliki respon yang baik terhadap penerapan metode pembelajaran peer tutoring berbantu jobsheet. Hasil belajar siswa untuk ranah kognitif mendapatkan nilai rata-rata 79,4 (?75). Ranah psikomotorik menunjukan nilai rata-rata 82,1 (?75). Hasil akhir nilai dari kedua ranah tersebut digabung dengan proporsi 30% untuk ranah kognitif, dan 70% untuk ranah psikomotorik. Hasil penggabungan kedua ranah tersebut mendapatkan presentase sebesar 90,91% (?75%) dan dikategorikan tuntas. Hasil uji t menunjukkan nilai sebesar 4,19 untuk ranah kognitif, sedangkan untuk ranah psikomotorik menunjukkan nilai sebesar 7,72, dengan nilai t tabel 1,69 signifikan pada 0,05. Maka H0 diterima dan Ha ditolak. Kata Kunci: Peer Tutoring, Jobsheet, Menggambar dengan Perangkat Lunak, Autocad, Hasil Belajar. Abstract This study aims to determine the feasibility of learning, student responses and student learning outcomes using peer learning methods jobsheet-assisted tutoring. The research design used is a one-shot case study. The implementation was at the 1 nd Sidoarjo Vocational Middle School, majoring in Model Design and Building Information (DPIB) and the time of the study was conducted in the odd semester 2018/2019. The sample used was class XI DPIB 2 students with 36 students. The data analysis technique used is descriptive analysis by analyzing the feasibility of learning devices, the feasibility of learning, responses and student learning outcomes with the hypothesis being tested using the left-t-test. The results showed that, the implementation of learning with the peer tutoring method assisted by jobsheets at meeting 1 received a percentage of 80%, and at meeting 2 received a percentage of 87%. That is, the research was carried out in good and very good categories. The overall student response obtained a percentage of 77.35% which means that students have a good response to the application of peer learning methods to jobsheet-assisted tutoring. Student learning outcomes for the cognitive domain get an average value of 79.4 (?75). The psychomotor domain shows an average value of 82.1 (?75). The final results of the two domains are combined with the proportion of 30% for the cognitive domain, and 70% for the psychomotor domain. The results of combining the two domains get a percentage of 90.91% (?75%) and are categorized as complete. The results of the t test showed a value of 4.19 for the cognitive domain, while for the psychomotor domain showed a value of 7.72, with a t table of 1.69 significant at 0.05. Then H0 is accepted and Ha is rejected. Keywords: Peer Tutoring, Jobsheet, Drawing with Software, Autocad, Learning Outcomes.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN DI SMK NEGER 5 SURABAYA Charisma Rezeki, Fandy; , SOEPARNO
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKModel pembelajaran kooperatif merupakan salah satu pengetahuan dalam proses pembelajaran yang dilakukan berbagai jenjang. Berdasarkan hasil pengamatan di SMK Negeri 5 Surabaya masih terpusatnya guru untuk melaksanakan pembelajaran sehingga terjadi kejenuhan serta kurang optimalnya siswa memahami pada materi pembelajaran yang terkait dengan hasil belajar konstruksi bangunan kelas X KGSP I masi h di bawah KKM. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil pembelajaran konstruksi bangunan, dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw.Metode penelitaian ini, mengunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), prosedur penelitian siklus dan setiap siklus terdiri dari empat puluh; perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan tes. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa lembar pengamatan guru dan lembar pengamatan siswa.Hasil penelitian menunjukkan pada siklus I aktivitas mengajar guru memperoleh nilai 77,60% aktivitas belajar siswa memperoleh nilai 76,56% dan hasil belajar siswa yang tuntas memperoleh nilai 45,71%, pada siklus II aktivitas mengajar guru memperoleh nilai 89,58 % aktivitas belajar siswa memperoleh nilai 89,06% dan hasil belajar siswa yang tuntas memperoleh nilai 82,86%. Dengan demikian hal ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaan tipe kooperatif dapat digunakan dan diterapkan untuk menigkatkan hasil belajar siswa.Kata kunci : Ketuntasan hasil belajar, tipe puzzle kooperatif.ABSTRACTCooperative learning model is one of the knowledge in carrying out a learning process at various levels of school. Based on the results of observations at SMK Negeri 5 Surabaya the teacher is still centralized to carry out a learning so there is saturation and lack of optimal understanding of students in learning material that influences the learning outcomes of builind construction class X KGSP I is still under KKM. This study aims to improve the learning outcomes of building construction, by applying the jigsaw cooperative learning model.This research method using the Class Action Reasearch method, the procedure is in the form of a cycle and each cycle consisting of four stages; planning, action, observation, and reflection. Techniques for collecting data through observation and test. The instruments used for data collection are teacher teahing observation sheets and student learning observation sheets.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada siklus I aktivitas mengajar guru mencetak 77,60% kegiatan belajar siswa 76,56% dan hasil belajar siswa yang tuntas mendapat skor 45,71%, pada kegiatan mengajar siklus II guru mendapat nilai 89,58% aktivitas belajar siswa mendapat nilai 89,06% dan hasil belajar siswa yang tuntas mendapat skor 82,86%. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat digunakan dan diterapkan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Kata kunci: Kelengkapan hasil belajar, tipe kooperatif tipe jigsaw.
PENERAPAN METODE DRILL & PRACTICE MENGGUNAKAN LEMBAR KERJA SISWA PADA KOMPETENSI DASAR MENERAPKAN TEKNIK PENGOPERASIAN ALAT SIPAT DATAR (LEVELLING) DI KELAS X DPIB SMK NEGERI 2 SURABAYA AJENG AYU LARASATY, DHINDA; PURWADI, DIDIEK
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan metode drill & pratice dan perbedaan hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan metode drill & pratice dengan menggunakan lembar kerja siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif yang menggunakan pendekatan eksperimen dengan desain penelitian Posttest-Only Control Design. Populasi penelitian ini yaitu siswa kelas X DPIB di SMK Negeri 2 Surabaya, sampel dalam penelitian ini adalah kelas X DPIB 2 dan X DPIB 3. Kelas X DPIB 2 yang mendapatkan perlakuan menggunakan metode drill & practice dengan menggunakan Lembar Kerja Siswa. Hasil penelitian keterlaksanaan pembelajaran mendapatkan presentase sebesar 81,92% artinya pembelajaran menggunakan metode drill & Practice termasuk kedalam kategori sangat layak. Perbedaan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen mendapatkan nilai rata-rata sebesar 82 sedangkan hasil belajar siswa kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata sebesar 78, jadi menunjukan terdapat perbedaan antara kelas yang mendapatkan perlakuan menggunakan metode drill & practice. Kata Kunci: Keterlaksanaan, drill & practice, perbedaan hasil belajar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA STANDAR KOMPETENSI MENERAPKAN PROSES PELAKSANAAN PEKERJAAN DASAR – DASAR SURVEY DAN PEMETAAN DIKELAS X SMK NEGERI 3 SURABAYA ADHAR, MUHAMMAD; RIDWAN, MACHFUD
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKemajuan dari tahun ke tahun berkembang sangat pesat, baik dalam pembangunan maupun SDM, khususnya dalam bidang pendidikan. Tenaga pengajar di tuntut untuk selalu berinovasi dalam mengajar dengan menggunakan model pembelajaran yang tepat sehingga siswa dapat memahami dan mengerti apa yang di ajarkan. Berdasarkan hasil survey ke SMKN 3 Surabaya rendahnya keaktifan belajar siswa terlihat dalam pembelajaran Ilmu Ukur tanah. Metode yang digunakan adalah metode pembelajaran langsung yang kegiatan kegiatan belajar mengajarnya hanya berpusat pada guru sebagai sumber informasi, diperlukan pemecahan masalah dalam proses belajar mengajar khususnya permasalahan mengenai hasil belajar dan pemahaman siswa.Untuk dapat memecahkan masalah tersebut perlu adanya model pembelajaran baru yang inovatif, salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan yaitu model pembelajaran Quantum Learning.Masih jarangnya penggunaan pembelajaran humanistik model Quantum Learning pada Sekolah menengah kejuruan khususnya pada siswa jurusan Teknik Gambar Bangunan (TGB) dapat menjadi inovasi baru sebagai alternatif model pembelajaran.Pembelajaran kuantum dapat dikatakan sebagai model pembelajaran yang menekankan untuk memberikan manfaat yang bermakna dan juga menekankan pada tingkat kesenangan dari peserta didik atau siswa.Jenis penelitian yang dilakukan adalah desain eksperimen dengan bentuk desain penelitian True Eksperimental Design menggunakan rancangan Pretest-Posttest Control Group Design, yaitu rancangan yang menggunakan dua kelas sebagai subjek penelitian yang dipilih secara randomHasil pretest berdistribusi normal atau kemampuan siswa kelas kontrol dan ekperiment sebelum diberi perlakuan adalah sama.Dimana skor kelas eksperimen yang menggunakan metode Quantum Learning lebih baik dibandingkan purata skor kelas kontrol pada test posttestBerdasarkan hasil analisis dan pembahasan hasil penelitian yang meliputi pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup dapat disimpulkan bahwa keterlaksanaan metode Quantum Learning lebih baik dibandingkan keterlaksanaan metode pembelajaran langsung, didapatkan hasil rata ? rata sebesar 94,87% pada kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran langsung dan hasil rata ? rata sebesar 97,48% bagi kelas eksperimen yang menggunakan metode Quantum Learning. hasil hitung uji t dengan bantuan SPSS 16, didapatkan hasil penerapan metode penerapan metode Quantum Learning lebih unggul untuk meningkatkan hasil belajar daripada metode pembelajaran langsung. seperti yang bisa di lihat pada hasil dari hitung > tabel pada pretest (18,05 > 6,236) dan pada posttest (18,05 > 14,647) yang semakin mendukung bahwa pembelajaran Quantum Learning lebih unggul dibandingkan metode pembelajaran langsung, yang berarti pembelajaran Quantum Learning dapat meningkatkan hasil belajar dibanding pembelajaran metode langsung dengan hasil rerata 74,11 pada kelas eksperiment dan 57,32 pada kelas kontrol saat pretest dan meningkat menjadi rerata 81,79 pada kelas eksperiment dan 63,11 pada kelas kontrol saat posttest. Kata kunci : Desain Eksperimen, Quantum Learning,Ilmu Ukur Tanah.AbstractProgress of the era from year to year developed very rapidly, both in development and human resources, especially in the field of education. Teachers in demand to always innovate in teaching by using the right model of learning so that students can understand and understand what is being taught. Based on the survey results to SMKN 3 Surabaya, the low activity of student learning is seen in the study of soil science. The method used is a direct learning method that the activities of teaching and learning activities are only centered on the teacher as a source of information, needed masala h solution in the teaching and learning process, especially problems about student learning outcomes and understanding. To solve the problem need new innovative learning model, one of the learning model that can be used is Quantum Learning learning model .The rarely used humanistic learning model of Quantum Learning in Vocational High School, especially in Building Materials Engineering (TGB) students can be a new innovation as an alternative learning model. Pembelajaran quantum can be regarded as a model of learning that emphasizes to provide significant benefits and also emphasizes the n kesenanga levels of learners or students.The type of research conducted is experimental design with the form of research design True Experimental Design using Pretest-Posttest Control Group Design design, which is a design that uses two classes as research subjects selected by randomThe pretest of pretest normal distribution or the ability of the control and experimental class students before being treated is the same. Whereas the experimental class using Quantum Learning method is better than the control class score on the posttest test. Based on the results of analysis and discussion of research results covering the introduction, core activities, and cover can be concluded that the implementation of Quantum Learning method is better than the direct learning method, the result of average is 94,87% in control class using direct learning method and the average result is 97,48% for experimental class using Quantum Learning method . the result of t test with SPSS 16 help , the result of application of Quantum Learning method is superior to improve learning result than direct learning method. as can be seen on the results of t count> t table on the pretest (18.05>6.236) and at posttest (18.05>14.647), which grew Supports that Quantum Learning is superior than immediate learning method, which means learning Quantum Learning can improve learning outcomes compared directly with the learning method the average yield of 74.11 in the experimental class and 57.32 in the control class at pretest and increased to a mean of 81.79 in the experimental class and 63.11 in the control class at posttest. Keywords : Design Experimentation, Quantum Learning, Soil Measurement Science
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MENGGUNAKAN AUTOPLAY MEDIA STUDIO PADA KOMPETENSI DASAR MEMAHAMI JENIS-JENIS ALAT BERAT PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI DICKY KURNIAWAN, MOKHAMMAD; AGUS YUDHA PRAWIRA ADISTANA, GDE
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran dan ketuntasan belajar siswa menggunakan media pembelajaran autoplay media studio. Desain penelitian yang digunakan adalah non equivalent control group design. Pelaksanaannya di SMK Negeri 1 Kemlagi, jurusan Desain Permodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) dan waktu penelitian dilakukan pada semester gasal tahun ajaran 2018/2019. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas X DPIB 2 dengan jumlah 30 siswa sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas X DPIB 1 dengan jumlah 31 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dengan menganalisa kelayakan perangkat pembelajaran, keterlaksanaan pembelajaran, ketuntasan belajar dan uji hipotesis dengan one sample t test dan independent sample t test. Data analisa memaparkan ketuntasan belajar siswa, sekaligus memperkuat ketuntasan belajar siswa meningkat dikarenakan oleh treatment penerapan pembelajaran menggunakan model pembelajaran langsung (direct instruction) yang sebelumnya sudah diterapkan pada pembelajaran sehari-hari pada kelas X DPIB digabungkan dengan media pembelajaran interaktif autoplay media studio terbukti dapat meningkatkan ketuntasan belajar siswa, terlihat dengan jumlah siswa mencapai KKM (tuntas) sebanyak 25 siswa dan siswa berada di bawah KKM (tidak tuntas) sebanyak 5 siswa, dibandingkan dengan kelas kontrol dengan jumlah siswa mencapai KKM (tuntas) sebanyak 20 siswa dan siswa berada di bawah KKM (tidak tuntas) sebanyak 11 siswa Kata Kunci : Autoplay Media Studio, Keterlaksanaan Pembelajaran, Ketuntasan Belajar. Abstract This study aims to determine the feasibility of learning and completeness of student learning using autoplay media studio learning media. The research design used was a non equivalent control group design. The implementation is in State Vocational School 1 Kemlagi, majoring in Model Design and Building Information (DPIB) and the time of research is conducted in the odd semester of the 2018/2019 academic year. The sample used was class X DPIB 2 students with 30 students as the experimental class and students in class X DPIB 1 with 31 students as the control class. The data analysis technique used is descriptive analysis by analyzing the feasibility of learning devices, the feasibility of learning, mastery learning and hypothesis testing with one sample t test and independent sample t test. Analysis data describes the completeness of student learning, while strengthening student mastery learning due to the treatment of the application of learning using direct instruction models that were previously applied to daily learning in class X DPIB combined with autoplay media learning studio media proved to improve student learning completeness, seen by the number of students reaching KKM (complete) as many as 25 students and students under the KKM (incomplete) as many as 5 students, compared with the control class with the number of students reaching KKM (complete) as many as 20 students and students are under KKM (incomplete) as many as 11 students Keywords : Autoplay Media Studio, Implementation of, Learning Completeeness.
PENERAPAN MEDIA MAKET KUSEN PINTU & JENDELA PADA MATA PELAJARAN RAB MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DI SMKN 2 SURABAYA DIANI KARTIKA SARI, MIFTA; , SUPARJI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran, keterlaksanaan pembelajaran, hasil belajar siswa, dan respon siswa terhadap media maket kusen pintu dan jendela menggunakan model pembelajaran contextual teahcing and learning pada mata pelajaran RAB. Desain penelitian yaitu menggunakan One-Shot Case Study dengan sampelnya adalah siswa kelas XI DPIB 1, semester genap tahun ajaran 2018/2019 di SMKN 2 Surabaya. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi silabus, RPP, kelayakan media pembelajaran, Materi Pembelajaran, Soal, keterlaksanaan pembelajaran, respon siswa, lembar pengamatan keterlaksanaan kegiatan pembelajaran, lembar respon siswa, dan lembar tes. Teknik analisis data menggunakan analisis kelayakan media pembelajaran, analisis keterlaksanaan pembelajaran, analisis hasil belajar siswa, dan analisis respon siswa. Pembelajaran menggunakan media maket kusen pintu dan jendela menggunakan model pembelajaran contextual teaching and learning didapatkan rata ? rata hasil kelayakan media pembelajaran sebesar 87,50% yang berarti sangat layak untuk digunakan, nilai rata ? rata keterlaksanaan pembelajaran bagi guru sebesar 90,56%, dan siswa sebesar 91,15% yang berarti keterlaksanaan pembelajaran berjalan sangat baik, nilai rata ? rata hasil belajar siswa sebesar 80,78 yang berarti lebih besar dari KKM (>76) dan ketuntasan klasikal sebesar 80,56% tuntas, dan untuk respon siswa diperoleh nilai rata ? rata sebesar 82,28% yang berarti sangat baik. Kata Kunci : Media Pembelajaran, Contextual Teaching and Learning, Keterlaksanaan Pembelajaran, Hasil Belajar Siswa, Respon Siswa Abstract This research aims to find out the worthiness of the learning media, feasibility of the learning, student learning outcomes, and the response of the students against the media scale model frames of doors and Windows using contextual learning model and learning on teahcing subjects in RAB. Design research that is using the One-Shot Case Study with a sample is a student of Class XI DPIB 1, the even semester academic year SMK N 2 2018/2019 in Surabaya. Research instrument used is sheet validation syllabus, RPP, wothiness media of learning, lecture of learning, matter, feasibility of the learning, student response, learning activities of feasibility observation sheets, student response sheets, and test sheets. Data analysis techniques using the analysis of the feasibility study, analysis of feasibility media learning, student learning outcomes analysis, and analysis of student response. Learning to use media mockup of door frames and Windows using contextual learning model of teaching and learning was obtained by averaging the median results ? feasibility study of media 87.50% which means it is very worthy to be used, the value of the medians feasibility learning for teachers of 90.56%, and students of 91.15% which means the learning feasibility went very well, the median values of the mean results of students learning ? of 80.78 meaning greater than the KKM (> 76) and classical exhaustiveness 80.56% registration has been completed, and for the response of the students obtained the median value ? of 82.28% which means very good. Keywords: Learning Media, Contextual Teaching and Learning, Feasibility Of The Learning, Student Learning Outcomes, Student Response