cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
  • jurnal-pendidikan-teknik-mesin
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 372 Documents
PENGEMBANGAN MODUL AJAR PENGOPERASIAN MESIN UMUM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMKN 1 SARIREJO LAMONGAN AYU MIKA HARINA, DYAH; DWI KURNIAWAN, WAHYU
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama ini siswa kelas X TPM tahun ajaran 2017-2018 di SMKN 1 Sarirejo Lamongan kesulitan mengembangkan aspek kognitif pada mata pelajaran Dasar Teknik Mesin khususnya pada kompetensi dasar prosedur pengoperasian mesin umum sehingga masih banyak siswa yang belum mencapai nilai KKM. Oleh karena itu, peneliti melakukan penelitian pengembangan modul ajar yang menarik dan bisa membantu siswa untuk mengembangkan aspek kognitifnya dengan judul, ?Pengembangan Modul Ajar Pengoperasian Mesin Umum?. Di dalam pokok bahasan ini terdiri dari: 1)persiapan untuk mesin umum, 2) prosedur pengoperasian mesin umum, 3) memeriksa komponen kerja. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D (four D model) yang terdiri dari 4 tahapan yaitu: (1) pendefinisian (Define), (2) perancangan (Design), (3) pengembangan (Develop), (4) penyebaran (Disseminate). Tahap pendefinisian meliputi analisis awal, analisis siswa, analisis konsep, analisis tugas dan spesifikasi tujuan pembelajaran. Tahap perancangan terdiri dari penyusunan tes, pemilihan media, pemilihan format, dan perancangan awal (desain awal). Pada tahap pengembangan terdiri dari validasi modul oleh dosen ahli, angket respon siswa dan soal pre test post test untuk siswa. Sedangkan untuk tahap penyebaran tidak dilakukan dikarenakan terbatasnya waktu penelitian.Hasil dari penelitian menunjukkan (1) rata-rata skor penilaian modul 3,56 dengan kategori sangat valid dan jika dipersentasekan menjadi 89%; (2) 57% siswa menunjukkan respon sangat baik dan 42% merespon baik terhadap modul. Jadi, 95% merespon positif terhadap penggunaan modul; (3) hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari nilai rata-rata hasil belajar tahap pertama 40 dan rata-rata hasil belajar tahap kedua 80. Jadi, pada hasil belajar tahap kedua sebanyak 17 siswa mendapat nilai diatas KKM dengan daya serap sebanyak 89%. Kata kunci : modul ajar pengoperasian mesin umum, 4D (four D model), hasil belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MENGGUNAKAN SOAL HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TPM 2 PADA MATA PELAJARAN DPTM DI SMK DHARMA BAHARI SURABAYA HASNA SEPTIANGGRAINI, DINDA; , DEWANTO
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil refleksi yang didapatkan peneliti dan guru pada proses pembelajaran, didapatkan bahwa siswa kurang memahami teori secara konseptual. Hal ini disebabkan oleh sikap siswa yang tidak dapat memenuhi KKM, sehingga kelas tidak kondusif dan siswa tidak dapat mencapai KKM pada nilai pengetahuan dan keterampilan, serta metode pembelajaran yang kurang tepat. Perlu dilakukan penanganan dan perbaikan pada model pembelajaran agar nilai siswa pada aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan siswa dapat mencapai KKM. Peneliti memiliki solusi agar siswa dapat meningkatkan hasil belajar melalui model pembelajaran dan latihan soal yang sesuai dengan mata pelajaran DPTM. Penelitian ini bertujuan agar siswa dapat mencapai ketuntasan hasil belajar siswa. Ketuntasan hasil belajar siswa yang meliputi dimensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Siklus penelitiam memulai alur dari perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Berdasarkan analisa data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa hasil belajar menggunakan penerapan model pembelajaran problem based learning (PBL) menggunakan soal higher order thinking skills (HOTS) pada kelas X TPM 2 ini dapat meningkatkan sikap siswa dalam melaksanakan proses belajar mengajar, meningkatkan pengetahuan siswa, serta meningkatkan keterampilan siswa sehingga dapat mencapai KKM. Kata Kunci: Problem Based Learning, HOTS, Hasil Belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PDTO KELAS X TKR 1 DI SMK NEGERI 3 JOMBANG ICHSAN KHOFI, MUHAMMAD; , DEWANTO
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil refleksi yang dilakukan peneliti dan guru di kelas X TKR 1 SMK Negeri 3 Jombang diperoleh hasil bahwa keaktifan siswa rendah dan hasil belajar kurang memuaskan. Solusi dari permasalahan tersebut yaitu perlu diterapkannya inovasi model pembelajaran agar permasalahan tersebut dapat terselesaikan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran siswa kelas X TKR 1 di SMK Negeri 3 Jombang pada mata pelajaran Pekerjaan Dasar Teknik Otomotif (PDTO) dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan alur penelitian yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Variabel yang diteliti yaitu keaktifan dan hasil belajar siswa. Teknik pengumpulan data untuk mencari keaktifan siswa dengan mengggunakan lembar angket dan lembar pedoman observasi, sedangkan untuk hasil belajar berupa tes yang memilki tiga aspek yaitu aspek afektif, kognitif, dan psikomotor. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis data penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan: 1) keterlaksanaan model pembelajaran make a match terlaksana sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran pada RPP; 2) Keaktifan siswa meningkat selama proses pembelajaran; dan 3) Hasil belajar siswa kelas X TKR 1 di SMK Negeri 3 Jombang mengalami peningkatan di atas nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Kata Kunci: Make A Match, Keaktifan Siswa, Hasil Belajar
PENGARUH PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP TINGKAT PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN BAGIAN SERVICE KENDARAAN DI PT. MAYANGSARI BELIAN MOTORS SIDOARJO LAILA HIDAYATUL ARIFAH, NUR; MADE MULIATNA, I
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, informasi, komunikasi serta transportasi di era globalisasi ini dapat dirasakan oleh semua manusia. Perkebangan semua ini semata-mata hanya untuk memenuhi berbagai kebutuhan peradaban manusia yang semakin modern dan canggih. Tidak heran melihat angka pengendaran kendaraan Indonesia setiap tahunya mengalami peningkatan yang cukup signifikan baik kendaraan roda 2 maupun roda 4. Dengan peningkatan ini diikuti dengan terjadinya peningkatan jasa service. Sehingga banyak produsen yang memanfaatkan peluang untuk memperebukan di dunia industry jasa service. Hal ini beresiko menimbulkan maraknya terjadi kecelakaan kerja di perusahaan. Sehingga dapat mempengaruhi nilai produktivitas karyawan. Produktivitas merupakan salah satu hal yang menjadi tolak ukur maju tidaknya suatu perusahaan. Berdasarkan latar belakang, penelitian ini berfokus pada ?Pengaruh Keselamatan Kerja dan Kesehatan Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada Bagian Service di PT. Mayangsari Berlian Motors Sidoarjo?. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan keselamatan kerja dan kesehatan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan bagian service secara simultan maupun parsial. Dan hasil penelitian ini menunjukkan secara simultan keselamatan kerja dan kesehatan kerja memiliki pengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan sebesar 46,2% sehingga untuk sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti oleh peneliti. Sedangkan jika secara parsial, keselamatan kerja memiliki pengaruh sebesar 0,42 dan kesehatan kerja memiliki pengaruh sebesar 1,947. Sehingga dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa keselamatan kerja lebih berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan dibandingkan dengan kesehatan kerja. Kata kunci: Keselamatan kerja, Kesehatan kerja, Produktivitas kerja, Uji F, Uji T. Abstract The progress of science and technology, information, communication and transportation in this era of globalization can be felt by all humans. The development of all this is solely to fulfill the various needs of an increasingly modern and sophisticated human civilization. No wonder the number of driving vehicles in Indonesia every year has experienced a significant increase in both 2-wheeled and 4-wheeled vehicles. This increase was followed by an increase in service services. So that many manufacturers take advantage of opportunities to develop in the service service industry. This risks creating a widespread work accident in the company. So that it can affect the value of employee productivity. Productivity is one thing that becomes a benchmark for the progress of a company. Based on the background, this study focuses on "The Effect of Work Safety and Occupational Health on Employee Productivity at the Service Division at PT. Mayangsari Berlian Motors Sidoarjo ". The purpose of this study was to determine the effect of the application of occupational safety and occupational health to the work productivity of service employees simultaneously or partially. And the results of this study indicate that occupational safety and occupational health simultaneously have an influence on employee work productivity of 46.2% so that the rest is influenced by other variables not examined by the researcher. Whereas if partially, work safety has an effect of 0.42 and occupational health has an influence of 1.947. So that from these results it can be concluded that work safety has more influence on employee work productivity compared to occupational health. Keywords: Occupational Safety, Occupational Health, Work Productivity, F Test, T. Test.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) MENGGUNAKAN MEDIA VISUAL AUTODESK INVENTOR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR, KEMAMPUAN KOMUNIKASI, DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TMI PADA MATA PELAJARAN GAMBAR TEKNIK DI SMK NEGERI 1 JATIREJO-MOJOKERTO ALLIFUDIN SYARIF, MOHAMMAD; , DEWANTO
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum 2013 mengisyaratkan seorang guru harus menerapkan pembelajaran dengan pendekatan saintifik yang mengandung 5M (Mengamati, Menanya, Mencoba, Menalar, dan Mengkomunikasikan). Namun di SMK Negeri 1 Jatirejo masih dijumpai beberapa kekurangan baik ditinjau dari motivasi belajar yang rendah, minimnya kemampuan komunikasi siswa, dan hasil belajar siswa yang masih di bawah KKM. Oleh karena itu dilakukan upaya perbaikan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif NHT dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran NHT menggunakan media visual Inventor terhadap motivasi belajar siswa, kemampuan komunikasi siswa baik verbal maupun non-verbal dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode True eksperimental design dengan jenis penilitian Posttest Only Control Design dengan melakukan beberapa tahap pengujian diantaranya uji normalitas dan uji homogenitas sebagai uji prasyarat analisis dan uji t-test untuk mengetahui pengaruh setelah diberikan perlakuan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh terhadap motivasi belajar, kemampuan komunikasi siswa baik verbal maupun non-verbal, dan hasil belajar siswa meliputi ranah kognitif, afektif, dan psikomotor dengan diterapkannya model pembelajaran NHT dengan bantuan media visual inventor. Hal tersebut ditunjukkan dengan harga t-hitung semua aspek lebih besar dari t tabel antara kelas kontrol dan kelas eksperimen.Kata kunci: NHT, Autodesk Inventor, motivasi belajar, Kemampuan komunikasi, dan Hasil belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) BERBANTUAN MEDIA ADOBE FLASH PROFESSIONAL CS6 PADA MATA PELAJARAN DASAR PERANCANGAN TEKNIK MESIN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS 10 TMI DI SMK NEGERI 1 JATIREJO – MOJOKERTO KIANI RAMADHANI, FENZI; , DEWANTO
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil refleksi yang dilakukan oleh peneliti dan guru di SMKN 1 Jatirejo didapatkan bahwa proses pembelajaran dengan model yang kurang efektif dapat menyebabkan respon siswa pasif sehingga hasil belajar siswa banyak yang belum tuntas. Dari permasalahan tersebut solusi yang dibutuhkan adalah penerapan model pembelajaran yang berpusat pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menigkatkan kualitas pembelajaran dari segi efektivitas pembelajaran, respon siswa, dan hasil belajar menggunakan model pembelajaran STAD berbantuan media Adobe Flash Professional CS6 untuk mempermudah penyampaian materi dalam bentuk animasi dan video interaktif. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang diterapkan pada kelas X TMI 1 pada mata pelajaran Dasar Perancangan Teknik Mesin. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, angket dan tes. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pada efektivitas pembelajaran mendapatkan hasil dengan kategori sangat efektif, respon menunjukkan hasil dengan kategori sangat baik, dan hasil belajar siswa menunjukkan ketuntasan klasikal sebanyak 28 siswa hasil belajarnya tuntas. Kata kunci: STAD, Efektivitas Pembelajaran, Respon Siswa, Hasil belajar
PENERAPAN MODUL PEMBELAJARAN TRAINER SISTEM PENERANGAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KELISTRIKAN OTOMOTIF SISWA KELAS XII TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMK RADEN PATAH MOJOKERTO PRIBOWO, ADI; MADE MULIATNA, I
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PENERAPAN MODUL PEMBELAJARAN TRAINER SISTEM PENERANGAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KELISTRIKAN OTOMOTIF SISWA KELAS XII TEKNIK KENDARAAN RINGAN DI SMK RADEN PATAH MOJOKERTO Nama : Adi Pribowo NIM : 13050524014 Program Studi : S1 Pendidikan Teknik Mesin Jurusan : Teknik Mesin Fakultas : Teknik Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Dosen Pembimbing : Drs. I Made Muliatna, M.Kes. Penelitian Tindakan Kelas ini didasari rendahnya aktivitas siswa, hasil belajar, dan respon siswa terhadap model pembelajaran konvesional. Tujuan dari penelitian ini antara lain adalah (1) mengetahui hasil belajar siswa kelas XII TKR pada mata pelajaran Kelistrikan Otomotif menggunakan modul dengan model pembelajaran kooperatiff tipe Team Assisted Individualization (TAI), dan (2) mengetahui bagaimana respon siswa pada mata pelajaran Kelistrikan Otomotif terhdap model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI). Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model pembelajaran kooperatif tipe TAI, subyek penelitian peserta didik kelas XII TKR SMK Raden Patah yang berjumlah 26 peserta didik dan objek penelitian yang berupa model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI). Variabel-variabel dalam penelitian ini adalah hasil belajar peserta didik, respon peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan angket yang diaplikasikan dalam bentuk instrumen penelitian. Hasil penelitian yaitu meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik pada siklus I sebesar 69,23% dan pada Siklus II sebesar 80,76%. Dan respon peserta didik terhadap model pembelajaran team assisted Individualization (TAI) sebesar 79,32%. Kata Kunci : " Team Assisted Individualization, hasil belajar, respon siswa ".
PENGARUH SUDUT PENGARAH TERHADAP DAYA DAN EFISIENSI TURBIN REAKSI CROSSFLOW POROS VERTIKAL NASHRULLAH, ALFIAN; HERU ADIWIBOWO, PRIYO
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan energi listrik semakin meningkat, berbagai cara telah dilakukan baik dengan mencari energi baru maupun dengan mengembangkan teknologinya. Beberapa daerah di Indonesia memiliki potensi air yang memadai untuk sebuah pembangkit tenaga listrik berskala kecil, teknologi Pembagkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) ini terus dikembangkan baik dari segi peralatannya maupun dari segi efesiensinya. Turbin yang sering dipilih untuk skala mikro hidro adalah turbin crossflow, ini karena pemakaian turbin crossflow dinilai lebih menguntungkan dibandingkan dengan penggunaan kincir air.. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi sudut pengarah terhadap daya dan efisiensi pada turbin reaksi crossflow. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan menggunakan variasi sudut pengarah dengan sudut sebesar 20°, 25°, dan 30°. Sudut pengarah dipasang, kemudian diuji pada rangkaian turbin reaksi crossflow untuk mendapatkan daya dan efisiensi. Hasil dari penelitian ini adalah variasi sudut sudu pengarah sangat berpengaruh terhadap daya dan efisiensi yang dihasilkan oleh turbin reaksi crossflow. Sudut pengarah dengan sudut 30° memiliki daya dan efisiensi paling optimal daripada sudut 25° dan 20°. Pada sudut pengarah 30° memiliki daya tertinggi yang terjadi pada kapasitas 9,314 L/s dengan pembebanan 6.000 g (2,643 W), dan efisiensi tertinggi terjadi pada kapasitas 9,314 L/s dengan pembebanan 6.000 g (78,51 %). Hal ini dikarenakan, penyempitan luas penampang berpengaruh besar terhadap perubahan kecepatan aliran air.Kata Kunci : turbin crossflow, sudut pengarah, poros vertikal.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TEKNIK LAS SMAW POSISI 1G-4G BERBANTUAN VIDEO ANIMASI GUNA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMK NEGERI 1 KALITENGAH LAMONGAN MERDECHAWATY, RICHA; , YUNUS
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkanmedia pembelajaran teknik pengelasan berbantuan video animasi yang memenuhi kriteria valid dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X Teknik Pemesinan di SMK Negeri 1 Kalitengah Lamongan. Prosedur pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE dengan tahapan sebagai berikut : (1) Analisis, (2) Desain atau rancangan, (3) Pengembangan, (4) Implementasi dan (5) Evaluasi. Pengumpulan data kelayakan media pembelajaran menggunakan angket sedangkan pengumpulan data efektifitas untuk meningkatkan hasil belajar menggunakan pretest dan posttest. Hasil penelitian ini telah berhasil mengembangkan media pembelajaran teknik las SMAW posisi 1G-4G berbantuan video animasi. Media pembelajaran berdasarkan skala likert termasuk dalam kategori sangat layak sehingga media layak digunakan.Sedangkan berdasarkan kriteria keefektifan media termasuk dalam kategoti efektif, dan interpretasi N-Gain Score dapat dinyatakan bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa yang termasuk dalam kategori sedang. Kata Kunci : Pengembangan, Model Pembelajaran, Teknik Pengelasan, Valid, Hasil Belajar
PENGEMBANGAN MODUL SMOKE OPACITY METER TECNOMOTOR TIPE G-820 UNTUK MENUNJANG MATA KULIAH ANALISA PERFORMA MESIN PADA MAHASISWA S1 PENDIDIKAN TEKNIK MESIN FT UNESA TRI UMAROH, SUSI; , WARJU
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktikum pengujian opasitas gas buang mesin diesel pada mata kuliah Analisa Performa Mesin di Laboratorium Pengujian Performa Kendaraan Jurusan Teknik Mesin FT UNESA belum menggunakan modul Smoke Opacity Meter Tecnomotor tipe G-820. Selama ini, hanya terdapat buku petunjuk berbahasa Italia untuk menggunakan alat uji tersebut. Sedangkan dalam pembelajaran juga masih menggunakan metode konvensional (ceramah) sehingga tidak sebanding antara materi yang harus disampaikan dengan waktu yang tersedia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul Smoke Opacity Meter Tecnomotor tipe G-820 dan mengetahui tingkat validitasnya, mengetahui respon mahasiswa dan respon dosen terhadap penggunaan modul, serta mengetahui pengaruh penggunaan modul tersebut terhadap hasil belajar mahasiswa. Jenis penelitian adalah penelitian dan pengembangan (research and development)/R&D. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE yang terdiri dari 5 fase, yaitu: 1) fase analysis (analisa), 2) fase design (perancangan), 3) fase development (pengembangan), 4) fase implementation (penerapan), dan 5) fase evaluation (evaluasi). Instrumen penelitian berupa lembar validasi dosen ahli, lembar angket respon dosen dan mahasiswa, serta lembar tes. Analisa data menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil validasi modul dari ahli materi/isi sebesar 4,41 termasuk kategori valid dan persentase kelayakan modul sebesar 88,28% termasuk kategori sangat layak. Sedangkan hasil validasi modul dari ahli bahasa sebesar 4,04 termasuk kategori valid dan persentase kelayakan modul sebesar 80,83% termasuk kategori layak, kemudian hasil validasi modul dari ahli desain sebesar 4,38 termasuk kategori valid dan persentase kelayakan modul sebesar 87,68% termasuk kategori sangat layak. Respon mahasiswa terhadap penggunaan modul yang dilihat dari tiga aspek yaitu aspek tampilan, aspek penyajian materi, dan aspek manfaat mendapatkan persentase hasil sebesar 86,04% termasuk kategori sangat baik. Sedangkan hasil dari respon dosen terhadap penggunaan modul mendapatkan persentase hasil sebesar 91,97% termasuk kategori sangat baik. Peningkatan hasil belajar mahasiswa setelah menggunakan modul sebesar 54%. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa modul Smoke Opacity Meter Tecnomotor tipe G-820 yang dikembangkan dapat menunjang mata kuliah Analisa Performa Mesin pada materi pengujian opasitas gas buang kendaraan berbahan bakar solar (mesin diesel). Kata Kunci: Modul, Smoke Opacity Meter, Opasitas, model ADDIE, Respon, Hasil BelajarOpacity testing of exhaust diesel engines on the subject of Engine Performance Analysis in the Engine Performance Testing Laboratory, Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering UNESA does not use the module of Smoke Opacity Meter Tecnomotor type G-820. During this time, there is only a manual book in the Italian Language to use the test equipment. While the study also still using conventional methods (direct instructional model) so that no comparison between the material must be submitted by available time. The purpose of the research is to develop a module of Smoke Opacity Meter Tecnomotor type G-820 and find out the level of validity, knowing student?s response and lecturer response on the use of modules, and to see the influence of the user module to the student learning outcomes. This research is research and development (R & D). Development model used is the ADDIE model consisting of 5 phase, 1) analysis phase, 2) design phase, 3) development phase, 4) implementation phase, and 5) evaluation phase. The form of instrument research is experts lecturer validation sheet, lecture and students response questionnaire sheet, and a sheet of the tes. Data were analyzed by using quantitative descriptive methods. The results of this research are validity modules from experts material of 4,41 including valid category and the percentage of the feasibility of module for 88,28% including very decent class. While, the results of validation module from experts language of 4,04 including valid category and the percentage of the feasibility of modules for 80,83% including worth category, then the results of validation from experts design of 4,38% including correct category and the portion of the possibility of modules for 87,68% including very decent type. Student?s response to the use of modules seen from three aspects that is display aspect, element of the presentation of the material, and perspective of the benefits of getting the percentage of the results of 86,04% including excellent category. While the result of the lecturer response to use the module to get the portion of the effect of 91,97% including perfect category. Percentage increase students are learning outcomes after using module for 54%. Therefore, it can be concluded that the module of Smoke Opacity Meter Tecnomotor type G-820 developed worth used and can be supportive course of Engine Performance Analysis on the opacity testing of exhaust diesel engine. Keywords: Module, Smoke Opacity Meter, Opacity, ADDIE models, Response, Learning Outcomes.