cover
Contact Name
Asngadi Rofiq
Contact Email
asngadirofiq@uimsya.ac.id
Phone
+6285231173279
Journal Mail Official
asngadirofiq@uimsya.ac.id
Editorial Address
Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung Tegalsari Banyuwangi East java P.O. Box 201, Postal code: 68485
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
TARBIYATUNA: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Lembaga Pendidikan Islam
ISSN : -     EISSN : 27745724     DOI : https://doi.org/10.30739/tarbiyatuna.v7i2.4925
Core Subject :
The focus of this Tarbiyatuna Journal (e-ISSN: 2774-5724) is to analyze various aspects in the field of Islamic education which includes various concepts and research results that have been carried out. Some of the main topics discussed in this scientific article include Islamic Education Thought, Islamic Education Development, and Islamic Education Management which aims to improve the quality of education management within the framework of Islamic teachings. In this case, the research aims to explore the basic principles that shape Islamic educational thinking and how they are implemented in various Islamic educational institutions. In addition, the focus of this article also covers Islamic boarding school and Madrasah education, which play an important role in the preservation and development of Islamic teachings in Indonesia. This article pays more attention to Islamic education policy, as well as the problems faced in its implementation in the field. The scope of this Tarbiyatuna Journal covers various approaches and perspectives in Islamic education, such as the Philosophy of Islamic Education, Islamic Religious Education, and the Islamic Education Curriculum which continues to adapt to current developments. This article also discusses the Islamic Education Learning Model, which includes innovative methods in teaching Islamic values ??to students. Islamic Education Learning Media Innovation is an important part in creating an interesting and effective learning experience. Apart from that, evaluation instruments in Islamic education are also considered to ensure that educational goals can be achieved well. The scope of this research aims to provide comprehensive insight into the culture of Islamic education and how various factors interact with each other to form an Islamic education system that is more effective and relevant to future challenges.
Arjuna Subject : -
Articles 130 Documents
IMPLIKASI APLIKASI PESANTREN-QU TERHADAP KEUANGAN SANTRI DAN PERSEPSI WALI SANTRI DI PONDOK PESANTREN DARUL ULUM PETERONGAN JOMBANG Nur Ahmad Mauludi; Miftakhul Ilmi Suwignya Putra; Nur Ulwiyah
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v5i2.3715

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pondok pesantren akan sistem pengelolaan keuangan yang lebih efisien dan transparan di era digital, serta minimnya penelitian terkait penerimaan wali santri terhadap teknologi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi penggunaan aplikasi Pesantren-Qu terhadap manajemen keuangan santri dan persepsi wali santri di Pondok Pesantren Darul Ulum Peterongan Jombang. Aplikasi Pesantren-Qu dikembangkan sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan santri. Metode riset yang digunakan yaitu mix methods dengan desain concurrent embedded, menggabungkan analisis kuantitatif melalui angket yang dibagikan kepada 100 wali santri secara acak dan analisis kualitatif melalui wawancara mendalam dengan pengasuh dan pembina asrama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Pesantren-Qu berkontribusi signifikan dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas keuangan santri, serta diterima dengan baik oleh wali santri, meskipun terdapat beberapa tantangan dalam penggunaannya. Kesimpulannya, aplikasi ini dapat menjadi solusi inovatif untuk manajemen keuangan pesantren. Penelitian merekomendasikan pengembangan lebih lanjut aplikasi untuk meningkatkan efisiensi dan perluasan implementasinya di pesantren lain.
HAMBATAN DAN STRATEGI IMPLEMENTASI PROGRAM LITERASI DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 1 TUBAN Hikmatul Immayanti; Irma Eka Syura; Ana Iftitakhur Rohma; Agus Fathoni Prasetyo
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v6i1.3882

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis terkait hambatan dan strategi dariimplementasi program literasi yang ada di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Tuban.Madrasah ini dipilih sebagai tempat penelitian karena termasuk salah satu pioner bagimadrasah Ibtidaiyah lain baik swasta maupun negeri khusunya di wilayah Tuban JawaTimur. oleh karena itu peneliti bermaksud menyajikan hasil penelitian ini agar dapatmenjadi inspirasi bagi madrasah lain diluar sana dalam bidang literasi. Penelitian inimenggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif,subjek dalam penelitian ini Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Tuban, sedangkan objekpenelitian adalah Program literasi di Mdrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Tuban, Teknikpengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitianini menunjukkan bahwa hambatan yang ada dalam menjalankan program literasi dimadrasah seperti lahan perpustakaan yang sempit dan kurangnya minat baca siswa dapatmembuat madrasah tersebut berinovasi dan mengambil strategi yang tepat denganmemaksimalkan sumber daya yang ada seperti menyediakan perpustakaan online,membuat pojok baca di setiap kelas, menjadwal setiap kelas untuk berkunjung keperpustakaan, dan menyelenggarakan kegitan literasi seperti menulis puisi bersama.
THE CONVERSATION ANALYTIC ROLE PLAY METHOD (CARM) FOR TEACHING SPEAKING SKILLS Moh Mahmud; Fitri Ulya Sari
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v6i1.3891

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan di dalam kelas. Penelitian ini dilakukan dengan melihat berbagai masalah dan kesulitan belajar siswa. Penelitian ini dilakukan dengan berbagai hambatan dalam pembelajaran keterampilan berbicara bahasa Inggris. Penelitian ini membahas tentang penggunaan metode CARM (Conversation Analytic Role Play Method) untuk pembelajaran keterampilan berbicara melalui materi direction. Skema CARM dikembangkan dari penelitian komparatif dalam waktu yang singkat. Metode CARM ini memberikan interaksi kepada siswa untuk menguji keberanian dan kepercayaan diri siswa terkait pertanyaan atau masalah yang akan diberikan oleh guru. Siswa saling membantu memecahkan masalah dengan kemampuan masing-masing. Setelah itu dijelaskan di kelas. Skema penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif karena dalam penelitian ini peneliti mengumpulkan data, melakukan investigasi, dan menarik kesimpulan. Metode kualitatif merupakan metode yang menitikberatkan pada pengamatan secara mendalam, dimana peneliti memperoleh data dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Oleh karena itu, penelitian ini bermaksud untuk menjelaskan bagaimana guru mengajarkan keterampilan berbicara dengan menggunakan metode CARM (Conversation Analytic Role Play Method) pada siswa kelas XI jurusan TBSM di SMK Raudlatussalam Glenmore Banyuwangi tahun ajaran 2023-2024. Dari hasil penelitian ini, CARM (Conversation Analytic Role Play Method) merupakan metode yang sangat tepat dan baik untuk meningkatkan kemampuan berbicara dalam pembelajaran bahasa Inggris melalui pemberian materi dan saran. Skema pembelajaran keterampilan berbicara menunjukkan nilai rata-rata di atas 78.00, yang merupakan nilai yang cukup baik. Oleh karena itu, dengan menggunakan metode CARM (Conversation Analytic Role Play Method), pengaruh penggunaan metode CARM (Conversation Analytic Role Play Method) dapat merubah pola pikir siswa tentang sulitnya belajar bahasa Inggris, khususnya dalam keterampilan berbicara. Dalam metode CARM (Conversation Analytic Role Play Method) dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa, memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengekspresikan ide-idenya, dan membuat siswa lebih aktif dalam memikirkan konsep-konsep dalam pelajaran bahasa Inggris. ABSTRACT This research was conducted in class. This research was carried out by looking at the various problems and learning difficulties of students. This research was carried out with various obstacles to learning English speaking skills. This research discusses the use of the CARM (Conversation Analytic Role Play Method) method for learning speaking skills through direction material. The CARM scheme was developed from comparative research over a short period of time. This CARM method provides interaction with students to test students' courage and confidence regarding questions or problems that will be given by the teacher. Students help each other solve problems with their respective abilities. After that, it was explained in class. This research scheme uses qualitative research because, in this research, the researcher collects data, carries out investigations, and draws conclusions. The qualitative method is a method that focuses on in-depth observation, where researchers obtain data from observation, interviews, and documentation. Therefore, this research intends to explain how teachers teach speaking skills using the CARM (Conversation Analytic Role Play Method) method to class XI students majoring in TBSM at SMK Raudlatussalam Glenmore Banyuwangi in the 2023-2024 academic year. From the results of this research, CARM (Conversation Analytic Role Play Method) is a very appropriate and good method for improving speaking skills in learning English through offering materials and suggestions. The speaking skills learning scheme shows an average score above 78.00, which is a pretty good score. Therefore, by using the CARM method, the effect of using the CARM (Conversation Analytic Role Play Method) method can change students' mindsets about the difficulty of learning English, specifically in speaking skills. In CARM (Conversation Analytic Role Play Method), it can increase students' self-confidence, give students the opportunity to express their ideas, and make them more active in thinking about concepts. in English lessons.
INOVASI PEMBELAJARAN AL-QUR'AN HADIST DENGAN METODE SCRAMBLE DI MI PLUS CAHAYA KAMILAH SIDOARJO Mufaizah; Yuli Astutik; Siti Kholidatur Rodiyah
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v6i1.3926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode scramble, menganalisis hasil penerapan metode scramble, menganalisis faktor – faktor penghambat dan solusinya dalam menerapkan metode scramble pada pembelajaran Al-Qur’an Hadits. Penelitian ini termasuk kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa penerapan metode Scramble sudah diterapkan, dengan mengikuti lima tahapan pembelajaran, yakni mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan. Faktor penghambat pada metode pembelajaran scramble, sebagai berikut: Pembelajaran ini terkadang sulit dalam merencanakannya, oleh karena terbentur dengan kebiasaan peserta didik dalam belajar. Terkadang dalam mengimplementasi-kannya, memerlukan waktu yang panjang sehingga guru sulit menyesuaikannya dengan waktu yang telah ditentukan. Metode permainan seperti ini biasanya menimbulkan suara gaduh. Adapun solusi dari faktor penghambat pada metode scramble yaitu guru mengumumkan pembentukan kelompok belajar dan penataan ruang kelas pada pertemuan sebelumnya, guru memberikan pengarahan tentang tujuan dari metode ini, memberitahukan kepada peserta didik untuk tetap tertib dan tenang, agar tidak mengganggu proses belajar pada kelas sebelah.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode scramble, menganalisis hasil penerapan metode scramble, menganalisis faktor – faktor penghambat dan solusinya dalam menerapkan metode scramble pada pembelajaran Al-Qur’an Hadits. Penelitian ini termasuk kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa penerapan metode Scramble sudah diterapkan, dengan mengikuti lima tahapan pembelajaran, yakni mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan. Faktor penghambat pada metode pembelajaran scramble, sebagai berikut: Pembelajaran ini terkadang sulit dalam merencanakannya, oleh karena terbentur dengan kebiasaan peserta didik dalam belajar. Terkadang dalam mengimplementasi-kannya, memerlukan waktu yang panjang sehingga guru sulit menyesuaikannya dengan waktu yang telah ditentukan. Metode permainan seperti ini biasanya menimbulkan suara gaduh. Adapun solusi dari faktor penghambat pada metode scramble yaitu guru mengumumkan pembentukan kelompok belajar dan penataan ruang kelas pada pertemuan sebelumnya, guru memberikan pengarahan tentang tujuan dari metode ini, memberitahukan kepada peserta didik untuk tetap tertib dan tenang, agar tidak mengganggu proses belajar pada kelas sebelah.
RELEVANSI NILAI AL-ADAB FAWQ AL-ILM DALAM PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DI ERA DIGITAL Afwan Alhabib Nasution; Audia Zahara; Nuraini Ginting; Muhammad Luthfi; Rahayu Puji Astuti
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v6i1.3965

Abstract

Era digital membawa kemajuan pesat dalam pengembangan ilmu pengetahuan, namun juga memunculkan tantangan etis dan degradasi moral dalam proses pencarian dan penyebaran ilmu.Penelitian ini ingin mengidentifikasi dan memetakan berbagai permasalahan moral yang muncul di era digital, seperti plagiarisme, penyalahgunaan informasi, ketidakjujuran akademik, serta hilangnya nilai-nilai etis dalam interaksi ilmiah. Penelitian akan menjelaskan bahwa nilai adab tidak hanya relevan, tetapi juga menjadi kebutuhan mendesak untuk menjaga integritas dan kualitas pengembangan ilmu pengetahuan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan (library research). Pendekatan ini dipilih karena fokus kajian adalah analisis konsep dan nilai filosofis yang bersifat normatif dalam tradisi Islam klasik serta penerapannya dalam konteks kontemporer. al-Adab fawq al-‘ilm menekankan bahwa adab (etika dan akhlak) harus menjadi fondasi sebelum seseorang menguasai ilmu pengetahuan. Nilai ini bukan hanya bersifat moral, tetapi juga spiritual, yang mengatur bagaimana seorang pencari ilmu bersikap terhadap guru, sesama penuntut ilmu, dan ilmu itu sendiri.
PERAN PONDOK PESANTREN DALAM MEMBENTUK KARAKTER SOSIAL SANTRI DI PONDOK PESANTREN MAHASISWA AL-JIHAD SURABAYA Muhammad Wildan Khadamul Haramain; Mufaizah
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v6i1.4195

Abstract

Semua aspek kehidupan saat ini telah berkembang dengan sangat cepat. Termasuk prinsip-prinsip budaya yang tersebar luas dan dapat diakses di mana pun. Hal ini disebabkan oleh perkembangan teknologi dan informasi yang cepat. Perubahan zaman tidak dapat dihindari; hal ini menyebabkan perubahan pada kebudayaan kita, yang dapat berdampak baik atau buruk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Jihad Surabaya dalam membentuk karakter sosial santri. Pondok pesantren merupakan institusi pendidikan Islam tradisional yang tidak hanya mengajarkan ilmu agama tetapi juga mengembangkan praktik keagamaan sehari-hari. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi dengan menggunakan metodologi kualitatif. Temuan penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan pesantren terhadap pengembangan karakter santri, khususnya di bidang moralitas, etika, dan keterampilan sosial. Sikap tolong menolong, bekerjasama, solidaritas, dan mandiri merupakan beberapa sifat karakter sosial yang dikembangkan. Menurut temuan penelitian, bersekolah di pesantren Al-Jihad membantu membentuk siswa menjadi orang dewasa yang bermoral tinggi, bertanggung jawab, dan juga memberikan kontribusi berharga kepada masyarakat.
DINAMIKA INTERAKSI PESERTA DIDIK DENGAN ASISTEN VIRTUAL BERBASIS AI DALAM PROSES BELAJAR Slamet Slamet
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v6i1.4332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dinamika interaksi peserta didik dengan asisten virtual berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam proses belajar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada semakin luasnya penggunaan AI dalam pendidikan, termasuk dalam bentuk chatbot, tutor cerdas, dan aplikasi pembelajaran adaptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, untuk memahami pengalaman subjektif peserta didik dalam berinteraksi dengan AI. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi peserta didik dengan asisten virtual cenderung bersifat fungsional dan teknis, yaitu digunakan untuk menyelesaikan tugas atau mencari informasi secara cepat. AI belum sepenuhnya dimaknai sebagai mitra pedagogis yang membentuk pengalaman belajar yang reflektif dan bermakna. Selain itu, kualitas interaksi sangat dipengaruhi oleh tingkat literasi digital dan dukungan infrastruktur. Peserta didik dengan akses teknologi yang memadai dan kemampuan digital yang baik lebih mampu memanfaatkan AI secara optimal dibandingkan mereka yang berada dalam keterbatasan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya peningkatan literasi digital dan pemerataan infrastruktur untuk mendukung pemanfaatan AI dalam pendidikan secara lebih efektif dan manusiawi.
MISKONSEPSI OPERASI HITUNG PERKALIAN PADA MAHASISWA PGMI DI SEKOLAH TINGGI ISLAM BLAMBANGAN BANYUWANGI Fals Aldino
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v6i1.4339

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mendeskripsikan miskonsepsi perkalian pada calon guru MI/SD, khususnya mahasiswa PGMI Sekolah Tinggi Islam Blambangan (STIB) Sebanyak 19 mahasiswa dipilih sebagai subjek melalui teknik purposive sampling untuk dianalisis. Pengambilan data dilakukan dengan tes dan wawancara , dengan fokus pada miskonsepsi konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang di sekolah dasar. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa mengalami miskonsepsi dengan menjabarkan 4 × 3 sebagai 4 + 4 + 4, yang sebenarnya merupakan ekspresi dari 3 × 4. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa (89,5%, 17 dari 19 subjek ) mengalami miskonsepsi yang serupa namun dengan pola yang beragam serta kurangnya pemahaman konseptual terhadap struktur perkalian sebagai pengelompokan berulang, meskipun sifat komutatif operasi perkalian secara matematis benar. Hasil analisis mengindikasikan perlunya intervensi pembelajaran yang menekankan pemahaman konsep yang benar dan penggunaan media visual atau manipulatif untuk mengatasi miskonsepsi ini agar mahasiswa calon guru mampu mengajarkan konsep perkalian secara tepat kepada siswa di tingkat dasar.
LEARNING EVALUATION WITH ARTIFICIAL INTELLIGENCE TECHNOLOGY INTEGRATION TOWARDS IMPROVING STUDENT LEARNING QUALITY Hendra Wijaya; Hendro Prasetyono
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v6i2.4396

Abstract

This research emerged from the issue of the limited effectiveness of traditional  learning approaches in improving students’ academic performance. The primary  goal of this study is to quantitatively examine how far the integration of Artificial  Intelligence (AI)–based learning methods can enhance students’ learning outcomes  compared to conventional lecture techniques. A quantitative experimental design  utilizing a pretest–posttest model was applied. Data were obtained through pretests  and posttests and further analyzed using the Paired Sample t-test and Analysis of  Covariance (ANCOVA) to determine differences and measure the influence of  learning methods on achievement levels. The results indicate a substantial improvement between the pretest and posttest  scores, with a mean difference of -15.167 (t = -9.575; p < 0.001), confirming that  posttest scores significantly increased after the intervention. The ANCOVA results  further demonstrated that the applied learning method had a strong influence on  posttest outcomes (F = 35.980; p < 0.001), while the pretest variable showed no  significant effect (p = 0.497). Participants who engaged in AI-integrated learning  achieved an average posttest score of 85.838, notably higher than the lecture  group’s 75.729, with a 95% confidence interval verifying this difference. These  findings emphasize that AI integration enhances learning personalization,  comprehension, and engagement, thereby contributing positively to the overall  improvement of learning outcomes compared to traditional methods. The  implications of this research underscore the importance of educational institutions  integrating AI-based learning to enhance the quality of the learning process,  support more accurate pedagogical decision-making, strengthen curriculum policy  development, and promote the systematic, sustainable, inclusive, and adaptive  implementation of teacher training.
TOLERANCE IN DIVERSITY : INTEGRATING THE TRILOGI UKHUWAH INTO MULTICULTURAL EDUCATION AT SMP NEGERI 3 AMBULU JEMBER Muhammad Shobirin
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v6i1.4466

Abstract

Indonesia's diversity in ethnicity, culture, and religion is valuable asset, but it can be a menace if it is not manag?d prop?rly. The integration of multicultural education and ukhuwah trilogy concept of brotherhood can be a very significant foundation in overcoming menace of diversity. The purpose ofthis research is to examine th? crucial significance of multícultural educátion, integrated through the inculcation of trilogy ukhuwah values, in fostering tolerance at SMP Negeri 3 Ambulu, Jember. This school is uniquely situated in a village predominantly Christian, although the majority of its students are Muslim. Using a qualitative approach, this study delves into a case study to achieve a comprehensive understanding and holistic understanding of the pedagogical strategies and tangible impacts of integrating Ukhuwah values in shaping a culture of tolerance within a heterogeneous environment. The data wer? collected through observatíon, in depth intervi?w, and documentation studíes. Reduction, presentation, and conclusion drawing served as the data analysis techniques. The research findings proved that the school effectively inculcates trilogy Ukhuwah values into its intracurricular activities, further reinforced by cocurricular and extracurricular programs, thereby creating a tolerant climate amidst differences. It was found that, this strategy successfully cultivated a strong attitude of tolerance among students, manifested in their acceptance of differences, interfaith empathy, harmonious interactions, and strengthened national pride. This study concluded that, the integration of trilogy ukhuwah in multcultural ?ducation can be effective model for building inclusive and tolerant school communities amidst diversity.

Page 11 of 13 | Total Record : 130