cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
ISTORIA
ISSN : 18582621     EISSN : 26152150     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal Istoria is a high quality research journal that is published by History Education Study Program Universitas Negeri Yogyakarta in collaboration with Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) and Keluarga Alumni Prodi Pendidikan Sejarah (KAPPS). Journal Istoria is providing a platform that welcomes and acknowledges high quality empirical original research papers about education written by researchers, academicians, professional, and practitioners from all over the world.
Arjuna Subject : -
Articles 190 Documents
PERKEMBANGAN SIARAN PERTELEVISIAN BAGI MASYARAKAT PADA ZAMAN ORDE BARU Putri, Chindy Norma
ISTORIA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol. 19 No. 1 (2023): ISTORIA Edisi Maret 2023, Vol. 19. No.1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/istoria.v19i1.54334

Abstract

            Penelitian ini bertujuan mengkaji pola politik yang tersirat dalam siaran pertelevisian pada zaman orde baru. Masalah penelitian dirumuskan sebagai berikut: (1) bagaimanakah acara televisi yang disiarkan pada zaman orde baru?, dan (2) bagaimanakah perbedaan mengenai pola politik yang tersirat dalam masa orde baru dengan masa reformasi?            Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian histori. Fokus penelitian ini adalah acara pertelevisian yang disiarkan pada zaman orde baru, politik yang tersirat dalam acara siaran televisi, dan perbandingan politik yang tersirat dalam televisi zaman orde baru dengan kabinet Indonesia maju. Analisis data menggunakan analisis data dari model Spradley.            Simpulan menunjukan bahwa perkembangan acara pertelevisian zaman orde baru dengan kabinet Indonesia maju dalam bidang politik tidaklah memiliki sistem yang sama. Acara televisi pada zaman orde baru cenderung mendoktrin kehebatan Presiden Soeharto pada saat masih menjabat sedangkan masa kini cenderung netral dan tidak memiliki acara televisi khusus untuk penyiaran Presiden.
PERAN TAMAN SISWA DALAM PEMBENTUKAN RASA NASIONALISME PADA MASA PERGERAKAN NASIONAL Rhamadani, Alfiani; Triaristina, Aprilia
ISTORIA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol. 19 No. 1 (2023): ISTORIA Edisi Maret 2023, Vol. 19. No.1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/istoria.v19i1.53750

Abstract

Pada tahun 1922, Ki Hajar Dewantara memiliki peran dalam memperjuangkan pendidikan bangsa Indonesia yang mana kalaitu rakyat merasa tidak puas akan pendidikan yang diberikan pemerintah kolonial. Karena pendidikan yang diberikan pemerintah kolonial sifatnya dualisme, dan terkesan mengdiskriminasi rakyat Indonesia dengan hanya memprioritaskan anak-anak yang mempunyai keturunan raja dan golongan serta memprioritaskan anak-anak Belanda saja. Maka dari itu, Ki Hajar Dewantara mendirikan taman siswa sebagai perguruan bagi anak-anak rakyat bawah dan terbuka bagi rakyat umum. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode penelitian sejarah yang dimulai dari heuristik, kritik sumber, interpretasi dan historiografi atau penulisan hasil penelitian. Hasil penelitian ini menjelaskan mulai dari latar belakang pendirian taman siswa, setelah itu membahas tentang langkah yang diambil Ki Hajar Dewantara dalam memperjuangkan pendidikan nasional, yang diakiri dengan peranan taman siswa itu sendiri untuk menumbuhkan rasa nasionalisme bagi para siswa melalui sistem among yang diterapkan di taman siswa.
Memaknai Pasang Surut Berdemokrasi di Myanmar (1962-2021) dan Konteksnya bagi Pendewasaan Demokrasi ASEAN Sultani, Zofrano Ibrahimsyah Magribi; Marsudi, Marsudi; Anastasia, Mutiara Syafira; Alfianto, Dean Andi; Wargi, Faruq Setya; Anggara, Bhisma Rizqi; Ramadhan, Afghani Trisna; Ali, Okada
ISTORIA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol. 19 No. 1 (2023): ISTORIA Edisi Maret 2023, Vol. 19. No.1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Tujuan artikel ini adalah menganalisis proses demokratisasi di Myanmar dalam pemaknaan pendewasaan demokrasi ASEAN (1962-2021). Kudeta kepada Daw Aung San Suu Kyi dan Presiden Win Myint tanggal 1 Februari 2021 di Myanmar menunjukkan negara ini masih dicengkram oleh kekuatan militer Myanmar (Tatmadaw) dalam menguasai perpolitikan dan pemerintahan. Tampaknya militer di Myanmar "mengamankan" posisi kekuasaannya dengan berlindung di balik jubah demokrasi. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kudeta di Myanmar memperlihatkan wajah demokrasi ASEAN yang sedang mencari corak tersendiri akan pemahaman bagaimana demokrasi membawa kesejahteraan dan keadilan sosial dan juga mengayomi militer ke dalam kekuasaan politik sipil dalam mempertahankan negara dari agresi eksternal kepada otoritas sipil di bidang politik dan pemerintahan.Kata kunci: Demokrasi, Myanmar, Militer, ASEAN  Abstract-The purpose of this article is to analyze the democratization process in Myanmar in terms of the maturing meaning of ASEAN democracy (1962-2021). The coup against Daw Aung San Suu Kyi and President Win Myint on February 1, 2021 in Myanmar shows that this country is still in the grip of the Myanmar military force (Tatmadaw) in controlling politics and government. It seems that the military in Myanmar is "securing" it's position of power by hiding itself under the cloak of democracy. The research method uses library research methods. The results show that the coup in Myanmar shows the face of ASEAN democracy which is looking for it's own style of understanding how democracy brings welfare and social justice and also nurtures the military into civilian political power in defending the country from external aggression to civilian authorities in politics and government.Keywords: Democracy, Myanmar, Military, ASEAN
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MIND MAP PERANG ASIA TIMUR RAYA (MIPPAR) BERBASIS X-MIND MATERI PERANG ASIA TIMUR RAYA UNTUK KELAS XI IPS SMA NASIONAL MALANG Ariwianto, Edwin
ISTORIA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol. 20 No. 1 (2024): ISTORIA Edisi Maret 2024, Vol. 20. No.1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/istoria.v20i1.68410

Abstract

Abstrak- Penggunaan smartphone pada kehidupan siswa tidak dapat terelakkan. Smartphone sendiri juga sudah menjadi sarana dalam proses pembelajaran terutama pada proses pembelajaran Sejarah Peminatan. Perlunya media pembelajaran berbasis digital juga dibutuhkan pada SMA Nasional Malang. penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran kemudian melakukan uji coba validitas dan kelayakan media pembelajaran. Metode yang digunakan peneliti yaitu metode research and development dengan model 4D (define, design, develop, dissemination). Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa angket observasi kebutuhan dan potensi, angket validasi materi, angket validasi media, serta angket uji coba produk. Produk dari penelitian pengembangan berupa mind map digital MIPPAR dengan basis aplikasi X-Mind yang disertai dengan fitur catatan penjelas serta tautan/attachment yang dapat memudahkan siswa memahami materi yang dibawakan khususnya materi sejarah Perang Asia Timur Raya. Hasil dari skor validasi materi sebesar 92% (sangat baik) dan skor validasi media sebesar 83% (sangat tinggi), uji coba media MIPPAR dalam kelompok kecil mendapat skor 84% (sangat tinggi) dan uji coba kelompok besar mendapatkan skor 89% (sangat tinggi). Sehingga dari skor yang diperoleh, dapat disimpulkan media MIPPAR memiliki tingkat kelayakan media yang sangat tinggi. Kata kunci: Media pembelajaran, MIPPAR, Perang Asia Timur Raya Abstract-The use of smartphones in students' lives is inevitable. Smartphones themselves have also become a tool in the learning process, especially in the process of learning History Specialization. The need for digital-based learning media is also needed at SMA Nasional Malang. This research aims to produce learning media and then test the validity and feasibility of learning media. The method used by researchers is the research and development method with the 4D model (define, design, develop, dissemination). The instruments used in the research are needs and potential observation questionnaires, material validity questionnaires, media validity questionnaires, and product trial questionnaires. The product of the development research is a MIPPAR digital mind map based on the X-Mind application which is accompanied by explanatory notes and links/attachments that can make it easier for students to understand the material presented, especially the historical material of the Great East Asian War. The results of the material validation score of 92% (very good) and the media validation score of 83% (very high), the MIPPAR media trial in small groups scored 84% (very high) and the large group trial scored 89% (very high). So from the scores obtained, it can be concluded that MIPPAR media has a very high level of media feasibility.Keywords: Learning media, MIPPAR, Greater East Asia War
EKSISTENSI KOMIK SILAT DI INDONESIA (1962-1994) Rozaq, Mokhamad Amirul; Agung, Dewa Agung Gede; Nafi'ah, Ulfatun
ISTORIA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol. 20 No. 1 (2024): ISTORIA Edisi Maret 2024, Vol. 20. No.1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/istoria.v20i1.52998

Abstract

Saat ini komik silat dianggap sebagai media yang ditelan zaman karena tidak bertahan dalam persaingan pasar komik. Bahkan, komik silat menjadi salah satu genre yang paling banyak dibaca dalam sastra populer di Indonesia pada tahun 1970-an. Eksistensi komik silat di Indonesia dibentuk oleh ekosistem baru dalam subkultur tradisi sastra Indonesia, yaitu akulturasi antara komik silat Tiongkok dengan cerita silat Indonesia. Komik silat tumbuh dengan semangat untuk memperkuat identitas budaya Indonesia dengan pola akulturasi budaya populer. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi keberadaan komik silat di Indonesia yang diadopsi dari cerita silat Indonesia. Berdasarkan perspektif sejarah sosial dan budaya,koperasi pencak silat pada periode 1962-1994 menunjukkan produktivitas yang signifikan yang dihasilkan dari kerjasama antara komikus dan penerbit. Artikel ini disusun dengan menggunakan metode sejarah, termasuk, heuristik, kritik, pemilihan interpretasi dan historiografi. Komik silat juga mendominasi pasar komik lokal berkat serinya panjang dan tumbuhnya kelompok-kelompok yang solid antar komik. Sayangnya, pada akhirnya, komik silat harus memiliki persaingan dengan sesama komik silat juga mendominasi pasar komik lokal berkat serinya yang panjang dan tumbuhnya kelompok-kelompok yang solid antar komik. Sayangnya, pada akhirnya, komik silat harus menghadapi persaingan dengan sesamaKomik silat juga mendominasi pasar komik lokal berkat serinya panjang dan tumbuhnya kelompok-kelompok yang solid antar komik. Sayangnya, pada akhirnya, komik silat harus rela tergerus oleh persaingan media-media hiburan yang lain. 
Analisis Dampak Sosial dan Ekonomi Komoditas Teh di Ciwidey Kota Bandung (1870-1874) Qolby, Wulan Lainul; Samatinusari, Ai; Ramdani, Ilham; Puspita, Nita; Simbolon, Pernandos; Nissa, Rahma Raudotun; Lattar, Muhammad Rido Dzikri
ISTORIA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol. 19 No. 2 (2023): ISTORIA Edisi September 2023, Vol. 19. No.2
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/istoria.v19i2.68394

Abstract

Artikel ini menganalisis dampak sosial dan ekonomi komoditas teh di Ciwidey, Kota Bandung, pada periode 1870-1874. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan, penulis mengevaluasi sumber daya pustaka yang relevan untuk menyusun artikel ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedatangan komoditas teh menciptakan transformasi signifikan dalam struktur sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Fokus utama adalah pada Perkebunan Teh Rancabali di Ciwidey, yang didirikan pada masa kolonial Belanda dan menjadi perkebunan teh terkemuka. Dampak sosial mencakup perubahan dalam struktur pekerjaan, interaksi antar kelompok masyarakat, dan dampak lingkungan pada ekosistem lokal. Di sisi ekonomi, kehadiran komoditas teh memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian lokal, dengan adanya pabrik teh yang menciptakan pasar untuk berbagai barang dan jasa.
PERLUASAN WILAYAH BATAVIA KE WELTEVREDEN PADA MASA HINDIA BELANDA (1808-1942) Adhitya Gararldi, Gusti Bagus
ISTORIA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol. 20 No. 1 (2024): ISTORIA Edisi Maret 2024, Vol. 20. No.1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/istoria.v20i1.75767

Abstract

Penelitian ini membahas tentang sejarah dinamika yang terjadi pada masa pemerintahan Hindia Belanda, yakni di dengan mencakup wilayah Batavia dari Kota Tua menuju Weltevreden pada masa pemerintahan Hindia Belanda. Wilayah perkotaan Batavia (Jakarta) mengalami perubahan dramatis seiring dengan perluasan wilayah pada masa Hindia Belanda yaitu dari Kota Tua hingga Weltevreden. Kota Tua merupakan pusat perdagangan dan administrasi Perusahaan Hindia Timur Belanda (VOC) ketika Belanda pertama kali didirikan pada awal abad ke-17. Kota Tua merupakan pusat perdagangan dan pemerintahan yang penting karena posisinya yang menguntungkan dan pertahanannya yang kuat. Namun pada akhir abad ke-18, terjadi migrasi massal dari para warga ke lingkungan Weltevreden yang lebih besar dan lebih higienis yang disebabkan oleh infrastruktur yang rusak dan keadaan yang tidak higienis. Pusat administratif baru, Weltevreden, dibangun pada awal abad ke-19 dan mencerminkan gaya arsitektur Eropa dan konsep perencanaan kota dengan dibentuknya organisasi terhadap perencanaan wilayah yang mengatur pembangunan permukiman, sarana, dan infrastruktur kota. Transisi dari Kota Tua ke Weltevreden juga menyoroti perkembangan kota yang dinamis dan pengaruh kolonial terhadap evolusi sejarah dan budaya kota. Perubahan dari Kota Tua ke Weltevreden menunjukkan pertumbuhan kota Batavia yang cepat serta pengaruh kolonial terhadap perkembangan sejarah dan budaya kota.
Pendidikan di Ksatrian Instituut Mondolalo, Laode M.K.
ISTORIA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol. 19 No. 2 (2023): ISTORIA Edisi September 2023, Vol. 19. No.2
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/istoria.v19i2.16629

Abstract

Kesatrian Instituut merupakan salah satu lembaga swasta penyelenggara pendidikan pada masa kekuasaan pemerintah Hindia Belanda. Pendidikan di sekolah-sekolah milik yayasan Ksatrian Instituut memberikan warna yang menarik dalam sejarah pendidikan Indonesia. Seperti kebanyakan sekolah partikelir di jamannya, sekolah-sekolah Ksatrian Instituut menerapkan sistem yang berbeda dengan sekolah yang dikelola pemerintah Hindia-Belanda. Berbagai macam model sekolah dikembangkan oleh Ksatrian Instituut berdasarkan visi dan tuntutan jaman saat itu. Pendidikan ketreampilan khususnya dalam kewirausahaan sangat menonjol dalam pendidikan di Ksatrian Instituut. Sayangnya, sebagai sekolah yang ditujukan untuk kalangan bumiputra, akses pendidikan ke Ksatrian Instituut cukup sulit terutama soal biaya pendidikan.
ZAMAN RADIKAL: DINAMIKA GERAKAN SOSIAL DI INDONESIA PADA MASA KOLONIALISME 1912-1926 Shah Jahan, Muhammad Tristan
ISTORIA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol. 20 No. 1 (2024): ISTORIA Edisi Maret 2024, Vol. 20. No.1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/istoria.v20i1.75615

Abstract

ABSTRACTIn the historical track, social movements in Indonesia were characterized by the influence of political ideology and the role of intellectuals who initiated the action. The purpose of this scientific article is to examine the dynamics of social movements in Indonesia that occurred during the national movement, when Indonesia entered a radical and non-cooperative era against colonialism. Through the historical method approach and the library research method, a new view can be found about the social movement pattern consisting of labor strikes and armed rebellions as well as the role of intellectual figures and the influence of socialism that mobilized anti-colonial mass elements. 
The Process of Iranian Cultural Identity Formation in Interaction with Islam: A Historical Review Taheri, Ahmad Reza; Shahrokhi, Seyed Alaeddin; Salah, Mehdi; Razavi, Seyed Abolfazl
ISTORIA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol. 19 No. 2 (2023): ISTORIA Edisi September 2023, Vol. 19. No.2
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/istoria.v19i2.49671

Abstract

This paper is inspired by the hypothesis of the "Undeniable position of divine religions in the identification of societies and the cultural essence of Islam", discussing the following, respectively: Iranian cultural identity in classical sources, important axis of this identity on the eve of the arrival of Islam, Iran's accession to the Islamic caliphate without adopting the Arabic identity, prominent identity indicators of Islamic culture, formation of Iranian Islamic identity and factors responsible for the cohesion of the Iranian Islamic identity. The present paper suggests that the elements of the identity of the ancient Iranian culture, which were not in conflict with the Islam, were preserved, and what was not in harmony changed.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 2 (2025): ISTORIA Edisi September 2025, Vol. 21. No. 2 Vol. 21 No. 1 (2025): ISTORIA Edisi Maret 2025, Vol. 21. No. 1 Vol. 20 No. 2 (2024): ISTORIA Edisi September 2024, Vol. 20. No.2 Vol. 20 No. 1 (2024): ISTORIA Edisi Maret 2024, Vol. 20. No.1 Vol. 19 No. 2 (2023): ISTORIA Edisi September 2023, Vol. 19. No.2 Vol. 19 No. 1 (2023): ISTORIA Edisi Maret 2023, Vol. 19. No.1 Vol. 18 No. 2 (2022): ISTORIA Edisi September, Vol. 18. No.2 Vol. 18 No. 1 (2022): ISTORIA Edisi Maret, Vol. 18. No. 1 Vol 17, No 2 (2021): ISTORIA Edisi September, Vol. 17. No. 2 Vol 17, No 1 (2021): ISTORIA Edisi Maret, Vol. 17. No. 1 Vol 16, No 1 (2020): ISTORIA Edisi Maret 2020, Vol 16, No.1 Vol 16, No 2 (2020): ISTORIA Edisi September, Vol. 16. No. 2 Vol 15, No 2 (2019): ISTORIA Edisi September 2019, Vol. 15, No.2 Vol 15, No 1 (2019): ISTORIA Edisi Maret 2019, Vol. 15, No.1 Vol 14, No 2 (2018): ISTORIA Edisi September 2018, Vol. 14, No.2 Vol 14, No 1 (2018): ISTORIA Edisi Maret 2018, Vol. 14, No.1 Vol 13, No 2 (2017): ISTORIA Edisi September 2017, Vol. 13, No.2 Vol 13, No 1 (2017): ISTORIA Edisi Maret 2017, Vol. 13, No.1 Vol 12, No 2 (2016): ISTORIA Edisi September 2016, Vol. 12, No.2 Vol 12, No 1 (2016): ISTORIA Edisi Maret 2016, Vol. 12, No.1 Vol 11, No 2 (2015): ISTORIA Edisi September 2015, Vol. 11, No.2 Vol 11, No 1 (2015): ISTORIA Edisi Maret 2015, Vol. 11, No.1 Vol 10, No 1 (2014): ISTORIA Edisi Maret 2014, Vol. 14, No.1 Vol 9, No 1 (2011): ISTORIA Edisi April 2011, Vol. 9, No.1 Vol 8, No 1 (2010): ISTORIA Edisi September 2010, Vol. 8, No.1 Vol 7, No 1 (2008): ISTORIA Edisi Maret 2018, Vol. 7, No.1 More Issue