cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
ISTORIA
ISSN : 18582621     EISSN : 26152150     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal Istoria is a high quality research journal that is published by History Education Study Program Universitas Negeri Yogyakarta in collaboration with Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) and Keluarga Alumni Prodi Pendidikan Sejarah (KAPPS). Journal Istoria is providing a platform that welcomes and acknowledges high quality empirical original research papers about education written by researchers, academicians, professional, and practitioners from all over the world.
Arjuna Subject : -
Articles 190 Documents
THE EXPANSION OF JEPARA IN THE XVI CENTURY AND ITS POTENTIAL AS A SUPPLEMENT TO HISTORY LEARNING MATERIALS Hana, Muhammad Yusril; Wijaya, Daya Negri
ISTORIA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol. 20 No. 1 (2024): ISTORIA Edisi Maret 2024, Vol. 20. No.1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/istoria.v20i1.72384

Abstract

This research aims to develop a history learning supplement on the XVI Century Jepara Expansion. This article is made using historical research methods, in the form of topic selection, source collection or heuristics in the form of "Suma Oriental" by Tome Pires; Jorge de Lemos's chronicle, "Cercos de Malaca"; Diogo do Couto's chronicle "Decada da Asia", source criticism or verification, interpretation, and historical writing or historiography. The results of this research explain the political conditions of Jepara in the 16th century. Jepara is an area on the north coast of Java Island which has a strong sea fleet. This led to several kingdoms asking for help againts the Portuguese, such as the Sultanate of Aceh, the Sultanate of Johor, and the Sultanate of Maluku. The expansion of Jepara in the 16th century was carried out by several Jepara leaders since 1512 during the reign of Pati Unus. Expansion was then carried out again during the reign of Queen Kalinyamat, which was the heyday of the Jepara Kingdom. The XVI Century Jepara Expansion material has the potential to be a supplement to history learning in textbook form, because this material is not discussed in textbooks published by the Ministry of Education and Culture.
HISTORICAL APPROACHES IN ISLAMIC STUDIES Abdillah, Moh. Arvil
ISTORIA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol. 19 No. 2 (2023): ISTORIA Edisi September 2023, Vol. 19. No.2
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/istoria.v19i2.69751

Abstract

The study of the Historical Approach is very important to study in more depth. This is because these studies never stop being debated. The aim of this article is to understand 3 things: First, the paradigm of the historical approach in Islamic studies. Second, internal and external factors that influence the Historical Approach in Islamic Studies. Third, positive and negative implications. From a historical approach in the study of Islam towards community life. The method used by Lebelary Research is a qualitative approach based on Islamic historical theory. Meanwhile, data collection is done by collecting articles and books related to the theme of historical printing and analyzing them using qualitative data analysis techniques. The results found were 3 things: First, the paradigm... there are 3 forms of historical approaches in Islamic studies: (1) social (2) biographical (3) civilization. Second, internal influences... There are 3 factors in the historical approach: (1) research methodology (2) historical sources (3) intellectual tradition. Externally, there are 3 factors that influence the historical approach: (1) politics (2) technology (3) culture. Third, the positive implications of a historical approach to the lives of Muslim communities are 3 things: (1) deeper understanding (2) openness to change (3) relevance to modern challenges. Meanwhile, there are 3 negative implications of the historical approach to people's lives: (1) limitations in interpretation (2) limitations in sources (3) potential for contextual misunderstandings. The conclusion is that this paper shows the urgency both theoretically, methodologically and practically.
THE IDEOLOGICAL CONFLICT OF GENERAL SOEMITRO AND ALI MOERTOPO IN THE MILITARY BODY, 1971-1974 Nuralfia, Siti
ISTORIA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol. 19 No. 2 (2023): ISTORIA Edisi September 2023, Vol. 19. No.2
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/istoria.v19i2.56678

Abstract

Abstract- The conflict between General Soemitro and General Ali Moertopo was a part of the internal army conflict that occurred around 1971-1974. Ideological differences gave rise to dualism within the military between General Soemitro (liberal ideology) and General Ali Moertopo (machiavellis). The rivalry between Soemitro and Ali Moertopo began when President Soeharto, during the early days of his reign, focused on economic recovery as well as strengthening his control over the armed forces. The realization was that institutions such as kopkamtib, special opsus, and Aspri (personal assistant) were established which aimed at maintaining government stability. This government program opened up opportunities for the interests of Ali Moertopo, Soemitro and other military elites to enter. The research aims to examine in depth the ideological conflict that occurred between General Soemitro and General Ali Moertopo 1971-1974. This study uses historical research methods, through heuristic, criticism, interpretation, and historiography stages using a politicological approach and borrowing Collins' conflict theory. The results showed that the conflict related to ideological issues was caused by different views regarding the professionalism of ABRI and rivalry within the military..Keywords: General Soemitro, General Ali Moertopo, Ideological Conflict
PSPB: KURIKULUM SEJARAH 1984 DAN PENGARUH TERHADAP PEMIKIRAN GENERASI MUDA INDONESIA cahyani, rika
ISTORIA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol. 20 No. 1 (2024): ISTORIA Edisi Maret 2024, Vol. 20. No.1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/istoria.v20i1.62952

Abstract

PSPB merupakan materi ajar yang tertuang dalam mata pelajaran sejarah pada kurikulum 1984 masa pemerintahan orde baru. Masa pemerintahan orde baru antara pendidikan dan politik menjadi satu kesatuan erat yang terikat satu sama lain. Untuk mempertahankan kekuasaan, pemerintah mengubah kurikulum dengan menciptakan konten baru dan memasukkannya dalam mata pelajaran sejarah. Konten inilah yang disebut sebagai PSPB (Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa). Masuknya Konten ini dijadikan sebagai alat legitimasi kekuasaan pemerintah orde baru yang terselubung lewat pendidikan. Hal ini dapat dilihat dari konteks materinya pada setiap jenjang pendidikan selalu membahas konteks yang sama. Mulai dari jenjang SMP dan SMA "militer dan Pancasila" selalu dikaitkan untuk mendukung pemerintah yang berkuasa saat itu. Militer digunakan untuk mengetahui peran pemerintahan dalam kemerdekaan. Sedangkan Pancasila digunakan sebagai tameng perlindungan dibalik hegemoni pemerintah orde baru. Hal inilah yang menyebabkan pemikiran generasi muda hanya berfokus pada konteks orde baru. Generasi muda tidak dibekali lebih pada era sebelumnya. Dengan itu penulis menggunakan metode penelitian dengan pendekatan sejarah Historiografi, untuk menguak secara dalam terkait hegemoni politik yang tertutup dan tersembunyi dibalik tameng pendidikan, yaitu pada materi pelajaran PSPB. Selain itu, di dalam penelitian ini harapannya dapat memberikan gambaran terkait kurikulum 1984 dan keterkaitannya dengan pemikiran generasi muda Indonesia.
PERKEMBANGAN VISUAL IKLAN DISPLAY OTOMOTIF DI SURAT KABAR HARIAN KOMPAS (1965-1998) Setiawan, Adika
ISTORIA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol. 19 No. 2 (2023): ISTORIA Edisi September 2023, Vol. 19. No.2
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/istoria.v19i2.70344

Abstract

Penelitian ini bertujuan menelaah perkembangan iklan sejak masuk ke Indonesia dan juga merekontruksi perkembangan visualiasi iklan display otomotif yang ada di Harian Kompas dari tahun 1965 hingga tahun 1998. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis yang terdiri dari Heuristik, Verifikasi, Interpretasi, dan Penulisan Sejarah. Dari penelitian ini diperoleh hasil penelitian yaitu perkembangan iklan display otomotif terbagi menjadi dua periode, periode pertama yaitu tahun 1965-1972. Pada periode pertama ini iklan display otomotif di Harian Kompas menggunakan teknologi gambar tangan sehingga visualiasi iklan masih berupa ilustrasi, selain itu iklan pada periode pertama ini juga masih hitam dan putih. Pada periode pertama ini iklan otomotif masih sedikit menghiasi ruang-ruang iklan yang ada di Harian Kompas. Periode kedua tahun 1973-1998, pada periode kedua ini terjadi perkembangan menonjol dalam visualisasi iklan display otomotif di Harian Kompas, dimana sudah digunakannya teknologi kamera analog untuk memproduksi visual iklan otomotif. Penggunaan kamera analog menjadikan visualiasi iklan otomotif sudah menggunakan gambar/foto produk sehingga menjadi riil. Selain itu, pada periode kedua ini sudah menggunakan mesin cetak offset yang membuat produksi menjadi lebih efektif dan membuat iklan display otomotif sudah berwarna.
STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen): DARI KESADARAN NASIONAL MENUJU KEMERDEKAAN INDONESIA Fauziah, Khopipah; Aldi Cahyono, Rizki; Rozianna Putri, Lamia; Hanifah Febriana, Rizka; Sokheh, Mukhamad; Romadi, Romadi
ISTORIA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol. 20 No. 2 (2024): ISTORIA Edisi September 2024, Vol. 20. No.2
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di tengah penindasan kolonial, muncul sebuah gerakan kesadaran hingga mendesak cita-cita persatuan menuju kemerdekaan yang bermula dari diskusi-diskusi mahasiswa STOVIA, sebuah sekolah kedokteran pribumi yang memberikan gebrakkan perbaikan nasib bangsa Indonesia. Rumusan masalah dalam artikel ini mengkaji awal mula penyadaran akan menentang kolonialisme, termasuk peranan beberapa tokoh-tokoh alumni STOVIA, hingga bagaimana kaitan STOVIA dengan kemerdekaan bangsa. Menggunakan metode penelitian sejarah dengan pengambilan data studi lapangan Museum Kebangkitan Nasional hingga studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya peranan mahasiswa STOVIA sebagai perintis menumbuhkan kesadaran perubahan atas korelasi profesi dokter yang mampu mengkaji kondisi "˜tubuh' sosial bangsa melalui kajian atas kondisi kesehatan masyarakatnya. Beberapa lulusan STOVIA terpanggil menyuarakan pergerakan demi perbaikan. Pergerakan dari lingkungan STOVIA berlanjut sebagai urgensi konsepsi persatuan melalui Manifesto Politik 1925 dan Ikrar Sumpah Pemuda 1945. Pandangan kesadaran berlanjut menuju pentingnya kemerdekaan Indonesia dengan puncaknya pada peristiwa proklamasi yang disempurnakan kembali melalui euforia mempertahankan kemerdekaan hingga mencapai kemerdekaan secara sempurna pada 1950.
GERAKAN SOSIAL DI YOGYAKARTA DALAM BINGKAI REFORMASI 1998 Fitrianti, Vionita Vara; Bahroni, Agung
ISTORIA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol. 20 No. 2 (2024): ISTORIA Edisi September 2024, Vol. 20. No.2
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/istoria.v20i2.77104

Abstract

Gerakan reformasi tahun 1998 di Indonesia yang dilakukan oleh mahasiwa mendapat dukungan dari berbagai elemen, termasuk masyarakat Yogyakarta yang turut menuntut untuk dilakukannya reformasi. Artikel ini menggunakan metode penelitian historis berdasarkan konsep dari Kuntowijoyo dengan menggunakan pendekatan teori gerakan sosial. Hasil dari peneliteian ini adalah, (1) munculnya gerakan reformasi dilatarbelakangi oleh berbagai hal diantaranya krisis ekonomi, krisis kepercayaan, dan korupsi, kolusi, nepotisme; (2) Gerakan reformasi 1998 juga terjadi di Yogyakarta dimulai dari Universitas Gadjah Mada yang kemudian mendapatkan sambutan positif dan dukungan dari masyarakat Yogyakarta; (3) puncak perjuangan gerakan reformasi di Yogyakarta adalah saat Pisowanan Agung dengan dibacakannya maklumat oleh Sultan sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan reformasi 1998.
STRATEGI BRANDING HERITAGE DALAM MEMPERTAHANKAN PREDIKAT YOGYAKARTA SEBAGAI KOTA PELAJAR Pharmacytha, Anggrita Salfa; Nayati, Widya
ISTORIA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol. 20 No. 2 (2024): ISTORIA Edisi September 2024, Vol. 20. No.2
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/istoria.v20i2.60686

Abstract

 Kota Pelajar menjadi julukan yang populer bagi Kota Yogyakarta. Bahkan tidak sedikit para pelajar dari berbagai daerah untuk menuntut ilmu di Yogyakarta. Julukan Kota Pelajar ini tidak terlepas dari sejarah Yogyakarta yang memiliki peran besar dalam bidang pendidikan sejak jaman dahulu. Beberapa permasalahan konflik sosial seperti klitih, begal, dan tawuran antar pelajar menjadikan predikat Yogyakarta sebagai Kota Pelajar menjadi tersamarkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan atau library research. Tujuan dari penelitian ini menjadikan city branding sebagai salah satu strategi dalam branding heritage Yogyakarta sebagai Kota Pelajar dan heritage brand awareness dalam mengukur kesadaran masyarakat terhadap nilai penting dari predikat Yogyakarta sebagai Kota Pelajar, sehingga predikat Yogyakarta sebagai kota pelajar dapat dipertahankan. 
DISKRIMINASI ETNIS KURDI DI TíœRKIYE IRAK IRAN DAN SYRIA TAHUN 1918-2024 Yuwono, Ardi Tri
ISTORIA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol. 20 No. 2 (2024): ISTORIA Edisi September 2024, Vol. 20. No.2
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/istoria.v20i2.75394

Abstract

Sebelum ditetapkan batas negara Tí¼rkiye melalui Perjanjian Lausanne, Etnis Kurdi yang berasal dari wilayah Pegunungan Kurdistan menjalani gaya hidup nomaden. Oleh karena itu, Etnis Kurdi merupakan salah satu kelompok minoritas yang tersebar di negara-negara Timur Tengah, seperti: (1) Tí¼rkiye, (2) Irak, (3) Iran, dan (4) Syria. Etnis Kurdi tidak menjadi mayoritas di negara tersebut, sehingga mereka rentan mengalami diskriminasi dan genosida. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih lanjut terkait kehidupan Etnis Kurdi setelah Perang Dunia I hingga masa modern di negara Tí¼rkiye, Iran, Irak, dan Syria (1918-2024). Penelitian ini mengaplikasikan metode sejarah dengan pendekatan kualitatif. Kehidupan Etnis Kurdi di negara tersebut menghadapi tantangan yang berbeda. Etnis Kurdi di Tí¼rkiye mengalami genosida pada tahun 1925-1938 dan 1984-1999. Etnis Kurdi di Irak juga mengalami genosida pada tahun 1978-1979 dan 1987-1989. Adapun Etnis Kurdi di Iran berjuang untuk mendirikan negara bagi Etnis Kurdi di wilayah barat Iran. Sementara itu, Etnis Kurdi di Syria menghadapi konflik dengan Etnis Arab yang memicu terjadinya Perang Saudara Syria sejak tahun 2011 hingga saat ini.
DEVELOPMENT OF LEARNING RESOURCES FOR A COLLECTION OF SHORT STORIES ABOUT THE HISTORY OF THE BUBONIC PLAGUE IN MALANG FOR ELEVEN GRADE STUDENTS Kholifah, Adin Nur
ISTORIA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol. 20 No. 2 (2024): ISTORIA Edisi September 2024, Vol. 20. No.2
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/istoria.v20i2.64365

Abstract

The purpose of writing this article is to develop and test the feasibility of learning resources for a collection of short stories from the history of the bubonic plague in Malang in 1911-1916. The writing of this article uses the research and development (R&D) method. The R&D model used by researchers is a procedural model. The procedural model itself consists of ten steps: 1) looking at potential and problems, 2) data collection, 3) product design, 4) design validation, 5) design revision, 6) trial usage, 7) product revision, 8) trial product, 9) product revision, 10) mass production. Research and development of Striped Collar learning resources up to step 5, namely product design revision. The result of the development that the researchers did was a product that has the potential to be used as a learning resource by obtaining 91% validity from material experts and 88.5% validity from learning resource experts.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 2 (2025): ISTORIA Edisi September 2025, Vol. 21. No. 2 Vol. 21 No. 1 (2025): ISTORIA Edisi Maret 2025, Vol. 21. No. 1 Vol. 20 No. 2 (2024): ISTORIA Edisi September 2024, Vol. 20. No.2 Vol. 20 No. 1 (2024): ISTORIA Edisi Maret 2024, Vol. 20. No.1 Vol. 19 No. 2 (2023): ISTORIA Edisi September 2023, Vol. 19. No.2 Vol. 19 No. 1 (2023): ISTORIA Edisi Maret 2023, Vol. 19. No.1 Vol. 18 No. 2 (2022): ISTORIA Edisi September, Vol. 18. No.2 Vol. 18 No. 1 (2022): ISTORIA Edisi Maret, Vol. 18. No. 1 Vol 17, No 2 (2021): ISTORIA Edisi September, Vol. 17. No. 2 Vol 17, No 1 (2021): ISTORIA Edisi Maret, Vol. 17. No. 1 Vol 16, No 1 (2020): ISTORIA Edisi Maret 2020, Vol 16, No.1 Vol 16, No 2 (2020): ISTORIA Edisi September, Vol. 16. No. 2 Vol 15, No 2 (2019): ISTORIA Edisi September 2019, Vol. 15, No.2 Vol 15, No 1 (2019): ISTORIA Edisi Maret 2019, Vol. 15, No.1 Vol 14, No 2 (2018): ISTORIA Edisi September 2018, Vol. 14, No.2 Vol 14, No 1 (2018): ISTORIA Edisi Maret 2018, Vol. 14, No.1 Vol 13, No 2 (2017): ISTORIA Edisi September 2017, Vol. 13, No.2 Vol 13, No 1 (2017): ISTORIA Edisi Maret 2017, Vol. 13, No.1 Vol 12, No 2 (2016): ISTORIA Edisi September 2016, Vol. 12, No.2 Vol 12, No 1 (2016): ISTORIA Edisi Maret 2016, Vol. 12, No.1 Vol 11, No 2 (2015): ISTORIA Edisi September 2015, Vol. 11, No.2 Vol 11, No 1 (2015): ISTORIA Edisi Maret 2015, Vol. 11, No.1 Vol 10, No 1 (2014): ISTORIA Edisi Maret 2014, Vol. 14, No.1 Vol 9, No 1 (2011): ISTORIA Edisi April 2011, Vol. 9, No.1 Vol 8, No 1 (2010): ISTORIA Edisi September 2010, Vol. 8, No.1 Vol 7, No 1 (2008): ISTORIA Edisi Maret 2018, Vol. 7, No.1 More Issue