cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
ISTORIA
ISSN : 18582621     EISSN : 26152150     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal Istoria is a high quality research journal that is published by History Education Study Program Universitas Negeri Yogyakarta in collaboration with Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) and Keluarga Alumni Prodi Pendidikan Sejarah (KAPPS). Journal Istoria is providing a platform that welcomes and acknowledges high quality empirical original research papers about education written by researchers, academicians, professional, and practitioners from all over the world.
Arjuna Subject : -
Articles 190 Documents
Babad Nitik Sebagai Sumber Sejarah F. Galih Adi Utama
ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 17, No 2 (2021): ISTORIA Edisi September, Vol. 17. No. 2
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/istoria.v17i2.39209

Abstract

Babad sebagai sumber primer historiografi, telah lama menjadi perdebatan di kalangan sejarawan, baik dalam maupun luar negeri, mengenai akurasi fakta peristiwa yang terkandung di dalamnya. Kadar subjektivitas, glorifikasi, dan legitimasi yang demikian tinggi menyebabkan validitas babad diragukan, terlebih lagi menyangkut keterlibatan pengalihaksara dan penerjemah di kemudian hari. Ditulisnya Serat Nitik Sultan Agung (W.54) pada akhir abad XIX memunculkan pertanyaan besar terkait ketepatan kronologis peristiwa yang dikisahkan. Demikian pula hasil alih-aksara dan terjemahan terhadap naskah tersebut yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan pada 1991/1992 berjudul Babad Nitik. Dengan menggunakan metode historis dan pendekatan filologi terhadap Babad Nitik, penelitian ini mengemukakan latar belakang rekonstruksi tokoh Sultan Agung pada akhir abad XIX di Yogyakarta atas prakarsa Gusti Kangjeng Ratu Hageng, permaisuri Sultan Hamengku Buwana VI. Meskipun berkelindan dengan gaya khas penceritaan babad berbentuk tembang, namun dengan melakukan pemilahan sifat teks dan mempertemukannya dengan sumber asing, Babad Nitik memiliki kadar historis yang patut diperhitungkan untuk dijadikan sebagai sumber primer sejarah, khususnya terkait penulisan naskah. Kata Kunci: Babad Nitik, Sultan Agung, Yogyakarta, Ratu Hageng, sumber sejarah, manuskrip Jawa
PROPAGANDA JEPANG DALAM SURAT KABAR BORNEO BARAT SHINBUN EDISI TAHUN 1942 Andang Firmansyah; Edwin Mirzachaerulsyah; Reyhan Ainun Yafi
ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 17, No 2 (2021): ISTORIA Edisi September, Vol. 17. No. 2
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/istoria.v17i2.42980

Abstract

Pendudukan Jepang di Indonesia memang terbilang singkat yaitu sekitar tiga setengah tahun, akan tetapi Jepang masuk ke dalam setiap sendi kehidupan masyarakat. Salah satunya adalah melakukan propaganda di surat kabar Borneo Barat Shinbun yang tujuannya adalah untuk meyakinkan dan menarik simpati masyarakat Pontianak agar mau membantu dan mendukung Jepang dalam peperangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sejarah dengan tahapan pemilihan topik, heuristic, kritik sumber, interpretasi, dan penulisan sejarah. Sumber-sumber surat kabar berasal dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dan Perpustakaan Daerah Kalimantan Barat. Hasil penelitian yang didapatkan adalah propaganda Jepang yang dilakukan dalam surat kabar Borneo Barat Shinbun diberitakan dalam berbagai hal meliputi berita internasional, berita militer, berita politik, dan berita ekonomi. Dalam surat kabar tersebut juga ada mengenai pelajaran Bahasa Jepang. Saat pendudukan Jepang wajib menggunakan Bahasa Indonesia/Melayu, dan Bahasa Jepang, serta melarang Bahasa Belanda. Jepang melakukan hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk menghapus semua yang berbau Barat.
TOLERANCE IN HISTORY NATIONAL MOVEMENT Aldegonda Evangeline Pelealu; Aksilas Dasfordate; Darmawan Edi Winoto
ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 17, No 2 (2021): ISTORIA Edisi September, Vol. 17. No. 2
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/istoria.v17i2.41346

Abstract

Tolerance has been widely practiced in the history of the nation's struggle. The value of this unity was not much discussed in the literature. When studying tolerance will relate a lot to religious tolerance and ethnicity. This article aims to examine the value of tolerance contained in the history of the nation's movement. The study used a qualitative approach with data collection through literature studies and expert interviews. Research shows that some movement organizations have practiced the value of tolerance. Budi Utomo's organization reflects tolerance in recruiting members from ethnic and group-based, changing to the national direction. Syarikat Islam was open to the presence of foreign traders, especially Chinese. Islamic organization, which has the concept of no coercion in religion. Tolerance is built-in Islam in a social context. Muhammadiyah, a socio-religious organization, can cooperate with various layers of society regardless of social status to achieve the Indonesian association's benefit that eliminates ego for national goals.
DINAMIKA PERJUANGAN BADAN FEDERASI UMAT ISLAM MENUJU KEMERDEKAAN INDONESIA, 1937-1945 miftahuddin miftahuddin; Danar Widiyanta
ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Sejarah Vol 17, No 2 (2021): ISTORIA Edisi September, Vol. 17. No. 2
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/istoria.v17i2.44999

Abstract

Kajian ini akan melihat salah satu komponen masyarakat Islam awal abad ke-20 dalam usaha dan perjuangannya untuk mewujudkan kemerdekan Indonesia. Langkah-langkah kajian ini mencakup heuristik (pengumpulan sumber sejarah), verifikasi (kritik sumber), interpretasi, dan historiografi atau penyusunan fakta-fakta sejarah yang saling terkait yang diperoleh dari berbagai sumber yang berhasil dihimpun. Hasil kajian ini adalah bahwa umat Islam melalui para tokohnya sadar bahwa tanpa adanya persatuan mustahil kemerdekan dapat diwujudkan. Untuk itu, muncullah organisasi MIAI (Majelis Islam ‘A’laa Indonesia), Masyumi (Majelis Syura Muslim Indonesia), dan Laskar Hizbullah sebagai alat perjuangan. MIAI adalah organisasi federasi yang bertujuan membicarakan dan memutuskan perkara yang dipandang penting bagi kemaslahatan umat Islam melalui jalur politik, walaupun bukan politik praktis. Demikian pula, Masyumi terbentuk sebagai suatu wadah perjuangan bagi umat Islam setelah MIAI dibubarkan pada masa Jepang, sementara dengan bersatunya tokoh-tokoh NU dan Muhammadiyah menjadikan organisasi Masyumi ini semakin kuat. Selanjutnya, salah satu faktor yang melatar belakangi timbulnya keinginan tokoh-tokoh Is­lam untuk mendirikan Hizbullah ialah, bahwa berperang untuk mempertahankan agama Allah hukumnya wajib. Dengan wadah Hizbullah ini diharapkan umat Islam bisa menopang cita-citanya dalam meraih kemerdekaannya.
IMPLEMENTASI PENUGASAN DOSEN DI SEKOLAH UNTUK PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA MATA PELAJARAN SEJARAH INDONESIA DI SMA 1 GOWA Bahri, Bahri; Nuraeni, Nuraeni; Misnah, Misnah; Riang tati, Andi Dewi; Nurlela, Nurlela
ISTORIA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol. 18 No. 1 (2022): ISTORIA Edisi Maret, Vol. 18. No. 1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/istoria.v18i1.48098

Abstract

Integrating character education in the learning process is an effort to instill character values in students that lead to learning that not only pays attention to cognitive but also affective and psychomotor aspects. Historical subjects have an important role in character formation in students so that the values implicit in an event become very important to be integrated in learning. The implementation of character education has not yet been realized in the subjects of Indonesian history in SMA Negeri 1 Gowa because the learning models and methods used are not varied, other than that the learning tools used do not contain the character values that will be achieved at each step of learning. This leads to the inability of students to identify character values in learning history. The approach used is qualitative. While the data collection techniques used include observation, interviews and documentation. The results showed that the implementation of character education by preparing learning tools based on character education can realize character learners and be able to identify character values in historical learning material.Keywords: PDS, Character Education, Indonesian History.
HISTORY TOMB OF DATUK ABDURRAHIM BIN ABU BAKAR IN LATENG, BANYUWANGI, EAST JAVA AS A HISTORY LEARNING SOURCE IN BANYUWANGI 1 STATE HIGH SCHOOL Asy'ari, Faruq Hasan; Ediyono, Suryo
ISTORIA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol. 18 No. 1 (2022): ISTORIA Edisi Maret, Vol. 18. No. 1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/istoria.v18i1.40861

Abstract

Datuk Abdurrahim Bin Abu Bakar is known as a preacher of Islam, namely spreading Islam in various areas, especially Banyuwangi. Every day, the tomb of Datuk Abdurrahim Bin Abu Bakar is never empty of pilgrims who come from various regions with different goals and motivations. The tomb, which is located not far from the city center of Banyuwangi, is very sacred to the people of Banyuwangi. This is very unique, because usually the graves that are sacred to the community are located in forests, hills, and beaches, which are far from residential areas. The further uniqueness of the name of the tomb itself. At the beginning of the name there is the word "datuk", the word comes from the Malay culture which is used to address an old man. If you look at the culture in Banyuwangi, East Java, to call an old man by using the word "mbah". In this research, it can be collected using the historical method with stages; (1) heuristics, (2) source criticism, (3) interpretation, (4) historiography. The purpose of this research is to; (1) Knowing the history of the Tomb of Datuk Abdurrahim Bin Abu Bakar, (2) Knowing the potential of the Tomb of Datuk Abdurrahim Bin Abu Bakar Bin Abdurrahim Bauzir as a source of learning history in high school and the values of character education in compulsory history learning for class X according to the 2013 curriculum, such as; tolerance, religious, honesty, helpful help, hard work, and discipline. It is hoped that further researchers can complement the research results that have been written by current researchers  Keywords: Tombs, Character values, History Learning Resources
Pemanfaatan Seni Kerajinan Lakuer yang Bernilai Tradisi Lokal sebagai Kerajinan Palembang Yani, Yorinza Taska; Syarifuddin, Syarifuddin*; Supriyanto, Supriyanto
ISTORIA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol. 18 No. 1 (2022): ISTORIA Edisi Maret, Vol. 18. No. 1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/istoria.v18i1.44307

Abstract

Kesenian merupakan salah satu produk kebudayaan yang memiliki peran sangat penting sebagai wujud dari ciri khas suatu daerah, salah satunya yakni seni kerajinan lakuer dengan ciri khasnya. Kekhasan ini muncul dari faktor sejarah, budaya bahkan alam. Dari beberapa faktor ini mempunyai peranan yang begitu penting yakni guna memperkuat adanya kerajinan yang bernilai seni yang ada di wilayah terutama indonesia. Seni kerajinan lakuer tentunya tidak diharapkan sebagai wahana untuk melestarikan budaya tradisi lokal yang ada, akan tetapi berharap menjadikan sebagai tonggak perekonomian untuk para pembuat lakuer di kota Palembang. Dalam hal ini peran pemerintah dan lembaga yang terkait sangat diharapkan, agar seni kerajinan Lakuer dapat dikembangkan sebagai seni kerajinan lokal yang bernilai jual. Lakuer adalah bahan finishing yang bertujuan untuk melapisi dan mengawetkan kerajinan yang terbuat dari kayu. Fungsi kerajinan lakuer ini yakni untuk mempercantik serta memberi nilai-nilai estetik yang ada pada produk kerajinan lakuer. Metode penelitian ini dengan menggunakan metode penelitian kulitatif jenis data berupa data primer dan sekunder. Teknik yang dipakai untuk mengumpulkan data yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi.
EKSISTENSI LEKRA DALAM PUSARAN MANIFESTO KEBUDAYAAN DEMOKRASI TERPIMPIN Widariyanti, Cici
ISTORIA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol. 18 No. 1 (2022): ISTORIA Edisi Maret, Vol. 18. No. 1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/istoria.v16i1.31408

Abstract

Demokrasi Terpimpin merupakan sistem demokrasi yang berlangsung setelah Dekrit Presiden 5 Juli 1959. Diterapkannya sistem ini menyebabkan kekuasaan Soekarno bersifat mutlak, karena segala keputusan berada di tangan presiden. Salah satu kekuatan politik besar yang ada pada Demokrasi Terpimpin adalah Partai Komunis Indonesia (PKI). Dominasi PKI dalam sistem perpolitikan Indonesia semakin tampak dengan berdirinya lembaga-lembaga di bawah kepemimpinan PKI. Salah satu lembaga yang memiliki kedekatan dengan PKI adalah Lekra yang dibentuk pada 17 Agustus 1950. Keberpihakan Lekra pada rakyat kecil menyebabkan organisasi ini tidak hanya mengatasi permasalahan budaya, tetapi juga mendapat dukungan dari rakyat. Perkembangan Lekra pada masa Demokrasi Terpimpin ditunjukkan dengan munculnya sastrawan-sastrawan ternama seperti Pramoedya Ananta Toer. Selain bergerak di bidang seni dan kebudayaan, Lekra yang berideologi realisme-sosialis ini juga kerap melancarkan kritik sebagai bentuk aspirasi rakyat. Dalam perkembangannya, kekuatan politik yang dimiliki Lekra menyebabkan pertentangan di sejumlah seniman. Hal tersebut akhirnya melahirkan manifesto kebudayaan pada 17 Agustus 1963.
PROXY WAR DALAM KONFLIK YAMAN fahr, Fahruddin; Habib, Habib Akbar Nurhakim
ISTORIA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol. 18 No. 1 (2022): ISTORIA Edisi Maret, Vol. 18. No. 1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menjelaskan terjadinya proxy war di wilayah Yaman, (2) menganalisis tentang keterlibatan negara-negara asing dalam proxy war di wilayah Yaman, (3) menganalisis kepentingan negara-negara asing dalam proxy war di wilayah Yaman. Penulis menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari tahapan pengumpulan sumber, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) proxy war yang terjadi di negara Yaman dibuktikan dengan hadirnya negara-negara asing dalam setiap operasi militer antara kelompok Houthi dengan pemerintahan Yaman yang sah, (2) adanya keterlibatan Iran, Arab Saudi dan Amerika Serikat melalui bantuan dana, amunisi dan operasi intelijen yang menjadikan rakyat Yaman semakin jauh dari perdamaian, (3) keterlibatan Iran, Arab Saudi dan Amerika Serikat dalam proxy war di Yaman dilatar belakangi oleh kepentingan negara-negara tersebut dalam memastikan stabilitas keamanan negaranya dan kekayaan ekonomi yang menguntungkan bagi negaranya.
STRENGTHENING HISTORICAL THINKING SKILLS THROUGH TRANSCRIPT BASED LESSON ANALYSES MODEL IN THE LESSON OF HISTORY Abbas, Ersis Warmansyah; Syaharuddin, Syaharuddin; Mutiani, Mutiani; Susanto, Heri; Jumriani, Jumriani
ISTORIA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol. 18 No. 1 (2022): ISTORIA Edisi Maret, Vol. 18. No. 1
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/istoria.v18i1.41691

Abstract

Strengthening historical thinking skills is needed in History subjects. This skill is eductive so that students can describe the chronology of events based on historical facts. Observations on subjects are needed to improve historical thinking skills, namely by implementing lesson study (ls) activities. This article aims to describe the strengthening of historical thinking in history learning through the LS activity of the Transcript Based Lesson Analysis (TBLA) model. The approach through the descriptive method is used in research. Three stages of data collection, namely; observation, interview, and documentation. Miles and Huberman's model is used for analyzing the saturation of the data obtained. Results describe students can demonstrate historical thinking skills by providing arguments during group discussions. The arguments are given to put forward the causal relationship (causality) in the sub-discussion ABRI's dual function. Transcript analysis of overall learning activities illustrates that there is a balance of conversation between teachers and students. This is because the learning conditions are conducive and teachers have no difficulty in increasing the participation of studentsKeywords; historical thinking, TBLA, and History learning

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 2 (2025): ISTORIA Edisi September 2025, Vol. 21. No. 2 Vol. 21 No. 1 (2025): ISTORIA Edisi Maret 2025, Vol. 21. No. 1 Vol. 20 No. 2 (2024): ISTORIA Edisi September 2024, Vol. 20. No.2 Vol. 20 No. 1 (2024): ISTORIA Edisi Maret 2024, Vol. 20. No.1 Vol. 19 No. 2 (2023): ISTORIA Edisi September 2023, Vol. 19. No.2 Vol. 19 No. 1 (2023): ISTORIA Edisi Maret 2023, Vol. 19. No.1 Vol. 18 No. 2 (2022): ISTORIA Edisi September, Vol. 18. No.2 Vol. 18 No. 1 (2022): ISTORIA Edisi Maret, Vol. 18. No. 1 Vol 17, No 2 (2021): ISTORIA Edisi September, Vol. 17. No. 2 Vol 17, No 1 (2021): ISTORIA Edisi Maret, Vol. 17. No. 1 Vol 16, No 1 (2020): ISTORIA Edisi Maret 2020, Vol 16, No.1 Vol 16, No 2 (2020): ISTORIA Edisi September, Vol. 16. No. 2 Vol 15, No 2 (2019): ISTORIA Edisi September 2019, Vol. 15, No.2 Vol 15, No 1 (2019): ISTORIA Edisi Maret 2019, Vol. 15, No.1 Vol 14, No 2 (2018): ISTORIA Edisi September 2018, Vol. 14, No.2 Vol 14, No 1 (2018): ISTORIA Edisi Maret 2018, Vol. 14, No.1 Vol 13, No 2 (2017): ISTORIA Edisi September 2017, Vol. 13, No.2 Vol 13, No 1 (2017): ISTORIA Edisi Maret 2017, Vol. 13, No.1 Vol 12, No 2 (2016): ISTORIA Edisi September 2016, Vol. 12, No.2 Vol 12, No 1 (2016): ISTORIA Edisi Maret 2016, Vol. 12, No.1 Vol 11, No 2 (2015): ISTORIA Edisi September 2015, Vol. 11, No.2 Vol 11, No 1 (2015): ISTORIA Edisi Maret 2015, Vol. 11, No.1 Vol 10, No 1 (2014): ISTORIA Edisi Maret 2014, Vol. 14, No.1 Vol 9, No 1 (2011): ISTORIA Edisi April 2011, Vol. 9, No.1 Vol 8, No 1 (2010): ISTORIA Edisi September 2010, Vol. 8, No.1 Vol 7, No 1 (2008): ISTORIA Edisi Maret 2018, Vol. 7, No.1 More Issue