cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Inovasi Pendidikan Fisika
  • inovasi-pendidikan-fisika
  • Website
ISSN : 23024496     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Inovasi Fisika Indonesia(IFI) merupakan jurnal peer-reviewed, ISSN: 2302-4313, yang dikelola dan diterbitkan oleh Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Jurnal ini tersedia gratis untuk seluruh pembaca dan mencakup perkembangan dan penelitian dalam bidang fisika. Jurnal ini diperuntukkan bagi mahasiswa Program Studi Fisika Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Surabaya.
Arjuna Subject : -
Articles 413 Documents
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS LEARNING CYCLE 7E UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS LARAS WATI, LAURENZA; , SULIYANAH
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan Lembar Kerja Peserta Didik guna melatihkan keterampilan proses sains pada materi elastisitas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan telah layak digunakan ditinjau dari validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Validitas LKPD yang telah dikembangkan berada pada kategori sangat valid dengan rata-rata persentase sebesar 87,15%. LKPD yang dikembangkan memenuhi kriteria praktis dengan modus kriteria keterlaksanaan pembelajaran dan aktivitas peserta didik sangat baik. LKPD yang dikembangkan memenuhi kriteria efektif dari respons peserta didik dengan modus kriteria sangat baik. LKPD yang dikembangkan dapat melatihkan keterampilan proses sains yang dibuktikan dari nilai rata-rata n-gain sebesar 0,7 yang berada pada kategori tinggi. Dengan demikian, LKPD yang telah dikembangkan layak digunakan untuk melatihkan keterampilan proses sains peserta didik. Kata Kunci : LKPD, keterampilan proses sains. Abstract This study aims to describe the feasibility of the student worksheet that has been developed to train science process skill at the material elasticity. This study is a development research using ADDIE research model. The results showed that student worksheet have been worthy of use in term of validity, practicality, and effectiveness. The validity of the student worksheet that has developed a very valid in the category with an average percentage of 87,15%. The student worksheet that has been developed meet practical criteria with implemented learning and student activity has the criteria mode excellent executed. The student worksheet meet the criteria effectively of the student response with the criteria mode excellent executed. This worksheet that have been developed can train science process skill, this is evidence from the average value of n-gain of 0,7 which is the high category. Thus, the student worksheet that has been developed is feasible to be use train student?s science process skill. Keywords: Student worksheet, science process skill.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PADA MATERI GETARAN HARMONIK SEDERHANA PRASIWI, YUHANA; , SULIYANAH
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan Lembar Kerja Peserta Didik untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis pada materi getaran harmonik sederhana. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan telah layak digunakan ditinjau dari validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Validitas LKPD yang telah dikembangkan berada pada kategori valid dengan rata-rata persentase sebesar 86,8%. LKPD yang telah dikembangkan memenuhi kriteria praktis dengan modus persentase keterlaksanaan pembelajaran dan aktivitas peserta didik sebesar 100% dengan kriteria terlaksana sangat baik. LKPD memenuhi kriteria efektif dengan persentase respons peserta didik sebesar 92,6% dan termasuk dalam kategori sangat baik. LKPD yang dikembangkan dapat melatihkan keterampilan berpikir kritis yang dibuktikan dari nilai rata-rata n-gain sebesar 0,59 yang berada pada kategori sedang. Dengan demikian, LKPD yang telah dikembangkan layak digunakan untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Kata kunci: LKPD, berpikir kritis, Getaran Harmonik Sederhana Abstract This study aims to describe the feasibility of the student worksheet that has been developed to train critical thinking skill at the material simple harmonic vibration. This study is a development research using ADDIE research model. The results showed that student worksheet have been worthy of use in term of validity, practicality, and effectiveness. The validity of the student worksheet that has developed a very valid in the category with an average percentage of 86,8%. The student worksheet that have been developed meet practical criteria with implemented learning and student activity percentage mode 100%, and has the criteria mode excellent executed. The student worksheet meet the criteria effectively with percentage of a student?s response amounted to 92,6% and included the exellent category. The student worksheet that have been developed can train critical thinking skill, this is evidence from the average value of n-gain of 0,59 which is the medium category. This, student worksheet that have been developed is feasible to be use train student?s critical thinking skill. Keywords: student worksheet, critical thinking, simple harmonic vibration.
PENERAPAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS GUIDED DISCOVERY UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA MATERI GETARAN HARMONIK PERWITA SARI, DESSY; , DWIKORANTO
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Rendahnya keterampilan peserta didik SMAN 2 Bangkalan dalam melakukan kegiatan percobaan menunjukkan bahwa keterampilan proses sains peserta didik kurang terlatih. Dengan menerapkan LKPD berbasis guided discovery dalam pembelajaran, keterampilan proses sains peserta didik dapat terlatihkan. Dengan demikian, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran, mendeskripsikan peningkatan keterampilan proses sains, dan mendeskripsikan respon peserta didik setelah diterapkan LKPD berbasis guided discovery dalam pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain one group pre-test and post-test. Peningkatan keterampilan proses sains dianalisis menggunakan n-gain dan uji-t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) keterlaksanaan pembelajaran dengan menerapkan LKPD berbasis guided discovery terlaksana dengan sangat baik dengan skor rata-rata pada kelas eksperimen; replikasi 1; dan replikasi 2 berturut-turut adalah 3,79; 3,76; dan 3,83; (2) hasil keterampilan proses sains meningkat secara signifikan setelah diterapkan LKPD berbasis guided discovery dalam pembelajaran, peningkatan pada kelas eksperimen; replikasi 1; dan replikasi 2 berturut-turut adalah 0,78; 0,77; dan 0,80 dengan kategori tinggi; (3) peserta didik memberikan respon yang sangat baik terhadap LKPD berbasis guided discovery yang telah diterapkan dalam pembelajaran dengan skor rata-rata pada kelas eksperimen; replikasi 1; dan replikasi 2 berturut-turut adalah 89%; 87%, dan 93%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan LKPD berbasis guided discovery ke dalam pembelajaran, akan berpengaruh dalam melatihkan keterampilan proses sains peserta didik. Kata kunci: Lembar Kerja Peserta Didik, Guided Discovery, Keterampilan Proses Sains, Getaran Harmonik
PENGARUH MOTIVASI DAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA DI SMA KEMALA BHAYANGKARI 01 SURABAYA PUTRI PRATIWI, TAUFANNY; , SUPARDIYONO
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar dan minat belajar peserta didik secara parsial dan simultan terhadap prestasi belajar Fisika peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah non eksperimen. Penelitian ini menggunakan 70 peserta didik kelas X IPA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode tes. Teknis analisis data yang digunakan pada penelitian ini meliputi uji normalitas, uji liniearitas dan uji keberartian, uji regresi liniear sederhana dan uji regresi berganda. Hasil yang diperoleh dari penelitian adalah sebagai berikut: (1) sebesar 30,5% variasi prestasi yang dipengaruhi oleh variabel motivasi yang dinyatakan melalui persamaan regresinya yaitu Y? = 8,001 + 0,107X sedangkan sebesar 69,5% di pengaruhi oleh variabel lain; (2) sebesar sebesar 27% variasi prestasi yang dipengaruhi oleh variabel minat yang dinyatakan melalui persamaan regresinya yaitu Y? = 7,436 + 0,111X sedangkan sebesar 73% di pengaruhi oleh variabel lain; (3) sebesar 38,9% variasi prestasi yang dipengaruhi oleh variabel motivasi dan minat secara simultan yang dinyatakan melalui persamaan regresinya yaitu Y? = 5,421 + 0,076X1 + 0,071X2 sedangkan sebesar 61,1% di pengaruhi oleh variabel lain. Kata Kunci : Motivasi Belajar, Minat Belajar, Prestasi Belajar
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN HUKUM LENZ PADA MATERI INDUKSI ELEKTROMAGNETIK DI MBI AMANATUL UMMAH NURLAILI MAGHFIROH, ERLINA; SUCAHYO, IMAM
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan media pembelajaran hukum Lenz pada materi induksi elektromagnetik. Penelitian inioimerupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model penelitian ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Tingkat kevalidan media pembelajaran hukum Lenz yang dikembangkan memiliki rata-rata persentase sebesar 87,1% dengan kategori ?sangat valid?. (2) Ketuntasan hasil belajar siswa setelah mengikuti pembelajaran menggunakan media pembelajaran hukum Lenz yang dikembangkan secara klasikal memiliki rata-rata persentase sebesar 80,0%. Hasil ini menunjukkan bahwa media pembelajaran hukum Lenz yang dikembangkan efektif digunakan dalam pembelajaran Fisika. (3) Hasil penilaian keterlaksanaan penggunaan media selama proses pembelajaran berlangsung yang dinilai oleh pengamat melalui lembar keterlaksanaan pembelajaran memiliki rata-rata persentase sebesar 100%. Sedangkan untuk respons siswa setelah mengikuti pembelajaran menggunakan media pembelajaran hukum Lenz yang dikembangkan memiliki rata-rata persentase sebesar 98,5%. Hal tersebut menunjukkan respon yang sangat positif dari siswa. Hasil ini menunjukkan bahwa media pembelajaran hukum Lenz yang dikembangkan praktis digunakan unruk pembelajaran Fisika. Dengan demikian, maka dapat disimpulkan bahwa secara umum media pembelajaran hukum Lenz yang dikembangakan telah layak digunakan untuk pembelajaran Fisika pada materi induksi elektromagnetik. Kata Kunci : Media pembelajaran, hukum Lenz, induksi elektromagnetik. Abstract This research aims to describe the advisability of lenz?s law learning media on the topic of electromagnetic induction. This is a development research using ADDIE research model. The result shows that (1) the validity of lenz?s law learning media that has been developed as a learning media has an average percentage of 87,1% with ?very valid? criteria. (2) The completeness of student learning after following the learning process using lenz?s law learning media result clasically reached 80,0%. This result indicates that lenz?s law learning media that has been developed is effective as a physics learning media. (3) The result of using media that used for the learning process conducted by observer through the implementation sheet get a percentage of average 100,0%. And the results of the response of participants after following the learning process by using lenz?s law learning media that has been developed get a percentage of average 98,5%. This shows that student?s response is very positive. This result indicates that lenz?s law learning media that has been developed is practical as a Physics learning media. Thus it can be concluded that the lenz?s law learning media that has been developed is decent to be used as Physics learning media to the topic of elektromagnetic induction. Key Words: Learning media, lenz?s law, elektromagnetic induction.
KETERLAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS DALAM PEMBELAJARAN FISIKA FITRI INSANI, NADIA; SUNARTI, TITIN
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat untuk meningkatkan literasi sains dalam pembelajaran fisika di MAN 1 Sidoarjo. Subjek dalam penelitian ini adalah 103 peserta didik dari tiga kelas X di MAN 1 Sidoarjo. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre eksperimen dengan one group pretest posttest design. Instrumen yang digunakan adalah lembar pengamatan keterlaksanaan pembelajaran. Hasil pengamatan keterlaksanaan pembelajaran dianalisis dengan menghitungan persentase data yang diperoleh dari modifikasi rating scale. Skor rata-rata yang diperoleh dari jumlah seluruh skor keterlaksanaan pembelajaran dikonversikan ke kriteria penilaian keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa keterlaksanaan model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat dalam meningkatkan literasi sains peserta didik termasuk dalam kategori baik dengan rata-rata skor 3,2. Kendala yang dihadapi saat penelitian adalah waktu penelitian yang singkat dan kemampuan proses sains yang dimiliki peserta didik masih rendah. Sehingga diperlukan waktu yang lebih lama untuk menghasilkan penelitian yang lebih baik dan melatihkan kemampuan proses sains kepada peserta didik sebelum dilaksanakan pembelajaran dengan model Sains Teknologi Masyarakat. Kata kunci : Sains Teknologi Masyarakat, keterlaksanaan pembelajaran. Abstract This study aims to describe the implementation of learning model of Science Technology Society in physics learning. The subjects of this study were 103 students from three classes of X in MAN 1 Sidoarjo. Type of research used is pre experiment with one group pretest posttest design. The instrument used is the observation sheet of learning implementation, the student?s observation sheet, the science literacy test sheet, the student?s response questionnaire. The result of the observation of the learning implementation is analyzed by calculating the percentage of data obtained from the rating scale modification. The average score derived from the total score of learning effectiveness is converted to the assessment criteria for the implementation of learning. The result of the research shows that the implementation of learning model of Science Technology Society in improving the science literacy of students is included in the good category with the average score of 3,2. Obstacles encountered during the study is a short research time and the ability of the science process of that is owned by students is low. So it takes a longer time to produce better research and trained the ability of the science process to learners before implemented learning with the model of Science Technology Society. Keywords: Science Technology Society, implementation of learning
PENGEMBANGAN MOBILE POCKET BOOK FISIKA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID PADA MATERI MOMENTUM DAN IMPULS KHUMAIDI, ALIFUDIN; SUCAHYO, IMAM
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan dari mobile pocket book Fisika sebagai media pembelajaran berbasis Android pada materi Momentum dan Impuls yang digunakan sebagai media pembelajaran di MAN 1 Pasuruan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Kevalidan mobile pocket book Fisika sebagai media pembelajaran yang dikembangkan mendapat rata-rata persentase 92,59 % dengan kriteria ?sangat valid?. (2) Hasil penilaian keterlaksanaan penggunaan media selama proses pembelajaran berlangsung yang dinilai oleh pengamat melalui lembar keterlaksanaan mendapat rata-rata persentase sebesar 94,44 %. Hasil ini menunjukkan bahwa media mobile pocket book pada materi Momentum dan Impuls yang dikembangkan praktis digunakan sebagai media pembelajaran Fisika. (3) Ketuntasan hasil belajar peserta didik secara klasikal setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan media mobile pocket book Fisika mencapai 83,33 % dan hasil respon peserta didik setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan media mobile pocket book mendapat rata-rata persentase sebesar 97,33 %. Hal ini menunjukkan respon peserta didik yang sangat positif terhadap mobile pocket book Fisika sehingga hasil tersebut menunjukkan bahwa media yang dikembangkan efektif digunakan sebagai media pembelajaran Fisika. Berdasarkan uraian hasil di atas, maka dapat disimpulkan bahwa secara umum media mobile pocket book Fisika yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran Fisika pada materi Momentum dan Impuls. Kata Kunci : Mobile pocket book, Media Pembelajaran, Android, Momentum dan Impuls.
IMPLEMENTING BLENDED LEARNING IN THERMODYNAMICS MATERIALS TO GRADE XI SENIOR HIGH SCHOOL 16 SURABAYA NURILLAH LAILATURIDLOH, FATICHATUL; SUNARTI, TITIN
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Blended Learning (BL) is popular and innovative learning in 21st Century and it is believed to decrease the portion of face-to-face instruction in Inquiry and Problem Based Learning (PBL). BL is learning activity that integrate several learning approaches, learning models and learning media. This research aimed to describe the implementation of Blended Learning in Thermodynamics materials to grade XI Senior High School 16 Surabaya. The type of this research is descrptive quantitative. The sample are XI-MIA 1 and XI MIA-2 and it is determained by using random sampling technique. The implementation of Blended Learning is observed by two observers using instructional learning sheet. The score is calculated from the average score of two observers in each class. The implementation of the online class is describe the students activity in Quipper School. The results of the implementation of first meeting with Cooperative learning using JIGSAW is 94% in the class experiment 1 and 93% in the class experiment 2. The second meeting with Inquiry using BL method is 93% for each class. The third meeting with Problem Based Learning using BL method is 90% in the class experiment 1 and 91% in the class experiment 2. The student activity in the online classroom using Quipper School is implemented well and it reinforce for this instruction. Keywords: Implementing Blended Learning, Quipper School.
PENGEMBANGAN MEDIA HUKUM MELDE BERBASIS APLIKASI PHYSICS TOOLBOX SENSOR SUITE PADA MATERI GELOMBANG STASIONER LAKSONO PRABOWO, FATAKH; SUCAHYO, IMAM
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan media hukum Melde dan Mendeskripsikan respon peserta didik pada penggunaan dan kelayakan media yang telah dikembangkan pada materi gelombang stasioner. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode penelitian pengembangan model ADDIE (Analysis, Design, Develop, Implementation, and Evaluation). Tahap Analysis yaitu menganalisis kebutuhan peserta didik dan kompetensi dasar yang cocok pada materi gelombang stasioner. Tahap Design yaitu merancang gambar media hukum Melde yang dikembangkan. Tahap Develop yaitu mengembangkan media Hukum Melde yaitu aplikasi physics toolbox sensor suite sebagai pengganti audio frequency generator (AFG). Tahap Implementation merupakan tahap dimana media tersebut diaplikasikan ke sekolah yaitu Madrasah Aliyah Negeri 4 Ngawi dengan peserta didik kelas XI MIPA 1 sebanyak 25 peserta. Tahap Evaluation yaitu pemberian soal pre test dan post test serta angket respon peserta didik. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kevalidan media hukum Melde sebesar 85.79% dengan kategori sangat valid dan layak digunakan dalam proses pembelajaran fisika materi gelombang stasioner. Hasil belajar peserta didik sebesar 83.47 yang berarti media yang dikembangkan efektif dalam proses pembelajaran. Hasil respon peserta didik sebesar 84.19%. sehingga dapat disimpulkan bahwa media hukum Melde yang dikembangkan peneliti telah layak digunakan dalam proses pembelajaran fisika. Kata Kunci : media pembelajaran, gelombang stasioner, hukum Melde, aplikasi physisc toolbox sensor suite
GUIDED INQUIRY LEARNING USING PHET SIMULATIONS BASED WORKSHEET TO IMPROVE STUDENTS’ CONCEPTUAL UNDERSTANDING ON KINETIC THEORY OF GASSES HIDAYAH, NURUL; , DWIKORANTO
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to describe the improvement of students? concept understanding after the guided inquiry learning using PhET Simulations based worksheet. This type of research is pre-experimental with One Group Pretest-Posttest design. The subject of the research is the XI Science 1 and XI Science 2 Class of Al Falah Islamic School in Surabaya. This research only use experimental class without comparison class (control) to find out the results of the research do not happen by accident. The normality and homogenity test showed that the sample used in this research are from the normal and homogenous population. The improvement of students conceptual understanding is analyzed by using paired t-test and normalized gain test. The paired t test results indicate that there is a difference in the results of students? improvement after the learning. The improvement of students conceptual understanding improved pretty well with the score of 0,60 for XI Science 1 and the score of 0,65 for XI Science 2.The improvement also occurs for all indicators of understanding i.e. Interpreting, Comparing, Classifying, Summarizing, Exemplifying, Explaining, and Inferring. Based on the results of the research, it can be concluded that the guided inquiry learning using PhET Simulations based worksheet is able to improve the concept understanding of students.