cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Inovasi Pendidikan Fisika
  • inovasi-pendidikan-fisika
  • Website
ISSN : 23024496     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Inovasi Fisika Indonesia(IFI) merupakan jurnal peer-reviewed, ISSN: 2302-4313, yang dikelola dan diterbitkan oleh Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Jurnal ini tersedia gratis untuk seluruh pembaca dan mencakup perkembangan dan penelitian dalam bidang fisika. Jurnal ini diperuntukkan bagi mahasiswa Program Studi Fisika Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Surabaya.
Arjuna Subject : -
Articles 413 Documents
KETERLAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 7E UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK HERDIANA, RISKA; , SUPARDIYONO
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran dengan model pembelajaran learning cycle 7E untuk melatihkan keterampilan proses sains. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pre-experimental dengan rancangan one-grup pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA, dengan sampel penelitian ini yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang ditentukan oleh pihak sekolah berdasarkan beberapa pertimbangan, kelas yang digunakan dalam penelitian ini adalah tiga kelas. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar pengamatan. Hasil penelitian keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran learning cycle 7E untuk melatihkan keterampilan proses sains peserta didik termasuk dalam kategori sangat baik.
PENGEMBANGAN ALAT PRAKTIKUM GAYA LORENTZ SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA CAHYONO, ADI; , PRABOWO
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari riset ini yaitu menghasilkan alat praktikum gaya Lorentz sebagai media pembelajaran fisika. Metode penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian pengembangan dengan model 4D. Alat praktikum yang dikembangkan diujicobakan secara terbatas di Laboratorium Fisika Dasar UNESA selanjutnya uji coba secara luas dilakukan di MBI Amanataul Ummah dengan menggunakan rancangan penelitian ?One Group Pre-test and Post-test Design? dengan tiga kelas replikasi. Data hasil penelitian ini berupa validitas alat praktikum sebesar 86,70% dengan kategori sangat layak digunakan. Adapun ketuntasan hasil belajar peserta didik sebesar 94,32% dari 88 peserta didik yang tersebar dalam tiga kelas. Berdasarkan hasil analisis lembar evaluasi hasil belajar peserta didik untuk mengetahui tingkat kenaikan nilai ranah kognitif peserta didik didapatkan nilai gain sebesar 0,69 yang tergolong pada kategori sedang. Sedangkan untuk respon peserta didik didapatkan respon yang sangat positif dengan presentase 91,67%. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa alat praktikum gaya Lorentz sangat layak untuk digunakan sebagai penunjang dalam pembelajaran fisika pada pokok bahasan gaya Lorentz.Kata Kunci : alat praktikum, gaya Lorentz, validitas.
PENERAPAN PENILAIAN PORTOFOLIO DENGAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI FLUIDA STATIS SMA SENOPATI SIDOARJO ROYAN AMIR FATAH, ANGGA; SETYARSIH, WORO
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa dan respons siswa terhadap penerapan penilaian portofolio dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi fluida statis. Desain penelitian yang digunakan adalah pre experimental design dengan jenis one group pretest-posttest yang menggunakan satu kelas eksperimen dan dua kelas replikasi. Pelaksanaan pembelajaran dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada ketiga kelas dinyatakan terlaksana dengan sangat baik oleh pengamat. Berdasarkan analisis n-gain, dapat dinyatakan bahwa nilai pengetahuan siswa meningkat dengan kategori tinggi. Hasil tersebut tidak terlepas dari pengaruh positif dari penerapan penilaian portofolio yang secara bertahap mampu menumbuhkan sikap reflektif dan evaluaitif siswa, sehingga para siswa lebih termotivasi untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Hasil penilaian portofolio diperoleh dari penilaian keterampilan melakukan percobaan, membuat laporan, mengkomunikasikan, dan tugas. Hasil penilaian portofolio pada seluruh aspek keterampilan menunjukkan bahwa nilai yang diperoleh siswa semakin meningkat pada setiap pertemuan. Pembelajaran yang telah diberikan mendapatkan respons positif dari siswa dengan kategori sangat baik. Secara keseluruhan penerapan penilaian portofolio dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar siswa terutama pada materi fluida statis. Kata Kunci : inkuiri terbimbing, fluida statis, penilaian portofolio
PENGEMBANGAN ALAT PERAGA KOEFISIEN GESEK SEBAGAI PENUNJANG KEGIATAN PEMBELAJARAN MATERI HUKUM NEWTON TENTANG GERAK ROHMATIKA DEWI, REALITA; , PRABOWO
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan alat peraga koefisien gesek sebagai penunjang kegiatan pembelajaran materi hukum Newton tentang gerak. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Sampel pada penelitian ini ditentukan menggunakan random sampling dan didapatkan kelas X MIA 2, X MIA 5 dan X MIA 6 SMA Negeri 1 Bangsal, Mojokerto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tingkat validitas alat peraga koefisien gesek yang dikembangkan pada penelitian ini dalam kriteria sangat layak. (2) Hasil belajar peserta didik pada aspek pengetahuan setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan alat peraga koefisien gesek meningkat dengan kategori tinggi, dan seluruh peserta didik dinyatakan tuntas. (3) Hasil respons peserta didik setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan alat peraga koefisien gesek mendapatkan respon sangat positif. Kata kunci: pengembangan, alat peraga, koefisien gesek, hukum Newton.
PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DI SMAN 11 SURABAYA MATERI USAHA ENERGI DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING JUSTIA WINNIHASTUTI, IRMA; BUDININGARTI, HERMIN
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk medeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran, dan mendeskripsikan peningkatan keterampilan proses sains sesudah diterapkannya model inkuiri terbimbing pada materi usaha energi. Penelitian ini memiliki subjek 101 peserta didik di kelas X IPA di SMAN 11 Surabaya yang terbagi pada tiga kelas penelitian. Pada kelas X IPA 4 ialah eksperimen sedangkan kelas X IPA 1 dan X IPA 2 ialah kelas replikasi. Penelitian ini variabel manipulasi ialah model inkuiri terbimbing, variabel kontrol yaitu materi usaha dan energi, perangkat dan instrumen pembelajaran yang digunakan, dan alokasi waktu, variabel respon yaitu keterampilan proses sains. penelitian ini berjenis pre-experimental dengan one group pre-test post-test design. Data hasil dari pre-test dan post-test yang telah ada hasilnya di analisis dengan memakai uji n-gain, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t- berpasangan. Penelitian hasilnya memperlihatkan bahwa: (1) Dengan penerapkan model inkuiri terbimbing keterlaksanaan pembelajarannya berkategori sangat baik di tiga kelas yang dilakukan penelitian (2) Sesudah diterapkan model inkuiri terbimbing dengan nilai gain sedang secara signifikan.terjadi peningkatan keterampilan proses sains .Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan model inkuri terbimbing berpengaruh signifikan dan keterampilan proses sains peserta didik menjadi meningkat. Kata Kunci : Inkuiri terbimbing, keterampilan proses sains, usaha dan energi
ANALISIS DAN PENGEMBANGAN SOAL HIGH ORDER THINKING SKILLS (HOTS) MATA PELAJARAN FISIKA TINGKAT SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) KHOIRUN NISA, SITI; , WASIS
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil analisis soal Fisika UN, USBN, dan UAS SMA berdasarkan indikator HOTs, mengetahui kualitas soal yang dikembangkan, dan hasil kemampuan HOTs peserta didik antar sekolah. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kuantitatif dan pengembangan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI-MIPA di SMAN 5 Surabaya, SMAN 3 Surabaya, SMAN 1 Tuban, dan SMAN 1 Plumpang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase soal UN, USBN, dan UAS kelas XI Fisika SMA tahun pelajaran 2016-2017 ditinjau dari domain kognitif taksonomi Bloom yang direvisi menganalisis (C-4) secara berurutan sebesar 86%, 86%, dan 100%. Sedangkan level mengevaluasi (C-5) secara berurutan sebesar 14%, 14%, dan 0%. Soal yang telah diuji coba terdiri dari 2 soal Lower Order Thinking Skills (LOTs) dengan persentase 14,3% dan 12 soal HOTs dengan perbandingan soal menurut taksonomi Bloom yang direvisi yaitu 64,3% level menganalisis dan 21,4 % level mengevaluasi. Kualitas soal yang dikembangkan baik dibuktikan dengan validitas, reliabilitas, daya beda soal baik. Sedangkan hasil uji coba yang dilakukan diperoleh nilai rata-rata kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik SMAN 5 Surabaya, SMAN 3 Surabaya, SMAN 1 Tuban, dan SMAN 1 Plumpang secara berurutan adalah 60,3; 56,9; 48,9; dan 37,8. Kesimpulan penelitian ini yaitu soal UN, USBN, dan UAS yang berada dilapangan masih tergolong rendah dalam mengukur HOTs dan untuk soal yang telah dikembangkan memiliki kualitas baik dan layak untuk digunakan. Kata Kunci: Analisis, Pengembangan, HOTs, Kualitas Soal
SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS’ RESPONSES TO GUIDED INQUIRY LEARNING MODEL BAITY, NUR; JATMIKO, BUDI
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of technology and education in the 21st century is also increasing the competition in the world. Learning model that can support the competition in the 21st century one of them is guided inquiry. Therefore, this study aims to describe the responses of senior high school students to guided inquiry learning model. This research is a pre-experimental study with one group pre-test - post-test design. Research subjects used in this study are 90 students divided into three classes, namely experiment 1, experiment 2, and experiment 3. Learning devices used are syllabus, lesson plan, handout, worksheet. The research instrument used is the questionnaire of the students response questionnaire. The collected data were analyzed using responsive questionnaire analysis. The result of this research shows that in the experimental class 1 students get responses of 76.25% with good category, and in the experimental class 2 & 3 get the students response of 81.08% with very good category. The results of the students responses prove that the guided inquiry learning model is effective when applied to physics learning.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN TUGAS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DUA OKTANINGTYAS, OKY; , WASIS
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan berpikir kreatif setelah diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning dengan tugas proyek. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain one group pretest posttest. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas XI SMA Negeri 3 Jombang yang berjumlah 10 kelas, sedangkan sampel penelitian adalah kelas XI MIA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 4 dan XI MIA 5 sebagai kelas replikasi yang berdistribusi normal dan homogen. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis peningkatan kemampuan berpikir kreatif dengan uji-t perpasangan dan n-gain, analisis tingkatan berpikir kreatif, dan analisis tugas proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada aspek pengetahuan meningkat dengan n gain pada kategori sedang, sedangkan aspek keterampilan mencapai nilai di atas rata-rata dengan kategori cukup kreatif. Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dengan tugas proyek dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Kata kunci : Problem Based Learning, tugas proyek, berpikir kreatif
BUKU AJAR BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK JANNAH, MIFTAHUL; , WASIS
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan buku ajar berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pembelajaran dan kontribusinya terhadap hasil belajar peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre eksperimental dengan rancangan penelitian one group pre-test post-test design. Penelitian ini menggunakan satu kelas eksperimen dan dua kelas replikasi yang terdistribusi normal dan homogen. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis keterlaksanaan pembelajaran serta analisis penilaian hasil tes menggunakan uji-t berpasangan dan n-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan buku ajar berbasis CTL dalam pembelajaran Fisika terlaksana sangat baik dengan rata-rata skor kelas eksperimen, kelas replikasi I, dan kelas replikasi II secara berurutan adalah 92,39%, 93,48% dan 92,93%. Hasil belajar peserta didik pada aspek pengetahuan mengalami peningkatan yang signifikan dengan kategori sedang, sedangkan pada aspek keterampilan semua peserta didik mencapai ketuntasan, Berdasarkan hasil-hasil di atas, dapat disimpulkan bahwa penerapan buku ajar berbasis CTL memberikan kontribusi pada peningkatan hasil belajar peserta didik. Kata kunci: buku ajar, contextual teaching and learning, hasil belajar.
PENERAPAN LEMBAR KERJA KERJA DIDIK (LKPD) BERBASIS PICTORIAL RIDDLE UNTUK MELATIHKAN KEMAMPUAN REPRESENTASI HAQIQI NUR IZZATI, ISMI
Inovasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Inovasi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil penerapan LKPD berbasis pictorial riddle dalam melatihkan kemampuan representasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pre-experimental dengan rancangan one-grup pretest-posttest design. Penelitian ini dilakukan dalam kelas X IPA 3 sebagai kelas eksperimen, kelas X IPA 4 dan kelas X IPA 5 sebagai kelas replikasi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan metode tes. Teknik analisis data dalam penelitian meliputi analisis pengamatan keterlaksanaan pembelajaran dan analisis kemampuan representasi peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan: 1) keterlaksanaan pembelajaran dengan penerapan LKPD berbasis pictorial riddle terlaksana dengan kategori sangat baik dengan rata-rata keterlaksanaan sebesar 3,55, 3,64, dan 3,50, 2) kemampuan representasi peserta didik meliputi representasi verbal, gambar, grafik, dan matematis yang memiliki rata-rata dengan persentase sebesar 74,64%, 63,20%, 80,28%, dan 72,22%. Berdasarkan uji t berpasangan diperoleh hasil penelitian berupa peningkatan yang signifikan, dengan n-gain berkategori sedang yakni kelas X IPA 3 sebesar 0,58, kelas X IPA 4 sebesar 0,51, dan kelas X IPA 5 sebesar 0,51. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan penerapan LKPD berbasis pictorial riddle dapat meningkatkan kemampuan representasi peserta didik. Kata kunci : LKPD, pictorial riddle, kemampuan representasi.