cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 812 Documents
PENERAPAN METODE TUTOR SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I SDN WEDORO LAMONGAN WAHYU SULISTIANI, ESA; ISNAINI DAMAYANTI, MARYAM
Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 11 (2018)
Publisher : PGSD FIP UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa kelas I SDN Wedoro Lamongan. Pengambilan data dengan teknik observasi, tes, dan catatan lapangan. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, lembar tes, dan lembar catatan lapangan. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas I SDN Wedoro Tahun Pelajaran 2016/2017. Hasil penelitian yang telah dilakukan pada siklus pertama pada tema 7 subtema 2 pembelajaran 1 kurikulum 2013, siswa yang tuntas dalam membaca permulaan yaitu 61% dan siklus kedua pada tema 7 subtema 3 pembelajaran 1, siswa yang tuntas dalam membaca permulaan yaitu 81%, sehingga terjadi peningkatan 20%. Hal ini menunjukkan bahwa metode tutor sebaya dapat diterapkan untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa tingkat sekolah dasar. Kata kunci : Keterampilan Membaca, Tutor Sebaya, Sekolah Dasar Abstract This study aimed to improve the reading skill of the first grade students of Elementary School Wedoro Lamongan. Data collection with observation techniques, tests, and field notes. Instruments used were observation sheets, test sheets, and field note sheets. The subjects of this study are teachers and students of class I SDN Wedoro Lesson Year 2016/2017. The result of the research that has been done in the first cycle on the theme of 7 subtema 2 learning 1 curriculum 2013, the complete students in the beginning reading is 61% and the second cycle on the theme 7 subtema 3 learning 1, the complete student in reading the beginning is 81% a 20% increase. This suggests that peer tutor methods are worth applying to improve the initial reading skill of elementary school students. Keywords: Reading Skill, Peers Teaching, Elementary School
KORELASI ANTARA TEKS EKSPOSISI PADA BUKU SISWA KELAS V DENGAN KEMAMPUAN MENENTUKAN INFORMASI FOKUS NURDIANA, NINIK; ISNAINI DAMAYANTI, MARYAM
Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 11 (2018)
Publisher : PGSD FIP UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya korelasi teks eksposisi pada buku siswa kelas V dengan kemampuan menentukan informasi fokus siswa kelas V MI Darul Huda Mojokerto. Metode penelitian menggunakan metode korelasional dengan jenis penelitian kuantitatif. Objek penelitian menggunakan 18 siswa kelas V yang diambil dari 24% jumlah keseluruhan. Pengumpulan data menggunakan instrumen lembar angket dan lembar tes. Penelitian ini memiliki variabel penelitian yaitu variabel X teks eksposisi dan variabel Y kemampuan menentukan informasi fokus. Setiap variabel dikembangkan menjadi 2 yaitu X1 (kejelasan konsep), X2 (relevan dengan kurikulum) ,Y1 (kecepatan membaca) dan Y2 (ketepatan menentikan ide pokok). Hasil uji korelasi X1Y1 yaitu 0,639 (kuat); 0,937 (sangat kuat); 0,190 (sangat lemah). Hasil uji korelasi X2Y1 yaitu 0,400 (cukup); 0,413 (cukup); 0,459 (sedang). Hasil uji korelasi X1Y2 yaitu 0,546 (cukup); 0,197 (sangat lemah); 0,884 (sangat kuat). Hasil uji korelasi X2Y2 yaitu 0,761 (kuat); 0,074 (sangat lemah); 0,049 (sangat lemah). Kata Kunci: Korelasi, eksposisi, informasi. Abstract The purpose of this research is to know about the correlation between expositiontext in students? book for 5th grade and determine students? skill for focusing information that is conducted in V grades of MI Darul Huda Mojokerto. The method of this research is correlational that uses quantitative type. Then, the subject of this research takes 18 students of 5th grade, and it collects from 24% from the entire of students. For collecting data, the researcher uses two instruments, questionnaire and test. The research variable can be described as, X variable means exposition text and Y variable means the ability to determine of information focus. Each of variable is developed by two types, X1 (the clarity of concept), X2 (the relevant with curriculum), Y1 (the rapidity of reading) and Y2 (the appropriateness of main idea). The result of correlation from X1Y1 0.639 (strong), 0.937 (very strong), 0.190 (very poor). The result of correlation X2Y1 0.400 (adequate), 0.413 (adequate), 0.459 (adequate). The result of correlation X1Y2 0.546 (adequate), 0.197 (very poor), 0.884 (very strong). The result of correlation from X2Y2 0.761 (strong), 0.074 (very weak), 0.049 (very weak). Keywords: correlation, exposition, information
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PBI (PROBLEM BASED INSTRUCTION) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS FEBRIANI, DWI; , SURYANTI
Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 11 (2018)
Publisher : PGSD FIP UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model PBI (Problem Based Instruction) terhadap kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran IPA kelas IV SDN Wage II Taman Sidoarjo. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperiment Design dengan Nonequivalent Control Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Wage II Taman Sidoarjo. Kelas IV-C terdiri dari 30 siswa sebagai kelas eksperimen, kelas IV-A yang terdiri dari 30 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan pretest dan posttest. Hasil uji t test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dengan posttest yaitu 0,00 > 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran PBI (Problem Based Instruction) berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SDN Wage II Taman Sidoarjo tahun ajaran 2017-2018. Kata Kunci : Problem Based Instruction, IPA, Berpikir Kritis Abstract The aim of this study is to determine the effect of PBI (Problem based Instruction) learning model toward the critical thinking skills in science teaching of IV grade in SDN Wage II Taman Sidoarjo. This type of research is Quasi Eksperiment Design with Nonequivalent p Control Group Design . The population of this research is all fourth grade student of SDN Wage II Taman Sidoarjo. In the class IV-C consists of 30 students as an experimental class, class IV-C are 30 students as the control class. The Data Collection Techniques use pretest and posttest. The T test results showed a significant difference between pretest results with posttest is 0.00> 0.05. Thus it can be concluded that learning using PBI (Problem based Instruction) learning model has a positive effect on students critical thinking skills of IV grade in SDN Wage II Taman Sidoarjo academic year 2017-2018. Keywords: Problem Based Instruction,Science, Critical Thinking
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV DI SDN BELAHANREJO KEDAMEAN-GRESIK HIDAYATI, CHUSNUL; , SURYANTI
Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 11 (2018)
Publisher : PGSD FIP UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kenyataan pelaksanaan pada pembelajaran IPA seperti yang dipaparkan di atas juga ditemui di SDN Belahanrejo, Kedamean-Gresik. Peneliti menemukan bahwa tingkat keterampilan berpikir kritis kelas IV SDN Belahanrejo Kedamean - Gresik masih rendah. Hal ini berdasarkan hasil tes lisan maupun tertulis tentang keterampilan berpikir kritis. Selain itu juga berdampak pada hasil belajar siswa kelas IV SDN Belahanrejo pada pelajaran IPA. Dengan melihat data hasil belajar pada pelaksanaan mata pelajaran IPA tersebut diperlukan adanya suatu upaya untuk mengadakan perbaikan untuk meningkatkan tingkat berpikir kritis dan hasil belajar siswa, agar siswa menjadi aktif dalam mengembangkan keterampilan serta memahami konsep-konsep IPA dengan mudah sehingga hasil belajar siswa dapat memenuhi kriteria ketuntasan minimal yang telah ditetapkan sekolah. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini yaitu (1) Apakah model pembelajaran inkuiri berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa kelas IV SDN Belahanrejo-Kedamean-Gresik Hasil analisis terhadap data penelitian menjawab hipotesis penelitian. Hasil uji signifikansi pengaruh perlakuan menggunakan statistik parametrik dengan Independent sample t-test menunjukkan bahwa rerata selisih skor pada kelompok eksperimen (M = 10,20, SE =3,407) lebih tinggi daripada rerata selisih skor pada kelompok kontrol (M = -3,88, SE = 3,356). Perbedaan skor tersebut signifikan dengan t(27)= -7,128 atau p = 0,005 (p < 0,05). Besarnya pengaruh pada kelompok kontrol sebesar r = 0,23 setara dengan 5,29% yang termasuk dalam kategori efek kecil dan besar pengaruh pada kelompok eksperimen sebesar 0,59 setara dengan 34,81% yang termasuk efek besar. Kata kunci : Model Pmbelajaran Inkuiri, Hasil Belajar, Kemampuan Berpikir Kritis Abstract This Era, the value of nationalism seems going down in Indonesian people. The nationalism value must be cultivate in formal education to non-formal education or socio-religious groups for example Tarekat Shiddiqiyyah in Ploso, Jombang led by Kyai Muchtar Muthi. Tarekat Shiddiqiyyah has been engaged a long time in the movements nationalism cultivation value to his followers. Early development of the Tarekat Shiddiqiyyah until the year 2010 has been a lot of programs related about nationalism cultivation value to their students. The problems discussed in this study are: (1) What was behind the founding of the Tarekat Shiddiqiyyah in Ploso, Jombang? (2) How is the Tarekat Shiddiqiyyah doctrine? (3) How Tarekat Shiddiqiyyah role in instilling the value of nationalism to the Shiddiqiyyah societis at 1970-2010 in Ploso, Jombang ?. This study uses the history method with the steps as follows; First, heuristics or data collection comes from books, newspapers, archives, magazine Al Kautsar, visual sources and oral sources of the Tarekat Shiddiqiyyah. Secondly, criticism of the sources are obtained such as books, newspapers, archives, magazine Al Kautsar, visual sources and oral sources of the Tarekat Shiddiqiyyah. Third, the interpretation by connecting facts which have obtained and the fourth, historiography or writing of history related to the cultivating nationalism value to the citizens of the Tarekat Shiddiqiyyah. The results of this study are based in the village of Tarekat Shiddiqiyyah Losari, Ploso Subdistrict, Jombang. Tarekat Shiddiqiyyah led by Kiai Muchtar Muthi. At the beginning of the deployment of the struggle to spread the Order Shiddiqiyyah, Kiai Muchtar not explain Islamic law to his student, but immediately give the practice of dhikr for abangan majority society. Tarekat Shiddiqiyyah has a Sufism Ideology, The doctrine is focused to Dzikrulloh doctrine. The National Cultivation methods of Tarekat Shiddiqiyyah to their student is ; (1) using the principle, vision and letterhead are worth nationalism, (2) The requirements to be a Tarekat Shiddiqiyyah students, (3) Pray for the nations, (4) Learning nationalism in Tarbiyyah Hifdul Ghulam wal Banat, (5) Creating a national monument located in Tarekat Shiddiqiyyah center, (6) Social Program, (7) Create loving homeland poem, (8) Conduct of the National Day, (9) Establish Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia (PCTA-I) which imbued by ?manunggalnya? faith and humanity, (10) Held inter-religions meetings. Keywords: Tarekat, Shiddiqiyyah, Nationalism.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN VISUALIZATION, AUDITORY, KINESTHETIC (VAK) DALAM KETERAMPILAN MENULIS SISWA KELAS IV SDN KANDANGAN II SURABAYA AGUSFIEN, YASMINE; ISNAINI DAMAYANTI, MARYAM
Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 11 (2018)
Publisher : PGSD FIP UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The goal to be achieved in this research is to explain the effectiveness of VAK learning model to the fiction writing skill of fourth grade students. The research type used is Pre-Experiment Design with One-Groub Pretest-Posttest Design. The Techniques of data collection using observation instruments, tests, and questionnaires. Data analysis techniques use validity, reliability, and hypothesis. The result of learning material validation is 0.84%. The reliability result of the instruments is 0,663% and for the result of reliability-observation sheet is 0,714. The quality of learning obtained shows that learning is very good with 100% percentage and achievement value of learning achievement with an average of 89. The result of respondents for each number is about 76% and the average score is 76.02. Student learning outcomes have significant improvement with pretest average value is 57,9 and posttest average value 78,8. Hypothesis test shows that t count > t table is 11,57 > 2,042, so it can be said that visualization, auditory, kinesthetic (VAK) learning model is effective in fiction writing learning. Keywords: Learning Model, VAK and Fiction Writing.Abstrak Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah untuk memaparkan keefektifan model pembelajaran VAK terhadap keterampilan menulis fiksi siswa kelas IV. Jenis penelitian yang digunakan adalah Pre-Eksperimen Design dengan bentuk One-Groub Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen observasi, tes, dan angket. Teknik analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, dan hipotesis. Hasil validasi materi pembelajaran yaitu 0,84%. Hasil reliabilitas instrumen tes yaitu 0,663%. Kualitas pembelajaran yang diperoleh menunjukkan bahwa pembelajaran sangat baik dengan persentase 100% dan nilai ketercapaian pelaksanaan pembelajaran dengan rata-rata sebesar 89. Untuk hasil dari respon siswa perbutir soal yaitu 76% dan skor rata-rata sebesar 76,02. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang signifikan dengan nilai rata-rata pretest yaitu 57,9 dan nilai rata-rata posttest 78,8. Uji hipotesis menunjukkan bahwa thitung > ttabel yaitu 11,57 > 2,042, sehingga dapat dikatakan bahwa model pembelajaran visualization, auditory, kinesthetic (VAK) efektif dalam pembelajaran menulis fiksi. Kata Kunci: Model Pembelajaran, VAK, Menulis Fiksi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN ARENDS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS 4 TEMA INDAHNYA KERAGAMAN DI NEGERIKU SDN 2 SLEMPIT KEDAMEAN GRESIK MADANIYA PUTRI, NURUL; , SUPRAYITNO
Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 11 (2018)
Publisher : PGSD FIP UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru siswa dan hasil belajar IPS menggunakan model Time Token Arends. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan guru mengalami peningkatan dengan persentase siklus I 75% dan siklus II 89%. Pelaksanaan pembeajaran yang dilakukan siswa mengalami peningkatan dengan persentase siklus I 74 % dan siklus II 87,5%. Dan hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 71,42% menjadi 90,4% pada siklus II. hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Time Token Arends untuk meningkatkan hasil belajar IPS mampu meningkatkan keaktifan guru, keaktifan siswa, dan hasil belajar klasikal siswa kelas IV SDN 2 Slempit Kedamean Gresik.Kata Kunci: hasil belajar, IPS, model Time Token Arends Abstract The research is aimed to desribe the raising of implementation of lerning by teacher activity, and student activity, and student learning results in social studies using the learning models of time token arends. The type of this research is Classroom Action research. Subject of research is teacher and IV grade students. The research was showed that implementation of lerning by teacher activity increased to 75% in cycle I and 89% in cycle II. Implementation of learning by students activity was increased to 74% in cycle I and 87,5% in cycle II. And the learning results in the cycle I is 71,42% and 90,4% in cycle II. Based on the results of this research, it can be condlude that the application of learning models of Time Token Arends in social studies were able to improve the activity for teacher, the activity for students, and the learning result of classical completeness of the fifth grader students of SDN 2 Slempit Kedamean Gresik. Keywords: result of studying, social studies, Time Token Arends model
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PIRAMIDA CERITA TERHADAP PEMBELAJARAN MENULISKAN KEMBALI ISI CERITA DI KELAS IV SDN BABATAN I/456 SURABAYA ANGGRAINI, RIMA; HARIANI, SRI
Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 11 (2018)
Publisher : PGSD FIP UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pembelajaran Bahasa Indonesia merupakan pembelajaran yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, baik secara lisan maupun tulis. Salah satu dari keempat keterampilan yang harus dikuasai siswa adalah keterampilan menulis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan media piramida cerita terhadap pembelajaran menuliskan kembali isi cerita. Penelitian ini berpendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian eksperimen. Desain penelitian ini nonequivalent control group design. Penelitian ini dilakukan di SDN Babatan I/456 Surabaya. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes dan observasi. Analisis data instrumen dilakukan dengan uji validitas dan uji reliabilitas. Sedangkan analisis data hasil penelitian dilakukan dengan uji normalitas dan uji hipotesis (t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji-t menunjukkan nilai 7,333 > 2,000. Dan dapat diartikan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti bahwa penggunaan media piramida cerita memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pembelajaran menuliskan kembali isi cerita di kelas IV SDN Babatan I/456 Surabaya.Kata kunci: Media Piramida Cerita dan Menuliskan Kembali Isi Cerita. Abstract This Indonesian learning is a learning that has a goal to improve students ability to communicate using Indonesian language properly and correctly, both oral and written. One of the four skills students have to master is writing skills. This study aims to determine how the influence of the use of story pyramid media to the learning of rewriting the contens of the story. The research is quantitative approach using experimental research method. The research design is nonequivalent control group design. This research was conducted at SDN Babatan I/456 Surabaya. Technique of collecting data is done by test and observation. Analysis of instrument data is done by validity test and reliability test. While data analysis result show the value of t_hitung 7,333 > t_table 2,000. And it can be interpreted that Ho is rejected and Ha accepted, which means that the use of story pyramid media has a significant influence on learning to rewrite the contens of the story in class IV SDN Babatan I/456 Surabaya. Keywords: Story Pyramid Media and Rewrite The Story Contents.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR MASHLICHATUN NIMAH, SITI; , MINTOHARI
Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 11 (2018)
Publisher : PGSD FIP UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe group investigation terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV Sekolah Dasar. Jenis penelitian menggunakan quasy experiment dengan non-equivalent control group design. Sampel penelitian yaitu siswa kelas IVA sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IVB sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik tes dengan instrumen lembar soal pretest dan posttest. Teknik analisis data instrumen menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas. sedangkan untuk teknik data hasil menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis dan uji N-Gain. Hasil tersebut dapat dibuktikan melalui uji hipotesis dengan nilai Sig (2-tailed) adalah 0,038 yang berarti 0,038 < 0,05 maka bisa disimpulkan bahwa H0 ditolak atau terdapat perbedaan yang bermakna antara hasil belajar kelas kontrol dengan kelas eksperimen. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pada penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV Sekolah Dasar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERPIKIR INDUKTIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV MATERI BENTUK ENERGI DAN PENGGUNAANNYA SDN SOKALELA KADUR PAMEKASAN HARJA MUKTI, SUKMA; , JULIANTO
Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 11 (2018)
Publisher : PGSD FIP UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pembelajaran IPA di materi Bentuk Energi dan Perubahannya siswa kelas IV SDN Sokalela Kadur Pamekasan mengalami kesulitan. Siswa mengalami kesulitan pada rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa, dibuktikan dari uji tes kemampuan berpikir kritis siswa dimana persentase siswa yang tuntas mencapai 29% dengan kriteria rendah sebanyak 5 siswa dengan nilai 70 yang merupakan KKM pembelajaran IPA. Sedangkan 71% dengan kriteria tinggi sebanyak 12 siswa belum tuntas karena nilainya masih dibawah KKM. Penyebabnya adalah pada saat pembelajaran guru kurang melibatkan kemampuan berpikir siswa, sehingga menyebabkan rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa., guru hanya menerapkan metode ceramah dan penugasan untuk menyampaikan materi kepada siswa, Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 3 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan dan observasi serta refleksi. Data penelitian diperoleh melalui observasi dan tes. Instrumen penilaian meliputi lembar aktivitas guru, lembar aktivitas siswa dan soal tes keterampilan berpikir kritis, analisis data berupa analisis aktivitas guru dan siswa, analisis tes kemampuan berpikir kritis, dan peneliti melakukan perhitungan persentase perkembangan berpikir siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada Siklus I sebesar 65% meningkat menjadi 80% pada Siklus II, aktivitas siswa pada Siklus I sebesar 68% meningkat menjadi 79% pada Siklus II, , keterampilan berpikir Kritis siswa pada Siklus I sebesar 53% meningkat menjadi 82%. Hasil pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan. Selain itu kendala-kendala yang muncul pada siklus I dapat diatasi dengan baik pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berpikir induktif dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SDN Sokalela Kadur Pamekasan. Kata Kunci: Keterampilan berpikir kritis, model pembelajaran berpikir induktif, pembelajaran IPA. Abstract In science lesson in the material of Energy Shape and its change of grade 4 student of SDN Sokalela Kadur Pamekasan have difficulty. Students experience difficulties in the low critical thinking skills of students, evidenced from the test of students critical thinking skills where the percentage of students who complete 29% with low criteria as many as 5 students with a value of 70 which is the KKM learning science. While 71% with high criteria as many as 12 students have not finished because its value still under KKM. The reason is that when the teacher less learning involves students thinking ability, thus causing the low ability of critical thinking of the students, the teacher only apply the method of lecturing and assignment to convey the material to the students. This research uses descriptive qualitative method, the type of research used is Classroom Action Research consists of 2 cycles. Each cycle consists of 3 stages: planning, action implementation and observation and reflection. Research data obtained through observation and test. Assessment instruments include teacher activity sheet, student activity sheet and critical thinking skill test, data analysis in the form of teacher and student activity analysis, critical thinking skill test analysis, and researcher to calculate percentage of students thinking development. The results showed that teacher activity in Cycle I of 65% increased to 80% in Cycle II, student activity in Cycle I of 68% increased to 79% in Cycle II, Critical thinking thinking in Cycle I by 53% increased to 82 %. The results in cycle II have met the success indicators. In addition, the constraints that occur in cycle I can be overcome well in cycle II. Based on the results of the study can be concluded that the application of inductive thinking learning model can improve the critical thinking skills of fourth grade students SDN Sokalela Kadur Pamekasan. Keyword : Critical thinking skills, inductive thinking learning models, science learning.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA LAGU DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI SISWA KELAS V SDN LIDAH KULON I SURABAYA ISMARINI, AISYAH; SUSETYO RUKMI, ASRI
Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 11 (2018)
Publisher : PGSD FIP UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media lagu dalam pembelajaran keterampilan menulis narasi siswa kelas 5 sekolah dasar. Jenis penelitian yang dilakukan merupakan penelitian pre-eksperimental. Desain penelitian yang dipilih adalah one group pretest-posttest. Jenis sampling yaitu quota sampling yang mengambil sampel sebanyak 33 siswa dalam satu kelas. Hasil penelitian yang diperoleh t-hitung 6,27, sementara t-tabel 1,694, sehingga dapat diartikan jika t-hitung > t-tabel . Dapat disimpulkan ha diterima dan ho ditolak, maka penggunaan media lagu dalam pembelajaran keterampilan menulis narasi dinyatakan efektif.Kata Kunci: lagu, menulis narasi, efektivitas.