cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
ISSN : 14125285     EISSN : 26220792     DOI : 10.21831
Core Subject : Science,
Geomedia is a geography science journal published by the Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, Yogyakarta State University. This journal has been published since 2002 and was introduced for online version in 2016. Geomedia is a biannually published journal, May and November. In each edition, the journal publishes research articles and scientific study articles which are equal to the research paper in the field of geography and its teaching. However, the research articles are preferabe to be published.
Arjuna Subject : -
Articles 239 Documents
Relevansi fenomena lingkungan kawasan borobudur sebagai sumber belajar geografi Widodo, Edi; Rifa'atussa'adah, Nahida; Riantika, Rasti Fajar Peni; Masruri, Muhsinatun Siasah; Hastuti, Hastuti
Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 21 No. 2 (2023): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v21i2.52355

Abstract

Keunikan candi dan fenomena lingkungan kawasan sekitar Borobudur dapat dijadikan sumber belajar geografi. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan fenomena lingkungan di kawasan sekitar Borobudur untuk dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar geografi. Teknik pengumpulan data meliputi pengamatan lapangan, wawancara mendalam terhadap responden kunci, dan selanjutnya dokumentasi. Validasi data menggunakan trianggulasi teknik menurut Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat keunikan fenomena lingkungan yang ada pada kawasan sekitar candi Borobudur layak digunakan sebagai sumber pembelajaran geografi secara kontekstual pada jenjang sekolah menegah atas. Hasil kajian menatakan relevansi fenomena tersebut dapat digunakan untuk sumber belajar geografi sekolah menengah atas pada materi pembelajaan sistem informasi geografis, hidrosfer, kebencanaan, penginderaan jauh dan litosfer. Pengembangan Candi Borobudur sebagai prioritas wisata Dunia, diharapkan memperhatikan nilai edukatif yang terkandung di dalamnya supaya fenomena lingkungan yang dapat dijadikan sumber belajar tidak hilang.
Analisis Kualitas Ekologi Perkotaan Berbasis Data Penginderaan Jauh di Kota Bandung Tahun 2023 Mahendra, Auzaie Ihza; Murti Budi Santosa, Sigit Heru; Widayani, Prima
Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 22 No. 1 (2024): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v22i1.70337

Abstract

Urbanization has consequences for the urban environment, such as environmental pollution, which has a direct impact on the quality of urban ecology. In monitoring the quality of the urban environment, RSEI is one method that can be used. This study aims to assess the quality of urban ecology using RSEI in Bandung City in 2023 during the rainy season and dry season. RSEI combines four main indicators in the form of NDVI, WET, NDBSI, and LST from Landsat 8 and 9 image data analyzed using the PCA method. The results showed that image recording in both seasons greatly affected the RSEI results, where RSEI had better conditions during the rainy season than the dry season in terms of area and spatial distribution. This was evidenced by the RSEI area in the good and very good categories tending to be higher during the rainy season.Keywords: Urban Ecological Quality, RSEI, Landsat
Distribusi spasial nitrat air tanah di Kecamatan Nanggulan, Kulon Progo, Yogyakarta Falah, Fajrul; Sejati, Sadewa Purba
Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 21 No. 2 (2023): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v21i2.63428

Abstract

Residential areas in Nanggulan sub-district are mainly adjacent to irrigated rice fields. Groundwater in settlements close to irrigated rice fields has the potential to be contaminated with nitrates. Studies on the spatial distribution of groundwater nitrate around irrigated rice fields have never been conducted in Nanggulan District, Kulon Progo Regency. The study was conducted to determine the spatial distribution of nitrates in groundwater in Nanggulan District, Kulon Progo Regency. Nitrate data were collected through groundwater sample testing. The location of groundwater samples is determined using a systematic random sampling. The data was analyzed by spatial interpolation method through Arc GIS 10.6 software. The results showed variations in the spatial distribution of nitrates in the study area. Most of the study area had nitrate levels of 5-10 mg / L distributed in the south. Nitrates exceeding ten mg/L were distributed in the northern part of the study area. Based on research that has been conducted, it is known that 41% of groundwater in the study area is contaminated with nitrates, while 59% of groundwater is not contaminated with nitrates. Spatially, nitrate-contaminated groundwater is found in parts of Tanjungharo Village, some Wijimulyo Village, some Donomulyo Village, some Jatisarono Village, and some Kembang Villages. Groundwater not contaminated with nitrates is found in Banyuroto Village and most areas of Donomulyo Village. Factors that cause nitrate-contaminated groundwater are the location of excavated wells close to intensively fertilized irrigated rice fields, groundwater contained in geological formations of young Merapi volcano deposits, and groundwater depth of less than 5 meters.
Kondisi Jalur Evakuasi Gunungapi Merapi (Studi Kasus Di Kabupaten Magelang) Widodo, Edi; Alamsyah, Erika; Rifa'atussa'adah, Nahida; Hastuti, Hastuti
Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 22 No. 1 (2024): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v22i1.52336

Abstract

Merapi merupakan gunungapi aktif yang sangat berbahaya dengan masyarakat yang banyak tinggal di sekitarnya. Jumlah yang tinggal di lereng gunungapi Merapi semakin meningkat, maka perlu adanya upaya pra bencana yaitu menyiapkan jalur evakuasi. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa atau mengevaluasi kondisi jalur evakuasi gunungapi Merapi di Kabupaten Magelang. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif. Metode yang digunakan yaitu Trianggulasi teknik dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jalur evakuasi di kabupaten Magelang memiliki dua tipe jalan yaitu aspal dan semen. Kondisi jalur evakuasi memiliki kualitas baik, lumayan baik dan berbahaya. Beberapa kendala jalur evakuasi meliputi terjadinya vandalisme pada rambu-rambu petunjuk evakuasi dan terjadi pelanggaran di beberapa jalan yang dilarang melintas kendaraan golongan C. Selain itu, kurang memadainya lampu penerangan jalan pada jalur evakuasi juga masih dijumpai pada kawasan rawan bencana gunungapi Merapi kabupaten Magelang.
Pengaruh Lereng dalam Penentuan Kesesuaian Permukiman di Bogor Raya Gafuraningtyas, Dewi; Wibowo, Adi
Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 21 No. 2 (2023): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v21i2.55825

Abstract

Meningkatnya jumlah penduduk maka mengakibatkan meningkatnya aktivitas antropogenik pada suatu wilayah. Salah satu permasalahan utama yang muncul seiring dengan perubahan aktivitas manusia adalah meningkatnya kebutuhan akan perumahan atau permukiman. Penduduk seringkali membangun tempat tinggal pada lahan yang tidak sesuai akibat semakin sempitnya lahan kosong yang dapat dijadikan area terbangun. Hal ini mengakibatkan maraknya penggunaan lahan di wilayah dengan kemiringan lereng di atas 20% sebagai lokasi untuk tempat tinggal. Bogor raya yang mencakup Kabupaten Bogor dan Kota Bogor merupakan wilayah yang mengalami pesatnya pertumbuhan permukiman dalam beberapa tahun terakhir. Oleh sebab itu, rencana tata ruang menjadi kontrol penting dalam mencegah adanya dampak  negatif dari pertumbuhan permukiman. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi rencana tata ruang pada pola kawasan permukiman terhadap kelerengan. Metode yang digunakan adalah overlay antara data DEMNAS dengan data spasial RTRW. Hasilnya menunjukkan bahwa di Kabupaten Bogor kesesuaian penetapan permukiman dengan kondisi kelerengan <25% mencapai 97,7% sedangkan pada Kota Bogor kesesuaiannya mencapai 99,17%.
Reciprocal-relationship between the development of "Trans Jogja" public transportation and urban spatial structure in Yogyakarta agglomeration Ashari, Arif; Olivia, Raisya A.; Reswari, Az-Zahra A.; Brotowiranti, Rayung W.; Hadi, Bambang S.; Ervin, Muhamad
Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 22 No. 1 (2024): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v22i1.72878

Abstract

Transportation activities cannot be separated from the spatial structure of a region. Local spatial structure applies to areas characterized by urban-hinterland systems with modest coverage, such as Yogyakarta. In this paper, we evaluate the reciprocal relationship between the development of public transportation "Trans Jogja" and the urban spatial structure in Yogyakarta City and its satellite areas. The data collected are secondary data obtained from documentation and primary data from observation, including Trans Jogja routes and bus stops, location of population activity centers, land use, and population data. Data analysis was conducted using GIS analysis using average nearest neighbor, buffering, and overlay; statistical analysis using simple linear regression; and descriptive analysis. There are two main findings in this study. First, transportation services develop following the characteristics of population activities, as evidenced by the distribution pattern of routes and bus stops that follow the location of activity centers and population density. Second, transportation development also triggers the formation of urban landscapes that tend to exurbanize. In summary, this study offers alternative information that provides new insights into the reciprocal relationship between transportation development and the spatial structure of cities in Indonesia.
Merajut Masa Depan Pariwisata Indonesia Ditengah Ancaman Krisis Global Hastuti, Hastuti
Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 21 No. 2 (2023): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v21i2.64938

Abstract

Pariwisata telah berkembang menjadi industri yang semakin berdampak besar pada masyarakat luas, bahkan seluruh bangsa, karena hubungannya dengan masyarakat, ekonomi, dan kearifan kolektif. Sebelum epidemi COVID-19, perjalanan dan pariwisata memainkan peran penting dalam perekonomian banyak negara. Meski terjadi lonjakan pekerja migran di luar negeri yang tidak terduga, sektor pariwisata memang memberikan kontribusi besar terhadap produksi barang-barang kebutuhan pokok (PDB). Pariwisata menjadi semakin tidak stabil sebagai akibat dari krisis keuangan dan energi global yang terkait dengannya. Fakta bahwa keterpurukan pariwisata tidak akan pernah bisa dicegah sepenuhnya merupakan indikasi betapa banyak warga masyarakat yang mendukung gaya hidup tersebut.
Daya Dukung Lahan Permukiman Berbasis Kemampuan Lahan di Wilayah Peri-Urban (Studi Kasus: Kabupaten Bekasi, Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Bogor) Fadhilah, Raina Arfa; Dimyati, Muhammad; Indra, Tito Latif; Gracia, Enrico
Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 22 No. 1 (2024): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v22i1.65367

Abstract

Lahan merupakan sumberdaya penting yang kebutuhannya terus meningkat. Namun, ketersediaannya tidak bertambah yang memicu alih fungsi lahan di perkotaan, dan berefek pada perluasan lahan permukimannya ke pinggiran kota, yang disebut peri-urbanisasi. Jabodetabekjur adalah wilayah metropolitan terpadat di Indonesia dengan Kota Jakarta sebagai kota inti dan peri-urban, khususnya Kabupaten Bekasi, Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Bogor. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi daya dukung lahan permukiman berbasis kemampuan lahan berdasarkan dinamika fisik, sosial dan ekonomi wilayah peri-urban Kota Jakarta sebagai salah satu upaya perencanaan, pemanfaatan dan pengawasan lahan berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan data-data yang dikumpulkan dari sumber terkait. Hasil menunjukkan bahwa kemampuan pengembangan lahan permukiman di Kabupaten Bekasi, Kabupaten Tangerang, dan Kabupaten Bogor masih cukup tinggi, tepatnya masing-masing sebesar 97%, 98% dan 45,96% dan memiliki status daya dukung permukiman surplus masing-masing sebesar  2,6, 2,7, dan 1,87. Lahan permukiman potensial yang dihasilkan membentuk pola menyebar menuju dataran rendah dan wilayah studi kasus memiliki wilayah yang sudah bersifat kekotaan.
Challenges of the first six months COVID-19 among students : an Experience at Yogyakarta State University Prasastiawati, Diana; Andhika, Muhammad; Sumunar, Dyah Respati Suryo
Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 22 No. 2 (2024): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v22i2.77314

Abstract

Students and residents who live in residential areas around the campus are one of the groups vulnerable to the spread of COVID-19. This study aims to analyze the level of anticipation of vulnerability and capacity in  Yogyakarta in facing the threat of COVID-19 This research is categorized as quantitative research, with a research sample of 395 students of Yogyakarta State University. The survey method through questionnaires was used to collect primary data in the form of community vulnerability and student capacity. The research sampling technique in this research is using purposive sampling technique. The validity used is content validity and construct validity. The results of the reliability analysis of this study are 0.95 for Likert scale items (Cronbach Alpha), 0.708 for Guttman scale items (KR-20), and 0.575 for multiple choice items (Split-Half Coefficient). The results showed that in general the score of anticipating the vulnerability of Universitas Negeri Yogyakarta to the threat of COVID-19 reached 69.98% (good category). The level of capacity of students in dealing with the threat of COVID-19 is also classified as good (90.76%).
Analisis Sebaran Tingkat Kerentanan Erosi di Kawasan DAS Alo, Gorontalo Arman, Anggriani; Rijal, Ahmad Syamsu; Dangkua, Talha; Jaya, Risman; Koto, Arthur Gani
Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 22 No. 2 (2024): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v22i2.59553

Abstract

Alo Watershed Gorontalo Regency is one of the biggest contributors to watershed sedimentation in Limboto Lake, so it is necessary to conduct research on the distribution of erosion vulnerability levels in Alo Watershed. This study aims to determine the Analysis of the Distribution of Erosion Vulnerability Levels in the Alo Watershed Area, using the USLE (Universal Soil Loss Equation) method by finding the value of A, namely the amount of erosion that is influenced by rainfall (R), soil type (K), slope (LS). ), land use (C), and conservation measures (P) the calculation is the value of A = R x K x LS x C x P. The research results show that the total amount of erosion in the Alo Watershed area is 458,898.35  Ton/Ha/Year. Land use in the Alo watershed area is dominated by moorland or fields, therefore, to reduce the rate of erosion, land conservation measures are needed, for example changing land management habits by making bench terraces. Bench terraces can reduce the length of the slope and hold water so that it can reduce the speed of water flow on the surface.

Filter by Year

2006 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 23 No. 2 (2025): Geo Media : Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 23 No. 1 (2025): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 22 No. 2 (2024): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 22 No. 1 (2024): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 21 No. 2 (2023): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 21 No. 1 (2023): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 20, No 2 (2022): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 20, No 1 (2022): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 19, No 2 (2021): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 19, No 1 (2021): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 18, No 2 (2020): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 18, No 1 (2020): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 17, No 2 (2019): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 17, No 1 (2019): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 16, No 2 (2018): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 16, No 1 (2018): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 15, No 2 (2017): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 15, No 1 (2017): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 14, No 2 (2016): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 14, No 1 (2016): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 13, No 1 (2015): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 11, No 2 (2013): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 11, No 1 (2013): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 10, No 1 (2012): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 7, No 2 (2009): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 6, No 2 (2008): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 5, No 2 (2007): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 5, No 1 (2007): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 4, No 2 (2006): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian More Issue