cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
ISSN : 14125285     EISSN : 26220792     DOI : 10.21831
Core Subject : Science,
Geomedia is a geography science journal published by the Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, Yogyakarta State University. This journal has been published since 2002 and was introduced for online version in 2016. Geomedia is a biannually published journal, May and November. In each edition, the journal publishes research articles and scientific study articles which are equal to the research paper in the field of geography and its teaching. However, the research articles are preferabe to be published.
Arjuna Subject : -
Articles 239 Documents
Evaluasi Kesesuaian Kawasan Perdagangan dan Jasa Menggunakan Spatial Multi Criteria Evaluation (SMCE) di Kota Bandar Lampung Hanidya, Farah Satira; Indira, Indira; Musrah, Nur Auliya; Wibowo, Adi
Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 22 No. 2 (2024): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v22i2.55678

Abstract

Bandar Lampung merupakan wilayah strategis untuk dikembangkan menjadi kawasan perdagangan dan jasa, dimana arahan pola ruangnya telah dilaksanakan. Timpangnya kondisi eksisting dan ideal suatu kawasan menjadi masalah umum yang ditemukan, sehingga perlu dilakukan kajian mengenai evaluasi kesesuaian kawasan perdagangan dan jasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian serta alternatif kawasan perdagangan dan jasa di Kota Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah SMCE dengan teknik weighted overlay menggunakan empat variabel, yaitu jarak dari jalan, jarak dari permukiman, lereng dan jarak dari sungai. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesesuaian kawasan perdagangan dan jasa di Kota Bandar Lampung dari model SMCE yaitu seluas 6.040,83 Ha atau 33,89% dari total wilayah Kota Bandar Lampung. Kemudian diperoleh alternatif kawasan perdagangan dan jasa seluas 2.451,91 ha atau 13,76% di utara dan pusat Kota Bandar Lampung. Wilayah yang memenuhi kriteria antara lain dekat dengan akses jalan dan permukiman, berada pada wilayah yang datar, serta jauh dari sungai.
Psychological and pedagogical support of tourist travel as a process of familiarization with the civilizational heritage Kuznetsova, N.V.; Suleimen, S.B.; Arpentieva, M.R.; Kassymova, G.K.; Xu, Wenxin; Fang, Yuqi
Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 22 No. 2 (2024): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v22i2.73431

Abstract

The study of tourism psychological and educational issues and the development and implementation of tourism psychological and educational support are still an area of relatively little theoretical and applied research. At the same time, tourism is not just a leisure activity, but a transformative experience that can profoundly change personal and social identity, serve the development of the individual, and change the needs of the individual as a "traveller." This shift not only affects the tourism industry itself, but also creates positive changes in the training of tourism personnel. Therefore, modern family and youth tourism is undergoing positive changes in both form and content.This study aims to analyze the identity transformation of travelers when they come into contact with civilizational heritage, including regional heritage. The research method adopts a theoretical analysis of the identity transformation of travelers in the context of contact with civilizational heritage. In addition, there is a group of people who see travel as a way out of their problems, so their transformation may not be so obvious, but travel teaches them to believe in themselves and life, to accept challenges and uncertainties, to endure difficulties, and to accept change. Travel helps individuals redefine their identity in line with their own inner needs and desires rather than catering to external expectations.
Pola Aliran Airtanah dan Estimasi Ketersediaan Airtanah Guna Memenuhi Kebutuhan Domestik di Desa Karanglewas Kidul Singgih, Akhmad; Hidayat, Arya Pangestu; Meilany, Esti Fiky; Rani, Fariz Abqari Hilmi; Harwinanto, Fariz Dwi Augusta; Amalia, Hathifah Fidya; Afifah, Husna Dewi; Wahyuni, Ririn Tri; Navida, Zulfa; Adji, Tjahyo Nugroho
Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 23 No. 1 (2025): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v23i1.64426

Abstract

Airtanah menjadi salah satu sumber air yang sering digunakan untuk aktivitas manusia. Ketersediaan airtanah mulai terancam akibat aktivitas domestik. Peningkatan penggunaan airtanah yang berlebihan untuk aktivitas manusia dapat mengakibatkan ketidakseimbangan pada potensi airtanah sehingga terjadi penurunan potensi airtanah. Tujuan penelitian ini, yaitu mengetahui pola aliran airtanah, mengestimasikan ketersediaan airtanah statis dan dinamis, serta mengetahui kebutuhan air domestik di Desa Karanglewas Kidul. Penelitian ini menggunakan metode geolistrik, elektromagnetik (EM), pumping test, dan pengukuran Tinggi Muka Airtanah (TMA). Hasil penelitian terkait pola aliran airtanah daerah Desa Karanglewas Kidul menunjukkan bahwa airtanah cenderung mengalir menuju Sungai Logawa dan Jengok akibat pengaruh topografi. Ketersediaan airtanah secara statis di Desa Karanglewas Kidul terhitung sebesar 14.600.449.526 liter/tahun, sedangkan ketersediaan secara dinamis sebesar 296.879.619 liter/tahun. Kebutuhan air per orang di Desa Karanglewas Kidul mencapai 89,21 liter/hari, sedangkan kebutuhan domestik mencapai 169.450.826,6 liter/tahun.
Eksplorasi Potensi Kreatif Siswa SMA melalui Model Project based Learning dalam Kelas Geografi Aliman, Muhammad; Supriyono, Supriyono; Halek, Dahri Hi; Marni, Silvia; Mike, Mike
Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 23 No. 1 (2025): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v23i1.76143

Abstract

Meningkatkan kreativitas siswa masih menjadi salah satu tujuan dari kurikulum merdeka. Pentingnya kreativitas ini mengharuskan setiap siswa harus memilikinya sebagai persiapan untuk menghadapi persaingan abad 21. Oleh karena itu, pembelajaran disekolah menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan kreativitas ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh model PjBL terhadap tingkat kreativitas siswa SMA pada kelas geografi. Penelitian eksperimen semu ini menggunakan disain post-test only kontrol grup yang diterapkan pada siswa SMAN 15 Padang di kelas X Fase E.2 sebagai kelas eksperimen  dan kelas X Fase E.4 sebagai kelas kontrol. Data kreativitas siswa diperoleh berdasarkan hasil penilaian produk. Indikator kreativitas yang dinilai yaitu kerapian produk, keunikan produk dan Elaborasi. Perolehan data sebelumnya diuji untuk mengetahui normalitas dan homogenitas data. Uji beda Mann-Whitney digunakan untuk analisis lanjut dalam menjawab hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan model PjBL dapat meningkatkan kreativitas siswa siswa SMAN 15 Padang pada kelas geografi. Namun, terdapat hal menarik pada tiga indikator kreativitas siswa ini. Penjelasan lebih rinci terkait hal tersebut dapat ditemukan pada laporan penelitan ini.
Pendugaan Litologi dan Pencemaran Airtanah dengan Metode Geolistrik di Tempat Pembuangan Akhir Talangagung Masitoh, Ferryati; Satyo, Marco
Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 23 No. 1 (2025): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v23i1.77056

Abstract

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) merupakan tempat pembentukan air lindi karena adanya pembusukan sampah dan dapat menghasilkan limbah cair yang berpotensi mencemari lingkungan dan airtanah.  Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pendugaan litologi serta potensi pencemaran airtanah oleh air lindi yang dihasilkan oleh TPA Talangagung Kabupaten Malang, Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah metode geolistrik konfigurasi schlumberger dan Dipole – Dipole. Hasil pendugaan  kemudian diolah menggunakan software progress dan Res2Dinv. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat material lempung, lanau, tufa pasiran serta aluvium pada litologi di sekitar lokasi penelitian dengan rentang nilai resistivitas 7.15 – 32.61 Ωm serta kedalaman hingga 27 m di lintasan 1 dan 35 m di lintasan 2. Airtanah yang teridentifikasi pada pendugaan kedua titik lokasi penelitian memiliki nilai resistivitas yang kurang dari 10 Ωm. Hal ini menunjukkan adanya resapan air lindi yang mencemari airtanah di lokasi penelitian. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi bagi pengelola TPA Talangagung dalam menentukan kebijakan pengelolaan TPA.
Studi Pendahuluan Karakteristik Hidromorfologi Danau Laut di Kawasan Karst Mawasangka Timur, Buton Tengah, Sulawesi Tenggara Haryono, Eko; Putra, Rakhmat Dwi; Hakim, Arief Abdurrahman; Siswanto, Aries Dwi; Satrio, Fahry Adhi; Riyanto, Indra Agus; Cahyadi, Ahmad
Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 23 No. 1 (2025): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v23i1.78909

Abstract

Danau laut memiliki keunikan baik secara morfometri dan proses terbentuknya.  Penelitian ini bertujuan menganalisis hidromorfologi danau laut di Kawasan Karst Mawasangka Timur, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara. Analisis hidromorphologi meliputi L Max, B max, B mean, SI, orientasi danau laut, elevasi dan jarak dari pantai.  Analisis hidromorfologi dilakukan dengan pengukuran langsung di lapangan, pengukuran dengan underwater drone, dan pengukuran melalui data citra penginderaan jauh dan peta sekunder. Danau laut yang dikaji meliputi  Oe Mamba Kecil, Oe Mamba Besar, Pasi Bungi, Air Wali, dan Wa Piho Piho. Hasil perhitungan L max danau laut di area kajian berkisar 39 – 1.028 m, B max (30 – 685 m), B mean (21 – 487 m), SI (155,62 – 2.951 m2), DI (0,381 – 0,425 m), Orientasi (NE-SW, N-S, dan E-W), elevasi (2 – 35 mdpal), jarak terhadap pantai (37 – 785 m) dan kedalaman max (10 – 57,8 m). Nilai morfometri danau laut di Buton Tengah Sulawesi Tenggara memiliki rentang yang sama dengan danau laut tropis lain di Kalimantan, Papua, Filipina, dan Kroasia.
Identifikasi Atap Asbes Menggunakan Metode Spectral Angle Mapper Citra Planetscope (Studi di Kawasan Bandung Utara) Fadhilah, Achmad; Muhammad, Garda Asa; Tiana, Sandra; Wigunati, Riskiya
Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 23 No. 1 (2025): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v23i1.82959

Abstract

Penggunaan atap asbes telah dilarang di beberapa negara di dunia karena menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan tubuh. Beberapa negara telah melakukan pemetaan dan monitoring penggunaan asbes dengan berbagai metode, salah satunya melalui pemanfaatan citra penginderaan jauh. Di Indonesia, penggunaan asbes belum dilarang sehingga proses monitoring juga tidak dilaksanakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi atap bangunan berbahan asbes menggunakan metode Spectral Angle Mapper (SAM) citra Planetscope sebagai metode alternatif dalam monitoring penggunaan asbes. Metode Spectral Angle Mapper digunakan untuk mengidentifikasi atap asbes berdasarkan sudut spektral (spectral angle) pada ruang fitur (feature space) sebaran nilai piksel objek dari dua atau lebih saluran citra. Penelitian ini menggunakan citra Planetscope yang memiliki resolusi spasial 3 meter dan 8 saluran multispektral, yaitu coastal blue, blue, green1, green2, yellow, red, red edge, dan near infrared. Lokasi penelitian berada di wilayah Kawasan Bandung Utara. Penelitian ini menggunakan beberapa skenario identifikasi berdasarkan jumlah saluran yang dipakai dan nilai sudut spektralnya. Nilai sudut radian (spectral angle rad) yang diterapkan yaitu: 0,03, 0,04, dan 0,05 rad. Hasil uji akurasi menunjukkan nilai akurasi keseluruhan tertinggi terdapat kombinasi fullband dan besaran spectral angle 0,05 rad yakni mencapai 68% dengan nilai kappa sebesar 0,63. Luasan atap asbes yang teridentifikasi seluas 439.749 m2. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemilihan saluran dan besaran spectral angle mempengaruhi hasil identifikasi dan tingkat akurasinya.
Persepsi Masyarakat Nelayan Terhadap Pranata Mangsa Dalam Menentukan Periode Melaut Untuk Mengurangi Resiko Bencana Kelautan Di Pesisir Kabupaten Bantul Prabintoro, Nugraho Sistu; Purwantara, Suhadi; Khotimah, Nurul
Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 23 No. 1 (2025): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v23i1.83580

Abstract

Potensi sumberdaya laut wilayah pesisir kabupaten Bantul belum dikelola secara maksimal oleh masyarakatnya. Selain itu wilayah pesisir kabuoaten Bantul juga memiliki risiko bencana yang mengancam nelayan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui masyarakat nelayan terhadap pranta mangsa dalam menentukan periode waktu melaut untuk mengurangi risiko bencana di pesisir kabupaten Bantul. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode pengumpulan data primer dan sekunder dilakukan menggunakan metode survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan  pranata mangsa didalam masyarakat nelayan di kabupaten Bantul masih kuat, sejumlah 100% atau 225 nelayan mengetahui tentang keberadaan pranata mangsa. Seluruh masyarakat nelayan atau 100% atau 225 nelayan. Sejumlah 135 nelayan atau 60% nelayan mengatakan bahwa pranata mangsa bermanfaat dalam kegiatan melaut" dan sebanyak 40% atau sejumlah 90 nelayan menjawab tidak bermanfaat dan sejumlah 90 nelayan atau 40% sampel mendapatkan informasi mengenai waktu melaut, jenis alat tangkap, dan tanda-tanda alam.
Evaluation of Teacher Readiness in Geography Lesson Planning at State Senior High Schools in Yogyakarta City for the Implementation of the Merdeka Curriculum Fathoni, M. Rizal; Nursa'ban, Muhammad
Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 23 No. 1 (2025): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v23i1.84188

Abstract

The structural changes in the Merdeka Curriculum, particularly in the Geography subject, have made it challenging for teachers to adopt and adapt. This study evaluates teachers' readiness in Geography lesson planning, analyzes obstacles, and provides recommendations for implementing the Merdeka Curriculum using Stufflebeam's Context, Input, Process, Product (CIPP) evaluation model. The research focuses on teachers' readiness to implement the Merdeka Curriculum, with geography teachers from six high schools (SMA) in Yogyakarta City categorized as independently changing schools, as the research subjects. The evaluation results indicate that Geography teachers in Yogyakarta City high schools are highly prepared for lesson planning, with an overall score of 66, based on Context: 86.5, Input: 36.8, Process: 91, and Product: 43. Key indicators include understanding the curriculum, facilities, lesson planning, assessment processes, and teaching modules. However, teachers still face challenges due to curriculum restructuring, requiring them to understand fundamental concepts. Training and in-depth material studies are essential to enhance teachers' soft skills and optimize curriculum implementation.
G-Land 3D: Augmented Reality-Based Geography Learning Media Innovation to Support Improvement of Quality Education in the Sustainable Development Goals Fauzi, Adi Nur; Azzahmi, Zein Zidan; Pramita, Nanda Afry; Wulanningsih, Fitri; Prasastiawati, Diana
Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 23 No. 1 (2025): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/gm.v23i1.84542

Abstract

G-Land 3D is an augmented reality-based learning media in the form of a book that displays virtual characters of geography material integrated with reality. The purpose of this study is to determine the development of learning media, the implementation of G-Land 3D at SMA N 4 Yogyakarta, and realize the SDGs points of quality education. The research method used is Research and Development (R&D) which verifies and develops G-Land 3D media with the ADDIE method (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The types of data used are qualitative and quantitative with retrieval techniques using questionnaires, observations, and interviews. The results of the study revealed that G- Land facilitates students' understanding of geography concepts that have been known to be abstract and need to be visualized interestingly. The results of the t-test showed that there was a significant difference between students' pre-test and post-test scores, which means that there is a difference in students' understanding and ability between before and after learning geography using G-Land 3D.

Filter by Year

2006 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 23 No. 2 (2025): Geo Media : Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 23 No. 1 (2025): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 22 No. 2 (2024): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 22 No. 1 (2024): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 21 No. 2 (2023): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol. 21 No. 1 (2023): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 20, No 2 (2022): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 20, No 1 (2022): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 19, No 2 (2021): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 19, No 1 (2021): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 18, No 2 (2020): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 18, No 1 (2020): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 17, No 2 (2019): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 17, No 1 (2019): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 16, No 2 (2018): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 16, No 1 (2018): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 15, No 2 (2017): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 15, No 1 (2017): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 14, No 2 (2016): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 14, No 1 (2016): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 13, No 1 (2015): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 11, No 2 (2013): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 11, No 1 (2013): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 10, No 1 (2012): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 7, No 2 (2009): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 6, No 2 (2008): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 5, No 2 (2007): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 5, No 1 (2007): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 4, No 2 (2006): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian More Issue