cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Humaniora
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pendidikan Humaniora (JPH) terbit 4 (empat) kali setahun pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember, berisi artikel-artikel tentang pendidikan humaniora baik ditulis dalam bahasa Indonesia maupun asing. Artikel yang dimuat berupa hasil penelitian dan hasil pemikiran. Jurnal Pendidikan Humaniora (JPH) diterbitkan oleh Pascasarjana Universitas Negeri Malang dengan Nomor ISSN 2338-8110.
Arjuna Subject : -
Articles 294 Documents
Implementing POWER Strategy Combined with The Animated Film to Improve The Writing Ability in Narrative Text for Junior High School Muhari Muhari; Utami Widiati; Furaidah Furaidah
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 5, No 3: September 2017
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.877 KB) | DOI: 10.17977/um030v5i32017p104

Abstract

Abstract: This study aimed to improve students’ narrative writing by implementing POWER strategy combined with the animated film at class VIIIB of SMPS Kartika Kendari. It was CAR design conducted in 2 cycles. The findings showed an improvement in writing ability in which 29 students (82.85%) achieved the minimum passing grade and the rest 6 students (17.15%) were in fair level of writing, and the result of teaching and learning process showed that 82.5% respond positively. The teachers are suggested to use this strategy as an alternative way to improve the writing ability and the media that is used should be appropriate with students’ level.Key Words: POWER strategy, animated film, writing narrative Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis naratif siswa dengan menerapkan POWER strategy berbantuan film animasi pada kelas VIIIB SMPS Kartika Kendari. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan 2 siklus. Temuan-temuan menunjukan ada peningkatan kemampuan menulis dimana 29 siswa (82.85%) mencapai KKM dan sisanya 6 siswa (17.15%) berada pada tingkatan cukup dalam menulis, dan hasil proses belajar dan mengajar menunjukan 82.5% merespon dengan positif. Guru disarankan untuk menggunakan strategi ini sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan kemampuan menulis dan media yang digunakan harus sesuai dengan tingkatan siswa.Kata Kunci: stategi POWER, film animasi, menulis naratif
Lexical and Syntactic Complexities in Undergraduate Students’ Research Articles and Their Correlations to Their Quality Ratna Dewi
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 5, No 3: September 2017
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.02 KB) | DOI: 10.17977/um030v5i32017p123

Abstract

Abstract: This study aims to find out the employment of lexical and syntactic complexities in the undergraduate students’ research articles and their correlations to their quality. It employes a quantitative design through corpus based analysis and correlation analysis using Pearson product-moment correlation coefficient. The results show that lexical density, lexical sophistication, and lexical variation are high except for verb variation, noun variation, adjective variation, adverb variation and modifier variation and the sentence complexity is also high. The quality of the udergraduate students’ research articles is categorized as above good or it is only a half point needed to achieve the criteria of great research article. This research find that there is no correlation between lexical and syntactic complexities with the quality of artiles. It is expected that this article could provide information about the lexical and syntacti complexities which are needed to be improved in the undergraduate students’ research articles.Key Words: lexical complexity, syntactic complexity, article qualityAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan kompleksitas leksikal dan sintaksis pada artikel penelitian mahasiswa dan korelasinya terhadap kualitasnya. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif melalui analisis berbasis korpus dan analisis korelasi menggunakan koefisien korelasi momen produk Pearson. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepadatan leksikal, kecanggihan leksikal, dan variasi leksikal tinggi kecuali pada variasi verba, variasi kata benda, variasi kata sifat, variasi adverbia dan variasi pengubah dan kompleksitas kalimat juga tinggi. Kualitas artikel penelitian mahasiswa tingkat sarjana dikategorikan sangat baik atau hanya setengah poin yang dibutuhkan untuk mencapai kriteria penelitian besar. Penelitian ini menemukan bahwa tidak ada korelasi antara kompleksitas leksikal dan sintaksis dengan kualitas artikel. Diharapkan artikel ini dapat memberikan informasi tentang leksikal dan kompleksitas sintaksis yang perlu ditingkatkan dalam artikel penelitian mahasiswa.Kata kunci: kompleksitas leksikal, kompleksitas sintaksis, kualitas artikel
Integrating The Topic Of Audiovisual Translation Into The Curriculum For Translation Education In Indonesia Niken Paramita; Anizar Ahmad Yasmin
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 5, No 3: September 2017
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.383 KB) | DOI: 10.17977/um030v5i32017p117

Abstract

Abstract: This paper aims to find out what actually the industry needs from their translators when performing Audiovisual (AV) translation, and whether the academic environment, in this case the English Department of Universitas Brawijaya Malang, has fulfilled the industrial needs. From the re-sults of academic document observation and questionnaire to owners of an Indonesian localization company, the authors make some recommendations to include the topic of AV translation in the course of translation that is currently available in the aforementioned English Department. The topic is comprised of the basic concepts of AV text and AV translation, practice of dubbing script translation, and practice of subtitling. The modification of the available course is expected to make the course more relevant to the current needs.Key Words: audiovisual translation, curriculum, instructional materials, translation course, translation pedagogyAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan industri penerjemahan dalam penerjemah-an AV serta melihat apakah lingkungan akademiknya, dalam penelitian ini adalah Jurusan Sastra Inggris Universitas Brawijaya Malang, telah memenuhi kebutuhan industri penerjemahan. Hasil observasi do-kumen akademik dan kuisioner yang diberikan kepada pemilik industri penerjemahan dan pelokalan di Indonesia, maka topik terjemahan AV dapat dimasukkan dalam mata kuliah terjemahan pada Jurusan Sastra Inggris Universitas Brawijaya Malang. Topik terjemahan AV terdiri dari konsep dasar teks AV dan terjemahan teks AV, praktik terjemahan naskah penyuaraan atau dubbing, dan praktik subtitling. Modifikasi pada mata kuliah terjemahan yang tersedia diharapkan dapat memenuhi kebutuhan industri terjemahan saat ini. Kata kunci: terjemahan audiovisual, kurikulum, materi instruksional, mata kuliah terjemahan, pendidikan terjemahan
Implementasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar Angga Meifa Wiliandani; Bambang Budi Wiyono; A. Yusuf Sobri
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 4, No 3: September 2016
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.923 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to describes about the implementation of character education in learning and to know the supporting factors and restricting factor in the implementation of character education in learning in SDIT Insan Sejahtera Sumedang Regency. This research employed a qualitative approach with a single case study. Data were collected by using indepth interviews, observation, documentation, and finally data were analized by qualitative descriptive. The results showed that the implementation of character education in schools is carried out in an integrated manner in all subjects, in extracurricular activities, and the activities of habituation. The results of this study are expected to be useful for educators and education personnel to make innovations in order to improve the quality of learning associated with the formation of students character.Key Words: Islamic primary school, character education, learningAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran di SDIT Insan Sejahtera Kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus tunggal. Data dikumpulkan dengan menggunakan wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan data dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan, implementasi pendidikan karakter di sekolah tersebut dilaksanakan secara terintegrasi dalam semua mata pelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, dan kegiatan pembiasaan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi para pendidik dan tenaga kependidikan untuk melakukan inovasi dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran yang terkait dengan pembentukan karakter siswa.Kata kunci: sekolah dasar Islam, pendidikan karakter, pembelajaran
The Difference of Motivation and Social Science Achievement with the Learning Application of STAD Video Media and STAD non-video Robi’ul Setiawan
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 2, No 2: Juni 2014
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.231 KB)

Abstract

Perbedaan Motivasi dan Hasil Belajar IPS dengan Penerapan Pembelajaran STAD Bermedia Video dan STAD NonvideoAbstract: This study aimed to find: (1) differences in students’ motivation, among the group of stu-dents who are taught using STAD mediated video and non video in eighth grade social studies at SMP Negeri 3 Kare, (2) differences in student learning outcomes, between group of students who are taught using STAD mediated video and nonvideo in eighth grade social studies at SMP Negeri 3 Kare, and (3) the relationship between students ‘motivation with students’ learning outcomes. The use of quasi experiment research. Techniques of data analysis performed by t test. The results showed that: (1) there are significant differences between the motivation to learn the class A (STAD mediated video) with motivation to learn the class B (STAD nonvideo), (2) there are significant dif-ferences between the learning outcomes of class A (STAD mediated video) with the learning outcomes of the class B (STAD nonvideo), and (3) there is no significant relationship between students moti-vation with students learning outcomes.Key Words: learning motivation, learning outcomes, STAD mediated video Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan motivasi belajar siswa antara ke-lompok siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran STAD bermedia video dan STAD non video, (2) perbedaan hasil belajar siswa, antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran STAD bermedia video dan STAD nonvideo, dan (3) hubungan antara motivasi belajar siswa dengan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen. Teknik analisis data dilakukan dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan yang signifikan antara motivasi belajar kelas A (STAD bermedia video) dengan motivasi belajar kelas B (STAD non-video), (2) terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelas A (STAD bermedia video) dengan hasil belajar kelas B (STAD nonvideo), (3) tidak terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi belajar siswa dengan hasil belajar siswa.Kata kunci: Motivasi belajar, hasil belajar, STAD bermedia video
Strategies of Successful English Language Learners among Private School Students Stella Ang; Mohamed Amin Embi; Melor Md. Yunus
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 5, No 2: June 2017
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.139 KB) | DOI: 10.17977/um030v5i22017p047

Abstract

Abstract: In general, language learners depict different ability and grasp of learning the language. Due to the fact that individual learns differently, researchers are interested to study how English language learners learn the language successfully. This study is designed to identify the area of language learning strategies that were employed by ten successful English Language Learners of Form Five from a private secondary school in Kuching, Sarawak. The strategies used by these learners help promote and boost the use of strategies among poor language learners. Using a purposive sampling procedure, a group comprising of ten successful language learners of a private school in Kuching, Sarawak participated in the study. The findings indicated that successful language learners are high frequency users of language learning strategies. The findings revealed that metacognitive strategies are among the highest frequently used strategies, followed correspondingly by social, cognitive, compensation, affective and memory strategies found as the least used strategies among successful language learners. The total means of each category showed that metacognitive strategies (Mean=4.466) are among the most frequently used strategies, followed respectively by social (Mean=4.217), cognitive (Mean=4.036), compensation (Mean=3.450), affective (Mean=3.233) and memory strategies (Mean=2.867) found as the least used strategies among successful language learners. Interestingly, the study acknowledged that successful language learners employed more indirect strategies paralleled to direct strategies. The findings have significant implications for research on language learning strategies concerning successful language learners and teacher planning to cater the needs of diverse learners in English Language and improve the field of language teaching.Key Words: language learning strategies, successful language learners, english as a second language Abstrak: Secara umum, pebelajar bahasa menggambarkan kemampuan dan pemahaman pembelajaran bahasa yang berbeda. Karena pada kenyataannya individu memiliki cara belajar yang berbeda, peneliti tertarik untuk mempelajari bagaimana pebelajar Bahasa Inggris belajar bahasa dengan sukses. Penelitian ini dirancang untuk mengidentifikasi area strategi pembelajaran bahasa yang digunakan oleh sepuluh pebelajar Bahasa Inggris yang berhasil di lima sekolah menengah swasta di Kuching, Sarawak. Strategi yang digunakan oleh pebelajar ini membantu untuk mempromosikan dan meningkatkan penggunaan strategi di antara pebelajar dengan Bahasa yang dianggap kurang. Dengan menggunakan prosedur purposive sampling, sekelompok yang terdiri dari sepuluh pebelajar bahasa yang berhasil belajar di sebuah sekolah swasta di Kuching, Sarawak berpartisipasi dalam penelitian ini. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pebelajar bahasa yang berhasil adalah pebelajar yang menggunakan strategi pembelajaran bahasa frekuensi tinggi. Temuan tersebut mengungkapkan bahwa strategi metakognitif adalah strategi yang paling sering digunakan, diikuti oleh strategi sosial, kognitif, kompensasi, afektif dan memori yang ditemukan sebagai strategi yang paling sedikit digunakan di antara pelajar bahasa yang berhasil. Total mean dari masing-masing kategori menunjukkan bahwa strategi metakognitif (Mean = 4.466) adalah salah satu strategi yang paling sering digunakan, diikuti masing-masing oleh sosial (Mean = 4,217), kognitif (Mean = 4,036), kompensasi (Mean = 3,450), afektif (Mean = 3.233) dan strategi memori (Mean = 2.867) ditemukan sebagai strategi yang paling sedikit digunakan di antara pebelajar bahasa yang berhasil. Menariknya, penelitian ini mengakui bahwa pebelajar bahasa yang sukses menggunakan lebih banyak strategi tidak langsung yang sejalan dengan strategi langsung. Temuan ini memiliki implikasi yang signifikan terhadap penelitian tentang strategi pembelajaran bahasa mengenai pebelajar bahasa yang berhasil dan perencanaan guru untuk memenuhi kebutuhan pebelajar yang beragam dalam Bahasa Inggris dan memperbaiki bidang pengajaran bahasa.Kata kunci: strategi belajar bahasa, pebelajar bahasa yang sukses, ahasa inggris sebagai bahasa kedua
The Community Empowerment Through Social and Educational Institutions Bayu Adi Laksono
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 6, No 3: September 2018
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.536 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to explore the role of social and educational institutions in Bajulmati in the process of community empowerment. This research uses a qualitative approach. The informants in this study consisted of government institutions, empowerment activists from social and educational institutions, and the surrounding community. The results of the study show the role of social and educational institutions in empowering Bajulmati people. Communities are empowered through the utilization of natural and human resources, to always be optimistic and independent, and empowered through school education institutions aimed at increasing competitiveness, education outside the school system to maintain the culture and noble values of Bajulmati people.Key Words: community empowerment, education, economy, social Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah menggali peran lembaga sosial dan pendidikan di Bajulmati dalam proses pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini terdiri dari institusi pemerintahan, pegiat pemberdayaan dari lembaga sosial dan pendidikan, serta masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan peran lembaga sosial dan pendidikan dalam memberdayakan masyarakat Bajulmati. Masyarakat diberdayakan melalui pemanfaatan potensi alam maupun sumber daya manusia, untuk selalu bersikap optimis dan mandiri, serta diberdayakan melalui institusi pendidikan pendidikan persekolahan bertujuan untuk meningkatkan daya saing, pendidikan di luar sistem persekolahan untuk menjaga budaya dan nilai-nilai luhur masyarakat Bajulmati.Kata kunci: pemberdayaan masyarakat, pendidikan, ekonomi, sosial
The Influence of Lifestyle, Learning Intensity, and Learning Outcome of Economic on Students’ Consumption Rationality Rustam AR. Selang; Wahjoedi Wahjoedi; Hari Wahyono
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 3, No 2: Juni 2015
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Gaya Hidup, Intensitas Belajar dan Hasil Belajar Ekonomi Terhadap Rasionalitas Konsumsi SiswaAbstract: This study is aimed to examine the effect of lifestyle and intensity of economics learning towards student’s consumption rationality mediated with learning outcomes. This study population is  in class X of all High School in Ternate with sampling techniques of Multi Stage Random Sampling. Data analysis technique used is traditional path analysis model adopted from Causal Steps by Baron and Kenny. Findings show that (1) lifestyle have significant negative effect on the student’s consumption rationality , (2) the intensity of the economic have study significant effect on student’s consumption rationality, (3) lifestyle of student’s life have a significant negative effect on student learning outcomes, (4) the intensity of economic learning have significant effect on learning outcomes of economics student, (5) economics learning have significant effect on student’s consumption rationality, (6) the lifestyle of students have significant negative effect on consumption rationality through the learning outcomes of economics, (7) the intensity of economics learning significantly influence the consumption rationality through economics learning outcomes.Key Words: lifestyle, intensity of economic learning, economics learning outcomes, consumption rationalityAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh gaya hidup dan intensitas belajar ekonomi terhadap rasionalitas berkonsumsi siswa yang dimediasi oleh hasil belajar. Populasi penelitian ini  siswa kelas X di SMA Negeri Se-Kota Ternate dengan teknik sampling Multy Stage Ramdom Sampling. Adapun teknik analisis data mengggunakan analisis jalur mengadopsi model Causal Steps dari Baron dan Kenny. Temuan penelitian menunjukkan bahwa (1) gaya hidup berpengaruh negatif dan signifikan terhadap rasionalitas berkonsumsi siswa, (2) intensitas belajar ekonomi berpengaruh signifikan terhadap rasionalitas berkonsumsi siswa, (3) gaya hidup siswa berpengaruh negatif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa, (4) intensitas belajar ekonomi berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar ekonomi siswa, (5) hasil belajar ekonomi berpengaruh signifikan terhadap rasionalitas berkonsumsi siswa, (6) gaya hidup siswa berpengaruh negatif dan signifikan terhadap rasionalitas berkonsumsi melalui hasil belajar ekonomi, (7) intensitas belajar ekonomi berpengaruh signifikan terhadap rasionalitas berkonsumsi melalui hasil belajar ekonomi.Kata kunci: gaya hidup, intensitas belajar ekonomi, hasil belajar ekonomi, rasionalitas berkonsumsi
Peningkatan Academic Engagement Siswa melalui Penerapan Model Problem Based Learning di Madrasah Tsanawiyah Alimul Muniroh; I Nyoman Sudana Degeng; Imanuel Hitipeuw; Nur Hidayah
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 4, No 1: Maret 2016
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.537 KB)

Abstract

Abstract: This study was conducted to determine the improvement of students' academic engagement through the implementation of problem based-learning model in the madrasah. This study used single subject design with multiple baseline across subjects. The subjects served as intervention targets as well as the control participant. There are four students as participants. They were chosen based on both the result of subject identification through instruments of Academic Engagement Scale for Grade School Students (AES-GS) and the result of observation to students with the lowest grades. The results of the graph analysis showed the decreased behavior in baseline phase but increased in the intervention phase.Key Words: academic engagement, problem based learning, Madrasah Tsanawiyah Abstrak: Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui peningkatan academic engagement siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) di madrasah. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen subjek tunggal dengan desain multiple baseline across subject. Subjek penelitian yang diintervensi sekaligus sebagai control participant. Jumlah subjek penelitian sebanyak empat siswa. Subjek penelitian dipilih berdasarkan hasil identifikasi subjek melalui instrumen academic engagement scale for grade school students (AES-GS) dengan perolehan hasil nilai paling rendah dan hasil observasi terhadap siswa yang menunjukkan nilai stabil rendah. Hasil analisis grafik pada kondisi baseline menunjukkan perilaku academic engagement stabil rendah, namun pada kondisi intervensi perilaku academic engagement meningkat.  Kata kunci: academic engagement,  problem based learning, Madrasah Tsanawiyah
A Profile of Exemplary Teachers of English for Young Learners at The Elementary School Rahmad Husein
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 2, No 4: Desember 2014
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.046 KB)

Abstract

Abstract: This study portrayed a profile of exemplary EYL teachers’ competence indicators of pedagogical and professional implementation and personal and social manifestation. The research involved seven subjects. The data were collected through interviews, observations, field-notes and documentary studies and they were analyzed by a snowballing procedure. The study found out that the subjects performed professional competences which classified them as exemplary EYL teachers at the elementary school. The findings also revealed that professional development along with personal and social competences contributed much to the teachers’ pedagogical competences. Key Words: competence, teacher’s competences, english for young learners (EYL), EYL teacher, elementary school Abstrak: Penelitian ini menggambarkan indikator kompetensi contoh profil guru EYL dalam implementasi pedagogis dan profesional dan perwujudan secara pribadi dan sosial. Penelitian ini melibatkan tujuh subjek. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, catatan lapangan dan studi dokumentasi. Data kemudian dianalisis dengan metode snowballing. Studi ini menemukan bahwa subjek melakukan kompetensi profesional yang diklasifikasikan sebagai guru EYL di sekolah dasar yang perlu dicontoh. Temuan juga mengungkapkan bahwa pengembangan profesional bersama dengan kompetensi pribadi dan sosial menyumbang banyak untuk kompetensi pedagogis guru.Kata kunci: kompetensi, kompetensi guru, bahasa Inggris untuk pemula (EYL), guru EYL, SD

Page 5 of 30 | Total Record : 294