cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Humaniora
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pendidikan Humaniora (JPH) terbit 4 (empat) kali setahun pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember, berisi artikel-artikel tentang pendidikan humaniora baik ditulis dalam bahasa Indonesia maupun asing. Artikel yang dimuat berupa hasil penelitian dan hasil pemikiran. Jurnal Pendidikan Humaniora (JPH) diterbitkan oleh Pascasarjana Universitas Negeri Malang dengan Nomor ISSN 2338-8110.
Arjuna Subject : -
Articles 294 Documents
Using Speed Reading and Extensive Reading Activities to Improve Students’ Reading Fluency Sri Wardani
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 2, No 3: September 2014
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86 KB)

Abstract

Abstract: This study examines the implementation of Speed Reading and Extensive Reading activities to improve students’ reading fluency of students. Using a Classroom Action Research, Speed Reading and Extensive Reading activities was applied in 2 cycles with 2 x 45 minutes per week. Speed Reading and Extensive Reading activities were taught using three phase techniques: Pre-Reading, Whilst-Reading, and Post-Reading. Speed Reading was implemented through some techniques including scanning, skimming, and repeated reading. Meanwhile, Extensive Reading was applied by asking students to read a text at home. Assessment was conducted by giving a reading fluency test after each cycle to check the students’ progress. The other data: observation checklist, field notes, and questionnaire were utilized to complete the study. The result of the study indicated that Speed Reading and Extensive Reading activities benefited students by making them aware of using certain strategy to understand the meaning of text quickly. In the end of cycle 2, it was found that most of the students were successful to become fluent readers. In addition, students’ confidence increased and Speed Reading and Extensive Reading encouraged a positive attitude towards reading fluency.Key Words: speed reading, extensive reading, reading fluency Abstrak: Tujuan penelitian menginvestigasi penggunaan kegiatan Speed Reading dan Extensive Reading untuk meningkatkan kelancaran membaca siswa. Speed Reading dan Extensive Reading dilaksanakan dalam penelitian tindakan kelas terdiri 2 siklus dengan jangka waktu 2x45 menit per minggu. Speed Reading dan Extensive Reading diajarkan dengan teknik tiga tahap: pre-reading, whilst reading dan post-reading. Speed Reading dilaksanakan melalui beberapa teknik adalah scanning, skimming dan membaca berulang. Extensive Reading diaplikasikan dengan meminta siswa membaca sebuah teks di rumah. Penilaian dengan memberikan tes kelancaran membaca setelah masing-masing siklus selesai dilaksanakan untuk memeriksa perkembangan siswa. Data lain didapat dari: observasi, catatan lapangan, dan kuisioner untuk melengkapi hasil data utama. Hasil penelitian menunjukkan Speed Reading dan Extensive Reading bermanfaat bagi siswa untuk memahami arti teks dengan cepat. Pada akhir siklus 2 sebagian besar siswa berhasil menjadi pembaca lancar, kepercayaan diri siswa meningkat, dan penggunaan Speed Reading dan Extensive Reading memberi dampak positif terhadap perilaku siswa dalam kegiatan membaca lancar.Kata kunci: speed reading, extensive reading, membaca lancar
The Impact of Learning Strategy and Cognitive Style on Learning Achievement of Nursing Process Application on Nursing Clinic Instruction Atti Yudiernawati; Punaji Setyosari; I Nyoman S. Degeng; A. Rudianto
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 3, No 1: Maret 2015
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.978 KB)

Abstract

Pengaruh Strategi Pembelajaran dan Gaya Kognitif terhadap Prestasi Belajar Aplikasi Proses Keperawatan pada Pembelajaran Klinik KeperawatanAbstract: The main purpose of this study were to examine The effect of learning  Strategy (Problem Based Learning vs Direct Instruction ) and Cognitive Style on Nursing Process Application Learning Achievement of Nursing Clinical Study. This study used quasi experiment and data collected using test, the findings of the study were : (1). There is a difference in learning achievement between the students who were taught by using PBL strategy and who were taught using direct instruction, (2). There is a different achievement in students with different cognitive style, and (3) There is no interaction between learning strategy and students’ cognitive  styles toward learning achievement.Key Words: learning  strategy,  problem based learning , direct instruction, cognitive style, learning achievementAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran (problem based learning vs direct instruction) dan gaya kognitif terhadap prestasi belajar aplikasi proses keperawatan pada pembelajaran klinik. Dengan rancangan penelitian eksperimen semu pada subyek mahasiswa Jurusan  Keperawatan Malang, melalui teknik pengumpulan data berupa tes  untuk gaya kognitif dan performance assessment untuk prestasi belajar,  hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan prestasi  belajar antara kelompok mahasiswa yang diajarkan dengan strategi PBL  dan pembelajaran langsung.  (2) terdapat perbedaan prestasi belajar pada mahasiswa dengan gaya kognitif yang berbeda, dan (3)  tidak terdapat interaksi  penggunaan strategi pembelajaran dan gaya belajar mahasiswa terhadap prestasi  belajar pebelajaran. Kata kunci: strategi pembelajaran,  problem based learning (PBL),  direct instruction, gaya kognitif, prestasi belajar
Hubungan Gaya kepemimpinan Transformasional, Komitmen Organisasional dengan Kinerja Pustakawan Setiawan Setiawan; Kifayah Amar
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 4, No 1: Maret 2016
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.509 KB)

Abstract

Abstract: The aims of this study are (1) to examine the relationship of transformational leadership style and organizational commitment. (2) to examine the relationship of transformational leadership style and the performance of librarians at the library of State University of Malang. (3) to examine the relationship of organizational commitment to the performance of librarians at the library of State University of Malang. This is a quantitative research with correlation research design and ex post facto method approach. Variable in this study consists of independent variables (X1) which is Transformational leadership style, (X2) which is Organizational Commitment and dependent variable (Y) which is the librarian performance. The data collection method uses questionnaires, observation and documentation. The research instrument is tested on its validity and reliability. The method of data analysis is multiple regressions. The results of the research reveal that (1) there is correlation or a positive and significant relationship between Transformational Leadership Style and Organizational Commitment in the Library of the State University of Malang. (2) there is a significant relationship between Transformational Leadership Style with Librarian Performance at the library of State University of Malang. (3) there is a significant relationship of Organizational Commitment to the librarian Performance at the library of State University of Malang.Key Words: transformational leadership style, organizational commitment, librarian performance Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah. (1) Untuk mengetahui hubungan  antara gaya kepemimpinan transformasional dengan komitmen organisasional.(2) Untuk mengetahui hubungan antara gaya kepemimpinan transformasional dengan kinerja pustakawan di Perpustakaan Universitas Negeri Malang. (3). Untuk mengetahui hubungan antara komitmen organisasional dengan kinerja pustakawan di perpustakaan universitas Negeri Malang. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian korelasional dengan pendekatan metode ex post facto”.Variable dalam penelitian ini terdiri dari variable bebas (X1) yaitu Gaya kepemimpinan Transformational. (X2) Komitmen Organisasional. Dan variable terikat (Y) yaitu Kinerja Pustakawan.Metode Pengumpulan data dengan kuisioner, observasi dan dokumentasi.Pengujian instrumen penelitian dengan validitas, reabilitas.Metode analisa data dengan Analisis regresi berganda. Hasil Penelitian yaitu (1).Terdapat korelasi atau hubungan positif dan signifikan antara Gaya Kepemimpinan Transformasional dengan Komitmen Organisational di Perpustakaan Universitas Negeri Malang.(2)Terdapat hubungan yang signifikan antara Gaya Kepemimpinan Transformational dengan Kinerja Pustakawan di Perpustakaan Universitas Negeri Malang. (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara Komitmen Organisational dengan Kinerja Pustakawan di Perpustakaan Universitas Negeri Malang.Kata Kunci : gaya kepemimpinan transformasional, komitmen organisasional, kinerja pustakawan
Bentuk Hegemoni Kekuasaan dalam Tuturan ‘Jokowi’ M. Imron Abadi; Nurhadi Nurhadi; Imam Agus Basuki
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 4, No 4: Desember 2016
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.768 KB)

Abstract

Abstract: Critical discourse analysis sees language as an important factor is how the use of language to see the power imbalance that occurs in society. Based on this it can be said that basically discourse become an inseparable part of the process and mechanisms of power. The objectives of this study were: (1) determine the form of the discourse of power in Jokowi speech, (2) determine the function of the discourse of power in a speech Jokowi, and (3) know the power of discourse strategies in speech Jokowi. This study uses content analysis approach to be based on the theory of critical discourse analysis Norman Fairclough, which focuses on how the language becomes a means of achieving power.Key Words: critical discourse, power, shape the discourse of power, discourse function of power, discourse strategies of powerAbstrak: Analisis wacana kritis mencermati bahasa sebagai faktor yang penting yaitu bagaimana penggunaan bahasa untuk melihat ketimpangan kekuasaan yang terjadi dalam masyarakat. Berdasarkan hal tersebut dinyatakan bahwa pada dasarnya wacana menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari proses dan mekanisme kekuasaan.Adapun tujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan bentuk wacana kekuasaan dalam tuturan Jokowi, (2) mendeskripsikan fungsi wacana kekuasaan dalam tuturan Jokowi, dan (3) mendeskripsikan strategi wacana kekuasaan dalam tuturan Jokowi. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis isi dengan berpatokan pada teori analisis wacana kritis Norman Fairclough yang menitikberatkan pada bagaimana bahasa itu menjadi alat pencapaian sebuah kekuasaan.Kata Kunci: wacana kritis, wacana kekuasaan, fungsi wacana kekuasaan, strategi wacana kekuasaan
Warga Negara dan Ekologi: Studi Kasus Pengembangan Warga Negara Peduli Lingkungan Dalam Komunitas Bandung Berkebun Wibowo Heru Prasetiyo; Dasim Budimansyah
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 4, No 4: Desember 2016
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.872 KB)

Abstract

Abstract: This research aims to describe of the development concerns of citizens towards the environment in Bandung Gardening community who has run a series of pro-environment program. The research method uses a qualitative approach with case study method. The informants are Bandung Berkebun’s members and data collection techniques such as interviews, observation, and study the document. The results show that the Bandung Berkebun community with programs such as urban farming, urban farming school, street urban farming and urban campus has succeeded in intensifying agriculture farming town (urban agriculture) as an environmentally conscious lifestyle in Bandung. The success from the standpoint of Citizenship/Civic Education (PKn) is a development virtue of citizens (civic virtue), which became the estuary of learning objectives Civics. The virtue citizen like as participation in environmental conservation is achieved by development of knowledge, skills, ethics, and participation in the environmental field.Key Words: citizens, urban farming, urban farming school, campus urban farming, bandung berkebunAbstrak: Penelitian ini bertujuan memberi gambaran tentang pengembangan kepedulian warga negara terhadap lingkungan dalam komunitas Bandung Berkebun yang telah menjalankan serangkaian program pro lingkungan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan penelitian yaitu anggota komunitas Bandung Berkebun dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas Bandung Berkebun dengan program-program seperti urban farming, school urban farming, street urban farming, dan campus urban farming telah berhasil memasyarakatkan pertanian kota (urban agriculture) sebagai gaya hidup peduli lingkungan di Kota Bandung. Keberhasilan tersebut dari sudut pandang Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) merupakan pengembangan kebajikan warga negara (civic virtue) yang menjadi muara dari tujuan pembelajaran PKn. Kebajikan warga negara dalam bentuk partisipasi pelestarian lingkungan dicapai berkat pengembangan pengetahuan, keterampilan, etika, dan partisipasi di bidang lingkungan. Kata kunci: warga negara, urban farming, school urban farming, campus urban farming, bandung berkebun
The Immediacy Act in Learning at Elementary School Ahsan R Junaidi
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 2, No 2: Juni 2014
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.722 KB)

Abstract

Tindak Immediacy Guru dalam Pembelajaran di Sekolah DasarAbstract: The focus of this research is; (1) how the manifestation of acts of immediacy in the elementary school teachers in the context of improving the emotional involvement of students in various learning situations; (2) how the motif acts teacher immediacy in learning in elementary school. This study used a qualitative approach to the study follows the tradition of phenomenology. The collection of data through observation and in-depth interviews. Sources of research data are five teachers and twelve students. Qualitative data analysis refers to the four stages of data analysis in interpretative phenomenological analysis. This study found that teacher immediacy in the elementary acts manifested in five acts, namely (1) to give the award, (2) a touch, (3) help students, (4) friendly posture and (5) physical proximity. Making of teachers to follow immediacy motives goal is to create a positive emotional climate in learning. Positive emotional climate is characterized by the understanding between teachers and students, the feeling of comfortable to the students and the emotional ties between students and teachers. Teacher beliefs about the profession and the professional experience of teachers is a cause that encourages teachers motive to commit immediacy. Key Words: teacher immediacy, learning, elementary school Abstrak: Fokus penelitian ini adalah: (1) bagaimana manifestasi tindak immediacy guru di sekolah dasar dalam konteks meningkatkan keterlibatan emosional siswa dalam berbagai situasi pembelajaran; (2) bagaimana motif tindak immediacy guru dalam pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengikuti tradisi penelitian phenomenology. Pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam. Sumber data penelitian adalah lima orang guru dan dua belas siswa. Analisis data kualitatif merujuk pada empat tahap analisis data pada interpretative phenomenological analysis. Penelitian ini menemukan bahwa tindak immediacy guru di SD dimanifes-tasikan dalam lima tindakan, yaitu (1) memberi penghargaan, (2) memberi sentuhan, (3) membantu siswa, (4) sikap tubuh ramah dan (5) kedekatan fisik. Pemaknaan guru terhadap motif tujuan tindak immediacy adalah menciptakan iklim emosional positif dalam pembelajaran. Iklim emosional positif ditandai adanya kesepahaman antara guru dan siswa, adanya perasaan nyaman pada siswa dan adanya ikatan emosi antara siswa dan guru. Keyakinan guru tentang profesinya dan pengalaman profesio-nal guru merupakan motif penyebab yang mendorong guru melakukan tindak immediacy.Kata kunci: immediacy guru, pembelajaran, sekolah dasar
EFL STUDENTS’ PREFERENCES FOR ORAL CORRECTIVE FEEDBACK IN SPEAKING INSTRUCTION Ardhi Eka Fadilah; Mirjam Anugerahwati; Johannes A. Prayogo
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 5, No 2: June 2017
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.629 KB) | DOI: 10.17977/um030v5i22017p076

Abstract

Abstract: This study investigates Indonesian EFL learners’ corrective feedback preferences including the timing, types of error, strategies of corrective feedback, and providers of error correction; and the relationship between foreign language anxiety and preferences for corrective feedback among students. Two hundred fifty seven EFL English department undergraduate students from two different course grades participated in the survey. The data were collected through questionnaire as the main data and interview as the supplementary data. The students’ were assigned to either a low anxiety group or a high anxiety group. The results showed that both sophomore students and freshman students agreed that student errors should be treated; freshman students and sophomore students had significantly similar opinions about perception, types, strategies, and providers of error correction.Key Words: students’ preference, corrective feedback, speaking instructionAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pilihan siswa terhadap umpan balik korektif yang termasuk waktu umpan balik korektif, tipe kesalahan umpan balik korektif, strategi umpan balik korektif, dan pemberi umpan balik korektif. Dua ratus lima puluh tujuh mahasiswa Bahasa Inggris dari dua tahun kelas yang berbeda ikut serta dalam penelitian berbentuk survey. Data kuantitatif diperoleh menggunakan kuesioner sebagai data utama dan interview sebagai data tambahan. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa kedua tingkat kelas siswa baik dari mahasiswa baru dan juga mahasiswa tahun kedua memiliki persamaan penilaian terhadap umpan balik korektif, mereka setuju bahwa kekeliruan segera dikoreksi; mahasiswa baru dan mahasiswa tahun kedua memberikan persamaan penilaian yang signifikan tentang persepsi, tipe, strategi, dan juga pemberi umpan balik korektif.Kata kunci: pilihan siswa, umpan balik korektif, instruksi berbicara
Teachers’ Beliefs about Communicative Language Teaching (CLT) and the Implementation in Classroom Practices Trifita Setyaningrum
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 6, No 4: December 2018
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.723 KB)

Abstract

Abstract: This study aims at investigating the match between beliefs and classroom practices about communicative language teaching (CLT). Survey design through questionnaire for professional teachers of English and guided interviews is employed in this study. The 25 questionnaire items revealed the teachers’ belief about CLT and the classroom practices based on its characteristics, i.e.: overall goals, relationship of form and function, fluency-accuracy, focus on real-world contexts, autonomy and strategic involvement, teacher roles, and student roles. The data were gathered, reduced, grouped, and verified. The results showed that the highest discrepancy is on the aspect of fluency-accuracy.Key Words: teacher’s belief, communicative language teaching, classroom practicesAbstrak: Penelitian ini menganalisa kesesuaian antara kepercayaan terhadap pembelajaran komunikatif (CLT) dan penerapannya. Data diperoleh melalui survei dengan kuesioner yang ditujukan kepada guru Bahasa Inggris profesional dan interview sebagai konfirmasi. 25 pernyataan kuesioner menunjukkan kepercayaan guru terhadap pembelajaran komunikatif dan penerapannya di dalam proses pembelajaran. Kuesioner ini disusun berdasarkan 7 karakteristik pembelajaran komunikatif: tujuan menyeluruh, hubungan bentuk dan fungsi Bahasa, ketepatan dan kelancaran, penerapan di dunia nyata, keterlibatan dan strategi belajar individu, peran guru, dan peran siswa. Data yang terkumpul dikelompokkan dan dicocokkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketidaksesuaian penerapan prinsip CLT dalam proses pembelajaran terutama dalam aspek ketepatan dan kelancaran.Kata kunci: keyakinan guru, pembelajaran komunikatif, praktik kelas
The Leadership of A Buddhist Monk to Improve Education Quality Soulikhone Simmavong; M. Huda A.Y; Imron Arifin
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 3, No 3: September 2015
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.308 KB)

Abstract

Kepemimpinan Biksu Dalam Peningkatan Mutu PendidikanAbstract: The main objective of this research is to know about Monk’s leadership in educational quality improvement in a college. There are (1) educational system that led by Monk; (2) Monk’s leadership in educational quality improvement; (3) Monk’s strategy in educational quality development. Research results about educational system that led by Monk there are (1) aspect of vision and mission; (2) aspect of real educational system. In Monk’s leadership in educational quality improvement there are (1) Monk as ecclesiastic; (2) Monk as lecturer. As well as in Monk’s strategy in educational quality development there are (1) strategy in academic sector; (2) strategy in non academic sector; (3) strategy in finance and (4) strategy in work field.Key Words: Monk’s leadership, Educational quality Abstrak: Tujuan penelitian adalah untuk memberikan mengetahui kepemimpinan Biksu dalam peningkatan mutu pendidikan di perguruan tinggi. (1) sistem pendidikan yang Biksu pimpinan; (2) kepemimpinan biksu dalam mengembangkan mutu pendidikan; (3) strategi biksu dalam mengembangkan mutu pendidikan. Penelitian dirancang menggunakan rancangan studi kasus. Peneliti sebagai instrumen kunci dalam pengumpulan data dari informan utama agar menghasilkan data akurat. Kehadiran peneliti adalah sebagai pengamat sejak awal hingga akhir. Penelitian menemukan sistem pendidikan yang dipimpin biksu meliputi aspek: (1) visi dan misi; dan (2) hakekat sistem pendidikan. Kepemimpinan biksu dalam mengembangkan mutu pendidikan adalah (1) biksu sebagai rohaniwan; dan (2) biksu sebagai pendidik. Strategi biksu dalam mengembangkan mutu pendidikan dengan: (1) strategi di bidang akademik; (2) strategi di bidang non akademik; (3) strategi pendanaan; dan (4) strategi lapangan pekerjaan.Kata kunci: Kepemimpinan biksu, Mutu pendidikan
Pengembangan Perangkat Asesmen Autentik Keterampilan Menulis Kelas VII dalam Implementasi Kurikulum 2013 Kasmadi Kasmadi; Titik Harsiati; Nurhadi Nurhadi
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 4, No 2: Juni 2016
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.321 KB)

Abstract

Abstract: This research aims to develop the authentic assessment of writing skills class VII in the implementation of Curriculum 2013, which includes a Free Assessment Task Authentic Authentic Writing and Writing. The method used is a model Reflective, Recursive Desaign and Development (R2D2) and Authentic Assessment model of O’Malley and Pierce with three main stages, namely: (1) pre-development stage, (2) development, and (3) test product. The result, in general, Authentic Assessment Guide Writing and Writing Task Autentik very worthy and ready for use. Results of the assessment experts and practitioners represents an average of 88.67%. Results of the assessment experts and practitioners to Task Authentic Writing Text Reports Observations, showed an average 89.33%, Authentic Writing Task 89.61% Description Text, Text Writing Task Authentic Exposition 91.16%, Authentic Writing Task explanatory text 91, 27%, and Tasks Text Authentic Writing Short Stories 91.16%.Key Words: assessment instrument, text, writtingAbstrak: Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat asesmen autentik keterampilan menulis kelas VII dalam implementasi Kurikulum 2013, yang mencakup Panduan Asesmen Autentik Menulis dan Tugas Autentik Menulis. Metode yang digunakan adalah model Reflective, Recursive Desaign and Development (R2D2) dan model Asesmen Autentik O’Malley & Pierce dengan tiga tahap pokok, yakni: (1) tahap pra-pengembangan, (2) pengembangan, dan (3) uji produk. Produk penelitian ini berupa panduan asesmen autentik menulis dan tugas autentik menulis yang sangat layak dan siap digunakan. Hasil penilaian ahli dan praktisi terhadap semua produk menunjukkan rata-rata 88,67%. Hasil penilaian ahli dan praktisi terhadap tugas autentik menulis teks laporan hasil observasi, menunjukkan rata-rata 89,33%, tugas autentik menulis teks deskripsi 89,61%, tugas autentik menulis teks eksposisi 91,16%, tugas autentik menulis teks eksplanasi 91,27%, dan tugas autentik menulis teks cerita pendek 91,16%.Kata kunci: perangkat asesmen, teks, menulis

Page 3 of 30 | Total Record : 294