cover
Contact Name
Samuel Haris Purba
Contact Email
lembagapenerbitpenelitianmulti@gmail.com
Phone
+6282280995877
Journal Mail Official
lembagapenerbitpenelitianmulti@gmail.com
Editorial Address
Jln. Kakak Tua No. 17 Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara
ISSN : -     EISSN : 31248918     DOI : https://doi.org/10.67096/medis
Core Subject :
Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara (E-ISSN: 3124-8918) adalah jurnal ilmiah peer-review dan open access yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner, yang didedikasikan sebagai wadah akademik untuk publikasi penelitian, kajian ilmiah, serta inovasi dalam bidang kesehatan dan ilmu kedokteran. Sebagai jurnal yang berfokus pada perkembangan ilmu kesehatan dan medis, Medis menyediakan platform bagi para akademisi, peneliti, tenaga kesehatan, dan praktisi medis untuk mempublikasikan hasil penelitian, gagasan ilmiah, serta analisis kritis yang berkontribusi pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di tingkat lokal, nasional, maupun global. Ruang lingkup jurnal ini mencakup berbagai topik dalam bidang kesehatan dan medis, antara lain kesehatan masyarakat, keperawatan, kebidanan, farmasi, gizi kesehatan, epidemiologi, manajemen pelayanan kesehatan, teknologi kesehatan, serta berbagai inovasi dalam praktik medis dan layanan kesehatan. Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara diterbitkan secara berkala empat kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember, sebagai komitmen dalam mendukung diseminasi hasil penelitian kesehatan yang berkualitas dan berdampak bagi pengembangan ilmu medis serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 29 Documents
Edukasi Bahaya Malaria pada Ibu Hamil di Desa Bomaki Kabupaten Kepulauan Tanimbar Tahun 2026 Kristiova Masnita Saragih; Sony Bernike Magdalena Sitorus
Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara Vol. 1 No. 2 (2026): Juni: Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/medis.v1i2.284

Abstract

Mitra dalam program pengabdian kepada masyarakat ini adalah Desa Bomaki dengan tujuan memberikan edukasi kesehatan kepada ibu hamil mengenai bahaya malaria. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh laporan Dinas Kesehatan Maluku yang menunjukkan bahwa angka kejadian malaria berkisar antara 10–15 kasus per 1.000 penduduk di beberapa wilayah terpencil, termasuk Desa Bomaki. Tingginya angka kejadian tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain sanitasi lingkungan dan akses air bersih yang belum memadai, keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan dan tenaga medis, serta rendahnya pengetahuan masyarakat, khususnya ibu hamil, mengenai bahaya malaria selama kehamilan. Solusi yang ditawarkan adalah peningkatan pengetahuan melalui program edukasi kesehatan tentang bahaya malaria pada ibu hamil serta evaluasi efektivitas program yang dilaksanakan. Luaran yang ditargetkan meliputi peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya pencegahan dan penanganan malaria, perubahan perilaku dalam menjaga kebersihan diri dan lingkungan, peningkatan kesadaran untuk segera mengakses fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami kondisi berisiko selama kehamilan, serta publikasi artikel pada jurnal pengabdian kepada masyarakat yang terakreditasi. Untuk mencapai tujuan tersebut, tim pengabdian menerapkan strategi pelaksanaan secara bertahap yang diawali dengan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal peserta, dilanjutkan dengan penyampaian materi edukasi melalui metode ceramah dan diskusi, serta diakhiri dengan evaluasi pengetahuan untuk menilai efektivitas program yang telah dilaksanakan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN PERAWAT DENGAN KETEPATAN PENATALAKSANAAN TRIASE CTAS PADA KEGAWATDARURATAN PREHOSPITAL DI ROSMEDIKA EVENT TAHUN 2025 Sarah Fauziyah; Nurul Aini Shifa; Emi Yuliza
Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara Vol. 1 No. 2 (2026): Juni: Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/medis.v1i2.310

Abstract

Gawat Darurat merupakan keadaan klinis yang membutuhkan tindakan medis segera untuk penyelamatan nyawa dan pencegahan kecacatan, kegawatdaruratan dapat terjadi dimana saja dan kapan saja. Pelayanan kegawatdaruratan prehospital membutuhkan ketepatan dalam penatalaksanaan triase CTAS. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Keterampilan Perawat Dengan Ketepatan Penatalaksanaan Triase CTAS Pada Kegawatdaruratan Prehospital di Rosmedika Event. Metode penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan Cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah 44 perawat. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 44 responden perawat dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan instrument penelitian berupa kuesioner dan lembar observasi. Analisis data menggunakan metode Chi Square. Berdasarkan hasil penelitian yang di tunjukkan dari uji statistik adanya hubungan pengetahuan terhadap ketepatan penatalaksanaan triase CTAS pada kegawatdaruratan prehospital di Rosmedika Event, dengan nilai P value = 0,016 dan hubungan keterampilan terhadap ketepatan penatalaksanaan triase CTAS pada kegawatdaruratan prehospital di Rosmedika Event dengan nilai P value = 0,001. Kesimpulan ada hubungan pengetahuan dan keterampilan dengan ketepatan penatalaksanaan triase CTAS pada kegawatdaruratan prehospital di Rosmedika Event. Saran bagi Rosmedika event untuk mengadakan pendidikan atau pelatihan triase dengan sistem CTAS pada pelayanan kegawatdaruratan prehospital untuk meningkatkan pelayanan prehospital.
Molecular Docking and Drug-Likeness Prediction of Flavonoid Compounds as COX-2 Inhibitors: An In Silico Study with Celecoxib Re-Docking Validation Farhan Nur Huda; Nabila Widya Artha Ramadhani; Georgean Hugo Firmando; Matthew Aric Christoper Alecia; Jamie Fransisco Purba; Wahyu Rama Iswara; Mughni Ghatsa Pramudiwiyanto; Noctorio Arry Athallah; Muhammad Adriansyach Ramadhani; Imam Siswanto
Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara Vol. 1 No. 2 (2026): Juni: Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/medis.v1i2.317

Abstract

Long-term use of NSAIDs is associated with gastrointestinal and cardiovascular adverse effects. That persistent problem has pushed a lot of research toward natural molecules that reduce inflammation with fewer adverse effects. Flavonoids have garnered significant attention because many are active and safe, however, the precise mechanism by which flavonoids interact with cyclooxygenase‑2 (COX‑2) has not yet been fully elucidated through molecular docking. We selected six of them, quercetin, kaempferol, apigenin, myricetin, luteolin, and genistein, and docked each into the COX‑2 crystal structure (PDB ID: 3LN1) using UCSF DOCK6. Celecoxib was the reference. The co‑crystallized ligand was re‑docked first; the RMSD came out at 0.774 Å. That sits comfortably below the 2.40  Å acceptance limit, so the protocol was reliable for the rest of the work. Quercetin bound tightest: its Grid Score reached –36.36 kcal/mol, roughly 63.4% of the celecoxib score. Kaempferol (–36.25 kcal/mol) and apigenin (–34.69 kcal/mol) were close behind. Inside the active site, quercetin formed five hydrogen bonds, and additional Pi‑alkyl plus van der Waals contacts kept it firmly in place. When we checked drug‑likeness, all six flavonoids met Lipinski's rule of five except myricetin; its topological polar surface area hit 147.68 Ų, causing a single violation. Blood‑brain barrier penetration was estimated from PSA values. Quercetin, kaempferol, myricetin, and luteolin all have PSA above 90 Ų, so meaningful brain entry is unlikely, precisely what we would consider ideal for a peripheral anti‑inflammatory agent. Apigenin and genistein (PSA 86.99 Ų) sit right at the threshold. Quercetin and kaempferol stand out as the strongest leads for peripheral anti‑inflammatory therapy, and the next logical steps are in vitro COX‑2 inhibition assays followed by preclinical testing.
Efektivitas Edukasi Kesehatan Mental Berbasis Video dan Flyer terhadap Pengetahuan Siswa SMPN 7 Kota Gorontalo Suci Ramadhanyanti Nur; Herlina Jusuf; Ramly Abudi
Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara Vol. 1 No. 3 (2026): September: Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/medis.v1i3.348

Abstract

Perilaku perundungan masih menjadi masalah di lingkungan sekolah dan berkontribusi terhadap gangguan kesehatan mental remaja. Pelaksanaan edukasi kesehatan mental di sekolah umumnya masih didominasi metode ceramah sehingga kurang menarik dan belum optimal dalam meningkatkan pengetahuan siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas edukasi kesehatan mental berbasis media video dan flyer terhadap pengetahuan siswa mengenai perundungan. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Sebanyak 75 siswa kelas VII SMP Negeri 7 Kota Gorontalo dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan Paired Samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 93,99 sebelum intervensi menjadi 112,64 setelah intervensi, dengan perbedaan yang signifikan (p = 0,000). Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi media video dan flyer mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai perundungan melalui penyampaian informasi audiovisual yang diperkuat dengan media cetak yang dapat dipelajari kembali. Dengan demikian, edukasi kesehatan mental berbasis video dan flyer efektif meningkatkan pengetahuan siswa tentang perundungan dan berpotensi menjadi alternatif strategi promosi kesehatan di lingkungan sekolah.
Perbandingan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata L.) Menggunakan Etanol 95% dan Metanol Ayu Wulandari; Akhmad Fathir; Ach. Faruk Alrosyidi
Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara Vol. 1 No. 3 (2026): September: Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/medis.v1i3.357

Abstract

Daun sirsak (Annona muricata L.) mengandung senyawa flavonoid yang berperan sebagai antioksidan, dan jenis pelarut yang digunakan dalam proses ekstraksi memengaruhi jumlah flavonoid yang diperoleh. Penelitian sebelumnya telah membandingkan metanol dengan etanol 70%, namun informasi mengenai efektivitas etanol 95% masih terbatas. Penelitian ini bertujuan membandingkan kadar flavonoid total ekstrak daun sirsak yang diekstraksi menggunakan pelarut etanol 95% dan metanol serta menentukan pelarut yang lebih efektif. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan metode maserasi menggunakan perbandingan bahan dan pelarut 1:10. Penetapan kadar flavonoid total dilakukan menggunakan metode kolorimetri aluminium klorida (AlCl₃) dengan standar kuersetin dan diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol 95% menghasilkan kadar flavonoid total sebesar 37,919 µg/mL, sedangkan ekstrak metanol sebesar 35,838 µg/mL. Rendemen ekstrak etanol 95% (7,12%) juga lebih tinggi dibandingkan metanol (6,82%). Berdasarkan hasil penelitian, etanol 95% lebih efektif dibandingkan metanol dalam mengekstraksi flavonoid total daun sirsak (Annona muricata L.).
Pengaruh Sport Massage terhadap Pengurangan Delayed Onset of Muscle Soreness Otot Quadriceps Pasca Latihan Intensitas Tinggi pada Atlet Futsal Sman 1 Cisaga Firdan Yanuar; Khoiril Anam
Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara Vol. 1 No. 3 (2026): September: Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/medis.v1i3.369

Abstract

Latihan futsal dengan intensitas tinggi berpotensi menimbulkan Delayed Onset of Muscle Soreness (DOMS), khususnya pada otot quadriceps yang berperan dominan dalam aktivitas permainan. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri, kekakuan, dan penurunan performa apabila tidak ditangani dengan metode pemulihan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sport massage terhadap pengurangan DOMS otot quadriceps pasca latihan intensitas tinggi pada atlet futsal SMAN 1 Cisaga. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen terhadap 20 atlet futsal yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol masing-masing 10 orang. Tingkat nyeri diukur menggunakan Visual Analogue Scale (VAS) pada tiga sesi latihan dalam satu minggu. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami penurunan skor nyeri yang signifikan pada seluruh sesi latihan (p < 0,05), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan yang signifikan (p > 0,05). Disimpulkan bahwa sport massage berpengaruh signifikan terhadap pengurangan DOMS dan dapat direkomendasikan sebagai metode pemulihan efektif bagi atlet futsal.
Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Kompres Daun Kubis dengan Bendungan Asi pada Ibu Nifas di Klinik Juliana Dalimunthe Tahun 2026 Ester Pakpahan
Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara Vol. 1 No. 3 (2026): September: Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/medis.v1i3.381

Abstract

Bendungan ASI merupakan salah satu masalah yang sering terjadi pada ibu nifas dan dapat mengganggu proses pemberian ASI. Salah satu metode nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi bendungan ASI adalah kompres daun kubis. Pengetahuan ibu mengenai manfaat dan teknik kompres daun kubis berperan penting dalam upaya pencegahan dan penanganan bendungan ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang kompres daun kubis Dengan bendungan ASI pada ibu nifas di Klinik Juliana Dalimunthe Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas yang mengalami bendungan ASI di Klinik Juliana Dalimunthe Tahun 2026. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 responden, sebanyak 15 responden (50%) memiliki pengetahuan baik, 10 responden (33,3%) memiliki pengetahuan cukup, dan 5 responden (16,7%) memiliki pengetahuan kurang. Sebanyak 18 responden (60%) tidak mengalami bendungan ASI dan 12 responden (40%) mengalami bendungan ASI. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,002 (p ≤ 0,05), sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang kompres daun kubis Dengan bendungan ASI pada ibu nifas.
HUBUNGAN KONSUMSI FAST FOOD DAN MINUMAN MANIS TERHADAP INDEKS MASSA TUBUH MAHASISWA PGSD SEMESTER AKHIR UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SUMATERA UTARA Iman Kristiyani Zai; Fitri Dian Nilasari; Fadhillah Mahmudah Siregar
Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara Vol. 1 No. 3 (2026): September: Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/medis.v1i3.392

Abstract

Perubahan gaya hidup pada mahasiswa semester akhir menyebabkan meningkatnya konsumsi fast food dan minuman manis yang diduga memengaruhi status gizi. Konsumsi makanan dan minuman tinggi energi secara berlebihan dapat meningkatkan Indeks Massa Tubuh (IMT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan konsumsi fast food dan minuman manis terhadap Indeks Massa Tubuh (IMT) pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) semester akhir Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 34 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data konsumsi fast food dan minuman manis dikumpulkan menggunakan Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), sedangkan status gizi ditentukan berdasarkan perhitungan IMT. Analisis data meliputi analisis univariat, uji Fisher's Exact, dan regresi logistik multinomial dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (85,3%), berusia 22 tahun (32,4%), memiliki konsumsi fast food kategori cukup (64,7%), konsumsi minuman manis kategori cukup (64,7%), dan IMT normal (73,5%). Hasil uji Fisher's Exact menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi fast food dengan IMT (p = 0,177) maupun konsumsi minuman manis dengan IMT (p = 0,102). Analisis multivariat juga menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut tidak berhubungan secara signifikan dengan IMT. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konsumsi fast food dan minuman manis tidak berhubungan signifikan dengan Indeks Massa Tubuh pada mahasiswa PGSD semester akhir Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara.
Identifikasi Infeksi Cacing (Soil-Transmitted Helminths) Pada Tanah di Area Pasar Desa Pundu Kabupaten Kotawaringin Timur Nabila; Puspawati; Nafila
Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara Vol. 1 No. 3 (2026): September: Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/medis.v1i3.397

Abstract

Infeksi Soil-Transmitted Helminths (STH) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di negara berkembang, termasuk Indonesia. Tanah yang terkontaminasi telur atau larva cacing merupakan salah satu sumber utama penularan STH, terutama di lingkungan pasar tradisional dengan kondisi sanitasi yang kurang memadai. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keberadaan dan jenis STH pada tanah di kawasan Pasar Desa Pundu, Kabupaten Kotawaringin Timur, serta mendeskripsikan karakteristik tanah yang terkontaminasi. Penelitian menggunakan metode survei deskriptif dengan desain cross-sectional. Sebanyak 38 sampel tanah diambil secara purposive sampling dari beberapa titik di area pasar dan diperiksa menggunakan metode Baermann. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 14 sampel (36,84%) positif terkontaminasi STH, sedangkan 24 sampel (63,16%) negatif. Jenis STH yang ditemukan meliputi larva Ascaris sp. pada 4 sampel (10,52%), telur Ascaris sp. pada 1 sampel (2,63%), Hookworm pada 5 sampel (13,15%), dan Strongyloides sp. pada 4 sampel (10,53%). Berdasarkan karakteristik warna tanah, kontaminasi tertinggi ditemukan pada tanah berwarna cokelat kemerahan sebanyak 9 sampel (23,68%), diikuti tanah cokelat kekuningan sebanyak 5 sampel (13,15%), sedangkan tanah cokelat keabu-abuan tidak menunjukkan kontaminasi STH. Temuan ini menunjukkan bahwa tanah di kawasan Pasar Desa Pundu berpotensi menjadi sumber penularan STH sehingga diperlukan peningkatan sanitasi lingkungan dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.

Page 3 of 3 | Total Record : 29