cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
ISSN : 08539472     EISSN : 25025104     DOI : 10.21831
Core Subject : Economy, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 356 Documents
MODEL MAGANG INDUSTRI GUNA PENCAPAIAN STANDAR KOMPETENSI LULUSAN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA Dhyah Setyorini; Barkah Lestari; Purwanto Purwanto; Winarno Winarno; Endra Murti Sagoro
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 14, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpai.v14i2.12868

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan model magang yang tepat untuk mencapai standar kompetensi dari Fakultas Ekonomi. Penelitian ini bisa dikategorikan sebagai penelitian dan pengembangan (R and D). Langkah-langkah penelitian R and D dibatasi pada tahap validasi desain produk yang dilakukan secara internal.Data dalam penelitian ini menggunakan data kualitatif seperti saran dan masukan yang diberikan oleh pengawas magang dan pengguna. Data kuantitatif menggunakan kuesioner untuk menilai kelayakan model magang yang diusulkan kepada supervisor magang dan pengguna. Subjek penelitian ini adalah 41 siswa yang mengambil magang, pemangku kepentingan/pengguna, dan lembaga pendidikan tinggi. Objek penelitian adalah model industri magang yang akan ditinjau berdasarkan: jenis magang, kemampuan mentor dalam pengawasan, guru hadir, mentor magang di lapangan, durasi magang, kesesuaian kurikulum PT dengan kebutuhan dunia kerja, proses meliputi pengelolaan magang, dan produk termasuk pengembangan keterampilan siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa model magang telah didominasi oleh model guru magang, tapi model magang yang diinginkan adalah sandwich. Berdasarkan tren di aspek-aspek kunci, menunjukkan bahwa aspek konteks, aspek desain kurikulum, aspek pengembangan keterampilan, dan aspek manajemen magang memiliki kecenderungan mengarah dari sedang sampai tinggi.Kata kunci: Magang, Kompetensi, Aspek
IMPLEMENTASI RISK MANAGEMENT PADA INDUSTRI PERBANKAN NASIONAL Amanita Novi Yushita
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 6, No 1 (2008): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpai.v6i1.1792

Abstract

Perkembangan dunia usaha pada lingkup perbankan semakin meluas yang diikuti oleh semakin banyaknya risiko-risiko yang harus ditangani oleh bank. Seiring dengan kondisi eksternal perbankan yang semakin diresahkan oleh risiko yang mengancam, Bank Indonesia mewajibkan kepada setiap bank untuk memiliki sistem manajemen risiko yang sangat penting bagi stabilitas perbankan karena bisnis dalam dunia perbankan sarat berhubungan dengan risiko. Untuk meminimalkan risiko tersebut, maka diterapkan Basel II untuk mendorong perbankan nasional agar semakin berhati-hati dalam mengelola risiko yang mungkin timbul. Sebagai lembaga intermediasi keuangan yang berbasis kepercayaan, manajemen risiko sangat penting dalam dunia perbankan untuk menekan terjadinya kerugian akibat risiko maupun memperkuat struktur kelembagaan. Manajemen risiko yang baik bagi bank bisa memastikan bank akan selamat dari kehancuran jika keadaan buruk terjadi. Dengan adanya risiko yang semakin kompleks dalam industri perbankan, maka dibutuhkan praktik good corporate governance dan fungsi manajemen risiko yang baik. Upaya-upaya ini dilakukan untuk menghindari terjadinya krisis perbankan
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF NUMBERED HEADS TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI SISWA Daniati Daniati; Sukanti Sukanti
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 12, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpai.v12i2.2708

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Akuntansi Siswa Kelas X Akuntansi 1 SMKN 1 Yogyakarta Tahun Ajaran 2013/2014 melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan observasi partisipan, angket, dan tes yang dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif dengan persentase. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat peningkatan persentase skor Motivasi Belajar Akuntansi yang didapat melalui observasi sebesar 78,46% pada siklus I kemudian meningkat menjadi 83,93% pada siklus II atau terjadi peningkatan sebesar 5,47%. Berdasarkan angket yang didistribusikan juga terjadi peningkatan skor Motivasi Belajar Akuntansi sebesar 3,12% dimana skor pada siklus I sebesar 78,31% meningkat menjadi 81,43% pada siklus II. Terdapat peningkatan Prestasi Belajar Akuntansi dari siklus I ke siklus II yang dilihat dari peningkatan post test sebesar 13,96 serta naiknya persentase siswa yang mencapai KKM dari 71,43% pada siklus I meningkat pada siklus II menjadi 100%.   Kata kunci: Numbered  Heads  Together , Motivasi  dan  Prestasi  Belajar Akuntansi
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XI IPS 1 SMA NEGERI 2 WONOSARI TAHUN AJARAN 2011/2012 Febrian Widya Kusuma; Mimin Nur Aisyah
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 10, No 2 (2012): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpai.v10i2.912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar Akuntansi danmengetahui respons siswa terhadap implementasi model pembelajaran kooperatif tipe ThinkPair Share pada siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 2 Wonosari tahun ajaran 2011/2012.Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam duasiklus dengan subjek penelitian kelas XI IPS 1 SMA Negeri 2 Wonosari tahun ajaran2011/2012 yang berjumlah 33 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalahobservasi, dokumentasi, wawancara, dan angket. Analisis data yang digunakan antara lainanalisis data kualitatif, yakni reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan, serta analisisdata kuantitatif yakni penilaian aktivitas belajar Akuntansi dan respons siswa terhadapimplementasi pembelajaran Think Pair Share.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan aktivitasbelajar Akuntansi dari siklus I ke siklus II. Hasil observasi yang diperoleh dari indikatormembaca materi, mengajukan pertanyaan kepada guru atau teman, mengemukakan pendapatatau gagasan saat diskusi kelompok atau presentasi kelompok, menanggapi pendapat oranglain, memperhatikan atau mendengarkan penjelasan materi dari guru dan teman lain,membuat catatan, melakukan diskusi dalam kelompok, mengerjakan tugas yang telahdiberikan oleh guru, dan kepedulian terhadap kesulitan sesama anggota kelompokmenunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan skor rata-rata aktivitas belajar Akuntansi yakni65,32% pada siklus I menjadi 88,55% pada siklus II. Peningkatan aktivitas belajar Akuntansijuga terlihat dari skor rata-rata angket yang menujukkan angka sebesar 75,42% pada siklus I,dan meningkat menjadi 91,75% pada siklus II. Hasil wawancara untuk aktivitas belajarAkuntasi menunjukkan bahwa selama pembelajaran berlangsung, seluruh indikatormenunjukkan skor di atas 75%. Respons siswa terhadap pembelajaran Think Pair Shareadalah positif. Hal ini terbukti dari hasil penelitian yang dipeoleh dari angket denganmenggunakan empat indikator respons yakni ketertarikan, manfaat, kendala, serta harapandan saran untuk model pembelajaran Think Pair Share menunjukkan skor rata-rata 76,43%.Hasil angket ini juga didukung dari hasil wawancara yang diperoleh. Hasil wawancara dariseluruh indikator respons siswa terhadap model pembelajaran kooperatif tipe Think PairShare menunjukkan skor di atas 90%.Kata kunci : aktivitas belajar Akuntansi, respons, TPS, SMA Negeri 2 Wonosari
ANALISIS BIAYA SATUAN PENDIDIKAN DI SMK NEGERI 1 JOGONALAN TAHUN AJARAN 2014/2015 Adelina Vina Hapsari; Sukirno Sukirno
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 13, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpai.v13i1.5179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya Biaya Satuan Pendidikan di SMK Negeri 1 Jogonalan Tahun Ajaran 2014/2015 yang terdiri dari Biaya Operasi dan Biaya Investasi Selain Lahan Pendidikan. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan observasi dengan instrumen penelitian berupa cheklist. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Biaya Operasi per peserta didik sebesar Rp5.416.538,78; (2) Biaya Investasi Selain Lahan Pendidikan per peserta didik sebesar Rp999.963,51; (3) Biaya Satuan Pendidikan per peserta didik sebesar Rp6.416.502,29; (4) Sumber dana berasal dari APBN sebesar Rp1.326.100.444,00; APBD 1 Rp8.000.000,00; APBD 2 sebesar Rp2.474.333.996,00; SOT sebesar Rp1.806.538.069,00; dan Sumber lain sebesar Rp12.300.000,00. (5) Biaya Operasi Nonpersonalia di SMK Negeri 1 Jogonalan belum sesuai dengan Standar Biaya Operasi Nonpersonalia di Kabupaten Klaten. Jumlah Biaya Operasi Nonpersonalia di Kabupaten Klaten sebesar Rp1.323.786.240,00 sedangkan di SMK Negeri 1 Jogonalan sebesar Rp1.214.231.444,00.   Kata Kunci:   Biaya Operasi, Biaya Investasi Selain Lahan Pendidikan, Biaya Satuan Pendidikan
DEVELOPING 360 DEGREE FEEDBACK TO EVALUATE THE EFFECTIVENESS OF AUDIT TEAM Andian Ari Istiningrum
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 6, No 2 (2008): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpai.v6i2.929

Abstract

360 Degree Feedback atau juga dikenal sebagai ‘multi-rater feedback’,‘multisource feedback’, atau ‘multisource assessment’ adalah suatu metode yang dimanasetiap orang yang bekerja dalam suatu perusahaan akan menerima masukan dari seluruhpihak, baik itu atasan, rekan kerja, bawahannya maupun dari pihak luar perusahaan, sepertipelanggan dan klien. Tujuan dari metode ini adalah agar setiap orang mengetahui kelebihandan kelemahannya sehingga suatu program pengembangan diri akan diciptakan untukmengakomodasi kelemahan tersebut.Metode ini dapat juga digunakan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) untukmengevaluasi keefektivan tim auditnya. Keefektifan di sini diartikan sebagai kemampuansemua anggota tim untuk bekerja sama selama penugasan audit berlangsung.Kerja samaakan berjalan dengan baik jika setiap anggota tim mau menerima umpan balik mengenaikompetensi yang dimilikinya dari berbagai sumber.Ada lima tahap yang dilakukan dalam mengimplemantasikan 360 DegreeFeedback, yaitu 1) memilih instrumen, 2) memilih orang yang akan memberikan masukan,3) menggunakan instrumen umpan balik, 4) mengevaluasi hasil, dan 5) memperluaspenggunaan umpan balik untuk mengevaluasi hasil audit.Metode 360 Degree Feedback akan memperoleh manfaat baik itu bagi pemilikKAP, manajer, auditor senior dan junior apabila dalam penggunaannya terlebih dahuludirencanakan dengan sebaik-baiknya sehingga implementasi metode ini tidak melencengdari tujuan aslinya.Keywords : 360 degree feedback, strengths, weaknesses
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR Chellyana Kusuma Wardani; Siswanto Siswanto
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 13, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpai.v13i2.10312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Prestasi Belajar Kompetensi Dasar Jurnal Khusus Siswa Kelas X Akuntansi 2 SMK Koperasi Yogayakarta Tahun Ajaran 2015/2016 dengan Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT). Penelitian ini termasuk Penelitian Tindakan Kelas, dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis data deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Prestasi Belajar Kompetensi Dasar Jurnal Khusus dapat meningkat setelah tindakan Implementasi Model NHT Ditunjukkan dengan meningkatnya rata-rata nilai siklus I yaitu dari 48,4 menjadi 67,3. Pada siklus II, rata-rata nilai siswa sebelum tindakan sebesar 64,19 menjadi 82,02 setelah dilaksanakan tindakan. Dari aspek ketuntasan belajar, terdapat peningkatan 41%, yaitu siklus I sejumlah 52% siswa telah mencapai KKM sedangkan pada siklus II sejumlah 93% siswa telah mencapai KKM.Kata kunci: Penelitian Tindakan Kelas, Numbered Heads Together (NHT), Prestasi Belajar Kompetensi Dasar Jurnal Khusus
IMPLEMENTASI TEORI PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISTIK DALAM PEMBELAJARAN MATA KULIAH DASAR-DASAR BISNIS Sumarsih Sumarsih
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 8, No 1 (2009): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpai.v8i1.945

Abstract

Karakteristik manusia masa depan yang diharapkan dalam rangka membangunsumber daya manusia adalah manusia-manusia yang memiliki kepekaan, kemandirian,tanggungjawab terhadap risiko dalam pengambilan keputusan, mengembangkansegenap aspek potensi melalui proses belajar yang terus menerus untuk menemukan dirisendiri yaitu proses to learn to be. Untuk mencapai tujuan ini dipilih teori belajarkonstruktivistik, sebab dibandingkan teori belajar lain, teori ini dapat mengantisipasipergeseran dari pendidikan yang lebih menekankan aspek kognitif menuju aspek potensimanusia secara utuh. Di samping itu teori belajar konstruktivistik pembelajarannyalebih menekankan aktivitas mahasiswa daripada pendidik. Menurut pandangankonstruktivistik belajar merupakan suatu proses pembentukan pengetahuan.Pembentukan ini harus dilakukan individu yang belajar, ia harus aktif melakukankegiatan, aktif berfikir, menyusun konsep dan memberi makna tentang hal-hal yangdipelajari. Dosen memang dapat dan harus mengambil prakarsa untuk menatalingkungan yang memberi peluang optimal bagi terjadinya belajar, namun yangakhirnya paling menentukan terwujudnya gejala belajar adalah niat belajar mahasiswaitu sendiri. Paradigma konstruktivistik memandang mahasiswa sebagai pribadi yangmemiliki kemampuan awal sebelum mempelajari suatu pengetahuan yang baru.Penilaian terhadap proses belajar mahasiswa merupakan bagian integral dalampembelajaran, dilakukan melalui observasi dosen terhadap hasil kerja mahasiswamelalui pameran karya mahasiswa, dan portofolio. Terdapat beberapa strategipembelajaran konstruktivistik yaitu belajar aktif, belajar mandiri, belajar kooperatif dankolaboratif, generative learning, dan model pembelajaran kognitif yang kesemuanya inidapat diterapkan pada mata kuliah Dasar-dasar BisnisKata kunci; pembelajaran konstruktivistik, strategi, Dasar-dasar Bisnis
TINGKAT MANAJERIAL DAN PENGELOLAAN KEUANGAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI KAB. KULONPROGO Siswanto Siswanto
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 9, No 1 (2011): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpai.v9i1.961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:(1)manajerial yang dilakukan UMKUdiKab.Kulonprogo;(2)Pengelolaan Administrasi UMKM di Kab. Kulonprogo;(3)Pengelolaan Keuangan UMKM di Kab. Kulonprogo.Subjek penelitian ini adalah UMKM bidang keuangan, jasa dan koperasi diKa. Kulonprogo dengan populasi 532 dan diambil sampel 95. Pengambilan sampeldengan Purposive Random sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan ex postfacto, karena peneitian ini hanya mengungkapkan fakta saja yang telah terjadi tanpaada manipulasi variabel atau menciptakan kondisi tertentu. Dilihat dari sifatnyapenelitian termasuk penelitian Diskriptif kuantitatif.Metode pengumpulan data denganmenggunakan kuesioner tertutup.Data yang diperoleh di analisis dengan pendekatandiskriptif kuantitatif, analisis ini digunakan untuk memgambarkan Tingkat manajerial,administrasi dan keuangan UMKM di Kab. Kulonprogo cara mengambarkandalamtabel kecenderungan dengan kriteria yang telah ditentukan.Hasil Penelitian Menunjukkan:(1)tingkat pengelolaan manajerial UMKM Kab.Kulonprogo secara umum masih tergolong lebih dari cukup baik (63%) memilikikategori Cukup baik, baik dan sangat baik, dan 37% yang berkategori kurangbaik;(2)tingkat pengelolaan Administrasi UMKM Kab. Kulonprogo memilikikecenderungan Kurang Baik (57%),hanya 43% yang memiliki kategori Cukup baik,baik dan sangat baik;(3)tingkat pengelolaan Keuangan UMKM Kab. Kulonprogomemiliki kecenderungan Kurang Baik (54%), hanya 46% yang memiliki kategoricukup baik, baik dan sangat baik.Kata Kunci : Manajerial, Pengelolaan Keuangan, UMKM
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PERKULIAHAN PERPAJAKAN PADA MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN AKUNTANSI FISE UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA Isroah Isroah; Sukanti Sukanti; Ani Widayati
Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 11, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpai.v11i1.1682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1). Model pemberian tugas mandiri dalam perkuliahan Perpajakan Mampu Mendorong Sikap dan Perilaku Jujur pada Mahasiswa Jurusan Pendidikan Akuntansi  FISE UNY (2) Model kerja praktik (simulasi) berkelompok dalam Perkuliahan Perpajakan Mampu  Mendorong Sikap/Perilaku Tanggung Jawab pada Mahasiswa Jurusan Pendidikan Akuntansi  FISE UNY. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan klas ( class room action research) yang dirancang dalam dua putaran/siklus meliputi kegiatan (a). Perencanaan tindakan (b). Pelaksanaan tindakan (c). Observasi (d). Refleksi. Teknik pengumpulan data dengan observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan ahwa (1) Metode pemberikan tugas mandiri dalam perkuliahan perpajakan belum mampu mendorong sikap dan perilaku jujur pada mahasiswa Jurusan pendiidkan Akuntansi FISE UNY. Hal ini terbukti pada siklus pertama bahwa mahasiswa mengerjakan dan mengumpulkan tugas mandiri dengan menyalin pekerjaan teman, mahasiswa tidak mengerjakan tugasnya sendiri artinya tidak bertanggung jawab pada tugas yang dibebankannya. (2). Metode kerja praktik (simulasi) berkelompok dalam perkuliahan perpajakan mampu mendorong sikap/perilaku jujur dan  tanggung jawab padai mahasiswa Jurusan pendiidkan Akuntansi FISE UNY. Berdasarkan angket tertutup yang diberikan diketahui bahwa sebagian besar mahasiswa (100%) memiliki nilai kejujuran akademik dan non akademik yang bagus (rata-rata  nilai 90) dan memilki tanggung jawab akademik dan non akademik yang tinggi (rata-rata  nilai 85).

Filter by Year

2004 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 23 No. 01 (2025): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol. 23 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol. 22 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol. 22 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 21, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 21, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 20, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 20, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 19, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 19, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 18, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 18, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 17, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 17, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 16, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 16, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 15, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 15, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 14, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 14, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 13, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 13, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 12, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 12, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 11, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 11, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 10, No 2 (2012): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 10, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 9, No 2 (2011): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 9, No 1 (2011): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 8, No 2 (2010): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 8, No 1 (2009): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 6, No 2 (2008): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 6, No 1 (2008): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 5, No 2 (2006): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 5, No 1 (2006): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 4, No 2 (2005): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 4, No 1 (2005): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Vol 3, No 1 (2004): Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia More Issue