cover
Contact Name
Frets Keriapy
Contact Email
fretskeriapy1106@gmail.com
Phone
+6282138755314
Journal Mail Official
fretskeriapy1106@gmail.com
Editorial Address
RT09/RW01, Desa Lopait, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang - Jawa Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Tikkun-Olam: Jurnal Penelitian & PKM
ISSN : -     EISSN : 30482194     DOI : 10.47530
Core Subject :
Tikkun-Olam Journal is a research and Community Service (PKM) journal for lecturers and students, published by Sekolah Tinggi Agama Kristen Terpadu Pesat Salatiga. Tikkun-Olam Journal invites lecturers and students to publish the results of research conducted individually, collaboratively with lecturers, or together with fellow students. Tikkun-Olam Journal has also been assigned an Online ISSN: 3048-2194. The name “Tikkun-Olam” consists of two Hebrew words. The word Tikkun is often translated as “repair” or “restoration.” It can also be used to describe the act of straightening something that is bent, maintaining a path, trimming nails, setting a table, or constructing a parable to explain a difficult idea. Meanwhile, the word Olam connotes an extended period of time and is commonly translated as “world.” The Tikkun-Olam Journal is established with the hope that the articles published in the journal will encourage and inspire readers to engage in acts of restoration, straighten what is crooked, increase social awareness, and uphold a mission for the development and advancement of society. Focus and Scope The focus and scope of Tikkun-Olam Journal include: Christian Religious Education Christian Leadership Globalization of Education Early Childhood Education Church and Community Development
Arjuna Subject : -
Articles 29 Documents
Penerapan Discovery Learning Dalam Penanaman Nilai Agama Dan Moral Sebagai Upaya Meningkatkan Iman Anak Usia 5-6 Tahun Dewinta Tabelak; Romini Romini
Tikkun-Olam: Jurnal Penelitian & PKM Vol 1, No 2 (2024): Penelitian dan PKM - Oktober 2024
Publisher : Sekolah Agama Kristen Terpadu Pesat Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47530/jto.v1i2.229

Abstract

Early Childhood Education is important for developing teaching and learning activities to improve attitudes and behavior. For this reason, it is necessary to apply varied learning methods to help achieve educational goals and one of the methods used for children to learn independently is the discovery learning method in cultivating Religious and Moral Values. The discovery learning method is a learning method that helps think critically, is child-centered and creative with meaningful knowledge in real life. Kindergarten B children's faith problems include not yet believing that Jesus is God and Savior personally, not being able to pray in their own words, keeping themselves busy when praying, not participating in group worship activities, not knowing their religion, not respecting their elders. and does not love friends. Therefore, this research aims to increase the faith of children aged 5-6 years in the Imanuel Integrated Christian Kindergarten in Jlegong Hamlet, Ngadikerso Village, Sumowono District, Semarang Regency, Central Java Province by applying the Discovery Learning method in Planting NAM using the Action Research method. Class (PTK). The research results show that the discovery learning method in cultivating NAM is able to increase children's faith. The total final result obtained on children's faith for three cycles and nine actions was 68.74, with the description Developing According to Expectations (BSH).Pendidikan Anak Usia Dini penting untuk mengembangkan kegiatan belajar mengajar demi meningkatkan sikap dan perilaku. Untuk itu, perlu menerapkan metode pembelajaran yang bervariatif untuk membantu mencapai tujuan pendidikan dan salah satu metode yang digunakan agar anak belajar mandiri yaitu metode discovery learning dalam penanaman Nilai Agama dan Moral (NAM). Metode discovery learning merupakan metode pembelajaran yang membantu berfikir kritis, berpusat pada anak dan kreatif dengan pengetahuan yang bermakna dalam kehidupan nyata. Permasalahan iman anak TK B yaitu belum percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat secara pribadi, belum bisa berdoa dengan kata-kata sendiri, menyibukkan diri sendiri saat berdoa, kurang mengikuti kegiatan beribadah bersama, tidak mengenal agama yang dianut, kurang menghormati orang yang lebih tua dan tidak mengasihi teman. Oleh sebab itu tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan iman anak usia 5-6 tahun di TK Kristen Imanuel Terpadu Dusun Jlegong, Desa Ngadikerso, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah dengan menerapkan metode Discovery Learning Dalam Penanaman NAM dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode discovery learning dalam penanaman NAM mampu meningkatkan iman anak. Total hasil akhir yang diperoleh pada iman anak selama tiga siklus dan sembilan tindakan adalah 68,74, dengan keterangan Berkembang Sesuai Harapan (BSH).
Pembekalan Penulisan Jurnal Bertajuk “Mengubah Khotbah Menjadi Jurnal PkM” Pada Program Pascasarjana STT Kristus Alfa Omega Ragil Kristiawan
Tikkun-Olam: Jurnal Penelitian & PKM Vol 2, No 2 (2025): Tikkun-Olam: Jurnal Penelitian & PKM - Oktober 2025
Publisher : Sekolah Agama Kristen Terpadu Pesat Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47530/jto.v2i2.286

Abstract

Community Service activities are an important aspect of the Tri Dharma of Higher Education. In the field of Theology, these activities are usually carried out in the form of sermons. Unfortunately, not all sermons that have been conducted can be followed up with publications in Community Service journals. This concern is felt by the Master's Program in Theology at STT Kristus Alfa Omega where the output of Community Service journal writings is very limited from both lecturers and students. Reflecting on this issue, the director of the graduate program initiated a training activity for writing Community Service journals. This training activity was held on Tuesday, May 13, 2025. The expected outcome of this training is for lecturers and students to be able to turn their sermons into journal writings. This training uses an interactive lecture method for its delivery. As a result, the participants were very satisfied with this training activity. The satisfaction includes satisfaction with communication methods, satisfaction with the material content, satisfaction with the real examples presented, and satisfaction with the training process itself.AbstrakKegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan salah satu aspek penting dalam tri Dharma Perguruan Tinggi. Di dalam dunia Teologi, kegiatan ini biasanya dilaksanakan dalam bentuk khotbah. Namun sayangnya, belum semua khotbah yang telah dilakukan dapat ditindaklanjuti dengan publikasi jurnal Pengabdian kepada Masyarakat. Keprihatinan ini dirasakan oleh program Magister Teologi STT Kristus Alfa Omega dimana tulisan jurnal Pengabdian kepada Masyarakat sangatlah minim dihasilkan baik oleh dosen maupun oleh mahasiswa. Berkaca dari masalah ini, direktur pascasarjana menggagas adanya kegiatan pembekalan penulisan jurnal PkM. Kegiatan pembekalan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 13 Mei 2025. Luaran yang diharapkan dari pembekalan ini adalah supaya dosen dan mahasiswa mampu untuk mengubah khotbah mereka menjadi tulisan jurnal. Pembekalan ini menggunakan metode ceramah interaktif dalam penyampaiannya. Sebagai hasilnya, para peserta sangat puas dengan kegiatan pembekalan ini. Kepuasan didalamnya meliputi kepuasan terhadap cara berkomunikasi, kepuasan terhadap bahan materi, kepuasan terhadap contoh nyata yang ditampilkan, serta kepuasan terhadap proses pembekalan yang ada.
Positif Parenting: Menjalin Komunikasi Efektif Orang tua dan Anak TK Hermon Terpadu Ringinsari Lampung Eny Suprihatin; Aldo Manurung; Anthonius Johnwilson Neno; Septinus Airo
Tikkun-Olam: Jurnal Penelitian & PKM Vol 1, No 1 (2024): Jurnal Penelitian dan PKM - April 2024
Publisher : Sekolah Agama Kristen Terpadu Pesat Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47530/jko.v1i1.204

Abstract

Parenting or caring for children is not easy. Children are not just born and fed.Parents must do the parenting, because fathers and mothers are their children's first and main teachers. Based on observations, the seminar topic on Positive Parenting, Establishing Effective Communication between Parents and Children, needs to be carried out because the parents of the Hermon Integrated Kindergarten students are still unfamiliar with positive parenting and still verbally abuse children. Likewise children to their friends. This community service uses several methods, namely: Lecture method, to explain seminar material, Experience sharing method, to clarify the material presented. Question and answer method, as a means of giving participants the opportunity to ask questions. Mentoring method, and interview method, to obtain feedback from participants. Result: the audience appreciated the seminar because it helped open their horizons and learn new things in parenting. They are determined to learn and improve their parenting and communication methods during this time. Both to their partners and children. The importance of the result or a brief conclusion.AbstrakParenting atau pengasuhan anak bukanlah hal mudah. Anak bukan sekedar dilahirkan dan diberi makan. Orang tua harus melakukan pengasuhan, karena ayah dan ibu guru pertama dan utama anaknya. Berdasarkan observasi, topik seminar tentang Positif Parenting Menjalin Komunikasi Efektif antara Orang tua dan Anak, perlu dilakukan karena wali murid TK Hermon Terpadu masih awam tentang pengasuhan positif dan masih melakukan verbal abuse kepada anak. Demikian juga anak kepada temannya. Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan beberapa metode yakni: Metode ceramah, untuk menjelaskan materi seminar, Metode sharing pengalaman, untuk memperjelas materi yang disampaikan. Metode tanya jawab, sebagai sarana memberikan kesempatan peserta bertanya. Metode pendampingan, dan  Metode wawancara, untuk memeroleh feedback dari peserta. Hasil: audience mengapresiasi seminar yang dilakukan karena membantu membuka wawasan serta mendapatkan hal-hal baru dalam pengasuhan. Mereka berketetapan untuk belajar dan memerbaiki pengasuhan dan cara komunikasi mereka selama ini. Baik kepada pasangan maupun anak-anaknya.
Penerapan Mezbah Doa dalam Membentuk Karakter Rohani Mahasiswa STAK Terpadu Pesat Salatiga Kariani Giawa
Tikkun-Olam: Jurnal Penelitian & PKM Vol 2, No 2 (2025): Tikkun-Olam: Jurnal Penelitian & PKM - Oktober 2025
Publisher : Sekolah Agama Kristen Terpadu Pesat Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47530/jto.v2i2.284

Abstract

This study aims to examine the role of the implementation of the Prayer Altar in shaping the spiritual character of students at STAK Terpadu Pesat Salatiga. The Prayer Altar is not only understood as a religious routine, but as a means of forming deep spirituality. The KNPT (Guided Practice Real Work) program was implemented for ten meetings from February to May 2025 with an educational and applicative approach, especially for second semester students. The methods used include lectures, discussions, direct practice, reflection, and periodic evaluations. The program begins with an introduction to the concept of the Prayer Altar, followed by personal application, discussion of challenges, and the formation of a prayer community. The results of the activities showed an increase in spiritual discipline, growth of faith, and sensitivity to God's leadership. This study concludes that the Altar of Prayer is effective in forming the spiritual character of theology students and is important to be integrated into campus life on an ongoing basis.AbstrakPenelitian ini bertujuan mengkaji peran penerapan Mezbah Doa dalam membentuk karakter rohani mahasiswa STAK Terpadu Pesat Salatiga. Mezbah Doa tidak hanya dipahami sebagai rutinitas religius, tetapi sebagai sarana pembentukan spiritualitas yang mendalam. Program KNPT (Kerja Nyata Praktik Terpimpin) dilaksanakan selama sepuluh kali pertemuan dari Februari hingga Mei 2025 dengan pendekatan edukatif dan aplikatif, khususnya kepada mahasiswa semester dua. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, praktik langsung, refleksi, dan evaluasi berkala. Program diawali dengan pengenalan konsep Mezbah Doa, dilanjutkan dengan penerapan pribadi, diskusi tantangan, dan pembentukan komunitas doa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan dalam kedisiplinan rohani, pertumbuhan iman, dan kepekaan terhadap pimpinan Tuhan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Mezbah Doa efektif membentuk karakter rohani mahasiswa teologi dan penting untuk diintegrasikan dalam kehidupan kampus secara berkelanjutan.
Kontribusi Kecerdasan Emosional Guru terhadap Motivasi Belajar Siswa di Sekolah Dasar Siti Sarciana Dewija Adu; Ruhut Parningotan Tambunan; Yonatan Alex Arifianto
Tikkun-Olam: Jurnal Penelitian & PKM Vol 2, No 1 (2025): Tikkun-Olam: Jurnal Penelitian & PKM - April 2025
Publisher : Sekolah Agama Kristen Terpadu Pesat Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47530/jto.v2i1.266

Abstract

This study aims to identify the contribution of teachers‘ emotional intelligence to students’ learning motivation in primary schools. Emotional intelligence, which includes the ability to recognise, understand and manage emotions, is one of the important elements in creating a positive and supportive learning environment. This study uses a quantitative approach with a survey method to teachers and students in various primary schools. The results show that teachers‘ emotional intelligence has a significant relationship with students’ learning motivation. Teachers who are able to demonstrate empathy, self-control and social skills tend to increase students' enthusiasm for learning, strengthen classroom interactions and create an inclusive atmosphere. The findings provide insights for the development of teacher training strategies to improve their emotional intelligence as a way to foster better student learning outcomes. This research makes a unique contribution by highlighting the importance of teachers' emotional intelligence in the context of primary education, a theme that is relatively under-explored in the field of education research. The study also adds a new dimension to the understanding of how emotional intelligence can directly influence students' intrinsic and extrinsic motivation. This approach helps to enrich the existing literature by building a foundation for the development of emotion-based training for teachers. AbstrakPenelitian ini bertujuan mengidentifikasi kontribusi kecerdasan emosional guru terhadap motivasi belajar siswa di sekolah dasar. Kecerdasan emosional meliputi kemampuan mengenali, memahami, dan mengelola emosi merupakan elemen penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mendukung. Dengan pendekatan kualitatif melalui observasi terhadap guru dan siswa di beberapa sekolah dasar, hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional guru berhubungan signifikan dengan motivasi belajar siswa. Guru yang mampu menunjukkan empati, pengendalian diri, dan keterampilan sosial cenderung meningkatkan semangat belajar siswa, memperkuat interaksi kelas, dan menciptakan suasana inklusif. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan pelatihan guru untuk meningkatkan kecerdasan emosional sebagai strategi mendukung hasil belajar siswa. Penelitian ini juga memberikan kontribusi unik dengan menyoroti peran kecerdasan emosional dalam pendidikan dasar—tema yang masih jarang dieksplorasi serta menambah pemahaman tentang pengaruh langsung kecerdasan emosional terhadap motivasi intrinsik dan ekstrinsik siswa. Pendekatan ini memperkaya literatur pendidikan dan menjadi dasar bagi pengembangan pelatihan guru berbasis emosi.
Edukasi Dan Pemeriksaan Gizi Anak: Upaya Melawan Stunting Di Indonesia Rinawaty Widjaja; Tjutjun Setiawan; Tomi Yulianto; Valentina D Kuntari
Tikkun-Olam: Jurnal Penelitian & PKM Vol 1, No 2 (2024): Penelitian dan PKM - Oktober 2024
Publisher : Sekolah Agama Kristen Terpadu Pesat Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47530/jto.v1i2.227

Abstract

The problem of stunting is a major concern in many countries, and has even become a global problem where the prevalence of stunting is still high even though there has been a decline. In Indonesia, stunting is still a big problem with a national prevalence of around 37% in children under five years. Efforts by the government and various parties to reduce stunting rates continue to be carried out through various programs and interventions. What are effective ways to prevent stunting in children, and what has been done to reduce the prevalence of stunting in Indonesia? This research aims to educate the public, especially mothers, about the importance of paying attention to children's nutrition and steps to prevent stunting, as well as evaluating the effectiveness of community service activities in reducing stunting rates. Community service activities are packaged in the 2023 People's Festival which involves distributing necessities, a bazaar and nutrition education. Stunting examinations are carried out free of charge by the medical team. Education to the public regarding nutrition and stunting prevention is the main focus of this event. Report writing uses qualitative descriptive methods supported by literature references from journals, books and other trusted sources to ensure scientific validity. Stunting prevention must be carried out from the time of pregnancy by meeting nutritional needs, providing exclusive breastfeeding, and ensuring healthy complementary breast milk (MPASI) foods. Public health education and regular child health checks are crucial for early detection and prevention of stunting. Community service activities such as the 2023 People's Festival can increase public awareness and knowledge about the importance of child nutrition and steps to prevent stunting. 
Penguatan Identitas Kristiani Mahasiswa Melalui Pendalaman Kristologi dan Soteriologi Kontekstual di ITEBA Yudhy Sanjaya; Candra Gunawan Marisi; Upa Silaen; Oniaman Buulolo; Aprilius Nahak; Octavianus Nathanael
Tikkun-Olam: Jurnal Penelitian & PKM Vol 3, No 1 (2026): Tikkun-Olam: Jurnal Penelitian & PKM - April 2026
Publisher : Sekolah Agama Kristen Terpadu Pesat Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47530/jto.v3i1.304

Abstract

The formation of Christian identity among students on technology-based campuses is becoming an increasingly important need amidst the challenges of secularization, value fragmentation, and a strong pragmatic orientation in higher education. This community service activity aims to strengthen students' understanding of Christian identity through contextual theological study focusing on Christology and Soteriology. The implementation method of the activity is carried out in the form of interactive seminars, material delivery, discussion, reflection, and learning evaluation. Participants in the activity were students of the Batam Institute of Technology (ITEBA) and postgraduate students of the Magister of Theology Study Program at STT REAL Batam. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of the meaning of Christian identity, the importance of Christ's work in the life of a believer, and the relevance of salvation in character formation, life calling, and faith responsibility in an academic environment. In addition, participants showed a positive response to the development model that combines theological studies with the context of students' lives. This activity concluded that the contextual theological study model is effective as a form of community service in strengthening students' Christian identity on a technology campus. Reflective and contextual that integrates faith, reason, and professional life..AbstrakPembentukan identitas Kristiani di kalangan mahasiswa pada kampus berbasis teknologi menjadi kebutuhan yang semakin penting di tengah tantangan sekularisasi, fragmentasi nilai, dan kuatnya orientasi pragmatis dalam dunia pendidikan tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa tentang identitas Kristiani melalui pendalaman teologi kontekstual yang berfokus pada Kristologi dan Soteriologi. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam bentuk seminar interaktif, penyampaian materi, diskusi, refleksi, dan evaluasi pembelajaran. Peserta kegiatan adalah mahasiswa Institut Teknologi Batam (ITEBA) dan mahasiswa paskasarjana Prodi Magister Teologi STT REAL Batam. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai makna identitas Kristiani, pentingnya karya Kristus dalam kehidupan orang percaya, serta relevansi keselamatan dalam pembentukan karakter, panggilan hidup, dan tanggung jawab iman di lingkungan akademik. Selain itu, peserta menunjukkan respons positif terhadap model pembinaan yang memadukan kajian teologis dengan konteks kehidupan mahasiswa. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa model pendalaman teologi kontekstual efektif sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam memperkuat identitas Kristiani mahasiswa di kampus teknologi.reflektif dan kontekstual yang mengintegrasikan iman, nalar, dan kehidupan profesional.
Tingkatan Manajemen Kepala Sekolah dalam Konteks Pendekatan Keterampilan Kepemimpinan Wahyudi Triwiyanto
Tikkun-Olam: Jurnal Penelitian & PKM Vol 1, No 1 (2024): Jurnal Penelitian dan PKM - April 2024
Publisher : Sekolah Agama Kristen Terpadu Pesat Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47530/jko.v1i1.215

Abstract

This research used a quantitative approach with Structural Equation Modeling (SEM) analysis and the SMARTPLS4 statistical analysis tool to investigate the relationship between school principal leadership skills in the context of a skills approach to management levels. Data was collected from 33 school principals under the auspices of the PESAT Foundation using a questionnaire instrument. The research results show that technical skills and conceptual skills have a significant influence on the principal's interpersonal skills. Apart from that, conceptual skills also have a significant influence on the management level of school principals. However, technical skills and interpersonal skills do not have a significant influence on the principal's management level. Furthermore, the research results show that interpersonal skills do not have a significant mediating role between technical skills and the principal's management level, nor between conceptual skills and the principal's management level. These findings demonstrate the complexity in the relationship between principals' leadership skills and highlight the importance of considering multiple factors in the development of effective leadership skills in the school environment. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis Structural Equation Modeling (SEM) dan alat analisis statistik SMARTPLS4 untuk menginvestigasi hubungan antara keterampilan kepemimpinan kepala sekolah dalam konteks pendekatan keterampilan terhadap tingkatan manajemen. Data dikumpulkan dari 33 kepala kepala sekolah dibawah naungan Yayasan PESAT dengan instrumen kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan teknis dan keterampilan konseptual memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan interpersonal kepala sekolah. Selain itu, keterampilan konseptual juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat manajemen kepala sekolah. Namun, keterampilan teknis dan keterampilan interpersonal tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat manajemen kepala sekolah. Lebih lanjut, hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan interpersonal tidak memiliki peran mediasi yang signifikan antara keterampilan teknis dengan tingkat manajemen kepala sekolah, maupun antara keterampilan konseptual dengan tingkat manajemen kepala sekolah. Penemuan ini menunjukkan kompleksitas dalam hubungan antara keterampilan kepemimpinan kepala sekolah dan menyoroti pentingnya mempertimbangkan berbagai faktor dalam pengembangan keterampilan kepemimpinan yang efektif di lingkungan sekolah.
Implementasi Ilmu Teologi melalui Proyek Praktek Pengalaman Lapangan: Studi pada Pelayanan Perintisan Jemaat GPIAI Efata Sejowet Wilayah Kalimantan Barat Yefta Yan Mangoli; Yosua Trapen
Tikkun-Olam: Jurnal Penelitian & PKM Vol 2, No 2 (2025): Tikkun-Olam: Jurnal Penelitian & PKM - Oktober 2025
Publisher : Sekolah Agama Kristen Terpadu Pesat Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47530/jto.v2i2.287

Abstract

This study aims to describe and analyze the implementation of the Field Practice Project (PPL) by students of Sekolah Tinggi Teologi Efata Salatiga in the church planting ministry at GPIAI Efata Sejowet. This research employs a descriptive qualitative method with a field study approach, conducted over six months, from January to July 2025. Data were collected through direct observation, interviews with church members and local community leaders, and documentation of ministry activities. The results show that the PPL significantly contributes to shaping the character and ministry competencies of the students, while also directly impacting the growth of the local church. The ministry began by reaching two families and grew to include six families with a total of 32 members. Activities included home visits, Sunday worship services, small group fellowships (Komsel), and involvement in social activities within the community. Tangible outcomes of this ministry include baptisms, marriage renewal ceremonies, and child dedications. These results reflect the relevance of a relational, contextual, and holistic approach to ministry. This study affirms the importance of PPL as a means of spiritual and social transformation, both for the students andthe communities they serve.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan Proyek Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi Efata Salatiga dalam pelayanan perintisan jemaat di GPIAI Efata Sejowet. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan, yang dilaksanakan selama enam bulan, dari Januari hingga Juli 2025. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan jemaat dan tokoh masyarakat, serta dokumentasi kegiatan pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPL memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk karakter dan kompetensi pelayanan mahasiswa, serta berdampak langsung pada pertumbuhan jemaat lokal. Pelayanan dimulai dengan menjangkau dua keluarga dan berkembang menjadi enam keluarga dengan total 32 jiwa. Kegiatan yang dilakukan meliputi kunjungan rumah, ibadah Minggu, Komunitas Sel (Komsel), serta partisipasi dalam aktivitas sosial masyarakat. Hasil nyata dari pelayanan ini adalah pelaksanaan baptisan, pembaharuan nikah, dan penyerahan anak. Keberhasilan ini mencerminkan relevansi pendekatan pelayanan yang relasional, kontekstual, dan holistik. Studi ini menegaskan pentingnya PPL sebagai sarana transformasi spiritual dan sosial, baik bagi mahasiswa maupun komunitas yang dilayani.

Page 3 of 3 | Total Record : 29