cover
Contact Name
Wildan Insan Fauzi
Contact Email
wildaninsanfauzi@upi.edu
Phone
+6285221045707
Journal Mail Official
historia@upi.edu
Editorial Address
Gedung Numan Soemantri, FPIPS UPI, Laboratorium Prodi Pendidikan Sejarah, Lantai 4, Jl. Dr. Setiabudhi No 229 Bandung, 40154
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah
ISSN : 26204789     EISSN : 26157993     DOI : https://doi.org/10.17509/historia.v5i1
Focus and Scope 1. Learning History at school 2. Learning History in college 3. History education curriculum 4. Historical material (local, national, and world history) 5. History of education 6. Historical material in social studies
Articles 241 Documents
Menelusuri Sejarah Lisan di Jawa Barat: Sebuah Langkah Awal dalam Upaya Menyelamatkan Sumber Sejarah Winarti, Murdiyah; Kurniawati, Yeni; Darmawan, Wawan
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 3, No 2 (2020): Pembelajaran Sejarah dan Kearifan Lokal
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.025 KB) | DOI: 10.17509/historia.v3i2.21607

Abstract

Menelusuri sejarah lisan di Jawa Barat ini merupakan hasil penelitian untuk mendapatkan sejumlah informasi tentang pengalaman para saksi dan pelaku sejarah dari berbagai kalangan. Sejarah lisan memiliki arti penting manakala dukumen tertulis sangat terbatas atau tidak ada sama sekali. Ada banyak informasi tentang masa lalu masih tercecer atau lolos dari pencatatan, sementara itu usia hidup dari para narasumber terbatas. Bagaimanapun juga sejarah lisan akan memperkaya: metode penelitian, sumber sejarah (lisan), dan memperkaya penulisan sejarah secara substantif. Dapat dipergunakan sebagai sumber bagi siapapun yang hendak melakukan penelitian sejarah, dan pada umumnya untuk pengembangan ilmu pengetahuan. Sejarah lisan yang ditangani dengan baik akan memberikan informasi yang tidak terbatas dalam jumlah/ halaman, bahkan sering memunculkan informasi yang belum termuat secara tertulis. Hal inilah yang menjadi kepedulian dan juga merupakan langkah awal bagi Departemen Pendidikan Sejarah UPI untuk melakukan penulisan dan pengumpulan memori kolektif sebagai upaya menyelamatkan sumber sejarah tersebut. Hilangnya sumber sejarah lisan dalam satu generasi merupakan kerugian yang besar dalam penulisan sejarah.
Pengembangan Multimedia berbasis Libreoffice Impress pada Tema Prasasti – Prasasti Sriwijaya wahyuni, fadela septi; Safitri, Sani; Hudaidah, Hudaidah
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 3, No 2 (2020): Pembelajaran Sejarah dan Kearifan Lokal
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.028 KB) | DOI: 10.17509/historia.v3i2.23313

Abstract

This research entitled "Development Based Multimedia LibreOffice Impress On the Subject of History in Class X at Senior High School number 4 Palembang" contains data on the Role of Inscription-inscription Sriwijaya In Explaining Political Life, Social Religious, and Economic kingdom of Srivijaya, this research has been carried out and implemented in the classroom X Science 1 at Senior High School number 4 Palembang. This research is the development of research development model Hanafin Peck. As for the formulation of the problem in this research is how to develop Based Multimedia Libreoffice Impress On the Subject of History in Class X at Senior High School number 4 Palembang valid, and how to develop Multimedia Based Libreoffice Impress On the Subject of History in Class X at Senior High School number 4 Palembang has an impact effectiveness. Furthermore, the purpose of this research is to develop a valid instructional media and have an impact effectiveness. Influence Based Multimedia LibreOffice Impress Impress On History Lesson in Class X at Senior High School number 4 Palembang visible on improving learning outcomes of students before and after using instructional media at the stage of field trials of 36.57% with Ngain of 0.7. This indicates Based Multimedia LibreOffice Impress Impress a valid value and effectiveness.
Potret Gerakan Perempuan pada Abad Ke 20 di Batavia: Poetri Mardika 1912 Yanti, Restu Dini
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 3, No 2 (2020): Pembelajaran Sejarah dan Kearifan Lokal
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.392 KB) | DOI: 10.17509/historia.v3i2.23001

Abstract

Gerakan perempuan muncul di berbagai dunia, diantaranya Indonesia. Gerakan perempuan hadir disebabkan adanya keinginan untuk melakukan perubahan dalam kehidupan para perempuan yang selalu digambarkan dengan posisi tertindas. Artikel ini akan membahas tentang gerakan perempuan yang hadir pada awal abad 20, dimana gerakan perempuan ini berfokus daalam peningkatan posisi sosial sebagai perempuan dalam segala aspek seperti aspek dalam perkawinan dan keluarga, terutama dalam aspek pendidikan. Gerakan perempuan yang akan dibahas dalam artikel ini adalah organisasi Poetri Mardika, organisasi pertama yang hadir di Batavia pada tahun 1912. Artikel ini menganalisa bagaimana gerakan perempuan muncul dan faktor apa yang membuat para perempuan berjibaku untuk memperkuat perubahan, hal ini dilakukan dengan menggunakan metode historis analisis. Artikel ini menemukan bahwa organisasi Poetri Mardika hadir berawal dari gagasan yang hadir dalam memperjuangkan hak perempuan itu sangat penting.
Menyikapi Kehadiran Siswa Berkebutuhan Khusus dalam Pembelajaran Sejarah di Kelas: Perbandingan Sekolah Inklusi dan Non-inklusi Halim, Wardatul Haifa Syafira; Kusmarni, Yani; Wiyanarti, Erlina
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 3, No 2 (2020): Pembelajaran Sejarah dan Kearifan Lokal
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.498 KB) | DOI: 10.17509/historia.v3i2.23286

Abstract

The characteristic of history subject are consist of facts to implement the significance of past event presented in the learning process, it probably leads student toward attitude transformation. Those opportunities should be provided to all student, including for those whose special needs. The emergences of 17s sustainable development goals (no. 4: Quality Education) has created multiple platforms to carry out inclusive education, including during history learning process. This article uses descriptive study method to get in-depth explanation about history learning process in a set of inclusive education implementation by comparing the condition between inclusive school and non-inclusive school. The result showed (1) lack of understanding of history teacher in identify special needs students has becoming the main bottleneck during learning process; (2) lack of history teacher’s capability in arranging PPI (Individual Learning Program) for special needs students; (3) supporting teacher’s unavailability in helping history teacher during learning process.
Ngarumat Tradisi, Ngamumule Sajarah: Memaknai Kearifan Lokal Tradisi Misalin di Cimaragas sebagai Bagian Dari Strategi Penguatan Karakter Siswa Shavab, Oka Agus Kurniawan; Yani, Fitri Andri
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 3, No 2 (2020): Pembelajaran Sejarah dan Kearifan Lokal
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.622 KB) | DOI: 10.17509/historia.v3i2.25341

Abstract

Faktor global yang membawa pergesaran nilai-nilai budaya dan sosial juga mempengaruhi pola tindakan yang dilakukan generasai muda saat ini membuat optimalisasi penguatan sejarah lokal menjadi faktor penting dalam pembentukan karakter generasi muda. Tujuan dari penulisan ini  untuk memaparkan kearifan lokal berupa Tradisi Misalin di Cimaragas sebagai bagian dari strategi penguatan karakter bangsa . Fungsi utama pendidikan di setiap tingkat adalah untuk menyediakan pelatihan cara-cara berpikir mendasar yang terwakili dalam berbagai mata pelajaran yang selama ini berkembang dalam pencairan pengetahuan yang dapat digunakan oleh manusia, perjalanan menggapai pemahaman budaya, dan upaya berkelanjutan untuk meraih kekuatan intelektual. Kearifan lokal dapat menjadi salah satu upaya untuk lebih mendekatkan peserta didik pada pembelajaran sejarah, yaitu dengan memasukkan unsur-unsur kearifan lokal dalam pembelajaran sejarah. Pengintegrasian nilai-nilai kearifan lokal dalam pembelajaran sejarah diharapkan dapat mendorong peserta didik untuk memperkuat identitas diri dalam rangka memperkokoh rasa kecintaan terhadap bangsanya.
Historical Empathy Mahasiswa Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Jakarta Husna, Lobelia Asmaul; Syukur, Abdul; Umasih, Umasih
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 4, No 1 (2021): Monumen Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.756 KB) | DOI: 10.17509/historia.v4i1.28297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan historical empathy mahasiswa Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Jakarta. Historical empathy dianggap penting karena pada kemampuan ini mahasiswa dapat memahami dan berempati pada peristiwa dimasa lalu. Sehingga ketika menjadi seorang guru, ia mampu melaksanakan pembelajaran yang melahirkan empati pada peristiwa sejarah dan semangat untuk mengembalikan kejayaan Indonesia dimasa yang akan datang. Penelitian dilaksanakan pada semester 114 di kelas C angkatan 2017 mata kuliah Sejarah Indonesia Masa Orde baru dan di kelas A angkatan 2018 pada mata kuliah Sejarah Indonesia Masa Kolonial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Sejarah UNJ memiliki kemampuan kognitif empati atau the truncated empathy. Kemampuan ini berarti mahasiswa memiliki kemampuan dalam mengerti dan memahami cara berpikir tokoh dimasa lalu. Ia juga mengerti secara emosional mengenai situasi dan kondisi ketika peristiwa sejarah terjadi. Kognitif empati melahirkan empati pada mahasiswa namun tetap menekankan unsur objektifitas pada sejarah dalam memahami peristiwa. Hal ini diperlukan karena sejarah mengutamakan objektifitas dalam pembahasannya.
Implementasi Teknologi Digital untuk Meningkatkan Karakter Kejujuran dan Motivasi Belajar Peserta Didik Dalam Pembelajaran Sejarah Nela, Euis
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 4, No 1 (2021): Monumen Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.268 KB) | DOI: 10.17509/historia.v4i1.25943

Abstract

Fokus masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi teknologi digital (QR Code, Windows Movie Maker dan Quizizz) untuk meningkatkan karakter kejujuran dan motovasi belajara peserta didik dalam pembelajaran sejarah. Tujuan penulisan secara umum yaitu untuk memperoleh pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran sejarah, sehingga dapat meningkatkan karakter kejujuran dan motovasi belajar peserta didik dalam pembelajaran sejarah, yang pada akhirnya para siswa dapat mengikuti perkembangan revolusi industri 4.0. Sedangkan temuan dari penelitian ini adalah adanya peningkatan motovasi belajar saat peserta didik mencari instruksi atau arahan diskusi kelompok dengan menggunakan QR Code, peserta didik juga menjadi sangat antusias saat pembelajaran tersebut dikreasikan dengan learning by singing yang dalam bentuk video klip dengan menggunakan aplikasi video editing windows Movie Maker, sedangkan dengan adanya tes/ulangan menggunakan gamifikasi quizizz memperlihatkan peningkatan karekter kejujuran siswa.
Peranan Penting Sejarah Lokal sebagai Objek Pembelajaran untuk Membangun Kesadaran Sejarah Siswa Syahputra, Muhammad Afrillyan Dwi; Sariyatun, Sariyatun; Ardianto, Deny Tri
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 4, No 1 (2021): Monumen Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.591 KB) | DOI: 10.17509/historia.v4i1.27035

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menganalisis peranan penting sejarah lokal sebagai objek pembelajaran sejarah untuk membangun kesadaran sejarah yang rumusan masalahnya meliputi : (1) Bagaimana sejarah lokal dapat menjadi objek pembelajaran sejarah? (2) Bagaimana sejarah lokal dapat membentuk kesadaran sejarah? Untuk menjawab permasalahan di atas, penulis menggunakan metode studi literatur dengan mengumpulkan beberapa artikel dari hasil penelitian yang sesuai dengan tema kajian penelitian serta sumber-sumber tertulis lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejarah lokal sangat beperan penting sebagai pembentuk kesadaran sejarah terutama  di era  digital. Sejarah lokal disuatu daerah dapat diimplementasikan pada pembelajaran sejarah di sekolah maupun di perguruan tinggi. Pemanfaatan sejarah lokal ini di anggap efektif membentuk kesadaran sejarah peserta didik dan bahkan masyarakat karena sejarah lokal merupakan media atau sarana sebagai pembentuk identitas bangsa melalui kesadaran sejarah, serta sebagai acuan tepat bagi tenaga pendidik untuk memperkenalkan peserta didik tentang sejarah lokal yang ada di lingkungan sekitar mereka dengan menyajikan peninggalan-peninggalan sejarah sebagai wujud budaya. Dengan memanfaatkan peninggalan sejarah disekitar kita dapat lebih menumbuhkan kesadaran sejarah yang berujung kepada timbulnya rasa cinta tanah air serta mengokohkan identitas Indonesia sebagai bangsa yang besar dan bangsa yang tidak akan pernah melupakan sejarahnya.
The Role of Cultural Reservation Center (BPCB) Jambi In Preserving History Site: Situs Bukit Siguntang Andi andi; Rudy Gunawan; Nadia Utami; Ainul Rizki; Hana Fatimah Azzahra
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 4, No 1 (2021): Monumen Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2595.301 KB) | DOI: 10.17509/historia.v4i1.23984

Abstract

Palembang is the oldest city in Indonesia, a historic city, and a city that is respected with the greatness of the glory of the Srivijaya kingdom. Various events have become important historical traces for the local and general public, one of the historical traces is historical sites. The many historic sites in Indonesia make the central government make laws about cultural heritage that must be preserved. One of the famous sites in Palembang is the Siguntang Hill Site. The management of the Bukit Siguntang Site is entered into the regional government and overseen by the BPCB. The purpose of this study was to determine the role of the BPCB Jambi on the Bukit Siguntang Site and the local government that included the community in the preservation of the Siguntang Hill Site. Data collected through a qualitative approach by exploring and interviewing participants accompanied by a review of various literature. The results of this study are that Jambi BPCB has a sufficient role especially in zoning the Bukit Siguntang Site area which is divided into three zones, namely: the core zone, the buffer zone, and the development zone. The regional government develops and utilizes the Siguntang Hill Site by building various supporting facilities to become historical attractions. The conclusion is that the BPCB Jambi has a role in preserving the Bukit Siguntang Site through supervision and monitoring as well as activities that involve collaboration with the local regional government.
Chinese Merchants Role of Java Trade in 19th Century Surya, Riza Afita; Fikriya, Rif'atul
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 4, No 1 (2021): Monumen Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.178 KB) | DOI: 10.17509/historia.v4i1.27167

Abstract

Chinese arrival in Java was encouraged with significant factors both internal and external. Chinese in Java eventually brought shifting in economical, social, and political aspect of Java under Dutch realm. In 19th century, Chinese in Java were differed into two clusters, known as peranakan and totok. These two terms possed different languange, culture, economical conditions. This study aimed to determine the role of Chinese merchants of Java during 19th century. The study engaged literature study which includes planning, selection, extraction, and excution. Literature review tries to review several books, scholarly articles, and other relevant sources which focused on particular area. Under Dutch realm, Chinese in Java portrayed many different roles, such as moneylenders, middlemen, kapitan, opium traders, and etec. Chinese were considered active in and around Java as the settled in Netherland Indies trade withi coastal shipping. Chinese possess priviledge spot under Dutch colonial policy, due to their advance skill in business and their independency of local rulers. In term of trade, the Chinese were ubiquitous and essential, since everyone commited trade in Java had to do business with Chinese. Java’s Chinese men and unknown number of peranakan and native Javanese women whom they married or related were almost all participated in the money economy.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2025): on progress Vol 8, No 1 (2025): Media dan Propaganda Kesehatan era Kolonial Vol 7, No 1 (2024): Kritik Sosial dalam Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 6, No 2 (2023): Pembelajaran Sejarah berbasis Digital Vol 6, No 1 (2023): Sejarah untuk Pembelajaran Sejarah Vol 5, No 2 (2022): Pengembangan Materi dalam Pembelajaran Sejarah Vol 5, No 1 (2022): Kreativitas dalam Pembelajaran Sejarah Vol 4, No 2 (2021): Pengayaan Materi Pembelajaran Sejarah Vol 4, No 1 (2021): Monumen Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 3, No 2 (2020): Pembelajaran Sejarah dan Kearifan Lokal Vol 3, No 1 (2020): Pendidikan Sejarah dan Sejarah Pendidikan Vol 2, No 2 (2019): Pendidikan Sejarah abad 21 Vol 2, No 1 (2019): Historiografi Buku Teks Sejarah: dari nasionalisme hingga Ecopedagogy Vol 1, No 2 (2018): Buku Teks Sejarah dan Sejarah Indonesia Vol 1, No 1 (2017): Pembelajaran Sejarah lokal Vol 14, No 2 (2013) Vol 14, No 2 (2013): Pembelajaran sejarah berbasis budaya Vol 14, No 1 (2013): local wisdom Vol 14, No 1 (2013): local wisdom in history education Vol 13, No 2 (2012): Local History in History Learning Vol 13, No 1 (2012): pembelajaran sejarah lokal dan nasional Vol 12, No 2 (2011): History Learning Vol 12, No 1 (2011): Nationalism and History Education Vol 11, No 2 (2010): History Teaching Vol 11, No 1 (2010): Feudalism, History, and Education Vol 10, No 2 (2009): Nationalism, Ethnicity, and National Integrity Vol 9, No 2 (2008): Perkembangan Islam di Indonesia More Issue