cover
Contact Name
Wildan Insan Fauzi
Contact Email
wildaninsanfauzi@upi.edu
Phone
+6285221045707
Journal Mail Official
historia@upi.edu
Editorial Address
Gedung Numan Soemantri, FPIPS UPI, Laboratorium Prodi Pendidikan Sejarah, Lantai 4, Jl. Dr. Setiabudhi No 229 Bandung, 40154
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah
ISSN : 26204789     EISSN : 26157993     DOI : https://doi.org/10.17509/historia.v5i1
Focus and Scope 1. Learning History at school 2. Learning History in college 3. History education curriculum 4. Historical material (local, national, and world history) 5. History of education 6. Historical material in social studies
Articles 241 Documents
Kritik Rekonstruksi Masa Pra Aksara Indonesia Syukur, Abdul
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 4, No 1 (2021): Monumen Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.927 KB) | DOI: 10.17509/historia.v4i1.24661

Abstract

Rekonstruksi masa pra aksara Indonesia terdiri dari: (1) Masa Berburu dan Mengumpulkan Makanan Tingkat Sederhana, (2) Masa Berburu dan Mengumpulkan Makanan Tingkat Lanjut, (3) Masa Bercocok Tanam, dan (4) Masa Perundagian. Rekonstruksi ini dikritik oleh Harry Truman Simanjuntak, seorang ahli arkeologi prasejarah. Kritikannya dipublikasikan dan disampaikan dalam pertemuan ilmiah sehingga menimbulkan diskursus. Artikel ini menganalisis diskursus rekonstruksi pra aksara Indonesia dengan menggunakan metode sejarah pemikiran dan ditujukan sebagai bahan penganyaan dalam pembelajaran sejarah di sekolah, khususnya materi pembelajaran masa pra aksara Indonesia.
Citra Geisha dalam Masyarakat Jepang Tahun 1941 - 1956 Putri, Indrany Yulian
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 4, No 1 (2021): Monumen Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (12.83 KB) | DOI: 10.17509/historia.v4i1.27173

Abstract

This article is called “Geisha’s Images in Japanese Culture (1941 – 1956)”. The reason why the writer wants to learn about Geisha is because Geisha is considered as a dirty job in Japan. The main problem that the writer studies is about the changing of Geisha’s image between 1941 – 1989. The methods that the writer uses is Historic Methods (Heuristic, Sources Critical, Interpretation and Historiography). Based on the research, the fact of Geisha Culture showed up in shogunat Tokugawa period. In the World War II, the Geisha Culture was disadvantaged by situation. In the end of the war, and The American Soldier lost war by Japan, Geisha Culture almost disappear. They considered Geisha Culture as a Yujo or known as prostitution.Through a lot of ups and down, Geisha gains their beauty images and trust as Japanese culture in a positive way. Until now, Geisha is known as the one and only Japanese culture genuinely.
Potensi Tugu Perjuangan Bagus Rangin sebagai Sumber Belajar dalam Pembelajaran Sejarah bagi Generasi Muda di Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon Sofiani, Yulia; Andriyani, Silvi
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 4, No 1 (2021): Monumen Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.045 KB) | DOI: 10.17509/historia.v4i1.29311

Abstract

Tugu Perjuangan Bagus Rangin merupakan salah satu jejak sejarah di Desa Kedondong Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon, sebagai monumen sejarah penggunaannya sebagai sumber belajar dalam pembelajaran sejarah belum maksimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aspek yang terdapat dalam tugu perjuangan Bagus Rangin yang bisa dikembangkan menjadi sumber belajar dalam pembelajaran sejarah  serta potensinya sebagai sumber belajar yang dapat membantu proses pembelajaran sejarah di kelas. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif atau merupakan penelitian analisis/deskriptif tentang potensi tugu perjuangan Bagus Rangin sebagai sumber belajar dalam pembelajaran sejarah. Tempat penelitian ini adalah di Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon tempat monumen tersebut berada. Metode penelitian yaitu dengan langkah-langkah 1. Pengumpulan data melalui tahapan observasi, studi dokumen dan wawancara 2. Menguji kredibilitas data dengan berbagai sumber data 3. Analisis data bersifat kualitatif 4. Penulisan, dimana hasil penelitian ini lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Kajian yang diteliti adalah potensi tugu perjuangan Bagus Rangin sebagai sumber belajar dalam pembelajaran sejarah. Tugu perjuangan  Bagus Rangin dibangun sebagai penghargaan atas perjuangan Bagus Rangin dalam memimpin Perang Kedondong melawan kolonialisme Belanda tahun 1802-1818. Monumen ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar dalam pembelajaran sejarah, sebagai jejak peristiwa sejarah di lingkungan sekitar peserta didik. Simpulannya tentu tugu perjuangan Bagus Rangin berpotensi sebagai sumber belajar dalam pembelajaran sejarah.
Implementasi Pembelajaran Tokoh Sejarah Pergerakan Nasional di Sekolah Menengah dalam Upaya Menumbuhkan Nilai-Nilai Toleransi dan Patriotisme Muslim, Muslim
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 4, No 1 (2021): Monumen Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.688 KB) | DOI: 10.17509/historia.v4i1.27289

Abstract

This study aims to determine the implementation of learning the historical figures of the national movement in secondary schools in an effort to foster the values of tolerance and patriotism. This type of research is qualitative. This research was conducted in one of the secondary schools, namely SMA Negeri 11 Yogyakarta, known as SMA Kebangsaan. Data were collected through observation, in-depth interviews, and document study. The data analysis technique used the interactive model of Miles and Huberman's analysis. The results show that: 1) The implementation is quite good and effective where the teacher teaches not only one national movement figure but almost all important figures of the national movement are taught to students, especially teachers teaching figures of the national movement organization Budi Utomo. 2) The obstacles faced are the little learning time, and now online learning makes it difficult for teachers to socialize with students and see what students are doing at home. The scope of this study is limited to the implementation of learning from national movement figures in fostering the values of tolerance and patriotism. In the end, after the obstacles were overcome, the values of tolerance and patriotism increased in students at SMA Negeri 11 Yogyakarta.Kajian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembelajaran tokoh sejarah pergerakan nasional di sekolah menengah dalam upaya menumbuhkan nilai-nilai toleransi dan patriotisme. Jenis penelitian ini kualitatif,. Penelitian ini dilaksanakan di salah satu sekolah menengah yaitu di SMA Negeri 11 Yogyakarta, yang dikenal dengan SMA Kebangsaan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Teknik analisis data mengunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Implementasi, sudah cukup baik dan efektif dimana guru mengajarkan tidak hanya satu tokoh pergerakan nasional saja tetapi hampir semua tokoh-tokoh penting pergerakan nasional diajarkan pada siswa terutama guru mengajarkan tokoh-tokoh organisasi pergerakan nasional Budi Utomo. 2) Hambatan yang dihadapi adalah waktu belajar yang sedikit, dan juga sekarang ini pembelajaran daring (online) jadi guru sulit untuk besosialisasi dengan siswa serta melihat apa saja yang dilakukan siswa dirumah. Ruang lingkup kajian ini dibatasi pada implementasi pembelajaran tokoh pergerakan nasional dalam menumbuhkan nilai-nilai toleransi dan patriotisme. Kajian ini pada akhirnya setelah hambatan diatasi, maka nilai-nilai toleransi dan patriotisme meningkat pada diri siswa di SMA Negeri 11 Yogyakarta.
Pengaruh Metode Three Step Interview terhadap Hasil Belajar Sejarah Siswa MA Al-Islamiyah Bebidas Lombok Timur Wulandari, Rulia; Rasyad, Abdul; Suhupawati, Suhupawati
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 4, No 1 (2021): Monumen Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.653 KB) | DOI: 10.17509/historia.v4i1.25428

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of the Three Step Interview method on student history learning outcomes. The research method used is an experimental method. The experimental design used was quasi-experimental by giving treatment in the form of applying the Three Step Interview method to the experimental class and the conventional method to the control class. The sample in this study amounted to 35 people. The data collection technique used was a multiple choice test, while the data analysis technique used was the t test using SPSS 16.0. Based on data analysis, the significance value of the t-test for Equality of Means was 0,000 0.05. These results indicate that there is a positive and significant influence of the Three Step Interview method on student history learning outcomes.
Diskrepansi Konstruksi Ilmu Pendidikan Sejarah Di Indonesia dan United Kingdom Lestari, Dea
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 4, No 2 (2021): Pengayaan Materi Pembelajaran Sejarah
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.048 KB) | DOI: 10.17509/historia.v4i2.25727

Abstract

Berkaitan dengan konstruksi ilmu pendidikan sejarah, pertanyaan awal adalah apakah benar bahwa pendidikan sejarah merupakan sebuah ilmu pengetahuan? Lalu apa bedanya dengan ilmu sejarah? Karena ilmu pendidikan sejarah lebih dekat kepada bagian dari ilmu-ilmu pendidikan sama seperti ilmu pendidikan lainnya seperti pendidikan sosiologi, pendidikan geografi, dan lain-lain. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk menjelaskan perbedaan dari konstruksi ilmu pendidikan sejarah di Indonesia dan United Kingdom. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data banyak dilakukan pada kajian lietarur. Tulisan ini mengungkapkan hakekat pendidikan menempatkan manusia sebagai fokus utamanya. Kesadaran manusia akan sejarah menjadi hal yang perlu dibangun demi menjaga eksistensi pribadi, masyarakat ataupun bangsa. Perbedaan dari ilmu sejarah dan pendidikan sejarah dan dalam tulisan ini juga menjelaskan apakah terdapat perbedaan kedudukan ilmu pendidikan sejarah di Indonesia dan di Eropa.
Peran Intelijen dan Perang Psikologis pada Agresivitas Kampanye Militer Kekaisaran Genghis Khan Asmoro, Novky; Anwar, Syaiful; Maarif, Syamsul
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 4, No 2 (2021): Pengayaan Materi Pembelajaran Sejarah
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.759 KB) | DOI: 10.17509/historia.v4i2.32879

Abstract

The Mongol Empire, which prevailed in the 13th to 14th centuries, was one of the largest empires known in the history of world conquest. The stretch of the empire formed by Genghis Khan almost covers all of Eurasia, whose success story cannot be separated from the exploits of intelligence and psychological warfare that have been applied just like modern wars centuries after. Historical Research analysis in this article will try to juxtapose intelligence theories and Psychological Warfare so that the story of the Mongolian empire can be a valuable lesson for the study of strategy and philosophy of war as a reference for modern military strategy. The existence of a military campaign strategy is actually required to be adaptive in accommodating various war philosophies from any era in order to be able to support the success of each mission and operation.Keywords: Mongol Empire, Genghis Khan, Intelligence, Psychological Warfare, Defense Strategy, Military Campaign
Perancangan Aplikasi Virtual Reality Cagar Budaya untuk Pembelajaran Sejarah Lokal Utari, Shela Dwi; Agustin, Maya Luthfia; Dzikri, Adam Maulana; Ayundasari, Lutfiah
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 4, No 2 (2021): Pengayaan Materi Pembelajaran Sejarah
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.286 KB) | DOI: 10.17509/historia.v4i2.25740

Abstract

Sejarah lokal merupakan bagian dari historiografi sejarah nasional yang tidak dapat dipisahkan. Adanya sejarah lokal memberikan gambaran berbagai peristiwa nasional dari berbagai sudut pandang. Seiring berkembangnya zaman teknologi berkembang dengan sangat pesat, hal ini juga berdampak pada bidang pendidikan. Teknologi digunakan dalam penggunaan bahan ajar, dan media pembelajaran. Hal ini juga berpengaruh pada pembelajaran sejarah lokal di satuan pendidikan menengah. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan media pembelajaran sejarah lokal berbasis digital yaitu virtual reality mengenai cagar budaya di Pasuruan. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini yaitu RAD (Rapid Application Development) meliputi requirements plannning (persiapan), design and testing, dan implementation (tahap pelaksanaan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahan ajar dengan basis digital dapat menghadirkan secara nyata objek cagar budaya di Pasuruan. Hal ini bertujuan agar siswa tidak hanya terbayang dengan teori tapi juga mengetahui wujud tiga dimensi dari cagar budaya. Pembelajaran sejarah lokal menggunakan aplikasi virtual reality ini memberikan pemahaman yang lebih baik utamanya terkait cagar budaya di Pasuruan. Aplikasi ini tidak hanya berisi gambar tiga dimensi tapi juga terdapat penjelasan singkat berupa audio dan teks.
The authority of the Queen of Aceh and the Sultan of Perak in tin trade negotiations with the Dutch 1640-1670 Badri, Khairul Nizam Bin Zainal
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 4, No 2 (2021): Pengayaan Materi Pembelajaran Sejarah
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.632 KB) | DOI: 10.17509/historia.v4i2.32842

Abstract

Aceh reached its zenith, during the reign of Sultan Iskandar Muda Mahkota Alam. However he died at a young age, leaving an heir and legacy of enormous ruling power. Its main enemy, both in the military and in trade, is the European power in the Straits of Malacca. The Ruler of Aceh after his death had to deal with the Dutch colonialists who are interested in tin mining in the state of Perak in the Malay Peninsula. Perak at the time was under the auspices of Aceh. The main goal of this paper is to review the role and authority of the ruler of Aceh and Perak, when dealing with a Dutch ploy to monopolize the quarry. This study uses a qualitative method, with a fully literature approach. Based on the data analyzed, it was found that the Queen of Aceh and the Sultan of Perak managed to maintain the tin in Perak, from completely monopolized by the Dutch. The attitude of Queen of Aceh, and Sultan Perak's patience and diplomacy to treat the ills of the Dutch; finally resulted in the Dutch themselves have to bear the losses because of their greed by blockading the port of Aceh and Perak, who angered local merchants and foreigners.
Representasi Filosofi Cageur, Bageur, Bener, Pinter, tur Singer terhadap Upaya Penguatan Karakter Peserta Didik dalam Pembelajaran Sejarah Setyo Nur Utami, Kharista
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 4, No 2 (2021): Pengayaan Materi Pembelajaran Sejarah
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.246 KB) | DOI: 10.17509/historia.v4i2.25952

Abstract

This research is motivated by the weak character of students who do not know the local wisdom of their own region. The purpose of this study is to make students of good character, maintain the values of local wisdom and can have a variety of life skills needed to survive in their lives through learning based on local wisdom Sunda Cageur, Bageur, Bener, Pinter,  tur Singer of History Learning. The results of this study that learning history by using the approach of local wisdom can foster historical locality of the younger generation which is a form of identity or identity of one's life and the main can strengthen the character of students who can be implemented in everyday life. So that learning history is not limited to memorizing about facts but can be meaningful.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2025): on progress Vol 8, No 1 (2025): Media dan Propaganda Kesehatan era Kolonial Vol 7, No 1 (2024): Kritik Sosial dalam Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 6, No 2 (2023): Pembelajaran Sejarah berbasis Digital Vol 6, No 1 (2023): Sejarah untuk Pembelajaran Sejarah Vol 5, No 2 (2022): Pengembangan Materi dalam Pembelajaran Sejarah Vol 5, No 1 (2022): Kreativitas dalam Pembelajaran Sejarah Vol 4, No 2 (2021): Pengayaan Materi Pembelajaran Sejarah Vol 4, No 1 (2021): Monumen Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 3, No 2 (2020): Pembelajaran Sejarah dan Kearifan Lokal Vol 3, No 1 (2020): Pendidikan Sejarah dan Sejarah Pendidikan Vol 2, No 2 (2019): Pendidikan Sejarah abad 21 Vol 2, No 1 (2019): Historiografi Buku Teks Sejarah: dari nasionalisme hingga Ecopedagogy Vol 1, No 2 (2018): Buku Teks Sejarah dan Sejarah Indonesia Vol 1, No 1 (2017): Pembelajaran Sejarah lokal Vol 14, No 2 (2013) Vol 14, No 2 (2013): Pembelajaran sejarah berbasis budaya Vol 14, No 1 (2013): local wisdom Vol 14, No 1 (2013): local wisdom in history education Vol 13, No 2 (2012): Local History in History Learning Vol 13, No 1 (2012): pembelajaran sejarah lokal dan nasional Vol 12, No 2 (2011): History Learning Vol 12, No 1 (2011): Nationalism and History Education Vol 11, No 2 (2010): History Teaching Vol 11, No 1 (2010): Feudalism, History, and Education Vol 10, No 2 (2009): Nationalism, Ethnicity, and National Integrity Vol 9, No 2 (2008): Perkembangan Islam di Indonesia More Issue