cover
Contact Name
Harun Joko Prayitno
Contact Email
hjp220@ums.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
m.syahriandi@ums.ac.id
Editorial Address
Jalan Ahmad Yani No. 157, Pabelan, Surakarta, Jawa Tengah 57169
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Buletin KKN Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27160327     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
The scope of the journal study is community service activities in the form of: the application of science, technology, art, and culture to solve various problems that exist in the educational community understanding the conditions of community education in remote educational communities, to foster sensitivity and concern for the education community who need educational assistance training and development of soft skills and character for college or school students training and life-skills development for college or school students preparing the youth to develop Business Charities (especially Muhammadiyah Business Charities) training and development for future leaders training students in developing the ability to live in society in the context of education preparing university graduates as education initiators and education fighters
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 143 Documents
Improving the English Skills of Elementary School Students in Tourism Areas Siti Nur Azizah; Muhammad Randi Setiadi; Desi Destiana Agusman; Faino Elesion Raprap
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 1, Juni 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v5i1.11830

Abstract

English is an international language used by the global community from various countries to communicate with each other by default. However, not all people living in tourism areas, including schoolchildren, have fluent English skills. Even though school children are the next generation, who will later develop tourism potential in the area, this service provides English language training to elementary school students in potential tourism areas in Belitung Regency. The community service method is in the form of pronunciation training and short conversations in English, delivered in English games and songs. As a result, children become more proficient in vocabulary and communicating briefly in English. The results of this study indicate that children can quickly master foreign languages if their learning is in the form of fun games or songs. So that English skills can begin to be applied to children and later will make it easier for them to communicate with foreign tourists who stop at these tourist sites.
Penguatan Pemahaman Budaya Indonesia pada SB Hulu Langat Melalui Metode Discovery Learning Cerita Rakyat “I La Galigo” Andi Tenri Sua; Andi Muhammad Irfan Taufan Asfar; Romi Adiansyah
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 1, Juni 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v5i1.11839

Abstract

Prosa rakyat atau lebih dikenal dengan cerita rakyat adalah cerita yang berasal dari masyarakat dan berkembang dalam masyarakat. Tersebarnya cerita rakyat di seluruh nusantara mengakibatkan penggalian kearifan lokal menjadi sangat penting sebagai upaya untuk melestarikan budaya bangsa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat kemitraan Internasional ini bertujuan untuk memberikan penguatan pemahaman kepada mitra akan pentingnya budaya Indonesia khususnya cerita rakyat Sulawesi Selatan yaitu I La Galigo. Mitra dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah siswa dan guru SB Hulu Langat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Penyuluhan meliputi tahap sosialisasi atau penyampaian terkait dengan program pengabdian yang dilaksanakan. Pada tahap pelatihan diterapkan metode discovery learning, yaitu penyampaian cerita rakyat secara lisan dan tertulis, kegiatan menyimak dan membaca dengan seksama, serta sharing session mengeluarkan pendapat secara mandiri. Tahap pendampingan dilakukan untuk mengetahui kendala mitra selama pelaksanaan program agar dapat memberikan solusi alternatif. Adapun hasil yang diperoleh yaitu adanya respon, tanggapan atau pendapat positif dari siswa maupun guru SB Hulu Langat terkait metode discovery learning yang diterapkan dalam menguatkan pemahaman serta memotivasi mitra dalam berliterasi akan pentingnya budaya Indonesia khususnya cerita rakyat Sulawesi Selatan I La Galigo.
Edukasi Pemilahan Sampah sebagai Upaya Penanganan Masalah Sampah di SD Muhammadiyah Baitul Fallah Mojogedang Rifiana Febriyanti; Nur Vita Amelia Rahayu; Wunimas Daya Pitaloka; Asmirati Yakob; Muhammad Samsuri
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 1, Juni 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v5i1.11840

Abstract

Sampah dapat menyebabkan berbagai permasalahan jika tidak dikelola secara tepat. Pengelolaan sampah yang tidak benar dapat menimbulkan masalah serius dalam kehidupan manusia. Oleh sebab itu perlu adanya pemilahan sampah secara tepat. Tujuan pengamatan ini yaitu mengedukasi peserta didik SD Muhammadiyah Baitul Fallah Mojogedang dalam pemilahan sampah organik dan anorganik, dan mengimplementasikan pembiasaan peserta didik SD Muhammadiyah Baitul Fallah Mojogedang dalam membuang sampah pada tempatnya sesuai dengan jenisnya. Metode pelaksanaan pada pengabdian ini adalah 1) metode ceramah, 2) metode demonstrasi, 3) metode tanya jawab, dan 4) metode pendampingan. Hasil dari pengabdian yang telah dilakukan yaitu sosialisasi edukasi dan pengarahan kepada peserta didik kelas 1 Al-Kudus dan Kelas 2 Ar-Rahim SD Muhammadiyah Baitul Fallah, selanjutnya yaitu melakukan pendampingan dan praktik dengan menyediakan dan memfasilitasi dua tempat sampah yang terdiri dari jenis sampah organik dan anorganik. Tempat sampah organik berwarna hijau, sedangkan tempat sampah anorganik berwarna kuning. Adanya keberlanjutan kegiatan yang akan dilaksanakan pihak sekolah untuk pembiasaan dan pengarahan peserta didik dalam membuang sampah pada tempatnya sesuai dengan jenisnya, sehingga mampu menumbuhkan kesadaran pada peserta didik akan pentingnya menjaga dan merawat lingkungan. Hal tersebut tentu akan menciptakan karakter cinta lingkungan dan penerapan pola hidup sehat.
Menumbuhkembangkan Karakter Cinta Tanah Air melalui Lomba Kemerdekaan pada Siswa Sanggar Bimbingan IKABA IMABA, Malaysia Pratiwi Yulia Saputri; Harun Joko Prayitno; Dian Artha Kusumaningtyas; Himatus Syaadah
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 1, Juni 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v5i1.11841

Abstract

Pengabdian ini dimaksudkan untuk menggambarkan tentang bagaimana upaya mahasiswa KKN-Dik dan sanggar bimbingan belajar (SB) IKABA IMABA 1 dalam menumbuhkan karakter cinta tanah air pada anak-anak imigran di Selangor, Malaysia. Metode pelaksanaan dalam pengabdian ini adalah metode kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan upaya mahasiswa dalam menumbuhkan sikap karakter cinta tanah air melalui lomba perayaan kemerdekaan HUT RI. Teknik penghimpunan data yang dilakukan adalah observasi dan dokumentasi yang bersumber dari data pribadi peneliti. Hasil pengabdian ini menunjukkan adanya karakter cinta tanah yang rendah yang dimiliki oleh para anak imigran dengan berbagai faktor pendukung dan penghambat yang menyertai penyebabnya. Oleh karena itu peran mahasiswa KKN-Dik dan Sanggar Bimbingan Belajar IKABA IMABA 1 sangat diperlukan dalam membimbing dan menumbuhkan sikap karakter cinta tanah air (nasionalisme) pada diri anak-anak imigran di Selangor, Malaysia. Antara lain upaya yang dilakukan adalah dengan menyisipkan nilai-nilai kebangsaan atau karakter ke-Indonesia-an ini melalui lomba perayaan kemerdekaan HUT Republik Indonesia. Sikap yang diharapkan setelah adanya lomba kegiatan perayaan kemerdekaan ini anak-anak imigran dapat memiliki sikap atau profil pelajar Pancasila yakni, beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, kebhinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis dan kreatif.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Komik Pembelajaran Bagi Para Guru di SMA Teladan Palembang Yuliarni; Fatmah; Apriana; Heryati; Nurhayati; Dewi Setyawati; Yusinta Tia Rusdiana
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 1, Juni 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v5i1.11866

Abstract

Fenomena menurunnya minat belajar siswa dengan mata pelajaran yang materinya cukup banyak menjadi masalah yang cukup lama masih terus akan dipecahkan. Ditambah lagi dengan pola ajar guru yang masih ada menggunakan cara konvensional menambah kebosanan bagi para siswa. Tidak sedikit siswa yang mengantuk, mengobrol dan bahkan menggunakan ponsel ketika mengikuti mata pelajaran. Hal tersebut menjadi permasalahan yang harus dipecahkan. Setelah banyak penelitian mengenai brosur, leaflet atau banner sebagai bahan ajar untuk mata pelajaran di sekolah, maka penelitian ini menghadirkan bahan ajar lain berupa komik. Tujuan diadakan sosialisasi pembuatan komik ini adalah agar para guru dapat menyajikan materi yang mampu menarik minat belajar siswa secara lebih. Sekolah mitra yang dijadikan sebagai tempat melaksanakan pengabdian ini adalah di SMA Teladan Palembang. Metode pelaksanaan sosialisasi ini disampaikan melalui persentasi dan ceramah. Tahapan pelaksanaannya dimulai dari mengidentifikasi permasalahan di sekolah sasaran, merancang dan membuat komik, dan sosialisasi di sekolah sasaran. Hasilnya, kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh para guru di SMA Teladan Palembang dengan antusias dan bersemangat.
Implementasi Service Learning di SD Muhammadiyah Program Khusus Ampel, Boyolali Febriyanto Arif Nugroho; Muhammad Iqbal; Fachri Ramadhan; Annisa Swastika; Obby Taufik Hidayat
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 1, Juni 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v5i1.11867

Abstract

KKN-Dik merupakan salah satu bentuk kegiatan yang memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk hidup di tengah-tengah masyarakat. Dalam pelaksanaannya masih terdapat kekeliruan dalam hal pengadaan program kerja. Pendekatan service learning hadir untuk meluruskannya. Service learning bertitik tolak pada aplikasi ilmu. Hal ini sangat berkaitan erat dengan peran mahasiswa dalam melaksanakan KKN-Dik, yang mana mahasiswa ikut andil, berperan, dan berkontribusi langsung dalam masyarakat. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah difusi iptek, yaitu sebuah metode penyebarluasan informasi yang dapat meningkatkan wawasan seseorang di bidang pengetahuan melalui teknologi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui dua tahapan, yaitu tahap observasi atau screening dan tahap pengembangan. Dalam pengimplementasiannya dalam pelaksanaan KKN-Dik FKIP UMS tahun 2023, penerapannya diselaraskan dengan program kerja yang dilaksanakan di lokasi KKN-Dik. Adapun program kerja sesuai dengan service learning yang terlaksana pada pelaksanaan KKN-Dik di SD Muhammadiyah PK Ampel, adalah Pojok Literasi (program kerja Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), Tangga Literasi Keuangan (program kerja Prodi Pendidikan Akuntansi), dan Papan Plang Profil Pelajar Pancasila (program kerja Prodi Pendidikan PPKn). Pada dasarnya, service learning pada kegiatan KKN-Dik FKIP UMS di SD Muhammadiyah PK Ampel ini merupakan upaya untuk mengaplikasikan dan mengimplementasikan ilmu teori yang didapatkan oleh mahasiswa selama perkuliahan di kampus pada kelompok sasaran agar ilmu, pengalaman, dan teori yang mahasiswa dapatkan dapat berguna dan diimplementasikan serta diaplikasikan sesuai dengan bidang keahlian program studi masing-masing mahasiswa.
Penguatan Nasionalisme Melalui Pembelajaran Pancasila dan Metode Repetisi bagi Siswa di Sanggar Bimbingan Rawang Selangor, Malaysia Sitti Magfirah Makmur; Rahmat Dunggio; Moh. Ziad Pilomonu; Rizki Maulana
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 1, Juni 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v5i1.11868

Abstract

Sanggar Bimbingan (SB) adalah sekolah alternatif utama bagi anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia. Bukan hanya lemah dalam hal statusnya sebagai lembaga pendidikan non-formal, dalam hal fasilitas dan sumber daya tenaga pendidik masih banyak SB masih tergolong sangat rendah. Salah satu SB yang kondisinya cukup memprihatinkan adalah SB Rawang. Kondisi yang serba kekurangan di SB Rawang ini menyebabkan suntikan motivasi menjadi hal yang sangat dibutuhkan. Motivasi ini bukan saja hanya untuk para siswanya, melainkan juga penting untuk guru atau pembimbingnya. Selain masalah motivasi, tingkat pengajaran dan penanaman nasionalisme juga menjadi hal yang sangat urgen untuk menjadi perhatian. Maka dari itu Pengabdian di SB Rawang melalui PkM-KI Angkatan ke-6 ini difokuskan pada program motivasi bagi siswa dan guru pembimbingnya serta penguatan nasionalisme khususnya pengenalan Pancasila sebagai Dasar Negara. Metode yang digunakan adalah Metode Repetisi. Sedangkan untuk penguatan motivasi bagi siswa dan guru pembimbing dengan cara memanfaatkan fasilitas multimedia yang tersedia. Hasil dari program ini memberikan dampak yang sangat signifikan. Dalam 3 hari pelaksanaan program, suasana pembelajaran di SB Rawang menjadi sangat ceria dan penuh semangat. Para siswa juga telah dapat menghafal dengan lancar serta memberikan contoh sederhana mengenai nilai-nilai Pancasila.
Pendidikan Lingkungan melalui Virtual Marine Edutourism bagi Siswa Sanggar Belajar Sungai Penchala, Malaysia Riza Sativani Hayati; Ainun Jariah; Yatin Khoirul Imam; Megi Adrianto Yoluut; Indra Kusmawan
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 1, Juni 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v5i1.11873

Abstract

Literasi lingkungan menjadi bagian penting multiliterasi yang harus dimiliki oleh siswa di Era Revolusi Industri 5.0. Salah satu yang dapat diupayakan untuk meningkatkan literasi lingkungan adalah pendidikan lingkungan. Siswa Sanggar Belajar Sungai Penchala merupakan Warga Negara Indonesia di Malaysia yang berhak menerima pendidikan secara layak, terutama pendidikan lingkungan. Pendidikan lingkungan diberikan kepada mereka melalui implementasi Experiential and Joyful Learning-Marine Edutourism (EJoy-ME) melalui underwater virtual diving menggunakan Google Street View pada aplikasi Google Earth. Kegiatan ini mengikuti sintaks EJoy-ME yang sebelumnya telah terbukti meningkatkan literasi lingkungan, yaitu: leisure, experiencing, reflecting, processing, generalizing, dan testing in new situation. Pengabdian masyarakat berupa EJoy-ME melalui underwater virtual diving ini efektif sebagai alternatif pendidikan lingkungan yang dibuktikan dengan kenaikan literasi lingkungan aspek pengetahuan. Kegiatan pembelajaran ini diharapkan dapat terus dilakukan agar menjadi bagian dari solusi permasalahan rendahnya literasi lingkungan masyarakat.
Pemberdayaan Guru dan Fasilitator dalam Pembelajaran Kelas Rangkap pada Sanggar Belajar Malaysia Berpendekatan Profil Pelajar Pancasila Ratnasari Diah Utami; Minsih; Harun Joko Prayitno; Eka Destriyanto Pristi; Riska Yulia Ayu Lestari; Dwi Handayani; Vera Tristiana; Rifkah Yoviyanti; Klarissa Afif; Shohenuddin
Buletin KKN Pendidikan Vol. 5, No. 1, Juni 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v5i1.11876

Abstract

Pembelajaran kelas rangkap merupakan suatu model pelaksanaan pembelajaran yang cukup asing di Indonesia. Namun, ada beberapa lembaga pendidikan yang perlu melaksanakan kelas rangkap karena kondisi siswa di dalam satu kelas terdapat berbagai rentang usia, serta adanya keterbatasan sarana prasarana yang dimiliki. Sanggar Belajar yang ada di Malaysia adalah salah satu penyelenggara pendidikan yang mengalami kondisi seperti itu sehingga memerlukan opsi pembelajaran kelas rangkap. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pembelajaran kelas rangkap serta implementasi pelaksanaan kelas rangkap untuk guru dan siswa di sejumlah sanggar belajar yang ada di Malaysia yang dipusatkan di Sanggar Belajar Rawang Malaysia. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) Sosialisasi pelaksanaan untuk mendiskusikan dengan mitra terkait pelaksanaan pengabdian, (2) Pelatihan pada guru dalam pembelajaran kelas rangkap berpendekatan profil pelajar Pancasila, (3) Pendampingan pada guru dalam melaksanakan pembelajaran kelas rangkap, dan (4) Monitoring dan evaluasi pembelajaran kelas rangkap yang telah dilakukan guru. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa: (1) Pengelolaan kelas sebelum diterapkan kelas rangkap masih rendah, namun melalui edukasi dan pelaksanaan kelas rangkap pembelajaran yang berlangsung di sanggar belajar menjadi lebih terorganisir dengan baik, dan (2) Hambatan dalam pelaksanaan kelas rangkap terdapat pada alat pembelajaran yang masih kurang seperti buku siswa dan keterbatasan media pembelajaran.
Pelatihan Flipped Learning dengan Pendekatan STEM di SD Muhammadiyah 22 Sruni Surakarta Rusnilawati; Muhamad Taufik Hidayat; Atika Azzahro Hazima; Ummi Tadzkiroh; Rizki Rahma Kusuma; Rachmania Senjawani Putri; Suryanto Nugroho; Sujalwo
Buletin KKN Pendidikan Vol. 4, No. 2, Desember 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v4i2.11884

Abstract

Kondisi pandemi yang masih berlangsung hingga sekarang menyebabkan sekolah perlu berupaya keras dalam mengatur strategi pembelajaran. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah meningkatkan kualitas pembelajaran yang dilaksanakan secara Flipped Learning Model dengan berbagai platform e-learning. Terdapat dua permasalahan utama yang akan diselesaikan melalui program ini, yaitu: 1) kualitas pembelajaran berbasis ICT yang masih rendah; 2) kurangnya pengetahuan guru mengenai model pembelajaran inovatif di era digital. Oleh karena itu, tujuan dari program ini adalah: 1) meningkatkan pengetahuan guru dalam penerapan model pembelajaran inovatif abad 21 yaitu pembelajaran digital dengan pembelajaran Flipped Learning Model dengan pendekatan STEM; 2) meningkatkan keterampilan guru dalam mengajar menggunakan pembelajaran digital Flipped Learning Model dengan Pendekatan STEM. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui metode yang terdiri dari beberapa tahap mulai dari koordinasi, survei lapangan, persiapan pelatihan, pelaksanaan kegiatan, monitoring, dan evaluasi. Pelatihan dilaksanakan secara luring dan daring dengan memanfaatkan berbagai platform teknologi digital yaitu Open Learning, YouTube, PPT bernarasi, Bandicam, Camtasia Studio, Instagram, dan aplikasi editing video lainnya. Program ini dilaksanakan dengan melibatkan berbagai pihak, yaitu: Kepala Dikdasmen Kota Surakarta, Kepala SD Muhammadiyah 22 Sruni Surakarta, serta guru. Sejumlah 20 guru setuju dengan penerapan pendekatan STEM dengan Flipped Learning Model untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berpikir HOTS. Pendekatan STEM dan FLM dapat menjadi pembelajaran inovatif abad 21 yang mendorong siswa untuk menguasai keterampilan 4C (Critical Thinking, Creativity, Collaboration, dan Communication).

Page 11 of 15 | Total Record : 143