cover
Contact Name
Harun Joko Prayitno
Contact Email
hjp220@ums.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
m.syahriandi@ums.ac.id
Editorial Address
Jalan Ahmad Yani No. 157, Pabelan, Surakarta, Jawa Tengah 57169
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Buletin KKN Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27160327     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
The scope of the journal study is community service activities in the form of: the application of science, technology, art, and culture to solve various problems that exist in the educational community understanding the conditions of community education in remote educational communities, to foster sensitivity and concern for the education community who need educational assistance training and development of soft skills and character for college or school students training and life-skills development for college or school students preparing the youth to develop Business Charities (especially Muhammadiyah Business Charities) training and development for future leaders training students in developing the ability to live in society in the context of education preparing university graduates as education initiators and education fighters
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 143 Documents
Peningkatan Ketahanan Pangan Masyarakat dalam Masa Pandemi Covid-19 Di Desa Kandangan Kabupaten Blitar Suryandari Istiqomah; Krisdiantoro; Novan Wahyu Indra Pratama; Anggista Citra Pita Sari; Eldinar Mohamad Oktatian; Annisa’ Puspaning Ati; Amelia Candra Kusuma; Sonhaji Pratito; Galuh Suryo Utomo; Fitri Icha Masdita; Dama Laksita Apta Sukaton
Buletin KKN Pendidikan Vol. 4, No. 1, Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v4i1.11903

Abstract

Masa pandemi dirasa memiliki banyak dampak oleh masyarakat Desa Kandangan. Peningkatan beberapa harga komoditas menjadi permasa­lahaan ekonomi rumah tangga, terlebih pendapatan yang diterima tetap sama atau bahkan menurun selama masa pandemi Covid-19. Harga bahan pangan pokok juga beberapa meningkat sehingga memerlukan alternatif oleh masyarakat sendiri untuk mengurangi pengeluaran, salah satunya dapat terwujud melalui penerapan warung hidup dari pekarangan sendiri. Oleh karena itu kegiatan KKN berdasarkan domisili dari Universitas Sebelas Maret memberikan pelatihan mengenai upaya peningkatan ketahanan pangan masyarakat selama Pandemi Covid-19 dengan menerapkan teknik budidaya hidroponik, selain mengurangi pengeluaran juga menjaga kualitas pangan agar kesehatan selama pandemi terjaga. Antusiasme peserta selama keber­jalanan pelatihan penanaman dengan teknik hidroponik sangat baik hingga masyarakat selain peserta juga ikut andil dalam kegiatan pengamatan perkembangan hasil pelatihan. Hasil hidroponik tersebut diharapkan dapat dikonsumsi oleh masyarakat Desa Kandangan sendiri dan dapat dikomersilkan bila hasil produksinya banyak. Untuk mendukung dan memotivasi dalam menjual hasil tersebut, diselenggarakan webinar dengan tujuan out­putnya yakni menambah dan meningkatkan skill wirausaha. Selain ketahanan pangan dari menjaga kualitas pangan, kondisi kesehatan masyarakat Desa Kandangan juga perlu dijaga dengan menambah tingkat kepedulian akan bahaya virus Covid-19. Untuk mengurangi penyebaran virus dan meningkatkan kepedulian masyarakat yang masih tak acuh dengan tidak menerapkan protokol kesehatan, tim pengabdian masyarakat membuat fasilitas alat cuci tangan injak untuk digunakan oleh masyarakat Desa Kandangan.
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Project Based Learning melalui Temu Pendidik Daerah Madya Giri Aditama; Maila Huda Shofyana; Rachmat Imam Muslim; Imam Pamungkas; Susiati
Buletin KKN Pendidikan Vol. 4, No. 1, Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v4i1.11905

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka menuntut peningkatan kemampuan guru untuk menyesuaikannya. Salah satu poin utama dalam aplikasi kurikulum tersebut adalah penerapan metode Project Based Learning yang dianggap memiliki potensi besar dalam memaksimalkan kompetensi siswa. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk meingkatakan kompetensi guru di daerah Kota Pekalongan dalam memahami Project Based Learning dan penerapannya. Kegitan yang di selenggarakan di SMA Sains Cahaya Al Quran Pekalongan ini diikuti oleh 32 peserta, terdiri dari guru-guru yang berasal dari beberapa sekolah di kota pekalongan. Metode pelatihan diterapkan dalam kegiatan pengabdian ini yang dikemas dalam konsep Temu Pendidik Daerah. Fakta dilapangan yang telah terjadi bahwa mayoritas pendidik hanya memahami PjBL sebatas pemberian tugas keapada siswa, padahal PjBL lebih dari itu. Metode ini dapat memaksimalkan kompetensi siswa, menerapkan 6 profil pelajar pancaseila dengan maksimal, serta dapat membantu guru dalam penilaian apabila dikombinasikan dengan asesmen yang tepat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan selain meluruskan miskonsepsi tersebut juga untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam menyusun pembelajaran dalam era Merdeka Belajar.
Pemanfaatan Sudut Baca dalam Meningkatkan Literasi Kewarganegaraan Siswa di Era Digital Naillysa Rahmawati; Wibowo Heru Prasetiyo; Rudy Bagus Wicaksono; Achmad Muthali'in; Miftakhul Huda; Atang
Buletin KKN Pendidikan Vol. 4, No. 1, Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v4i1.11906

Abstract

Literasi adalah hal yang sangat esensial di era digital ini. Peningkatan literasi akan mengoptimalkan sumber daya manusia terutama dalam me-menuhi keterampilan abad 21 dan pembentukan good citizen. Sayangnya eksistensi perpustakaan saat ini belum mampu menggugah siswa untuk membaca bahkan hanya untuk sekedar berkunjung. Pemanfaatan sudut baca di kelas menjadi solusi yang sangat efektif untuk meningkatkan budaya membaca dan menjelaskan pentingnya literasi di era digital saat ini. Hal inilah yang menjadi tujuan dari penelitian ini. Metode dalam penelitiann ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terkait pemanfaatan sudut baca untuk meningkatkan literasi kewarganegaraan di kelas IV SD Negeri Tempuran 2. Hasil pelaksanaan pemanfaatan sudut baca berjalan secara efektif sesuai rencana sehingga pembiasaan membaca siswa sudah mulai terbentuk dengan mengikuti tiga tahapan. Pertama, sebelum membaca melalui: a) sosialisasi dan koordinasi pemanfaatan sudut baca dengan guru, b) pemberian motivasi membaca kepada siswa c) penyusunan tata ruang dan rak buku. Kedua, ketika membaca melalui: a) memaksimalkan pemanfaatan sudut baca, b) melaksanakan kegiatan membaca di sudut baca selama 15 menit, c) melakukan kegiatan diskusi dan pembahasan terkait hasil bacaan. Ketiga, setelah membaca melalui: a) membuat ring-kasan, b) mengevaluasi hasil ringkasan, dan c) merefleksi terkait isi bacaan yang dibaca siswa. Kelemahan dalam penelitian ini ialah sebagian siswa masih memiliki minat yang kurang terhadap kebiasaan membaca dan siswa yang masih lemah dalam menjalankan proses diskusi setelah membaca.
Penguatan Literasi Sosio-Emosional Siswa SMK melalui Implementasi Program Roots untuk Mencegah Cyberbullying Nina Permata Sari; Muhammad Andri Setiawan; Eklys Cheseda Makaria; Hendro Yulius Suryo Putro; Hana Qatrun Nada; Nailah Arridho
Buletin KKN Pendidikan Vol. 7, No. 2, Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v7i2.12073

Abstract

Cyberbullying merupakan salah satu permasalahan serius dalam ekosistem pendidikan modern yang berdampak pada kesehatan mental, interaksi sosial, dan iklim belajar siswa, khususnya di kalangan remaja pengguna aktif media sosial. Permasalahan ini menjadi semakin kompleks di lingkungan sekolah kawasan lahan basah, di mana peningkatan penggunaan teknologi digital belum sepenuhnya diimbangi dengan literasi digital dan penguatan karakter sosial-emosional siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, empati, serta keterampilan sosial siswa SMK Negeri 2 Pelaihari dalam mencegah dan menghadapi cyberbullying melalui penerapan Program Roots berbasis partisipatif. Metode pelaksanaan meliputi pendidikan masyarakat melalui sosialisasi dan penyuluhan, pelatihan penguatan karakter dan komunikasi asertif berbasis Program Roots, produksi konten kampanye digital anti-cyberbullying oleh siswa agen perubahan, serta pendampingan dan advokasi berkelanjutan bersama pihak sekolah. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test sebagai alat refleksi untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa, didukung oleh observasi dan dokumentasi kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pada seluruh indikator, baik aspek kognitif, afektif, maupun keterampilan sosial, dengan peningkatan paling signifikan pada empati terhadap korban dan strategi menghadapi perundungan digital. Selain itu, terjadi perubahan perilaku sosial yang positif, meningkatnya kepercayaan diri siswa sebagai agen perubahan, serta terbentuknya budaya sekolah yang lebih suportif dan responsif terhadap isu cyberbullying. Kegiatan ini menunjukkan bahwa Program Roots efektif sebagai model intervensi preventif berbasis pengabdian kepada masyarakat dan layak direplikasi di sekolah lain dengan pendekatan kontekstual dan kolaboratif.
Pelatihan Jurnalistik Digital Berbasis Kecerdasan Buatan bagi Siswa MTsN 1 Surakarta melalui Pendekatan Service Learning Tri Santoso; Hari Kusmanto; Meydika Triyan Kusuma; Nindy Muji Utami; Duwi Saputro
Buletin KKN Pendidikan Vol. 7, No. 2, Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v7i2.12321

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan keterampilan jurnalistik siswa melalui pelatihan penulisan berita yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) secara etis dan efektif. Sasaran kegiatan ini adalah siswa MTsN 1 Surakarta yang tergabung dalam ekstrakurikuler jurnalistik. Pelaksanaan program menggunakan pendekatan service learning yang mengintegrasikan pembelajaran aktif, partisipatif, dan reflektif dalam konteks pelayanan edukatif berbasis teknologi. Program dirancang dalam tiga tahapan utama, yakni persiapan, pelaksanaan, serta refleksi dan evaluasi. Pada tahap persiapan, dilakukan pemetaan kebutuhan peserta dan koordinasi intensif dengan pihak madrasah. Tahap pelaksanaan mencakup pemberian materi jurnalistik dasar, praktik menulis berita menggunakan bantuan teknologi AI, yakni ChatGPT, serta diskusi mendalam mengenai etika dan batasan penggunaan AI dalam produksi informasi. Evaluasi dilaksanakan secara formatif selama proses berlangsung dan sumatif di akhir kegiatan, menggunakan rubrik penilaian komprehensif yang mencakup unsur 5W+1H, koherensi isi, keakuratan informasi, struktur piramida terbalik, serta efektivitas penggunaan bahasa jurnalistik. Hasil pretest dan posttest menunjukkan peningkatan yang signifikan (p < 0,000), yang mengindikasikan bahwa pelatihan berdampak positif terhadap kemampuan siswa dalam menulis berita secara sistematis dan bertanggung jawab. Selain penguatan aspek teknis, kegiatan ini juga berhasil membentuk kesadaran etis, kemampuan berpikir kritis, serta tanggung jawab sosial siswa dalam menghadapi tantangan komunikasi di era digital. Dengan demikian, kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi teknologi AI dalam pembelajaran jurnalistik dapat memperkuat kompetensi literasi digital generasi muda secara transformatif.
Penguatan Literasi Etika Artificial Intelligence bagi Guru SMA sebagai Upaya Pemanfaatan Teknologi untuk Pendidikan Norma Sari; Dody Hartanto; Sri Winiarti
Buletin KKN Pendidikan Vol. 7, No. 2, Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v7i2.12528

Abstract

Perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) di bidang pendidikan menghadirkan peluang sekaligus tantangan, terutama terkait aspek etika, perlindungan konsumen, dan keamanan data. Guru tidak hanya berperan sebagai pengguna, tetapi juga sebagai konsumen dan mediator teknologi AI di lingkungan sekolah. Namun, masih terdapat keterbatasan pemahaman dan kesadaran guru dalam memanfaatkan AI secara etis dan bertanggung jawab. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran guru mengenai etika konsumen AI serta pemanfaatannya yang aman dan selaras dengan nilai-nilai pendidikan. Kegiatan dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta dengan melibatkan 46 guru melalui pendekatan pendampingan partisipatif berupa rangkaian pelatihan tematik dan workshop. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test sebagai alat evaluasi pembelajaran untuk mengukur perubahan tingkat pemahaman peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru yang signifikan setelah mengikuti pelatihan. Peningkatan ini menunjukkan efektivitas program dalam memperkuat literasi etis dan kesadaran guru terhadap penggunaan AI di pendidikan. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan luaran berupa buku panduan Etika Konsumen Kecerdasan Artifisial bagi Guru sebagai referensi praktis berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini berkontribusi pada penguatan kapasitas profesional guru dalam menghadapi transformasi digital pendidikan secara etis dan bertanggung jawab.
Pendampingan Pembelajaran Kelas Rangkap melalui Pemanfaatan Game Edukatif Blooket di Sanggar Bimbingan Malaysia Salsabila Aufa Khairunnisa; Zahroh Firdausi; Diana Pramudya Wardhani
Buletin KKN Pendidikan Vol. 7, No. 2, Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v7i2.12691

Abstract

Pemanfaatan media pembelajaran berbasis game edukatif merupakan salah satu inovasi yang relevan untuk menjawab tantangan pembelajaran di era digital, khususnya pada kondisi kelas rangkap dengan keterbatasan sumber daya. Media game edukatif berfungsi sebagai alat pedagogis yang mampu meningkatkan motivasi belajar dan keefektifan proses pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media pembelajaran game edukatif Blooket dalam meningkatkan motivasi dan keefektifan pembelajaran pada kelas rangkap di sekolah dasar, khususnya pada siswa kelas V dan VI di Sanggar Belajar Johor, Malaysia. Kondisi kelas rangkap dengan keberagaman tingkat kemampuan siswa menimbulkan tantangan dalam pengelolaan pembelajaran, terutama dalam pembagian waktu dan perhatian guru, yang berdampak pada rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa. Penerapan Blooket dilakukan sebagai upaya untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, interaktif, dan kompetitif secara sehat, serta mampu menyesuaikan tingkat kesulitan materi dengan kemampuan siswa. Metode pelaksanaan pengabdian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi dokumen, observasi selama proses pembelajaran, serta penyebaran angket untuk memperoleh tanggapan peserta didik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Blooket mudah diakses, memiliki tampilan menarik, serta efektif dalam meningkatkan motivasi belajar, partisipasi, dan pemahaman materi siswa. Fitur permainan seperti Gold Quest dan Racing memberikan variasi pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif dan meningkatkan kepercayaan diri siswa. Secara keseluruhan, penerapan Blooket mampu meningkatkan kualitas pembelajaran pada kelas rangkap dan dapat menjadi alternatif media pembelajaran inovatif di sekolah dasar.
Increased Motivation to Learn Mathematics in Students of Sungai Buloh Malaysia Learning Centre Through Traditional Games Naufal Ishartono; Adi Nurcahyo; Nuqthy Faiziyah; Fayza Putri Chalistha; Yoga Dwi Windy Kusuma Ningtyas; Retno Palupi; Eko Ari Wibowo; Cavella Noor Putri Anisa; Argenti Agung Hayuni; Azzah Amany; Ardi Bagus Setyo Budi; Farah Majidah
Buletin KKN Pendidikan Vol. 7, No. 2, Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v7i2.12826

Abstract

Indonesian diaspora students often experience low motivation in learning mathematics due to abstract instruction and limited culturally relevant learning media. This community service program aimed to enhance mathematics learning motivation among Indonesian elementary students at the Sungai Buloh Learning Studio, Malaysia, through the integration of traditional Indonesian games Bentik, Dakon, and Engklek. The program was designed based on partner needs and implemented as culturally integrated mathematics learning activities. An evaluative one-group pretest–posttest approach was employed to assess changes in students’ learning motivation. Participants consisted of 20 third-grade Indonesian diaspora students. Motivation data were collected using the Mathematics Motivation Questionnaire (MMQ) and analyzed descriptively and inferentially using a paired-samples t-test and effect size estimation. The results showed a significant increase in mathematics learning motivation after program implementation. The average motivation score improved by 15.00 points, with a statistically significant difference between pretest and posttest scores (p < 0.001) and a large effect size (d = 1.06). The most notable gains were observed in task value and self-efficacy, indicating that culturally embedded, game-based learning made mathematics more meaningful and accessible to students. In conclusion, traditional game-based mathematics learning is an effective and low-cost strategy for community service programs in diaspora contexts, supporting both learning motivation and cultural identity reinforcement.
Penerapan Teknologi Produksi dan Pemasaran Digital pada Kelompok Tani Jamur Tiram “KRAJATANI” Desa Kraja, Weru, Sukoharjo Dessy Ade Pratiwi; Soepatini Soepatini; Anisa Ur Rahma; Eqwar Saputra; Kharisma Dinda Amalia; Mahabil Mardya Ramadhan
Buletin KKN Pendidikan Vol. 7, No. 2, Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v7i2.12998

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing Kelompok Pembudidaya Jamur Tiram “KRAJATANI” di Desa Krajan, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, melalui penerapan teknologi tepat guna dan pendampingan digital marketing. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi keterbatasan sarana produksi, ketergantungan terhadap pembelian baglog dari pihak luar, serta rendahnya pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran produk. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui penyediaan mesin mixer bahan, mesin press baglog, dan mesin sterilisasi, disertai pelatihan teknis pembuatan baglog serta pendampingan pemasaran berbasis digital. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Agustus 2025 dengan melibatkan seluruh anggota kelompok Krajatani. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra mampu memproduksi baglog jamur tiram secara mandiri dan menghasilkan panen dengan kualitas yang baik. Pada aspek pemasaran, pendampingan digital marketing meningkatkan pemahaman peserta terhadap strategi pemasaran daring, yang ditunjukkan oleh peningkatan hasil post-test dibandingkan pre-test, serta terbentuknya akun toko online pada platform e-commerce. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan kapasitas produksi, literasi digital, dan kemandirian usaha kelompok mitra, sehingga berpotensi mendukung pengembangan usaha jamur tiram yang berkelanjutan berbasis potensi lokal.
Penguatan Gerakan Literasi Baca-Tulis dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 2 Kartasura Umu Hafiza Izzah; Rosalia Arofatul Ihsani; Laili Etika Rahmawati
Buletin KKN Pendidikan Vol. 7, No. 2, Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/buletinkkndik.v7i2.13322

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan serta merefleksikan implementasi literasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas VIII SMPN 2 Kartasura, sekaligus mengidentifikasi faktor pendukung dan hambatan dalam pelaksanaannya. Pengabdian dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui pendampingan kegiatan literasi yang telah berjalan di sekolah. Teknik pengumpulan data meliputi observasi kegiatan literasi, wawancara reflektif dengan guru Bahasa Indonesia sebagai mitra pengabdian, serta dokumentasi berupa jurnal membaca dan aktivitas siswa. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa implementasi literasi dilakukan melalui pembiasaan membaca selama 15 menit sebelum pembelajaran, penggunaan jurnal membaca, kegiatan membaca bergiliran, serta presentasi isi bacaan di depan kelas. Praktik tersebut berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman bacaan, keterampilan menulis ringkasan, serta kemampuan berbicara siswa. Faktor pendukung utama pelaksanaan literasi meliputi komitmen dan peran aktif guru, pembiasaan membaca yang konsisten, serta dukungan sarana sekolah. Adapun hambatan yang ditemukan meliputi rendahnya minat baca sebagian siswa, keterbatasan waktu pembelajaran, serta kurang variatifnya bahan bacaan. Kegiatan pengabdian ini menegaskan bahwa penguatan literasi memerlukan pendampingan berkelanjutan serta sinergi antara guru, sekolah, dan keluarga agar budaya literasi dapat berkembang secara efektif dan berkelanjutan.