cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Edutech
ISSN : 08521190     EISSN : 25020781     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Edutech adalah jurnal majalah ilmiah di Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia yang terbit sebanyak tiga kali dalam setahun pada bulan Februari, Juni, dan Oktober. Semua artikel yang dikirim melalui proses peer review double blind dan ulasan editor sebelum di publikasikan.Jurnal Edutech atau kepanjangan dari Educational Technology ini menerima artikel tentang pendidikan, teknologi pendidikan dan komunikasi
Arjuna Subject : -
Articles 267 Documents
THE EFFECTIVENESS OF TEACHING PERFORMANCE ASSESSMENT (PKG) PROGRAM ONLINE REPORT VIA WEBSITE AT TANGERANG CITY EDUCATION BOARD OF BANTEN PROVINCE (EFEKTIVITAS PELAPORAN PROGRAM PENILAIAN KINERJA GURU (PKG) ONLINE MELALUI WEBSITE PADA DINAS PENDIDI-KAN KOTA TANGERANG PROPINSI BANTEN) Rohmawati, Tatik
EDUTECH Vol 15, No 3 (2016): ESENSI PEMBELAJARAN MASA KINI
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edutech.v15i3.4871

Abstract

Abstract. This research is aimed to know the report of the effectiveness of Teachers’ Performance Assessment Program (Penilaian Kinerja Guru/PKG) online through web-site www.padamu.siap.web .id on the Education Affairs of Tangeran, Banten Province. Generally, in this implementation, there are many obstacles such as lack of information/promotion relates this program and less of communities’ satisfaction to the managing staff toward the report of the effectiveness of Teachers’ Work Assessment Program through website www.padamu.siap.web .id.This research uses the theory of David Krech, Richard S. Cruthfied and Egerton L. Ballachey. Those theories state that several consid-erable factors to get the effectiveness, there are results’ number, level of satisfactions, creative products and achieved intensity. This research is a descriptive research through qualitative approach. Method of collecting data in this research is interview, observation non participant, literature study and documentation. Then, the considerable technique of information is purposive to the government staff and accidental to the community and school’s staff. The results of this research show that the report of the effectiveness of Teachers’ Work Assessment Program (Penilaian Kinerja Guru/PKG) online through website www.padamu.siap.web .id on the Education Affairs of Tangeran, Banten Prov-ince is not effective enough. It can be seen from the numbers and results which are issued by Educational Affairs considered the effort and nowdays’ achievement. Satisfaction’s level on this program (PKG) is not maximal enough, because many communities and schools are not satisfied to the managing staff of the website. The creative product in this program does not seem good enough. Emotional intensity of the staff in managing web-site www.padamu.siap.web.id is not controlled well.Keywords: Effectiveness, Program Penilian Kinerja Guru Online (Teachers’ Work AssessmentAbstrak. Penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pelaporan program penilaian kiner-ja guru (PKG) online melalui website www.padamu.siap.web.id pada Dinas Pendidikan Kota Tangerang Propinsi Banten. Pelaksanaannya masih banyak mengalami berbagai hambatan mulai dari kurangnya sosialisasi pada pelaksanaan program, tingkat kepuasan masyarakat yang belum puas terhadap aparatur pada pelaporan program penilaian kinerja guru online melalui website www.padamu.siap.web.id. Penelitian ini menggunakan teori dari David Krech, Richard S. Cruthfied dan Egerton L. Ballachey. Teori ini. menyebutkan beberapa faktor yang harus diperhitungkan dalam efektivitas yaitu jumlah hasil, tingkat kepuasan yang diperoleh, produk kreatif, intensitas yang akan dicapai. Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kulitatif. Pengumpulan data yang digunakan wawancara, observasi non partisipan, studi kepustakaan dan dokumentasi. Sedangkan teknik penentuan informannya purposive untuk aparatur, accidental untuk masyarakat dan pihak sekolah. Hasil penelitian menunjukkanpenilaian kinerja guru online melalui website www.padamu.siap.web.id, pada Dinas Pen-didikan Kota Tangerang belum efektif dilihat dari jumlah dan hasil yang dikeluarkan Dinas Pendidikan mempertimbangkan usaha dan hasil pencapaian saat ini. Tingkat kepuasan pada program PKG ini belum maksimal karena masih banyak masyarakat dan sekolah yang be-lum puas terhadap kinerja aparatur pengelola website. Produk kreatif pada pelaksanaan pro-gram PKG belum cukup baik. Intensitas emosi aparatur dalam penanganan website www.padamu.siap.web.id belum terkontrol dengan baik.Kata kunci : Efektivitas, Program Penilian Kinerja Guru Online, Website www.padamu.siap.web.id
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN INKLUSI PADA SEKOLAH DASAR Kurniawati, Lia
EDUTECH Vol 16, No 2 (2017): GLOBAL EDUCATION
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v16i2.6152

Abstract

Abstract. The learning process and the handling of Children with Special Needs (ABK) grade inclusions pinned to the classroom teacher in several schools without teacher inclusion Spe-cial Assistants (GPK) the background for this thesis. Theoretically GPK still needed to be able to assist the process of Teaching and Learning Activities (KBM) and according to researchers it will have implications for the management of classroom learning the handling of children with special needs and other students joined in the inclusive classroom. Special Advisors Teacher procurement program has not been met and this is an obstacle. As a first step to determine the problem, the au-thors examined the inclusive learning management with or without Teacher Special Assistants (GPK) in order to improve the service quality of education both in process and outcome. The im-plementation are not of cooperation team of child psychologists, pediatricians, neurologists, and psychologists who can contribute greatly to the effectiveness of teaching children with special needs. From the findings of the researchers in the field can provide recommendations that the live-liness of the school component can be improved by following IHT or KKT program organized by the Department of Education so that the provincial level without any GPK implementation of inclu-sive education learning can be run in accordance with national education goals.Keywords : Inclusive, Learning, Education, Teacher, GPKAbstrak. Proses pembelajaran dan penanganan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) kelas inklusi ditumpukan kepada guru kelas pada beberapa sekolah inklusi tanpa Guru Pendamping Khu-sus (GPK) yang melatar belakangi penelitian tesis ini. Secara teoritis GPK tetap dibutuhkan untuk dapat membantu proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan menurut peneliti hal ini akan ber-implikasi pada manajemen pembelajaran di kelas terhadap penanganan anak berkebutuhan khusus maupun siswa lainnya yang tergabung dalam kelas inklusif. Pengadaan Guru Pembimbing Khusus belum terpenuhi dan hal ini merupakan kendala. Sebagai langkah awal untuk mengetahui masalah tersebut, penulis meneliti manajemen pembelajaran inklusif dengan atau tanpa Guru Pendamping Khusus (GPK) guna meningkatkan layanan mutu pendidikan baik proses maupun hasil. belum ter-laksananya kerjasama tim yang terdiri dari para ahli psikologi anak, dokter anak, dokter neurologi, dan psikolog yang dapat memberikan kontribusi yang besar terhadap efektifitas pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus. Dari hasil temuan dilapangan peneliti dapat memberikan rekomendasi bah-wa keaktifan komponen sekolah dapat ditingkatkan dengan mengikuti IHT atau program KKT yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan tingkat Provinsi sehingga tanpa GPK pun penyeleng-garaan pembelajaran pendidikan inklusif dapat berjalan sesuai dengan tujuan pendidikan nasional.Kata Kunci : Inklusi, Pembelajaran, Pendidikan, Guru, GPK
EVALUASI PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN LMS SCHOOLOGY PADA MATAKULIAH COMPUTER APPLICATION Wakhidah, Rokhimatul; Maftuh, Moh Farid
EDUTECH Vol 17, No 1 (2018): INTERDISIPLINER PEMBELAJARAN
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v1i1.10617

Abstract

Abstract. This research aimed to determine the evaluation of learning outcomes that have used LMS Schoology in the learning process compared to the previous semester on Computer Ap-plication Course that has not been using LMS. The evaluation is seen from the ability of lecturers in the use of LMS Schoology, to know the ability of students in the use of LMS Schoology, and to know the communication activity of lecturers and students in LMS Schoology. LMS Schoology is used as part of the blended learning model, which is collaborate class learning with online learn-ing. The research used descriptive qualitative method. Data collection tool was questionnaire is given to students who have used LMS Schoology. The study was conducted on English Language Students of 2nd Semester year academic 2016/2017. Data analysis technique used in analyzing questionnaire score is by calculating the percentage of the answer. As a basis for decision making on the assessment of the use of LMS Schoology, the qualification criteria adapted from Arikunto were used. The results showed that lecturers have been able to use the basic features of LMS. Stu-dents are able to use the features of downloading material and uploading tasks. Lecturers who also act as observer and researcher still have not maximized some of the existing features provided by the LMS. The lecturers and students were less active as lecturer still use direct communication rather than communication through news update on LMS. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi hasil pembelajaran yang telah menerapkan LMS Schoology di dalam proses pembelajaran dibandingkan dengan matakuliah Computer Application semester sebelumnya yang belum menggunakan LMS. Evaluasi yang di-maksud dilihat dari kemampuan dosen dalam penggunaan LMS Schoology, untuk mengetahui kemampuan mahasiswa dalam penggunaan LMS Schoology, dan untuk mengetahui keaktifan komunikasi dosen dan mahasiswa di dalam LMS Schoology. LMS Schoology digunakan sebagai bagian dari model pembelajaran blended learning, yaitu pembelajaran di kelas yang memadukan dengan pembelajaran online. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Alat pengum-pul data berupa angket yang diberikan kepada mahasiswa yang telah menggunakan LMS Schoolo-gy. Penelitian dilakukan terhadap Mahasiswa Bahasa Inggris Semester 2 TA 2016/2017. Teknik analisis data yang digunakan dalam menganalisis skor angket yaitu dengan menghitung persentase jawaban. Sebagai dasar pengambilan keputusan tentang penilaian penggunaan LMS Schoology, digunakan kriteria kualifikasi yang diadaptasi dari Arikunto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosen sudah mampu menggunakan fitur dasar LMS. Mahasiswa mampu menggunakan fitur mengunduh materi dan mengunggah tugas. Keaktifan dosen dan mahasiswa masih kurang karena dosen masih menggunakan komunikasi secara langsung daripada melalui pembaruan kabar melalui LMS.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT (STM) UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) SISWA KELAS IV SD AR-RAHMAN DARUL ILMI BANDUNG R, Zulfin; N, Shofiatun; A, Helmi; Jupri, Al
EDUTECH Vol 17, No 3 (2018): KOMPUTER, SEKOLAH & KOMUNITAS BELAJAR
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v17i3.14342

Abstract

Peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu hal yang utama untuk menghadapi perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) di abad 21. Pendidikan di sekolah dasar memiliki peran penting dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia, khususnya dalam menghasilkan peserta didik yang berkualitas sejak dini,yaitu manusia yang mampu berpikir kritis, kreatif, dan memiliki sikap positif terhadap perkembangan sains, masyarakat serta berinisiatif dalam menanggapi isu di masyarakat yang diakibatkan oleh dampak perkembangan pengetahuan dan teknologi. Model pembelajaran yang dapat diterapkan sesuai dengan perkembangan teknologi  adalah model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM). Model pembelajaran STM menekankan agar siswa dapat berpikir, menilai, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan Lochhead dan Yager (1996). Untuk itu penulis menerapkan model pembelajaran STM untuk mengembangkan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas IV SD Ar-Rahman Darul Ilmi, Bandung melalui pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian One Shot Case Study.
THE DEVELOPMENT OF SUPPORTING TOOL APPLICATION SOFTWARE FOR PROCESSING STATISTICAL DATA BASED ON VISUAL BASIC APPLICATION (VBA) Mariyana, Rita
EDUTECH Vol 14, No 1 (2015): DINAMIKA PENDIDIKAN INDONESIA
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edutech.v14i1.958

Abstract

Abstract. This study aims to develop to improve the quality of learning by making statistical data processing tools are easy to understand, easy to use by following the flow and statistical methods so that students can quickly perform data processing in both subjects for task completion and the completion of an essay, a thesis or a dissertation. To describe the results of a study to improve the quality of learning with this statistical tool research uses descriptive method, the purposive sampling technique to students taking statistics courses in early childhood teacher education study program Indonesia University of Education. Data from the study, questionnaires, interviews, observation and documentary studies analyzed by quantitative and qualitative techniques. The final product of this study is to improve the quality of products tools of statistical data processing and statistical are quickly understood and easily used not only for Early Childhood Education students but for students taking a statistics course.Keywords   : Tools, Learning Media, Process, Statistics Abstrak. Penelitian ini bertujuan melakukan pengembangan untuk meningkatkan mutu pembelajaran dengan membuat alat bantu olahdata Statistik yang mudah dipahami, mudah digunakan dengan mengikuti alur dan metode Statistik sehingga mahasiswa dapat dengan cepat dan mudah dalam melakukan pengolahan data baik itu untuk penyelesaian tugas mata kuliah maupun penyelesaian skripsi, tesis, ataupun disertasi. Untuk mendeskripsikan hasil penelitian dari peningkatan mutu pembelajaran dengan alat bantu Statistik ini penelitian menggunakan metode quasi eksperimen, dengan teknik purposive sampling pada mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Statistik pada Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia. Produk akhir penelitian peningkatan mutu pembelajaran ini adalah produk aplikasi alat bantu olahdata Statistik untuk mata kuliah statistik yang cepat dipahami dan mudah digunakan untuk semua mahasiswa yang mengambil mata kuliah Statistik serta untuk pengolahan data penelitian. Kata Kunci :  Alat Bantu, Olahdata, Statistik
KETERCAPAIAN SEKOLAH BERASRAMA DALAM UPAYA PENINGKATAN MUTU DAN AKSES PENDIDIKAN Perdana, Novrian Satria
EDUTECH Vol 18, No 2 (2019)
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v18i2.15127

Abstract

One of the main problems in the field of education in Indonesia to date is quality and access. The decline in the results of the UN 2017 and APK to the next level indicates that a more comprehensive and affordable education model is needed. Dormitory education models in the form of boarding schools can implement a comprehensive-holistic education program including religion, academic development, the ability to survive (soft skills and hard skills), the insight of the Unitary Republic of Indonesia (NKRI), and building global insight. Considering the importance of boarding schools, up to now many boarding schools have been established but little research has been conducted on the conditions of their achievement based on the National Education Standards. Based on this, the purpose of this study was to analyze the achievement of boarding schools in an effort to improve access and quality of education seen from the National Education Standards (SNP). This research method uses purposive sampling by taking a sample in the Province of South Sumatra in 2017. The unit of analysis in this study is boarding schools in South Sumatra Province. Based on the achievement of boarding schools in South Sumatra Province, which consists of aspects of policy in the area about the existence of boarding schools, grades values of boarding schools, and collaboration with outside parties indicate that the existence of boarding schools can overcome the problems of access and quality of education in South Sumatra Province. Regarding access, students in remote areas have been provided with SMK Negeri 1 Gelumbang and for special access to athletes who need time and special curriculum, there is a Sriwijaya State Sports Middle School. To overcome the problem of efforts to improve the quality of education, there have been 17 Palembang State Senior High Schools and South Sumatra State High Schools which have educators and education personnel, learning and care curricula as well as very adequate facilities and infrastructure.Salah satu permasalahan utama dalam bidang pendidikan di Indonesia hingga saat ini adalah kualitas dan akses. Menurunnya hasil UN 2017 dan APK ke level selanjutnya menunjukkan bahwa diperlukan model pendidikan yang lebih komprehensif dan terjangkau. Model pendidikan asrama berupa pondok pesantren dapat melaksanakan program pendidikan holistik yang komprehensif meliputi agama, pengembangan akademik, kemampuan bertahan (soft skill dan hard skill), wawasan NKRI, dan membangun global wawasan. Mengingat pentingnya pondok pesantren, hingga saat ini sudah banyak didirikan pondok pesantren namun belum banyak dilakukan penelitian tentang kondisi pencapaiannya berdasarkan Standar Nasional Pendidikan. Berdasarkan hal tersebut, maka tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis capaian pondok pesantren dalam upaya peningkatan akses dan mutu pendidikan dilihat dari Standar Nasional Pendidikan (SNP). Metode penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan mengambil sampel di Provinsi Sumatera Selatan tahun 2017. Unit analisis dalam penelitian ini adalah pondok pesantren yang ada di Provinsi Sumatera Selatan. Berdasarkan capaian pondok pesantren di Provinsi Sumatera Selatan yang terdiri dari aspek kebijakan di daerah tentang keberadaan pondok pesantren, nilai nilai pondok pesantren, dan kerjasama dengan pihak luar menunjukkan bahwa keberadaan pondok pesantren dapat mengatasi permasalahan tersebut. akses dan mutu pendidikan di Provinsi Sumatera Selatan. Soal akses, siswa di pelosok sudah disediakan SMK Negeri 1 Gelumbang dan untuk akses khusus atlet yang membutuhkan waktu dan kurikulum khusus ada SMP Olah Raga Negeri Sriwijaya. Untuk mengatasi masalah upaya peningkatan mutu pendidikan tersebut, telah terdapat 17 SMA Negeri Palembang dan SMA Negeri Sumatera Selatan yang memiliki pendidik dan tenaga kependidikan, kurikulum pembelajaran dan pengasuhan serta sarana dan prasarana yang sangat memadai.
CHARACTER EDUCATION MODEL BASED ON EDUCATION IN ISLAMIC BOARDING SCHOOL Perdana, Novrian Satria
EDUTECH Vol 14, No 3 (2015): INOVASI MODERN DALAM PENDIDIKAN
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edutech.v14i3.1387

Abstract

Abstract, Various efforts to make education more meaningful for individuals concerning affective domain has been conducted through several subjects, including Religion Education, Civics Education, Social Sciences Education, Indonesian Language Education, and Physical Education. However, those efforts could not effectively hold character building which is dynamic and adaptive to fast changing era. The failure of character building at formal school must be anticipated, so it is necessary to develop relevant teaching model and education system. The problem of character education in school which is not yet able to build students’ character is affected by several factors: school management, teacher, and learning model. Some researches on best practices of character educationhave been conducted in order to obtain relevant teaching model at several Islamic boarding schools in North Sumatera Province, Nangroe Aceh Darussalam Province, West Sumatera Province, Riau Province, Jambin Province and South Sumatera Province. The data was collected using indepth-interview and observation. It was found that salafiyah Islamic boarding school put more priority on teacher (ustadz) role model, while modern Islamic boarding school applied tight rules to develop students’ discipline, and responsibility. Islamic boarding schools build the characters of caring for other people, sincerity of devotion, modesty, and independence. The policy that could be suggested based on this research is that of the application of character education must be holistically embedded in school program and must be comprehended and obeyed by school’s educators and students alikeBetter implementation could be achieved if the character education is explicitly formulated in the mission statement of the school.   Keywords:  character education, learning model, Islamic boarding school  Abstrak, Berbagai upaya untuk menjadikan pendidikan lebih mempunyai makna bagi individu yang menyentuh tataran afektif telah dilakukan melalui mata pelajaran Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan IPS, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Pendidikan Jasmani. Namun demikian upaya-upaya tersebut ternyata belum mampu mewadahi pengembangan karakter secara dinamis dan adaptif terhadap perubahan jaman yang sangat cepat. Permasalahan gagalnya pendidikan formal di sekolah dalam membentuk karakter siswa sangat perlu diantisipasi, sehingga perlu dikembangkan suatu model pembelajaran dan system pendidikan yang dapat digunakan untuk membentuk karakter siswa. Permasalahan pendidikan di sekolah yang belum dapat membentuk karakter siswa dipengaruhi oleh beberapa factor, diantaranya factor manajemen sekolah, guru, dan model pembelajaran. Untuk memperoleh model pembelajaran yang cocok, telah dilakukan penelitian tentang best practices pendidikan karakter di beberapa pesantren yang berada di propinsi Sumatera Utara, propinsi Nangroe Aceh Darussalam, propinsi Sumatera Barat, propinsi Riau, propinsi Jambi, dan propinsi Sumatera Selatan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan dua tehnik yang lazim digunakan dalam penelitian dalam penelitian kualitatif, yaitu; observasi dan wawancara mendalam. Ditemukan bahwa pesantren salafiyah lebih mengutamakan keteladanan ustadz, sedangkan pesantren modern menerapkan aturan yang ketat untuk menumbuhkan sikap disiplin dan tanggungjawab. Pesantren menumbuhkan atribut karakter saling tolong menolong, ihklas mengabdi, kesederhanaan, dan kemandirian. Kebijakan yang dapat diambil berdasarkan hasil penelitian ini adalah menerapkan pendidikan karakter secara holistic melalui program sekolah yang harus dipahami dan dipatuhi oleh semua unsur pendidik dan peserta didik.  Untuk itu, lembaga pendidikan seharusnya menetapkan misi yang eksplisit terkait pengembangan karakter siswa.  Kata Kunci: pendidikan karakter, model pembelajaran, pondok pesantren 
MODEL PEMBELAJARAN REMEDIAL MEMBACA PERMULAAN DENGAN PENDEKATAN PENGALAMAN BERBAHASA PADA SISWA SEKOLAH DASAR Damayanti, Welsi
EDUTECH Vol 13, No 3 (2014): DINAMIKA PENDIDIKAN DAN LAYANAN PEMBELAJARAN
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edutech.v13i3.3084

Abstract

Abstract. In life, reading skill is conditio sine qua non. Thus, reading skill is an essential need to keep updated. In the world of education, reading activities can be considered as the heart of education. Through reading, everyo,ne can follow new developments that occur in life. If associated with education program in school, reading plays a very important role. Reading skill is the main factor that will determine the learning achievement. At elementary level, research reported that students’ reading skill was far from expectation. Research by The International Association for The Evaluation of Educational Achievement (1997) found that the reading skill of elementary school students in Indonesia only ranked the 31st. Therefore, to assist children who have difficulty in reading and to develop their reading skill, teacher can use Early Reading Remedial Instruction Model with LEA (Language Experience Approach).Keywords: remedial instruction model, reading skill, earlyreading, pendekatan pengalaman berbahasaAbstrak, Kemampuan membaca dalam kehidupan merupakan conditio sine qua non. Oleh karena itu, kemampuan membaca menjadi kebutuhan yang sangat penting jika tidak ingin ketinggalan zaman. Dalam dunia pendidikan, kegiatan membaca dapat dipandang sebagai jantungnya pendidikan. Melalui kegiatan membaca, setiap orang dapat mengikuti perkembangan baru yang terjadi dalam kehidupan. Jika dikaitkan dengan program pendidikan di sekolah, membaca memegang peranan yang sangat penting. Melalui kegiatan membaca, setiap orang dapat mengikuti perkembangan baru yang terjadi dalam kehidupan. Jika dikaitkan dengan program pendidikan di sekolah, membaca memegang peranan yang sangat penting. Kemampuan membaca merupakan faktor utama yang ikut menentukan prestasi belajar. Pada jenjang Sekolah Dasar (SD) diperoleh laporan hasil penelitian mengenai kemampuan membaca yang masih jauh dari harapan. Penelitian The International Association for The Evaluation of Educational Achievement (1997), melaporkan bahwa kemampuan membaca murid SD di Indonesia hanya menduduki peringkat ke-31. Oleh karena itu, perkembangan kemampuan membaca anak yang mengalami kesulitan membaca bisa menggunakan Model Pembelajaran Remedial Membaca Permulaan dengan Pendekatan LEA (Language Experience Approach)/Pendekatan Pengalaman Berbahasa.Kata kunci: model pembelajaran remedial, membaca, membaca permulaan, pendekatan LEA
PENGARUH KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DALAM MENERAPKAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBANTUAN MEDIA PRESENTASI TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA Karom, Depi
EDUTECH Vol 13, No 2 (2014): KURIKULUM 2013 DAN INOVASI PEMBELAJARAN
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edutech.v13i2.3113

Abstract

AbstractThe purpose of this study is to obtain an empirical description of 1) the influence of pedagogical competence of teachers to learning outcomes, 2) the effects of cooperative learning on student learning outcomes, and 3) the influence of the media presentation of the learning outcomes of students. This study used a descriptive analytic method with a quantitative approach and experimental design. The study population was a high school student Ma'Arif Peundeuy Class XI Science (IPA and IPA-1-2), amounting to 72 people and sampled the IPA XI-1 as many as 36 people. The tools used to collect data were questionnaires (questionnaire) and tests. Data Analysis in this study using SPSS version 20 and Microsoft Excel 2010.Based on the data analysis we can see that the learning outcomes are positively and significantly influenced by teachers' pedagogical competence of .520, whereas the effect of cooperative learning on student learning outcomes are positive and significant at 0.646 and presentation of media influence on student learning outcomes significantly by 0.586, and when viewed together, the study of students positively and significantly influenced by pedagogical competence of teachers, cooperative learning and media presentations of 0.542, meaning that the learning outcomes would be higher if the pedagogical competence of teachers in implementing cooperative learning aided presentation media is owned and implemented by all teacher.Keywords: Media presentation, Competence Pedagogy.Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran empiris tentang 1) pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap hasil belajar, 2) pengaruh pembelajaran kooperatif terhadap hasil belajar peserta didik, dan 3) pengaruh media presentasi terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif dan memiliki desain eksperimen. Populasi penelitian adalah siswa SMA Ma’arif Peundeuy Kelas XI IPA (IPA-1 dan IPA-2) yang berjumlah 72 orang dan yang dijadikan sampel yaitu kelas XI IPA-1 sebanyak 36 orang. Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah quisioner (angket) dan tes. Pegolahan data dalam penelitian ini menggunakan program SPSS versi 20 dan program Microsoft Excel 2010.Berdasarkan analisis data diperoleh gambaran bahwa hasil belajar dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh kompetensi pedagogik guru sebesar 0,520, sedangkan pengaruh pembelajaran kooperatif terhadap hasil belajar peserta didik adalah positif dan signifikan sebesar 0,646 dan pengaruh media presentasi terhadap hasil belajar peserta didik secara signifikan sebesar 0,586, serta jika dilihat secara bersama, hasil belajar peserta didik dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh kompetensi pedagogik guru, pembelajaran kooperatif dan media presentasi sebesar 0,542, artinya hasil belajar akan tinggi jika kompetensi pedagogik guru dalam menerapkan pembelajaran kooperatif berbantuan media presentasi dimiliki dan dilaksanakan dengan baik oleh semua guru.Kata Kunci: Media presentasi, Kompetensi Pedagogi.
THE PROFILE OF STUDENTS' LEARNING STYLES AND THEIR EFFECTS ON GRADE POINT AVERAGE (GPA) ACHIEVEMENT Keliat, Natalia Rosa
EDUTECH Vol 15, No 2 (2016): METODE DAN PROGRAM PEMBELAJARAN
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edutech.v15i2.4069

Abstract

Abstract. Learning style is one of the important factors  needed to absorb, store and process the new information. This research is a study to see the profile and percentage of studenst learning styles of SWCU Biology Education students and the influence of different learning styles on the GPA obtained. Researcher got the data of  students’ learning styles by using questionnaire.  The statistical procedures employed in this study were one-way ANOVA. The results showed  that the largest percentage of learning styles that were used  by the students of biology education were auditory learning styles by 32% and the VAK (Visual Auditory Kinesthetic) learning style was the least used by education students by 2%. The analysis of the percentage of learning styles showed that 72% of students with auditory learning styles reached a satisfactory category until magna cum laude, but the percentage of students that used VAK (Visual Auditory Kinesthetic ) learning styles only reached satisfying GPA level. Statistical test results in this study demonstrated that the use of learning styles did not give significantly different effect on the students’ GPA.Keywords: Personal Learning Styles, Grade Point Average  Abstrak. Gaya belajar adalah salah satu faktor penting yang diperlukan untuk menyerap, menyimpan dan memproses informasi baru. Penelitian ini adalah suatu penelitian untuk melihat profil dan persentase gaya belajar mahasiswa pendidikan biologi UKSW serta pengaruh gaya belajar yang berbeda terhadap indeks prestasi kumulatif yang diperoleh. Peneliti mendapatkan data gaya belajar mahasiswa dengan menggunakan kuesoner (angket). Prosedur statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah one way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa persentase gaya belajar terbesar yang digunakan mahasiswa pendidikan biologi untuk belajar adalah gaya belajar auditorik sebanyak 32%, Persentase gaya belajar yang paling sedikit digunakan oleh mahasiswa pendidikan adalah gaya belajar VAK (Visual Auditorik Kinestetik) sebanyak 2%. Analisis persentase gaya belajar menunjukkan persentase mahasiswa pendidikan biologi dengan gaya belajar auditorik adalah yang terbanyak memiliki IPK yang termasuk dalam kategori memuaskan sampai magna cum laude sebesar 72%, namun ternyata persentase mahasiswa dengan gaya belajar VAK (Visual Auditorik Kinestetik) tidak mencapai IPK memuaskan, dan hanya mencapai level kurang. Hasil uji statistik dalam penelitian ini menunjukkan penggunaan gaya belajar tidak memberikan pengaruh yang berbeda secara signifikan terhadap indeks prestasi kumulatif mahasiswa.Kata Kunci : Gaya Belajar, Indeks Prestasi Kumulatif