cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Edutech
ISSN : 08521190     EISSN : 25020781     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Edutech adalah jurnal majalah ilmiah di Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia yang terbit sebanyak tiga kali dalam setahun pada bulan Februari, Juni, dan Oktober. Semua artikel yang dikirim melalui proses peer review double blind dan ulasan editor sebelum di publikasikan.Jurnal Edutech atau kepanjangan dari Educational Technology ini menerima artikel tentang pendidikan, teknologi pendidikan dan komunikasi
Arjuna Subject : -
Articles 267 Documents
Pengembangan Buku Panduan Preventive Maintenance Berbasis Best Practice pada Mesin Bubut di Laboratorium Pendidikan Teknik Mesin Universitas Sriwijaya Alfajri, Muhammad Rajab; Ramadhan, Anugrah Agung
EDUTECH Vol 24, No 3 (2025): (Online First) October 2025
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v24i3.85246

Abstract

The maintenance of lathes in educational laboratory environments is crucial for supporting the effectiveness of practical learning. This study aims to develop a preventive maintenance guidebook based on best practices for lathes in the Mechanical Engineering Education Laboratory at Sriwijaya University. The research method used the 4D development model (Define, Design, Develop, Disseminate). Data collection instruments included expert validation questionnaires for content and media, as well as trial questionnaires for students. Validation results showed a validity level of 83% by content experts and 87% by media experts, both classified in the very valid category. Trial results indicated that this guidebook was considered practical and could enhance students' understanding of lathe maintenance implementation. With this book, preventive maintenance activities are expected to become an integrated culture in the practical engineering learning process. Perawatan mesin bubut di lingkungan laboratorium pendidikan merupakan hal yang krusial dalam menunjang efektivitas pembelajaran praktik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan buku panduan preventive maintenance berbasis best practice pada mesin bubut di Laboratorium Pendidikan Teknik Mesin Universitas Sriwijaya. Metode penelitian menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Instrumen pengumpulan data berupa angket validasi ahli materi dan media, serta angket uji coba pada mahasiswa. Hasil validasi menunjukkan tingkat kevalidan sebesar 83% oleh ahli materi dan 87% oleh ahli media, keduanya termasuk dalam kategori sangat valid. Hasil uji coba menunjukkan buku panduan ini dinilai praktis dan dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam pelaksanaan perawatan mesin bubut. Dengan buku ini, kegiatan preventive maintenance diharapkan menjadi budaya yang terintegrasi dalam proses pembelajaran praktik teknik.
PENGEMBANGAN MEDIA MOTION GRAPHICS EDUKASI KESELAMATAN PENGGUNAN SEPEDA LISTRIK BAGI WANITA DEWASA Fatah, Muhammad Ibnu; Brilianti, Dani Fitria; Rahmita, Destria; Ayu, Brasie Pradana Sela Bunga Riska; Pramudi, Setia Hadi
EDUTECH Vol 24, No 3 (2025): (Online First) October 2025
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v24i3.86259

Abstract

The use of electric bicycles in Tegal City is increasing, yet it is not accompanied by adequate awareness of road safety, especially among adult women. There is a need for effective educational media to improve traffic safety understanding, and motion graphic animation offers an engaging solution by combining visual and audio elements. This study used the Research and Development (RD) method with the ADDIE model. Media validation was conducted by subject matter and media experts, and the trial involved 100 adult female electric bicycle users in Tegal City. Validation results showed a score of 88.3% from the material expert and 93.3% from the media expert, both categorized as “Highly Feasible.” Respondents’ feedback reached 86% in the “Highly Attractive” category, and the N-Gain score of 0.77 indicated a significant improvement in understanding. These findings demonstrate that motion graphic animation is effective as a media tool for promoting electric bicycle safety among adult women. It also holds strong potential for further development into more interactive and accessible digital formats. Penggunaan sepeda listrik di Kota Tegal meningkat, namun belum diimbangi dengan kesadaran keselamatan berkendara, terutama di kalangan wanita dewasa. Dibutuhkan media penyuluhan yang efektif untuk meningkatkan pemahaman tentang keselamatan lalu lintas, salah satunya melalui animasi motion graphics yang memadukan elemen visual dan audio secara menarik. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RD) dengan model ADDIE. Validasi kelayakan dilakukan oleh ahli materi dan ahli media, serta uji coba dilakukan pada 100 wanita dewasa pengguna sepeda listrik di Kota Tegal. Hasil validasi menunjukkan nilai 88,3% dari ahli materi dan 93,3% dari ahli media, keduanya dalam kategori “Sangat Layak”. Respon responden terhadap media mencapai 86% (kategori “Sangat Menarik”), dan uji efektivitas melalui N-Gain menunjukkan nilai 0,77. Temuan ini menunjukkan bahwa animasi motion graphics efektif digunakan sebagai media penyuluhan keselamatan berkendara bagi wanita dewasa, serta berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut dalam bentuk media digital yang lebih interaktif dan mudah diakses.
ANALISIS PENGARUH KONDISI PENYIMPANAN ELEKTRODA LOW HIDROGEN E7018 TERHADAP CACAT LAS DENGAN INSPEKSI NON-DESTRUCTIVE TEST Cahyanto, Akbar Dwi; Ramadhan, Anugrah Agung
EDUTECH Vol 24, No 3 (2025): (Online First) October 2025
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v24i3.87242

Abstract

This study aims to (1) determine the effect of electrode storage conditions on the resulting welding defects, (2) determine the effect of different electrode storage locations on welding results, and (3) determine what types of welding defects are produced by E7018 electrodes that have been given several treatments. The method used in this study is an experiment, the number of samples made as many as 4 samples is divided into 4 variations of electrode storage conditions using low-carbon steel, namely ST 37. Testing consists of a non-destructive test or a non-destructive test using, the results of this study are that the condition of electrodes stored in various conditions in a span of one week affects the resulting welding defects, the difference in the storage of electrodes affects the welding results, electrodes stored indoors and outdoors will cause more welding defects compared to electrodes stored in insulin and also electrodes that are newly opened from the packaging,  The characteristics of the E7018 low hydrogen electrode in indoor and outdoor storage conditions are moist while the E7018 low hydrogen electrode in the storage conditions of insulin and the new electrodes of the packaging are dry Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh kondisi penyimpanan elektroda terhadap cacat pengelasan yang dihasilkan, (2) mengetahui pengaruh perbedaan tempat penyimpanan elektroda terhadap hasil pengelasan, dan (3) mengetahui jenis cacat las apa saja yang dihasilkan oleh elektroda E7018 yang sudah diberi beberapa perlakuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah experiment, jumlah pembuatan sampel sebanyak 4 sampel dibagi menjadi 4 variasi kondisi penyimpanan elektroda dengan menggunakan baja berkarbon rendah yaitu ST 37. Pengujian terdiri dari uji tanpa merusak atau non destructive test menggunakan. Hasil penelitian ini adalah kondisi elektroda yang disimpan pada berbagai kondisi dalam rentang waktu satu minggu berpengaruh terhadap cacat pengelasan yang dihasilkan, perbedaan tempat penyimpanan elektroda berpengaruh pada hasil pengelasan, elektroda yang disimpan didalam dan luar ruangan akan menimbulkan lebih banyak cacat las dibandingkan dengan elektroda yang disimpan di dalam insulin dan juga elektroda yang baru di buka dari kemasan, karakteristik elektroda low hydrogen E7018 pada kondisi penyimpanan di dalam dan di luar ruangan elektroda bersifat lembab sedangkan elektroda low hydrogen E7018 pada kondisi penyimpanan di dalam insulin dan elektroda yang baru dari kemasan bersifat kering.
PENGEMBANGAN E-MODUL MATERI PEMBUATAN POLA DASAR SISTEM SO-EN MATA KULIAH KONTRUKSI POLA BUSANA UNTUK MAHASISWA TATA BUSANA UNIVERSITAS NEGERI PADANG Susmelly, Sri; Ernawati, Ernawati; Nelmira, Weni; Suci, Puji Hujria; Hadiastuti, Hadiastuti
EDUTECH Vol 24, No 3 (2025): (Online First) October 2025
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v24i3.85042

Abstract

This study was motivated by the limited availability of learning resources and the difficulties students face in understanding the steps involved in constructing basic patterns using the So-en system. These difficulties are particularly evident in key stages such as body measurement, fabric planning, cutting, sewing, fitting, and finishing. The instructional materials currently used in the learning process are primarily in the form of jobsheets, which do not adequately support students’ comprehensive understanding. The purpose of this study is to develop an e-module on basic pattern making using the So-en system for the Konstruksi Pola Busana (Garment Pattern Construction) course, targeted at students in the Fashion Design Diploma Program at Universitas Negeri Padang. The research employed a Research and Development (RD) approach, utilizing the 4D development model: Define, Design, Develop, and Disseminate. However, the Disseminate phase was not conducted due to time and budget constraints. The research instruments consisted of validity and practicality questionnaires. Content and media validation were carried out by two media experts and two subject matter experts. Practicality testing was conducted by one course instructor and through student trials in both small and large groups. The small group trial involved 10 students, while the large group trial included 23 students from the Fashion Design Diploma Program. The results showed that the media experts rated the e-module 91% valid, while the subject matter experts gave a 93% validity rating, both falling into the “very valid” category. The practicality assessment yielded a 94% rating from the lecturer, 92% from the small group, and 91% from the large group, all categorized as “very practical.” Based on these findings, the developed e-module is proven to be both valid and practical, making it suitable for use in the learning process of the Konstruksi Pola Busana course. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan sumber belajar dan kesulitan mahasiswa dalam memahami langkah kerja pembuatan pola dasar dengan sistem so-en, terutama pada tahap pengambilan ukuran, perancangan bahan, pemotongan, menjahit, fitting hingga finishing. Media pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran masih terbatas berupa jobsheet, sehingga belum cukup mendukung pemahaman mahasiswa secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengambangkan e-modul pembuatan pola dasar sistem so-en pada mata kuliah Kontruksi Pola Busana bagi mahasiswa Tata Busana Universitas Negeri Padang. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model 4D, yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan, dan disseminate (penyebaran). Namun pada penelitian ini tahap penyebaran belum bisa dilakukan mengingat keterbatasan peneliti pada segi waktu dan biaya. Intrumen penelitian ini berupa angket uji validitas dan kepraktisan. Validasi dilakukan kepada dua orang ahli media dan dua orang ahli materi. Uji kepraktisan dilakukan kepada satu dosen pengampu mata kuliah, uji coba mahasiswa melalui uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompek besar. Uji coba kelompok kecil diujicobakan kepada 10 orang mahasiswa D3 Tata Busana dan uji coba kelompok besar diujicobakan kepada 23 orang mahasiswa D3 Tata Busana. Berdasarkan uji validitas ahli media mendapatkan presentase 91% dengan kategori sangat valid, lalu hasil uji validitas ahli materi mendapat presentase 93% dikategorikan sangat valid. Berdasarkan uji kepraktisan dosen didapatkan nilai dengan presentase 94% dengan kategori sangat praktis, lalu uji coba kelompok kecil diperoleh nilai dengan presentase 92% dengan kategori sangat praktis, dan uji coba kelompok besar diperoleh nilai dengan presentase 91% yang dikategorikan sangat praktis. Berdasarkan hasil uji validitas dan kepraktisan dapat disimpulkan bahwa media e-modul materi pembuatan pola dasar sistem so-en mata kuliah Kontruksi Pola Busana terbukti valid dan praktis sehingga dapat digunakan pada proses pembelajaran.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR P5 DENGAN MENGUKUR KREATIVITAS DI SDN NAGRAK 01 KECAMATAN GUNUNGPUTRI Sayekti, Riskitri Wigih
EDUTECH Vol 24, No 3 (2025): (Online First) October 2025
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v24i3.85582

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran terhadap hasil belajar kreativitas P5 peserta didik. penelitian ini menggunakan desain factorial dan dilaksanakan di SDN Nagrak 01 Kecamatan Gunungputri dengan 72 peserta didik sebagai sampel. Data kreativitas Peserta didik dikumpulkan menggunakan tes esai, sedangkan data hasil belajar P5 dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda. Kemudian data hasil belajar P5 dianalisis menggunakan statistik ANAVA dua arah dan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) hasil belajar P5 yang diajar menggunakan model pembelajaran PjBL lebih tinggi dibandingkan dengan yang diajar menggunakan model pembelajaran PBL, (2) Terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan kreativitas peserta didik terhadap hasil belajar P5 (3) Hasil belajar P5 pada peserta didik  yang memiliki kreativitas tinggi dengan model PjBL lebih tinggi dari hasil belajar P5 peserta didik yang memiliki kreativitas tinggi dengan model PBL, (4) tidak terdapat perbedaan hasil belajar P5 pada peserta didik yang memiliki kreativitas rendah dengan model PjBL dan hasil belajar P5 pada peserta didik dengan kreativitas rendah dengan model PBLThe study aims to determine the effect of learning models on the learning outcomes of P5 students' creativity. This study uses a factorial design and was conducted at SDN Nagrak 01, Gunungputri District with 72 students as samples. Student creativity data was collected using an essay test, while P5 learning outcome data was collected using a multiple-choice test. Then the P5 learning outcome data was analyzed using two-way ANOVA statistics and the Tukey test. The results of the study showed that: (1) the learning outcomes of P5 taught using the PjBL learning model were higher than those taught using the PBL learning model, (2) There is an interaction effect between the learning model and student creativity on P5 learning outcomes (3) The learning outcomes of P5 in students who have high creativity with PJBL model are higher than the learning outcomes of P5 students who have high creativity with PBL model, (4). There no different  learning outcomes of P5 in students who have high creativity with PJBL model are higher and the learning outcomes of P5 students who have high creativity with PBL model
HUBUNGAN KETERAMPILAN TATA BOGA DENGAN MINAT SISWA MAN 1 SOLOK PLUS KETERAMPILAN (PK) MELANJUTKAN STUDI JURUSAN PENDIDIKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA (PKK) TATA BOGA Mardiyah, Fauzanil; Siregar, Juliana; Gusnita, Wiwik; Anggraini, Ezi
EDUTECH Vol 24, No 3 (2025)
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v24i3.88399

Abstract

The background of this study is based on the importance of vocational skills in secondary education, particularly in Madrasah Aliyah, which has implemented culinary arts learning through direct practice and the strengthening of other competencies. In addition, there is a need to determine the extent to which the skills acquired by students influence their decisions to pursue further education in the same field. This study aims to examine the relationship between culinary skills and the interest of students at MAN 1 Solok Plus Skills (PK) in continuing their studies in the Family Welfare Education (PKK) Culinary Arts major. The study employed a quantitative correlational approach with a total sample of 85 eleventh-grade culinary skills students. The data collection instrument was a closed-ended questionnaire using a Likert scale, which had been tested for validity and reliability. The results of the data analysis showed that students' culinary skills were in the fairly high category, and their interest in continuing their studies was in the high category. The Pearson correlation test indicated a strong and significant relationship between culinary skills and the interest in continuing studies in the PKK Culinary Arts major, with a correlation coefficient of 0.752 and a significance value of 0.000 (p 0.05). Therefore, the alternative hypothesis is accepted. The findings suggest that the higher the students' culinary skills, the greater their interest in pursuing further education in the same field. This study recommends strengthening skill-based programs as a strategy to enhance students’ motivation to continue their studies to higher levels of education. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya keterampilan vokasional dalam pendidikan menengah, yaitu pada Madrasah Aliyah yang telah menerapkan pembelajaran tata boga melalui praktik langsung, dan penguatan kompetensi lainnya. Serta kebutuhan untuk mengetahui sejauh mana keterampilan yang diperoleh siswa dapat mempengaruhi keputusan mereka dalam memilih pendidikan lanjutan di bidang yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterampilan tata boga dengan minat siswa MAN 1 Solok Plus Keterampilan (PK) dalam melanjutkan studi ke jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tata Boga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan total sampel sebanyak 85 siswa kelas XI keterampilan tata boga. Instrumen pengumpulan data berupa angket tertutup dengan skala Likert, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis data menunjukkan bahwa keterampilan tata boga siswa berada pada kategori cukup tinggi, dan minat melanjutkan studi juga berada pada kategori tinggi. Uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan signifikan antara keterampilan tata boga dengan minat melanjutkan studi ke jurusan PKK Tata Boga, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,752 dan nilai signifikansi 0,000 (p 0,05). Dengan demikian, hipotesis alternatif diterima. Temuan penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi keterampilan tata boga yang dimiliki siswa, maka semakin besar pula minat mereka untuk melanjutkan pendidikan di bidang yang sama. Penelitian ini merekomendasikan penguatan program keterampilan sebagai strategi untuk meningkatkan motivasi siswa dalam melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi. 
Perancangan dan Pembuatan Media Pembelajaran Google Sites Siswa SMA N 1 Pancung Soal Informatika Tahun Ganjil 2025/2026 Fachriansyah, Aziez; Radyuli, Popi; Yunus, Yuliawati
EDUTECH Vol 24, No 3 (2025)
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v24i3.90768

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan merancang dan membuat media pembelajaran interaktif situs Google. Penelitian ini juga akan menganalisis uji validitas, praktikalitas, dan efektivitas produk yang dihasilkan untuk mendukung pembelajaran informatika pada siswa kelas X SMA N 1 Pancung soal. Kurangnya pemanfaatan media pembelajaran interaktif yang lebih menarik dan efektif, evaluasi pembelajaran masih bersifat satu arah menjadi dasar pengembangan media ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (RD) dengan model pengembangan ADDIE yaitu Analisis (Analisis), Desain (Perancangan), Pengembangan (Pengembangan), Implementasi (Implementasi), dan Evaluasi (Evaluasi). Media pembelajaran interaktif google sites memperoleh hasil validasi dari tiga validator menunjukkan bahwa media tergolong sangat valid (rata-rata 89,33%). Hasil ini secara jelas menunjukkan bahwa media pembelajaran ini Sangat Valid digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil praktikalitas oleh siswa menunjukkan persentase (85,71%), hasil ini secara jelas menunjukkan bahwa media pembelajaran ini Praktis dan efektivitas penggunaan dalam pembelajaran menunjukkan persentase (87,07%). Hasil ini secara jelas menunjukkan bahwa media pembelajaran ini Sangat Efektif Media pembelajaran interaktif ini dirancang untuk menyajikan pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan melalui materi dan kuis yang selaras dengan materi Informatika.