cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Edutech
ISSN : 08521190     EISSN : 25020781     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Edutech adalah jurnal majalah ilmiah di Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia yang terbit sebanyak tiga kali dalam setahun pada bulan Februari, Juni, dan Oktober. Semua artikel yang dikirim melalui proses peer review double blind dan ulasan editor sebelum di publikasikan.Jurnal Edutech atau kepanjangan dari Educational Technology ini menerima artikel tentang pendidikan, teknologi pendidikan dan komunikasi
Arjuna Subject : -
Articles 267 Documents
SOSIALISASI PROGRAM PENCEGAHAN, PEMBERANTAS, PENYALAHGUNAAN, DAN PEREDARAN GELAP NARKOTIKA BAGI PELAJAR DI KOTA BANDUNG Bella, arkita Vierza; Hafiar, Hanny; Syuderajat, Fajar
EDUTECH Vol 16, No 3 (2017): PERGESERAN DAN PERAN MEDIA DIGITAL
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v16i3.9893

Abstract

Abstract. The Prevention, Eradication, Misuse, and Illicit Narcotics Circulation Socializa-tion Program was a program held by the Indonesia’s National Narcotics Agency (BNN) of West Java Province to grow a sense against narcotics and to create a narcotics-free environment. Alt-hough this program has been implemented, the use of narcotics continues to increase every year, especially among students. This research aimed to discover the correlations between the Preven-tion, Eradication, Misuse, and Illicit Narcotics Circulation socialization program from Indone-sia’s National Narcotics Agency (BNN) of West Java Province in terms of the socialization mes-sage, the credibility of the instructor, and the socialization method with the students’ attitude in Bandung against the danger of narcotics. This research used the correlational method through Rank Spearman (rs) hypothesis test with the descriptive and inferential analysis technique. The result of this research showed that there is a strong relation between the Prevention, Eradication, Misuse, and Illicit Narcotics Circulation (P4GN) socialization program from Indonesia’s National Narcotics Agency (BNN) of West Java Province and the students’ attitude in Bandung against the danger of narcotics.Abstrak. Sosialisasi Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) merupakan sosialisasi yang dilakukan oleh Badan Nasional Narkotika Provinsi Jawa Barat guna menumbuhkan sikap menolak narkoba dan menciptakan ling-kungan bebas narkoba, walaupun sosialisasi ini telah dilakukan tetapi penggunaan narkotika terus saja meningkat setiap tahunnya khususnya di kalangan pelajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sosialisasi program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Badan Nasional Narkotika Provinsi Jawa Barat dilihat dari segi pesan penyuluhan, kredibilitas penyuluh, dan metode penyuluhan dengan sikap pelajar di Ko-ta Bandung terhadap bahaya narkotika. Metode yang digunakan adalah metode korelasional, me-lalui uji hipotesis Rank Spearman (rs) dengan teknik analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan yang kuat antara sosialisasi program Pencega-han, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Badan Nasional Narkotika Provinsi Jawa Barat dengan sikap pelajar di Kota Bandung terhadap bahaya narkotika.
PERAN GURU PUSTAKAWAN DALAM PENINGKATAN MINAT BACA SISWA PADA PROGRAM LITERASI INFORMASI Silvana, Hana; Setiani, Selly
EDUTECH Vol 17, No 2 (2018): DINAMIKA DALAM KERANGKA ADAPTASI TEKNOLOGI PEMBELAJARAN
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v17i2.14101

Abstract

Abstract. School learning activities related to the school literacy movement include activities in the habituation stage, development and learning are activities that must be carried out by stu-dents, teachers, and education personnel who aim to foster good habits and form positive charac-ter generation. This study intends to describe the role of teacher librarians in schools in the Infor-mation Literacy program, especially those related to students' reading interests. The research method used in advanced research on information literacy uses a qualitative approach to the case study method. This method is used to find out how information literacy training programs can pro-vide education for students at elementary school. The results of this study indicate that Librarian Teachers provide a significant role in the reading interest of students. The information literacy program conducted in the elementary school is aimed at increasing students' interest in reading. These activities include reading, writing, book reviewing or story telling and so on programs to attract students to be more happy to come to the library. The activities carried out in the library by the teachers of librarians were carried out well, in accordance with the school literacy movement that was proclaimed by the government. Teacher Librarian have a role as a transfer of infor-mation in the classroom of course also has a very important role in the school environment, one of which is the information literacy program conducted at the Elementary School of Hikmah Teladan. Abstrak. Kegiatan pembelajaran di sekolah yang terkait dengan gerakan literasi sekolah meliputi kegiatan dalam tahapan pembiasaan, pengembangan dan pembelajaran adalah aktivitas yang harus dilakukan oleh siswa, guru, dan tenaga kependidikan yang bertujuan untuk menumbuhkan kebiasaan yang baik dan membentuk generasi berkarakter positif. Penelitian ini bermaksud untuk mendeskripsikan peran teacher librarian (guru pustakawan) di sekolah pada pro-gram Literasi Informasi terutama yang terkait dengan minat baca siswa. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian lanjutan tentang literasi media ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Metode ini, studi kasus (case study).Metode ini digunakan untuk mengetahui bagaimana program pelatihan literasi informasi dapat memberikan pendidikan ter-hadap siswa di SD Hikmah Teladan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Guru Pustakawan memberikan peranan yang cukup signifikan terhadap minat baca siswa. Hal tersebut dapat dilihat pada hasil penelitian bahwa memberikan Guru Pustakawan mempunyai peran sangat besar pada program literasi di sekolah. Program literasi informasi yang dilaksanakan di perpustakaan sekolah adalah bertujuan untuk meningkatkan minat baca siswa. Kegiatan tersebut meliputi program lomba membaca, menulis, meresensi buku ataupun story telling dan sebagainya untuk menarik siswa agar lebih senang untuk datang keperpustakaan. Kegiatan yang dilaksanakan di perpustakaan sekoleh yang dikalukan oleh guru pustakawan telah berjalan dengan baik, sesuai dengan gerakan literasi sekolah yang telah dicanangkan oleh penmerintah. Guru pustakawan mempunyai peranan sebagai pentransfer informasi di dalam kelas tentu juga mempunyai peran yang sangat penting di ling-kungan sekolah salah satunya adalah program literasi informasi yang dilaksanakan di SD Hikmah Teladan.
UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU MELALUI SUPERVISI AKADEMIK DAN LESSON STUDY Sugandi, Edi
EDUTECH Vol 18, No 1 (2019): PEMBELAJARAN DI DIGITAL ERA
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v18i1.15034

Abstract

This action research aimed to find out about the effec-tiveness of lesson study in improving teachers’ skills in using learning media in order to enhance the quality of learning process and learning outcomes in SMA Negeri 1 Pabuaran Kabupaten Subang. The data was collected by conducting academic supervision through class visit, observation and interview with teachers of SMA Negeri 1 Pabuaran teaching in 2015/2016 academic year. The research found that teach-ers’ competencies increased by 55% as the result of lesson study train-ing conducted before the process of academic supervision.Penelitian Tindakan Sekolah ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan lesson study dalam peningkatan keterampilan guru menggunakan media pembelajaran sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar  di SMA Negeri 1 Pabuaran Kabupaten Subang. Penelitian dilakukan dengan teknik supervisi akademik melalui kunjungan kelas, observasi kelas dan pertemuan individual dengan obyek penelitian guru SMA Negeri 1 Pabuaran yang mengajar pada tahun pelajaran 2015/2016. Berdasarkan hasil dalam penelitian dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kompetensi guru dalam penggunaan media pembelajaran sebesar 55% sebagai akibat pemberian pelatihan lesson study sebelum dilakukannya supervisi akademik. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa peneltian tindakan sekolah ini telah berhasil mengungkapkan efektivitas penerapan lesson study yang dapat digabungkan dengan pelaksanaan supervisi akademik.
IMPORTANCE-PERFORMANCE ANALYSIS OF INDONESIA UNIVERSITY OF EDUCATION (UPI) LIBRARY SERVICES TO OPTIMIZE ACADEMIC AND RESEARCH QUALITY IMPROVEMENT Wahyudin, Uyu
EDUTECH Vol 14, No 2 (2015): INOVASI DAN APLIKASI PENDIDIKAN
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edutech.v14i2.1380

Abstract

Abstract. This study aims to analyze the quality of services provided by UPI library to UPI students and to find out and analyze the extent of students’ level of satisfaction on the services provided. It also aims to know the compatibility between the service performances and students’ expectation or interest as the users of library services. This study used mixed approach of qualitative and quantitative and importance-performance analysis in order to determine the students’ satisfaction index on library services. The data was analyzed using grade of Students Satisfaction Index (IKM) which was calculated using the weighted average value of each service element. Importance-Performance Analysis was used to see the level of compatibility between expectation and service quality. The results showed that the performance of UPI library services was in good category. The service element perceived to be the best was related to service security while the worst was staff discipline. Furthermore, there was an element which was regarded important but had less satisfactory performance; element which was already in accordance with users’ interest and expectation and thus could satisfy the users; element which was regarded less important and had less satisfactory performance; and elements of services which had good implementation but had less important influence on the users.Keywords: service quality, Students Satisfaction Index, Importance-Performance Analysis, library, research qualityAbstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan yang diberikan perpustakaan UPI kepada mahasiswa, mengetahui dan menganalisis sejauh mana tingkat kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan perpustakaan UPI, dan mengetahui kesesuaian antara kinerja pelayanan dengan harapan atau kepentingan mahasiswa pengguna jasa layanan perpustakaan UPI dengan menggunakan analisis kepentingan dan kinerja (importance-performance analysis). Penelitian ini menggunakan desain gabungan antara kualitatif dengan kuantitatif untuk mengetahui indeks kepuasan mahasiswa dari layanan perpustakaan UPI. Teknik analisis datanya dilakukan dengan menggunakan nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang dihitung dengan menggunakan nilai rata-rata tertimbang masing-masing unsur pelayanan. Importance-Performance Analysis dugunakan untuk melihat tingkat kesesuaian antara harapan dan kualitas pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pelayanan perpustakaan UPI termasuk dalam kategori baik. Unsur pelayanan yang dirasakan paling baik adalah berkaitan dengan keamanan pelayanan sedangkan pelayanan yang dinilai rendah adalah kedisiplinan petugas pelayanan. Selaian itu, ditemukan juga unsur pelayanan yang dinilai oleh responden sangat penting tetapi kinerjanya masih kurang memuaskan, unsur pelayanan yang dinilai oleh responden kinerjanya telah sesuai dengan kepentingan dan harapan pelanggan, sehingga dapat memuaskan pelanggan, unsur pelayanan yang menurut responden dianggap kurang penting pengaruhnya bagi pengguna jasa dan kinerjanya juga kurang bagus, dan unsur-unsur pelayanan yang menurut responden pelaksanaannya sangat baik tetapi kurang penting pengaruhnya bagi pelanggan.Kata kunci: Kualitas pelayanan, Indeks Kepuasan Mahasiswa, Importance-Performance Analysis, Perpustakaan, Mutu penelitian
APPLICATION EQUIPMENT MULTIPLICATION TABLES FIGURE TO IMPROVE UNDERSTANDING ABOUT STUDENTS IN DAILY LIFE STORIES -, Warliah
EDUTECH Vol 15, No 1 (2016): MEDIA DAN MODEL PEMBELAJARAN TERBARU
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edutech.v15i1.2232

Abstract

Abstract. The research is motivated by the problems in the learning of mathematics in class V SDN Cilengkrang sumedang uatara districts, namely students have difficulty in arithmetic operation about the story. Research aimed at effective mathematics learning in arithmetic operation about the story. The method used is classroom action research. The results showed, in general, in cycle 1, the level of achievement of learning outcomes in the concept of the fifth grade math story problems by 37% with an average value of 70. Based on the improvement in cycle 1, then the results obtained from silus 2; students who answered questions of teachers and the level of achievement of learning outcomes by 92 %% with an average value of 82. Learning mathematics on the material about the concept of the story of multiplication in everyday life using props multiplication tables, and engineering skills of teachers, methods vary , classroom management discipline, was able to change student attitudes among students in the mastery of learning materials to increase, can do the math task, and students are responsible for the mathematical task. Keywords: story problems, tool multiplication tables. Abstrak.  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan dalam pembelajaran matematika di kelas V SDN Cilengkrang kecamatan Sumedang Utara, yaitu siswa mengalami kesulitan dalam operasi hitung soal cerita. Penelitian bertujuan pembelajaran matematika yang efektif dalam operasi hitung soal cerita. Metode yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan, secara umum pada siklus 1, tingkat pencapaian hasil belajar pada konsep soal cerita matematika  kelas V sebesar 37 % dengan rata-rata nilai sebesar 70. Berdasarkan hasil perbaikan pada siklus 1, maka didapatkan hasil dari silus 2 ; siswa yang menjawab pertanyaan guru dan tingkat pencapaian hasil belajar sebesar 92 %% dengan rata-rata nilai 82. Pembelajaran matematika pada materi soal konsep cerita tentang perkalian dalam kehidupan sehari-hari dengan menggunakan alat peraga tabel perkalian, dan teknik keterampilan guru, metode yang bervariasi, pengelolaan kelas yang disiplin, ternyata mampu mengubah sikap siswa diantaranya penguasaan siswa pada materi pembelajaran meningkat, dapat mengerjakan tugas matematika, dan siswa bertanggungjawab terhadap tugas matematikanya. Kata Kunci: soal cerita, alat tabel perkalian.
URGENSI PENJAMINAN MUTU SEKOLAH Kurniawan, Deni
EDUTECH Vol 13, No 2 (2014): KURIKULUM 2013 DAN INOVASI PEMBELAJARAN
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edutech.v13i2.3096

Abstract

Abstract, human resources have a central role in the development and advancementof an organization. Human recources development is closely related to educationalinstitutions, one of which is school. In order to optimize the process education in schools, itis important to ensure school quality assurance system. The goal of this system is to fulfillthe satisfaction of education stakeholders. To find out the expectations and satisfaction ofthe stakeholders, a school can obtain information by using various alternative ways deemedsuitable with the kind of information expected and the resources owned by the school.Keywords: quality assurance, satisfaction, stakeholdersAbstrak, sumber daya manusia memiliki peranan sentral bagi pengembangan dankemajuan organisasi. Pengembangan SDM terkait erat dengan lembaga pendidikan, salahsatunya adalah sekolah. Agar proses penyelenggaraan pendidikan di sekolah bisa optimalmaka penting adanya sistem jaminan kualitas sekolah. Tujuan utama dari sistem jaminankualitas sekolah adalah agar terpenuhinya kepuasan stakeholders pendidikan. Untukmengungkap harapan dan kepuasan stakeholders sekolah bisa dilakukan melalui penggalianinformasi dengan menggunakan beragam alternatif cara yang dipandang sesuai denganjenis informasi yang diharapkan dan keberadaan sumber daya yang dimiliki sekolah.Kata Kunci: jaminan kualitas, kepuasan, stakeholders,informasi
USER ANALYSIS OF MASSIVE OPEN ONLINE COURSES (MOOCS) BASED E-LEARNING SYSTEM TO ENSURE EQUAL ACCESS TO EDUCATION AT HIGHER EDUCATION Silvana, Hana; Fajar, Yuniar
EDUTECH Vol 15, No 2 (2016): METODE DAN PROGRAM PEMBELAJARAN
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edutech.v15i2.4067

Abstract

Abstract, E-learning has advantages in flexibility that allows learning to take place without the constraintsof distance and time. Massive Open Online Courses (MOOCS) allows massive access to open education thattensd to be more efficient. This research aims to find out how the analysis massive open online course (MOOCS)based e-learning system as an effort to equitable access to college level in Indonesia and how is the user profilebased on age (range from 18-30 years old). This research descriptive method and the sample consists of 30MOOCs users. MOOCS users profile indicates that this system has the potential to improve equitable access tohigher education by several indicators, namely gender equality, the majority of users have the latest educationaland vocational high school equivalent, and most have been working as an employee. As for the geographicalaspects, the results of the analysis indicate that the user is still concentrated in Java.Keywords: E-Learning, Massive Open Online Courses (MOOCS), educational equityAbstrak, E-learning memiliki kelebihan dalam fleksibilitas yang memungkinkan pembelajaran dapatberlangsung tanpa kendala jarak dan waktu. Massive open online courses (MOOCS) memungkinkan aksespendidikan terbuka yang masif dengan biaya yang cenderung lebih efisien. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui bagaimana analisis penguna sistem e-learning berbasis massive open online course (MOOCS)sebagai upaya dalam pemerataan akses jenjang perguruan tinggi di Indonesia, bagaimana profil penggunasistem e-learning berbasis massive open online course (MOOCs) berdasarkan usia peserta perguruan tinggi(rentang usia 18-30 tahun. Profil pengguna MOOCs ini menunjukkan bahwa sistem ini berpotensi untukmeningkatkan pemerataan akses pendidikan tinggi dengan beberapa indikator, yakni kesetaraan gender,mayoritas pengguna memiliki pendidikan terakhir SMK dan SMA/sederajat dan sebagian besar sudah bekerjasebagai karyawan. Adapun untuk aspek geografis, hasil analisis terhadap pengguna masih menunjukkan bahwapengguna terkonsentrasi di Pulau Jawa.Kata Kunci : E-Learning, Massive Open Online Courses (MOOCs), pemerataan pendidikan
INOVASI PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER PADA MATERI AJAR MEMBUAT DOKUMEN PENGOLAHAN ANGKA Surur, Miftahus; Supraptono, Eko
EDUTECH Vol 16, No 1 (2017): JEJARING PENDIDIKAN
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. this research was conducted to address the lack of students’ active participation in ICT subject, which affected their learning outcome. This research aims to find out the effect of the use of Numbered Head Together method with Aurora 3D Presentation on students’ ability in creating spread-sheet document with graphic variations. The sample for this experimental study was taken using simple random sampling and the data was gathered using test, observation, documentation. The process of data analysis includes normality test, homogeneity test, difference test, and hypothesis test using gain calculation and correlation test. The normalized gain calculation showed that there was an increase on students’ learning achievement at 0,475 and for correlation test it was found that r count was 0,401 and r table was 0,374. Based on the results, it can be concluded that the implementation of Numbered Heads Together method with Aurora 3D Presentation increased students’ learning outcome in th competency of creating spreadsheet document with graphic variations.Abstrak. latar belakang dari penelitian ini adalah kurangnya keaktifan siswa dalam mengikuti pelajaran TIK yang berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa serta mengetahui hubungan antara mod-el pembelajaran Numbered Heads Together berbantuan Aurora 3D Presentation dengan hasil belajar siswa pada materi membuat dokumen pengolahan angka dengan variasi grafik. Penelitian ini menggunakan quasi experiment design. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sam-pling. Teknik pengumpulan data meliputi teknik tes, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji beda, dan uji hipotesis yang meliputi uji gain dan uji korelasi. Hasil penelitian dengan uji Normalized Gain menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar siswa sebesar 0,475, uji korelasi diperoleh harga rhitung sebesar 0,401 dan rtabel sebesar 0,374. Berdasarkan paparan di atas, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Numbered Heads Together berbantuan Aurora 3D Presentation dapat meningkatkan hasil belajar pada kompetensi dasar membuat dokumen pengolah angka dengan variasi grafik.
PENGEMBANGAN DESAIN PEMBELAJARAN ICARE BERBANTUAN LEARNING MANAGEMENT SYSTEM UNTUK MENINGKATKAN PROSES PEMBELAJARAN Aulia, Fikri
EDUTECH Vol 16, No 2 (2017): GLOBAL EDUCATION
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v16i2.7972

Abstract

Abstract. Learning is a process of education conducted by the teacher to the learner, the learning will be more effective when utilizing media. The development of information and communication technologies have an important role in learning. In addition to media, instructional design is also influential in the learning process. In this study, researchers are interested in researching the development of ICT-assisted with learning design to improve the effectiveness of learning. This research aims to find hipotetik model of instructional design development ICARE assisted learning management system to improve the learning process, in addition to knowing their effectiveness. This type of research is research and development. Defined by the Borg and Gall (2003), that "educational research and development is a process used to develop and validate educational products". Further they also suggested 10 measures of research and development, which can be simplified into the following five main steps: (1) conduct an analysis of the product to be developed; (2) develop the initial product; (3) expert validation and revision; (4) small scale field trial and revision products; (5) large scale field tests and the final product. Researchers recommend that (1) the application of instructional design ICARE-assisted Learning Management System should need to be developed to became a blended learning are more effective, (2) the findings in this research so that it can be used more broadly.Keywords: Instructional Design ICARE, Learning Management System, Learning ProcessAbstrak. Pembelajaran merupakan proses pendidikan yang dilakukan oleh pengajar kepada peserta didik, pembelajaran akan lebih efektif apabila memanfaatkan media. Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi memiliki peran penting dalam pembelajaran. Selain media, desain pembelajaranpun akan berpengaruh dalam proses pembelajaran. Dalam penelitian ini, peneliti tertarik untuk meneliti pengembangan desain pembelajaran dengan berbantuan TIK untuk meningkatkan keefektifan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan model hipotetik tentang pengembangan desain pembelajaran ICARE berbantuan learning management system untuk meningkatkan proses pembelajaran, selain itu untuk mengetahui keefektifannya. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Ditegaskan oleh Borg dan Gall (2003), bahwa “educational research and development is a process used to develop and validate educational products”. Lebih lanjut mereka pun mengemukakan 10 langkah penelitian dan pengembangan, yang dapat disederhanakan menjadi lima langkah utama berikut: (1) melakukan analisis produk yang akan dikembangkan; (2) mengembangkan produk awal; (3) validasi ahli dan revisi; (4) ujicoba lapangan skala kecil dan revisi produk; (5) ujicoba lapangan skala besar dan produk akhir. Peneliti menyarankan (1) penerapan desain pembelajaran ICARE ber-bantuan Learning Management System hendaknya perlu dikembangkan agar tercipta pembelajaran blended (blended learning) yang lebih efektif, (2) temuan dalam penelitian ini agar dapat diakomodir secara lebih luas.Kata Kunci : Desain Pembelajaran ICARE, Learning Management System, Proses Pembela-jaran
KONSELING KELUARGA PADA KELUARGA DENGAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Yulismi, Muftiah
EDUTECH Vol 17, No 1 (2018): INTERDISIPLINER PEMBELAJARAN
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v1i1.12368

Abstract

Abstract. This study aimed to describe the counseling process of family with special needs children. The method used was descriptive case study with single case. The subject of this study was a family that has a child with special needs, in this case low vision. Families who have chil-dren with special needs often experience problems in handling them, which affect the children’s development and may lead to social barriers because they rarely interact with their peers and ex-hibit impolite behaviors. The procedures in describing the case followed the following stages: (1) Observation stage, (2) Designing family counseling program, (3) Implementing family counseling program, (4) Evaluation and reflection of family counseling program, and (5) Writing research report. The study found that both parents and counselor worked cooperatively in preparing the program to shape polite behavior in the child. This was carried out by first determining the desired final behavior that is to make the child behave more politely especially to other people. To achieve this, parents need to decide what they should do to guide the child’s behavior. After doing the counseling session, both father and mother started implementing the program. They synergized and worked together to share roles in the child care. The father is more of a rule maker while the mother played a role in supervising the child’s everyday activities. Parents also conducted more various activities with their child.Keywords:Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses konseling keluarga yang terjadi pada keluarga dengan anak berkebutuhan khusus. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan kasus tunggal. Subjek pada penelitian ini adalah sebuah keluarga yang memiliki anak berkebutuhan khusus, yaitu anak dengan low vision. Keluarga yang memiliki anak berkebutuhan khusus seringkali mengalami permasalahan dalam menangani anak. Permasala-han yang dialami keluarga tentu berdampak pula terhadap perkembangan anak. Pada kasus ini, anak mengalami hambatan sosial, dimana anak jarang terlibat interaksi dengan teman sebaya serta perilaku anak yang dianggap kurang memperhatikan nilai kesopanan. Deskripsi tahapan yang digunakan dalam metode untuk mendeskripsikan kasus ini dilakukan dengan prosedur yaitu (1) Tahap Observasi, (2) Perancangan program konseling keluarga, (3) Pelaksanaan program konsel-ing keluarga, (4) Evaluasi dan refleksi pada program konseling keluarga, (5) tahap Penulisan laporan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa orang tua dan konselor mempersiapkan program untuk membentuk perilaku sopan pada anak. Prosedur yang dilakukan diantaranya adalah menentukan perilaku akhir yang diinginkan, yaitu Orang tua berharap bahwa anak dapat berting-kah laku lebih sopan terutama kepada orang lain. Pemilihan langkah-langkah pembentukan per-ilaku, yaitu orang tua menentukan sikap apa saja yang perlu dilakukan agar perilaku anak terarah dan mencapai tujuan yang diinginkan., Pemilihan reinforcer yang alami. Setelah melakukan sesi konseling, ayah dan ibu mulai melaksanakan program yang telah dibuat. Ayah dan ibu bersinergi melakukan berbagi peran dalam pengasuhan anak. Ayah lebih berperan sebagai pembuat aturan dan ibu berperan dalam mengawasi anak sehari-hari. Selain itu, orang tua juga melakukan kegiatan yang lebih bervariasi bersama anak.

Page 9 of 27 | Total Record : 267