cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
INOTEKS : Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni
ISSN : 14113554     EISSN : 26206404     DOI : -
Inotek is a journal that publishes scientific articles related to the application of science and technology, vouchers, entrepreneurship, and a range of other community services that meet the qualification criteria. However, this journal also contains the results of research in the form of applications and technology innovation. This scientific journal published twice a year in February and August.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 29, No 2 (2025)" : 6 Documents clear
Empowering Indonesian migrant workers through financial literacy and investment education Adhi Nugroho, Mahendra; Saputri, Agatha; Zylio Nugraha, Andro
INOTEKS: Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan,Teknologi, dan Seni Vol 29, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ino.v29i2.88865

Abstract

Indonesian Migrant Workers (PMI) contribute significantly to the national economy, with remittances exceeding USD 10 billion annually. These funds not only support household incomes but also enhance the country’s balance of payments. However, many PMI lack sufficient financial literacy, leading to poor financial planning, impulsive spending, and vulnerability to financial fraud, particularly illegal investment schemes. To address these challenges, this community service program was implemented to improve financial literacy and investment capacity among PMI in Malaysia. The program applied a participatory, community-based approach and was delivered over four weeks in eight interactive sessions using blended learning methods. Training content was tailored to the socio-cultural realities of PMI, covering essential topics such as budgeting, saving, debt management, legal investments, and the use of financial technology (fintech). Quantitative evaluation through pre- and post-tests indicated a substantial improvement in financial knowledge, with average participant scores increasing by 64.8%. Over 80% of participants successfully developed personal and household financial plans, while 70% demonstrated the ability to differentiate between legal and illegal investments. Qualitative insights from interviews and reflective journals revealed behavioral changes, such as reduced impulsive spending, increased savings discipline, and stronger motivation for financial independence. Significantly, several participants committed to becoming community financial literacy ambassadors, demonstrating the program’s potential for sustainable impact beyond the training sessions. These findings highlight that a contextually adapted, community-driven educational model can effectively empower PMI to make informed financial decisions, enhance their economic resilience abroad, and support a smoother financial reintegration upon returning to Indonesia.
Motivasi penggunaan media oleh guru untuk memperkuat pemahaman deep learning Nurbaya, Siti; Pujiono, Setyawan; Dwi Astuti, Leny; Purwantini, Mei; Rahma, Salsabila shofia
INOTEKS: Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan,Teknologi, dan Seni Vol 29, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ino.v29i2.90315

Abstract

Sebagai bagian dari urun rembuk perguruan tinggi dalam konsep dosen bertugas di luar kampus, tim PkM merancang pelatihan penyusunan media pembelajaran berbantuan game bagi guru MGMP Bahasa Indonesia MTs di Kabupaten Bantul. Program berorientasi kinerja: penguatan konsep inti (deep learning, taksonomi Solo, rapid prototyping (tradisional-plus dan digital-ringan), simulasi/uji coba untuk umpan balik sejawat lalu pendampingan revisi hingga siap implementasi. Melalui pendekatan ini, diharapkan guru memiliki kerangka kerja yang operasional untuk merancang pengalaman belajar yang berpusat pada peserta didik, meningkatkan keterlibatan tiga dimensi, dan menumbuhkan kompetensi literasi yang lebih mendalam serta berkelanjutan. Pelatihan ini diikuti oleh 40 guru Bahasa Indonesia MTs se-Kabupaten Bantul dan dirancang sebagai program berbasis kinerja yang memadukan penguatan konsep, studio desain, simulasi/umpan balik, serta pendampingan implementasi. Metode pelatihan dilakukan dengan cara blended yang menggabungkan kegiatan secara daring dan luring. Pengelompokkan peserta dilakukan berdasarkan indikator lama mengajar, penguasaan teknologi informasi, dan kekerapan menggunakan media, serta tantangan penggunaan media dalam pembelajaran. Pelatihan penyusnan berhasil meningkatkan kapasitas psikologis mereka dalam menghadapi tantangan kerja. Peningkatan ini menunjukkan bahwa intervensi berbasis pengembangan kepribadian dan profesionalisme memiliki dampak positif terhadap kualitas. Namun, efektivitas pelatihan tidak hanya dapat dinilai dari hasil jangka pendek berupa peningkatan motivasi dan resiliensi, tetapi juga dari sejauh mana guru mampu mengimplementasikan perubahan tersebut dalam praktik pembelajaran dan interaksi sehari-hari. Berdasarkan uraian di atas, program pengembangan kompetensi profesional guru MTs harus dilakukan secara kontinyu dan sebaiknya diintegrasikan dalam sistem pendampingan berkelanjutan yang holistik.
Pendampingan implementasi e-marketing untuk peningkatan daya saing UMKM di Kampung Emas Bumijo, Jetis, Kota Yogyakarta Dewangga, Andrian Wisnu; Paryanto; Febrianto Amri Ristadi
INOTEKS: Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan,Teknologi, dan Seni Vol 29, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ino.v29i2.90496

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam strategi pemasaran dan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, sebagian besar pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam pemanfaatan teknologi digital secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital dan kemampuan implementasi e-marketing bagi pelaku UMKM di Kampung Emas Bumijo, Jetis, Kota Yogyakarta. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan pelatihan konseptual, praktik langsung, dan pendampingan teknis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata sebesar 35–40% pada kemampuan peserta dalam membuat akun bisnis digital, menyusun konten promosi, dan memahami strategi branding online. Dukungan fisik berupa bantuan tenda jualan juga diberikan untuk menunjang aktivitas pemasaran langsung. Implementasi e-marketing telah memperluas jangkauan pasar hingga 15% serta meningkatkan interaksi pelanggan (engagement) sekitar 20%. Selain itu, terbentuk komunitas digital “Pusat Digital UMKM Bumijo (PDU Bumijo)” sebagai wadah promosi dan kolaborasi berkelanjutan antar pelaku usaha. Kegiatan ini membuktikan bahwa kombinasi antara pelatihan berbasis praktik, pendampingan berkelanjutan, dan dukungan sarana fisik efektif dalam meningkatkan kapasitas digital UMKM, sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis teknologi di tingkat komunitas. Model kegiatan ini dapat direplikasi pada wilayah lain dengan karakter sosial ekonomi serupa sebagai strategi pemberdayaan ekonomi digital berkelanjutan.
Pelatihan health-related quality of life dan associated factors in functionally melalui self exercise and relaxation bagi lansia DIY As Shafi, Sabda Hussain; Cerika Rismayanthi; Enggista Hendriko Delano
INOTEKS: Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan,Teknologi, dan Seni Vol 29, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ino.v29i2.90616

Abstract

Kualitas hidup lansia diukur dalam bentuk kepuasan terhadap pemenuhan kebutuhan lansia dengan berbagai macam faktor meliputi kesehatan fisik, hubungan sosisal, kesehatan lingkungan, psikologi, tempat tinggal, serta kualitas aktivitas lansia. Fase lansia ditandai dengan adanya proses degenerasi sel, jaringan, dan organ tubuh Penurunan fungsi tersebut menyebabkan gangguan pada sistem gerak motorik, homeostatis, massa otot berkurang, neurologis, imunitas tubuh, penurunan kognitif, dan perubahan sistem sensorik, seperti penglihatan dan pendengaran yang buruk. Pemberian sosialisasi program terapi latihan dan terapi relaksasi sebagai penerapan peningkatan kualitas hidup lansia Sasana Wredha Mulya sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan. Diharapkan adanya acara tersebut dapat meningkatkan keeratan sosial maupun akitvitas fisik lansia yang secara tidak langsung dapat menjaga imunitas lansia. Kegiatan PKM berupa penyelenggaraan Sosialisasi dan Pelatihan Health-Related Quality of Life Dan Associated Factors In Functionally Melalui Self Exercise And Relaxation Bagi Lansia DIY di Panti Sasana Wredha Mulya, Sinduadi, Mlati, Yogyakarta telah terlaksana dengan baik sesuai jadwal yang telah ditetapkan yaitu pada tanggal 10 Mei 2025 survey dan obesrvasi, 17 mei 2025 sosialisasi penyakit degeneratif, 24 mei 2025 praktik self exercise and self relaxation, dan 31 Mei 2025 monitoring kegiatan aktivitas fisik. Kegiatan diikuti oleh 62 Lansia Sasana Wredha Mulya secara antusias.
Pelatihan kombinasi masase dan stretching di Kampung Emas, Krapyak, Seyegan Rohmansyah, Nur Azis; Sumarjo; Prasetyo, Yudik
INOTEKS: Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan,Teknologi, dan Seni Vol 29, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ino.v29i2.90669

Abstract

Terapi masase adalah teknik sentuhan atau usapan yang di rangkai sedemikian rupa yang di desain untuk mengurangi nyeri, menormalkan tonus otot atau jaringan guna mengembalikan gerak dan fungsi sistem muskuloskeletal yang didahului dengan pemeriksaan dan evaluasi secara komperehensif terhadap keluhan pasien. Stretching adalah bentuk dari penguluran atau peregangan pada otot-otot di setiap anggota badan agar dalam setiap melakukan aktivitas terdapat kesiapan serta untuk mengurangi dampak cedera yang sangat rentan terjadi. Oleh karena itu, urgensi dari permasalahan ini adalah perlu adanya Pelatihan Kombinasi Terapi Masase dan Stretching di Kampung Emas Krapyak Seyegan agar pengelola atau instruktur pendamping dapat melakukan pertolongan pertama dan pencegahan perawatan cedera aktivitas atau olahraga yang terjadi. Tujuan: kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini diadakan dengan tujuan (1) Untuk memberikan pelatihan Kombinasi Terapi Masase dan Stretching di Kampung Emas Krapyak Seyegan dan (2) Untuk meningkatkan keterampilan serta pengetahuan pengelola dan instruktur tentang Kombinasi Terapi Masase dan Stretching. Metode: pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini diberikan dengan melakukan pelatihan secara langsung kepada pengelola tentang Kombinasi Terapi Masase dan Stretching. Target luaran: luaran dari kegiatan PkM ini diharapkan mampu mewujudkan naskah kerjasama/IA, dan video pelatihan Kombinasi Terapi Masase dan Stretching. Melalui kegiatan ini, masyarakat kampung emas krapyak ix tidak hanya memperoleh manfaat kesehatan, tetapi juga peluang untuk mengembangkan keterampilan yang dapat diaplikasikan secara praktis dalam kehidupan sehari-hari maupun untuk mendukung kemandirian ekonomi. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup penyampaian teori tentang konsep dasar sport massage, demonstrasi teknik oleh praktisi profesional, dan praktik langsung yang melibatkan peserta secara aktif. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman, serta observasi langsung selama praktik untuk menilai penguasaan teknik. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai manfaat dan teknik sport massage, serta antusiasme untuk mempraktikkannya secara mandiri. Kendati demikian, terdapat saran untuk memperpanjang durasi praktik untuk pendalaman keterampilan. Dengan pendekatan komprehensif, sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat kampung emas krapyak ix.
Pelatihan penerapan model pembelajaran inovatif bagi guru Madrasah Aliyah Negeri 2 Kabupaten Magelang Nurhidayah; Ary Kristiani; Diah Rahma Cahya Agustyowati; Aptia Ardiasri; Amanah
INOTEKS: Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan,Teknologi, dan Seni Vol 29, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ino.v29i2.90762

Abstract

Community Service Activities at MAN 2 Magelang aim to improve pedagogical competence in the application of innovative learning models that are tailored to the characteristics of students. Problems are solved through blended training methods, both offline and online. The activities included lectures, discussions, and practical application of learning models in the form of Lesson Plans (PP). The activities were conducted offline on June 13-14, 2025, and online via Zoom on August 29, 2025, attended by 62 teachers from MAN 2 Magelang with various subject backgrounds. The success of this activity can be measured in terms of process and product. In terms of process, the activity was successfully carried out according to the agreed schedule and was attended by participants in an orderly manner, as indicated by the participation of participants in each activity. In terms of product, this activity has produced teaching modules that have been compiled by teachers who have strived to implement innovative learning with diverse abilities. In addition, the mandatory output of the activity has also been compiled, namely the MoA manuscript, IA, media publications in Suara Merdeka Kedu on June 18, 2025, along with a draft article. There were no obstacles that arose in this activity because both the service team and partners were solid teams and there were no communication barriers. At the end of the activity, the partners hoped that there would be a continuation of similar training to further strengthen their abilities.

Page 1 of 1 | Total Record : 6