cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Pythagoras: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
ISSN : 19784538     EISSN : 2527421X     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 294 Documents
Pengaruh strategi Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transfering berorientasi kearifan lokal terhadap pemecahan masalah dan karakter Agus Putra Wijaya; Gusti Ayu Mahayukti; I Nyoman Gita; Ni Nyoman Parwati
PYTHAGORAS Jurnal Pendidikan Matematika Vol 14, No 2: December 2019
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.119 KB) | DOI: 10.21831/pg.v14i2.25881

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pembelajaran matematika dengan strategi pembelajaran Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transfering (REACT) berorientasi kearifan lokal terhadap kemampuan pemecahan masalah dan karakter positif siswa. Penelitian ini merupakan penelitian mixed method menggunakan concurrent embedded design. Sampel penelitian yang ditentukan dengan teknik random sampling yaitu siswa SD Negeri 1 Baktiseraga, Bali. Data kuantitatif diperoleh melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematika dan data kualitatif diperoleh melalui wawancara, lembar observasi, dan angket karakter siswa. Data kuantitatif dianalisis menggunakan uji-t pada taraf signifikansi 5%. Data kualitatif terkait karakter siswa disajikan secara deskriptif. Hasil analisis data kuantitatif menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran REACT berorientasi kearifan lokal lebih tinggi dari pada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hasil analisis data kualitatif menunjukkan bahwa karakter siswa mengalami peningkatan yang tergolong positif setelah mengikuti strategi pembelajaran REACT berorientasi kearifan lokal.The impact of Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transfering strategy orientated to local wisdom on problem-solving and characterAbstractThis study aimed to describe the impact of learning of mathematics with learning strategy of Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transfering (REACT) oriented to local wisdom on the problem-solving ability and positive character of students. This research was mixed-method research using a concurrent embedded design. The research sample determined by the random sampling technique was the sixth-grade students of SD Negeri 1 (state primary school) Baktiseraga, Bali, Indonesia. Quantitative data were obtained through tests of mathematical problem-solving ability and qualitative data were obtained through interviews, observation sheets, and student character questionnaires. Quantitative data were analyzed using t-tests at a significance level of 5%. Qualitative data related to the characters provided descriptively. The results of quantitative data analysis regarding mathematical problem-solving of students who take learning with REACT learning strategy oriented to local wisdom was higher than students who study conventional learning. The results of the qualitative data analysis oppose the increased character of students who were classified as positive after following the REACT learning strategy oriented towards local wisdom.Keywords: REACT, local wisdom, problem-solving, character
UPAYA MENUMBUHKAN DAN MENINGKATKAN KETERAMPILAN MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA FMIPA UNY DALAM MEMBUAT MEDIA KARTUN UNTUK PEMBELAJARAN STATISTIKA DAN PELUANG DI SMP DAN SMA Hidayati, Kana; Widjajanti, Djamilah Bondan; Susanti, Mathilda; Arliani, Elly; Subekti, Retno
PYTHAGORAS Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2: Desember 2007
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.996 KB) | DOI: 10.21831/pg.v3i2.677

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan dengan tujuan untuk menumbuhkan dan mengembangkan keterampilan mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika FMIPA UNY peserta kuliah Statistika Elementer semester Februari-Juni 2006 dalam membuat media kartun untuk pembelajaran Statistika dan Peluang di SMP dan SMA.Kegiatan penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Pada siklus pertama, setelah mahasiswa memahami materi penyajian data yang disajikan menggunakan media kartun, mahasiswa diberi tugas membuat media kartun untuk pembelajaran Statistika di SMP dan SMA khusus materi penyajian data. Media kartun hasil karya mahasiswa ini selanjutnya dievaluasi oleh tim peneliti, terutama untuk kesesuaian media dengan jenjang pendidikan siswa dan kebenaran media dalam merepresentasikan materi, serta oleh pakar media di jurusan Pendidikan Matematika FMIPA UNY terutama untuk segi keterbacaan, tampilan, estetika, dan kreativitasnya. Hasil evaluasi terhadap media kartun karya mahasiswa pada siklus pertama akan digunakan untuk masukan dalam pemberian tugas pada siklus kedua yaitu membuat media kartun untuk materi Peluang di SMP dan SMA setelah mahasiswa mendapat perkuliahan tentang materi Peluang yang juga disajikan dengan menggunakan media kartun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya kegiatan pemberian contoh dan tugas membuat media kartun pada perkuliahan statistika elementer dapat menumbuhkan dan meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam membuat media kartun Statistika dan Peluang di SMP dan SMA yang tampak dari hasil penilaian terhadap media kartun hasil karya mahasiswa yakni rata-rata nilai untuk tugas pertama sebesar 8,9 dan tugas kedua sebesar 9,6. Kegiatan pengintegrasian pembuatan media dalam perkuliahan Statistika Elementer melalui pemberian contoh dan tugas tersebut dalam pelaksanannya dilakukan dengan senantiasa memberikan arahan dan panduan mengenai teknik pembuatannya terutama ketika perkuliahan dilakukan dengan menggunakan media kartun. Selain itu, secara keseluruhan 89,9% mahasiswa merespons baik kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan. Kata Kunci: Media kartun, Statistika dan Peluang.
Kemampuan berpikir kreatif matematis mahasiswa dalam menyelesaikan akar pangkat persamaan kompleks berdasarkan tingkat kemampuan akademik Suripah Suripah; Aulia Sthephani
PYTHAGORAS Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12, No 2: December 2017
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.102 KB) | DOI: 10.21831/pg.v12i2.16509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis mahasiswa dalam menyelesaikan akar pangkat persamaan kompleks berdasarkan tingkat kemampuan akademik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif  kualitatif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester 6 tahun ajaran 2016/2017 program studi pendidikan Matematika Universitas Islam Riau  sebanyak 132 orang. Objek penelitian adalah kemampuan berpikir kreatif matematis mahasiswa pada mata kuliah analisis kompleks. Data hasil penelitian dianalisis dengan cara mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis mahasiswa berdasarkan tingkat kemampuan akademik rendah, sedang dan tinggi pada masing-masing indikator yang telah didefinisikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara berpikir kreatif matematis mahasiswa yang berkemampuan akademik tinggi sudah mampu mengidentifikasi penyelesaian soal pada semua indikator. Mahasiswa yang berkemampuan akademik sedang sudah mampu mengidentifikasi penyelesaian soal pada indikator fluency dan elaboration, sedangkan pada indikator flexibility dan originality masih banyak jawaban yang relatif sama. Sedangkan pada mahasiswa berkemampuan akademik rendah baru mampu mengidentifikasi sebatas pengetahuan pada indikator originality dan elaboration, sedangkan pada indikator fluency dan flexibility belum ada yang benar. Students’ Mathematical Creative Thinking Ability in Solving Complex Roots of Equations Based on The Level of Academic Ability AbstractThis study aims to describe the ability of students' mathematical creative thinking in solving the complex roots of equation based on the level of academic ability. The study was descriptive qualitative research. The subjects were students of 6th semester in the academic year of 2016/2017 Department of Mathematics Education, Islamic University of Riau as many as 132 people. The objectives of this research were the ability of students' mathematical creative thinking in complex analysis courses. The data were analyzed by describing students' mathematical creative thinking ability based on low, medium and high academic ability level on each defined indicator. The results of this study show that the mathematical creative thinking of students with high academic ability has found been able to solve questions in all indicators. Furthermore, students who are in the medium ability have found already able to solve problems on indicators of fluency and elaboration, whereas in the indicator of flexibility and originality there are still many relatively similar answers. Besides, the students with low academic ability are able to identify only in the level of knowledge on originality and elaboration indicator, whereas the fluency and flexibility indicator are not yet correct.
CONSTRUCTION A CORING FROM TENSOR PRODUCT OF BIALGEBRA Prima Puspita, Nikken; Khabibah, Siti
PYTHAGORAS Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1: Juni 2012
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.412 KB) | DOI: 10.21831/pg.v7i1.2837

Abstract

In this Paper introduced a coring from tensor product of bialgebra. An algebra with compatible coalgebrastructure are known as bialgebra. For any bialgebra B we can obtained tensor product between B anditself. Defined a right and left B -action on the tensor product of bialgebra B such that we have tensorproduct of B and itself is a bimodule over B. In this note we expect that the tensor product B anditself becomes a B -coring with comultiplication and counit.Keywords : action, algebra, coalgebra, coring.
Kesiapan mahasiswa pendidikan matematika dalam praktik pengalaman lapangan di sekolah Aminullah Aminullah; Rusgianto Heri Santosa
PYTHAGORAS Jurnal Pendidikan Matematika Vol 13, No 2: December 2018
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (948.353 KB) | DOI: 10.21831/pg.v13i2.21217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesiapan mahasiswa pendidikan matematika se-Kota Mataram dalam melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di sekolah yang ditinjau dari: kesiapan kompetensi pedagogi mahasiswa dan kesiapan kompetensi kepribadian mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan concurrent embedded strategy of mixed method. Sampel penelitian terdiri atas 104 mahasiswa pendidikan matematika yang melaksanakan PPL di sekolah, yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes, daftar ceklis, lembar observasi, dan angket. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif kuantitatif dengan kecenderungan kesiapan dalam lima kategori yaitu sangat siap, siap, cukup, kurang, dan sangat kurang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kompetensi pedagogi mahasiswa masuk kategori cukup, (2) wawasan kompetensi pedagogi masuk kategori siap, (3) kemampuan menyusun RPP masuk kategori siap, (4) kemampuan melaksanakan pembelajaran masih kurang, (5) kemampuan menilai hasil belajar masuk kategori cukup, dan (6) kompetensi kepribadian mahasiswa masuk kategori cukup. The readiness of mathematics education students in mataram city in the teaching practicum at schools AbstractThis study aimed to describe the readiness of mathematics education students in Mataram City in implement the teaching practicum at schools in terms of the pedagogic competence and the personal competence. This study using the approach of the concurrent embedded strategy of mixed methods. The study sample consisted of 104 mathematics education students who carried out the teaching practicum at schools, which was determined using purposive sampling technique. The study instruments consist of a test, checklists, observation sheets, and questionnaires. The data were analyzed by means of the descriptive statistics using readiness tendencies in five categories: very ready, ready, fairly ready, poor, and very poor. The results of the study show that (1) the pedagogical competence of students was in the fairly ready category, (2) the pedagogic competence knowledge was in the ready category, (3) the ability to design lesson plans was in the ready category, (4) the ability to implement teaching was in the poor category, (5) the ability to assess students’ learning achievements was in the fairly ready category, and (6) the personal competence was in the fairly ready category.
Kemampuan pemecahan masalah siswa dalam menyelesaikan soal tertutup dan terbuka pada pokok bahasan lingkaran Mela Aziza
Pythagoras: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 2: December 2019
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1616.199 KB) | DOI: 10.21831/pg.v14i2.26563

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas XI SMA dalam menyelesaikan soal-soal pemecahan masalah matematika pada pokok bahasan lingkaran. Subjek dalam penelitian ini adalah 30 siswa di salah satu kelas XI IPA di SMA Negeri 5 Kota Bengkulu yang dipilih secara purposive sampling. Setelah siswa mengerjakan 5 soal pemecahan masalah tentang lingkaran selama 60 menit secara tertulis, jawaban siswa kemudian dianalisis dan diidentifikasi untuk menemukan bagaimana siswa menyelesaikan soal, banyak strategi pemecahan masalah yang digunakan siswa, serta banyak solusi atau jawaban yang didapat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa siswa belum mampu menyelesaikan masalah dengan tepat disebabkan kesalahan dalam langkah mensintesis dan menganalisis soal. Strategi yang mayoritas digunakan oleh para siswa dalam menyelesaikan masalah adalah drawing a picture (menggambar). Siswa juga menggunakan strategi guessing and checking (menebak dan menguji). Berkaitan dengan banyaknya jawaban siswa, siswa menjawab soal tertutup dengan jawaban yang sama, sedangkan untuk soal terbuka ditemukan tiga jawaban berbeda.Students’ problem-solving ability in solving closed and open-ended problems on the subject of the circleAbstractThis research was descriptive qualitative research that aimed to describe the problem-solving abilities of eleventh-grade students in solving mathematical problems on the subject of the circle. The subjects in this study were 30 students in one of the XI Science classes in SMA Negeri 5 Bengkulu City, Indonesia selected by purposive sampling. After students worked on five problem-solving questions about the circle for 60 minutes in writing-form, the students’ answers were then analyzed and identified to find how students solve the problems, how many problem-solving strategies used by students as well as many solutions or answers obtained. The research finding showed that some students have been not able to solve the problems correctly due to their misconceptions when doing the steps of synthesizing and analyzing. The majority of the strategies used by students in solving problems were drawing a picture. Students also used the guessing and checking strategy. Regarding the number of students' answers found, students answered closed questions with the same answers while for open-ended questions, it was found that students were able to find three different answers.
Keefektifan Metode Pembelajaran Kooperatif Model STAD Ditinjau dari Prestasi dan Motivasi Belajar Siswa di Kelas VIII SMP Badrun Badrun; Hartono Hartono
PYTHAGORAS Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2: December 2013
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (764.733 KB) | DOI: 10.21831/pg.v8i2.8938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan (1) keefektifan pembelajaran kooperatif model STAD (2) keefektifan pembelajaran konvensional ditinjau dari prestasi dan motivasi belajar siswa, serta (3) perbandingan keefektifan pembelajaran kooperatif model STAD dengan pembelajaran konvensional ditinjau dari peningkatan prestasi dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 4 Gamping, Sleman, Yogyakarta. Populasi penelitian ini adalah 215 siswa kelas VIII semester genap tahun pelajaran 2012/2013. Sampel penelitian ini adalah 36 siswa kelas VIII E sebagai kelompok eksperimen dan 35 siswa kelas VIII C sebagai kelompok kontrol. Data dianalisis dengan uji manova, one sample t-test, dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pembelajaran kooperatif model STAD  efektif ditinjau dari prestasi dan motivasi belajar siswa,(2) pembelajaran konvensional tidak efektif ditinjau dari prestasi tetapi efektif ditinjau dari motivasi belajar siswa, dan (3) pembelajaran kooperatif model STAD lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional ditinjau dari peningkatan prestasi belajar siswa tetapi tidak lebih efektif ditinjau dari peningkatan motivasi belajar.Kata Kunci: STAD, prestasi, motivasi belajar. The Effectiveness of the STAD Type Cooperative Learning Method and Motivation Viewed from Students’ Achievement in Class VIII SMP AbstractThis study aims to describe (1) the effectiveness of cooperative learning model of STAD, (2) the effectiveness of conventional teaching model, and (3) describe the comparison between the effective-ness of cooperative learning model of STAD and the conventional teaching model seen from the performance improvementin terms of students’ achievement and learning motivation. This research was conducted at SMP Negeri 4 Gamping, Sleman, Yogyakarta. The population is 215 year-eight students in their second semester in 2012/2013. A sample of 36 students of class VIII E as an experimental group and 35 students of class VIII C as control group. Data were analyzed using the manova test, one sample t-test, and independent sample t-test. The results show that: (1) the STAD type cooperative learning model effective in terms of students’ achievement and learning motivation, (2) the conventional teaching is not effective in terms of students’ achievement but is effektif in terms of students’ learning motivation, and (3) the STAD type cooperative learning model is more effective than the conventional teaching in terms of improved students’ learning and achievement but it is not more effective in terms of increasing the motivation.Keywords: STAD, achievement, learning motivation.
Pengembangan Multimedia Macromedia Flash dengan Pendekatan Kontekstual dan Keefektifannya terhadap Sikap Siswa pada Matematika Syariful Fahmi; Marsigit Marsigit
Pythagoras: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 1: June 2014
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.043 KB) | DOI: 10.21831/pg.v9i1.9071

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan multimedia interaktif pada pembelajaran matematika menggunakan Macromedia Flash 8 Professional di standar kompetensi memahami sifat-sifat tabung, kerucut, dan bola, pada siswa kelas IX SMP. Isi multimedia interaktif meliputi standar kompetensi dan kompetensi dasar, petunjuk penggunaan, materi, evaluasi, dan e-book. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Borg and Gall. Penelitian ini telah berhasil mengembangkan multimedia interaktif pada pembelajaran matematika yang mempunyai kualitas BAIK (B) menurut penilaian ahli materi dan pembelajaran, ahli media, dan 42 siswa kelas IX, dengan skor rata-rata 209,48 dari skor maksimal 260. Sedangkan untuk keefektifannya terhadap sikap siswa pada matematika dan ICT, ada perubahan sikap pada aspek rasa cemas siswa, rasa percaya diri siswa, dan rasa suka terhadap matematika dan ICT.Kata Kunci: multimedia interaktif, Macromedia Flash 8 Professional, sikap siswa pada matematika dan ICT. Developing Multimedia Macromedia Flash with Contextual Approach and Its Effect on Students’ Attitude toward Mathematics AbstractThis research aims to develop interactive multimedia in mathematics teaching using Macromedia Flash 8 Professional on a competence standard of solid geometry of tubes, cones, and balls, in class IX of SMP. The content of the interactive multimedia is: competency standards and basic competencies, instructions for use, content, evaluation, and e-book. The development model used was the development model of Borg and Gall. This research has successfully developed interactive multimedia in mathematics teaching which are in a good category (B) according to media and teaching experts and 42 students of class IX with a mean score of 209.48 of the maximum score of 260. As for their effectiveness on the students’ attitudes toward mathematics and ICT, there is a change in students’ attitude toward anxiety, self-confidence, and interest in mathematics and ICT.Keywords: interactive multimedia, Macromedia Flash 8 Professional, student attitudes on mathematics and ICT.
Hubungan Antara Kemampuan Verbal, Kemampuan Interpersonal, dan Minat Belajar dengan Prestasi Belajar Matematika Nadzifah Ajeng Daniyati; Sugiman Sugiman
PYTHAGORAS Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 1: June 2015
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.665 KB) | DOI: 10.21831/pg.v10i1.9109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan kemampuan verbal, kemampuan interpersonal, dan minat belajar dengan prestasi belajar matematika siswa SMP. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian expost facto. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas VIII SMP di Kabupaten Purworejo. Sampel yang berasal dari sembilan sekolah di tiga daerah ditentukan dengan cluster random sampling technique. Pengumpulan data menggunakan tes dan angket. Hasil analisis menunjukkan kemampuan verbal, kemampuan interpersonal, dan minat belajar matematika secara bersama-sama berhubungan dengan prestasi belajar matematika siswa SMP, di mana kontribusi yang diberikan sebesar 38,60% serta persamaan regresi yang diperoleh ialah . Hubungan antara kemampuan verbal dan prestasi belajar matematika dengan kontribusi sebesar 23,62%; hubungan antara kemampuan interpersonal dan prestasi belajar matematika dengan kontribusi sebesar 1,64% dan hubungan antara minat belajar matematika dan prestasi belajar matematika dengan kontribusi sebesar 6,15%.Kata Kunci: kemampuan verbal, kemampuan interpersonal, minat belajar matematika, dan prestasi belajar matematika siswa. The Relationship Among Verbal Ability, Interpersonal Ability, Interest in Learning, and the Mathematics Learning Achievement AbstractThis study aims to describe correlation among verbal ability, interpersonal ability, interest in learning, and the mathematics learning achievement of junior high school (JHS) students. This study was a quantitative expost facto study. The population comprised all Year VIII students of JHS in Purworejo District. A sample consisting of nine schools from three areas was established using the cluster random sampling technique. The data were collected through a test and Likert-scale questionnaires. The results showed that verbal ability, interpersonal ability, and interest as an aggregate correlate with the learning mathematics achievement of JHS students, with a contribution of 38.6% obtained by the regression model Y = -1.385 + 0.635X1 + 0.039X2 + 0.085X3, the verbal ability and mathematics learning achievement with the contribution of 23.62%; the interpersonal ability and mathematics learning achievement with the contribution of 1.64%; and interest and mathematics learning achievement with the contribution of 6.15%.Keywords: verbal ability, interpersonal ability, interest in learning, and mathematics learning achievement.
TINGKAT-TINGKAT BERPIKIR MAHASISWA DALAM MENERJEMAHKAN PERNYATAAN MATEMATIS BERKUANTOR UNIVERSAL DARI BENTUK KALIMAT BIASA MENJADI BENTUK KALIMAT FORMAL M Andy Rudito; Susento Susento
Pythagoras: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 1: Juni 2009
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.996 KB) | DOI: 10.21831/pg.v5i1.554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu deskripsi tingkat-tingkat berpikir mahasiswa dalam menterjemahkan pernyataan matematis berkuantor universal dari bentuk kalimat biasa menjadi bentuk kalimat formal. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif diskriptif. Subjek penelitian ini adalah semua mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FKIP semester I Universitas Sanata Dharma Yogyakarta angkatan tahun 2006, yang berjumlah 46 orang. Data bersifat kualitatif, yaitu berupa jawaban oleh mahasiswa terhadap soal yang diberikan. Data dianalisis secara kualitatif dengan langkah-langkah: reduksi data, kategorisasi data, dan sintesisasi. Hasil penelitian mengindikasikan adanya 7 tingkat berpikir mahasiswa sebagai berikut: Tingkat-0: Tidak ada gagasan dalam menerjemahkan; Tingkat-1: Kalimat formal tidak menyatakan pernyataan berkuantor universal atau menyatakan pernyataan berkuantor universal tetapi tidak bermakna; Tingkat-2: Kalimat formal menyatakan pernyataan berkuantor yang bermakna tetapi tidak sesuai dengan makna soal karena kuantor universal tidak sesuai; Tingkat-3: Kalimat formal menyatakan pernyataan berkuantor yang bermakna tetapi tidak sesuai dengan makna soal karena penulisan predikat tidak tepat; Tingkat-4: Kalimat formal menyatakan pernyataan berkuantor universal yang bermakna dan sesuai dengan makna soal, tetapi semesta tidak ditulis atau semesta kurang tepat; Tingkat-5: Kalimat formal menyatakan pernyataan berkuantor universal yang bermakna dan sesuai dengan makna soal, tetapi penulisan predikat kurang tepat; Tingkat-6: Kalimat formal menyatakan pernyataan berkuantor universal bermakna dan sesuai dengan makna soal dengan tepat.Kata kunci : tingkat berpikir, pernyataan berkuantor, logika matematik.