cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Politic and Government Studies
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Ilmu Pemerintahan diterbitkan oleh Jurusan Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro.
Arjuna Subject : -
Articles 1,709 Documents
Evaluasi Program Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi bagi Putra Daerah Papua dan Papua Barat : Studi Kasus Pembimbingan Mahasiswa Afirmasi pada Kampus Undip, Unnes, Polines Tahun 2023 Yosafat Hernantyo Pramudya; Dzunuwanus Ghulam Manar
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 4 : Periode Wisuda Oktober 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi bagi Putra Daerah Papua dan Papua Barat merupakan intervensi kebijakan pendidikan dalam bentuk Bantuan Pemerintah yang bersifat afirmasi. Afirmasi sendiri mengandung makna kebijakan/program yang dirancang untuk menciptakan lingkungan yang membuka akses dimana kondisi ekonomi, sosial, dan budaya bukan lagi menjadi aspek yang menghalangi kemampuan seseorang untuk berkembang. Didalam konteks pelaksanaan Program ADik, afirmasi memiliki makna praktis yaitu pemberian akses seluasluasnya (Sistem admisi), penciptaan lingkungan belajar (Pembimbingan), dan peningkatan kualitas SDM (Output). Berdasarkan literature review yang penulis peroleh pada pra-penelitian, terdapat indikasi kualitas Output yang rendah dan kemangkiran studi/tidak lulus pada berbagai Perguruan Tinggi. Penulis melihat permasalahan ini terus terjadi (trend), beberapa peneliti pun membahas trend ini dengan menitikberatkan akar masalah pada kualitas input mahasiswa afirmasi. Menurut penulis, hal tersebut tidak sesuai dengan prinsip afirmasi, sehingga pada penelitian ini penulis menitikberatkan terjadinya trend tersebut sebagai tanggung jawab penuh Pelaksana Program ADik. Asumsinya trend tersebut tidak perlu terjadi bila pembimbingan dilaksanakan secara maksimal. Berdasarkan hal tersebut penulis hendak meneliti lebih lanjut terkait pelaksanaan pembimbingan dalam Program ADik. Penelitian ini menggunakan teori Evaluasi dari Torsten O. Salge yang menitikberatkan pada performance evaluation, atau didalam konteks pembimbingan disebut performa pelaksanaan pembimbingan. Penulis menggunakan 7 (tujuh) aspiration level dari best practice program afirmasi lain sebagai alat analisis pelaksanaan pembimbingan dalam Program ADik. Adapun 7 (tujuh) aspiration level tersebut antara lain : Policy, Student Conference-Gatherings-Activity, Integration, Assessment, Facilitation, Support, dan Conciousness. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui in-depth interview dan pengumpulan dokumen. Penulis menetapkan narasumber dari pihak Penanggung Jawab Program (Kementerian), Pengelola Program (Perguruan Tinggi), Dosen Wali, dan Penerima Beasiswa (Mahasiswa afirmasi) guna mendalami pelaksanaan pembimbingan yang sebenarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi bagi Putra Daerah Papua dan Papua Barat hanya mencapai target secara administratif (pemberian dana beasiswa dan ketercapaian akses saja), tetapi dalam rangka praktikal (pembimbingan) tidak mencapai tujuan. Hal ini dibuktikan dari tidak ditemukannya skenario afirmasi didalam praktik pembelajaran di Perguruan Tinggi yang penulis wawancarai. Bukti tersebut menunjukkan bahwa praktik pembimbingan belum teradopsi sebagai bagian menyeluruh dari tindakan afirmasi di pelaksanaan Program ADik
Efektifitas Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 2 Tahun 2012 Tentang Perlindungan dan Pelestarian Bangunan Cagar Budaya (Studi tentang Bangunan Tjong A FIE) Juandi - Silaen; Kushandajani - -; Hendra Try Ardianto
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 4 : Periode Wisuda Oktober 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya bangunan bersejarah yang telah ditetapkan oleh pemerintah Kota Medan sebagai bangunan cagar budaya. Status penetapan sebagai cagar budaya berkaitan langsung dengan tindakan pelestarian dan perlindungan cagar budaya. Salah satu bangunan yang telah lama ditetapkan oleh pemerintah Kota Medan dan telah masuk dalam daftar cagar budaya sejak tahun 1989 oleh Pemerintah Kota Medan ialah Bangunan Cagar Budaya Tjong A Fie. Penetapan ini sejalan dengan kebijakan pelestarian bangunan dan perlindungan cagar budaya pada tahun itu. Seiring perkembangan zaman dan perubahan waktu, tentunya Bangunan Cagar Budaya Tjong A Fie mengalami penuaan dan kerusakan terlebih lagi bangunan ini sudah berdiri selama 123 tahun. Pada tahun 2012 pemerintah Kota Medan mengeluarkan Peraturan Daerah Nomor 2 tahun 2012 Tentang Pelestarian Bangunan dan Lingkungan Cagar Budaya yang bertujuan untuk melestarikan segala aspek dari cagar budaya yang telah ditetapkan oleh pemerintah terhadap bangunan tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif desrkiptif dengan mengkaji fenomena aktual yang terjadi di lapangan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis efektivitas dari peraturan daerah Kota Medan terkait pelestarian cagar budaya pada Bangunan Cagar Budaya Tjong A Fie. Teori yang digunakan untuk menganalisisnya ialah teori efektivitas dari Nakamura dan Smallwood (1980). Hasil dari penelitian ini menujukkan secara garis besar, kebijakan ini kurang efektif dilaksanakan pada bangunan cagar budaya Tjong A Fie. Kurang tercapainya tujuan yang diinginkan dari kebijakan ini diakibatkan adanya hambatan dalam proses perencanaan yang tidak pernah dilakukan. Hal tersebut berimplikasi pada perencanaan pelestarian pada bangunan cagar budaya tidak pernah berjalan efisien walaupun sudah terdapat sumberdaya pendukung yang cukup memadai. Terdapat juga ketidaktaatan tindakan pelestarian yang diberikan oleh para stakeholder dalam melestarikan Bangunan Cagar Budaya Tjong A Fie jika dilihat dari penggunaan bahan baku. Kebijakan pelestarian cagar budaya tidak memiliki check and balance dilihat dari kurangnya tindakan monitoring dan evaluasi kebijakan cagar budaya
Peran antar Stakeholders dalam Sistem Pengelolaan Sampah di Pasar Ciputat Kota Tangerang Selatan Tahun 2023 Mohammad Emir Aldrian; Fitriyah - -; Rina - Martini
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 4 : Periode Wisuda Oktober 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar sebagai fasilitas umum tempat berkumpulnya manusia setiap harinya, tentu menjadi salah satu sumber produksi sampah terbesar di perkotaan. Untuk itu, diperlukan sistem pengelolaan sampah yang melibatkan berbagai pihak agar pengelolaanya menjadi efektif. Pengelolaan sampah di pasar yang baik itu memerlukan keterlibatan berbagai pihak yang saling mengisi satu sama lain. Pemerintah sebagai penyedia pelayanan barang dan jasa sekaligus yang membuat aturan dan mengawasi di ruang publik tersebut melalui berbagai suku dinas hingga pengelola pasarnya. Kemudian pedagang, sebagai pihak yang memakai ruang publik/layanan yang disediakan oleh pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis (1) bagaimana sistem pengelolaan sampah di Pasar Ciputat dan (2) bagaimana peran antar stakeholders dalam sistem pengelolaan sampah di Pasar Ciputat. Teori yang digunakan untuk menganalisis adalah teori peran dari biddle, serta untuk menilai peran pemerintah digunakan indikator regulator, fasilitator dan katalisator. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terstruktur dan studi dokumentasi/ adapun teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran Pemerintah Kota dalam sistem pengelolaan sampah di Pasar Ciputat masih kurang optimal. Hal ini ditunjukan melalui (1) ketiadaan regulasi khusus yang membahas mengenai sistem pengelolaan sampah di pasar, (2) masih lemah dalam menjalankan pengawasan yang mengakibatkan terjadi banyak pelanggaran. Hasil temuan lain adalah (3) mengenai anggaran yang sudah cukup besar, namun pengembangan fasilitas pengelolaan sampah masih belum memadai. Oleh karena itu, peneliti memberikan rekomendasi agar Pemkot Tangerang Selatan memperkuat peran pengawasan yang menjadi tumpuan dalam penegakan hukum yang berlaku, mengadakan evaluasi terhadap rancangan anggaran belanja terkait pengelolaan sampah, serta menerbitkan suatu peraturan khusus yang membahas mengenai sistem pengelolaan sampah di pasar secara khusus
PELAYANAN ADMINISTRASI KARTU JOMBANG SEHAT DI DINAS SOSIAL KABUPATEN JOMBANG TAHUN 2020-2021 Marcella Nais Thessha Chonica; Nunik Retno Herawati; Puji - Astuti
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 4 : Periode Wisuda Oktober 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai pelayanan administrasi Kartu Jombang Sehat yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Jombang pada tahun 2020 hingga 2021. Lingkup pelayanan administasi dalam hal ini terbagi dalam pelayanan pendaftaran produk Kartu Jombang Sehat yakni pendaftaran untuk produk kartu dan pendaftaran untuk produk surat rekomendasi. Tujuan dilakukannya penelitian ini sendiri adalah untuk menganalisis praktik proses pelayanan administrasi Kartu Jombang Sehat yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Jombang pada tahun 2020 hingga 2021 serta upaya apa saja yang telah dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Jombang untuk mengatasi hambatan yang sempat ditemui saat kegiatan pelayanan adminitrasi Kartu Jombang Sehat pada masa tersebut. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed method) dengan pendekatan deskriptif. Terdapat dua jenis data dalam penelitian ini antara lain data kuantitatif dan data kualitatif. Pengumpulan data kuantitatif menggunakan kuesioner dengan teknik pengambilan responden menggunakan accidental sampling. Sementara pengumpulan data kualitatif menggunakan wawancara semi terstruktur dengan teknik pengambilan informan menggunakan purposive sampling. Sebagai pendukung data kualitatif, dalam penelitian ini juga melakukan observasi dan menggunakan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan administrasi Kartu Jombang Sehat yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Jombang pada tahun 2020 hingga 2021 telah berjalan dengan baik namun belum sepenuhnya optimal. Ini diketahui dari hasil analisis data kuantitatif penelitian ini terhadap 13 responden pengguna layanan Kartu Jombang Sehat terkait pelayanan administrasi di Dinas Sosial Kabupaten Jombang menunjukkan bahwa 5 dari 8 item pertanyaan kuesioner memperoleh nilai mean yang masuk dalam kategori ‘baik’. Sementara dari hasil analisis data kualitatif penelitian ini sendiri menemukan bahwa masih adanya beberapa kondisi yang menjadi penghambat saat kegiatan pelayanan administrasi Kartu Jombang Sehat yang berlangsung pada kala itu dan dalam hal ini Dinas Sosial Kabupaten Jombang realitasnya telah melakukan beberapa upaya untuk mengatasinya namun dalam praktiknya masih ditemukan adanya hambatan yang belum ditangani. Seperti masih belum disediakannya pelayanan secara online, belum adanya perbaikan dari segi posisi penempatan kotak saran, dan sistem antrian yang masih kurang jelas
Partisipasi Politik Generasi Z Pada Aksi Kamisan Semarang Diah - Wulansari; Fitriyah - -; Wijayanto - -
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 4 : Periode Wisuda Oktober 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generasi Z yang tumbuh dalam era digital, menghadapi tantangan dan peluang unik dalam hal partisipasi politik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami partisipasi politik generasi Z dalam konteks Aksi Kamisan Semarang, sebuah gerakan sosial yang menyuarakan isu-isu penting melalui demonstrasi damai setiap Kamis di Semarang. Penelitian ini menggali bagaimana generasi Z menggunakan teknologi digital, khususnya media sosial, untuk mengorganisir, mempromosikan, dan berpartisipasi dalam gerakan ini. Metode penelitian yang digunakan melibatkan wawancara, dan analisis konten media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi Z memiliki tingkat partisipasi politik yang tinggi dalam Aksi Kamisan Semarang melalui media sosial. Mereka menggunakan platform ini untuk berbagi informasi, memobilisasi teman sebaya, dan menyuarakan pendapat mereka tentang isu-isu sosial dan politik.. Penelitian ini memberikan wawasan yang lebih dalam tentang bagaimana teknologi digital memengaruhi partisipasi politik generasi Z dan kontribusi mereka dalam gerakan sosial seperti Aksi Kamisan Semarang. Hasil penelitian ini dapat memberikan panduan untuk lebih memahami dan mendorong partisipasi politik generasi Z dalam era digital yang terus berkembang
PEMAKNAAN SOSIAL BUDAYA KAWASAN GEOPARK SEBAGAI KAWASAN WISATA BERKELANJUTAN BAGI MASYARAKAT LOKAL Rahma Dhiya Hanifah; Kushandajani - -
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 4 : Periode Wisuda Oktober 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembangunan pariwisata berkelanjutan di Kawasan Wisata Lembah Harau. Di Kawasan ini terdapat nagari yang bersinggungan langsung dengan sektor pariwisata tersebut. Seiring dengan berjalannya waktu terjadi banyak perubahan akibat pembangunan pariwisata berkelanjutan di wilayah tersebut. Salah satunya di aspek sosial budaya masyarakatnya terjadi beberapa pergeseran yang tentunya ini akan berdampak kepada local wisdom yang telah dijaga oleh masyarakatnya sebagai warisan dari nenek moyang. Serta dari adanya hal ini menimbulkan hubungan sosial dan fenomena yang saling berkaitan. Fokus penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah: (1) Bagaimana masyarakat lokal secara sosial budaya memaknai Kawasan Geopark Lembah Harau sebagai daerah wisata? (2) Bagaimana masyarakat lokal mempertahankan lokal wisdom di dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan di Kawasan Lembah Harau?. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah: (1) untuk menjelaskan pemaknaan sosial budaya Kawasan Lembah Harau sebagai daerah wisata bagi masyarakat lokal, (2) untuk menganalisis bagaimana upaya masyarakat dan pihak yang terlibat dalam mempertahankan local wisdom di dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan di Kawasan Wisata Lembah Harau. Penulisan dalam hasil penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang berlokasikan di Nagari Tarantang. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi pada Kawasan Wisata Lembah Harau. Hasil dan pembahasan dari penelitian ini yakni: (1) terkait dengan adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah dan alam takambang jadi guru menjadi filsafat yang digunakan dalam aspek sosial budaya seperti tradisi, norma, nilai, dan kebiasaan masih dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari seperti penggunaan filosofi untuk pedoman bermasyarakat, (2) terjadinya perubahan sikap masyarakat dan munculnya permasalahan sosial lingkungan (sampah dan pungli), (3) rata-rata masyarakatnya sudah melek hukum dan sadar bahwa wilayah mereka merupakan kawasan wisata, (4) meskipun masyarakatnya sudah melek hukum tetapi belum adanya aturan hukum, aturan adat, dan sanksi tegas terhadap permasalahan yang timbul tadi, (5) mengenai fasilitas publik di Nagari Tarantang sudah terpenuhi tetapi untuk fasilitas penunjang pariwisata masih belum, (6) upaya dalam mempertahankan local wisdom dimulai dari masyarakatnya dan tokoh adat sebagai pihak yang bertanggungjawab atas adat tersebut, (7) upaya yang dilakukan berupa promosi budaya, partisipasi masyarakat dalam event budaya, regenerasi kepada anak cucu, pelaksanaan tradisi di setiap tahun, dan memasukkan kurikulum muatan lokal Budaya Adat Minangkabau (BAM) pada tingkatan sekolah dasar
Implementasi Kebijakan Kurikulum Merdeka di Kabupaten Boyolali (Studi Tenaga Pendidik Jenjang Sekolah Dasar Kategori Penggerak) Obed Toman Susanto; Rina - Martini; bangkit Aditya Wiryawan
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 4 : Periode Wisuda Oktober 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum baru yang disahkan pada tanggal 11 Februari 2022 sebagai bagian dari peluncuran Merdeka Belajar Episode 15. Kurikulum yang disahkan oleh Kemenristekdikti dibawah arahan Nadiem Anwar Makarim ini cukup erat kaitannya dengan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK).Penulis melakukan studi kesiapan impelementasi di Kabupaten Boyolali melalui metode Kualitatif dengan wawancara mendalam, observasi lapangan, studi pustaka dan studi audio. Subjek penelitian terdiri dari 10 Sekolah Dasar Kategori Penggerak yang tersebar di 10 Kecamatan di Kabupaten Boyolali serta 21 informan.Hasil penelitian membuktikan bahwa sebagian sekolah dasar sangat terbantu dengan adanya Insentif dana Program Sekolah Penggerak sebesar 80 juta di tahun pertama untuk digitalisasi pendidikan. Tanpa adanya dana ini, sebanyak 8 sekolah belum siap dalam implementasi kurikulum ini secara penuh di satuan pendidikannya. Kendala dan tantangan terbesar terlatak pada proses adaptasi teknologi di satuan pendidikan demi tuntutan transformasi digitalisasi bidang pendidikan.Penulis menyarankan kepada tenaga pendidik dan pelaku kebijakan untuk terus dapat beradaptasi menjadi pembelajar seumur hidup dan merevolusi pola pikir/ mindset seiring perubahan zaman. Tantangan kedepannya ialah bagaimana menumbuhkan sikap saling memiliki (sense of belongings) bagi semua pihak di satuan pendidikan dalam menjaga dan merawat fasilitas sarana dan prasarana penunjang pendidikan
PERILAKU MEMILIH MASYARAKAT DESA TERHADAP PEMILIHAN KEPALA DESA HASIBUAN KECAMATAN PAGARAN KABUPATEN TAPANULI UTARA TAHUN 2021 Rani Tamara Hutabarat; Dewi - Erowati
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 4 : Periode Wisuda Oktober 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dibuat untuk menganalisis perilaku memilih masyarakat Desa Hasibuan dalam pemilihan kepala desa.  Selain itu, untuk melihat bagaimana hubungan faktor sosiologis, psikologis dan rasional terhadap perilaku memilih masyarakat pada pemilihan kepala desa Hasibuan Kecamatan Pagaran Kabupaten Tapanuli Utara.Upaya menjawab permasalahan dan tujuan penelitian dilakukan dengan menggunakan teori Dieter Roth (2009) menggunakan 3 faktor dalam melihat perilaku memilih masyarakat yaitu sosiologis, psikologis, dan rasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 183 responden yang berasal dari populasi masyarakat Desa Hasibuan menggunakan Teknik purposive sampling.  Analisis Hipotesis menggunakan uji korelasi pearson yang telah memenuhi syarat uji validitas dan reliabilitas menggunakan alpha cronbach.Setiap variabel mempunyai hubungan/korelasi namun tingkat keeratan hubungannya lemah sehingga antar variabel bersifat independen antara satu dengan yang lainnya atau setiap variabel berdiri sendiri dan tidak terlalu tergantung satu sama lain namun memiliki hubungan. Disarankan bahwa penelitian ini dapat membantu masyarakat untuk melihat dampak kedepan dari suara yang diberikan bukan hanya berdasarkan kesamaan etnis namun juga pada faktor lain seperti kemampuan yang dimiliki
Analisis Konten Media Sosial Instagram @Baruna.airlangga dalam Membangun Political Branding Airlangga Hartarto Irja, Yoga -; -, wijayanto -
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 3 : Periode Wisuda Juli 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenaik perkembangan teknologi informasi yang dimanfaatkan oleh politisi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metodologin analisis isi kualitatif dengan menganalisis konten konten yang di keluarkan oleh pemilik akun @baruna airlangga guna membangun political branding airlangga hartarto. Kemajuan teknologin sangat di manfaatkan oleh banyak politisi termasuk pak Airlangga Hartarto. Beliau membayar ahli social media untuk membangun brandi politiknya sehingga bagus di mata Masyarakat. Konten yang beragam membuat minat Masyarakat dan branding politik dari pak airlangga Hartanto juga di harapkan akan meningkat
IMPLEMENTASI KARTU JAWA TENGAH SEJAHTERA (KJTS) DI KECAMATAN BOJA KABUPATEN KENDAL TAHUN 2020-2022 Ramadhani, Dito Arya; Manar, Dzunuwanus Ghulam; -, Yuwanto -
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 2 : Periode Wisuda April 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The number of poor people in Kendal Regency exceeded 8 thousand people, indicating the magnitude of the poverty problem in the area. Central Java Governor Regulation Number 40 of 2017 showed seriousness in overcoming poverty and helping those who were unproductive through the implementation of the Central Java Prosperous Card (KJTS). This research was conducted to understand the implementation of the KJTS policy in Kendal Regency, using George Edward III's theory which included aspects of communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. Data was collected through interviews, and qualitative data analysis was carried out by data triangulation. The subjects in this research were the Boja District Government, Kendal Regency Social Service employees and Central Java Province Social Service employees. The research results showed that the implementation of KJTS in Kendal Regency could be used as a model of accuracy and effectiveness in the distribution of social assistance. This program placed emphasis on comprehensive verification and validation procedures, as well as utilized data analysis through the Integrated Social Welfare Data system. This ensured a targeted approach in beneficiary selection. By responding to the needs of individuals with special conditions and encouraging inclusivity through proposals from underserved villages, KJTS showed a commitment to reaching those who truly needed help

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 1 (2025): Vol 14, No 1 : Periode Wisuda Januari 2025 Vol 13, No 4 : Periode Wisuda Oktober 2024 Vol 13, No 3 : Periode Wisuda Juli 2024 Vol 13, No 2 : Periode Wisuda April 2024 Vol 13, No 1 : Periode Wisuda Januari 2024 Vol 12, No 4 : Periode Wisuda Oktober 2023 Vol 12, No 3 : Periode Wisuda Juli 2023 Vol 12, No 2 : Periode Wisuda April 2023 Vol 12, No 1 : Periode Wisuda Januari 2023 Vol 11, No 4 : Periode Wisuda Oktober 2022 Vol 11, No 3 : Periode Wisuda Juli 2022 Vol 11, No 2 : Periode Wisuda April 2022 Vol 11, No 1 : Periode Wisuda Januari 2022 Vol 10, No 1 (2021): Periode Wisuda Januari 2021 Vol 10, No 4: Periode Wisuda Oktober 2021 Vol 10, No 3: Periode Wisuda Agustus 2021 Vol 10, No 2: Periode Wisuda April 2021 Vol 9, No 03 (2020): Periode Wisuda Agustus 2020 Vol 9, No 02 (2020): Periode Wisuda April 2020 Vol 9, No 01 (2020): Periode Wisuda Januari 2020 Periode Wisuda Oktober 2020 Vol 8, No 04 (2019): Periode Wisuda Oktober 2019 Vol 8, No 03 (2019): Periode Wisuda Agustus 2019 Vol 8, No 02 (2019): Periode Wisuda April 2019 Vol 8, No 01 (2019): Periode Wisuda Januari 2019 Vol 7, No 04 (2018): Periode Wisuda Oktober 2018 Vol 7, No 3 (2018): Periode Wisuda Agustus 2018 Vol 7, No 2 (2018): Periode Wisuda April 2018 Vol 7, No 1 (2018): Periode Wisuda Januari 2018 Vol 6, No 04 (2017): Periode Wisuda Oktober 2017 Vol 6, No 03 (2017): Periode Wisuda Agustus 2017 Vol 6, No 01 (2017): Periode Wisuda Januari 2017 Vol 6, No 2 (2017): Periode Wisuda April 2017 Vol 5, No 03 (2016): Volume 5,Number 3, Tahun 2016 Vol 5, No 04 (2016): Periode Wisuda Oktober 2016 Vol 5, No 02 (2016): Periode Wisuda April 2016 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Vol 4, No 3 (2015): VOLUME 4, NOMOR 3, TAHUN 2015 Vol 5, No 4 (2015): Periode Wisuda Oktober 2015 Vol 4, No 1 (2015): Wisuda Periode Januari 2015 VOLUME 4, NOMOR 2, TAHUN 2015 VOLUME 3, NOMOR 4, TAHUN 2014 VOLUME 3, NOMOR 3, TAHUN 2014 VOLUME 3, NOMOR 2, TAHUN 2014 VOLUME 3, NOMOR 1, TAHUN 2014 Wisuda Periode April 2014 VOLUME 2, NOMOR 4,TAHUN 2013 Volume 2 Nomor 3 Tahun 2013 Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013 Vol 1, No 1 (2012): Journal of Politic and Government Studies More Issue