cover
Contact Name
Fathiah Alatas
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
edusains-fitk@uinjkt.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
EDUSAINS
ISSN : 19797281     EISSN : 24431281     DOI : 10.15408/es
Core Subject : Education,
EDUSAINS is a journal publishing the Natural Science Education, Biology Education, Physics Education, and Chemistry Education Journal. Edusains is published by Center for Science Education (CSE) which is located in Departement of Natural Science Education, Faculty of Education and Teachers' Training, Islamic State University (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 303 Documents
PENGARUH LITERASI SAINS DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP PENGUASAAN KONSEP DASAR BIOLOGI Juhji Juhji; Mansur Mansur
EDUSAINS Vol 12, No 1 (2020): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v12i1.13048

Abstract

THE EFFECT OF SCIENTIFIC LITERACY AND CRITICAL THINKING SKILLS ON MASTERING BASIC BIOLOGICAL CONCEPTS AbstractThe efforts to develop scientific literacy and critical thinking skills are indispensable in addressing technological advances in the 4.0 era, even though the effort is still low. This research aims to determine the effect of scientific literacy on mastering basic concepts of biology, determine the effect of critical thinking skills on mastering basic concepts of biology, and determine the effect of scientific literacy and critical thinking skills together on mastering basic concepts of biology. The ex post facto method was used as a research method with a sample number of 182 students in Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Multiple regression techniques are used as data analysis.  The results showed a significant effect between scientific literacy on mastering basic concepts of biology, critical thinking skills on mastering basic concepts of biology, as well as scientific literacy and critical thinking skills together on mastering basic concepts of biology.  AbstrakUpaya pengembangan literasi sains dan keterampilan berpikir kritis sangat diperlukan dalam menyongsong kemajuan teknologi di era 4.0 meskipun upaya tersebut masih rendah. Tujuan riset ini adalah untuk menganalisis pengaruh literasi sains terhadap penguasaan konsep dasar biologi, mengetahui pengaruh keterampilan berpikir kritis terhadap penguasaan konsep dasar biologi, dan mengetahui pengaruh literasi sains dan keterampilan berpikir kritis secara bersama-sama terhadap penguasaan konsep dasar biologi. Metode ex post facto dijadikan sebagai metode penelitian dengan jumlah sampel sebanyak 182 mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Analisa data menggunakan teknik regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara literasi sains dengan penguasaan konsep dasar biologi, keterampilan berpikir kritis dengan penguasaan konsep dasar biologi, serta literasi sains dan keterampilan berpikir kritis secara bersama-sama dengan penguasaan konsep dasar biologi. 
PERBANDINGAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA DENGAN MODEL PROBLEM-BASED LEARNING DAN NUMBERED HEADS TOGETHER BERBASIS STUDENT CREATED CASE STUDIES Dwi Ayu Lestari; Joko Ariyanto; Harlita Harlita
EDUSAINS Vol 12, No 1 (2020): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v12i1.12291

Abstract

COMPARISON OF STUDENTS' CRITICAL THINKING SKILLS WITH PROBLEM-BASED LEARNING AND NUMBERED HEADS TOGETHER BASED ON STUDENT-CREATED CASE STUDIES MODELSAbstractThe study's purpose was to determine the differences in students' critical thinking skills between the problem-based learning and numbered heads together based on student-created case studies model on biology subjects in class X of SMA 2 Karanganyar in the academic year 2018/2019. This research is a quasi-experiment, and the research design used a posttest only with non-equivalent groups. The sampling technique is cluster sampling. Samples were 72 students, namely X IPA 3 as an experimental class 1 and X IPA 1 as an experimental class 2. Data collection techniques were using essay tests, observation sheets, and documentation. The data analysis used was an independent t-test. The calculation of the difference in the average posttest of the two groups for critical thinking skills showed a calculated value of 2,243 and the table value of 1.994 with a significance (α = 0,05). The calculation results show that tcount > ttable, which means there is a significant difference in the students' critical thinking skills in the class between the problem-based learning model and numbered heads together based on the student-created case studies model. AbstrakTujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan keterampilan berpikir kritis siswa antara model pembelajaran problem based learning dengan numbered heads together berbasis student created case studies pada mata pelajaran biologi kelas X SMA Negeri 2 Karanganyar tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy experiment). Desain penelitian yang digunakan adalah posttest only with non-equivalent group. Teknik pengambilan sampel dengan cluster sampling. Sampel yang diambil berjumlah 72 siswa yaitu X IPA 3 sebagai kelas eksperimen 1 dan X IPA 1 sebagai kelas eksperimen 2. Teknik pengumpulan data menggunakan tes essay, lembar observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu uji independent t-test. Hasil perhitungan perbedaan rata-rata posttest kedua kelompok untuk keterampilan berpikir kritis menunjukkan nilai hitung sebesar 2,243 dan nilai ttabel sebesar 1.994 dengan signifikansi (α=0,05). Hasil perhitungan menunjukkan bahwa thitung > ttabel, sehingga terdapat perbedaan signifikan keterampilan berpikir kritis siswa yang diajarkan menggunakan model problem based learning dengan numbered heads together berbasis student created case studies. 
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS MOODLE PADA MATERI HIDROKARBON Jimmi Copriady; Siti Nurjannah Iswandari; Asmadi M Noer; Sri Wilda Albeta
EDUSAINS Vol 12, No 1 (2020): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v12i1.11503

Abstract

DEVELOPMENT OF E-MODUL BASED ON MOODLE IN HYDROCARBON TOPICAbstractThis study aims to develop e-module with Moodle applications on hydrocarbon materials. This e-module with Moodle application has several advantages, namely learning is more exciting, and learning remotely can be done where educators can still control learning, assessment and giving badges to students who succeed in being the best. This Moodle-based e-module also has discussion forums, quizzes and CBT-based exercises, and there is a feedback page and has an access-right restriction security feature where unregistered users cannot open the e-module. This research method is development research (Research and Development, R & D) with the ADDIE model development model with the instrument of data collection is the validation sheet and questionnaire of respondents. The data analysis technique is by calculating the percentage score of the validation assessment and user response. The results showed that the Moodle-based e-module developed fulfilled very valid criteria from aspects of visual communication, learning design, content, and ease of use with a score of 90.23% in terms of material and 95.67% in terms of media. The results of the test responses of students and teachers each scored 91.67% and 93.45%.. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar e-modul dengan aplikasi Moodle pada materi hidrokarbon. E-modul dengan aplikasi Moodle ini memiliki beberapa kelebihan yakni pembelajaran lebih menarik dan dapat dilakukan dengan jarak jauh dimana pendidik masih dapat mengontrol kegiatan pembelajaran, penilaian dan memberikan lencana bagi peserta didik yang berhasil menjadi yang terbaik, terdapat forum diskusi, kuis dan latihan berbasis CBT serta terdapat laman feedback dan memiliki fitur keamanan pembatasan hak akses dimana pengguna yang tidak terdaftar tidak dapat membuka e-modul. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan model ADDIE. Instrumen penelitian berupa lembar validasi dan kuisioner responden. Teknik analisis data yaitu dengan cara menghitung skor persentase penilaian validasi dan respon pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul berbasis Moodle yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat valid dari aspek komunikasi visual, desain pembelajaran, isi, dan kemudahan penggunaan dengan skor 90,23% dari segi materi dan 95,67% dari segi media. Hasil uji respon peserta didik dan guru masing-masing memperoleh skor 91,67% dan 93,45%. 
WEB MODUL IPA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN THINKING SKILL Agnesi Sekarsari Putri; Nurfina Aznam
EDUSAINS Vol 12, No 1 (2020): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v12i1.11034

Abstract

SCIENCE WEB MODULE BASED ON GUIDED INQUIRY TO IMPROVE THINKING SKILLAbstractThe science web module is a systematically structured teaching material to achieve electronic learning objectives using website applications in which writing, animation, video, and navigation are exciting, interactive, active, and motivating learning that can facilitate students' thinking skills. Guided inquiry is a model that trains students to be actively involved in investigations with questions raised by teachers to direct students to find concepts. Guided inquiry-based web modules are used to improve students' thinking skills measured through written tests. This study uses a pretest-posttest control group design. Based on the results of the analysis using the Kruskal Wallis test, there are differences in the experimental class using the science web module based on guided inquiry and the control class using the science teaching materials commonly used by teachers. The results showed an increase in higher thinking skills in the experimental class than in the control class, resulting in the high effect size category so that the experimental class increased the thinking skills more effectively than the control class. AbstrakWeb modul IPA merupakan bahan ajar yang disusun sistematis untuk mencapai tujuan pembelajaran berbentuk elektronik menggunakan aplikasi website yang didalamnya terdapat tulisan, animasi, video, serta navigasi yang menjadi pembelajaran yang menarik, interaktif, aktif, dan memotivasi belajar yang dapat memfasilitasi thinking skill peserta didik. Inkuiri terbimbing merupakan model yang melatih peserta didik terlibat aktif dalam penyelidikan dengan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan guru untuk mengarahkan peserta didik menemukan konsep. Web modul berbasos inkuiri terbimbing digunakan untuk meningkatkan thinking skill peserta didik. Penelitian ini menggunakan pretest posttest control group design. Thinking skill diukur melalui tes tertulis. Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji Kruskal Wallis terdapat perbedaan kelas eksperimen yang menggunakan web modul IPA berbasis inkuiri terbimbing dengan kelas kontrol yang menggunakan bahan ajar IPA yang biasa digunakan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan thinking skill yang lebih tinggi pada kelas eksperimen daripada kelas kontrol, dengan hasil effect size kategori tinggi, sehingga kelas eksperimen meningkatkan thinking skill yang lebih efektif daripada kelas kontrol. 
PENGARUH KEMAMPUAN BERPIKIR ANALITIS PADA PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR RANAH PENGETAHUAN Galih Rinekso Yuwono; Widha Sunarno; Nonoh Siti Aminah
EDUSAINS Vol 12, No 1 (2020): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v12i1.11659

Abstract

THE EFFECT OF ANALYTICAL THINKING SKILLS ON PROBLEM-BASED LEARNING TOWARDS STUDENTS’ LEARNING OUTCOME OF THE KNOWLEDGE DOMAIN AbstractThis research aims to discover the influence of analytical thinking skill on problem-based learning towards students' learning outcomes of the knowledge domain. This research was conducted in SMP 1 Jaten in the academic year of 2018/2019. The research method used in this research was quasi-experimental. The researcher used simple random sampling to take a sample of this research. The sample of this research was 64 students of SMPN 1 Jaten. The researcher collected the data using objective tests in the form of 18 multiple choice questions to get data of the knowledge domain and 12 questions to get data of analytical thinking skills. The data analysis technique used by the researcher was a parametric test using the ANOVA test. Based on the data analysis, it was got that the sig value was 0.539. If the sig value was > 0.05, it could be concluded that H0 was accepted. It means that the students analytical thinking skill does not influence significantly towards students learning outcomes of the knowledge domain. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan berpikir analitis peserta didik pada pembelajaran berbasis masalah (PBL) terhadap hasil belajar pada ranah pengetahuan. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Jaten pada tahun ajaran 2018/2019. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuasi eksperimen. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Sampel yang digunakan berjumlah 64 peserta didik. Pengambilan data dengan menggunakan tes objektif pilihan ganda sebanyak 18 butir soal untuk mendapatkan data hasil belajar  ranah pengetahuan dan 12 butir soal untuk mendapatkan data kemampuan berpikir analitis. Analisis data yang digunakan yaitu uji parametrik dengan menggunakan uji anava. Berdasarkan analisis yang dilakukan, diperoleh nilai sig sebesar 0,539. Nilai sig yang diperoleh > 0,05 maka disimpulkan H0 diterima yang menunjukkan kemampuan berpikir analitis peserta didik tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar ranah pengetahuan. 
PENGARUH KEMAMPUAN BERPIKIR ANALITIS PADA PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR RANAH PENGETAHUAN Yuwono, Galih Rinekso
EDUSAINS Vol 12, No 1 (2020): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v12i1.11659

Abstract

THE EFFECT OF ANALYTICAL THINKING SKILLS ON PROBLEM-BASED LEARNING TOWARDS STUDENTS’ LEARNING OUTCOME OF THE KNOWLEDGE DOMAIN AbstractThis research aims to discover the influence of analytical thinking skill on problem-based learning towards students' learning outcomes of the knowledge domain. This research was conducted in SMP 1 Jaten in the academic year of 2018/2019. The research method used in this research was quasi-experimental. The researcher used simple random sampling to take a sample of this research. The sample of this research was 64 students of SMPN 1 Jaten. The researcher collected the data using objective tests in the form of 18 multiple choice questions to get data of the knowledge domain and 12 questions to get data of analytical thinking skills. The data analysis technique used by the researcher was a parametric test using the ANOVA test. Based on the data analysis, it was got that the sig value was 0.539. If the sig value was > 0.05, it could be concluded that H0 was accepted. It means that the students analytical thinking skill does not influence significantly towards students learning outcomes of the knowledge domain. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan berpikir analitis peserta didik pada pembelajaran berbasis masalah (PBL) terhadap hasil belajar pada ranah pengetahuan. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Jaten pada tahun ajaran 2018/2019. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuasi eksperimen. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Sampel yang digunakan berjumlah 64 peserta didik. Pengambilan data dengan menggunakan tes objektif pilihan ganda sebanyak 18 butir soal untuk mendapatkan data hasil belajar  ranah pengetahuan dan 12 butir soal untuk mendapatkan data kemampuan berpikir analitis. Analisis data yang digunakan yaitu uji parametrik dengan menggunakan uji anava. Berdasarkan analisis yang dilakukan, diperoleh nilai sig sebesar 0,539. Nilai sig yang diperoleh > 0,05 maka disimpulkan H0 diterima yang menunjukkan kemampuan berpikir analitis peserta didik tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar ranah pengetahuan. 
PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME BERBANTU MEDIA VIDEO/ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X MIPA 3 J Juriah; Nengsih Juanengsih
EDUSAINS Vol 8, No 1 (2016): Edusains
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v8i1.3801

Abstract

Abstract This research aimed to improve biology learning score through a constructivist learning assisted by video/animation on the concept of ecology. This research was a classroom action research (CAR) conducted in two cycles. The subjects were 31 students of class X of SMAN 3 MIPA 3 South Tangerang during the academic year of 2014/2015. The research instrument used was a multiple choice test and an observation sheet. The results showed that the average students’ score in the first cycle was 72.55 with 58% of students achieved the minimum standard of mastery learning (Ketuntatan Belajar Minimal KBM) and the average students’ score in the second cycle was 80.55 with 87% students achieved KBM. According to the results, it was concluded that constructivism learning assisted with video/animation could improve students learning outcomes particularly on the concept of ecology. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar biologi dengan pembelajaran konstruktivisme berbantu media video/animasi pada konsep Ekologi. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 31 siswa kelas X MIPA 3 SMAN 3 Kota Tangerang Selatan tahun ajaran 2014/2015. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan pencapaian hasil belajar pada siklus I rerata 72.55 dengan jumlah yang mencapai Ketuntasan Belajar Minimal (KBM) 58%, pada siklus II rerata belajar 80.55 dengan KBM 87%. Dengan hasil ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran konstruktivisme berbantu media video/animasi dapat meningkatkan hasil belajar pada konsep Ekologi. Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/es.v8i1.3801
PENGARUH PENERAPAN KOMBINASI METODE INKUIRI DAN RECIPROCAL TEACHING TERHADAP CAPAIAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA Finoli Marta Putri
EDUSAINS Vol 7, No 1 (2015): Edusains
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v7i1.1394

Abstract

Abstract This research aims to find out of achievement of student understanding concept between applied combination learning of inquiry and reciprocal teaching methods’ class (experimental class) and learning of inquiry method’s class (control class). The research method used quasi experiment with the randomized posttest-only control group design. The sample consists of 39 students in X grade in one of senior high school in Rengat. The finding research is overall achivement of student understanding concept in class experimental was better than control class. However, if we look for details, achivement of understanding concept indicators for translation indicator, we got that control class is better than experimental class, but for interpretation and ekstrapolation indicators, we got that experimental class is better than control class. Overall, there is no different achivement of student understanding concept significantly. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan capaian pemahaman konsep siswa antara kelas yang diterapkan pembelajaran kombinasi metode inkuiri dan reciprocal teaching (kelas eksperimen) dengan kelas yang diterapkan metode Inkuiri (kelas kontrol). Metode penelitiannya adalah kuasi eksperimen dengan the randomized posttest-only control group design dan sampel sebanyak 39 siswa kelas X di salah satu SMAN di Rengat. Hasil penelitiannya yaitu secara keseluruhan capaian pemahaman konsep siswa yang mendapatkan penerapan pembelajaran menggunakan kombinasi metode inkuiri dan reciprocal teaching lebih baik dibandingkan siswa yang mendapatkan penerapan pembelajaran metode inkuiri. Ditinjau dari indikator pemahaman konsep, capaian indikator translasi, siswa yang dikenai penerapan pembelajaran metode inkuiri lebih baik dibandingkan siswa yang dikenai penerapan pembelajaran kombinasi metode inkuiri dan reciprocal teaching, namun capaian indikator interpretasi dan ekstrapolasi siswa yang dikenai penerapan pembelajaran kombinasi metode inkuiri dan reciprocal teaching lebih baik dibandingkan siswa yang dikenai penerapan pembelajaran metode inkuiri. Secara keseluruhan, tidak ada perbedaan yang signifikan pada capaian pemahaman konsep siswa.Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/es.v7i1.1394
PENINGKATAN PENGUASAAN KONSEP SISWA MELALUI PEMBELAJARAN IPA TERPADU BERBASIS MASALAH BERBANTUAN MIND MAP Shelly Efwinda; Wahyu Sopandi
EDUSAINS Vol 8, No 1 (2016): Edusains
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v8i1.1580

Abstract

Abstract The purpose of this study was to examine the impact of Problem Based Learning aided mind map on  student’ mastery of Acid Rain concepts. A quasi experimental research design with a pre-test and post-test control group, which was selected from seventh graders, was used in this study. A total of 76 seventh graders in Bandung at the second-semester of the academic year 2014 /2015 participated  in the study. One class (39 students) as experimental group were taught using the Problem Based Learning aided  mind map while one other class (37 students) as control group used the Problem Based Learning. The results showed: 1) Student mastery of acid rain concepts in control group increased  by 32.2%, 2) Student mastery of acid rain concepts in experimental  group increased  by  75.6%,  3) There are significant differences (p = 0.000) between the experimental group and control group in  improving students' mastery of Acid Rain concepts. Results of this study indicate that Problem Based Learning aided mind map could be helpful in improving students' mastery of Acid Rain concepts. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Berbasis Masalah berbantuan mind map terhadap penguasaan konsep siswa pada materi Hujan Asam. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain pre-test and post-test control group, dengan siswa kelas VII SMP sebagai subjek dalam penelitian ini. Sebanyak 76 siswa kelas VII SMP semester 2 tahun ajaran 2014/2015 di Bandung berpartisipasi dalam penelitian ini. Satu kelas (39 siswa) sebagai kelompok eksperimen diajarkan dengan menggunakan Pembelajaran Berbasis Masalah berbantuan mind map sementara satu kelas lainnya (37 siswa) sebagai kelompok kontrol menggunakan Pembelajaran Berbasis Masalah. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Penguasaan konsep siswa di kelompok kontrol meningkat sebesar 32.2%, 2) Penguasaan konsep siswa di kelompok eksperimen meningkat sebesar 75.6 %, 3) Terdapat perbedaan yang signifikan (p=0.000) antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dalam peningkatan penguasaan konsep pada materi Hujan Asam. Hasil penelitian ini mengindikaqsikan bahwa Pembelajaran Berbasis Masalah berbantuan mind map dapat membantu dalam meningkatkan penguasaan konsep siswa pada materi Hujan Asam. Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/es.v8i1.1580
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN ZOOMING PRESENTATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X PADA KONSEP SUHU DAN KALOR Putri Zakiyatul Zannah; Diah Mulhayatiah; Fathiah Alatas
EDUSAINS Vol 6, No 2 (2014): Edusains
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v6i2.1153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media pembelajaran zooming presentation terhadap hasil belajar siswa kelas X pada konsep suhu dan kalor. Media pembelajaran zooming presentation ini dibuat menggunakan aplikasi Prezi. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 12 Tangerang Selatan. Penelitian berlangsung pada bulan Maret-April 2014. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design dan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sampel yang diambil adalah kelas X dengan jumlah siswa 33. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes berupa soal pilihan ganda dan non-tes berupa angket. Data hasil instrument tes dianalisis secara kuantitatif, sedangkan data hasil non-tes dianalisis secara kualitatif. Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil belajar siswa kelas X pada konsep suhu dan kalor. Hasil uji hipotesis terhadap data posttest menunjukkan nilai thitung = 4,53 dan nilai ttabel = 1,998. Nilai thitung > ttabel, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Rata-rata hasil belajar siswa yang menggunakan media pembelajaran zooming presentation lebih tinggi dibandingkan rata-rata hasil belajar siswa tanpa menggunakan media pembelajaran zooming presentation. Hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih unggul dalam meningkatkan kemampuan mengingat (C1), memahami (C2), menerapkan (C3), dan menganalisis (C4). Selanjutnya berdasarkan analisis data nontes berdasarkan angket respon siswa terhadap media pembelajaran zooming presentation berada pada kategori baik dengan persentase 76%.