cover
Contact Name
Fathiah Alatas
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
edusains-fitk@uinjkt.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
EDUSAINS
ISSN : 19797281     EISSN : 24431281     DOI : 10.15408/es
Core Subject : Education,
EDUSAINS is a journal publishing the Natural Science Education, Biology Education, Physics Education, and Chemistry Education Journal. Edusains is published by Center for Science Education (CSE) which is located in Departement of Natural Science Education, Faculty of Education and Teachers' Training, Islamic State University (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 303 Documents
EVALUASI PROGRAM PEMODELAN DAN SIMULASI LABORATORIUM KIMIA PADA MAHASISWA CALON GURU Yenni Kurniawati; Yuni Fatisa
EDUSAINS VOL 8, NO 2 (2016): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v8i2.4394

Abstract

Abstract Modeling and laboratory simulation can help overcome of cost obstacle, time, safety and other constraints in laboratory experiments. Many skills also had the opportunity to be fostered and promoted, especially in connection with the construction of thinking skills. However, the implementation of this program required an evaluation, in order to decided whether the program will be continuing or not, in addition its needed to found the focused of on overall quality of learning in order to make a recommendation in the decision making. This research was conducted by the mixed-method approached with triangulation design, in order to evaluate the effectiveness, problems or any obstacles of the implementation of the program. The population in this study was the third semester of pre-service chemistry students at UIN Syarif Kasim Sultan Riau, which was supported by lecturers, assistant laboratory and staf. The sample selection was done using random sampling techniques. Program evaluation in this study was conducted by the CIPP model (Context, Input, Process, Product). The results showed that the program was running quite effective when viewed from the overall average grades. The evaluation about context, inputs, processes and products had the good and very good score, in which the evaluation score of context and input, get the better score than process and product evaluation. This study recommends to be a continuing improvement program of modeling and simulation laboratories, both as an exercise before the experiments or replace the real experiments. Keywords: modeling; simulation lab; chemistry experiment Abstrak Pemodelan dan simulasi laboratorium dapat membantu mengatasi kendala biaya, waktu, alasan keselamatan dan kendala lainnya dalam praktikum di laboratorium kimia. Beragam kemampuan lain juga berkesempatan untuk ditumbuh-kembangkan terutama dalam kaitannya dengan konstruksi berfikir. Meskipun demikian, implementasi pelaksanaan program ini memerlukan evaluasi, guna memutuskan apakah program ini layak dilanjutkan ataukah tidak, selain karena diperlukannya penemuan terhadap fokus peningkatan kualitas pembelajaran secara menyeluruh guna menghasilkan rekomendasi dalam menentukan keputusan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan mixed-method desain triangulasi, guna mengevaluasi sebab-sebab efektifitas, kendala ataupun kegagalan pelaksanaan program. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester III jurusan Pendidikan Kimia UIN Sultan Syarif Kasim Riau, yang didukung oleh dosen, asisten laboratorium dan laboran dan pemilihan sampel dilakukan menggunakan teknik random sampling. Evaluasi program dalam penelitian ini dilakukan menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berjalan cukup efektif jika dilihat dari rata-rata keseluruhan nilai, mulai dari context, input, proses dan produk yang berada pada skor baik dan sangat baik, di mana skor evaluasi context dan input, lebih baik dibanding proses dan produk. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk terus meningkatkan penggunaan pemodelan dan simulasi laboratorium kimia, baik sebagai latihan sebelum praktikum maupun menggantikan praktikum yang sesungguhnya. Kata Kunci: pemodelan; simulasi laboratorium; praktikum kimia  Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/es.v8i2.4394  
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN METODE PRAKTIKUM DAN DEMONSTRASI MULTIMEDIA INTERAKTIF (MMI) DALAM PEMBELAJARAN IPA TERPADU UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA Azizah Arisman; Anna Permanasari
EDUSAINS Vol 7, No 2 (2015): Edusains
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v7i2.1676

Abstract

Abstract This research aims to identify the differences of scientific literacy between students arranged with STAD cooperative learning using labwork and STAD cooperative learning using interactive multimedia demonstrations. The study was also conducted to identify students responses to the two learning methods applied. The method used was quasy experiment with pretest-posttest control group design with the two classes. Instruments used in this research were scientific literacy test sheet in the form of multiple choice questions and quistionare. The research shows that cooperative learning using labwork methode increased students science literacy, better than cooperative learning with interactive multimedia demonstration. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan peningkatan literasi sains antara siswa yang mendapatkan pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) menggunakan metode praktikum dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran kooperatif tipe STAD yang menggunakan metode demonstrasi multimedia interaktif. Penelitian ini juga dilakukan untuk mengidentifikasi respon siswa terhadap kedua metode pembelajaran yang diterapkan. Metode penelitian yang digunakan adalah quasy eksperiment dengan pretest-postest control group design dengan perlakuan terhadap dua kelas. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar tes literasi sains dalam bentuk soal pilihan ganda dan angket tanggapan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan metode praktikum dapat meningkatkan literasi sains siswa lebih baik bila dibandingkan dengan peningkatan literasi sains pada kelas yang menggunakan metode demonstrasi multimedia interaktif.Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/es.v7i2.1676
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES DIAGNOSTIK PILIHAN GANDA TIGA TINGKAT UNTUK MENGAKSES KEMAMPUAN MAHASISWA CALON GURU FISIKA Wawan Bunawan
EDUSAINS Vol 6, No 2 (2014): Edusains
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v6i2.1115

Abstract

Tiga puluh butir soal dan dua puluh butir soal instrumen tes diagnostik pilihan ganda tiga tingkat telah dikembangkan untuk mendeteksi kemampuan pengetahuan esensi inkuiri sains dan pengetahuan konten Optika Geometri mahasiswa calon guru Fisika. Metode campuran kualitatif dan kuantitatif digunakan dalam mengembangkan tes diagnostik selama dua bulan proses perkuliahan Optika Geometri yang melibatkan 38 mahasiswa. Tujuan  penelitian adalah pengembangan dan penerapan tes diagnostik untuk mengukur pemahaman mahasiswa tentang esensi inkuiri sains dan  materi Optika Geometri. Instrumen tes diagnostik terlebih dahulu didesain, kemudian disempurnakan selama proses, direvisi dan digunakan untuk mendeteksi dan menilai pemahaman mahasiswa terkait pengetahuan esensi inkuiri sains dan materi Optika Geometri. Setiap butir soal dirancang memiliki tiga tingkat, tingkat konten (content tier) mengukur kemampuan pengetahuan Optika Geometri atau kemampuan esensi inkuiri sains; tingkat alasan (reason tier) mengukur kemampuan penjelasan atau eksplanatori pengetahuan yang mendasari memilih salah satu jawaban;  dan tingkat kepercayaan (confidence tier) untuk mengukur derajat keyakinan dalam menentukan jawaban dan alasan yang dipilih.Versi akhir dari instrumen tes memiliki reliabilitas Cronbach alpha untuk tes inkuiri sains 0,87 dan untuk tes materi Optika Geometri 0,83. Bukti validitas diperoleh dari pertimbangan tiga dosen pakar dan analisis teknik korelasional antar skor validator untuk memperlihatkan konsistensinya.
PENERAPAN PEMBELAJARAN IPA TERPADU TIPE THREADED DENGAN LEVEL OF INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN PENGUASAAN KONSEP SISWA KELAS VIII PADA TEMA INDERA PENGLIHATAN DAN ALAT OPTIK endar madesa; Anna Permanasari
EDUSAINS Vol 7, No 2 (2015): Edusains
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v7i2.1674

Abstract

Abstract The purpose of this study is to determine the effectiveness of the implementation of integrated science learning with threaded type to improve critical thinking skills and concepts mastery of students to the theme sight and optical devices as well as the response after learning. The method was used quasi randomized experimental design with pretest-posttest control group design. The subjects were 8th grade of students of SMPN 5 Padang panjang, divided into one with experimental class (type of integrated science learning type threaded with the model level of inquiry) and one control class (integrated science teaching threaded type of learning model in 2013).. The result shows that the implementation of integrated science teaching with threaded type involving and level of inquiry approach can improve critical thinking skills and concepts of mastery students, significantly different from students who learn by curriculum of 2013. Most of students give positive response to the application of the integrated science learning threaded with the level of inquiry on the theme sight and optical devices. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pembelajaran IPA terpadu tipe threaded dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan penguasaan konsep siswa pada tema indera penglihatan dan alat optik serta tanggapan setelah mengikuti pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperiment dengan rancangan randomized pretest-posttest control group design. Subjek penelitian kelas VIII SMPN 5 kota Padang panjang tahun ajaran 2014/2015 dengan dua kelas yaitu kelas eksperimen (pembelajaran IPA terpadu tipe threaded dengan model level of inquiry) dan kelas kontrol (pembelajaran IPA terpadu tipe threaded dengan model sainstific method pada kurikulum 2013). Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran IPA terpadu tipe threaded dengan level of inquiry dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan penguasaan konsep siswa, dan menunjukkan perbedaan signifikan dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran kurikulum 2013. Secara keseluruhan siswa memberikan tanggapan yang positif pada penerapan pembelajaran IPA terpadu tipe threaded dengan level of inquiry pada tema indera penglihatan dan alat optik.Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/es.v7i2.1674
PENGGUNAAN BAHAN AJAR IPA TERPADU DENGAN TEMA CUACA UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP SISWA SMP KELAS VII Nur Inayah Syar
EDUSAINS Vol 9, No 1 (2017): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v9i1.2234

Abstract

Abstract The aim of this research was analysing the enhancing of student’s concept mastery by using an integrated science teaching material themed weather for Junior High School student in seventh grade. The method used in this study was mix method between qualitative and quantitative research with Research and Development (R&D) approach. However, the study in this journal is devoted to the product testing phase in order to enhance student’s concept mastery by implementing teaching materials consisting of two chapters for 30 students. The data analyzed were obtained from pretest and posttest score for both chapters of teaching material themed weather. According to the results of this research, it can be concluded that after experimenting teaching materials, the highest enhancement of student concept is in KD 3.9, that is about air pollution. The N-Gains in Chapter II (Cuaca dan Iklim serta Perubahannya) show greater value than the N-Gains in Chapter I (Cuaca dan Unsur-unsur yang ada di Atmosfer). Keywords: teaching material; integrated science; weather; student’s concept mastery Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan penguasaan konsep siswa dengan menggunakan bahan ajar IPA terpadu bertema cuaca untuk siswa SMP kelas VII. Mix method antara penelitian kualitatif dan kuantitatif digunakan dengan pendekatan penelitian menggunakan Research and Development (R&D). Namun pembahasan pada jurnal ini dikhususkan pada tahap uji coba produk untuk meningkatkan penguasaan konsep siswa dengan mengimplementasikan bahan ajar yang terdiri dari dua bab materi kepada 30 orang siswa. Data-data yang dianalisis diperoleh dari skor pretest dan posttest untuk kedua bab bahan ajar bertema cuaca. Berdasarkan penelitian tersebut diperoleh kesimpulan setelah melakukan uji coba bahan ajar, bahwa peningkatan konsep siswa yang paling tinggi terdapat pada KD 3.9, yaitu mengenai pencemaran udara. N-Gain pada Bab II (Cuaca dan Iklim serta Perubahannya) menunjukkan nilai yang lebih besar dibandingkan dengan N-Gain pada Bab I (Cuaca dan Unsur-unsur yang Ada di Atmosfer) Kata Kunci: bahan ajar; IPA Terpadu; cuaca; penguasaan konsep  Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/es.v9i1.2234  
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO GAME IPA UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP SISWA Rosita Putri Rahmi Haerani
EDUSAINS VOL 8, NO 2 (2016): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v8i2.1576

Abstract

AbstractIn education, many empirical studies have shown evidence that video games have the potential to improve student learning outcomes, but there is still great controversy in the literature regarding the impact of video game. More evidence is needed to convince educators and researchers regarding the actual value and the efficiency of video game in learning science. The purpose of this study was to examine the use of video game in learning to improve the mastery of concepts about the interaction of living beings and the environment of junior high school students who played the “Selamatkan Dunia Digital!” educational gaming application that has been developed by author in previous studies. This weak experimental study collected pretest and posttest results to determine students' mastery of concepts before and after Intervention. Normalized Gain of the pretest and posttest are assumed to be the effect of the intervention. The results show a low increasing mastery of concept by students who learned by playing game, so this study stated that learning science by using instructional video game media are still not able to facilitate mastery of concept of students.Keywords: interactive media; video game; mastery of conceptsAbstrakDalam dunia pendidikan, banyak penelitian empiris telah berhasil menunjukkan bukti bahwa video game memiliki potensi dalam meningkatkan hasil belajar siswa, tetapi kontroversi besar masih ada pada literatur mengenai pengaruh game yang sebenarnya. Dibutuhkan lebih banyak bukti untuk meyakinkan pendidik dan peneliti mengenai nilai aktual dan efisiensi pembelajaran menggunakan video game. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penggunaan game dalam pembelajaran untuk meningkatkan penguasaan konsep tentang Interaksi makhluk hidup dengan lingkungan siswa SMP.  Game yang digunakan dalam penelitian ini adalah game yang berjudul “Selamatkan Dunia Digital!” yang telah dikembangkan oleh peneliti pada penelitian sebelumnya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu, dengan desain The one-Group Prettest-Posttest Design untuk memperoleh gambaran penguasaan konsep siswa sebelum dan sesudah perlakuan. Peningkatan nilai pada pretest dan posttest diasumsikan merupakan efek dari perlakuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan nilai N-gain rata-rata siswa masih dalam kategori rendah, dan pencapaian skor posttest rata-rata siswa juga masih rendah, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPA dengan menggunakan media pembelajaran media video game masih belum dapat memfasilitasi penguasaan konsep IPA siswa pada konsep Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan.Kata Kunci: media pembelajaran interaktif; video game; penguasaan konsep Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/es.v8i2.1576
PENERAPAN PEMBELAJARAN IPA TERPADU TIPE WEBBED DAN SHARED UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES Nita Novianti; Any Fitriani
EDUSAINS Vol 8, No 1 (2016): Edusains
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v8i1.1765

Abstract

Abstract The objective of this research was to analyze the implementation of an integrated science learning with webbed and shared type on the theme of waste utilization in increasing students’ science process skills. A quasi experiment method using the matching only pretest–posttest control group design was used in this study. Subjects of this study were students of 7th grade of Junior High Schools in Sukabumi City. The students were grouped into two classess where one class was taught using the integrated science learning with webbed type and the other class used shared type. The instruments used were a writing test for science process skill, an observation sheet for learning and student activities, and a quistionnare for overall students’ response on their experience during teaching and learning process. The results showed that (1) there was an increase in students science process skills in both type on webbed class with the value of n-gain was 0,528 (middle category) the n-gain for shared class reached 0,390 (middle category); (2) the integrated science learning with both webbed and shared type have been well implemented as planned; (3) according to the questionnaire, students thought that both type of learning was useful in understanding the concept and improving their science process skills. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran IPA terpadu dengan tipe webbed dan shared pada tema pemanfaatan sampah dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuasi eksperimen The Matching Only Pretest-Posttest Control Group Design. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP di Kota Sukabumi. Siswa dikelompokkan ke dalam dua kelas, di mana satu kelas diajarkan menggunakan pembelajaran IPA terpadu dengan tipe webbed dan kelas yang lain dengan tipe shared. Instrumen yang digunakan berupa tes tertulis untuk keterampilan proses sains, lembar observasi kegiatan pembelajaran dan kegiatan siswa, dan angket untuk respon siswa secara menyeluruh tentang pengalaman mereka selama proses belajar-mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat peningkatan keterampilan proses pada kelas IPA terpadu pada kedua kelas dengan  nilai rata-rata  N-Gain pada kelas tipe webbed sebesar 0,528  (sedang), dan pada kelas tipe shared sebesar 0,390 (sedang); (2) pembelajaran IPA tipe webbed dan shared pada tema pemanfaatan sampah dengan pendekatan inkuiri terbimbing berjalan sesuai dengan tahapan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), (3) berdasarkan angket, menurut siswa kedua tipe pembelajaran dapat membantu memahami konsep dan meningkatkan keterampilan proses sains mereka. Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/es.v8i1.1765
PENGARUH PEMBELAJARAN MODEL ADVANCE ORGANIZER TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA PADA KONSEP PROTISTA Nuri Shabania; Yuke Mardiati; Ahmad Sofyan
EDUSAINS Vol 7, No 1 (2015): Edusains
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v7i1.1396

Abstract

This research purposed  to know the influence of using advance organizer model to students’ biology achievement in protists concept. This research was used quasi experiment method with pretest-posttest control group design. The data analysis was used t-test, from the result of calculating mean differentiation of posttest both groups, obtained the value of t-count was equal to 3,087, while t-table at the level of significant 5% with degree of freedom (df) = 78 that was equal to 1,67. So, it can be said that t-count > t-table that means the alternative hypothesis (Ha) was accepted and the zero hypothesis (H0) was refused. It showed that there was influence of using advance organizer model to students’ biology achievement in protists concept.
THE INFLUENCE OF PROBLEM BASED LEARNING MODEL TOWARD SAINS LITERACY ‎SKILL OF STUDENT ON REACTION RATE MATERIALS Dede Fitriani; burhanudin milama; dedi irwandi
EDUSAINS Vol 9, No 2 (2017): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v9i2.1402

Abstract

This study was aimed to know the effect of problem-based learning model on the ability of students scientific literacy in reaction rate material. Scientific literacy that is examined in this study only on competency dimension of science. This research was conducted at SMAN 8 South TangerangCity. The method used was quasi-experimental with nonequivalent control group design. The sample was taken byusing purposive sampling technique. The data was taken by using an essay test of scientific literacy ability in competency dimension of science. The analysis of data used is t-test that obtained tcountvalue totaled 8.27 and ttable on significant level0.05is 1.99, so that thetcount>ttable. So we can concludethat Ho was refuse. This indicatesthatthe application of problem-based learning model provides a significant impact on the ability of students scientific literacy in reaction rate material. Keywords: Problem Based Learning Model; Scientific Literacy; Competency Dimension of Science; reaction Rate. 
PENINGKATAN PENGUASAAN KONSEP KESETIMBANGAN KIMIA DENGAN PENDEKATAN INKUIRI TERINTEGRASI NILAI Evi Sapinatul Bahriah
EDUSAINS Vol 6, No 2 (2014): Edusains
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v6i2.1149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan konsep kesetimbangan kimia yang terintegrasi nilai dengan menggunakan pendekatan pembelajaran inkuiri. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 3 Jakarta pada tanggal 20 Oktober sampai dengan 25 November 2008. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang terdiri dari dua siklus dan setiap siklus terdiri dari empat kegiatan yaitu: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar berupa pilihan ganda. Data yang diperoleh kemudian dihitung nilai N-Gain dan dan diuji signifikansinya dengan uji-t.Berdasarkan hasil analisis kuantitatif dengan menggunakan N-Gain diperoleh rata-rata N-Gain untuk siklus I sebesar 0,6 (kategori sedang) dan pada siklus II skor rata-rata N-Gain yaitu 0,8 berada (kategori tinggi). Uji-t data hasil perhitungan rata-rata N-Gain siklus I dan siklus II diperoleh nilai thitung sebesar 4,17 dan nilai ttabel sebesar 2,05 pada taraf signifikansi 95%, jadi thitung 4,17>ttabel 2,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaaan yang signifikan peningkatan hasil belajar siswa di siklus I dan siklus II.