cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
upt-penerbitan@unej.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Universitas Jember
Published by Universitas Jember
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 188 Documents
Proses Berpikir Kritis Siswa Kelas VII F Mts. Al-Qodiri 1 Jember dalam Pemecahan Masalah Matematika Pokok Bahasan Segitiga dan Segi Empat ditinjau dari Adversity Quotient Hidayah, Suci Rohmatul; Trapsilasiwi, Dinawati; Setiawani, Susi
Jurnal Edukasi Vol. 3 No. 3: Nopember 2016 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.117 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v3i3.3517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir kritis siswa climber, camper, dan quitter di kelas VII F MTs al-Qodiri 1 Jember dalam memecahkan masalah matematika pokok bahasan segitiga dan segi empat sesuai dengan indikator proses berpikir kritis yang telah disusun. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket Adversity Response Profile (ARP), soal tes kemampuan berpikir kritis dan pedoman wawancara. Penentuan subyek dilakukan menggunakan teknik snowball sampling. Subyek penelitian adalah enam orang siswa yang mewakili setiap kategori Adversity Quotient. Berdasarkan analisis data yang dilakukan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa subyek 1 dan 2 (siswa climber) melalui semua indikator berpikir kritis dalam menyelesaikan setiap tes yang diberikan sehingga diperoleh solusi pemecahan yang tepat. Subyek 3, 4, dan 5 (Siswa camper) hanya mampu melalui tahap klarifikasi dan Assessment dalam menyelesaikan permasalahan yang diberikan, sehingga solusi pemecahan masalah yang diberikan kurang tepat. Sedangkan subyek 6 (Siswa quitter), hanya mampu memenuhi tahap klarifikasi dalam menyelesaikan permasalahan yang diberikan Kata Kunci: berpikir kritis, tahapan berpikir kritis Jacob dan Sam, adversity quotient
Peningkatan Keterampilan Menulis Puisi dengan Menggunakan Media Kartu Kata Bergambar pada Siswa Kelas III SDI Al-Khairiyah Banyuwangi Tahun Pelajaran 2014/2015 Bachtiar, Damai Yuda; Suhartiningsih, S; Sihono, S
Jurnal Edukasi Vol. 1 No. 3: Nopember 2014 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.12 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v1i1.3397

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di kelas III SDI Al-Khairiyah Banyuwangi dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa pada materi pembelajaran menulis puisi setelah diterapkan media kartu kata bergambar pada siswa kelas III di SDI Al-Khairiyah Banyuwangi tahun pelajaran 2014/2015. Hal ini dikarenakan siswa masih kurang terampil dalam menulis puisi seperti; ketidakmampuan menyampaikan imajinasi melalui kata-kata dalam bentuk puisi, kurang terampil memilih dan menyusun kata-kata dalam bentuk puisi, adanya anggapan bahwa puisi merupakan hal yang sulit bagi siswa. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yan terdiri dari 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 1 pertemuan dengan 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III dengan jumlah 38 siswa yang terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, persentase ketuntasan keterampilan menulis puisi siswa pada tahap prasiklus sebesar 60,53% mengalami peningkatan 10,52% pada siklus I menjadi 71,05%. Pada tahap siklus I juga mengalami peningkatan 13,16% pada siklus II menjadi 84,21%. Kata Kunci: Hasil Belajar, Keterampilan Menulis Puisi, Media Kartu Kata Bergambar, Penelitian Tindakan Kelas
Pengembangan LKS Biologi Berbasis PQ4R dalam Meningkatkan Metakognisi dan Hasil Belajar (Sub Pokok Bahasan Sistem Saraf Manusia di MAN 2 Jember Tahun Pelajaran 2014/2015) Retnowati, Arini Dwi Larasatining; Suratno, S; Wahyuni, Dwi
Jurnal Edukasi Vol. 2 No. 2: Juli 2015 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.226 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v2i2.3508

Abstract

Pesatnya dunia pendidikan saat ini, menuntut adanya pemberdayaan keterampilan yang dapat mengkonstruk suatu pengetahuan, sebagai salah satu cara menyesuaikan diri menghadapi zaman yang semakin maju melalui bahan ajar dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat validitas dan hasil uji coba LKS biologi berbasis PQ4R yang dapat mengembangkan metakognisi dan hasilbelajar (sub pokok bahasan sistem saraf manusia di MAN 2 Jember tahun pelajaran 2014/2015).Bentuk penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang dilanjutkan dengan uji produk. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, data validitas, pengukuran metakognisi, dan tes. Rancangan penelitian ini menggunakan pretest – posttest non equivalen group design, subjek penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan deskriptif kualitatif dan kuantitatif serta Uji Paired Sample t-test. Hasil analisis data menunjukkan LKS biologi berbasis PQ4R dapat meningkatkan metakognisi dan hasil belajar pada sub pokok bahasan sistem saraf manusia di MAN 2 Jember tahun pelajaran 2014/2015. Kata Kunci: LKS, PQ4R, metakognisi dan hasil belajar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA (SISWA KELAS VIII SEMESTER GASAL SMPN 1 SUMBERMALANG KABUPATEN SITUBONDO TAHUN AJARAN 2012/2013) Utomo, Tomi; Wahyuni, Dwi; Hariyadi, Slamet
Jurnal Edukasi Vol. 1 No. 1: Maret 2014 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.051 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v1i1.1025

Abstract

Abstrak Model pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) merupakan kegiatan pembelajaran yang menuntut aktivitas mental siswa untuk memahami suatu konsep pembelajaran melalui situasi dan masalah yang disajikan pada awal pembelajaran dengan tujuan untuk melatih siswa menyelesaikan masalah dengan menggunakan pendekatan pemecahan masalah. Model pembelajaran ini dapat meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam mempelajari biologi, sehingga siswa dapat memperoleh manfaat yang maksimal baik dari proses maupun hasil belajarnya. Metode penelitian pada kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional dan kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning.). pemahaman konsep siswa dianalisis menggunakan ANAKOVA. Kemampuan berpikir kreatif dalam hal ini meliputi kefasihan, keluwesan, dan keaslian jawaban siswa dalam menjawab LKS. Perbedaan pemahaman konsep siswa dari hasil uji LSD menunjukkan beda rerata nilai kelas eksperimen terhadap kelas kontrol bernilai positif 15,997, dengan taraf signifikasi sebesar 0,000 (P = < 0,05). Hasil análisis kemampuan berpikir kreatif siswa menunjukkan bahwa pada kelas ekperimen tidak terdapat 0 (0%) siswa yang masuk dalam kriteria tidak kreatif (TK), sedangkan pada kelas kontrol terdapat 2 (5,4%) siswa. Pada kriteria kurang kreatif (KK) terdapat 7 (18%) siswa pada kelas ekperimen yang masuk didalamnya, sedangkan pada kelas kontrol terdapat 16 (43,2%) siswa. Pada kriteria berikutnya, yaitu kriteria cukup kreatif (CK) terdapat 20 (53,7%) siswa pada kelas eksperimen yang masuk didalamnya, sedangkan pada kelas kontrol 14 (37,8%) siswa. Pada kriteria Kreatif (K), terdapat 10 (27%) siswa pada kelas ekperimen yang masuk didalamnya, sedangkan pada kelas kontrol 5 (13,5,2%) siswa. Kriteria yang terakhir adalah kriteria sangat kreatif (SK), pada kriteria ini baik kelas ekperimen ataupun kelas kontrol tidak ada siswa yang masuk didalamnya. Kata Kunci : Pemahaman konsep siswa, Kemampun berpikir kreatif siswa, Model pembelajaran berbasis masalah.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia pada Materi Memproduksi Pementasan Drama untuk Kelas XI SMA Huda, Yusrizal Novwaril; Sukatman, S; Widayati, Endang Sri
Jurnal Edukasi Vol. 2 No. 1: Maret 2015 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.609 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v2i1.3406

Abstract

Penelitian pengembangan adalah penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk dan menguji keefektifan model media. Produk yang dihasilkan adalah media pembelajaran berbasis multimedia dalam memproduksi pementasan drama. Dibuatdalambentuk multimedia yang berisikanmateridan proses latihanyang harusdiperhatikansebelummemproduksi pementasandrama olehsiswa. Model pengembangan perangkat yang digunakan adalah four-D Model atau model 4D yang sudah dimodifikasi disarankan oleh Sivasailam Thiagarajan,Model ini terdiri dari 4 tahap pengembangan ialah define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Modifikasi dilakukan dengan tidak menyertakan proses disseminate (penyebaran). Sehingga perangkat four-D Model menjadi hanya 3D yang sudah dimodifikasi. Data dalam penelitian ini berupa standar kompetensi dan kompetensi dasar bahasa Indonesia dalam KTSP dan kompetensi inti dan kompetensi dasar kurikulum 2013 sebagai acuan pengembangan media pembelajaran, informasi lisan dari guru, siswa, dan validator, nilai siswa dalam kompetensi dasar mengekspresikan dialog para tokoh dalam pementasan drama, Tuturan dan perilaku siswa-siswi SMAN Kalisat dalam pembelajaran bahasa Indonesia, buku referensi, tentang media pembelajaran, animasi flash, dan juga drama. Sumber data diperoleh dari responden siswa dan guru SMAN Kalisat. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi, wawancara, observasi, dan tes. Hasil penelitian ini menunukkan bahwa produk media pembelajaran yang dihasilkan memiliki kualitas baik dan layak untuk digunakan dalam pembelajaran di SMAN Kalisat dan di Sekolah lainnya. Kata Kunci: media pembelajaran, penelitian pengembangan
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematika Dalam Menyelesaikan Masalah Pada Pokok Bahasan Sistem Persamaan Linier Dua Variabel Siswa Kelas VIII-C SMP Nuris Jember Arifin, Zainul; Trapsilasiwi, Dinawati; Fatahillah, Arif
Jurnal Edukasi Vol. 3 No. 2: Juli 2016 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.182 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v3i2.3522

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk menganalisis tingkat kemampuan komunikasi matematika siswa kelas VIII-C SMP Nuris Jember. Pengambilan data dilakukan menggunakan tes tulis dan lisan kepada 9 siswa. Pengambilan subjek diperoleh dari nilai ulangan harian matematika pokok bahasan sistem persamaan linier dua variabel. Dari nilai ulangan harian pokok bahasan sistem persamaan linier dikelompokan menjadi 3 tingkatan yaitu tingkat kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Dari hasil analisis, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat 2 siswa mampu memenuhi indikator pertama yaitu menuliskan penyelesaian masalah, 5 siswa mampu memenuhi indikator yang kedua yaitu mengubah masalah ke kalimat matematika, 4 siswa mampu memenuhi indikator yang ketiga yaitu perhitungan matematika, dan 5 siswa mampu memenuhi indikator yang keempat yaitu penggunaan simbol matematika. Siswa yang memiliki kemampuan komunikasi matematika sangat baik sudah mampu memenuhi keempat indikator, siswa yang memiliki kemampuan komunikasi matematika baikmampu memenuhi tiga indikator, sedangkan siswa yang memiliki kemampuan komunikasi matematika cukup hanya mampu memenuhi dua indikator meskipun masih ada kesalahan, siswa yang memiliki kemampuan komunikasi matematika kurang tidak mampu memenuhi keempat indikator kemampuan komunikasi matematika. Sehingga dari 3 siswa yang berkemampuan matematika tinggi terdapat 2 siswa berada pada tingkat kemampuan komunikasi matematika sangat baik dan 1 siswa berada pada kemampuan komunikasi matematika cukup, sedangkan untuk 3 siswa yang berkemampuan matematika sedang, ketiga siswa berada pada kemampuan komunikasi matematika baik, dan 3 siswa yang berkemampuan matematika rendah terdapat 2 siswa berada pada tingkat kemampuan komunikasi matematika cukup dan 1 siswa berada pada kemampuan komunikasi matematika kurang. Kata Kunci: komunikasi matematika, kemampuan matematika.
Analisis Tingkat Kemampuan Penalaran Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi FPB dan KPK Kelas VII B SMP Negeri 10 Jember Musthafa, R. Azmil; Sunardi, S; Fatahillah, Arif
Jurnal Edukasi Vol. 1 No. 3: Nopember 2014 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.239 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v1i1.3392

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian dekriptif kualitatif. Penellitian dilakukan terhadap 36 siswa kelas VII B SMP Negeri 10 Jember. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan penalaran siswa dan aspek kemampuan penalaran apa saja yang jarang muncul dalam penyelesaian siswa. Aspek (indikator) kemampuan penalaran yang dipakai ada enam berdasarkan peraturan dirjen dikdasmen depdiknas No. 506/C/Kep/PP/2004 tanggal 11 November 2004 yaitu, (1) kemampuan mengajukan dugaan (conjectures), (2) kemampuan melakukan manipulasi matematika, (3) kemampuan menarik kesimpulan, menyusun bukti, memberikan alasan atau bukti terhadap beberapa solusi, (4) kemampuan menarik kesimpulan dari pernyataan, (5) kemampuan memeriksa kesahihan suatu argumen, dan (6) kemampuan menentukan pola atau sifat dari gejala matematis untuk membuat generalisasi. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa tingkat kemampuan penalaran siswa dalam meyelesaikan soal cerita materi FPB dan KPK kelas VII B SMP Negeri 10 Jember kategori cukup baik mempunyai frekuensi tertinggi yaitu 27,78%. Untuk aspek kemampuan penalaran yang jarang muncul dalam penelitian ini adalah pada aspek kemampuan memeriksa kesahihan suatu argumen yang frekuensi tertingginya pada kategori amat rendah yaitu 30,56% . Kata Kunci: Deskriptif kualitatif, FPB dan KPK, indikator kemampuan penalaran, tingkat kemampuan penalaran
Analisis Norma Sosiomatematik dalam Pembelajaran Kolaboratif Pokok Bahasan Segitiga dan Segiempat di Kelas VII-C SMP Negeri 11 Jember Sulfikawati, Diana; Suharto, S; Kurniati, Dian
Jurnal Edukasi Vol. 3 No. 3: Nopember 2016 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.966 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v3i3.3513

Abstract

Penelitian ini berhubungan dengan Analisis Norma Sosiomatematik dalam Pembelajaran kolaboratif Pokok Bahasan Segitiga dan Segiempat di Kelas VII-C SMP Negeri 11 Jember. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran matematika yang implementasinya menggunakan model pembelajaran kolaboratif dan mendeskripsikan norma sosiomatematik dalam pembelajaran kolaboratif pokok bahasan segitiga dan segiempat di kelas VII-C SMP Negeri 11 Jember. Indikator norma sosiomatematik dalam penelitian ini dijabarkan berdasarkan kemampuan komunikasi matematik dan keterampilan sosial siswa dalam pembelajaran kolaboratif. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah perangkat pembelajaran yang meliputi RPP, LKS, dan kelengkapannya, lembar observasi pelaksanaan pembelajaran, lembar observasi norma sosiomatematik dalam aktivitas kolaborasi, dan pedoman wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, 27 dari 38 subyek penelitian memiliki kategori keyakinan positif (P1, P2, maupun P3) terhadap aktivitas kolaborasi dan memiliki rata-rata persentase norma sosiomatematik diatas 50% atau dengan kata lain subyek tersebut memiliki kemampuan komunikasi matematik dan keterampilan sosial dalam kategori baik bahkan sangat baik Kata Kunci : norma sosiomatematik, keyakinan siswa, komunikasi matematik, keterampilan sosial, pembelajaran kolaboratif.
PENERAPAN METODE INQUIRY DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPS POKOK BAHASAN AKIBAT PERILAKU MANUSIA TERHADAP LINGKUNGAN DI KELAS IV SDN 1 BAYEMAN ARJASA SITUBONDO TAHUN 2012/2013 Sukriyanto, S; Yuliati, Nanik; Saleh, Umar H.M.
Jurnal Edukasi Vol. 1 No. 1: Maret 2014 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.137 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v1i1.1030

Abstract

Abstrak Kurang optimalnya pembelajaran IPS di SD disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya adalah penggunaan metode yang kurang tepat dalam menumbuhkan aktivitas belajar dan meningkatkan prestasi belajar siswa, Salah satu upaya untuk mengatasinya dengan menggunakan metode Inquiry. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model skema penelitian Hopkins, menggunakan prosedur kerja yang dipandang sebagai suatu siklus dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa, persentase aktivitas siswa siklus I sebesar 69,78% pada siklus II sebesar 81,32%, sedangkan presentase ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 51,72%, dan siklus II sebesar 82,76%. Kata Kunci : inquiry, PTK, hasil belajar
Model Kooperatif TGT Dalam Pembelajaran Fisika di MAN 2 Jember (Pokok Bahasan Analisis Gerak Lurus Dua Dimensi) Ulfah, Anna Farhiya; Mahardika, I Ketut; Ghani, Agus Abdul
Jurnal Edukasi Vol. 2 No. 2: Juli 2015 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.139 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v2i2.3504

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak penggunaan model pembelajaran koperatif TGT terhadap hasil belajar fisika siswa MAN 2 Jember pada pokok bahasan analisis gerak lurus dua dimensi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan penentuan sampel menggunakan purposive sampling area. Hasil penelitian yang pertama adalah nilai aktivitas siswa, presentase aktivitas tertinggi adalah mendengarkan penjelasan guru (89.87%), sementara persentase aktivitas terendah adalah menjawab pertanyaan (67.76%). Presentase rata-rata aktiitas belajar siswa dari setiap pertemuan adalah sebagai berikut: pertemuan pertama (83.54%) , pertemuan kedua (83.56%) dan pertemuan ketiga (84.22%). Presentase aktivitas siswa secara klasik sebesar (83.77 %). Apabila presentase aktivitas siswa tersebut disesuaikan dengan kriteria aktivitas siswa, maka aktivitas siswa tersebut termasuk pada kriteria sangat aktif. Hasil penelitian yang kedua menggunakan hasil post-test siswa sebagai indikator hasil belajar siswa. Rata-rata hasil belajar kelas eksperimen sebesar 78.67 sedangkan rata-rata hasil belajar kelas kontrol adalah 45.63. Sedangkan analisis hasil belajar menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar fisika kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Penilaian skor hasil belajar menggunakan uji statistik didapatkan nilai Sig. (1-tailed) sebesar 0.000 < 0,05. hasil dari uji statistik tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif TGT berpengaruh terhadap hasil belajar fisika siswa MAN 2 Jember. Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif TGT, fiska, aktivitas belajar siswa, hasil belajar siswa..

Page 4 of 19 | Total Record : 188