cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
upt-penerbitan@unej.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Universitas Jember
Published by Universitas Jember
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 188 Documents
Pengembangan Paket Tes Matematika Berbasis Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa Kelas X TKJ SMK Materi Sistem Persamaan Linier Lestari, Cici Fitri; Kristiana, Arika Indah; Kurniati, Dian
Jurnal Edukasi Vol. 3 No. 2: Juli 2016 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.88 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v3i2.3527

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan proses dan hasil pengembangan paket tes matematika berbasis kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa kelas X TKJ SMK materi sistem persamaan linier. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada langkah-langkah pengembangan tipe formative research yang dikembangkan oleh Tessmer. Pada penelitian ini dihasilkan 2 paket tes, yaitu paket A dan paket B. Sebelum paket tes ini diujikan, pertama-tama dilakukan penilaian oleh 3 validator. Dari hasil penilaian para ahli ini diperoleh koefisien validitas sebesar 2,741 untuk paket A dan 2,753 untuk paket B. Selain paket tes divalidasi oleh validator, paket tes juga diberikan pada beberapa siswa kelas X TKJ untuk dilakukan uji keterbacaan. Tahap selanjutnya adalah field test atau uji coba paket tes di lapangan. Hasil dari uji coba di lapangan ini dianalisis. Analisis yang dilakukan adalah uji reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesukaran. Pada paket A menunjukkan reliabilitas tinggi dengan koefisien 0,622, sedangkan pada paket B koefisien reliabilitas sebesar 0,813 dengan interpretasi sangat tinggi. Hasil analisis daya pembeda pada paket A menunjukkan 1 butir soal dengan kategori cukup, 1 butir soal dengan kategori baik sekali dan 1 butir soal dengan kategori jelek. Sedangkan hasil analisis daya pembeda pada paket B menunjukkan 1 butir soal dengan kategori cukup, 1 butir soal dengan kategori baik sekali dan 1 butir soal dengan kategori baik. Hasil analisis tingkat kesukaran pada paket A menunjukkan 1 butir soal dengan level mudah, 1 butir soal dengan level sedang dan 1 soal dengan level sangat sulit. Sedangkan hasil analisis tingkat kesukaran pada paket B menunjukkan 2 butir soal dengan level sedang, dan 1 soal dengan level sangat mudah. Berdasarkan hasil penelitian dihasilkan paket tesyang sesuai dengan kriteria kualitas tes yang telah ditetapkan. Kata Kunci:Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi, Revisi Taksonomi Bloom
Analisis Hasil Belajar Matematika Siswa Pada Pokok Bahasan Himpunan Berdasarkan Ranah Kognitif Taksonomi Bloom Kelas VII-A di SMPN 14 Jember Amelia, Diona; Susanto, S; Fatahillah, Arif
Jurnal Edukasi Vol. 2 No. 1: Maret 2015 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.037 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v2i1.3402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan soal ulangan harian pokok bahasan himpunan dan mendeskripsikan hasil belajar matematika siswa kelas VII-A di SMPN 14 Jember tahun ajaran 2014/2015 berdasarkan ranah kognitif Taksonomi Bloom. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, subjek dari penelitian ini adalah lembar jawaban siswa kelas VII-A pada ulangan harian pokok bahasan himpunan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dan wawancara. Pedoman yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar instrumen klasifikasi soal dan hasil belajar siswa pada masing-masing level ranah kognitif Taksonomi Bloom. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh persentase klasifikasi soal 13,3% untuk pengetahuan (C1); 46,7% untuk pemahaman (C2); dan 40% untuk aplikasi (C3). Hasil belajar matematika siswa kelas VII-A telah mencapai pada tingkat kemampuan kognitif aplikasi (C3), dengan persentase rata-rata sebagai berikut: tingkat kognitif pengetahuan (C1) sebesar 92,5%; tingkat kognitif pemahaman (C2) sebesar 61%; dan tingkat kognitif aplikasi (C3) sebesar 71,2%. Kata Kunci: Hasil belajar siswa, Himpunan, Taksonomi Bloom
Peningkatan Hasil Belajar Materi Jaring-Jaring Bangun Ruang Melalui Penerapan Scientific Approach Siswa Kelas V SDN Grenden 01 Jember Tahun Ajaran 2015/2016 Putri, Bella Ayunita; Sugiarti, Titik; Yuliati, Nanik
Jurnal Edukasi Vol. 3 No. 3: Nopember 2016 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.53 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v3i3.3518

Abstract

Proses pembelajaran terdapat beberapa persoalan yang berkembang terutama mengenai mencapai tujuan pembelajaran diantaranya yaitu ketika ada siswa yang mengerjakan soal di papan tulis, ditemukan beberapa kesalahan dalam proses pengerjaan dan jawaban akhir tersebut benar, siswa lain kurang cermat dalam mengamati hanya melihat hasil akhir. Pembelajaran juga masih terpusat pada guru sehingga berpengaruh pada proses hasil belajar siswa (nilai ulangan harian) masih rendah. Tempat dan waktu penelitian yaitu di SDN Grenden 1 Jember. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Grenden 1 Jember berjumlah 23 siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas, satu siklus terdiri dari 4 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yaitu berupa observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Proses analisis data penelitian ini menggunakan analisis deskriptif persentase, hasil belajar siswa. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa. Rata-rata hasil belajar siswa secara klasikal pada prasiklus sebesar 58,26% yang termasuk kategori kurang baik, meningkat pada siklus 1 menjadi 68,96% dengan kategori cukup.Siklus II juga mengalami peningkatan rata-rata hasil belajar secara klasikal menjadi 81,17% dengan kategori sangat baik.Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa Scientific Approach dapat meningkatkan hasil belajar siswa materi Jaring-jaring Bangun Ruang kelas V SDN Grenden 1 Jember. Kata Kunci: Hasil Belajar, Scientific Approach, Jaring-jaring Bangun Ruang
Meningkatkan Keterampilan Menyimak Wawancara pada Siswa Kelas VII E SMPN 1 Bangsalsari Melalui Media Audio Visual dan Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) Febriansyah, Shandy; Satrijono, Hari; Suhartiningsih, S
Jurnal Edukasi Vol. 1 No. 3: Nopember 2014 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.7 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v1i1.3396

Abstract

Kemampuan menyimak wawancara merupakan kemampuan yang perlu dimiliki siswa. Kenyataan yang ada di SMPN 1 Bangsalsari Jember berdasarkan hasil wawancara dengan guru bahasa, rata-rata tiap tahunnya siswa mengalami kesulitan dalam menyimak wawancara. Hasil wawancara tersebut diperkuat dengan hasil observasi yang dilakukan di kelas VII E. Berdasarkan observasi, dapat diketahui siswa tidak dapat menyimak kegiatan wawancara dengan baik. Nilai rata-rata siswa 69,39 dan nilai terendah yang diperoleh siswa adalah 60,00. Untuk menangani masalah tersebut, maka dipilih model think pair share (TPS). Model TPS merupakan model untuk melatihkecakapan atau keterampilan siswa melalui tahap berpikir, berpasangan, dan berbagi. Model TPS digunakan untuk meningkatkan kemampuan siswa kelas VII E SMPN 1 Bangsalsari dalam menyimak wawancara. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah PTK (penelitian tindakan kelas) yang terdiri atas dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu: (1) perencanaan, (2) penerapan tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Metode yang digunakan untuk memperoleh data yakni wawancara, observasi, catatan lapangan, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menyimak wawancara meningkat dari siklus I ke siklus II. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya peningkatan hasil belajar secara klasikal dari 75 pada siklus I menjadi 82,67 pada siklus II. Jumlah siswa yang mencapai KKM pada siklus I sebanyak 61, 11% atau sebanyak 22 siswa. Pada siklus II, jumlah siswa yang dapat mencapai KKM sebanyak 83,33% atau sebanyak 30 siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model TPS dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menyimak wawancara. Kata Kunci : menyimak wawancara, model think pair share, penerapan model think pair share, peningkatan kemampuan menyimak wawancara.
Pemerolehan Bahasa Indonesia Anak Usia Balita (4—5 Tahun): Analisis Fonem dan Silabel Miasari, Nia; Widjajanti, Anita; Andianto, Mujiman Rus
Jurnal Edukasi Vol. 2 No. 2: Juli 2015 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.385 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v2i2.3509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fonem dan silabel pada pemerolehan bahasa Indonesia anak usia balita yang berumur 4 —5 tahun. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif cross sectional dengan jenis penelitian deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa fonem dalam ujaran anak usia balita (4—5 tahun) yang terdiri atas 4 orang anak. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dengan teknik rekam dan catatan lapangan kemudian dianalisis dengan menggunakan metode pengumpulan data dan reduksi data. Selanjutnya mendeskripsikan hasil data serta menyimpulkan hasil analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Anak usia balita (4—5 tahun) memperoleh fonem bahasa Indonesia berupa fonem vokal [a, i, u, e, ǝ, o] dengan alofon fonem [/e/-/ɛ/, /o/-/ﬤ/] dan fonem konsonan [p, b, m, w, v, t, d, s, n, r, l, c, j, ñ, y, k, g, ŋ, h, ?] yang terdistribusi pada posisi awal, tengah dan akhir kata. (2) Pemerolehan silabel bahasa Indonesia [V, VK, KV, KVK, KKV, KKVK], (3) representasi fonem yang diujarkan anak usia 4—5 tahun berupa penggantian fonem [r>l, i>e, r>y, k>?, u>ﬤ, m>n, f>p, l>y, s>c, au>o, k>t, a>o, ai>ɛ, i>ɛ, v>p, a>e, r>ŋ, a>ǝ, u>o, d>j, j>c, ñ>n, s>ñ, h>?, b>d, ai>e, ai>o, p>b]; penghilangan fonem; penambahan fonem; dan pemerolehan bunyi perlancar, yakni konsonan semivokal [y, w] dan (4) representasi silabel yang diujarkan anak usia 4—5 tahun berupa penghilangan silabel, penambahan silabel dan perubahan silabel [VKKVKKV>VKKVKV, KVKKV>KVKV, KVKKV>KVKKVK, VKV>VKVK, KKVK>KVKVK, KVKVVK>KVKVK, KVKVK>KVK, KVKKVV>KVKKVK, KVKVV>KVKV, KVKVK>VKVK, KKVK>VKKVK, KVKKVV>KVKV, KVKVKVK>KKVKVK, KVKKV>KVKKVK]. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa anak usia balita (4—5 tahun) telah memperoleh fonem vokal dan konsonan serta silabel dalam bahasa Indonesianya sehingga diketahui bahwa semakin tinggi usianya, semakin beragam fonem dan silabel yang diperoleh. Kata Kunci: Pemerolehan Bahasa Indonesia, Fonem, dan Silabel
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VI MATA PELAJARAN PKN MATERI POKOK DEMOKRASI MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE DI SD NEGERI KADEMANGAN 1 BONDOWOSO Rachmawati, Suhairiah; Muchtar, Imam; Shaleh, Umar H.M.
Jurnal Edukasi Vol. 1 No. 1: Maret 2014 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.007 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v1i1.1026

Abstract

Abstrak Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) merupakan mata pelajaran yang bertujuan untuk membentuk warga negara yang baik. Akan tetapi, para siswa beranggapan bahwa PKn merupakan mata pelajaran yang sulit dan kurang menarik. Pembelajaran PKn biasanya terpusat pada guru sehingga siswa merasa bosan dan menyebabkan aktivitas belajar siswa rendah. Hal ini menyebabkan hasil belajar siswa pun belum optimal. Demikian juga yang terjadi pada siswa kelas VI SD Negeri Kademangan 1 Bondowoso. Oleh karena itu dilakukan penelitian tindakan kelas di sekolah tersebut dengan siswa kelas VI sebagai subjek penelitiannya. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, tes, dan dokumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VI dalam pembelajaran PKn materi pokok Demokrasi melalui model pembelajaran scramble. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VI mengalami peningkatan melalui penerapan model pembelajaran scramble. Kata Kunci : aktivitas belajar siswa, hasil belajar siswa, model pembelajaran scramble, Pendidikan Kewarganegaraan.
Implementasi Model Group Investigation (GI) Berbasis Masalah Kontekstual Dipadu Penilaian Proyek Pada Pembelajaran Fisika di MA Solichah, Titim Matus; Prihandono, Trapsilo; Adinegoro, Yushardi
Jurnal Edukasi Vol. 2 No. 1: Maret 2015 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.801 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v2i1.3407

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) mengkaji perbedaan hasil belajar siswa antara pembelajaran dengan model GI dan pembelajaran konvensional; 2) mendeskripsikan keterampilan proses sains siswa selama pembelajaran; 3) mengkaji hubungan antara keterampilan proses sains dan hasil belajar menggunakan model GI. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain posttest-only control design. Populasi adalah seluruh siswa kelas XI IPA di MAN 1 Jember tahun ajaran 2013/2014 dengan sampel 2 kelas sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengambilan data adalah observasi, dokumentasi, tes dan wawancara.Teknik analisis data menggunakan independent sample t-test SPSS 16 untuk mengkaji perbedaan hasil belajar, dengan persentase untuk menjelaskan keterampilan proses sains, dan bivariate correlate SPSS 16 untuk mengkaji hubungan antara keterampilan proses sains dan hasil belajar. Kesimpulan yang diperoleh adalah: 1) ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan sig. 0,003; 2) persentase keterampilan proses sains dalam kategori baik dengan persentase 81,12%; 3) ada hubungan yang signifikan antara keterampilan proses sains dan hasil belajar dengan sig. 0,039. Kata kunci : group investigasi, permasalahan kontekstual, keterampilan proses sains
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Artikulasi dengan Peta Konsep terhadap Motivasi dan Hasil Belajar IPA-Biologi Siswa (Pokok Bahasan Ekosistem Kelas VII SMPN 11 Jember Tahun Pelajaran 2015/2016) Wepe, Sakalus; Suratno, S; Wahono, Bevo
Jurnal Edukasi Vol. 3 No. 2: Juli 2016 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.278 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v3i2.3523

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe artikulasi dengan peta konsep terhadap motivasi dan hasil belajar siswa, dan untuk mengetahui korelasi antara motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuasi eksperimen yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe artikulasi dengan peta konsep di kelas eksperimen dan menerapkan pembelajaran konvensional di kelas kontrol. Teknik analisis data terhadap motivasi belajar dan hasil belajar kognitif siswa yaitu dengan ANAKOVA, Independent t-test terhadap hasil belajar afektif, serta analisis korelasi Product Moment terhadap korelasi motivasi belajar dan hasil belajar siswa. Dari hasil penelitian pada kelas eksperimen, perlakuan berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa dengan nilai (p) < 0,05. Rerata selisih motivasi awal dan akhir siswa kelas eksperimen lebih tinggi yakni sebesar 5,30 dibandingkan rerata selisih siswa kelas kontrol yakni 1,34. Penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe artikulasi dengan peta konsep terhadap hasil belajar kognitif dan afektif siswa berpengaruh secara signifikan dengan nilai probabilitas lebih kecil dari 0,05 (p=0,000<0,05). Selisih rerata pre-test dengan post-test hasil belajar kognitif siswa sebesar 16,18 pada kelas eksperimen dan sebesar 8,76 pada kelas kontrol, sedangkan rerata hasil belajar afektif pada kelas eksperimen sebesar 81,90 dan hasil belajar afektif pada kelas kontrol sebesar 59,60. Dari hasil analisis korelasi diperoleh nilai (p) < 0,05. Hasil penelitian kuasi eksperimen menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe artikulasi dengan peta konsep berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi dan hasil belajar siswa serta terdapat korelasi antara motivasi belajar dan hasil belajar siswa. Kata Kunci: kooperatif tipe artikulasi, peta konsep, motivasi belajar, hasil belajar
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Karakter Konsisten dan Teliti Menggunakan Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) pada Bab Kesebangunan dan Kekongruenan Bangun Datar Kelas IX SMP Ja'far, Muhammad; Sunardi, S; Kristiana, Arika Indah
Jurnal Edukasi Vol. 1 No. 3: Nopember 2014 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.97 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v1i1.3398

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan perangkat pembelajaran berbasis karakter konsisten dan teliti pada bab kesebangunan dan kekongruenan bangun datar kelas IX SMP yang memiliki kriteria valid, praktis, dan efektif. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan di antaranya adalah rencana pelaksanaan pembelajaran, buku siswa, dan lembar kerja siswa. Pengembangan perangkat pembelajaran ini menggunakan pendekatan Realistic Matehematics Education (RME) dan dikembangkan berdasarkan model pengembangan 4-D oleh Thiagarajan, Semmel, dan Semmel yang telah dimodifikasi. Pengembangan perangkat pembelajaran ini terdiri atas tahap pendefinisian, perancangan, dan pengembangan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX-J SMPN 1 Jember. Instrumen pengumpulan data dari penelitian ini di antaranya adalah: lembar validitas, lembar penilaian diri, lembar kerja siswa, lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi keterampilan siswa, angket guru, dan lembar keterbacaan buku siswa dan lembar kerja siswa. Berdasarkan analisis data, penelitian ini memiliki tiga hasil. Pertama, perangkat pembelajaran yang dikembangkan memiliki kriteria valid. Kedua, perangkat pembelajaran yang dikembangkan memiliki krieria praktis berdasarkan pada nilai kepraktisan dari lembar observasi aktivitas guru dan angket guru. Ketiga, perangkat pembelajaran yang dikembangkan memiliki kriteria efektif berdasarkan pada nilai keefektifan di lembar kerja siswa, lembar penilaian diri, dan lembar observasi keterampilan siswa. Kata Kunci: Karakter konsisten dan teliti, perangkat pembelajaran, pendekatan Realistic Mathematics Education (RME), dan model pengembangan 4-D yang dimodifikasi.
Penerapan Pembelajaran Berbasis Multikultural dengan Model Kooperatif Time Token untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Keterampilan Sosial Peserta Didik pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas XII IPS 1 SMAN 1 Jenggawah Tahun Pelajaran 2016/2017 Asyiyah, Hajar Riza; Soepeno, Bambang; Soemarno, S
Jurnal Edukasi Vol. 3 No. 3: Nopember 2016 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.14 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v3i3.3514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan hasil belajar dan keterampilan sosial peserta didik melalui penerapan pembelajaran berbasis multikultural dengan model kooperatif Time Token pada mata pelajaran Sejarah kelas XII IPS 1 SMAN 1 Jenggawah tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 3 siklus dan masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik pada siklus 1 sebesar 71,25%, siklus 2 meningkat sebesar 73,75%, dan siklus 3 meningkat sebesar 81,38%. Hasil keterampilan sosial peserta didik menunjukkan bahwa peningkatan rata-rata keterampilan sosial peserta didik pada siklus 1 sebesar 39,02%, pada siklus 2 meningkat sebesar 63,05% dan siklus 3 sebesar 76,66%. Adanya penelitian ini diharapkan dapat dijadikan acuan bagi pendidik dalam pengelolaan proses pembelajaran sejarah yang lebih berkualitas untuk meningkatkan hasil pembelajaran sejarah. Kata Kunci : Pembelajaran Berbasis Multikultural, Model Kooperatif Time Token, Hasil Belajar Peserta Didik, dan Keterampilan Sosial

Page 5 of 19 | Total Record : 188