cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
upt-penerbitan@unej.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Universitas Jember
Published by Universitas Jember
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 188 Documents
Mitos dalam Ritual Ruwatan Masyarakat Madura di Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo Cahyanti, Ika; Sukatman, S; Husniah, Furoidatul
Jurnal Edukasi Vol. 4 No. 1: Maret 2017 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jukasi.v4i1.5084

Abstract

Setiap daerah memiliki kebudayaan sendiri yang berbeda antara daerah yang satu dengan yang lainnya. Salah satu daerah yang memiliki berbagai macam budaya adalah Probolinggo dan sebagian dari masyarakatnya masih mempercayai adanya mitos dalam ritual ruwatan. Penelitian ini dibuat karena sebagian besar masyarakat Madura di Gending mempercayai mitos dalam ritual ruwatan tersebut. Terdapat wujud mitos dalam ritual ruwatan yang berupa cerita tentang Batarakolo. Cerita ini biasanya diketahui oleh mamacah yang memimpin proses ritual ruwatan dan masyarakat yang mempercayai adanya mitos tersebut. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data dalam penelitian ini berjumlah 18 data yang berupa tuturan dari wujud mitos dalam ritual ruwatan masyarakat Madura di Kecamatan Gending. Data dalam penelitian ini berupa informasi tentang mitos dalam ritual ruwatan masyarakat Madura di Kecamatan Gending, berbagai informasi mengenai kegiatan ritual ruwatan yang dilakukan oleh masyarakat beserta wujud mitosnya, nilai budaya yang terkandung dalam wujud mitos, pewarisan mitos dalam ritual ruwatan masyarakat Madura di Kecamatan Gending, dan silabus mata pelajaran Bahasa Indonesia SMA kurikulum KTSP kelas X Semester Genap pada keterampilan mendengarkan dan kompetensi dasar 13. memahami cerita rakyat yang dituturkan. Teknik pengumpulan data adalah cara untuk mengumpulkan data-data yang diperlukan untuk menjawab permasalahan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan terjemahan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ada tiga jenis. Pertama adalah instrumen panduan wawancara, kedua yaitu pemandu pengumpul data, dan yang ketiga yaitu instrumen pemandu analisis data. Prosedur penelitian yang dilakukan, meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap penyelesaian. Kata Kunci : mitos, ritual ruwatan, budaya madura
Pengembangan LKS Model POE (Prediction, Observation, Explanation) Untuk Pembelajaran Fisika di SMA (Uji Coba Pada Pokok Bahasan Elastisitas dan Hukum Hooke) Fatimah, Nurul; Sutarto, S; Harijanto, Alex
Jurnal Edukasi Vol. 4 No. 2: Juli 2017 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jukasi.v4i2.5202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis model POE yang diuji cobakan pada materi elastisitas dan hukum Hooke serta mengukur efektivitas LKS dalam pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) menggunakan desain pengembangan 4-D yang dimodifikasi berdasarkan tingkat kewenangan dan waktu yang dimiliki peneliti. Hasil validasi LKS dianalisis dengan deskriptif presentase. Uji pengembangan untuk mengetahui efektivitas dilakukan dengan metode action research. Hasil pengembangan LKS berbasis model POE aspek kelayakan isi memperoleh skor 81%, aspek kegrafikaan memperoleh skor 82%, aspek penyajian memperoleh skor 80%, dan aspek kebahasaan memperoleh skor 79% dengan kategori layak. Hasil nilai rata-rata post-test sebesar 77, hasil ini tergolong dalam kategori efektif. Ketuntasan hasil belajar klasikal siswa mencapai 83,3%. Aktivitas belajar klasikal siswa dengan menggunakan LKS model POE sebesar 90,6 dengan kategori sangat aktif. Penggunaan LKS model POE dalam pembelajaran memperoleh tanggapan yang sangat positif dari siswa dengan persentase sebesar 86,7%. Pengembangan lembar kerja siswa berbasis model POE pada materi elastisitas dan hukum Hooke layak dan efektif diterapkap dalam pembelajaran fisika. Kata Kunci: efektivitas, elastisitas, lembar kerja siswa, model POE
Perbandingan Kemampuan Berpikir Kritis Matematika Antara Siswa Yang Diajar Menggunakan Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE) dan Ekspositori di Kelas VIII MTs Negeri Jember 1 Hasan, Ayu Zulfiah; Trapsilasiwi, Dinawati; Setiawani, Susi
Jurnal Edukasi Vol. 4 No. 2: Juli 2017 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jukasi.v4i2.5972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis matematika antara siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran SFAE (Student Facilitator And Explaining) dan siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran ekspositori di kelas VIII MTs Negeri Jember 1. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Static Group Comparison. Adapun populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VIIID, VIIIE, VIIIF, dan VIIIG Mts Negeri Jember 1 tahun ajaran 2015/2016, yaitu sebanyak 151 siswa. Penentuan responden dilakukan dengan cara menguji homogenitas terhadap populasi untuk mengetahui kelompok yang mempunyai variansi sama. Uji homogenitas dari 4 kelas tersebut menggunakan Analisis Varian (ANOVA) dengan F hitung sebesar 0,075 dan nilai signifikan sebesar 0,974. Dapat disimpulkan bahwa keempat kelas homogen. Nilai yang digunakan untuk uji homogenitas adalah nilai ulangan umum semester ganjil tahun ajaran 2015/2016. Setelah dinyatakan homogen, dilanjutkan dengan mencari 2 kelas masing-masing sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Didapat kelas VIII F sebagai kelas eksperimen yang akan menerapkan model pembelajaran SFAE dan kelas VIII G sebagai kelas kontrol yang akan menerapkan model pembelajaran ekspositori. Data kemampuan berpikir kritis matematika dikumpulkan melalui tes uraian yang berjumlah 4 soal. Berdasarkan hasil analisis data dan pengujian hipotesis yang diajukan dengan menggunakan uji Mann-Whitney menunjukkan hasil signifikan yang dapat dilihat dari hasil P.Sig (2-taled) untuk soal nomor 1 sebesar 0,013, soal nomor 2 sebesar 0,000, soal nomor 3 sebesar 0,019, dan soal nomor 4 sebesar 0,005. Nilai dari masing-masing soal menunjukkan bahwa Psig (2-tailed) > 0,025 yang dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis matematika siswa kelas VIII Mts Negeri Jember 1 yang diajar menggunakan model pembelajaran SFAE dengan yang diajar menggunakan model pembelajaran ekspositori. Kata Kunci: Model Pembelajaran SFAE, Model Pembelajaran ekspositori, Kemampuan Berpikir Kritis
Pengaruh Program Revolving Fund Terhadap Keberdayaan Masyarakat Miskin Kota di Kabupaten Jember Priandika, Laras Ayu; Ariefianto, Lutfi
Jurnal Edukasi Vol. 4 No. 3: Nopember 2017 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jukasi.v4i3.6158

Abstract

Pengaruh program revolving fund ialah masyarakat yang dipengaruhi bertujuan agar dapat melakukan atau berubah sesuai keinginan yang mempengaruhi. Jadi pengaruh program Revolving Fund merupakan suatu tindakan dari sebuah program yang dilakukan oleh sebuah lembaga dengan sengaja untuk mendapatkan perubahan sesuai yang diinginkan bersama dalam sebuah program masyarakat. Sedangkan keberdayaan masyarakat adalah masyarakat yang berdaya baik dalam hal sosial, ekonomi dan pendidikan. Berdasarkan latar belakang masalah, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya Pengaruh Program Revolving Fund Terhadap Keberdayaan Masyarakat Miskin Kota di Kelurahan Sumbersari Kecamatan Sumbesari Kabupaten Jember. Manfaat dari penelitian ini yaitu sebagai masukan bagi pengeola agar memperbaiki kegiatan program yang dilaksanakan sehingga dapat menumbuhkan minat masyarakat untuk mengembangkan usaha menambah wawasan dan pengetahuan agar berdaya baik dari segi sosial, ekonomi dan pendidikan. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Pengambian data menggunakan angket dan dokumentasi. Kemudian dianalisis menggunakan rumus korelasi tata jenjang yang dibantu dengan meggunakan alat bantu SPSS (Stastistical Package for the Social Scienses) seri 24.0. dari proses tersebut diketahui adanya pengaruh yang signifikan antara kedua variabel yang menunjukkan bahwa r hitung sebesar 0,468. jika dikonsultasikan dengan harga rtabel sebesar 0,956 pada taraf kepercayaan 95% menunjukkan bahwa rhitung > r tabel = 0,468 > 0,956. Saran dari penelitian ini yaitu bagi pengurus program agar dapat memilih dan menggunakan pelayanan, pendampingan dan dukungan yang lebih tepat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Bagi pembaca skripsi ini dapat kiranya mengambil point penting dari hasil penelitian ini. Bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian lebih lanjut terkait dengan faktor-faktor lain yang mempengaruhi keberdayaan masyarakat miskin di perkotaan. Kata Kunci: Pengaruh Program, Keberdayaan Masyarakat
Perancangan Media Pembelajaran Kalkulus Berbasis Multimedia Menggunakan Macromedia FLASH Kumalasari, Elissia; Erika, E
Jurnal Edukasi Vol 5 No 1: Maret 2018
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jukasi.v5i1.7580

Abstract

  Penggunaan media pembelajaran ini semakin maju, sehingga dalam pembelajaran matematika, penggunaan media pembelajaran sangatlah dibutuhkan. Perlu diketahui bahwa tidak semua materi pada matematika dapat disajikan dalam komputer, tetapi setidaknya kita mempunyai media alternatif baru yaitu komputer dengan menggunakan bantuan software tertentu untuk menunjang pembelajaran matematika. Visualisasi adalah salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengkonkritkan sesuatu yang abstrak. Pada era informatika, visualisasi berkembang dalam bentuk gambar bergerak (animasi) yang dapat ditambahkan dengan suara (audio). Namun yang lebih penting ialah pemahaman tentang penggunaan teknologi tersebut dengan lebih efektif dan dapat menghasilkan ide-ide untuk pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Merancang media pembelajaran yang praktis dan efisien menggunakan macromedia flash pada materi pembelajaran kalkulus differensial dan kalkulus integral; 2) Mengetahui kevaliditasan media pembelajaran dengan macromedia flash pada materi kalkulus differensial dan kalkulus integral; 3) Mengetahui keefektivan media pembelajaran dengan macromedia flash pada materi kalkulus differensial dan kalkulus integral. Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Ponorogo Fakultas Teknik Program Studi Teknik Informatika. Untuk pengumpulan data digunakan metode angket. Metode angket ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kevalidan dan respon mahasiswa tentang media pembelajaran yang dibuat. Angket yang dibuat akan diisi oleh ahli media, ahli materi dan mahasiswa sebagai user. Pada teknik analisis data terdapat analisis validitas media dan materi serta analisis keefektifan media pembelajaran   Kata Kunci: Media Pembelajaran, Macromedia Flash, Kalkulus (Differensial dan Integral)    
Penerapan Model Learning Cycle 7e Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Asni Maulina, Lingga; Kantun, Sri; Kartini, Titin
Jurnal Edukasi Vol. 5 No. 1: Maret 2018 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jukasi.v5i1.8372

Abstract

Aktivitas dan hasil belajar siswa pada kelas XI Akuntansi 3 SMK Negeri 1 Jember masih rendah. Rendahnya aktivitas belajar siswa karena pembelajaran yang diterapkan sebelumnya, model pembelajaran konvensional artinya pembelajaran lebih berpusat pada guru, hal itu tentu berdampak pada kurangnya pemaham siswa sehingga hasil belajar siswa juga rendah. Perlu adanya perbaikan model pembelajaran Learning Cycle 7E yang bersifat konstruktivistik artinya siswa mengkonstruk pengetahuan sendiri sehingga siswa menjadi lebih aktif. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan model Learning Cycle 7E dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas XI Akuntansi 3 SMK Negeri 1 Jember kompetensi dasar jurnal khusus Semester Genap tahun ajaran 2017/2018, serta mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas XI Akuntansi 3 SMK Negeri 1 Jember. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dengan menggunakan dua siklus yang terdiri dari beberapa tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI Akuntansi 3 SMK Negeri 1 Jember yang berjumlah 38 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, tes, wawancara dan dokumen. Penelitian ini menggunakan analisis data secara deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya model Learning Cycle 7E dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas XI Akuntansi 3 SMK Negeri 1 Jember pada mata pelajaran akuntansi kompetensi dasar jurnal khusus semester Genap tahun ajaran 2017/2018. Pada siklus I aktivitas belajar siswa dalam kategori sedang yaitu 2,7 meningkat menjadi 3,4 kategori tinggi pada siklus II. Sedangkan, hasil belajar siswa pada siklus I nilai rata-rata siswa 78,4 dan ketuntasan belajar secara klasikal 79%. Pada siklus II mengalami peningkatan nilai rata-rata siswa menjadi 83,7 dan ketuntasan belajar secara klasikal 84%. Kata Kunci: Aktivitas Belajar, Hasil Belajar, Mata Pelajaran Akuntansi, Model Learning Cycle 7E
Pengembangan Modul Fisika Materi Gelombang Berbasis Kebencanaan Alam di SMA Anggraini, Septian Dwi; Wahyuni, Sri; Aristya, Pramudya
Jurnal Edukasi Vol. 4 No. 1: Maret 2017 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jukasi.v4i1.5085

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul berdasarkan karakteristik bencana alam yang rawan di daerah Puger Jember yang terintegrasi ke dalam mata pelajaran fisika. Modul ini memberikan acuan pembekalan materi fisika sekaligus wawasan pengetahuan kebencanaan alam untuk memperdayakan siswa terhadap bencana sebagai upaya menciptakan masyarakan yang tanggap dan siap terhadap bencana. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan dengan desain penelitian 4-D. Penelitian ini dilakukan di SMA Sultan Agung Puger. Hasil dari penelitian adalah ini adalah validasi kajian instruksional yang mendapatkan skor 4,32 dan validasi kajian teknis mendapatkan skor 4,53, sehingga hasil validasi dari produk yang dikembangkan adalah valid. Berdasarkan analisis hasil belajar didapatakan 80% siswa mengalami ketuntasan belajar. Sikap tanggap bencana juga mendapatkan skor rata-rata N-gain sebesar 0,6 yang dikategorikan mengalam peningkatan sedang. Sedangkan respons siswa menunjukkan sangat positif terhadap modul yang dikembangkan. Dapat disimpulkan bahwa modul pengembangan ini valid dan dapat digunakan sebagai bahan pengajaran. Kata Kunci: Bencana alam, modul fisika
Profil Kreativitas dalam Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau dari Gaya Kognitif Field Independent (FI) dan Field Dependent (FD) Siswa Kelas VIII A SMP Negeri 12 Jember Purnomo, Risky Cahyo; Sunardi, S; Sugiarti, Titik
Jurnal Edukasi Vol. 4 No. 2: Juli 2017 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jukasi.v4i2.5203

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat kreativitas dalam pemecahan masalah matematika. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian sebanyak 7 siswa kelas VIII A SMP Negeri 12 Jember yang dikelompokkan berdasarkan gaya kognitif menggunakan instrumen Group Embedded Figures Test (GEFT), dengan rincian 4 siswa field independent dan 3 siswa field dependent. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes kemampuan berpikir kreatif dan wawancara. Penelitian ini menggunakan triangulasi waktu, yaitu dengan membandingkan data yang diperoleh dari tes kemampuan berpikir kreatif dan wawancara pertama dan tes kemampuan berpikir kreatif dan wawancara kedua. Hasil tes kemampuan berpikir kreatif melalui pemecahan masalah matematika dikelompokkan berdasarkan karakteristik berpikir kreatif, yaitu kelancaran, keluwesan, dan kerincian. Tingkat kreativitas atau disebut Tingkat Berpikir Kreatif (TBK) dikategorikan menjadi 5 tingkatan, yaitu TBK 4 (sangat kreatif), TBK 3 (kreatif), TBK 2 (cukup kreatif), TBK 1 (kurang kreatif), dan TBK 0 (tidak kreatif). Tingkat kreativitas yang dapat diidentifikasi dalam penelitian ini adalah 1 siswa field independent dinyatakan sangat kreatif (TBK 4) dan 3 siswa field independent dinyatakan kreatif (TBK 3). Untuk siswa field dependent, tingkat kreativitas yang dapat diidentifikasi adalah 1 siswa dinyatakan kreatif (TBK 3), 1 siswa dinyatakan cukup kreatif (TBK 2), dan 1 siswa dinyatakan kurang kreatif (TBK 1). Hasil ini menunjukkan bahwa siswa field independent cenderung lebih memiliki kreativitas dibanding siswa field dependent dalam pemecahan masalah matematika. Kata Kunci: berpikir kreatif, gaya kognitif field independent, gaya kognitif field dependent, pemechan masalah.
Aplikasi Tryout Ujian Online untuk SMA/SMK Sederajat Kumalasari, Ellisia; Erika, E; Mustikasari, Dyah
Jurnal Edukasi Vol. 4 No. 3: Nopember 2017 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jukasi.v4i3.6022

Abstract

Ujian merupakan salah satu bentuk evaluasi yang diadakan setelah proses belajar mengajar berlangsung. Banyaknya kelulusan dari suatu sekolah, mencerminkan kemajuan serta keberhasilan di sekolah tersebut. Data kelulusan di kabupaten Ponorogo tahun ajaran 2015/2016 untuk SMK adalah 5.033 untuk siswa laki – laki dan 1.989 untuk siswa perempuan. Pada saat itu Ujian Nasional sudah mulai berbasis computer, sedangkan sekolah yang melaksanakan ujian nasional berbasis komputer hanya 8 sekolah dari 38 SMK dan 4 dari 28 SMA yang ada. Data tersebut menunjukkan bahwa masih diperlukan adanya perbaikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Pada awalnya, ketika siswa melaksanakan ujian nasional menggunakan naskah tertulis, siswa masih merasakan kesulitan. Mulai dari saat menjawab soal, melingkari jawaban pada lembar jawab yang apabila salah melingkari dapat berakibat fatal pada hasil ujian yang diperoleh. Sehingga diberlakukan suatu program tryout yang digunakan sebagai sarana latihan siswa dalam menghadapi ujian nasional. Selain itu, ujian yang dilaksanakan secara tertulis dapat menimbulkan kerawanan kebocoran soal. Berdasarkan permasalahan di atas, maka pemerintah mencanangkan penggunaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).Pemerintah memberlakukan UNBK sejak tahun 2014, namun untuk wilayah Ponorogo UNBK baru terlaksana pada tahun ajaran 2015/2016, dan hanya 8 sekolah dari 38 SMK yang menggunaan ujian nasional berbasis komputer. Dalam rangka persiapan menghadapi sistem ujian yang dilaksanakan secara online, maka diperlukan program tryout ujian secara online agar siswa tidak kesulitan dan kebingungan dalam menghadapi ujian nasional yang dilaksanakan dengan sistem online mendatang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memudahkan siswa dalam berlatih dalam mengerjakan soal ujian berbasis komputer. Berdasarkan hal tersebut maka SMKN 1 Slahung nantinya akan dijadikan sebagai percontohan dalam program ini. Meskipun SMKN 1 Badegan telah melaksanakan ujian nasional berbasis komputer, namun belum sepenuhnya berjalan sesuai dengan harapan karena masih kurangnya persiapan untuk melakasanakan UNBK. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian aplikasi tryout ujian online untuk SMA/SMK sederajat meliputi 5 tahap yaitu Analysis (analisis), Design (perencanaan), Development (produksi), Implementation (implementasi), Evaluation (evaluasi). Hasil kegiatan pengabdian IbM ini berupa (1) Aplikasi Tryout ujian online (2) Manual book untuk ditujukan untuk semua pengguna aplikasi, baik guru, siswa, maupun admin aplikasi. Kata Kunci: Aplikasi, tryout, Ujian Nasional Berbasis Komputer
Pengaruh Metode Proyek Terhadap Kemampuan Sains Anak Tk B di PAUD Terpadu Happy Kids Aghniarrahmah, Chasya; Rukiyah, R; Hasmalena, H
Jurnal Edukasi Vol. 4 No. 3: Nopember 2017 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jukasi.v4i3.6298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode proyek terhadap kemampuan sains pada anak. Penelitian ini menggunakan jenis pre-eksperimen dan desain One Shoot Case Study dengan sampel terdri dari 18 anak. Teknik analisis data menggunakan Uji t. Hasil analisis thitung = 6,62 yang diperoleh lebih besar dari nilai ttabel = 1,74, sehingga terdapat pengaruh mentode proyek terhadap kemampuan sains anak TK B PAUD Terpadu Happy Kids Palembang. Hal ini terbukti dari nilai rata-rata posttest anak sebesar 77,33 dan berada pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dengan indikator melakukan percobaan pencampuran warna adalah indikator dengan nilai paling menonjol. Sebanyak 55,55 % berada dalam kategori BSB, 33,33% berada pada kategori BSH, 11,11% pada kategori MB dan tidak ada anak termasuk kategori BB. Sebanyak 40% anak berada pada kategori BSB, 35,2% berada pada kategori BSH, 23,52% berada pada kategori MB dan tidak ada anak yang berada pada kategori BB. Kata Kunci: Metode, Metode proyek, kemampuan sains

Page 9 of 19 | Total Record : 188