cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
upt-penerbitan@unej.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Universitas Jember
Published by Universitas Jember
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 188 Documents
Pengembangan Bahan Ajar Biologi Berbasis Model Problem Based Learning (PBL) Pada Pokok Bahasan Dunia Tumbuhan (Plantae) Kelas X SMA Negeri 1 Jenggawah Sulvianti, Rita; Hariani, Sulifah Aprilya; Asiyah, Iis Nur
Jurnal Edukasi Vol. 1 No. 3: Nopember 2014 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.366 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v1i1.3399

Abstract

Tujuan kurikulum 2013 yaitu pada pencapaian kompetensi dalam pembelajaran yang menunjang keberhasilan proses pembelajaran. Perencanaan tujuan yang dilakukan dengan mengembangkan bahan ajar pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum 2013 pada materi dunia tumbuhan (Plantae). Pengembangan bahan ajar pembelajaran berbasis model Problem Based Learning (PBL) yang pembelajarannya berfokus pada masalah. Pengembangan bahan ajar dikembangkan dengan tahapan model pengembangan Dick & Carey yang terdiri dari delapan tahapan. Produk bahan ajar dengan nilai validasi buku siswa 3,5 dengan kategori valid. Hasil uji tingkat keterbacaan dan kesulitan buku siswa sebesar 85,19 %. Hasil aktivitas siswa sebesar 76,13%, kenaikan nilai kognitif sebesar 65,4 %, nilai afektif rata-rata sebesar 78%, nilai psikomotor sebesar 98,95% dan hasil angket respon siswa sebesar 87,63%. Berdasarkan hasil tersebut dikatakan bahwa pengembangan bahan ajar pembelajaran biologi sudah baik dan mampu diterapkan pada pembelajaran di kelas. Kata Kunci : bahan ajar biologi, dunia tumbuhan (Plantae), kurikulum 2013,model Problem Based Learning (PBL), model pengembangan Dick & Carey
Pengembangan Modul Berbasis Masalah pada Pokok Bahasan Ekosistem Kelas VII SMP/MTs Herman, Lusiana; Subchan, Wachju; Wahono, Bevo
Jurnal Edukasi Vol. 3 No. 3: Nopember 2016 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.156 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v3i3.3515

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kevalidan atau kelayakan modul berbasis masalah pada pokok bahasan ekosistem kelas VII SMP/MTs untuk digunakan dalam pembelajaran. Prosedur pengembangan mengadaptasi dari model pengembangan 4-D (Four-D model) yang dikembangkan oleh Thiagarajan yang meliputi tahap pendefinisian, tahap perencanaan, tahap pengembangan, dan tahap penyebaran. Metode pengumpulan data menggunakan hasil validasi dan angket. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian pengembangan yakni proses pengembangan modul ekosistem berbasis masalah untuk siswa kelas VII SMP/MTs menggunakan modifikasi 4-D (Four-D model) yang dikemukakan oleh Thiagarajan. Modifikasi ini terbatas hanya sampai 3 tahap yaitu tahap pendefinisian, tahap perencanaan, dan tahap pengembangan. Besar persentase rata-rata nilai terhadap modul yaitu 89,06% dengan kriteria valid. Hasil angket uji keterbacaan dan tingkat kesulitan yaitu persentase rata-rata sebesar 100% siswa menyatakan mudah dan 0% siswa menyatakan sulit. Hasil analisis angket respon siswa diperoleh rata-rata 93,7% siswa memberikan respon positif dan 6,3% siswa yang tidak merespon positif. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa siswa sudah bisa memahami modul dan produk baru siap dimanfaatkan dalam pembelajaran. Kata Kunci: modul, berbasis masalah, ekosistem
ANALISIS TINGKAT KESUKARAN DAN DAYA BEDA PADA SOAL UJIAN TENGAH SEMESTER GANJIL BENTUK PILIHAN GANDA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS X DI SMA NEGERI 5 JEMBER TAHUN AJARAN 2012-2013 Rahayu, Tika Dwi; Purnomo, Bambang Hari; Sukidin, S
Jurnal Edukasi Vol. 1 No. 1: Maret 2014 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.756 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v1i1.1032

Abstract

Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif yang bertujuan untuk mengetahui besar kecilnya tingkat kesukaran dan daya beda pada soal ujian tengah semester bentuk pilihan ganda mata pelajaran ekonomi kelas X di SMA Negeri 5 Jember semester ganjil tahun ajaran 2012-2013. Objek yang diteliti adalah 40 butir soal pilihan ganda buatan guru ekonomi kelas X. Penelitian ini dilaksanakan dengan menganalisis tingkat kesukaran dan daya beda butir soal buatan guru selanjutnya diintrepretasikan ke dalam kriteria yang telah ditetapkan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu dokumentasi dan wawancara. Penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif yaitu mengintrepretasikan data hasil perhitungan tingkat kesukaran dan daya beda soal pilihan ganda buatan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesukaran soal pilihan ganda buatan guru belum proporsional, sebanyak 22 soal buatan guru yang tidak sesuai antara ranah kognitif yang ditetapkan oleh guru dengan ranah kognitif yang sebenarnya menurut taksonomi Bloom. Daya beda soal pilihan ganda buatan guru tersebut masih rendah. Sebanyak 19 soal buatan guru belum mampu membedakan kemampuan antara siswa pandai dengan siswa kurang pandai. Kata Kunci : Tingkat Kesukaran Soal, Daya Beda Soal.
Pengaruh Lingkungan Belajar Berbasis Kelas terhadap Sikap dan Pengetahuan Siswa Kelas X Pokok Bahasan Statistika di SMA Negeri 2 Jember Widhaning, U'ul Ulinuha Rahajeng; Setiawani, Susi; Kurniati, Dian
Jurnal Edukasi Vol. 2 No. 2: Juli 2015 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.424 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v2i2.3506

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara Lingkungan Belajar Berbasis Kelas terhadap sikap dan pengetahuan siswa. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 2 Jember pada bulan April 2015. Sampel yang diambil adalah 2 kelas homogen yang dipilih berdasarkan keadaan lingkungan kelasnya yang sesuai dengan persyaratan Lingkungan Belajar Berbasis Kelas. Lingkungan Belajar Berbasis Kelas diukur menggunakan adaptasi skala (Actual Classroom Environment Scale) ACES [6], sikap diukur menggunakan Skala Sikap Siswa terhadap Matematika dan pengetahuan diukur menggunakan pre-test dan post-test yang dibuat oleh peneliti. Hasil uji t (independent sample test) menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara Lingkungan Belajar Berbasis Kelas terhadap sikap siswa (p=0,000<0,05) dan terhadap pengetahuan siswa (p=0,000<0,05). Selain itu, model regresi menunjukkan bahwa Lingkungan Belajar Berbasis Kelas memberikan sumbangan efektif sebesar 27% terhadap sikap siswa (r2 =0,267), serta 33% terhadap pengetahuan siswa (r2). Hasil penelitian menunjukkan Lingkungan Belajar Berbasis Kelas memiliki pengaruh yang signifikan terhadap sikap siswa , meskipun tidak besar. Hal ini karena adanya variabel lain yang mempengaruhi sikap siswa yaitu faktor guru, faktor lingkungan belajar dan faktor lingkungan kelas. Kata Kunci: Lingkungan Belajar Berbasis Kelas, sikap, pengetahuan.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Keterampilan Berbicara Siswa Kelas VA SDN Ajung 03 Sari, Lutfiana Indah; Satrijono, Hari; Sihono, S
Jurnal Edukasi Vol. 2 No. 1: Maret 2015 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.297 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v2i1.3404

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di kelas VA SDN Ajung 03 bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar keterampilan berbicara siswa melalui penerapan model Pembelajarn Berbasis proyek (Project Based Learning). Hal ini dikarenakan terdapat permasalahan bahwa hasil belajar keterampilan berbicara siswa masih rendah sehingga diperlukan model pembelajaran. Model pembelajaran ini adalah model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian terdiri atas 30 siswa. Pengumpulan data penelitian menggunakan metode observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Pelaksanaan penelitian dengan menggunakan model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning) adalah sebanyak dua siklus. Siklus I dan siklus II terdiri atas dua pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar keterampilan berbicara siswa kelas VA SDN Ajung 03 meningkat. Peningkatan setelah dilakukan pembelajaran dengan menerapkan model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning) dapat diketahui dari perbandingan skor hasil belajar keterampilan berbicara prasiklus, siklus I, dan siklus II. Pada tahap prasiklus sebanyak 1 siswa (3,33%) tergolong sangat baik, 7 siswa (23,33%) tergolong baik, 15 siswa ( 50%) tergolong sedang/cukup dan 7 siswa (23,33%) tergolong kurang. Setelah diterapakan tindakan siklus I, Sebanyak 6 siswa (20%) tergolong sangat baik, 9 siswa (30%) tergolong baik, 1 siswa (3,33%) tergolong sedang/cukup dan 14 siswa (46,67%) tergolong kurang. Hasil tes belajar keterampilan berbicara setelah dilakukan siklus II, sebanyak 16 siswa (53,33%) tergolong sangat baik, 8 siswa (26,67%) tergolong baik, 6 siswa (20%) tergolong sedang/cukup. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning) dapat meningkatkan hasil belajar keterampilan berbicara siswa kelas VA SDN Ajung 03. Kata Kunci: berbicara,hasil belajar, pembelajaran berbasis proyek
Tingkat Berpikir Geometri Siswa Kelas VII-B SMP Negeri 1 Jember Materi Segiempat Berdasarkan Teori van Hiele ditinjau dari Hasil Belajar Matematika Utami, Mika Wahyuning; Setiawan, Toto Bara; Oktavianingtyas, Ervin
Jurnal Edukasi Vol. 3 No. 2: Juli 2016 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.458 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v3i2.3529

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan tingkat berpikir geometri siswa kelas VII-B SMP Negeri 1 Jember berdasarkan teori van Hiele yang ditinjau dari hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif . Berdasarkan hasil analisis jawaban soal tes dan hasil wawancara diperoleh tingkat berpikir geometri van Hiele pada siswa kelas VII-B SMP N 1 Jember secara umum mencapai tingkat 3 yaitu deduksi, namun mayoritas siswa memiliki tingkat berpikir geometri van Hiele pada tingkat 2 yaitu deduksi informal. Siswa yang mencapai tingkat 3. Siswa dengan hasil belajar tinggi dapat mencapai tingkat 3 sebanyak 4 siswa, tingkat 2 sebanyak 9 siswa, dan tingkat 1 sebanyak 2 siswa, sehingga siswa dengan hasil belajar tinggi cenderung memiliki tingkat berpikir van Hiele pada tingkat 2.Siswa dengan hasil belajar sedang dapat mencapai tingkat 3 sebanyak 1 siswa, tingkat 2 sebanyak 12 siswa, tingkat 1 sebanyak 1 siswa, dan tingkat 0 sebanyak 3 siswa, sehingga siswa dengan hasil belajar sedang cenderung memiliki tingkat berpikir van Hiele pada tingkat 2.Siswa dengan hasil belajar rendah dapat mencapai tingkat 2 sebanyak 1 siswa, tingkat 1 sebanyak 1 siswa, dan tingkat 0 sebanyak 1 siswa, sehingga siswa dengan hasil belajar rendah memiliki tingkat berpikir geometri van Hiele yang bervariasi. Kata Kunci: Tingkat Berpikir Geometri, van Hiele, Segiempat, Hasil Belajar
Peningkatan Kreativitas dalam Membuat Bentuk pada Anak Kelompok B2 melalui Bermain Play Dough di TK Plus Al-Hujjah Keranjingan Sumbersari Jember Tahun Pelajaran 2015/2016 Wahyuni, Ita; Khutobah, K; Yuliati, Nanik
Jurnal Edukasi Vol. 3 No. 2: Juli 2016 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.655 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v3i2.3520

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di TK Plus Al-Hujjah Keranjingan Sumbersari Jember Tahun Pelajaran 2015/2016 dengan menerapkan bermain play dough untuk meningkatkan kreativitas anak kelompok B2 yang masih rendah. Hal ini dikarenakan anak selalu meniru contoh yang telah diberikan guru. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitiannya adalah anak kelompok B2, dengan jumlah anak 25 yang terdiri 14 anak laki-laki dan 11 anak perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa kreativitas anak kelompok B2 melalui bermain play dough mengalami peningkatan dengan kualifikasi sangat baik. Nilai rata-rata kelas pada pra siklus 51,5, siklus I 72,3, dan siklus II meningkat menjadi 87,9. Kata Kunci: Kreativitas, bermain play dough, penelitian tindakan kelas.
Improving the Students' Recount Text Writing Achievement by Using Spidergram Technique at SMP Negeri 2 Tanggul Pratiwi, Melinda; Suharjito, Bambang; Sukmaantara, I Putu
Jurnal Edukasi Vol. 1 No. 3: Nopember 2014 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.412 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v1i1.3394

Abstract

The purpose of this research was to solve the problems dealing with the students' active participation and writing achievement. The research design was Classroom Action Research. The area and subjects of this research were chosen purposively by using purposive method. The subjects were the VIII-D students at SMP Negeri 2 Tanggul in the 2013/2014 academic year. The data collected were writing test, observation, interview and documentation. The results of this research showed that there were improvement of students' participation and their writing achievement in Cycle 1 to Cycle 2. In Cycle 1, there were 54.05% of the students who actively participated during the teaching learning process. Meanwhile, there were 40% of the students who achieved the target score. Beside, in Cycle 2, there were 70.26% of the students who actively participated during the teaching learning process, while 70.27% of the students achieved the target score. It proved that the use of Spidergram technique could improve the students' active participation and writing achievement. Keywords : Active Participation, Classroom Action Research, Spidergram Technique, Writing Achievement.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Sejarah Peserta Didik Kelas X SOS 2 di SMAN 4 Jember Tahun Ajaran 2014/2015 Fitrianingsih, Rahayu; Umamah, Nurul; Naim, Moh
Jurnal Edukasi Vol. 2 No. 1: Maret 2015 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.77 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v2i1.3511

Abstract

Tujuan pembelajaran sejarah adalah mengkaji nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa masa lampau, sehingga peserta didik dituntut untuk memiliki kemampuan berpikir kritis. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa peserta didik kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran sejarah. Kemampuan berpikir kritis kurang terasah sehingga berdampak pada hasil belajar yang kurang optimal. Hal ini disebabkan penerapan model pembelajaran sebelumnya oleh pendidik kurang optimal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut pendidik mengubah model pembelajaran menjadi Project Based Learning. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar menggunakan Project Based Learning pada peserta didik kelas X SOS 2 SMAN 4 Jember. Pelaksanaan penelitian dimulai dari bulan Januari sampai bulan Februari 2015. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X SOS 2 SMAN 4 Jember dengan jumlah 36 peserta didik. Indikator yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar sejarah peserta didik. Hasil penelitian kemampuan berpikir kritis peserta didik secara klasikal pada siklus 1 memperoleh sebesar 69,58% dengan kategori kurang baik, pada siklus 2 meningkat 4,73% menjadi 74,31% dengan kategori cukup baik dan pada siklus 3 meningkat 8,47% menjadi 82,78% dengan kategori baik. Pada siklus 1 hasil belajar kognitif memperoleh persentase 75%, pada siklus 2 meningkat 5,56% menjadi 80,56%, pada siklus 3 meningkat 5,55% menjadi 86,11%. Hasil belajar psikomotor pada siklus 1 sebesar 69,05%, pada siklus 2 meningkat 4,81% menjadi 73,86%, dan pada siklus 3 meningkat 12,01% menjadi 85,87%. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar sejarah pada peserta didik kelas X SOS 2 SMAN 4 Jember. Kata Kunci: Model Pembelajaran Berbasis Proyek, Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik, Hasil Belajar Sejarah
IDENTIFIKASI TINGKAT KONSISTENSI IMPLEMENTASI SYNTAX PEMBELAJARAN KOOPERATIF MAHASISWA PPL BOLOGI DAN HUBUNGANNYA DENGAN HASIL BELAJAR SISWA SMP NEGERI KABUPATEN JEMBER Susanti, Widya Resti; Subchan, Wachju; Wahyuni, Dwi
Jurnal Edukasi Vol. 1 No. 1: Maret 2014 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.111 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v1i1.1028

Abstract

Abstrak FKIP sebagai pencetak tenaga kependidikan harus mampu membekali dan melatih calon tenaga pendidik menjadi seorang pendidik professional baik dari segi teori maupun praktek. Salah satu pelatihan itu melalui Program Pengalaman Lapangan (PPL). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar konsistensi implementasi syntax pembelajaran kooperatif mahasiswa PPL biologi dan adakah hubungannya dengan hasil belajar siswa SMPN Kabupaten Jember. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan survei dan untuk penggalian data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menyebutkan bahwasanya tipe pembelajaran kooperatif yang digunakan responden adalah STAD (Student Teams Achievement Division) sebanyak 35,7%, TGT (Teams Games Tournament) 28,6% dan NHT (Number Head Together) 35,7%. Untuk memaksimalkan hasil belajar, dilakukan beberapa penggabungan tipe pembelajaran kooperatif tersebut dengan teknik pembelajaran lain, diantaranya NHT dengan picture and picture, NHT dengan role playing, TGT dengan role playing dan STAD dengan example non example. Mahasiswa yang menggunakan pembelajaran kooperatif tipe STAD dan TGT 100% memiliki tingkat konsistensi implementasi syntax tinggi. Tetapi, mahasiswa yang menggunakan pembelajaran kooperatif tipe NHT, 80% tingkat konsistensi implementasi syntax tinggi dan 20% sisanya memiliki tingkat konsistensi implementasi syntax sedang. Hasil analisis menunjukkan terdapat korelasi yang tidak signifikan (r =0,058; p=0,844) antara konsistensi implementasi syntax pembelajaran kooperatif pada mahasiswa PPL biologi terhadap hasil belajar siswa. Kata Kunci : syntax, pembelajaran kooperatif, mahasiswa PPL, hasil belajar.

Page 7 of 19 | Total Record : 188