cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Mentari
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 286 Documents
PENGARUH LATIHAN DOUBLE MULTIPLE JUMP TERHADAP KEMAMPUAN TENDANGAN JARAK-JAUH PADA KLUB JAGO DARUSSALAM, BANDA ACEH TAHUN 2011 Nusufi, Maimun
Jurnal Mentari Vol 14, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu latihan yang dapat meningkatkan kemampuan menendang dalam permainan sepakbola adalah latihan double multiple jump. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui pengaruh double multiple jump terhadap tendangan jarak jauh menggunakan kura-kura bagian dalam pada Klub Jago Darussalam Banda Aceh Tahun 2011. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemain klub Jago Darussalam tahun 2011, yang semua yang berjumlah 22 orang. Teknik pengumpulan data melalui tes awal dan tes akhir. Hasil rata-rata yang diperoleh sebelum latihan double multiple jump sebesar 40,49 dan setelah latihan diperoleh rata-rata sebesar 45,02 serta selisih rata-rata adalah 4,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan antara kemampuan menendang sebelum dengan sesudah melakukan latihan double multiple jump pada klub sepakbola Jago Darussalam. Hal ini dibuktikan dengan perbandingan nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel (3>1,72)   Kata kunci:   latihan double multiple jump, tendangan jarak-jauh, kura-kura bagian dalam     DAFTAR PUSTAKA   Arikunto, Suharsimi, 1991. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Pt Bina Aksara, Jakarta. Bompa O Tudor, 1994. Power Training For Sport: Mosaic Press Oakville New York Depdikbud, 1989. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. Harsono. 1988. Coaching Dan Aspek-Aspek Psiklogis Dalam Coaching. CV Tambak Kesuma Jakarta. PASI. 1993. Pengenalan Kepada Teori Pelatihan. Jakarta: PASI Soedarminto, 1991. Kinesiologi. Jakarta: Depdikbud. Sucipto dkk, 1999. Sepak Bola. Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan: Direktorat Jendral pendidikan Dan Kebudayaan. Suharsimi Arikunto, 1998. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Sukatamsi, 1984. Teknik Dasar Bermain Sepak Bola.Solo: Tiga Serangkai. Tohar, 2002. Ilmu Kepelatihan Lanjut. Semarang: FIK UNNES. Yogyakarta: PT Rineka Cipta.
CATATAN NIKAH MENURUT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF INDONESIA Iqbal, Muhammad
Jurnal Mentari Vol 14, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Marriage has a vital value in personal life, family and social life. The act No.1, 1974 about marriage and its various directions for use, requires all citizen to register their marriage at a legal institution (The office of religious affair) in order to have legal force. However, Islamic law does not require the registration of marriage because, in Islamic law it is more important to fulfill the obligatory rules of marriage it self. The discussion in this writing aims to explore the position of marriage registration in Islamic Law Perspective and Positive Law in Indonesia. Key words: marriage registration, legal force women and children protection.     DAFTAR  PUSTAKA Buku Hamid Sarong, 2010, Hukum Perkawinan Islam di Indonesia, Yayasan Pena, Banda Aceh.Mukti Arto, 1996, Masalah Pencatatan Perkawinan dan Sahnya Perkawinan, Mimbar     Hukum No.26 TahunVII, Jakarta. Ahmad Rafiq, 1998, Hukum Islam di Indonesia, Rajawali Pers, Jakarta. Amiur Nuruddin dan Azhari Akmal Tarigan, 2006, Hukum Perdata Islam di Indonesia, Kencana,   Jakarta. Ainur Rafiq (ed), 2002, Menggagas Paradigma Ushul Fiqih Kontemporer, Ar-Ruzz, Yogyakarta. M. Atho Mudzhar, 1998, Membaca Gelombang Ijtihad Antara Tradisi dan Liberasi, Titian ilahi Pers, Jakarta. M. Yahya Harahap, 1975, Hukum Perkawinan Nasional, Cet. I, Zahir Trading, Medan.   Peraturan Perundang-Undangan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 tentang Pelaksanaan Undang-Undang  Nomor 1 Tahun 1974 Tentang  Perkawinan. Inpres Nomor 1 Tahun 1991 Tentang Kompilasi Hukum Islam.  
IS IT IMPORTANT TO TEACH THE CULTURE OF ENGLISH WHEN WE TEACH ENGLISH? Farisa, Lina
Jurnal Mentari Vol 14, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belajar bahasa yang baik dapat ditempuh dengan mempelajari budaya dari bahasa tersebut. Pembelajaran sebuah bahasa tidak akan sempurna tanpa menguasai budayanya.  Namun, hal ini berbeda dengan  pengajaran bahasa Inggris. Bahasa Inggris  merupakan bahasa lingua franca dunia,  yaitu bahasa yang dipakai  oleh orang–orang berbeda bahasa ibunya untuk saling berkomunikasi dengan berbagai tujuan. Hal ini menyebabkan timbulnya variasi bahasa Inggris yang digunakan oleh orang dari berbagai macam negara dan akhirnya terbentukalah berbagai macam jenis bahasa Inggris yang baru atau “New Englishes” dan aksen yang berbeda-beda. Akan membingungkan buat guru yang mengejarkan bahasa Inggris di sekolah dan menimbulkan pertanyaan seperti “Apakah penting mengajarkan budaya dari bahasa Inggris kepada murid dan budaya dari negara mana yang harus diajarkan kepada murid ketika seorang guru mengajarkan bahasa Inggris karena bahasa Inggris tidak  hanya milik negara Amerika dan Inggris saja, tetapi juga negara-negara lain juga memiliki hak yang sama terhadap bahasa Inggris. Tulisan ini mencoba untuk memberikan satu sudut pandang terhadap pengajaran budaya dari bahasa Inggris dan mencoba memberikan alternatif terhadap pembelajaran budaya bahasa Inggris. Kata kunci: belajar bahasa Inggris, budaya, lingua franca dunia REFERENCES Canagarajah, S, 2006, An Interview with Suresh Canagarajah, in R.Rudby & M. Saraceni (ed.), English in the world, continuum, New York, pp. 200-211Decapua, A & Wintergerst AC 2010, Crossing Cultural in LanguageClassroom, The University of Michigan Press, United States of America.Gupta, AF 2006, ‘Standard English in the world’, in R. Rubdy & MSaraceni (ed.), English in the World, Continuum, New York, pp.95- 109.Henry, T NA, English as International Language, Topic 2, Study Guide, Melbourne: Deakin University.Holliday, A 2009, ‘The role of culture in English education: keychallenges, Language and Intercultural Communication, Vol.9, no. 3, pp. 144-155.Holmes, J 2008, An Introduction of Sociolinguistics, 3rd edn,PearsonEducated Limited, England.House, J 2003, ‘English as Lingua Franca: A threat toMultilingualism?’, Journal of Sociolinguistics, vol.7, no. 4, pp. 556-578.Kirkpatrick, A 2006, ‘Which Model of English: Native- speaker,Nativized or Lingua Franca?’, in R. Rubdy & M Saraceni (ed.),English in the World, Continuum, New York, pp.71- 83.Kuo, I-C 2006, ‘Addressing the Issue of Teaching English as a Lingua Franca’, ELT journal, vol. 60, no.3 p. 213-221McArtthur, T 2003, Oxford Guide to World English, Oxford University Press, New York.McKay, SL 2002, ‘English as An International Language’,TeachingEnglish as An International Language: Rethinking Goals and Approaches, Oxford University Press, pp. 5- 25.Ronowicz, E 2007, ‘Introduaction’, in E Ronowicz & C Yallop (ed.),English: one Language, Different Cultures, Continuum, Newyork, pp.1- 23.Rudby, R & Sarceni, M 2006, ‘An Interview with Tom McArthur’, in R.Rubdy & M Saraceni (ed.), English in the World, Continuum, New York, pp.21- 31.Trudgill, P 1999, ‘Standard English: What it isn’t’, in T Bex & RJ Watts(ed.), Standard English: the Widening Debate, Routledge, New York, pp. 117-128.Ur, P 2010, English as Lingua Franca and Some Implication for English Teachers, Retrieved: 12 Mei 2010,
KETERAMPILAN BERMAIN BOLA BASKET Razali, Razali
Jurnal Mentari Vol 14, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan motorik merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam pendidikan jasmani dan olahraga, khususnya dalam bermain bola basket. Keterampilan motorik merupakan perwujudan dari kebenaran mekanika tubuh yang berpengaruh terhadap efisiensi penggunaan tenaga. Keterampilan motorik juga dapat dipahami sebagai indikator dari tingkat kemahiran atau penguasaan sesuatu yang memerlukan gerak tubuh. Dengan kata lain, semakin baik keterampilan yang ditampilkan oleh seorang individu, maka individu tersebut semakin terampil. Salah satu foktor penting yang harus dimiliki oleh setiap pemain bola basket adalah penguasaan keteterampilan motorik bermain bola basket. Tanpa memiliki keterampilan yang memadai, seseorang tidak dapat bermain bola basket dengan baik. Keterampilan  permainan bola basket  yang dimaksud terdiri atas (1) mengoper bola (passing), (2) pivot (pivoting) (3) menangkap bola (catching), (4) menggiring bola (dribbling), dan (5) menembak bola (shooting) merupakan keterampilan dasar yang harus dikuasai oleh pemain bola basket. Kata kunci: keterampilan bermain, bola basket     DAFTAR PUSTAKA Abdullah, Arma. Olahraga untuk Pelatih, Pembina dan Penggemar. Jakarta: Sastra Hudaya, 1981 Barnes, Mildred J.  Women´s Basketball.  Boston: Allyn and Bacon, Inc., 1980 Dribbling. http://www.ken-lindsay.com/dribble.htm Hay, G. Hay. The Biomechanics of Sports Techniques. New Jersey: Prentice-Hall, Inc., 1993 Individual Skill. http://www.ken-lindsay.com/skills.htm Lambert, Alan. Teaching the Passing Game: Transferable Offensive Skill. http://www.bbhighway.com/Talk/Coaching Box/Clinics/ PGame intro. asp. Lindsay dan Gaze Andrew. Winning Basketball: A Training Manual for Team Players and Coaches. Australia: Viking O’Neil, 1990 Magill, Richard A. Motor Learning Concepts and Applications.  Iowa: W.C. Brown Publishers, 1985 Mc Guire, Frank. Bola basket: Taktik Menyerang dan Teknik Bertahan. Semarang: Dahara Prize, 1986 Rahantoknam, B Edward. Belajar Motorik Teori dan Aplikasinya.  Jakarta: Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Ditjen Dikti Depdikbud, 1988 Schimidt, Richard A. Motor Learning and Performance from Principles to Practice. Illionis: Human Kineticks Publishers Inc., 1991 Seidel, Beverly L, dkk.  Sports Skills: A Conceptual Approach to Meaningful Movement.  Dubuque, Iowa: Wm. C. Brown Company Publishers, 1980 Sugiyanto. Belajar Gerak. Jakarta: Pusat Pendidikan dan Penataran Koni Pusat, 1993 Wissel, Hal. Basketball: Step to Succes.  Canada: Human Kinetics Publisher, Inc., 1994 Zumerchik, John. Encyclopedia of Sport Science.  New York: MaCmillan Library Reference, 1997  
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS VII SMP 1 KUTA BARO ACEH BESAR MELALUI IMPLEMENTASI MODEL TPS DENGAN PENDEKATAN CTL Khairiyah, Khairiyah
Jurnal Mentari Vol 14, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk meningkatkan prestasi belajar siswa aspek berbicara diupayakan melalui pengimplementasian salah satu model pembelajaran aktif dan pendekatan kontekstual. Berdasarkan kriteria tersebut, rumusan masalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini adalah “Bagaimanakah implementasi model TPS (Think Pair and Share) dengan pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning) yang dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas VII SMP? PTK ini dilaksanakan di kelas VII SMP Negeri 1 Kuta Baro Aceh Besar pada tahun 2010, dengan jumlah siswa 20 orang. PTK yang dilaksanakan selama dua siklus ini telah behasil meningkatkan keterampilan berbicara siswa, dengan hasil  yang diperoleh sebagai berikut: (1) Jumlah siswa yang aktif berbicara meningkat dari 60% pada siklus pertama menjadi 90% pada siklus kedua, (2) Banyaknya siswa yang berpersepsi positif terhadap kegiatan pembelajaran berbicara pada akhir siklus pertama tercatat 61,67% dan pada akhir siklus kedua meningkat menjadi 72,78%, (3) Skor rata-rata keterampilan berbicara pada pertemuan pertama siklus pertama adalah 56,5 dengan jumlah siswa yang tuntas 35%, pada pertemuan kedua, skor rata-rata mereka meningkat menjadi 66,4 dengan jumlah siswa yang tuntas 55%, dan pada akhir siklus kedua skor rata-rata kelas menjadi 68,5 dengan jumlah siswa yang tuntas 70%. Sungguhpun keterampilan berbicara siswa meningkat, namun jumlah siswa yang tuntas belum mencapai 85% sesuai dengan indikator yang ditetapkan.   Kata kunci: aspek berbicara, model TPS, pendekatan CTL, penelitian tindakan kelas.     DAFTAR PUSTAKA Depdiknas. 2008. Panduan Penyusunan Portofolio. Jakarta: Dirjen Dikti Depdiknas. 2008. Penelitian Tindakan Kelas, Bintek SMP 2008. Jakarta DePorter, et. al. 2005. Quantum Teaching. Terjemahan Ary Nilandari. Bandung: PT. Mizan Pustaka. Ibrahim, et. al.   2000.  Pembelajaran Kooperatif. Surabaya : Universitas Negeri Malang Mukhtar, dan Martinis Yamin. 2007. Sepuluh Kiat Sukses Mengajar di Kelas. Jakarta: Nimas Multima Nurhadi, 2002. Pendekatan Kontekstual (Contextual Teaching and Learning). Jakarta : Depdiknas Rustana, Cecep E., 2002. Manajemen Peningkatan Mutuberbasis Sekolah. Jakarta, Depdiknas Shadiq, Fajar. 2000. “Implikasi Konstruktivisme dalam Proses Pembelajaran”, Pelangi Pendidikan, Vol. 2 Nomor, Tahun 1999/2000. Jakarta: Proyek PPM-SLTP Depdiknas. Slavin, Robert E., 2005. Cooperative Learning. Tokyo : Allyn and Bacon Tarigan, Djago, dkk. 1998. Pengembangan Keterampilan Berbicara. Jakarta: Depdikbud. Tarigan, HG. 1990. Berbicara Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa. Yani, Bainuddin, 2005. “Peranan Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning ) dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Matematika Siswa SMP Aceh Besar”, dalam Jurnal Mon Mata, Vol. 7 No. 1, Maret 2005, pp. 50-61. Lembaga Penelitian Universitas Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh.
KONSEP SUBJEK DIDIK MENURUT PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM DAN TEORI-TEORI BARAT (TELAAH TERHADAP PERKEMBANGAN INTELEKTUAL MANUSIA) Daud, Yusri M
Jurnal Mentari Vol 14, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam tampil melalui tujuan dengan konsepsi ketuhanan. Suatu konsep yang berhubungan dengan ketuhanan memiliki berbagai keutamaan yaitu bersumber pada kesempurnaan illahi sehingga sifat pendidikannya pun sempurna. kesempurnaan itu memiliki selurh aspek kehidupan. maka pendidikan Islam akan lebih sempurna  kerena  keberadaan referansi atau sumber pendidikan Islam  merupakan sumber utama yaitu Al-Quran dan Al-Sunah. Kehadiran tiori-tiori Barat dalam dunia pendidikan  lebih mengedepankan pemikiran dan percaya pada rasionalitas, metode ilmiah adalah satu-satunya metode untuk mengetahui realitas mementingkan objektivitas artinya tidak ada bias hanya tergantung pada bukti-bukti yang ada, tidak ada pertimbangan subjektivitas ini semua bermuara kepada modern. Sedangkan perkembanagan intelektual manusia dalam perjalanan hidupnya mengalami perkembangan yaitu proses perubahan yang berlangsung terus menerus sejak terjadi pembuahan hingga meninggal dunia. Adapun perubahan-perubahan yang terjadi daalam perkembangan individu tersebut dapat terjadi karena dua hal yaitu kematangan dan belajar. Setiap anak menjadi dewasa melalui proses pertumbuhan dan perkembangan secara bertahap mengenai keadaan fisik, social, intelektual, moral, dan mentalnya. mereka berkembang, dan mempunyai cara-cara memahami, bereaksi, dan mempersepsi yang sesuai dengan usianya. Pada setiap perkembangan terdapat seperangkat tugas perkembangan yaitu tugas-tugas yang harus diselesaikan oleh individu yang terdapat pada suatu tahap perkembangan. Kata kunci: subjek didik, pendidikan Islam, teori-teori barat, intelektual     DAFTAR PUSTAKA Al-Quranul Karim Abdurrahman An Nahlawi (1995) Pendidikan Islam Dirumah Sekolah dan Masyarakat, Gema Insani Press, Jakarta Arnold Toyabea (1957) A Study of History Oxford: Oxford University Press George R.Knigh (1982) Issues and Alternativesn of Educational Fhilosophy, Michigen Andrews University Press Fritjol Capra (1997) Titik Balik Peradaban Sains, Masyarakat dan Kebudayaan. Terj. Tim Bentang Budaya, Bentang Husin Heriyanto (2003) Paradigma Holistik Dialog Filsafat, Sains, dan kehidupan menurut  Shadra dan Whitehead, Teraju  Jakarta John S.L. Blowets (Ed) John Deway, His Thought and Infleence (New York, Fordham University Press) Kamaruddin Hidayat (2000) Agama dan kegalauan Masyarakat, Paramadinah, Jakarta Muhammad Athiyah al-Abasyi, Al-Tarbiyah Wa Falasifatuha, Mesir Isa Babial Habibi,tt M.Ngalim Purwanto (1991) Psikologi Pendidikan, PT Remaja Rosda Karya Bandung Nurkhalis Majid (2000) Islam Doktrin dan Kemodernan, Paramadina Jakarta Rusli Karim (1992) Agama dan masyarakat Industri Modern. Media Widya Mandala, Yogyakarta. Sultan akdir Ali Syahbana (1992). Pemikiran Islam dalam Menghadapi Globalisasi dan Masa depan Umat  Manusia. Bulan Bintang, Jakarta. Simu ( 1991) Islam dan Masyarakat Modern, Pustaka  Pelajar, Yogyakarta Tatang Syarifuddin (2009) Landasan Pendidikan, Direktoral Jenderal Pendidikan Islam Depag RI. Yunahar Ilyas, dkk (1999) Pendidikan Dalam Perspektif Al-Quran, Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam, Yogyakarta. Yelonis dan Weinstein  W.G (1977) A Teacheris Wold Psykology in The Clasrom, Ma Crown Hill Intermatinal Book Company, Tokyo. Zuhairini dkk (1992) Sejarah Pendidikan Islam, Bumi  Aksara Jakarta.
KONDISI SOSIAL EKONOMI KELUARGA PENDERES KARET DI KECAMATAN TAMIANG HULU KABUPATEN ACEH TAMIANG Raihani, Raihani
Jurnal Mentari Vol 14, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study entitled "Socio-Economic Conditions in the Village Family Penderes Rubber New Bandar Aceh District Tamiang Hulu Tamiang" aims to Know The Rubber Penderes Socioeconomic Conditions in the village of Bandar Baru. Types of research used in this research is descriptive method with qualitative approach. The population in this study is all the rubber in the village of Bandar penderes New 275 heads of households and sample as many as 27 heads of families taken by random sampling. Data collection techniques used library research and field research with the techniques of data collection by way of observation, documentation and questionnaires. Furthermore, the techniques of data analysis using the percentage formula P = x100%. The results showed that the socio-economic conditions in the village of rubber penderes New Bandar Aceh District Tamiang Tamiang Hulu is still modest compared with other communities in general. while the large rubber penderes income earned each month by an average of Rp 2,444,444.00 and they have been insufficient to meet their needs every day. Furthermore the problems faced in conducting its activities penderes rubber is the rainy season which affects the production of rubber latex per day. Thus, it was indicated that the rubber penderes family or the village of New Airport District Tamiang Hulu regency of Aceh Tamiang have socio-economic conditions are considered. This is consistent with the theory put forward by Suyitno (2005:19): "Indications of a society that has a low socio-economic conditions over more revenue in terms of society itself". Key words: the condition, social and economic     DAFTAR PUSTAKA   Adionda. 2005. “Kandisi Sosial Petani di Kecamatan Pegasin Kabupaten Aceh Tengah.” Skrisi. FKIP Unsyiah, Darussalam, Banda Aceh. Arikunto, Suharsimi. 2003. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Ed. rev., cek 14. Jakarta: PT Rineka Cipta. Ayuini, Safrida. 2006. “Kondisi Ekonomi Petani Padi di Kecamantan Jeumpa.” Skripsi. FKIP Unsyiah, Darussalam, Banda Aceh. Golthorpe, J. E. 2002. Sosiologi Dunia Ketiga, Kesenjangan dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia. Hasibuan, Melayu. 2007. Ekonom Pembangunan dan Perekonomian Indonesia. Bandung: Armico. Ikatan Akuntansi Indonesia. 2004. Kamus Akuntansi Indonesia. Bandung: Tarsito. Kadariah. 2008. Pengantar Akuntansi Proyek. Jakarta: FE UI. Mahmud, Syamsuddin. 2006. Dasar-Dasar Ilmu Ekonomi dan Koperasi Indonesia. Edisi II. Intermasa Banda Aceh. Mubyarto. 2005. Pengantar Ekonomi Pertanian. LP3ES. Jakarta. Mulyadi, 2003. Ekonomi Sumber Daya Indonesia dalamPerspektif Pembangunan. Pitomo, 2002. Pengantar ekonomi sumber daya manusia. LPFE UI, Jakarta. Poerwadarminta, W.J.S. 2006. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pusataka. Schumacher, E.F. 2007. Kecil Itu Indah. Jakarta: LP3ES. Sihotang, P. 2003. Ekonomo Bisnis. Yogyakarta: Penerbit Andi Offset. Simanjuntak, Payaman. 2005. Pengantar Ekonomi Sumber Daya       Manusia. Jakarta: LP3ES. Soedijono, 2002. Ekonomi Pembangunadan Perekonomoian Indonesia.  Bandung: Armico. Soemardjan, Selo. 2000. Kemiskinan Struktural, Suatu Bunga Rampai. Jakarta: LP3ES. Sudjana. 2005. Metode Statistik. cetak ulang ketiga edisi Ke-6. Bandung: Tarsito. Sukirno, Sadono, 2005. Pengantar Ilmu Ekonomi. Jakarta: FE UI. Suparmoko, Irawan. 2007. Ekonomi Pembangunan. Yogyakarta: Liberty. Suyasa, I Made. 2000. Pelajaran Ekonomi Koperasi SMP. Bandung: Ganeka Exact. Todaro. 2001. Economics fo a Developing World, Longman.
KINERJA GURU PASCASERTIFIKASI (Kebijakan Sertifikasi Guru dan Dampaknya Terhadap Kinerja Guru: Studi Kasus pada Madrasah di Kecamatan Darussalam dan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar) Saleh, Rahmat
Jurnal Mentari Vol 14, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Indonesian Government through a Ministry of Culture and Education as well as a Ministry of Religions released a Teacher Certification Program in 2007. One side, the program has responded well to improve the quality of teachers’ prosperity by providing them additional allowance as much as their monthly salary. However, on the other side, several isssues have been arisen in the field which questioning wether the program has met goals well or not. Those issues such as bad practice in preparing portfolios, financial matter and technical aspect in withdrawing a stipend, impact toward teachers’ teaching competency, and including lack of capacity development program after teachers were declared as certified teachers.  This is a qualitative research with approach of public policy analysis. The research focuses on a case study in two sub-disctricts in Aceh Besar by conductiong in-depth interviews with purposed key informants representing the schools and policy makers. The result of this research does not have intention to generalize condition throughout Aceh province but could be a critical findings responding on Teacher Certification Program. Key words: certification program, to improve the quality DAFTAR PUSTAKA Buku/e-book Ismail, Rizabuana, (2009). Metode Penelitian Kualitatif; Dasar-dasar Pemikiran Melakukan Penelitian Sosial Dengan Pendekatan Grounded Research, USU Press. Kunto, A.S. (2006), Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Rineka Cipta. Mulya, E. (2009), Standar Kompetensi dan Sertifikasi Guru, Bandung, Rosdakarya. Samani, M, (2006), Mengenal Sertifikasi Guru di Indonesia, Surabaya. Asosiasi Peneliti Pendidikan Indonesia NBPTS 2002 Five Core Propotiotions. www.nbpts.org Sukardi. (2005). Metodologi Penelitian Pendidikan, Kompetensi dan Praktiknya, Bumi Aksara. Santana K, Septiawan. (2007). Menulis Ilmiah: Metode Penelitian Kualitatif, Yayasan Obor Indonesia. Widoyoko. (2008), Peran Sertifikasi Guru dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Purworejo. Widoyoko. (2008), Analisis Pengaruh Kinerja Guru Terhadap Motivasi Belajar Siswa, Universitas Muhammadiyah Purwerejo Wibowo, M.E., (2006), Pengantar Manajemen Perubahan, Bandung, Alfabeta. Media “Guru Madrasah Nantikan Tunjangan Sertifikasi”, Kompas, 26 Maret 2009 “Guru Depag di Pidie Aceh Belum Dapat Tunjangan”,  Tribunenews. com, 26 Maret 2010 “PGRI Aceh Tidak Tahu Jumlah Guru Bersertifikat”, Kompas, 30 Maret 2009 “Alamak..Lulus Sertifikasi Bukan Jaminan Terima Tunjangan”, Kompas, 8 September 2009 “Depag Aceh Dituding Bungakan Uang Guru”, Kotras, 2 September 2009 “Ribuan Guru Belum Terima Tunjangan Sertifikasi”, Serambi Indonesia, 2 September 2009 Data Primer Wawancara dengan guru dan pemangku kepentingan di lingkup Aceh Besar.
KONTRIBUSI KELENTURAN TERHADAP KEMAMPUAN LOMPAT TINGGI GAYA FLOP PADA MAHASISWA PENJASKESREK UNIVERSITAS SYIAH KUALA ANGKATAN 2011 Bustamam, Bustamam
Jurnal Mentari Vol 14, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lompat tinggi merupakan suatu gerakan melompat melewati mistar dengan lompatan setinggi-tingginya dengan menggunakan matras sebagai  tumpuan. Sasaran dan tumpuan lompat tinggi ádalah untuk mencapai jarak lompatan setinggi mungkin ke sebuah letak pendaratan atau matras. Jarak lompatan diukur dari tiang penyangga sampai batas tertinggi dari mistar. Dalam lompat tinggi terdapat beberapa macam gaya yang umum dipergunakan oleh para pelompat yaitu gaya flop. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional (Corelation research). Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa penjaskesrek Universitas Syiah Kuala angkatan 2011 yang berjumlah 202 mahasiswa, sedangkan pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling yaitu diambil sebesar 15% dengan jumlah 30 mahasiswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran lapangan dengan proses pengambilan data diambil dari tes kayang dengan tes kemampuan lompat tinggi gaya flop. Pelaksanaan pengukuran kelentukan dilakukan dengan menggunakan tes kayang. Data yang diperoleh dianalisis dengan rumus korelasi product moment, serta uji statistik (uji t) pada taraf signifikansi 95%. Hasil analisis data diperoleh nilai korelasi nilai r x = 0,42 > r tabel = 0,36 artinya terdapat hubungan. Sedangkan nilai t hitung = 2,45 > nilai t tabel = 2.048 artinya hipotesis yang diajukan terdapat hubungan antara kelentukan dengan kemampuan lompat tinggi gaya flop pada mahasiswa penjaskesrek Universitas Syiah Kuala angkatan 2011. Dengan demikian, terdapat kontribusi yang signifikan antara kelenturan dengan kemampuan lompat tinggi gaya flop pada taraf kepercayaan 95%. Kata kunci :   kelenturan, lompat tinggi gaya flop     DAFTAR PUSTAKA   Amir, Nyak (2010), Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Banda Aceh: Syiah Kuala UniversityPress. Arikunto, S (1992). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta. ------------, (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta Edisi VIII. Bompa, Tudor O. (1983). Theory and Methodology Of Training. IOWA: Kendall/Hunt Publishing Company. Carr, Gerry A. (2003). Atletik untuk Sekolah. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada. Depdikbud. (1995). Alat-alat Tes dan Pengukuran Pendidikan Jasmani dan Penggunaannya. Jakarta: Depdikbud. Dwijowinoto, Kasiyo. (1993). Dasar-dasar Ilmiah Kepelatihan. Semarang: IKIP Semarang Press. Faisal, Sanapiah. (1982), Metodologi Penelitian Pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional. Harsono. (1988). Coaching dan Aspek-aspek Psikologis Dalam Coaching, Jakarta: CV. Tambak Kusuma. Ismaryati. (2009). Tes dan Pengukuran Olahraga. Surakarta: Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) UNS dan UPT Penerbitan dan Pencetakan UNS (UNS Press). Janssen, Thompson. (1983). Pengenalan Kepada Teori Pelatihan. Jakarta: PASI. Johnson, B (1986), Practical Meansurement Evaluation in Physical Education, Publising Company. Kosasih, Engkos (1985). Olahraga Teknik dan Program Latihan. Jakarta: CV. Akademika Pressindo. Maksum, Ali. (2007). Tes dan Pengukuran dalam Olahraga. Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Semarang. Nurhasan. (2001). Tes dan Pengukuran dalam Pendidikan Jasmani. Jakarta: Depdiknas. Sajoto (1988), Peningkatan Kondisi Fisik dalam Olahraga, Dahara Prize, Semarang. Subagyo, Joko. (1991). Metode Penelitian dalam Teori dan Praktek. PT. Rineka Cipta. Jakarta. Sudjana (1992). Metode Statistika, CV. Tarsito, Bandung. Sugiyanto. (1994). Perkembangan dan Belajar Gerak. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta. Suharno. (1993). Ilmu Choaching Umum. FPOK IKIP Yogyakarta. Yogyakarta. ………... (1985). Ilmu Kepelatihan Olahraga. FPOK IKP Yogyakarta. Yogyakarta. Sukardi (2003), Metodologi Penelitian Pendidikan, PT Bumi Aksara, Jakarta. Surachmad, Winarno. (1992).  Pengantar Penelitian Ilmiah. Bandung: Tarsito. Zainuddin. M (1988). Metode Penelitian. Surabaya: Universitas Airlangga.  
PEMETAAN DAN PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DALAM MATA PELAJARAN EKONOMI BERDASARKAN HASIL UJIAN NASIONAL DI KABUPATEN BENER MERIAH DAN ACEH TENGAH Raihani, Raihani
Jurnal Mentari Vol 15, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research was motivated by the fact the results of National Examination (UN) in the District and Central Aceh highlands where the absorptive capacity of students between the Basic Competence (KD) in a subject is not the same. Certain KD has a low absorption and consistent every year. This study aims to: i) Obtain a map of the competence of high school students in the district of Central Aceh highlands and in the subjects that are the UN, ii) Assess the reasons of failure/success of students in mastering a specific competency in each subject, iii) Determine the model appropriate problem-solving to address the problem sfound. The method used is the servey with Grounded Research approach. The research was carried out in high school in the district and the highlands of Central Aceh. Each of the three school districts selected for the sample schools, namely Takengon SMA 1, SMA 3 and SMA 5 Takengon Takengon in Central Aceh district. While in the highlands district elected Bandar SMA 1, SMA 2 buckle elephant, and a high school hill. Research outputs expected are: i) Current student competence, acquired through the documentation of students´ absorption in the UN in the last 3 years on all of the sample, ii) Factors causing the students have not been able to achieve absorption of> 60% explored through in-depth interviews with teachers, wakasek curriculum, the school principal, head of administration, and students, and iii) solisi alternative offered, obtained through interviews and FGDs. The results showed consistently in the last three years, there is a problematic KD (UN absorption <60%) of each subject in the UN-in the District and the highlands of Central Aceh. The percentage of the amount of KD is problematic varies greatly, and Economics subjects as the eyes pelajarang recorded with the highest percentage of the amount of KD problematic in the District and the highlands of Central Aceh. All KD problematic in every subject which is the UN has successfully created a map of competence. Factors that cause students not yet able to achieve completeness (absorption <60%) are generally nearly equal between domonan namely: lack of facilities/infrastructure to support learning, lack of teacher competence both professional competence and pedagogic competencies, allocation of teaching time is not right, students are not skilled at analyzing and work on the problems of high level thinking skills, and mismatch. Offered alternative solutions to address the various factors that cause failure are: continuous teacher professional development (CPD) through lesson study, the correct preparation of the syllabus, to complete the facilities/infrastructure to support learning, training and workshop models of innovative learning, reinforcement learning materials, especially KD problematic, monitoring and evaluation of teacher performance on an ongoing basis by the principal and school superintendent. Keywords: mapping, competence, National Examination (UN)     DAFTAR PUSTAKA Mulyana. 2003. Kurikulum Berbasis Kompetensi (Konsep, Karakteristik dan Implementasi). Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Mulyasa, E. 2006. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidkan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Bloom, B. Human Characteristics and School Learning, (New York: Mc. Grow Hill). Dimyati dan Mudjiono. 1999. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta. Himalik, O. 2006. Proses Belajar Mengajar. Bandung: Bumi Aksara. Idris, J. 2005. Analisis Kritis Mutu Pendidikan. Yogyakarta: Suluh Press. http://pendidikan.blogspot.com/2010/12/konsep-membuat-rumusan-indicator-hasil.html, (Diakses pada tanggal 12 Maret 2011). Dalyono. 2008. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta. Firdaus. 2005. “Faktor-Faktor Penyebab Rendahnya Minat Orang Tua untuk Melanjutkan Pendidikan Anak ke Sekolah Menengah Pertama (Studi Kasus di Sekolah Dasar Negeri Lubuk Sengkuang Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin)” Skripsi tidak dipublikasikan. Palembang: Universitas Sriwijaya. Gunawan, Ary H. 2000. Sosiologi Pendidikan: Suatu Analisis Sosiologi tentang Pelbagai Problem Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta. Tirtarahardja, Umar dan La. Sula. 2000. Pengantar Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.  

Page 9 of 29 | Total Record : 286