cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Maternitas
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 73 Documents
Akupresur pada Ibu Menyusui Meningkatkan Kecukupan Asupan Asi Bayi di Kecamatan Mungkid Tahun 2014 Saniyati Cholifah; Heni Setyowati ER; Reni Mareta
Jurnal Keperawatan Maternitas Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Keperawatan Maternitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Maternitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.358 KB)

Abstract

Gizi kurang pada bayi dapat menyebabkan berat badan tidak meningkat dan pertumbuhan serta perkembangan bayi akan lamban. Kurangnya asupan gizi pada bayi, salah satunya disebabkan oleh tidak tercukupinya ASI. Tindakan yang dapat digunakan salah satunya dengan akupresur. Akupresur dapat meningkatkan kecukupan ASI pada bayi. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh akupresur pada ibu menyusui terhadap kecukupan ASI pada bayi.Metode : Jenis penelitian ini menggunakan kuasi eksperimendengan desain pre and post test control group design. Hasil: Dari hasil uji menunjukan ada perbedaan kecukupan ASI yang signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan mean different 14.12 dan nilai p 0,000 (p value < α 0,05). Simpulan :Akupresur dapat meningkatkan kecukupan ASI pada bayi. Saran : Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan memberikan akupresur pada ibu menyusui untuk meningkatkan kecukupan ASI pada bayi.
Hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi di Desa Bebengan Kecamatan Boja Kabupaten Kendal - Anggorowati; Fita Nuzulia
Jurnal Keperawatan Maternitas Vol 1, No 1 (1): Jurnal Keperawatan Maternitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Maternitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.83 KB)

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan terbaik bagi bayi. ASI bermanfaat untuk perkembangan otak bayi karena otak bayi akan semakin baik apabila bayi banyak meminum ASI. Selama ibu menyusui agar tercapai pemberian ASI eksklusif ibu membutuhkan dukungan, salah satunya yaitu dukungan keluarga. Dukungan keluarga sangat berperan dalam kelancaraan proses menyusui dan pemberian ASI.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi di Desa Bebengan KecamatanBoja Kabupaten Kendal.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi. Pendekatan yang digunakan adalah cross sectional. Subyek penelitian ini adalah ibu-ibu yang menyusui dan mempunyai bayi berusia 6-12 bulan di Desa Bebengan Kecamatan Boja Kabupaten Kendal pada bulan Juni 2011. Tekhnik pengambilansampel adalah tekhnik sampling jenuh / total populasi dengan jumlah sampel 34 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Dari hasil uji statistik Kendal tau diperoleh nilai value = 0,003 ( <0,05), maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan pemberian ASIeksklusif pada bayi. Dukungan keluarga mempunyai hubungan dengan suksesnya pemberian ASI eksklusif pada bayi, hal ini didukung oleh pengetahuan keluarga tentang pemberian ASI yang baik.Ibu menyusui perlu meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi dalam memberikan ASI, menambah pengetahuan tentangpemberian ASI yang benar melalui penyuluhan di tempat pelayanan kesehatan.Kata kunci :ASI eksklusif, dukungan keluarga, pengetahuan, motivasi
Hubungan Komunikasi Ibu dengan Perkembangan Personal Sosial Anak Usia Prasekolah di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal Mardi Putra Bantul Umrotul Hafidhoh Hadiningrum; Fitria Primi Astuti; Eko Susilo
Jurnal Keperawatan Maternitas Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Keperawatan Maternitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Maternitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.516 KB)

Abstract

Perkembangan personal sosial merupakan aspek yang sangat penting pada usia prasekolah. Masalah perkembangan personal sosial anak prasekolah diantaranya anak tidak mempunyai kemampuan bersosialisasi dan kemandirian mencapai 48,4% pada anak usia prasekolah. Komunikasi ibu menjadi faktor penting untuk perkembangan anak, dikarenakan komunikasi ibu merupakan dasar untuk anak dapat mandiri, bersosialisasi dan berinteraksi dengan lingkungan.Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan komunikasi ibu dengan perkembangan personal sosial anak usia prasekolah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional dan besar sampel 75 responden dengan menggunakan teknik Proportional Random Sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner terstruktur dengan analisa data univariat dan bivariat dengan Chi Square pada tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil uji statistik menunjukkan sebagian besar responden memiliki komunikasi yang baik yaitu sebanyak 64 orang (85,3%), dan perkembangan personal sosial menunjukkan bahwa 64 anak (86,7%) mempunyai perkembangan personal sosial baik. Uji bivariat menunjukkan p value 0,000≤0,05. Ada hubungan yang signifikan antara komunikasi ibu dengan perkembangan personal sosial anak usia prasekolah.
PENGARUH SENAM DISMENORE TERHADAP PENURUNAN DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI DESA SIDOHARJO KECAMATAN PATI Rofli Marlinda; Rosalina -; Puji Purwaningsih
Jurnal Keperawatan Maternitas Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Keperawatan Maternitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Maternitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.143 KB)

Abstract

Dismenore adalah gangguan fisik pada wanita yang sedang menstruasi berupa gangguan nyeri / kram perut. Kram tersebut terutama dirasakan di daerah perut bagian bawah menjalar ke punggung atau permukaan dalam paha. Pencegahan yang dapat dilakukan dengan cara melakukan senam atau disebut dengan senam dismenore. Latihan – latihan olahraga yang ringan seperti senam sangat dianjurkan untuk mengurangi dismenore. Senam merupakan salah satu teknik relaksasi yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri karena saat melakukan senam, otak dan susunan saraf tulang belakang akan menghasilkan endorphin, hormon yang berfungsi sebagai obat penenang alami dan menimbulkan rasa nyaman. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen semu dengan desain penelitian non equivalent control group design. Populasi pada penelitian ini adalah remaja putri yang mengalami dismenore yang berjumlah 42 orang. Sampel yang diambil 15 orang untuk masing - masing kelompok kontrol dan perlakuan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Alat pengumpulan data menggunakan lembar observasi senam dismenore dan lembar observasi skala nyeri. Analisa data dilakukan dengan bantuan software SPSS dengan uji nonparametrik Mann-Whitney. Hasil penelitian dengan menggunakan uji nonparametrik Mann-Whitney menunjukkan p-value sebesar 0,041 dan karena p-value 0,041 <  (0,05), maka Ho ditolak yang berarti ada pengaruh senam  dismenore terhadap penurunan dismenore pada remaja putri di Desa Sidoharjo Kecamatan Pati, sehingga senam dismenore dapat digunakan sebagai alternatif terapi non farmakologi untuk penatalaksanaan dismenore.
PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU REMAJA TENTANG SEKS PRA NIKAH - Pawestri; Ratih Sari Wardani; - Sonna
Jurnal Keperawatan Maternitas Vol 1, No 1 (1): Jurnal Keperawatan Maternitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Maternitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.685 KB)

Abstract

Masalah seksualitas pada remaja karena faktor-faktor perubahan-perubahan hormonal yang meningkat hasrat seksualnya. Tingkat perubahan dalam sikap dan perilaku selama masa remaja sejajar dengan dengan tingkat perubahan fisik. Perilaku seks pra nikah nampaknya menjadi salah satu permasalahan yang terbesar dari berbagai kasus kenakalan remaja. Kasus dari tahun-ketahunmenunjukkan peningkatan kejadian seks pra nikah di kalangan remaja. Perilaku-perilaku seks yang terjadi tidak diiringi dengan pengetahuan yang memadai pada diri remaja. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan pengetahuan tentang seks pra nikah dan sikap terhadap seks pra nikah dengan perilaku seks pranikah pada remaja SMA Negeri 1 Godong. Jenis penelitian ini adalah eksplanatory research dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMA Negeri 1 Godong kelas XI sebanyak 369. Teknik sampling yang digunakan adalah proportional random sampling dengan jumlah 79 siswa.Variabel bebasadalah pengetahuan dan sikap sedangkan variabel terikat adalah perilaku.Hasil uji statistik penelitian mendapatkan bahwa pengetahuan siswa sebagian besar dalam kategori baik (96,2%), sikap siswa sebagian besar negatif (54,4%) dan perilaku seks pranikah sebagian besar kurang baik (48,1%). Terdapat adanya hubungan yang bermakna pengetahuan dengan sikap seks (p=0,000). Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan perilaku seksual pranikah (p=0,000). Terdapat hubungan yang bermakna sikap dengan perilakuseksual pada siswa (p=0,017) di SMA Negeri 1 Godong. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan ada hubungan pengetahuan dansikap dengan perilaku seks pra nikah.Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Perilaku, Seks Pranikah
Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Penggunaan Kondom untuk Pencegahan Pms pada Wps di Lokalisasi Kabupaten Semarang Rini Susanti; Chichik Nirmasari
Jurnal Keperawatan Maternitas Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Keperawatan Maternitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Maternitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.223 KB)

Abstract

Penyakit menular seksual (PMS) merupakan salah satu penyakit menular yang menjadi permasalahan kesehatan global karena pola penyakitnya hampir terjadi di semua negara. Hasil survey perilaku BPS dan depkes 2003 dalam Yanti (2011) menunjukkan bahwa kurang dari 10% pelanggan yang memakai kondom secara konsisten pada transaksi seks. Padahal berdasarkan estimasi Depkes (2003) dari 190.000-270.000 WPS saja sudah tejadi 7-10 juta transaksi seks per tahun sehingga dapat diperkirakan berapa banyak transaksi seks yang terjadi bila jumlah WPS lebih dari itu, dan dapat dibayangkan berapa jumlah transaksi seks yang beresiko menularkan PMS dengan tingkat penggunaan kondom yang rendah (kurang dari 10%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Faktor – faktor yang berhubungan dengan penggunaan kondom untuk pencegahan PMS pada WPS dilokalisasi Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian analisis komparatif dengan pendekatan crossectioan untuk mencari beberapa faktor yang berhubungan dengan penggunaan kondom untuk pencegahan PMS, dengan jumlah sampel 90 orang WPS yang dilakukan dengan metode wawancara untuk mengetahui persepsi, sikap dan ketersediaan fasilitas kondon yang menunjang perilaku pencegahan PMS. Sebagian bagian besar persepsi WPS mengenai penyakit menular seksual dalam kategori kurang yaitu sebanyak 47 responden (52,2%).Sebagian besar faktor sikap WPS terhadap tindakan penggunaan kondom untuk pencegahan PMS di lokalisasi kabupaten Semarang dalam kategori baik sebanyak 53 responden (58,9%). Sebagian besar ketersediaan fasilitas yang menunjang perilaku pencegahan PMS di Lokalisasi Kabupaten Semarang dalam kategori selalu sebanyak 72 responden (80,0%). Sebagian besar penggunaan kondom yang menunjang perilaku pencegahan PMS pada WPS di lokalisasi kabupaten Semarang dalam kategori jarang sebanyak 37 responden (41,1%). Tidak ada hubungan persepsi WPS dengan tindakan penggunaan kondom untuk pencegahan PMS pada WPS di lokalisasi kabupaten Semarang (p value: 0,859). Ada hubungan sikap terhadap pencegahan PMS dengan tindakan penggunaan kondom untuk pencegahan PMS pada WPS di Lokalisasi kabupaten Semarang (p value: 0,002). Ada hubungan ketersediaan fasilitas/sarana (kondom) dengan tindakan penggunaan kondom untuk pencegahan PMS pada WPS kabupaten Semarang (p value: 0,000)
Pengaruh Latihan Kegel Terhadap Gairah Seksual Istri pada Masa Menopausedi Desa Banyubiru Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang Budi Linda Utami; Heni Setyowati ER, S.Kp. M.Kes; Kartika Wijayanti, S. Kep. Ns
Jurnal Keperawatan Maternitas Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Keperawatan Maternitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Maternitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.099 KB)

Abstract

Menopause menimbulkan berbagai masalah seksual diantaranya adalah penurunan gairah seksual. Latihan Kegel adalah terapi nonfarmakologi yang dapat dilakukan untuk mengatasinya.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh latihan kegel terhadap gairah seksual istri pada masa menopause. Metode : Jenis penelitian ini menggunakan kuasi eksperimendengan desain case control group pre and post test design. Hasil: Dari hasil uji Mann whitney menunjukan ada perbedaan gairah seksual yang signifikan antara kelompok kontrol dan intervensi dengan nilai p 0,000 (p value < α 0,05). Simpulan : Latihan Kegel meningkatkan gairah seksual istri pada masa menopause. Saran : Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan memberikan terapi nonfarmakologi berupa latihan kegel pada wanita menopause sehingga diharapkan gairah seksual meningkat.
PERSEPSI MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS DIPONEGORO ANGKATAN 2006 JALUR REGULER YANG BERISIKO TERKENA KANKER PAYUDARA TERHADAP PERILAKU “SADARI” Prima Daniyati Kusuma; Dwi Susilawati
Jurnal Keperawatan Maternitas Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Keperawatan Maternitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Maternitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.398 KB)

Abstract

Kanker payudara adalah penyakit yang mematikan di dunia, dimana jumlah penderitanya terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Serangkaian faktor genetik, hormonal dan kemungkinan kejadian lingkungan dapat menunjang terjadinya kanker. Metode pencegahan kanker payudara bisa dilakukan dengan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Metode ini bertujuan untuk mendeteksi dini adanya kanker payudara. Berdasarkan hasil wawancara diperoleh data bahwa ada 7 mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) Universitas Diponegoro memiliki faktor risiko terkena kanker payudara.Belum diketahui secara pasti apakah ketujuh mahasiswa tersebut melakukan SADARI secara rutin setiap bulan atau tidak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui persepsi mahasiswa PSIK Undip yang berisiko terkena kanker payudara terhadap perilaku SADARI. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis dan menggunakan sampel sebanyak 7 orang.Berdasarkan hasil penelitian, terdapat perbedaan persepsi terhadap penting atau tidaknya SADARI bagi mahasiswa PSIK yang memiliki faktor risiko kanker payudara. Hal ini mempengaruhi perilaku untuk melakukan SADARI sebagai upaya mencegah terjadinya kanker payudara. Hambatan dalam melakukan SADARI adalah tidak ada waktu luang, malas, tidak ada fasilitas, lupa, dukungan keluarga kurang dan sulit membiasakannya. Solusi untuk mengatasi hambatan tersebut adalah dengan menumbuhkan niat, mempelajari teori SADARI, berkunjung ke rumah sakit dan adanya dukungan dari orang lain. Mahasiswa PSIK diharapkan memiliki pengetahuan dan persepsi yang benar tentang praktik SADARI untuk mencegah terjadinya kanker payudara.
Gangguan Psikologis pada Ibu Postpartum; Postpartum Blues Machmudah Machmudah
Jurnal Keperawatan Maternitas Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Keperawatan Maternitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Maternitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.681 KB)

Abstract

Kelahiran seorang anak akan menyebabkan timbulnya suatu tantangan mendasar terhadap struktur interaksi keluarga. Bagi seorang ibu, melahirkan bayi adalah suatu peristiwa yang sangat membahagiakan sekaligus juga suatu peristiwa yang berat, penuh tantangan dan kecemasan. Hampir 70% ibu mengalami kesedihan atau syndrome baby blues/postpartum blues, sebagian besar ibu dapat segera pulih dan mencapai kestabilan, namun 13% diantaranya akan mengalami depresi postpartum. Ibu primipara merupakan kelompok yang paling rentan mengalami depresi postpartum dibanding ibu multipara atau grandemultipara. Postpartum blues dapat dipicu oleh perasaan belum siap menghadapi lahirnya bayi dan atau timbulnya kesadaran akan meningkatnya tanggungjawab sebagai ibu. Peran perawat maternitas diperlukan untuk membantu ibu menyesuaikan diri terhadap perubahan fisik, perubahan psikologis dan perubahan peran pada ibu postpartum, baik peran sebagai pendidik, pemberi asuhan, maupun sebagai konselor.
HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA KANKER SERVIK DI RSUD Prof. dr. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO Dian Mardiana; Atun Raudotul Ma’rifah; Arni Nur Rahmawati
Jurnal Keperawatan Maternitas Vol 1, No 1 (1): Jurnal Keperawatan Maternitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Maternitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.939 KB)

Abstract

Mekanisme koping sangat penting digunakan oleh individu untukmemecahkan masalah, koping yang efektif akan membantu individu terbebas daristress yang berkepanjangan. Mekanisme koping memiliki keterkaitan denganrespon individu dalam menghadapi kanker servik.Kualitas hidup pada pasienkanker servik sangat berkaitan dengan strategi koping yang digunakan olehpasien kanker servik di RSUD Prof. dr. Margono Soekarjo Purwokerto.Jenis penelitian ini adalah korelasional dengan rancangan crosssectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pasien kanker servik diRSUD Prof. dr. Margono Soekarjo Purwokerto yang kebetulan ada saatpenelitian dilakukan. Sampel diambil sebanyak 23 pasien kanker servik, denganteknik accidental sampling. Pengumpulan data mengacu pada kuisioner. Analisadata secara univariat, bivariat (Spearman rank). Hasil penelitian ini adanyahubungan antara mekanisme koping dengan kualitas hidup pada penderita kankerservik ( p value 0,009 > α = 0,05) nilai korelasi Spearman rank (0,533).Penderita kanker servik disarankan untuk mengontrol kondisinya dengankoping yang positif, diantaranya dengan menaati perintah dokter, mencariinformasi dan tetap berusaha menuju kualitas hidup yang tinggi.Kata kunci : Mekanisme koping, Kualitas Hidup