cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Maternitas
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 73 Documents
Pengaruh Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan pada Pasien Pre Operasi Di Ruang Wijaya Kusuma Rsud Dr. R Soeprapto Cepu Lestari, Kurniati Puji; Yuswiyanti, Asih
Jurnal Keperawatan Maternitas Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Keperawatan Maternitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Maternitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan merupakan respon adaptif yang normal terhadap stress karena pembedahan. Rasacemas biasanya timbul pada tahap preoperatif ketika pasien mengantisipasi pembedahannya.Untuk mengurangi kecemasan dapat diatasi dengan menggunakan tehnik relaksasi, salahsatunya adalah dengan relaksasi otot progresif.Tujuan umum dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh relaksasi otot progresifterhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien preoperasi di Ruang Wijaya Kusuma RSUDDr. R Soeprapto Cepu.Penelitian ini dilakukan pada tanggal 13 Januari-13 Februari 2014. Jenis penelitian denganmenggunakan Quasi-Experimentone group pre test post test design. Teknik sampling yangdigunakan adalah purposive sampling dengan sampel sejumlah 25 responden.Penelitimenggunakan lembar observasi untuk relaksasi otot progresif. Sedangkan pengukuran tingkatkecemasan menggunakan skala HARS (Hamilton Anxienty Rating Scale).Hasil uji Marginal Homogenity didapatkan nilai p 0,000 (<0,05) yang berarti ada pengaruhrelaksasi otot progresif terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien preoperasi di RuangWijaya Kusuma RSUD Dr. R Soeprapto Cepu, Sehingga disarankan pasien diharapkan mampumelakukannya sendiri dalam pelaksanaan relaksasi otot progresif untuk mengatasi kecemasanyang muncul sewaktu-waktu saat akan dilakukan tindakan operasi.
Pengaruh Pijat Stimulasi Oksitosin Terhadap Let Down Reflek pada Ibu Post Partum di Rumah Bersalin Mardi Rahayu Kalibanteng Semarang Wulandari, Priharyanti; Arifianto, Arifianto; Fajrin, Putri Ana
Jurnal Keperawatan Maternitas Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Keperawatan Maternitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Maternitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarnya air susu yang mengalir melalui saluran kecil payudara dan air susu keluarmenetes disebut dengan refleks let down. Refleks let down sangat dipengaruhi oleh psikologis ibu sepertimemikirkan bayi, mencium, melihat bayi dan mendengarkan suara bayi. Refleks ini dapat distimulasidengan meningkatkan rasa nyaman dan merangsang pengeluaran hormon oksitosin dengan caramelakukan pijat stimulasi oksitosin. Pemijatan ini dilakukan di titik area punggung segaris denganpayudara. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah quasi eskperiment dengan menggunakanrancangan pretest-posttest one group design. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalinsebanyak 30 responden. Teknik pengambilan data dengan cara memberikan kuesioner sebelum di lakukanpemijatan dan setelah dilakukan pemijatan. Hasil penelitian : Menunjukkan sebelum dilakukan pijatstimulasi oksitosin sebagian besar memiliki LDR kurang aktif sebanyak 20 orang (66,7%) dan LDRaktif sebanyak 10 orang (33,3%). Setelah dilakukan pijat stimulasi oksitosin sebagian besar memilikiLDR aktif meningkat sebanyak 19 orang (63,3 %) dan LDR kurang aktif sebanyak 11 orang (36,7%).Hasil uji wilcoxon didapatkan hasil p value = 0,00 (<0,005) yang berarti bahwa hipotesis diterima yaituterdapat pengaruh pijat stimulasi oksitosin terhadapo LDR pada ibu post partum di RB Mardi RahayuKalibanteng Semarang. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan rumah bersalin yang menyediakanlayanan persalinan diharapkan melakukan pijat stimulasi oksitosin terhadap ibu post partum mulai haripertama persalinan agar refleks let down menjadi lebih aktif sehingga produksi ASI meningkat.
Pengaruh Serviks Care Terhadap Pemulihan Erosi Serviks pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja Kecamatan Ngampel Kabupaten Kendal Rahayu, M.Kep ., Sp.Kep.Mat, Ns. Tutik; Wahyuni, M.Kep., Sp.Kep.Mat, Ns. Sri
Jurnal Keperawatan Maternitas Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Keperawatan Maternitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Maternitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cervical erosion is a process of inflammation or injury that occurred in the cervix . Causes of erosion can be due to infection , stimulation of certain chemicals or tools but is generally caused by infection . One effort that can be done to overcome cervical erosion is with cervical care . Research using pre experiment with one group pre and post test design with accidental sampling . The Analysis method by wilcoxcon test.
Hubungan Pengetahuan dengan Minat Ibu Hamil Terhadap Kegiatan Kelas Ibu Hamil di Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung Hirawati P, Heni; Wijayanti, Rateh
Jurnal Keperawatan Maternitas Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Keperawatan Maternitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Maternitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelas ibu hamil merupakan suatu program pemerintah untuk menurunkan angka kematian ibu dengan menggunakan sarana belajar kelompok tentang kesehatan ibu hamil. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi minat ibu terhadap kegiatan kelas ibu hamil , salah satunya yaitu karena pekerjaan dan jarak rumah yang jauh dari tempat pelaksanaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan minat ibu hamil terhadap kegiatan kelas ibu hamil di Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif korelasi yang dilakukan dengan pendekatan Cross Sectional. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil TM II dan III yang ada di Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung yaitu sebanyak 48 responden, sampel dalam penelitian ini menggunakan cluster sampling sejumlah 48 responden. Dan analisis data menggunakan uji korelasi kendall Tau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil di Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung kurang berminat dalam mengikuti kelas ibu hamil sebanyak 28 responden (58,3%), yang berminat mengikuti kelas ibu hamil sebanyak 12 responden (25,0%), dan yang tidak berminat terhadap kegiatan kelas ibu hamil sebanyak 8 responden (16,7%). Hasil penelitian dapat diketahui bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan minat ibu hamil dalam mengikuti kelas ibu hamil di Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung dengan p value = 0,012 < α (0,05). Diharapkan tenaga kesehatan khususnya bidan dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang kelas ibu hamil melalui penyuluhan atau konseling ketika melakukan ANC dalam upaya peningkatan minat ibu hamil terhadap kegiatan kelas ibu hamil.
Hubungan Usia Ibu Hamil dengan Kepatuhan Anc Di Puskesmas Suruh Kabupaten Semarang Putri, Shinta Dewi Kandilo; Christiani, Ninik; Nirmasari, Chichik
Jurnal Keperawatan Maternitas Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Keperawatan Maternitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Maternitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antenatal care adalah merupakan cara penting untuk memonitor dan mendukung kesehatan ibu hamil normal dan mendeteksi ibu dengan kehamilan normal. K4 adalah kontak ibu hamil dengan tenaga kesehatan yang keempat atau lebih untuk mendapatkan pelayan antenatal sesuai standart yang ditetapkan. Data Puskesmas Suruh pada tahun 2013 cakupan ANC 79,71%. Berdasarkan studi pendahuluan yang di lakukan bahwa 6 (60%) responden berusia < 20 tahun tidak patuh melakukan ANC. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan usia ibu hamil terhadap kepatuhan antenatal care di Puskesmas Suruh Kabupaten Semarang. Desain penelitian yang di gunakan adalah correlation study. Populasi dalam penelitan ini sebanyak 195 ibu hamil TM III di Puskesmas Suruh Kabupaten Semarang. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu TM III umur kehamilan >38 sebanyak 64 orang. Dalam penelitian ini pemilihan sampel dilakukan dengan cara total sampling. Alat ukur menggunakan cheklist dan analisis statistik menggunakan uji chi square. Dari hasil penelitian tentang usia ibu hamil di Puskesmas Suruh sebagian besar berusia kurang dari 20 tahun yaitu 51,6%. Sedangkan kepatuhan ibu hamil dalam melakukan ANC 59,4% Ada hubungan yang signifikan antara usia Ibu hamil terhadap kepatuhan ANC dengan p-value = 0,000 < α (0,05). Nilai tersebut disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara usia Ibu hamil terhadap kepatuhan ANC di Puskesmas Suruh Kabupaten Semarang. Oleh karena itu di harapkan tenaga kesehatan berperan aktif dalam pelayanan ANC serta diharapkan untuk ibu hamil agar lebih patuh untuk memeriksakan kehamilannya.
Konsumsi Teh Mempengaruhi Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Di Wilayah Bps Ny. Nur Isnafiyah Bringin Wetan Taman Sidoarjo Afiyah, R. Khairiyatul
Jurnal Keperawatan Maternitas Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Keperawatan Maternitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Maternitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsumsi teh dipilih ibu untuk menghilangkan mual muntah yang timbul selama kehamilan.Tujuan penelitian menganalisis hubungan konsumsi teh dengan kejadian anemia pada ibu hamil di BPS Ny. Nur Isnafiyah Bringin Wetan Taman Sidoarjo. Desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional, populasi ibu hamil sebesar 40 orang dengan sampel sebesar 36 orang yang diambil secara simple random sampling. Setelah dilakukan pengumpulan data, lalu dilakukan pengolahan data yang meliputi editing, scoring, coding, processing, cleaning, dan tabulating. Variabel independen konsumsi teh dan variabel dependen kejadian anemia. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan uji Rank spearman denganα < 0,05. Hasil penelitian dari 36 responden sebagian besar (55,6%) mengkonsumsi teh dan sebagian besar (52,8%) mengalami anemia ringan. Hasil uji Rank Spearman dengan nilai kemaknaan α = 0,05. didapatkan nilai ρ = 0,000 yang berarti ρ < α maka H0 ditolak artinya ada hubungan konsumsi teh dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah BPS Ny. Nur Isnafiyah Bringin Wetan Taman Sidoarjo. Semakin sering mengkonsumsi teh, maka semakin tinggi pula tingkat anemia pada ibu hamil. Diharapkan kepada perawat untuk lebih sering lagi memberikan penyuluhan kepada ibu hamil tentang pentingnya nutrisi yang baik dan tepat yang didapat dari makanan atau minuman yang dikonsumsi ibu hamil.
Efektivitas Paket Sayang Ibu Terhadap Kepatuhan Minum Tablet Besi Pada Ibu Hamil di Puskesmas Kecamatan Ungaran Barat Susilawati, Dwi; Sudarmiati, Sari
Jurnal Keperawatan Maternitas Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Keperawatan Maternitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Maternitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi, yaitu 359 per 100.000 kelahiran hidup. Salah satu penyebab kematian ibu pada masa kehamilan adalah adanya anemia dalam kehamilan. Anemia adalah suatu keadaan dimana kadar hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari batas normal. Anemia pada kehamilan merupakan salah satu faktor dari kehamilan risiko tinggi. Adanya anemia dalam kehamilan akan berdampak pada ibu dan janin. Dampak tersebut dapat terjadi pada masa kehamilan, persalinan dan masa nifas. Usaha pemerintah untuk mengatsi anemia adalah dengan memberikan suplemen vitamin (B6,B12) dan mineral (asam folat, tablet besi). Vitamin dan mineral tersebut digunakan untuk pembentukkan sel darah merah. Walaupun pemerintah sudah melakukan upaya-upaya untuk mengatasi anemia dalam kehamilan, akan tetapi prevalensi anemia masih tinggi. Kondisi ini disebabkan karena kepatuhan ibu hamil selama mengkonsumsi tablet besi masih relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas paket sayang ibu terhadap kepatuhan minum tablet besi pada ibu hamil di Puskesmas Kecamatan Ungaran Barat. Paket sayang ibu adalah suatu paket yang berisi tentang anemia dan pentingnya mengkonsumsi tablet besi selama kehamilan. Paket sayang ibu bertujuan agar pengetahuan ibu hamil tetang anemia dan pentingnya minum tablet besi meningkat. Desain penelitian ini adalah quasi eksperimen menggunakan rancangan“Pretest-Posttest with control Group”. yang berguna untuk mengukur kepatuhan ibu hamil dalam minum tablet besi sebelum (pre-test) dan sesudah (post –test) diberi intervensi. Populasi dalam penelitian ini adalah ibuhamil trimeseter 2 dan 3. Pengambilan sampel dengan menggunakan batas minimal sampel dalam penelitian quasi eksperimen yaitu 30 orang untuk kelompok intervensi dan 30 orang untuk kelompok kontrol. Analisis efektivitas paket sayang ibu terhadap kepatuhan ibu hamil dalam minum tablet besi. menggunakan chi-square.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kepatuhan minum tablet besi sebelum dan sesudah pemberian paket sayang ibu dalam kelompok intervensi (p value 0,000) dan tidak ada perbedaan kepatuhan minum tablet besi sebelum dan sesudah pemberian paket sayang ibu dalam kelompok control (p value 0,06). Disarankan ibu hamil hendaknya lebih rajin meningkatkan kepatuhan dalam minum tablet besi selama kehamilan sehingga bermanfaat untuk dirinya dan janinnya
KEBUTUHAN IBU MELAHIRKAN UNTUK MENGATASI NYERI SELAMA PROSES PERSALINAN Heni Setyowati ER
Jurnal Keperawatan Maternitas Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Keperawatan Maternitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Maternitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.48 KB)

Abstract

Latar belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi yaitu 228 per 100.000 kelahiran hidup. Salah satu penyebab langsung AKI adalah partus macet sebesar 5%. Partus macet berhubungan dengan adanya kecemasan, stres dan nyeri. Antara cemas,stress dan nyeri merupakan lingkaran penyebab terjadinya partus macet. Sehingga perlu dikaji tentang nyeri dan kebutuhan ibu bersalin untuk mengatasinyeri selama proses persalinan.  Tujuan umum: untuk mengeksplorasi bagaimana kebutuhan ibu untuk mengatasi nyeri selama proses persalinan. Metodologi:  penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan berjumlah 6 orang yang dipilih dengan metode purposive sampling. Analisa data dilakukan dengan mengunakan analisa kualitatif,berdasarkan tahap analisis data menurut ColaizziHasil: Teridentifikasi enam tema yang saling berhubungan dengan tujuan khusus, yaitu respon fisik, respon psikologi, upaya penangan mandiri, keberhasilan penanganan, upaya petugas dan pelayanan keperawatan professionalSaran: Dengan adanya nyeri yang masih dirasakan oleh ibu bersalin, meskipun telah berusaha mengatasi, maka  perlu dikembangkannya intervensi yang spesifik untuk mengatasi nyeri seperti intervensi kognitif,intervensi perilaku dan intervensi sensori. Selain itu perlu dikembangkan pain digital acupressure (PDA) yang dapat digunakan untuk mengatasi nyeri secara mandiri oleh ibu.
Pengaruh Pijat Stimulasi Oksitosin Terhadap Let Down Reflek pada Ibu Post Partum di Rumah Bersalin Mardi Rahayu Kalibanteng Semarang Priharyanti Wulandari; Arifianto Arifianto; Putri Ana Fajrin
Jurnal Keperawatan Maternitas Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Keperawatan Maternitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Maternitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.982 KB)

Abstract

Keluarnya air susu yang mengalir melalui saluran kecil payudara dan air susu keluarmenetes disebut dengan refleks let down. Refleks let down sangat dipengaruhi oleh psikologis ibu sepertimemikirkan bayi, mencium, melihat bayi dan mendengarkan suara bayi. Refleks ini dapat distimulasidengan meningkatkan rasa nyaman dan merangsang pengeluaran hormon oksitosin dengan caramelakukan pijat stimulasi oksitosin. Pemijatan ini dilakukan di titik area punggung segaris denganpayudara. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah quasi eskperiment dengan menggunakanrancangan pretest-posttest one group design. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalinsebanyak 30 responden. Teknik pengambilan data dengan cara memberikan kuesioner sebelum di lakukanpemijatan dan setelah dilakukan pemijatan. Hasil penelitian : Menunjukkan sebelum dilakukan pijatstimulasi oksitosin sebagian besar memiliki LDR kurang aktif sebanyak 20 orang (66,7%) dan LDRaktif sebanyak 10 orang (33,3%). Setelah dilakukan pijat stimulasi oksitosin sebagian besar memilikiLDR aktif meningkat sebanyak 19 orang (63,3 %) dan LDR kurang aktif sebanyak 11 orang (36,7%).Hasil uji wilcoxon didapatkan hasil p value = 0,00 (<0,005) yang berarti bahwa hipotesis diterima yaituterdapat pengaruh pijat stimulasi oksitosin terhadapo LDR pada ibu post partum di RB Mardi RahayuKalibanteng Semarang. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan rumah bersalin yang menyediakanlayanan persalinan diharapkan melakukan pijat stimulasi oksitosin terhadap ibu post partum mulai haripertama persalinan agar refleks let down menjadi lebih aktif sehingga produksi ASI meningkat.
GAMBARAN POLA MENSTRUASI PADA AKSEPTORI INTRA UTERIN DEVICE (IUD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNGMUNDU SEMARANG Wa Asria; - Machmudah; Ulfa Nurullita
Jurnal Keperawatan Maternitas Vol 1, No 1 (1): Jurnal Keperawatan Maternitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Maternitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.351 KB)

Abstract

Kontrasepsi merupakan cara yang digunakan untuk mencegah pertemuan antara sel telur (sel wanita) yang matang dan sel sperma (sel pria) yang mengakibatkan kehamilan. Keuntungan pemakaian IUD yakni hanya memerlukan satu kali pemasangan untuk jangka waktu yang lama dengan biaya yang relatif murah, aman karena tidak mempunyai pengaruh sistemik yang beredar ke seluruh tubuh, tidak mempengaruhi produksi ASI dan kesuburan cepat kembali setelah IUD dilepas. Salah satu kerugiannya adalah adanya gangguan pada pola menstruasi. Tujuan penelitian adalah mengetahui gambaran pola menstruasi pada ibu yang memakai Intra Uterin Device (IUD) di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu Semarang.Jenis penelitian ini adalah studi deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memakai Intra Uterin Device (IUD) di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu Semarang pada tahun 2011 sebanyak 94 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah sampel jenuh. Hasil penelitian menemukan bahwa sebagianbesar pola menstruasi responden adalah tidak teratur (62,9%). Responden dalam kelompok umur 20-40 tahun sebagian besar (63,8%) pola menstruasinya teratur, dan responden yang umurnya lebih dari 40 tahun sebagian besar (66,7%) pola menstruasinya tidak teratur. Berdasarkan hasil penelitian maka tenaga kesehatan diharapkan memberikan penyuluhan kepada warga masyarakat tentang alat kontrasepsi yang tepat serta menjelaskan kelebihan dan kekurangan pada kontrasepsi tersebut sehingga masyarakat benar-benar memahami alatkontrasepsi yang menjadi pilihannya dan tidak merasa takut dan khawatir jika terjadi kendala di kemudian hariKata Kunci : Pola mentruasi, Kontrasepsi IUD