cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Maternitas
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 73 Documents
Pengaruh Serviks Care Terhadap Pemulihan Erosi Serviks pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja Kecamatan Ngampel Kabupaten Kendal Ns. Tutik Rahayu, M.Kep ., Sp.Kep.Mat; Ns. Sri Wahyuni, M.Kep., Sp.Kep.Mat
Jurnal Keperawatan Maternitas Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Keperawatan Maternitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Maternitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.486 KB)

Abstract

Cervical erosion is a process of inflammation or injury that occurred in the cervix . Causes of erosion can be due to infection , stimulation of certain chemicals or tools but is generally caused by infection . One effort that can be done to overcome cervical erosion is with cervical care . Research using pre experiment with one group pre and post test design with accidental sampling . The Analysis method by wilcoxcon test.
PERBEDAAN TINGKAT KEPUASAAN SEKSUAL PADA PASANGAN SUAMI ISTRI DI MASA KEHAMILAN Nurul Laily Ramadani; Sari Sudarmiati
Jurnal Keperawatan Maternitas Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Keperawatan Maternitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Maternitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.524 KB)

Abstract

Selama kehamilan, istri mengalami perubahan-perubahan baik secara fisik maupun psikologis. Beberapa perubahan fisik tersebut dapat berpengaruh terhadap aktivitas seksual pasangan dan mempengaruhipsikologis pasangan untuk melakukan aktifitas seksual di masa kehamilan. Kekhawatiran membahayakan janin, keguguran, takut ketika orgasme akan  menyebabkan beberapa pasangan suami istri mengalamipenurunan gairah seksual dan menghindari hubungan seksual di masa kehamilan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan tingkat kepuasan seksual pada pasangan suami istri pada masakehamilan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif non experimental dengan rancangan deskriptif melalui pendekatan cross sectional. Teknik sampling menggunakan quota sampling dengan jumlahsampel 90 pasangan suami istri dengan masing-masing trimester berjumlah 30 pasangan suami istri.Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya dengan hasil r hitung (0,310 – 0,857) ≥ r tabel (0,254) serta nilai alpha croanchbach 0,913. Hasil rata-rata tingkat kepuasan seksual pada pasangan suami istri terdapat perbedaan dengan suami 58,77 dan istri 51,93 pada trimester satu, trimester dua meningkat menjadi 64,73 pada suami dan 69,33 pada istri, sedangkan menurun pada trimester tiga dengan suami 57,90 dan istri 51,77. Hasil uji Independent Sample T-Test pada masing-masing trimester didapatkan nilai t = 2.745 dan  p-value= 0,008 (p<0,05)  pada trimester satu, kemudian  pada trimester kedua didapatkan nilai t = -2.436 dan p-value=0,018(p<0,05), sedangkan pada trimester ketiga didapatkan nilai t =3.012 dan p-value=0,004(p<0,05)  sehingga dapat disimpulkanterdapat perbedaan tingkat kepuasan seksual pada pasangan suami istri pada tiap trimester. Suami istri diharapkan dapat saling terbuka tentang tingkat kepuasan seksual yang dirasakan.
Hubungan Pengetahuan dengan Minat Ibu Hamil Terhadap Kegiatan Kelas Ibu Hamil di Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung Heni Hirawati P; Rateh Wijayanti
Jurnal Keperawatan Maternitas Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Keperawatan Maternitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Maternitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.706 KB)

Abstract

Kelas ibu hamil merupakan suatu program pemerintah untuk menurunkan angka kematian ibu dengan menggunakan sarana belajar kelompok tentang kesehatan ibu hamil. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi minat ibu terhadap kegiatan kelas ibu hamil , salah satunya yaitu karena pekerjaan dan jarak rumah yang jauh dari tempat pelaksanaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan minat ibu hamil terhadap kegiatan kelas ibu hamil di Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif korelasi yang dilakukan dengan pendekatan Cross Sectional. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil TM II dan III yang ada di Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung yaitu sebanyak 48 responden, sampel dalam penelitian ini menggunakan cluster sampling sejumlah 48 responden. Dan analisis data menggunakan uji korelasi kendall Tau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil di Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung kurang berminat dalam mengikuti kelas ibu hamil sebanyak 28 responden (58,3%), yang berminat mengikuti kelas ibu hamil sebanyak 12 responden (25,0%), dan yang tidak berminat terhadap kegiatan kelas ibu hamil sebanyak 8 responden (16,7%). Hasil penelitian dapat diketahui bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan minat ibu hamil dalam mengikuti kelas ibu hamil di Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung dengan p value = 0,012 < α (0,05). Diharapkan tenaga kesehatan khususnya bidan dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang kelas ibu hamil melalui penyuluhan atau konseling ketika melakukan ANC dalam upaya peningkatan minat ibu hamil terhadap kegiatan kelas ibu hamil.
Hubungan Usia Ibu Hamil dengan Kepatuhan Anc Di Puskesmas Suruh Kabupaten Semarang Shinta Dewi Kandilo Putri; Ninik Christiani; Chichik Nirmasari
Jurnal Keperawatan Maternitas Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Keperawatan Maternitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Maternitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.306 KB)

Abstract

Antenatal care adalah merupakan cara penting untuk memonitor dan mendukung kesehatan ibu hamil normal dan mendeteksi ibu dengan kehamilan normal. K4 adalah kontak ibu hamil dengan tenaga kesehatan yang keempat atau lebih untuk mendapatkan pelayan antenatal sesuai standart yang ditetapkan. Data Puskesmas Suruh pada tahun 2013 cakupan ANC 79,71%. Berdasarkan studi pendahuluan yang di lakukan bahwa 6 (60%) responden berusia < 20 tahun tidak patuh melakukan ANC. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan usia ibu hamil terhadap kepatuhan antenatal care di Puskesmas Suruh Kabupaten Semarang. Desain penelitian yang di gunakan adalah correlation study. Populasi dalam penelitan ini sebanyak 195 ibu hamil TM III di Puskesmas Suruh Kabupaten Semarang. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu TM III umur kehamilan >38 sebanyak 64 orang. Dalam penelitian ini pemilihan sampel dilakukan dengan cara total sampling. Alat ukur menggunakan cheklist dan analisis statistik menggunakan uji chi square. Dari hasil penelitian tentang usia ibu hamil di Puskesmas Suruh sebagian besar berusia kurang dari 20 tahun yaitu 51,6%. Sedangkan kepatuhan ibu hamil dalam melakukan ANC 59,4% Ada hubungan yang signifikan antara usia Ibu hamil terhadap kepatuhan ANC dengan p-value = 0,000 < α (0,05). Nilai tersebut disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara usia Ibu hamil terhadap kepatuhan ANC di Puskesmas Suruh Kabupaten Semarang. Oleh karena itu di harapkan tenaga kesehatan berperan aktif dalam pelayanan ANC serta diharapkan untuk ibu hamil agar lebih patuh untuk memeriksakan kehamilannya.
PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP SIKAP SUAMI TENTANG VASEKTOMI Ratna Sari Hardiani; Mayang Anggun Pertiwi
Jurnal Keperawatan Maternitas Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Keperawatan Maternitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Maternitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.295 KB)

Abstract

Introduction: Pengguna kontrasepsi banyak didominasi oleh istri, terutama kontrasepsi hormonal, padahal banyak dari mereka yang tidak patuh terhadap aturan penggunaan kontrasepsi ini. Pada akhirnya,hal ini dapat memicu terjadinya ledakan penduduk. Keterlibatan suami dalam vasektomi dapat menjadi solusi yang baik, hal ini dapat dibangun dan ditentukan oleh sikap suami. Method: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental. Sebanyak 92 responden yang terlibat dari 120 populasi di Dusun Krajan,Kecamatan Arjasa,Kabupaten Jember, dengan teknik purposive sampling. Data dianalisa dengan menggunakan uji Mann Whitney U Test. Result: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas suami pada kelompok eksperimen memiliki sikap positif setelah pemberian intervensi pendidikan kesehatan tentang vasektomi (82,6%), sedangkan pada kelompok kontrol hanya sebagian suami yangmempunyai sikap positif (50%). Nilai P-value sebesar 0,001 (0.001 < α=0.05). Conclution: Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap sikap suami tentang vasektomi. Dari hasil penelitian ini disarankan agar petugas kesehatan menerapkan dan mengembangkan program pendidikan kesehatan tentang vasektomi bagi suami.
Konsumsi Teh Mempengaruhi Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Di Wilayah Bps Ny. Nur Isnafiyah Bringin Wetan Taman Sidoarjo R. Khairiyatul Afiyah
Jurnal Keperawatan Maternitas Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Keperawatan Maternitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Maternitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.825 KB)

Abstract

Konsumsi teh dipilih ibu untuk menghilangkan mual muntah yang timbul selama kehamilan.Tujuan penelitian menganalisis hubungan konsumsi teh dengan kejadian anemia pada ibu hamil di BPS Ny. Nur Isnafiyah Bringin Wetan Taman Sidoarjo. Desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional, populasi ibu hamil sebesar 40 orang dengan sampel sebesar 36 orang yang diambil secara simple random sampling. Setelah dilakukan pengumpulan data, lalu dilakukan pengolahan data yang meliputi editing, scoring, coding, processing, cleaning, dan tabulating. Variabel independen konsumsi teh dan variabel dependen kejadian anemia. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan uji Rank spearman denganα < 0,05. Hasil penelitian dari 36 responden sebagian besar (55,6%) mengkonsumsi teh dan sebagian besar (52,8%) mengalami anemia ringan. Hasil uji Rank Spearman dengan nilai kemaknaan α = 0,05. didapatkan nilai ρ = 0,000 yang berarti ρ < α maka H0 ditolak artinya ada hubungan konsumsi teh dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah BPS Ny. Nur Isnafiyah Bringin Wetan Taman Sidoarjo. Semakin sering mengkonsumsi teh, maka semakin tinggi pula tingkat anemia pada ibu hamil. Diharapkan kepada perawat untuk lebih sering lagi memberikan penyuluhan kepada ibu hamil tentang pentingnya nutrisi yang baik dan tepat yang didapat dari makanan atau minuman yang dikonsumsi ibu hamil.
PERSEPSI DAN UPAYA PENCEGAHAN KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI DI SMA MUHAMMADIYAH 1 SEMARANG Wiwin Embo Johar; Sri Rejeki; Nikmatul Khayati
Jurnal Keperawatan Maternitas Vol 1, No 1 (1): Jurnal Keperawatan Maternitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Maternitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.178 KB)

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja merupakan masa transisi dari kanak-kanak menuju dewasa. Pada masa ini terjadi berbagai perubahan, yang meliputi perubahan fisik, mental, emosional dan sosial. Perubahan ini dpat terjadi pada remaja putri maupun laki-laki. Adanya perubahan ini dapat menimbulkan masalah. Perubahan yang dapat dijumpai pada masa remaja khususnya remaja putri adalah perubahan bentuk tubuh, adanya jerawat atau acne, gangguan emosional, gangguan miopi, adanya kelainan kifosis, penyakit infeksi, dan keputihan. Keputihan ada yang bersifat normal dan ada yang abnormal sehingga dapat berdampak pada gambaran dan harga diri remaja putri tersebut. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dan upaya pencegahan keputihan pada remaja putri di SMA Muhammadiyah 1 Semarang. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi penelitian ini adalah remaja putri / siswi SMA kelas X dan XI seluruhnya berjumlah 141. Sampel sebanyak 73 responden dengan teknik stratified proportionate random sampling. Hasil Penelitian: Persepsi remaja putri terhadap keputihan sebagian besar negatif sebanyak 40 responden (54,8%) dan persepsi positif sebanyak 33 responden (45,2%). Upaya pencegahan keputihan pada remaja putri di SMA Muhammadiyah 1 Semarang sebagian besar cukup sebanyak 31 responden (42,5%). Upaya pencegahan baik sebanyak 29 responden (39,7%) dan kurang sebanyak 13 (17,8%). Simpulan: Remaja putri perlu dilakukan pemberian informasi bagaimana cara membersihkan organ reproduksiyang baik dan benar. Selain itu juga perlu diberikan dorongan untuk secara aktif mencari tahu informasi mengenai kesehatan reproduksi terutama memberikan pelajaran tentang perawatan organ genetalia seperti teknik cebok, menggunakan celana dalam yang tidak ketat, mengganti celana dalam, dan menggunakan sabun non parfum.Kata kunci: Persepsi, upaya pencegahan keputihan
Efektivitas Paket Sayang Ibu Terhadap Kepatuhan Minum Tablet Besi Pada Ibu Hamil di Puskesmas Kecamatan Ungaran Barat Dwi Susilawati; Sari Sudarmiati
Jurnal Keperawatan Maternitas Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Keperawatan Maternitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Maternitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.897 KB)

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi, yaitu 359 per 100.000 kelahiran hidup. Salah satu penyebab kematian ibu pada masa kehamilan adalah adanya anemia dalam kehamilan. Anemia adalah suatu keadaan dimana kadar hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari batas normal. Anemia pada kehamilan merupakan salah satu faktor dari kehamilan risiko tinggi. Adanya anemia dalam kehamilan akan berdampak pada ibu dan janin. Dampak tersebut dapat terjadi pada masa kehamilan, persalinan dan masa nifas. Usaha pemerintah untuk mengatsi anemia adalah dengan memberikan suplemen vitamin (B6,B12) dan mineral (asam folat, tablet besi). Vitamin dan mineral tersebut digunakan untuk pembentukkan sel darah merah. Walaupun pemerintah sudah melakukan upaya-upaya untuk mengatasi anemia dalam kehamilan, akan tetapi prevalensi anemia masih tinggi. Kondisi ini disebabkan karena kepatuhan ibu hamil selama mengkonsumsi tablet besi masih relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas paket sayang ibu terhadap kepatuhan minum tablet besi pada ibu hamil di Puskesmas Kecamatan Ungaran Barat. Paket sayang ibu adalah suatu paket yang berisi tentang anemia dan pentingnya mengkonsumsi tablet besi selama kehamilan. Paket sayang ibu bertujuan agar pengetahuan ibu hamil tetang anemia dan pentingnya minum tablet besi meningkat. Desain penelitian ini adalah quasi eksperimen menggunakan rancangan“Pretest-Posttest with control Group”. yang berguna untuk mengukur kepatuhan ibu hamil dalam minum tablet besi sebelum (pre-test) dan sesudah (post –test) diberi intervensi. Populasi dalam penelitian ini adalah ibuhamil trimeseter 2 dan 3. Pengambilan sampel dengan menggunakan batas minimal sampel dalam penelitian quasi eksperimen yaitu 30 orang untuk kelompok intervensi dan 30 orang untuk kelompok kontrol. Analisis efektivitas paket sayang ibu terhadap kepatuhan ibu hamil dalam minum tablet besi. menggunakan chi-square.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kepatuhan minum tablet besi sebelum dan sesudah pemberian paket sayang ibu dalam kelompok intervensi (p value 0,000) dan tidak ada perbedaan kepatuhan minum tablet besi sebelum dan sesudah pemberian paket sayang ibu dalam kelompok control (p value 0,06). Disarankan ibu hamil hendaknya lebih rajin meningkatkan kepatuhan dalam minum tablet besi selama kehamilan sehingga bermanfaat untuk dirinya dan janinnya
Penerapan Model Keperawatan Self Care Orem pada Asuhan Keperawatan Ibu Hamil yang Mengalami Kontraksi Dini Eko Mardiyaningsih
Jurnal Keperawatan Maternitas Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Keperawatan Maternitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Maternitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.462 KB)

Abstract

Neonatal mortality rate in Indonesia caused prematurity reaches 70%. Premature contractions causes a preterm delivery and often occurs in 8-10% of pregnancies. By applying the model of nursing Selfcare Orem, it makes nurse more focused, systematic and it describes the role of nurses. This study aimed at applying Orem self-care nursing models in nursing care of pregnant women who experiencing premature contractions. Methods: This study used case study approach. The sample in this study was 5 respondents. The sampling technique used was purposive sampling. Results: The number of respondents who graduated from Elementary School is 4 (80%) and 2 respondents (20%) were graduated from Junior High School. Based on the type of profession, 4 respondents (80%) were housewives and 1 respondent (20%) was a private sector employee. While the pregnancy average age of respondents who experienced a premature contractions was 30 weeks. Those five respondents experiencing premature contractions due to a leukorrhea. Conclusions and Recommendations: Nurse facilitates the improvement of the client's ability to care for herself and does not put the client in a dependence position. The action given to clients includes wholly compensatory system, partially compensatory system, and supportive educative.
PENGARUH INISIASI MENYUSU DINI (IMD) TERHADAP LAMA PENGELUARAN PLASENTA PADA KALA III PERSALINAN 78 DI RB PATEN REJOWINANGUN UTARA KOTAMADIA MAGELANG Prihatin Setyawati; Dewi Puspita
Jurnal Keperawatan Maternitas Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Keperawatan Maternitas
Publisher : Jurnal Keperawatan Maternitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.782 KB)

Abstract

Pengeluaran plasenta merupakan bagian dari manajemenaktif kala III dalam persalinan. Kontraksi uterus yang efektif mempercepat pengeluaran plasenta, mencegah perdarahan,dan mengurangi kehilangandarah. Faktor yang mempengaruhi lama pengeluaran plasenta salah satunya adalah Inisiasi Menyusu Dini.Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh Inisiasi Menyusu Dini dengan lama pengeluaran plasenta pada kala III persalinan di RB Paten  Rejowinangun Utara  Kotamadia Magelang. Metode penelitian menggunakan pendekatan quasi experiment dengan rancangan Post Test Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh ibu bersalin di RB Paten Rejowinangun Utara, Kotamadia Magelang yang berjumlah rata-rata 40 ibu bersalin setiap bulannya. Teknik sampling menggunakan accidental sampling, 30 responden terdiri dari kelompok kontrol dan intervensi.Pengumpulan data menggunakan observasi dan analisis data menggunakan uji statistik Mann-Whitney. Hasil penelitian menggunakan uji nonparametrik Mann Whitney, dua sampel independendidapatkan p-value sebesar 0.000. Oleh karena p-value < α (0,05), maka disimpulkan bahwa ada pengaruh Inisiasi Menyusu Dini terhadap lama pengeluaran plasenta pada kala III persalinan di RB Paten Rejowinangun Utara Kotamadia Magelang. Kesimpulan yang didapat dalam penelitian ini adalah ada pengaruh Inisiasi Menyusu Dini terhadap lama pengeluaran plasenta pada kalaIII persalinan. Diharapkan pasien mendapatkan informasi yang nyatatentang pengaruh dari Inisiasi Menyusu Dini.