cover
Contact Name
RR. Yunita Bayu Ningsih
Contact Email
y.bayuningsih@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
y.bayuningsih@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya,Jl. Srijaya Negara Bukit Besar, Kec.Ilir Barat 1 Kota Palembang, Sumatera
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Pertambangan
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : 25491008     DOI : 10.36706
Jurnal Pertambangan merupakan jurnal dengan topik dibidang pertambangan meliputi kegiatan eksplorasi, eksploitasi, pengolahan dan pemurnian, K3 serta lingkungan pertambangan. Jurnal ini diterbitkan 4 (empat) kali dalam setahun (3 bulanan) . Jurnal Pertambangan dipublikasikan oleh Jurusan Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya.
Arjuna Subject : -
Articles 154 Documents
PENINGKATAN KONSENTRASI SILIKA PADA PROSES LEACHING DARI LIMBAH BOTTOM ASH BATUBARA Gobel, A. P.; Waristian, H.; Purbasari, D.; Pebrianto, R.; Mirahati, R. Z.; Rianto, D. J.; Putri, R. W.; ., Yandriani Z.
Jurnal Pertambangan Vol 8 No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v8i3.2347

Abstract

Peningkatan konsentrasi silika menggunakan metode direct leaching dari bottom ash tidak hanya memiliki potensi ekonomi yang signifikan, tetapi juga memberikan manfaat lingkungan. Pemanfaatan bottom ash untuk mengurangi permasalahan volume limbah yang harus segera diatasi, sehingga mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Selain itu, pemanfaatan silika dari limbah bottom ash dapat mengurangi kebutuhan akan penambangan silika baru, yang berarti juga mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas penambangan. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan konsentrasi silika (SiO2) dari limbah bottom ash dengan proses direct leaching dengan mengurangi konsentrasi mineral pengotor serta menganalisis efektifitas proses direct leaching tersebut. Metode penelitian dilakukan dalam skala laboratorium dengan dua tahap yaitu pengujian direct leaching dan pengujian X-Ray Fluorences (XRF). Tahap direct leaching dilakukan dengan menggunakan bottom ash sebanyak 200gram, agen pelarut basa berupa NaOH teknis dengan konsentrasi 2M, 6M dan 8M serta pelarut asam berupa H2SO4 teknis dengan mekanisme pencampuran secara berurutan. Tahap pengujian XRF bertujuan untuk mengetahui peningkatan konsentrasi mineral SiO2 setelah dilakukan pengujian sampel dengan direct leaching. Analisis data dilakukan secara deskriptif-verifikatif terhadap peningkatan konsentrasi silika pada bottom ash. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi silika berbeda-beda berdasarkan variasi konsentrasi NaOH yaitu 76,51% (3M), 79,51% (6M), dan 80,43% (8M) dari konsentrasi awal silika sebesar 64,14%. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa proses direct leaching yang dilakukan pada penelitian ini sangat efektif menurunkan konsentrasi mineral pengotor pada bottom ash sehingga terjadi peningkatan konsentrasi mineral silika (SiO2).
APLIKASI ANALYTIC SIGNAL DAN TOTAL HORIZONTAL DERIVATIVE TERHADAP DATA GRAVITASI DI AREA TAMBANG EMAS RAKYAT KUTA USANG Steven, F.; ., Syafrizal; Hawu Hede, A. N.; Syahwalid, K.; da Costa, J. C.
Jurnal Pertambangan Vol 8 No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v8i3.2453

Abstract

Informasi geologi lokal yang terbatas menjadi tantangan dalam eksplorasi mineral, khususnya di area tambang emas rakyat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi posisi, bentuk, dan estimasi lebar sumber anomali gravitasi di area Tambang Emas Rakyat Kuta Usang dengan menerapkan metode analytic signal (AS) dan total horizontal derivative (THD) terhadap data complete bouguer anomaly (CBA) Global Gravity Model Plus (GGMPlus). Data CBA diolah untuk menghasilkan peta anomali residual, yang kemudian dianalisis menggunakan AS dan THD. Hasil dari analisis tersebut diinterpretasi berdasarkan data geologi dan struktur regional yang sudah diketahui. Validasi lapangan dilakukan melalui pengamatan singkapan batuan dan karakteristik mineralisasi. Hasil penelitian menunjukkan pola anomali gravitasi yang diintepretasikan sebagai sumber berbentuk tegak dan terpotong, terlihat dari pola lonceng dan patahan pada kurva AS. Dua titik singkapan granit di area tambang memperlihatkan pola lonceng, mengindikasikan sumber anomali yang relatif homogen. Estimasi lebar anomali dari puncak kurva THD menunjukkan kesamaan dengan lebar intrusi granit yang teridentifikasi di lapangan. Pola patahan yang teridentifikasi terutama di lokasi tambang rakyat, mengindikasikan perkembangan patahan dan rekahan di seluruh area Kuta Usang. Struktur-struktur ini berperan sebagai jalur bagi fluida hidrotermal, menyebabkan mineralisasi pada batuan sekitarnya, yang dibuktikan dengan keberadaan mineral seperti serisit, karbonat, pirit, sfalerit, galena, dan kalkopirit pada singkapan granit dan sekis mika. Studi ini menunjukkan bahwa analisis anomali gravitasi menggunakan data GGMPlus, AS, dan THD efektif dalam mengidentifikasi potensi mineralisasi emas di area dengan informasi geologi terbatas, dan dapat menjadi panduan awal yang berharga untuk eksplorasi lebih lanjut.
ANALYSIS OF THE EFFECT GROUNDWATER LEVEL FLUCTUATION ON SLOPE STABILITY IN THE COAL MINING PLAN Dwi, A. N.; Asof, M.; Purbasari, D.
Jurnal Pertambangan Vol 8 No 4 (2024): November 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v8i4.2467

Abstract

Based on geotechnical drilling activities carried out in the PT Battoman Coal mining plan area, it is known that the slope material is dominated by claystone. According to Chen (1975), claystone can be expansive when exposed to water, disrupting slope stability. The presence of the Sungai Putih tributary in the mining plan area can also affect slope stability. This research aims to analyze the influence of groundwater level fluctuations on slope stability in the PT Battoman Coal mining plan area based on actual conditions as a result of the research. Ground water level observations and measurements were conducted using the Casagrande piezometer method and observation wells in the high wall area. Slope stability analysis was carried out using the software Rocscience Slide V.6 using the Morgenstern Price method and the Mohr-Coulomb failure type by simulating slopes in actual conditions, the results of the highest and lowest groundwater measurements in the period September to October 2023, namely 4,26 meters and 28,45 meters from the ground surface. The analysis was carried out in pseudo-static conditions using mining area seismicity factors based on the Indonesian Seismic Zone Map according to the Ministry of PUPR in 2017. Overall slope area high walls in cross sections A-A' and B-B' are included in the critical to stable category with FK values between 0,901 to 1,782. Recommendation of overall slope designed by Kepmen ESDM 1827K/MEM/2018 so that it is obtained overall slope which is stable in saturated conditions with FK values between 1,176 to 1,245.
SELECTION OF CREATIVE ECONOMIC MSMEs FOR MINING COMMUNITIES IN LAHAT REGENCY USING ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS Puspita, M.; ., Bochori; Ibrahim, M. M.; Purba, D. A.; Almentirado, M. D.; Cahyaningsih, B.
Jurnal Pertambangan Vol 8 No 4 (2024): November 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v8i4.2909

Abstract

The sustainability of the mining industry is highly dependent on the availability of natural reserves of minerals. The conversion of land that was originally intended as a forest or garden into a mining area has caused people around the mine to change professions. However, professions or businesses that arise as a result of mining activities can only last as long as the mine is still operating. Then a big question mark arises regarding the sustainability of the community's economy after mining. With limited resources, MSMEs (micro, small and medium enterprises) based on the creative economy are one of the businesses that can be applied to empower post-mining communities. This study aims to determine the ranking of alternative creative economy MSMEs that can be developed in communities around the mine in Lahat Regency. The method used is the analytical hierarchy process (AHP). This study was conducted by determining the criteria for creative economy MSME businesses and alternatives and then continued with collecting primary data for paired comparisons using a questionnaire. Furthermore, data processing was carried out to determine alternative rankings and consistency ratio testing. The results of the study showed that the highest ranking of alternative creative economy MSMEs was the snack food culinary subsector, followed by the woven craft subsector, the textile craft subsector, and the traditional beverage culinary subsector in sequence.