cover
Contact Name
febrialismanto
Contact Email
febrialisman@gmail.com
Phone
+6281365060583
Journal Mail Official
educhild.journal@gmail.com
Editorial Address
Prodi PD PAUD FKIP UNRI Kampus Bina Widya Simpang Baru - Pekanbaru - Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial
Published by Universitas Riau
ISSN : 20897510     EISSN : 27219909     DOI : http://dx.doi.org/10.33578/jpsbe.v1i1
Core Subject : Education, Social,
The Educhild Journal accepts articles about the following studies: 1. Social science education 2. Mathematics education in 3. Language education 4. Science education 5. Arts and culture education 6. Citizenship education 7. Religious education 8. Sports education 9. Learning and teaching 10. Psychology Education 11. Learning media 12. Management of education 13. Learning media and educational technology 14. Music education 15. Dance and drama education 16. Environment education 17. Early Childhood Education
Articles 173 Documents
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP PECAHAN MELALUI MEDIA BLOK PECAHAN PADA SISWA KELAS IV SDNEGERI CIDAHU 1 KECAMATAN DARMA KABUPATEN KUNINGAN JAWA BARAT Aan Nurhasanah
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v6i2.4500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep pecahanmalalui bantuan media blok pecahan. Penelitian ini dilakukan berdasarkan kesepakatan antarapeneliti dan guru pengampu mata pelajaran, dimana peneliti bertindak sebagai observer yangmemberikan arahan dan menilai kegiatan pembelajaran. Subyek penelitian adalah siswa SD N1 Cidahu tahun ajaran 2016-2017 yang berjumlah 20 siswa. Penelitian yang dilakukanmerupakan kolaborasi dengan guru mata pelajaran, peneliti bertindak sebagai observer. Teknikpengumpulan data yang digunakan melalui observasi yang dilakukan terhadap kegiatanmengajar guru serta lembar tes pemahaman konsep yang dilakukan setiap selesai kegiatanpembelajaran untuk melihat pencapaian kompetensi siswa.Penelitan ini dilaksanakan padasemester genap tahun ajaran 2016/2017 selama dua bulan, yaitu dari bulan April sampai bulanMei 2017. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Penggunaan media blokpecahan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi operasi hitung bilangan pecahan,rata-rata peningkatan hasil belajar siswa mencaipai 20, (2) Setiap siswa dapat menuntaskannilai KKM bahakan ada beberapa siswa yang melebihi KKM, peningkatan KKM mencapai 102%.
MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI ANAK MELALUI METODE PROYEK PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN ANAK TK EDUCATION 21 KULIM PEKANBARU Kenny Anthia
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v5i2.3831

Abstract

Berdasarkan observasi awal yang dilakukan peneliti di anak-anak di TK Education 21Kulim dari Payung Sekaki Pekanbaru, masih banyak kurangnya terlihat dari kepercayaanyang ditunjukkan anak ketika anak tiba di sekolah saat ibu meninggalkan mereka. Masihharus disertai orang tua. Anak-anak selalu menolak untuk menjadi pemimpin garis, ketikadi kelas melakukan tanya-jawab dan anak-anak hanya mengangguk dan menggeleng tanpaberani berekspresi, cerita di depan kelas masih disertai oleh guru, anak tidak inginmenunjukkan dia bekerja. kondisi lapangan tidak sesuai dengan apa yang menjadi tujuandari sekolah. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk menentukan kepercayaan dari anak-anak berusia 4-5 tahun di TK Education 21 Payung Sekaki Pekanbaru sebelum pelaksanaanmetode proyek, untuk menentukan apakah ada metode pengaruh proyek pada kepercayaandari anak-anak berusia 4-5 tahun di TK Education 21 Payung Sekaki Pekanbaru dan untukmengetahui bagaimana peningkatan terjadi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakankelas (PTK), yang dilakukan dalam 2 siklus. pengumpulan data yang digunakan dalampenelitian ini adalah dalam bentuk lembar observasi. Jumlah sampel dalam penelitian iniadalah 20 orang yang terdiri dari 9 laki-laki dan 11 perempuan. Berdasarkan hasil pengolahandata dan pengamatan kepercayaan telah meningkat dalam setiap siklus. Persentasekenaikan kepercayaan anak usia 4-5 tahun dengan menggunakan proyek di TK Pendidikan21 Kulim Payung Sekaki Pekanbaru dapat dilihat dari langkah-langkah sebelumnyapersentase nilai yang diperoleh dengan rata-rata 38,67% dengan kriteria kurang. Setelahdiperbaiki pada siklus I diperoleh persentase nilai rata-rata 45,22% dengan kriteria kurang,pada siklus II meningkat dengan persentase nilai rata-rata memperoleh nilai 74,11%, dapatdilihat bahwa metode proyek dapat meningkatkan rasa percaya diri anak-anak 4-5 tahundengan kriteria cukup.
Menyusun Perencanaan Pembelajaran Anak Usia Dini Enda Puspitasari
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v1i1.1626

Abstract

Pembelajaran adalah “proses kerja sama antara guru dan siswa dalam memanfaatkan segala potensi (dalam&luar) sebagai upaya mencapai tujuan belajar tertentu”. peraturan pemerintah nomor17 tahun 2010 dan peraturan menteri pendidikan nasional nomor 58 tahun 2009 tentang standar pendidikan anak usia dini,memberikan kebabasan lembaga pendidikan anak usia dini untukmembuat program pembelajarannya sendiri disesuaikan dengan kondisi anak dan lembaga penyelenggara.Kata kunci: perencanaan pembelajaran, Anak Usia Dini
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PUISI SISWA KELAS V SDN 017 PANDAU JAYA KECAMATAN SIAK HULU KABUPATEN KAMPAR Maryani Maryani
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v6i2.4482

Abstract

Hasil pembelajaran membaca puisi di kelas VA SD Negeri 017 Pandau Jaya Kecamatan SiakHulu Kabupaten Kampar, saat ini menunjukkan perolehan nilai yang kurang memuaskan, bahkanmencerminkan kegagalan. Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata nilai data awal adalah 66,20.Berarti kemampuan membaca puisi di kelas VA berada di bawah KKM yang telah ditentukanyaitu 70. Saat ini siswa kelas VA SD Negeri 017 Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu KabupatenKampar berjumlah 25 orang yang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan.Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah teknik tes dan observasi Berdasarkandata yang tersebut diatas maka untuk meningkatkan keterampilan dalam membaca puisi siswadapat dilakukan dengan menggunakan metode demonstrasi. Hasil penelitian menunjukkanbahwa metode demonstrasi dapat meningkatkan keterampilan membaca puisi siswa kelas VASD Negeri 017 Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, karena hal ini dapatdibuktikan dengan dilakukannya tindakan pada siklus I diperoleh skor total 1785 atau denganrata-rata 71,40, setelah dilakukan tindakan pada siklus II diperoleh skor total 2170 atau denganrata-rata nilai siswa 86.80. Dengan demikian hipotesis yang berbunyi “Jika metode demonstrasiditerapkan dengan baik, maka kemampuan siswa kelas VA SD Negeri 017 Pandau JayaKecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar dalam membaca puisi dapat ditingkatkan” bisaditerima.
METODE DAN TEKNIK MENGAJARKAN KEJUJURAN PADA ANAK SEJAK USIA DINI Daviq Chairilsyah
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v5i1.3822

Abstract

Kejujuran adalah nilai kehidupan mendasar yang paling penting yang harus diajarkan padaanak sejak ia kecil. Mengajarkan anak untuk berkata, bersikap dan berperilaku jujur akan menjadipembelajaran yang berguna untuk kehidupannya kelak. Sebab penanaman ilmu sejak diniumumnya akan cenderung lebih mudah diserap anak dan ditanamkan hingga mereka dewasasehinga menjadi sebuah kebiasaan yang baik. Penerapan sikap jujur kehidupan kita itu sangatperlu dan dibutuhkan dalam kehidupan sehari hari. Karena sikap jujur itu adalah sikap yangbaik dan terpuji. Kejujuran adalah sangat penting bagi setiap orang dan kita harus terbiasamenanamkan serta menerapkan itu alam kehidupan sehari hari. Kejujuran sangat di perlukandalam berbagai aspek kehidupan. Dalam keluarga, kejujuran sangat diperlukan agar rasakekeluargaan yang ada dapat terjaga dan tertuuk dengan baik. Penerapannya itu di mulai dariusia dini dan dan pada keluarga bisa di terapkannya sikap jujur supaya dalam keluarga tersebutbisa terjalin lebih erat dan tidak ada kata bohong di dalam keluarga. Sikap jujur tersebut bisaditerapkan jika seorang anak itu melakukan sesuatu yang terjadi antara lain: Jika bersalahharus mengakui kesalahanya, antara ucapan dan perbuatan harus sama, memberitakansesuatu hal baik ke orang tua ataupun kedalam lingkungan masayarakat, memegang danmenjalankan amanah dengan baik. Beberapa Teknik Mengajarkan kejujuran pada anak sejakusia dini adalah 1) Terapkan dalam kehidupan sehari-hari 2) Berikan pengetahuan dankeyakinan bahwa Tuhan Maha Melihat 3) Berikan pemahaman bahwa ‘Jujur Itu Nikmat’ 4)Sebuah Cerita Sebelum Tidur 5) Pemberitahuan dan Pujian dan 6) Uji Coba.
GAMBARAN PENGETAHUAN GURU TENTANG MANAJEMEN BENCANA KABUT ASAP OLEH GURU PAUD Riska Oktavia Siregar; Yeni Solfiah; Hukmi Hukmi
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v9i1.7680

Abstract

The purpose of this research is to know the teacher's knowledge  on the disaster management of haze by Early childhood education teachers in Sail Pekanbaru district. This research uses a descriptive method with a quantitative approach. Based on research conducted by researchers conducted in Sail Pekanbaru Sub-district consisting of 47 subjects consisting of 8 PAUD institutions, it was concluded that the teachers in the Sail district have a very good knowledge in the disaster management of haze. Based on the results of knowledge research teachers by Early childhood education Se-Kecamatan Sail as a whole, is a percentage of 82.71% consisting of three indicators namely: knowing, understanding and implementing/application. As for each indicator has a percentage, the indicator knows 85.11%, the indicator understands 83.69% and apply/application with a percentage of 81.34%. Data collection technique that is done through primary data is done directly by researchers by using poll test. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan guru tentang manajemen bencana kabut asap oleh guru PAUD Se-Kecamatan Sail Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti yang dilakukan di Kecamatan Sail Pekanbaru yang terdiri dari 47 subyek yang terdiri dari 8 lembaga PAUD, maka diperoleh kesimpulan bahwa guru PAUD Se-Kecamatan Sail memiliki pengetahuan yang sangat baik dalam hal manajemen bencana kabut asap. Berdasarkan hasil penelitian pengetahuan guru PAUD Se-Kecamatan Sail secara keseluruhan yaitu mendapat persentase 82,71% yang terdiri dari tiga indikator yaitu: mengetahui, memahami dan menerapkan/aplikasi. Adapun setiap indikator memiliki persentase, indikator mengetahui 85,11%, indikator memahami 83,69% dan menerapkan/aplikasi dengan persentase 81,34%. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu melalui data primer yaitu dilakukan secara langsung oleh peneliti dengan menggunakan tes angket.
PENGARUH METODE BERCERITA DENGAN GAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN PRABACA Malpaleni Satriana
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v6i1.4154

Abstract

Mengembangkan kemampuan bahasa pada aspek prabaca sejak usia dini, sangatlah pentingsebagai persiapan secara akademis untuk memasuki pendidikan dasar selanjutnya. Membacadapat diartikan menterjemahkan simbol atau gambar ke dalam suara yang dikombinasikandengan kata-kata, kata-kata disusun agar orang lain dapat memahaminya. Penelitian ini mengkajibagaimana pengaruh penggunaan metode bercerita dengan gambar dalam meningkatkankemampuan prabaca anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian menggunakan pendekatankuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest design yang memberikan tes awal dan tesakhir terhadap subjek penelitian. Berdasarkan perhitungan statistik, dapat dilihat bahwa nilai Zuji rata-rata skor pre-test dengan skor post-test kemampuan prabaca pada anak sebesar 2,844dengan nilai signifikansi lebih kecil dari nilai probabilitas (0,004 < 0,05) dengan demikian H0ditolak yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dengan skor posttestkemampuan prabaca pada anak,setelah mendapatkan perlakuan berupa kegiatan denganmenggunakan metode bercerita dengan gambar. Sehingga dapat disimpulkan bahwapenggunaan metode bercerita dengan gambar memiliki pengaruh yang signifikan dalammeningkatkan kemampuan prabaca anak usia dini di Kober Al Haqqul Yaqin.Kata Kunci: Metode bercerita, Gambar, Kemampuan prabaca
METODE DAN TEKNIK MENGAJARKAN BUDAYA ANTRI PADA ANAK USIA DINI Daviq Chairilsyah
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v4i2.3379

Abstract

Akhir-akhir ini masyarakat kita sudah mulai melupakan budaya antri. Ini terlihat pada saat antrimembayar di kasir atau membayar tiket, antri mengambil formulir, antri saat ke bank ataukantor, maupun antri dalam kegiatan sosial dan masyarakat, terlihat bahwa masih banyakmasyarakat Indonesia yang tidak mau antri dan memotong antrian orang lain. Hal ini bersumberdari luntrurnya budaya antri yang sudah mulai tidak diajarkan lagi di pendidikan formal dalampendidikan moral dan karakter. Budaya antri adalah berpusat pada pengajaran dan bukan padahukuman. Dengan budaya antri anak diberikan informasi yang benar dan dibutuhkan agarmereka dapat belajar dan mempraktekkan tingkah laku yang benar. Selain itu, dapat diajarkanpada anak bagaimana membina hubungan baik seperti saling menghargai, bekerjasama,melibatkan ketegasan, kewibawaan dan rasa hormat pada sesama dan pada orang yang lebihtua. Budaya antri yang efektif dan positif menyangkut bagaimana pendidik mengajar danmembimbing anak, termasuk anak Taman Kanak-kanak (TK) untuk mengenal berbagai aturanyang berlaku di lingkungannya. Dengan menerapkan teknik yang tepat dan sesuai denganperkembangan anak memungkinkan budaya antri yang dikenalkan kepada anak TK dapatdipahami. Guru seharusnya dapat mengajarkan budaya antri pada anak dimulai dengan halhalkecil seperti: Guru mengajarkan anak untuk dapat bergiliran main dalam permainan, Gurumengajarkan anak berurutan masuk kelas dan keluar kelas, Guru mengajarkan bergiliran ketikaingin bertanya, Guru mengajarkan untuk dapat bergantian ketika ingin maju kedepan kelas,Guru mengajarkan anak ketika berpamitan ingin pulang harus secara berurutan. Orang tuaseharusnya juga dapat mengajarkan budaya antri pada anak dimulai dengan hal-hal kecilseperti: Orang tua mengajarkan anak untuk dapat bergiliran ketika ingin mengambil makanan,Orang tua mengajarkan anak untuk dapat berurutan masuk dan keluar rumah, Orang tuamengajarkan bergantian ketika ingin menonton tv, Orang tua mengajarkan anak untuk dapatbergantian untuk membersihkan rumah atau membantu membersihkan rumah, danmemberikan contoh modeling dalam meningkatkan budaya antri pada anak usia dini.Kata kunci: metode, mengajarkan, budaya antri, anak usia dini
EFEKTIVITAS PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN OUTDOOR LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN SAINS TENTANG ALAM DAN LINGKUNGAN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK NURUL HUDA KECAMATAN BUKIT RAYA KOTA PEKANBARU Reni Astuti; Zulkifli N; febrialismanto febrialismanto
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v8i1.7380

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran outdoor learningterhadap kemampuan sains alam dan lingkungan pada anak usia 5-6 tahun di TK NurulHuda Kecamatan Bukit Raya Kota pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metodeeksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel yang digunakan dalampenelitian ini sebanyak 16 orang anak, serta teknik pengumpulan data yang digunakan adalahobservasi. Teknis analisis data menggunakan uji t-test dengan menggunakan program SPSS24.00. hipotesis pada penelitian ini yaitu terdapat pengaruh dalam pemberian metodepembelajaran outdoor learning terhadap kemampuan sains alam dan lingkungan pada anakusia 5-6 tahun di TK Nurul Huda Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru. Berdasarkan dataanalisis didapat bahwa thitung=40,334 > ttabel=2,132 dengan Sig. (2-tailed)=0,000. DikarenakanSig < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan sains akanalam dan lingkungan sebelum dan sesudah perlakuan. Dapat diartikan bahwa terdapatpengaruh pemberian perlakuan dengan metode outdoor learning terhadap kemampuan sainsalam dan lingkungan pada anak usia 5-6 tahun di TK Nurul Huda Kecamatan Bukit RayaKota Pekanbaru adalah sebesar 54,57%. skills about nature and environment of children aged 5-6 years in TK Nurul Huda Bukit RayaDistrict Pekanbaru City. The method of this research used experimental method with using onegroup pretest-posttest design. The samples used in this study were 16 students, and than, adata collection technique used in observation. Technique of data analysis used t-test by usingprogram of SPSS 24.00. The research hypothesis was to find a influence of outdoor learningmethod towards a science skills about nature and environment of children aged 5-6 years in TKNurul Huda Bukit Raya District Pekanbaru City. Based on data we was known about tcalculated =40,334 > ttable = 2,132 with sig. (2-tailed)=0,000. Because sig < 0,05 it can be concluded, thereis difference of science skills about nature and environment that was be done before and afteroutdoor learning method treatment. If can be interpreted, there is influence of outdoor learningmethod activity towards science skills about nature and environment of children aged 5-6 yearsin TK Nurul Huda Bukit Raya District Pekanbaru City significant that is equal to 54,57%.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI MEDIA APE “KUBUS ANGKA” PADA KELOMPOK A TK TUNAS RIMBA I SEMARANG TAHUN 2013/2014 Ismatul Khasanah; Ragelna Juniarti
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v4i1.2797

Abstract

Berdasarkan pengamatan di lapangan terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan, anakanaklebih cepat merasa bosan dan tidak tertarik dalam belajar mengenal konsep bilangan. Halini disebabkan karena setiap harinya anak-anak mengerjakan tugas dalam bentuk lembar kerja.Penggunakan media APE “kubus angka” sebagai media, memberikan kesempatan kepadaanaku ntuk menggembangkan kemampuan mengenal konsep bilangan yang dimiliki. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana media APE “kubus angka”dapat meningkatkankemampuan anak mengenal konsep bilangan. Metode penelitian ini menggunakan penelitiantindakan kelas. Obyek penelitian tindakan kelas ini adalah anak Kelompok A di TK Tunas RimbaI Semarang yang berjumlah 20 anak. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi yang dilakukanguru saat pembelajaran berlangsung melalui lembar observasi. Penelitian ini dilakukan melaluidua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan,pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian ini yaitu: Terjadi peningkatan kemampuan anakmengenal konsep bilangan dengan penjelasan sebagai berikut: kondisi awal tingkat kemampuananak mengenal konsep bilangan yang mencapai ketuntasan indikator 15% dan yang tidakmencapai ketuntasan indikator 85%. Pada siklus I kemampuan anak mengenal koonsep bilanganyang mencapai ketuntasan indikator 50% dan yang tidak mencapai ketuntasan indikator 50%.Pada siklus II tingkat kemampuan anak mengenal konsep bilangan yang mencapai ketuntasanindikator 77% dan yang tidak mencapai ketuntasan indikator 23%. Hal ini menunjukkan adanyapeningkatan hasil belajar anak dalam mengenal konsep bilangan melalui media APE “kubusangka” yang telah dilakukan pada siklus I dan II. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkanbahwa penggunaan media APE “kubus angka” dapat meningkatkan kemampuan mengenalkonsep bilangan pada anak kelompok A TK Tunas Rimba I Semarang.Kata kunci: Media APE “kubus angka”, Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan

Page 8 of 18 | Total Record : 173