cover
Contact Name
febrialismanto
Contact Email
febrialisman@gmail.com
Phone
+6281365060583
Journal Mail Official
educhild.journal@gmail.com
Editorial Address
Prodi PD PAUD FKIP UNRI Kampus Bina Widya Simpang Baru - Pekanbaru - Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial
Published by Universitas Riau
ISSN : 20897510     EISSN : 27219909     DOI : http://dx.doi.org/10.33578/jpsbe.v1i1
Core Subject : Education, Social,
The Educhild Journal accepts articles about the following studies: 1. Social science education 2. Mathematics education in 3. Language education 4. Science education 5. Arts and culture education 6. Citizenship education 7. Religious education 8. Sports education 9. Learning and teaching 10. Psychology Education 11. Learning media 12. Management of education 13. Learning media and educational technology 14. Music education 15. Dance and drama education 16. Environment education 17. Early Childhood Education
Articles 173 Documents
CEDERA KEPALA PADA ANAK USIA DINI Defni Satria
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v8i2.7668

Abstract

Early childhood often experience head injuries, this is due to high curiosity but is notsupported by physical motor skills. Head injuries are the highest cause of death and paralysis inchildren each year. More than 50 % of deaths are caused by head injuries and motorized accidents.Every year, more than 2 million people suffer head injuries, 75.000 of them die and more than100.000 people survive but have permanent disabilities. Head injury is a deformity in the form ofdeviation of shape or line on the skull, acceleration or deceleration which is a change in shapeinfluenced by an increase in the acceleration, and rotation ie the movement of the head is also feltby the brain as a result of rotation at the prevention level. It can be concluded that head injury is acondition where the brain experiences a collision causing interference with its fuction. The cause ofhead injury is divided into blunt trauma and trauma coup or contracoup. The level of awareness ofthe child after suffering a head injury can be assessed with GCS. This examination assesses thechildꞌs ability to follow instructions or respond to a physical stimulus. To avoid the child from havinga head injury, parents and PAUD teachers must really create a safe and comfortable environmentfor children both indoors and outdoors.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK MELALUI METODE BERMAIN PERAN USIA 5–6 TAHUN DI TK 011 PERMATAKU MERANGIN KABUPATEN KAMPAR Gustimarni '
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v5i1.3841

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan di TK 011 Permataku Merangin Kabupaten Kampar padakelompok B2 yang terdiri dari 20 anak, hanya sembilan anak yang bisa berbicara denganlancar untuk memberikan keterangan dan peristiwa yang dialaminya serta mampu menjawabpertanyaan yang diberikan sedangkan sebelas anak lainnya belum mampu untuk berbicaralancar dalam menyampaikan suatu pengalaman ataupun informasi mengenai suatu halyang dilihat maupun di dengarnya. Hal ini terlihat salah satunya ketika guru menanyakantentang kegiatan yang sebelumnya telah dilakukan oleh anak baik dirumah ataupun ditempat lain, hanya beberapa orang anak saja yang bisa menceritakan dengan lancarsedangkan lebih dari sebagian anak tidak dapat menceritakan dengan lancar. Fenomenafenomenaatau gejala-gejala ini menggambarkan bahwa kemampuan berbicara pada anakmasih tergolong rendah. Tujuan Penelitian ini, 1) untuk mengetahui pelaksanaan metodebermain peran dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak, 2) untuk mengetahuiseberapa besar peningkatan kemampuan berbicara anak dengan menggunakan metodebermain peran di TK 011 Permataku Merangin Kabupaten Kampar usia 5-6 tahun. Darihasil penelitian dan pembahasan seperti telah diuraikan diperoleh kesimpulan terhadaphasil penelitian ini yaitu: 1) dengan menggunakan metode bermain peran dapat meningkatkankemampuan berbicara anak pada usia 5-6 tahun di TK 011 Permataku Merangin KabupatenKampar, 2) persentase peningkatan kemampuan berbicara anak pada usia 5-6 tahun denganmenggunakan metode bermain peran di TK 011 Permataku Merangin Kabupaten Kamparadalah sebesar 26,9% dari data awal atau sebelum penerapan metode bermain peran dengankemampuan berbicara anak pada siklus II.
PEMETAAN KREATIVITAS ANAK USIA 4-6 TAHUN DI TK LABORATORIUM PG-PAUD UNIVERSITAS RIAU Enda Puspitasari
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v4i1.2802

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Keberhasilan kehidupan seseorang dipengaruhi banyak hal,salah satunya adalah kemampuan berfikir dalam mengatasi masalah yang dihadapi.Kemampuan penyelesaian masalah merupakan salah satu bentuk dari kreativitas. TKLaboratorium PG-PAUD Universitas Riau telah berdiri sejak tahun 2008, tetapi prestasi siswadalam bidang kreatifitas belum terlihat. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kreativitasanak usia 4-6 tahun di TK Laboratorium PG-PAUD Univesitas Riau. Jenis penelitian ini adalahpenelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan seluruh populasi menjadi sampel yaitu58 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Hasil pengolahan data didapatkan bahwakreativitas anak usia 4-6 tahun di TK Laboratorium PG-PAUD Universitas Riau dalam kategorisedang yaitu 46,07 %.Kata Kunci: Pemetaan, Kreativitas, PAUD
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA VISUAL OUTDOOR TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL HURUF PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK LABOR FKIP UNIVERSITAS RIAU Enda Puspitasari
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v8i1.7375

Abstract

Membaca dan menulis merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki seseorang untukmembuka wawasan. Membaca awal dapat dikenalkan sejak dini yaitu dengan mengenalkanhuruf pada anak. Pada sebagian besar PAUD Kemampuaan mengenal huruf distimulasi saatbermain dalam ruangan Indoor. Padahal aktivitas anak tidak hanya indoor, akan tetapi jugaoutdoor. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan mediavisual outdoor terhadapa kemampuan mengenal huruf anak usia 4-5 tahun di TK Labor FKIPUNRI. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang akan menstimulasi kemampuanmengenal huruf anak melalui media visual outdoor. Desain eksperimen dalam penelitian inione group prestest posttest. Dengan jumlah sampel 20 orang anak di TK Labor FKI UNRI. Teknikpengambilan data menggunakan observasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan ttest.Dari hasil analisis data diketahui kemampuan mengenal huruf sebelum perlakukan 57,5%,setelah diberi perlakuan meningkat menjadi 73,75 %. Sedangkan hasil t hitung = 4,365 > nilai ttabel = 2,093, dengan nilai sig 0,000 < 0,05 atau nilai sig kecil dari 0,05sehingga dapat disimpulkanterdapat perbedaan yang signifikan kemampuan mengenal huruf anak usia 4-5 tahun di TK FKIPUR setelah diberi perlakuan media visual outdoor. Reading and writing are basic abilities that must be possessed by someone to open their horizons.Early reading can be introduced early on by introducing letters to children. In most PAUDKemampuaan know letters stimulated while playing in an indoor room. Even though children’sactivities are not only indoor, but also outdoor. The purpose of this study was to determine theeffect of using outdoor visual media on the ability to recognize the letters of children aged 4-5years in the TK FKIP UNRI. This research is an experimental research that will stimulate theability to recognize children’s letters through outdoor visual media. The experimental design inthis study was the one prestest posttest group. With a sample of 20 children in the TK FKI UNRI.The data collection technique uses observation, while the data analysis technique uses t-test.From the results of data analysis, it is known that the ability to recognize letters before treatmentis 57.5%, after being given treatment, it increases to 73.75%. While the results of t arithmetic =4.365> value of t table = 2.093, with a sig value of 0.000 <0.05 or a small sig value of 0.05 so thatit can be concluded that there are significant differences in the ability to recognize children 4-5years in FKIP UR after being given outdoor visual media treatment.
Konsepsi Bermain dalam menumbuhkan Kreativitas Pada Anak Usia Dini Rita Kurnia
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v1i1.1627

Abstract

Dengan bermain anak-anak belajar mengenai kerjasama,komunikasi, ketangkasan fisik, pengambilan keputusan dan berbagai ketrampilan dan konsep berharga lainnya yang akanmereka pergunakan seumur hidup. Bermain merupakan suatu kegiatan yang menyenangkan dan spontan sehingga hal ini memberikan rasa aman secara psikologis pada anak. Bermain memberikan kesempatan pada anak untuk mengekspresikan dorongan-dorongan kreatifnya sebagai kesempatan untuk merasakan obyek-obyek dan tantangan untuk menemukan sesuatu dengan cara-cara baru. Selain itu bermain memberikan kesempatan pada individu untuk berpikir dan bertindak imajinatif,serta penuh daya khayal yang erat hubungannya dengan perkembangan kreativitas anakKata kunci: Bermain, Kreativitas dan Anak Usia Dini
GAMBARAN PENGELOLAAN KELOMPOK BERMAIN DI TK FKIP UNIVERSITAS RIAU Daviq Chairilsyah
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v7i2.6518

Abstract

This research is to find out how the description of the management of the Play Group (KB) in TKFKIP University of Riau (UR). The research subjects in this study were one KB room in FKIP URwith the number of indicators to be examined as many as 8 indicators and 17 sub-indicatorsused. The method used is quantitative descriptive method to find out the description of familyplanning management. Data collection techniques used are using observation sheets. Basedon the results of data analysis obtained the results of the percentage of 8 indicators, namely: Onthe indicator of the physical arrangement of FP FKIP UR is (87.5%) the KB FKIP UR is said to bevery good (SB). Indicators of toys and KB equipment FKIP UR are (75%) the KB FKIP UR is saidto be good (B). The indicator of the ratio of caregivers of FPIP UR KB children is (75%) the KB FKIPUR is said to be good (B). Indicators of FKIP UR’s KB daily activities are (100%) the FKIP UR KBis said to be very good (SB). The indicator of FPIP UR KB caregiver qualification is (75%) the FKIPUR KB is said to be good (B). Indicators of FKIP UR KB adult interaction are (100%) the FKIP URKB is said to be very good (SB). The indicator of the relationship with the parents of FKIP UR KBis (100%) the KB FKIP UR is said to be very good (SB). The indicator of licensing and KBaccreditation FKIP UR is (87.5%) then in general the FP FP UR management is said to be verygood (SB). Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana gambaran pengelolaan Kelompok Bermain (KB) diTK FKIP Universitas Riau (UR). Adapun subjek penelitian dalam penelitian ini adalah satu ruanganKB di FKIP UR dengan jumlah indikator yang akan diteliti sebanyak 8 indikator dan 17 subindikator yang digunakan. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kuantitatif untukmengetahui gambaran pengelolaan KB tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakanyaitu menggunakan lembar observasi. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil persentasedari 8 indikator yaitu: Pada indikator pengaturan fisik KB FKIP UR adalah (87,5%) maka KB FKIPUR sudah dikatakan sangat baik (SB). Indikator mainan dan Peralatan KB FKIP UR adalah(75%) maka KB FKIP UR sudah dikatakan baik (B). Indikator rasio pengasuh anak KB FKIP URadalah (75%) maka KB FKIP UR sudah dikatakan baik (B). Indikator kegiatan sehari-hari KBFKIP UR adalah (100%) maka KB FKIP UR sudah dikatakan sangat baik (SB). Indikator kualifikasipengasuh KB FKIP UR adalah (75%) maka KB FKIP UR sudah dikatakan baik (B). Indikatorinteraksi orang dewasa KB FKIP UR adalah (100%) maka KB FKIP UR sudah dikatakan sangatbaik (SB). Indikator hubungan dengan orang tua KB FKIP UR adalah (100%) maka KB FKIP URsudah dikatakan sangat baik (SB). Indikator perizinan dan akreditasi KB FKIP UR adalah (87,5%)maka secara umum pengelolaan KB FKIP UR sudah dikatakan sangat baik (SB).
Penerapan Metode Eksperimen Untuk Meningkatkan Kemampuan Sains di Kelompok B TK 008 Melur Pulau Terap Kecamatan Kuok Nurhidayati Nurhidayati
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v4i2.4989

Abstract

Artikel ini membahas tentang penerapan metode eksperimen untuk meningkatkan kemampuan sains di kelompok B TK 008 Melur Pulau Terap Kecamatan Kuok.  Kemampuan sains anak terlihat masih rendah.penyebab masalah ini adalah kurangnya kemampuan guru memberikan pembelajaran yang bervariasi kepada anak, sehingga anak kurang berminat terhadap kegiatan yang dilaksanakan.Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan sains anak melalui metode eksperimen.Guna untuk meningkatkan kemampuan sains anak maka diadakan perbaikan kegiatan pembelajaran dengan  PTK. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus. Pada siklus pertama masih 20 % dari jumlah anak dengan kategori nilai sangat baik, 40 % baik dan 40 % anak belum mampu. Dan pada siklus kedua mengalami kemajuan yang cukup baik, dengan skor nilai 30 % dengan nilai sangat baik, 60 %  baik dan 10 % anak yang belum mampu.Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan metode eksperimen dapat meningkatkan kemampuan sains anak di TK 008 Melur Pulau Terap
EFEKTIVITAS PEMANFAATAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) BAHAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK MELATI DHARMA WANITA AIR TIRIS, KECAMATAN KAMPAR Rita Kurnia; Zulkifli N &#039;
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v5i1.3832

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini merupakan upaya menstimulasi perkembangan anak secara efektifdan komprehensif. Salah satu aspek perkembangan anak usia dini yang perlu mendapatperhatian di Taman Kanak-Kanak adalah aspek perkembangan bahasa anak sebagai alatkomunikasi antar manusia di sekitar anak. Berdasarkan hasil survey awal yang peneliti lakukandi TK Melati Dharma Wanita Air Tiris terlihat perkembangan aspek bahasa anak bervariasi danpaling banyak berada dalam kategori belum berkembangan (BB) dan mulai berkembang (MB).Peneliti tertarik untuk mengetahui lebih dalam tentang perkembangan bahasa anak dan upayaefektif untuk mengembangkannya ke tingkat perkembangan sesuai harapan (BSH) danberkembang sangat baik (BSB) dengan memberikan perlakuan pemanfaatan APE dari bahanlocal sekitar anak. Peneliti menggunakan metode eksperimen dalam bentuk rancangan “onegroup pretes posttest design”. Hasil penelitian terbukti bahwa (1) Sebagian besar kemampuanbahasa pada anak usia 5-6 tahun sebelum diberikan perlakuan (treatment) pemanfaatan APEbahan local Di TK Melati Dharma Wanita Air Tiris, Kecamatan Kampar dalam kategori sedang(MB) dan rendah (BB); (2) Sesudah diberikan perlakuan (treatment) pemanfaat APE bahan localDi TK Melati Dharma Wanita Air Tiris, Kecamatan Kampar ternyata seluruh indicator yang diukur(posttest) berada pada kategori BSH dan BSB (baik dan sangat baik). Dan (3) Uji t menunjukkanefefektivitas pemanfaatan alat permainan edukatif (APE) bahan lokal untuk meningkatkankemampuan bahasa pada anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Melati Dharma WanitaAir Tiris, Kecamatan Kampar dengan besar peningkatan 36% dari pretest ke posttest.Implikasinya, pemanfaatan APE bahan lokal cukup efektif (sedang) untuk meningkatkankemampuan bahasa anak usia 5-6 tahun di PAUD.
PENGARUH MEDIA GAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK LABORATORIUM FKIP UNIVERSITAS RIAU Rita Kurnia
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v6i2.4486

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang menjelaskan bagaimana pengaruh mediagambar terhadap kemampuan membaca anak usia dini. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui apakah dapat media gambar meningkatkan kemampuan membaca anak usia 5-6 tahun di TK Labor FKIP Universitas Riau. Rancangan penelitian ini adalah The Pre Test- PostTest Design, yang melibatkan 26 orang anak. Eksperimen dilakukan dengan memberikan mediagambar untuk meningkatkan kemampuan membaca anak. Analisis data pada penelitian iniadalah dengan menggunakan analisis uji beda (t-test) menggunakan seri program statistikSPSS 17 for windows untuk mengetahui pengaruh dari media gambar terhadap kemampuanmembaca anak. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil uji-t sebesar 17.86 (p=0,000) danbila dilihat persentasi peningkatannya dari skor rata-rata 6 sebelum menggunakan media,kemudian meningkat menjadi 8.5 berarti terdapat peningkatan sebesar 2.5 (dua koma lima).Kesimpulannya, bahwa dengan media gambar dapat mempengaruhi kemampuan membacaanak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Laboratorium FKIP Universitas Riau.
ANALISIS SELF RESILIENCE DALAM MENYELESAIKAN SKRIPSI PADA MAHASISWA PRODI PG PAUD FKIP UNIVERSITAS RIAU Devi risma
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v5i1.3823

Abstract

Penelitan ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran selfresilience dalam menyelesaikan skripsi pada mahasiswa Pendidikan Guru PAUD (PG PAUD)FKIP Universitas Riau. Penelitian ini dilakukan atas dasar sebagian mahasiswa ketikamenyelesaikan skripsi banyak yang memerlukan waktu yang lama untuk perbaikan skripsinyasetelah bimbingan dengan dosen pembimbingnya masing-masing. Teknik pengambilan sampeldalam penelitian ini adalah simple random sampling, dengan jumlah subjek penelitian sebanyak85 orang mahasiswa PG PAUD FKIP Universitas Riau. Pengumpulan data dilakukan denganmenggunakan skala self resilence yang dimodifikasi dari skala self resilience oleh penelitisendiri dengan indikator, mempunyai tujuan yang jelas, yakin dengan kemampuan yangdimilikinya, dapat menjalin hubungan yang baik dengan orang lain, determination, mempunyaikontrol diri yang baik, dan mampu melihat kelebihan dan kelemahan dirinya. Reliabiltas alatukur diuji dengan teknik alpha cronbach dan diperoleh hasil koefisien reliabilitas sebesar0,948 setelah uji coba. Hasil penelitian ini adalah self resillience mahasiswa PG PAUD beradapada tahap sedang dengan rata-rata 55,3. Dimensi terbesar dari self resillience mahasiswaPG PAUD FKIP Universitas Riau adalah pada taraf sense of purpose dan taking control yaitukemampuan untuk memiliki tujuan-tujuan yang jelas serta memiliki kontrol diri yang baik ketikamenghadapi masalah dan tantangan dalam menyelesaikan skripsi.

Page 10 of 18 | Total Record : 173