cover
Contact Name
febrialismanto
Contact Email
febrialisman@gmail.com
Phone
+6281365060583
Journal Mail Official
educhild.journal@gmail.com
Editorial Address
Prodi PD PAUD FKIP UNRI Kampus Bina Widya Simpang Baru - Pekanbaru - Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial
Published by Universitas Riau
ISSN : 20897510     EISSN : 27219909     DOI : http://dx.doi.org/10.33578/jpsbe.v1i1
Core Subject : Education, Social,
The Educhild Journal accepts articles about the following studies: 1. Social science education 2. Mathematics education in 3. Language education 4. Science education 5. Arts and culture education 6. Citizenship education 7. Religious education 8. Sports education 9. Learning and teaching 10. Psychology Education 11. Learning media 12. Management of education 13. Learning media and educational technology 14. Music education 15. Dance and drama education 16. Environment education 17. Early Childhood Education
Articles 173 Documents
THE EFFECT OF FLIPPED LEARNING MODIFICATION TO THE DEVELOPMENT OF CREATIVITY IN CHILDREN AGE 5-6 YEARS IN KINDERGARTEN Joseva Devenjuy Purba; Enda Puspitasari
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v9i1.7671

Abstract

Based on observations conducted in the field, it can be seen that the development of creativity in children aged 5-6 years is still categorized as lacking criteria, so there is a need for modification of childrens learning in the form of the application of flipped learning in improving the development of creativity in early chillhood. The research was conducted at Cendana Rumbai Kindergarten Pekanbaru. The method in thid study was to use a one group pretest posttest design experimental method involving 20 childrens as research samples and the data collection techniques were using saturated samples techniques. Data collection techniques in this study used observation techniques for children. Analysis of the data used in this study is to use the t-test obtained from the SPSS version 23 computer program. By doing the data analysis, the result of the count were 16, 327 which is greater than the number of t tables of 2,093 with a significance of 0,00<0,05. It can be concluded that there are differences in the development of childrens creativity before and after the use of fillepd learning in childrens. The great influence of tang has been given by flipped learning to creativity according to the N Gain formula of 62,87% is categorized into the medium categoryBerdasarkan kegiatan observasi pengamatan yang dilakukan dilapangan terlihat bahwa perkembangan kreativitas pada anak usia 5-6 tahun masih dikategorikan kedalam kriteria kurang., maka diperlukan adanya modifikasi terhadap pembelajaran anak yaitu berupa penerapan flipped learning dalam meningkatkan perkembangan kreativitas pada anak usia dini. Penelitian tersebut dilakukan di TK Cendana Rumbai Pekanbaru. Metode dalam penelitian ini ialah menggunakan metode eksperimen desain one group pretest posttest yang melibatkan 20 orang anak sebagai sampel penelitian dan teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik sampel jenuh. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi terhadap anak. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah menggunakan uji t-test yang diperoleh dari program komputer SPSS versi 23. Dengan dilakukannya analisis data maka diperoleh hasil t hitung sebesar 16, 327 yang lebih besar dari jumlah t tabel sebesar 2,093 dengan signifikan sebesar 0,00 < 0,05. Maka dari itu,  dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan perkembangan kreativitas anak sebelum dan sesudah penggunaan flipped learning pada anak. Besar pengaruh yang telah diberikan oleh flipped learning terhadap kreativitas menurut rumus N Gain sebesar 62, 87% dikategorikan kedalam kategori sedang.
ANALISIS KEMUNCULAN SIKAP ILMIAHPADA RUBRIK PENILAIAN SIKAP SUBTEMA MACAM-MACAM SUMBER ENERGI DI KELAS IV SEKOLAH DASAR Tursinawati vin
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v6i1.4153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemunculan sikap ilmiah pada rubrik penilaiansikap subtema macam-macam energi kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakanpendekatan kualititaf dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah buku gurukelas IV semester ganjil pada tema selalu berhemat energi pada sumbtema macam-macamsumber energi. Pengumpulan data adalah dokumentasi. Tehnik analisis yaitu reduksi data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian maka dapatdisimpulkan bahwa:(1) Sikap ilmiah terdiri atas sikap ingin tahu, mawas diri/teliti, jujur,bertanggung jawab terbuka pada ide-ide baru, objektife, bekerja sama, berlandaskan padabukti, berfikir kritis, kesadaran atau peduli terhadap lingkungan, menerima pengetahuan menjadibagian dari tradisi intelektual, tidak putus asa/tekun, tidak berprasangka, berpikir bebas, disiplin,ingin mendapat sesuatu yang baru, sikap konsisten terhadap prolehan ilmu pengetahuan,percaya diri, dan relegius; (2) hanya sebahagian sikap ilmiahyang muncul pada rubrik penilaiansikap tema selalu berhemat energi sumbtema macam-macam sumber energi kelas IV yaitusikap ingin tahu, mawas diri/teliti, bekerja sama, tidak putus asa/tekun, disiplin, berani danpercaya diri. Hal ini ditunjukkan bahwa kemunculan sikap ilmiah pada rubrik penilaian beradapada nilai 25%; (3) Rubrik penilaian sikap yang disedikan pada buku guru tema selalu berhematenergi sumbtema macam-macam sumber energi kelas IV belum termuat secara keseluruhanaspek sikap yang tercantum pada kompetensi dasar dan kegiatan belajar.
KEMAMPUAN BERNYANYI MAHASISWA PG PAUD ANGKATAN 2013 DI FKIP UNIVERSITAS RIAU Hukmi &#039;
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v4i1.2805

Abstract

Kemampuan atau keterampilan bernyanyi merupakan hal penting bagi guru atau calon gurupendidikan anak usia dini. Namun pengamatan terhadap mahasiswa PG PAUD FKIP UniversitasRiau, beberapa di antaranya ada yang tidak dapat melakukannya baik dalam proses pendidikanbahkan juga ketika mahasiswa melaksanakan praktek mengajar di lapangan (PPL). Terkait haldemikian, maka dilakukanlah penelitian yang sifatnya survey yang tujuannya mengetahuikemampuan bernyanyi mahasiswa PG PAUD FKIP Universitas Riau angkatan 3013/2014.Penelitian atau observasi ini dilakukan dengan metode penelitian deskriptif kuantitaif. Diperolehdata kemampuan bernyanyi dari 80 mahasiswa secara keseluruhan rata-rata 59,0625.Berdasarkan rentang nilainya masih pada 56-65, maka bobot nilainya adalah ‘cukup’. Dengandemikian kemampuan bernyanyi ini masih dianggap tidak memuaskan, terutama bila melihatkenyataan bahwa kemampuan ‘amat baik’ hanya dimilki oleh 1 orang, maka bila dipersentasekanhanya berada pada 1,25%; bobot nilai ‘baik’ dimilki oleh 16 orang, maka berada pada 20%mahasiswa; bobot nilai ‘cukup’ dimiliki oleh 36 orang, maka sebanyak 45% mahasiswa; bobot‘kurang’ dimilki oleh 27 orang, maka sebanyak 33,75% mahasiswa.Kata Kunci : kemampuan bernyanyi, mahasiswa pg paud
PENERAPAN METODE PEMBERIAN TUGAS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD NEGERI 125 KOTA PEKANBARU TAHUN AJARAN 2016/2017 Asro Asro
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v8i1.7378

Abstract

Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS. Apakahmelalui Penerapan Metode Pemberian Tugas dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitiandilaksanakan pada siswa kelas V SDN 125 Pekanbaru jumlah siswa 22 orang. Prosespengumpulan data menggunakan teknik observasi. Teknik observasi dilakukan denganmenggunakan lembar pengamatan proses kegiatan pembelajaran guru, kegiatan siswa, kegiatanKBM dan tes belajar pada materi. Setelah dilaksanakannya Penerapan Metode Pemberian Tugasterjadi kenaikan hasil belajar siswa pada siklus I (77,27%) 17 siswa berhasil tuntas dan padasiklus II mengalami kenaikan hasil belajar siswa (100%) 22 siswa berhasil tuntas. Dapatdisimpulkan bahwa hasil belajar siswa mengalami kenaikan dari siklus I ke siklus II sebesar(22,73%) Hasil postest, untuk mengetahui kemampuan siswa menguasai pelajaran pada siklusI memperoleh rata-rata kelas 78,36 sedangkan pada siklus II memperoleh rata-rata kelas sebesar82,22. Penulis menyimpulkan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II mengalami kenaikkanyang sangat signifikan. The purpose of research is to improve student learning outcomes in social studies subjects. Isthrough the Application of Assignment Methods can improve student learning outcomes. Thestudy was conducted on fifth grade students of SDN 125 Pekanbaru with 22 students. Theprocess of collecting data uses observation techniques. Observation techniques were carriedout using observation sheets of the process of teacher learning activities, student activities,teaching and learning activities and learning tests on the material. After the implementation of theApplication of Assignment Methods there was an increase in student learning outcomes in thefirst cycle (77.27%) 17 students successfully completed and in the second cycle experienced anincrease in student learning outcomes (100%) 22 students successfully completed. It can beconcluded that student learning outcomes have increased from cycle I to cycle II by (22.73%)Posttest results, to determine the ability of students to master the lessons in the first cycle toobtain a class average of 78.36 while in the second cycle obtain a class average amounting to82.22. The author concludes that student learning outcomes from cycle I to cycle II experience avery significant increase.
ANALISIS KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DI TAMAN KANAK-KANAK KECAMATAN KAMPAR PROVINSI RIAU Febrialismanto &#039;
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v4i1.2796

Abstract

Peran Guru dalam pendidikan sangat besar dikarenakan guru merupakan elemen yang langsungterlibat dalam proses pembelajaran. Peran yang besar guru dalam proses pembelajaranmewajibkan guru memiliki kemampuan atau kompetensi terutama kompetensi propesionaldalam proses pembelajaran tersebut. Kewajiban guru untuk memiliki kompetensi prosesionalditunjukkan dalam Permendiknas No. 16 Tahun 2007. Penelitian ini mengungkapkan kondisikompetensi professional guru pada Taman Kanak-kanak di Kecamatan Kampar Provinsi Riaudengan menggunakan tes. Dari temuan penelitian dapat diketahui kondisi kompensi professionalguru termasuk dalam kategori cukup baik. Salah satu aspek kompetensi professional pada guruTaman Kanak-kanak kecamatan Kampar Provinsi Riau yang memiliki nilai lebih rendah dariaspek yang lain adalah Aspek memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untukberkomunikasi dan mengembangkan diri.Kata Kunci: Guru, Kompetensi Profesional
PENINGKATAN PEMBELAJARAN GERAK DASAR RENANG DENGAN PENDEKATAN BERMAIN SISWA KELAS IV SDN 125 KECAMATAN PEKANBARU KOTA, KOTA PEKANBARU Yim Erliza
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v7i2.6521

Abstract

This study aims to determine the improvement of basic swimming motion learning through theplay approach. Whether through the play approach can improve the basic motion learning ofswimming, which includes: the process of teacher learning and student participation in learningactivities. The research was carried out on the fourth grade students of SDN 125 Pekanbaru, thenumber of students was 22 people. The process of collecting data uses observation techniques.The observation technique was carried out by observing the process of teacher learning andstudent participation by using observation sheets, which were carried out by two collaborators.After the Improvement of Learning with the Play Approach there was an increase in studentlearning outcomes in the first cycle (59.10%) 13 students successfully completed and in thesecond cycle increased student learning outcomes (86.37%) 19 students successfully completed.It can be concluded that student learning outcomes have increased from cycle I to cycle II amountingto (27.27%) results of posttest, to determine the ability of students to master the lessons in thefirst cycle obtain an average grade of 78.36 while in the second cycle obtain an average classamounting to 82.22. The author concludes that student learning outcomes from cycle I to cycle IIexperience a very significant increase. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pembelajaran gerak dasar renang melaluipendekatan bermain. Apakah melalui pendekatan bermain dapat meningkatkan pembelajarangerak dasar renang, yang meliputi : proses pembelajaran guru dan partisipasi siswa dalamkegiatan pembelajaran. Penelitian dilaksanakan pada siswa kelas IV SDN 125 Pekanbaru jumlahsiswa 22 orang. Proses pengumpulan data menggunakan teknik observasi. Teknik observasidilakukan dengan mengamati proses pembelajaran guru dan partisipasi siswa denganmenggunakan lembar observasi, yang dilakukan oleh dua orang kolaborator. Setelahdilaksanakannya Peningkatan Pembelajaran dengan Pendekatan Bermain terjadi kenaikan hasilbelajar siswa pada siklus I (59,10%) 13 siswa berhasil tuntas dan pada siklus II mengalamikenaikan hasil belajar siswa (86,37%) 19 siswa berhasil tuntas. Dapat disimpulkan bahwahasil belajar siswa mengalami kenaikan dari siklus I ke siklus II sebesar (27,27%) Hasil postest,untuk mengetahui kemampuan siswa menguasai pelajaran pada siklus I memperoleh rata-ratakelas 78,36 sedangkan pada siklus II memperoleh rata-rata kelas sebesar 82,22. Penulismenyimpulkan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II mengalami kenaikkan yang sangatsignifikan.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Materi Bangun Ruang (Balok, Kubus) Melalui Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Pada Siswa Kelas IV Kota Pekanbaru Ratna Dewi
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v7i1.5100

Abstract

Penelitian bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Apakah melalui Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik dapat menigkatkan hasil belajar siswa. Penelitian dilaksanakan pada siswa kelas IV Sekolah Dasar 125 Pekanbaru  jumlah siswa 28 orang. Proses pengumpulan data menggunakan tehknik observasi. Teknik observasi dilakukan dengan mengunakan lembar observasi kegiataan guru, kegiatan siswa, kegiatan KBM dan tes belajar pada materi. Dibandingkan dengan setelah dilaksanakannya Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik terjadi kenaikan hasil belajar siswa  pada siklus I  75% (21 siswa) berhasil tuntas dan pada siklus II mengalami kenaikkan hasil belajar siswa 92,85% (26 siswa)  berhasil tuntas. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa mengalami kenaikkan dari siklus I ke siklus II sebesar 17,85 %. Hasil posttest, untuk mengetahui kemampuan siswa menguasai pelajaran pada siklus I memperoleh rata-rata kelas 72,46 sedangkan pada siklus II memperoleh rata-rata kelas sebesar 80,25. Penulis menyimpulkan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II mengalami kenaikkan  19,23 %.Research aims to improve student learning outcomes in mathematics subjects. Whether through Realistic Mathematics Education Approach can improve student learning outcomes. The study was carried out on the fourth grade students of 125 Pekanbaru Primary School students of 28 students. The process of collecting data using observation techniques. Observation technique is done by using observation sheet of teacher activity, student activity, KBM activity and learning test on the material. Compared with after the implementation of Realistic Mathematics Education Approach, the increase of students 'learning outcomes in the first cycle of 75% (21 students) was completed and in the second cycle, the students' learning achievement 92.85% (26 students) was completed. It can be concluded that students' learning outcomes have increased from cycle I to cycle II of 17.85%. The result of posttest, to know the ability of student to master lesson in cycle I get average class 72,46 whereas in cycle II get average class equal to 80,25. The authors concluded the student learning outcomes from cycle I to cycle II experienced an increase of 19.23%.
PELAKSANAAN EVALUASI TINGKAT PENCAPAIAN PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI DI TK SE-KECAMATAN PAYUNG SEKAKI KOTA PEKANBARU Nurul Afni
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v5i2.3835

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan evaluasi tingkat pencapaianperkembangan anak usia dini di TK se-Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Populasidalam penelitian ini berjumlah 103 orang guru. Sampel dalam penelitian ini ditentukan denganmenggunakan rumus Slovin berjumlah 81 orang guru. Adapun teknik pengumpulan data yaituangket dalam bentuk skala likert. Teknik analisis data menggunakan rumus persentase. Darihasil penelitian diperoleh pelaksanaan evaluasi tingkat pencapaian perkembangan anak usiadini di TK se-Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru secara keseluruhan dan mencakupseluruh indikator memperoleh persentase sebesar 79,09 tergolong kategori baik berada padakategori penilaian antara 66-79% yang dikategorikan “Baik”. Maka dapat disimpulkan bahwapelaksanaan evaluasi tingkat pencapaian perkembangan anak usia dini di TK se-KecamatanPayung Sekaki Kota Pekanbaru berada pada kategori baik.
MEMAHAMI NILAI MORAL DAN SOSIAL DALAM KESENIAN BARONGAN SEBAGAI PERTUNJUKAN YANG LAYAK DITONTON ANAK USIA DINI Nurul Agustin; Muhammad Lukman Haris Firmansah
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v7i1.5117

Abstract

Kesenian daerah merupakan warisan dari leluhur. Beraneka ragam kesenian daerah yangberkembang di Indonesia. Di Kecamatan Blora Kabupaten Blora berkembang kesenian daerahyang bernama barongan. Kesenian barongan ditonton oleh semua kalangan mulai dari anakusia dini, remaja, hingga dewasa. Bagaimanapun juga, pertunjukkan hendaknya membatasiusia penonton. Penelitian ini dilakukan untuk memahami ada atau tidaknya nilai moral dansosial dalam keseningan barongan sebagai petunjukkan yang ditonton anak usia dini. Nilaimoral dan sosial merupakan nilai yang digunakan dalam berperilaku sehari-hari meliputikejujuran, kepatuhan, meniru, kerjasama dan berbagi. Metode penelitian yang digunakan dalampenelitian ini yakni penelitian deskriptif kualitatif yang merupakan metode mendeskripsikansuatu kejadian secara nyata. Adapun hasil dari penelitian ni yakni : 1) nilai kejujuran memilikikriteria baik dan didukung data wawancara menjelaskan bahwa ada nilai kejujuran, 2) nilaikepatuhan dengan kriteria baik dan data wawancara menjelaskan ada, 3) Nilai peran yang dapatditiru memiliki kriteria kurang dan data wawancara menjelaskan ada,4) Nilai kerjasama memiikinilai kriteria baik dan data wawancara menjelaskan ada, dan 5) Nilai berbagi memiliki kriteriakurang dan data wawancara menjelaskan adaRegional art is the legacy of the ancestors. A wide range of local arts are developed in Indonesia.In Blora district, Blora regency develops arts area named barongan. Art barongan watched by allwalks ranging from early childhood, adolescence, to adulthood. However, the show should limitthe age of the audience. This study was conducted to understand the presence or absence ofmoral and social values in the barongan’s silence as a show that is watched early childhood.Moral and social values are the values used in everyday behavior including honesty, compliance,imitation, cooperation and sharing. The research method used in this research is descriptivequalitative research which is a method of describing a real event. The results of this research are:1) the value of honesty has good criteria and supported by interview data explains that there ishonesty value, 2) compliance value with good criteria and interview data explain exist, 3) Thevalue of the role that can be copied has less criteria and interview data explain there, 4) The valueof the cooperation has a good criterion value and the interview data explains there is, and 5) Theshare value has less criteria and the interview data explains there
PENERAPAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KELAS III A SDN 017 PANDAU JAYA KECAMATAN SIAK HULU KABUPATEN KAMPAR Hilda Ningsih
Jurnal Educhild : Pendidikan dan Sosial Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpsbe.v6i2.4489

Abstract

Aktivitas belajar siswa dalam proses pembelajaran matematika di kelas IIIA SDN 017 PandauJaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar masih rendah, sehingga hasil belajarnya belummemenuhi KKM yang telah ditetapkan yaitu 65. Penelitian Tindakan Kelas dilaksanakan untukmeningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan menerapkan pendekatan matematikarealistik dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini dilaksanakan pada semesterganjil tahun 2014 di kelas IIIA SDN 017 Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar.Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat langkah penelitianyaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Untuk memperoleh data penelitiandigunakan lembar observasi yang diisi oleh observer dan tes hasil belajar yang diberikandiakhir siklus. Data aktivitas belajar siswa dianalisa dengan menentukan jumlah dan persentasesiswa yang terlibat pada setiap pertemuan. Peningkatan hasil belajar dilihat dari jumlah siswayang tuntas pada akhir siklus. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas siswa dan hasilbelajar siswa mengalami peningkatan setelah dilaksanakan tindakan selama dua siklus. Padaakhir siklus kedua siswa yang mau bertanya 74%, yang mau menjawab pertanyaan ada 74%,yang menyampaikan ide tentanng cara memecahkan masalah 67%, yang mau membantuteman yang mendapat kesulitan 71%, siswa yang memperlihatkan kesungguhan dalammengikuti diskusi 83%, siswa yang mau bekerja sama dalam menyelesaikan masalah 84%dan siswa yang berperan aktif dalam menyimpulkan pelajaran 80%. Untuk ketuntasan siswadalam belajar matematika sudah mencapai 92,86%. Dari data ini dapat disimpulkan bahwapenerapan pendekatan matematika realistik melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD dapatmeningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.

Page 6 of 18 | Total Record : 173